<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kepulauan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kepulauan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Mar 2025 14:20:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kepulauan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Rakor Penyelenggaraan Angkutan Mudik dan Balik Gratis Kepulauan, Beberapa Poin Jadi Perhatian</title>
		<link>https://memontum.com/rakor-penyelenggaraan-angkutan-mudik-dan-balik-gratis-kepulauan-beberapa-poin-jadi-perhatian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2025 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[beberapa]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[kepulauan]]></category>
		<category><![CDATA[penyelenggaraan]]></category>
		<category><![CDATA[perhatian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220120</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi Penyelenggaraan Angkutan Mudik dan Balik Gratis Kepulauan tahun 2025. Rakor yang digelar guna menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446H/2025 dan memfasilitasi warga, itu digelar di Ruang Tunggu Penumpang Pelabuhan Penyeberangan Jangkar, Jalan Pelabuhan Jangkar No 1, Kecamatan Jangkar, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi Penyelenggaraan Angkutan Mudik dan Balik Gratis Kepulauan tahun 2025. Rakor yang digelar guna menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446H/2025 dan memfasilitasi warga, itu digelar di Ruang Tunggu Penumpang Pelabuhan Penyeberangan Jangkar, Jalan Pelabuhan Jangkar No 1, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Selasa (11/03/2025) tadi.</p>



<p>Dalam Rakor itu, beberapa hal dilakukan pembahasan. Termasuk, langkah-langkah antisipasi.</p>



<p>Camat Raas, Subiakto, dalam kesempatan itu juga memberikan dukungan Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, dalam menindaklanjuti permasalahan mudik tahun 2024 dan menjanjikan perubahan di tahun 2025. Bahkan, dirinya mengusulkan pendirian posko tiket offline di Jangkar, mengingat tidak semua warga Raas memiliki kemampuan literasi digital yang memadai.</p>



<p>&#8220;Masyarakat kami tidak semuanya pintar IT. Sehingga kami mengharap, nanti apabila ada masyarakat Raas yang mau mudik ke Raas dari Jangkar, dapatnya diprioritaskan dan tidak usah menunggu untuk besok,&#8221; ujar Subiakto.</p>



<p>Dirinya juga menyoroti kejadian, di mana warga terpaksa menunggu hingga tiga hari di Jangkar, karena kesulitan mendapatkan tiket, bahkan kehabisan bekal. Termasuk, temuan adanya satu akun yang dapat membeli hingga 500 tiket juga menjadi perhatian serius.</p>



<p>Terlebih, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menjamin ketersediaan kapal, yaitu Dharma Sumekar dan Ekspres Bahari, untuk melayani mudik warga Raas. Karenanya, dirinya mengimbau warga Raas dan Sepudi di perantauan untuk tidak membeli tiket melalui calo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Masyarakat jangan pernah mendapatkan tiket melalui calo. Karenanya, apapun kalau sudah sampai di Jangkar, tolong koordinasi dengan APH, untuk bagaimana caranya mendapatkan tiket. Sehingga tidak lagi memberi ruang kepada calo-calo untuk mendapatkan keuntungan sepihak dan merugikan masyarakat yang lain,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Subiakto juga memperingatkan warga, untuk tidak menggunakan jasa agen yang merugikan. Karena beberapa warga mungkin terpaksa membeli tiket dari pihak tidak resmi, namun dirinya menekankan bahwa hal tersebut di luar tanggung jawab pemerintah.</p>



<p>Sementara itu, General Manager PT ASDP Ketapang-Gilimanuk, Yani Andriyanto, mengungkapkan beberapa poin penting terkait persiapan tersebut. Termasuk, komitmennya untuk memberantas praktik percaloan tiket yang merugikan pengguna jasa.</p>



<p>&#8220;Kuota-kuota yang dibuka pasti seizin dengan BPTD, karena ada toleransi,&#8221; jelas Yani.</p>



