<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kerakyatan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kerakyatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Nov 2025 14:06:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kerakyatan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Jember Siapkan 1282 Gerobak Cinta untuk Kuatkan Ekonomi Kerakyatan</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jember-siapkan-1282-gerobak-cinta-untuk-kuatkan-ekonomi-kerakyatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[gerobak]]></category>
		<category><![CDATA[kerakyatan]]></category>
		<category><![CDATA[kuatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227466</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Program strategis Bupati Jember, Muhammad Fawait, satu persatu terus terealisasi. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) mewujudkan Program Gerobak dan Rombong Bantuan Cipta Tangguh (Gerobak Cinta). Program ini, bagian dari strategi penguatan ekonomi kerakyatan di daerah. Pemkab Jember sendiri, menargetkan pertumbuhan ekonomi Jember pada 2025 berada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Program strategis Bupati Jember, Muhammad Fawait, satu persatu terus terealisasi. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) mewujudkan Program Gerobak dan Rombong Bantuan Cipta Tangguh (Gerobak Cinta).</p>



<p>Program ini, bagian dari strategi penguatan ekonomi kerakyatan di daerah. Pemkab Jember sendiri, menargetkan pertumbuhan ekonomi Jember pada 2025 berada di kisaran 5,3 hingga 5,5 persen melalui penguatan basis ekonomi rakyat tersebut.</p>



<p>Bupati Fawait menyebut, bahwa program ini sebagai bagian dari visi besar pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi mikro dan menata wajah kota. “Kami ingin wajah kota hidup, PKL tertata, UMKM kuat dan masyarakat sejahtera,” ujarnya, Kamis (06/11/2025) tadi.</p>



<p>Arah kebijakan ekonomi Jember, menurut Bupati Fawait, berfokus pada tiga hal. Yakni, penguatan ekonomi mikro, peningkatan daya saing UMKM dan penciptaan ekosistem usaha inklusif berkelanjutan.</p>



<p>“Di balik rombong sederhana itu, ada keluarga yang menggantungkan harapan. Gerobak Cinta bukan sekadar alat berdagang, tetapi simbol keadilan ekonomi dan cinta pemerintah untuk rakyatnya,” tambah Bupati Fawait.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Diskopum Jember, Sartini, menjelaskan bahwa Gerobak Cinta tidak sekadar bantuan sarana untuk berdagang. Namun sebagai bagian dari intervensi langsung untuk memperkuat ketahanan ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pedagang kaki lima (PKL), serta pedagang bahan pangan (mlijo).</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, program ini adalah langkah konkret Bupati Fawait dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. “Ini upaya konkret untuk menciptakan lapangan kerja dan menjaga stabilitas perputaran ekonomi harian,” kata Sartini.</p>



<p>Fitur atau fasilitas gerobak dalam program ini, dilengkapi dengan kotak pendingin terintegrasi guna mengurangi tingkat kerusakan bahan pangan seperti ikan, ayam dan daging. Dengan sistem penyimpanan yang lebih efisien, pedagang diharapkan mampu menekan kerugian dan meningkatkan pendapatan harian.</p>



<p>Sartini menambahkan, saat ini sektor perdagangan besar dan eceran telah menyumbang sekitar 14,82 persen terhadap PDRB Jember. Sebab, saat ini banyak pelaku usaha mikro masih menghadapi keterbatasan modal dan sarana. Secara tegas, program ini diprioritaskan bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.</p>



<p>Berdasarkan Data Tunggal Sensus Ekonomi Nasional (DTSEN) sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2025, dari total 2.800 data awal, terdapat 1.282 penerima bantuan yang ditetapkan, dengan fokus pada masyarakat berpenghasilan rendah (desil 1–5). Program tahap awal ini, mengalokasikan anggaran sebesar Rp 12,5 miliar.</p>



<p>Berdasarkan proyeksi Diskopum, peningkatan efisiensi yang dihasilkan dari penggunaan gerobak baru dapat menaikkan omzet harian pedagang hingga 15–20 persen. Jika dihitung secara agregat, potensi tambahan perputaran ekonomi dari 1.282 penerima bantuan diperkirakan mencapai lebih dari Rp1,2 miliar per bulan.</p>