<p>Dirinya juga mengimbau masyarakat, untuk melaporkan jika menemukan oknum yang melakukan praktik percaloan. &#8220;Apabila ada oknum, sampaikan saja dan nanti kita bersama dengan aparat terkait yang akan coba menindaklanjuti,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Yani memprediksi, puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan, adanya perayaan Nyepi di Bali pada H-3 Lebaran. &#8220;Berarti kalau Lebaran kali ini, beda karena di H-3 itu ada Perayaan Nyepi dan disinyalir untuk penyeberang 80 persen dari Bali,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dalam Rakor itu, hadir sejumlah pelaksana lapangan. Selain Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Jawa Timur, Kepala BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Panarukan, Kepala UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Banyuwangi dan Kepala UPT P3LLAJ Banyuwangi. Termasuk, Kepala Kantor UPP Kelas III Sapudi, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Probolinggo Wilker Panarukan, Satpolair Polres Situbondo, Komandan Pos TNI AL Jangkar, Komandan Rayon Militer Jangkar, Komandan Rayon Militer Ra’as, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Direktur Utama PT Dharma Dwipa Utama dan Direktur PT Baruna Wira Nagari, Muspika Jangkar dan Ra&#8217;as. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220120</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Wisman Pertama 2025 di Kepulauan Riau, Wamenpar Optimis Target 16 Juta Wisatawan</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-wisman-pertama-2025-di-kepulauan-riau-wamenpar-optimis-target-16-juta-wisatawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kepulauan]]></category>
		<category><![CDATA[optimis]]></category>
		<category><![CDATA[pertama]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[target]]></category>
		<category><![CDATA[wamenpar]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<category><![CDATA[wisman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218073</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Riau &#8211; Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa, mengawali kegiatan di hari pertama tahun 2025 dengan menyambut kedatangan wisatawan mancanegara (Wisman) di Pelabuhan Bandar Bentan Telani, Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau, Rabu (01/01/2025) tadi. Penyambutan Wisman pertama yang menginjakkan kakinya di Indonesia melalui Kepulauan Riau di tahun 2025 ini, memberikan makna simbolis sekaligus harapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Riau</strong> &#8211; Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa, mengawali kegiatan di hari pertama tahun 2025 dengan menyambut kedatangan wisatawan mancanegara (Wisman) di Pelabuhan Bandar Bentan Telani, Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau, Rabu (01/01/2025) tadi. Penyambutan Wisman pertama yang menginjakkan kakinya di Indonesia melalui Kepulauan Riau di tahun 2025 ini, memberikan makna simbolis sekaligus harapan akan kinerja sektor pariwisata yang semakin meningkat dan memberikan dampak di sepanjang tahun 2025.</p>



<p>&#8220;Saya percaya bahwa awal tahun ini sampai akhir 2025 nanti kita bisa mencapai target untuk kedatangan wisatawan mancanegara,&#8221; ujar Ni Luh Puspa.</p>



<p>Kepulauan Riau sendiri memang memiliki peran dan posisi strategis dalam menunjang kunjungan Wisman ke Indonesia. Letaknya yang berbatasan laut dengan Singapura dan Malaysia, menjadikan provinsi kepulauan ini sebagai satu dari tiga pintu masuk terbesar wisman ke Indonesia setelah Bali dan Jakarta. Kepulauan Riau juga memiliki ragam destinasi dan daya tarik, baik destinasi berbasis alam, budaya, buatan, serta olahraga.</p>



<p>&#8220;Jadi ini adalah potensi yang luar biasa untuk Kepri agar bisa terus meningkatkan kedatangan wisatawan mancanegara,&#8221; kata Wamenpar.</p>



<p>Wamenpar juga mendorong agar industri pariwisata dapat meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam menghadirkan destinasi-destinasi baru mengedepankan wisata yang berkualitas dan berkelanjutan. &#8220;Atraksi-atraksi yang ditingkatkan diharapkan dapat membuat length of stay wisatawan lebih lama dan spendingnya lebih banyak,&#8221; ujar Wamenpar.</p>



<p>Untuk kunjungan wisatawan mancanegara, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hingga Oktober 2024, jumlah wisatawan mancanegara secara nasional telah mencapai 11,6 juta kunjungan dan diyakini terus bertambah hingga Desember 2024. Jumlah tersebut mendekati realisasi tahun 2023 sebesar 11,7 juta kunjungan.</p>



<p>&#8220;Saat ini (tahun 2025) Kementerian Pariwisata ditargetkan bisa mencapai (kunjungan Wisman) sekitar 14 juta sampai 16 juta wisatawan mancanegara. Saya berharap (lebih) banyak (Wisman) yang datang ke Kepulauan Riau ini,&#8221; ujar Wamenpar Ni Luh Puspa.</p>



<p>Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengapresiasi kehadiran Wamenpar, Ni Luh Puspa dalam penyambutan kehadiran Wisman pertama tahun 2025 di Kepulauan Riau. Hal ini dikatakannya, menunjukkan komitmen yang kuat dari Kementerian Pariwisata dalam mendukung pengembangan pariwisata di Kepulauan Riau.</p>



<p>Data BPS menunjukkan sektor pariwisata di Kepri sudah mengalami peningkatan pascapandemi Covid-19. Hingga Oktober 2024, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri mencapai 1,3 juta. &#8220;Dan masih ada (penghitungan) 2 bulan lagi. Ditambah November dan Desember 2024, kunjungan wisatawan kita bisa tembus ke angka angka 1,6 juta sampai 1,7 juta,&#8221; ujar Ansar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebelum pandemi, jumlah kunjungan Wisman ke Kepri pernah mencapai angka 2,97 juta di tahun 2019. Hal tersebut salah satunya ditunjang dengan fasilitas keimigrasian yang ditetapkan pemerintah yakni kebijakan bebas visa dan visa on arrival.</p>



<p>Kebijakan seperti inilah yang saat ini terus diharapkan agar dapat kemudahan Wisman ke Kepri. Sebelumnya, telah diterbitkan kebijakan bebas visa kunjungan yang dikhususkan bagi pemegang Permanent Resident Singapura.</p>



<p>Kebijakan relaksasi visa ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan jumlah Wisman ke Kepri sebanyak 2.935 wisatawan hingga akhir November 2024. Saat ini Pemprov Kepri secara resmi telah mengusulkan kebijakan bebas visa kunjungan tersebut diperluas untuk menjangkau entitas lain di Singapura yang juga memiliki potensi signifikan sebagai ceruk pasar baru.</p>



<p>Entitas yang dimaksud meliputi Pemegang Employment Pass, Pemegang S Pass, Pemegang Dependent Pass (DP) Pemegang Long Term Visit Pass (LTVP), serta Pemegang Student Pass. &#8220;Mudah-mudahan itu bisa menambah kunjungan wisatawan mancanegara di Kepri,&#8221; kata Gubernur Ansar.</p>



<p>Sementara untuk peningkatan length of stay, Pemprov Kepri akan menggiatkan event-event internasional di Kepri. &#8220;Kami sudah memulai kegiatan-kegiatan seperti triathlon, marathon, Tour de Bintan, dan nanti akan kami dorong kembali kegiatan seperti kite surfing, wind surfing, kite tour Asia, Asian tour golf dan lainnya,&#8221; ujar Ansar.</p>



<p>Kegiatan penyambutan Wisman pertama tahun 2025 di Provinsi Kepri berlangsung meriah. Wisatawan disambut dengan suguhan tari tradisional Melayu, pemasangan Tanjak (penutup kepala khas Melayu), penyerahan hand bouquet, serta cenderamata Wonderful Indonesia.</p>



<p>Fritz Jaeger, wisatawan asal Amerika Serikat yang tinggal di Singapura adalah Wisman yang tiba pertama di Bintan, Kepulauan Riau. Ia merasa tersanjung dengan sambutan hangat yang diberikan. &#8220;Saya sangat terkejut dan bahagia bisa datang ke Indonesia di tanggal 1 Januari khususnya ke Bintan,&#8221; ujar Fritz.</p>



<p>Dirinya yang datang bersama istri dan dua anaknya, sudah lama mengenal keindahan alam dan budaya Indonesia juga keramahan masyarakatnya. Hal itu pula, yang kemudian dirinya dan istri memilih Bali sebagai lokasi pernikahan.</p>



<p>&#8220;Saya sudah lama tinggal di Singapura, 18 tahun. Dan kami menikah di Bali, jadi sudah punya hubungan yang lama dengan Indonesia,&#8221; kata Fritz. <strong>(kom/par/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218073</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