<p>Tahap awal penyaluran bantuan difokuskan di kawasan pusat kota, sejalan dengan kebijakan penataan PKL dan revitalisasi ruang publik. Program Gerobak Cinta sendiri, akan berlanjut dengan dukungan tambahan berupa pelatihan usaha, akses permodalan, serta digitalisasi pemasaran. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227466</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan, Wabup Lumajang Apresiasi Gelaran Bazar UMKM Kecamatan Ranuyoso</title>
		<link>https://memontum.com/bangkitkan-ekonomi-kerakyatan-wabup-lumajang-apresiasi-gelaran-bazar-umkm-kecamatan-ranuyoso</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bangkitkan]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[kerakyatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Ranuyoso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225729</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma dan jajaran Forkopimca, hadir dan meriahkan pelaksanaan bazar UMKM Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, yang berlangsung di Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Rabu (03/09/2025) tadi. Perayaan HUT Kemerdekaan ini, menjelma menjadi ajang kebangkitan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma dan jajaran Forkopimca, hadir dan meriahkan pelaksanaan bazar UMKM Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, yang berlangsung di Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Rabu (03/09/2025) tadi.</p>



<p>Perayaan HUT Kemerdekaan ini, menjelma menjadi ajang kebangkitan ekonomi rakyat. Itu karena, bazar UMKM yang digelar di Lapangan Ranuyoso, dimeriahkan ratusan warga yang turut antusias untuk menyaksikan sekaligus mendukung geliat ekonomi lokal yang tumbuh dari desa.</p>



<p>Bazar ini sendiri, menghadirkan 11 desa dan tiga kelompok UMKM, dengan beragam produk unggulan. Mulai dari olahan pangan, kerajinan, hingga hasil pertanian khas Lumajang.</p>



<p>Bahkan tidak hanya sekadar ajang jual beli, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan layanan cek kesehatan gratis dari Puskesmas Ranuyoso serta penampilan seni tari anak-anak PAUD, TK, hingga SD yang memeriahkan suasana.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wabup Yudha menegaskan, bahwa bazar UMKM ini adalah bukti nyata bahwa perayaan kemerdekaan bisa memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. “Kami Pemerintah Kabupaten Lumajang mengapresiasi agenda bazar UMKM ini, yang tidak hanya memperingati HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa melihat betapa besarnya potensi desa-desa di Lumajang jika terus diberdayakan dan didukung penuh,” ujar Wabup Lumajang.</p>



<p>Menurut Mas Yudha-sapaan Wabup, UMKM adalah salah satu penopang utama ekonomi rakyat. Karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal agar tumbuh lebih kuat dan mandiri.</p>



<p>“Terima kasih atas kekompakan dan guyub rukunnya. Mari kita bergandengan tangan untuk menciptakan Lumajang yang aman, maju dan penuh peluang bagi generasi muda. Semoga semangat kewirausahaan yang tumbuh dari bazar ini menjadi energi positif untuk membangun daerah ke depan,” tambahnya.</p>



<p>Kehadiran warga sendiri, menjadi bukti tingginya antusiasme. Salah satunya, seperti yang diungkapkan Eka dan Lasmi, keduanya warga Desa Wates Kulon, yang merasa terbantu dengan adanya bazar ini. “Saya sangat senang dan bahagia dengan adanya bazar UMKM ini, karena bisa membantu perekonomian kita sebagai masyarakat,” ujarnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225729</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Lumajang Sebut Peternakan Ayam Petelur Desa Duwek Potensial untuk Kembangkan Ekonomi Kerakyatan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-lumajang-sebut-peternakan-ayam-petelur-desa-duwek-potensial-untuk-kembangkan-ekonomi-kerakyatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[kembangkan]]></category>
		<category><![CDATA[kerakyatan]]></category>
		<category><![CDATA[petelur]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[potensial,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224300</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa melalui Koperasi Merah Putih. Salah satu embrio usaha yang kini dinilai potensial tumbuh di Lumajang, adalah peternakan ayam petelur dan burung puyuh di Desa Buwek, Kecamatan Randuagung. Hal ini ditegaskan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa melalui Koperasi Merah Putih. Salah satu embrio usaha yang kini dinilai potensial tumbuh di Lumajang, adalah peternakan ayam petelur dan burung puyuh di Desa Buwek, Kecamatan Randuagung.</p>



<p>Hal ini ditegaskan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, dalam Program Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setor Madu) di Kecamatan Randuagung, Rabu (23/07/2025) tadi. Dalam kunjungan itu, Bunda Indah memberikan apresiasi terhadap kualitas kandang dan manajemen peternakan yang dikelola secara kolektif oleh masyarakat desa.</p>



<p>“Peternakan ayam petelur di Desa Buwek ini adalah embrio dari usaha koperasi yang sangat menjanjikan. Kandangnya bersih, tidak bau dan dikelola dengan baik. Ini bisa jadi contoh yang layak direplikasi,” kata Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, unit usaha peternakan yang digagas warga tak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan lokal, tapi juga dapat disinergikan dengan program-program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pemberdayaan desa berbasis pangan. Koperasi Desa Merah Putih sendiri, merupakan inisiatif nasional yang digerakkan pemerintah untuk membuka 80 ribu unit koperasi berbasis desa/kelurahan di seluruh Indonesia.</p>



<p>Di Lumajang, program ini disambut dengan semangat gotong royong dan inovasi lokal. Tidak hanya ayam petelur, peternakan Desa Buwek juga tengah mengembangkan budidaya burung puyuh sebagai produk unggulan tambahan. Dengan siklus produksi yang cepat dan permintaan pasar yang stabil, burung puyuh dinilai prospektif mendukung program penguatan gizi dan ekonomi keluarga.</p>



<p>“Kami ingin setiap koperasi desa memiliki keunggulan lokal. Di sini, ternak menjadi kekuatan yang bisa menopang ekonomi warga, membuka lapangan kerja dan mendukung ketahanan pangan nasional,” tambah Bunda Indah.</p>



<p>Ke depan, Pemkab Lumajang akan memberikan pendampingan manajemen, akses permodalan, dan penguatan jejaring pasar agar koperasi desa tidak hanya berjalan, tetapi juga tumbuh berkelanjutan dan mampu bersaing. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi ekonomi desa yang inklusif, berkelanjutan dan berbasis kekuatan komunitas lokal. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224300</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawal Serius Koperasi Merah Putih, DPRD Kota Malang Targetkan Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan</title>
		<link>https://memontum.com/kawal-serius-koperasi-merah-putih-dprd-kota-malang-targetkan-jadi-penggerak-ekonomi-kerakyatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[kerakyatan]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penggerak]]></category>
		<category><![CDATA[putih]]></category>
		<category><![CDATA[serius]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223752</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Program Koperasi Merah Putih (KMP) yang berada di 57 kelurahan Kota Malang diharapkan benar-benar berfungsi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Hal itu dikatakan Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita. Perempuan yang akrab disapa Mia, itu menekankan pentingnya pelaksanaan KMP agar tidak hanya sebagai formalitas saja. Namun, diharapkan koperasi yang dibentuk mampu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Program Koperasi Merah Putih (KMP) yang berada di 57 kelurahan Kota Malang diharapkan benar-benar berfungsi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Hal itu dikatakan Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita.</p>



<p>Perempuan yang akrab disapa Mia, itu menekankan pentingnya pelaksanaan KMP agar tidak hanya sebagai formalitas saja. Namun, diharapkan koperasi yang dibentuk mampu menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat secara langsung, dengan menyesuaikan model usaha berdasarkan potensi masing-masing wilayah.</p>



<p>&#8220;Esensinya KMP ini memang untuk mendukung ekonomi kerakyatan. Maka pengelolaannya harus disesuaikan dengan kondisi eksisting dan potensi yang memang sudah ada di kelurahan,&#8221; ujar Mia, Selasa (08/07/2025) tadi.</p>



<p>Mia juga mencontohkan, salah satunya seperti di Kelurahan Sanan yang dikenal sebagai sentra tempe dan keripik tempe. Keberadaan KMP di sana, menurutnya bisa diarahkan untuk menyokong para pelaku usaha yang masih membutuhkan dukungan pendanaan maupun pembinaan lanjutan.</p>



<p>&#8220;Saya yakin tidak semua pelaku usaha tempe di Sanan sudah terjangkau pembinaan. Nah, koperasi baru seperti KMP bisa menyasar yang masih perlu dibantu. Kita tinggal lihat dampaknya terhadap usaha yang sudah ada,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait dengan pendanaan KMP, menurutnya Pemkot Malang telah mengalokasikan dana dari APBD 2025 untuk pembentukan legalitas dengan masing-masing Rp 2,5 juta per kelurahan. Dana tersebut digunakan untuk pembiayaan notaris dan proses administrasi lainnya.</p>



<p>&#8220;Untuk pembiayaan di tahun ini, sudah kami alokasikan untuk notaris dan legalitas KMP. Itu sudah selesai. Harapan kami, nanti untuk permodalan bisa disokong oleh pemerintah pusat, agar APBD hanya fokus pada administrasinya saja,” ucapnya.</p>



<p>Mia juga mengapresiasi fleksibilitas kebijakan yang memperbolehkan pembentukan KMP melalui koperasi eksisting, menghidupkan koperasi yang lemah, atau mendirikan koperasi baru. Salah satunya telah diterapkan di Kelurahan Bumiayu, yang memanfaatkan koperasi lama yang sudah berjalan.</p>



<p>&#8220;Keberhasilan KMP akan sangat bergantung pada penguatan kapasitas pengurus serta kemampuannya dalam memahami potensi wilayah masing-masing. Bahkan, ketika kami mengumpulkan seluruh kecamatan dan kelurahan, sudah kami sampaikan agar pengurus bisa memperkuat identitas atau karakteristik dari wilayah masing-masing,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Menanggapi isu bahwa KMP dianggap sebagai proyek politik pasca Pilkada, Mia memilih untuk menilai kinerja pengurus koperasi berdasarkan hasilnya, bukan proses penunjukannya. “Pilihan atau tidak, yang penting kan nanti kerjanya beres. Semua pengurus pasti mendapatkan peningkatan kapasitas, meskipun mereka sudah punya pengalaman. Itu akan kami pantau terus. Program ini tidak bisa kami lepas begitu saja,” imbuh Mia. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223752</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Sektor Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Lumajang Dirikan BPR Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-sektor-ekonomi-kerakyatan-pemkab-lumajang-dirikan-bpr-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dirikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[kerakyatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223737</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, melakukan penandatangan Akta Pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru bernama PT Bank Perekonomian Rakyat Daerah (BPR) Lumajang, di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (07/07/2025) tadi. Langkah strategis ini dilakukan, sebagai upaya memperkuat sektor ekonomi kerakyatan. Selain itu, akses permodalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, melakukan penandatangan Akta Pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru bernama PT Bank Perekonomian Rakyat Daerah (BPR) Lumajang, di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (07/07/2025) tadi. Langkah strategis ini dilakukan, sebagai upaya memperkuat sektor ekonomi kerakyatan. Selain itu, akses permodalan bagi pelaku UMKM di Lumajang kini semakin terbuka.</p>



<p>“Saya berharap BPR Lumajang ini bisa berkembang lebih besar, diminati masyarakat untuk menabung dan memberikan rasa aman bagi yang ingin meminjam modal usaha,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih dari sekadar bank daerah, BPR Lumajang didorong menjadi lembaga keuangan yang fokus pada pemberdayaan UMKM dan ekonomi lokal. Bupati juga menekankan, pentingnya kehadiran BUMD ini dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses layanan keuangan formal.</p>



<p>“Kita ingin BPR menjadi solusi nyata. Masyarakat mudah mengakses pinjaman dan merasa aman untuk menabung,” tegasnya.</p>



<p>Bupati juga mengimbau pengelola BPR, untuk segera menyediakan fasilitas ATM Bank Pasar, agar pelayanan kepada masyarakat makin cepat dan mudah. Pendirian PT BPR Bank Lumajang ini, menandai langkah maju Pemkab Lumajang dalam membangun sistem keuangan daerah yang inklusif, profesional dan berpihak pada rakyat kecil. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223737</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Pendukung Ikuti Deklarasi Vinanda-Gus Qowim, Usung Tema Kerakyatan dan Kemapanan</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-pendukung-ikuti-deklarasi-vinanda-gus-qowim-usung-tema-kerakyatan-dan-kemapanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Aug 2024 05:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Deklarasi]]></category>
		<category><![CDATA[kemapanan]]></category>
		<category><![CDATA[kerakyatan]]></category>
		<category><![CDATA[pendukung]]></category>
		<category><![CDATA[qowim,]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[vinanda-gus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213515</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Deklarasi pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati-KH Khowimuddin Thoha, berlangsung di Alun-alun Kota Kediri, Rabu (28/08/2024) tadi. Mengusung tema &#8216;Kerakyatan dan Kemapanan&#8217;, deklarasi dihadiri oleh seluruh ketua partai politik pengusung dan pendukung bersama ribuan masyarakat dari berbagai kelompok dan lintas organisasi. Paslon Vinanda-Gus Qowim sendiri telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Deklarasi pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati-KH Khowimuddin Thoha, berlangsung di Alun-alun Kota Kediri, Rabu (28/08/2024) tadi. Mengusung tema &#8216;Kerakyatan dan Kemapanan&#8217;, deklarasi dihadiri oleh seluruh ketua partai politik pengusung dan pendukung bersama ribuan masyarakat dari berbagai kelompok dan lintas organisasi.</p>



<p>Paslon Vinanda-Gus Qowim sendiri telah menjelma menjadi magnet bagi semua, termasuk mayoritas partai politik dalam semangat perubahan untuk Kota Kediri. Bahkan, tujuh gabungan Parpol parlemen antara lain, Partai Golkar, Demokrat, Gerindra, PDI-Perjuangan, PKB, PKS hingga Hanura serta dua parpol non parlemen, PSI dan PPP merestui Paslon ini.</p>



<p>Hadir pula dalam deklarasi ini, pimpinan dari berbagai organisasi sosial dan kemasyarakatan di Kota Kediri, mulai dari Relawan Suket Teki Nusantara (RSTN), Combat, Projo, Saroja, IPK, GRIB dan masih banyak lagi lainnya yang menandakan keragaman dari para pendukungnya.</p>



<p>Vinada Prameswati dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa pihaknya memilih Alun-alun Kota Kediri sebagai tempat deklarasi, karena menjadi pusat kota dan pusat berhimpun bagi seluruh masyarakat. Dirinya sengaja melibatkan sedikitnya 100 pelaku UMKM dalam deklarasinya, lantaran sejalan dengan visi dan misi serta program andalannya.</p>



<p>&#8220;Kenapa UMKM yang menopang acara deklarasi ini, karena sebagai simbol visi misi Vinanda dan Gus Qowim tentang ekonomi kreatif dan tourism,&#8221; kata Mbak Vinanda-panggilan akrab tokoh muda yang aktif dalam pergerakan sosial kemasyarakatan ini.</p>



<p>Pelibatan pelaku UMKM, baik Pedagang Kaki Lima (PKL) Alun-alun Kota Kediri maupun dari luar dalam deklarasi, sebut Mbak Vinanda, salah satu wujud nyata pergerakan roda ekonomi yang nantinya akan lebih massive dilakukan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kota Kediri sendiri butuh sosok Vinanda dan Gus Qowim, perpaduan antara tokoh muda intelektual dan cekatan dalam bertindak dengan tokoh ulama berpengalaman serta peduli terhadap pendidikan agama. Kolaborasi keduanya, tentu mampu menjawab berbagai tantangan Kota Kediri ke depan di tengah era globalisasi dan gempuran budaya asing.</p>



<p>Vinanda-Gus Qowim memiliki visi dan misi Kediri Mapan. Mereka ingin membawa perubahan yang positif di Kota Kediri agar lebih &#8216;Maju, Agamis, Produktif, Aman dan Ngangeni&#8217;.</p>



<p>&#8220;Kami ingin Kota Kediri bisa maju secara sosial ekonomi, budaya serta ketertibannya. Kemudian kemajuan sosial ini meliputi pendidikan dan kesehatan. Ketika pelayanan kesehatan dan kualitas pendidikan kita tingkatkan, maka indeks pembangunan dapat meningkat juga,&#8221; jlentreh Mbak Vinanda.</p>



<p>Masih kata Mbak Vinanda, Kota Kediri yang memiliki keragaman budaya serta kerukunannya yang sudah terjaga dengan baik. Ke depan akan terus ditingkatkan agar menjadi Kota Kediri yang aman, tertib dan ngangeni untuk semua orang.</p>



<p>Dalam konsep &#8216;Kediri Mapan&#8217;, Gus Qowim akan mengambil bagian dalam pembangunan manusia melalui pendidikan berkarakter. Sehingga, pembangunan di Kota Kediri tidak hanya pada sisi infrastruktur, tetapi juga SDM yang berkarakter.</p>



<p>&#8220;Ini menjadi tekad saya, mengapa dalam program itu termaktup &#8216;Kediri Agamis&#8217;. Nanti akan menjadi garapan saya, dan konsentrasi saya, fokus saya, agar Kota Kediri menjadi berkembang. Tidak hanya sisi pembangunannya saja, tetapi mental dan spiritualnya juga harus kuat. Sehingga menjadi kota yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213515</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
