<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>keramaian &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/keramaian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Oct 2024 13:43:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>keramaian &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Antisipasi Keramaian Penumpang saat Pelantikan Presiden, PT KAI Commuter Perbanyak Toilet dan Kipas Kabut</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-keramaian-penumpang-saat-pelantikan-presiden-pt-kai-commuter-perbanyak-toilet-dan-kipas-kabut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Oct 2024 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[commuter]]></category>
		<category><![CDATA[keramaian]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[perbanyak]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[toilet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215609</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; PT Kereta Computer Indonesia (KAI Commuter) akan memperbanyak toilet portabel dan kipas kabut di stasiun untuk mengantisipasi kepadatan penumpang saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Minggu (20/10/2024) besok. Diantaranya, seperti di Stasiun Gondangdia, Palmerah, BNI Sudirman, Juanda dan Sawah Besar. Hal ini, disampaikan Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; PT Kereta Computer Indonesia (KAI Commuter) akan memperbanyak toilet portabel dan kipas kabut di stasiun untuk mengantisipasi kepadatan penumpang saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Minggu (20/10/2024) besok. Diantaranya, seperti di Stasiun Gondangdia, Palmerah, BNI Sudirman, Juanda dan Sawah Besar.</p>



<p>Hal ini, disampaikan Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, kepada sejumlah wartawan di Jakarta, Sabtu (19/10/2024) tadi. &#8220;Kami akan menambahkan toilet-toilet portabel terutama di stasiun-stasiun yang kami prediksi akan ramai penumpang,&#8221; kata Joni.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain memperbanyak toilet portabel, KAI Commuter juga akan menambah kipas kabut di sejumlah stasiun. &#8220;Misalnya di Juanda, level pertama penumpang masuk. Kemudian naik ke level kedua, mereka akan tap in. Di situ juga ada pembelian isi ulang saldo kartu. Ketiga, mereka baru naik ke peron untuk menggunakan KRL,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Tiga level Stasiun Juanda tersebut, kata Joni, berpotensi dipadati penumpang sehingga membuat penumpang tidak nyaman. &#8220;Makanya kami tambahkan kipas-kipas kabut di beberapa stasiun,&#8221; katanya.</p>



<p>Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, akan dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029 pada di Gedung MPR/DPR RI Jakarta, Minggu (20/10/2024) besok. Setelah itu, Prabowo dan Gibran direncanakan ke Istana Kepresidenan untuk mengikuti prosesi pisah sambut dengan Presiden 2014-2019 dan 2019-2024, Joko Widodo. <strong>(ant/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215609</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Lebaran, Pj Wali Kota Malang Tinjau Titik Keramaian di Pusat Perbelanjaan</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-lebaran-pj-wali-kota-malang-tinjau-titik-keramaian-di-pusat-perbelanjaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Apr 2024 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[keramaian]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perbelanjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208292</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Malang, melakukan tinjauan di titik keramaian depan pusat perbelanjaan Kota Malang, Senin (08/04/2024) sore. Beberapa titik keramaian yang ditinjau, seperti di Jalan Kawi depan Mal Olympic Garden (MOG) dan Jalan Merdeka Timur, tepat depan Mal Ramayana, Kecamatan Klojen, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Malang, melakukan tinjauan di titik keramaian depan pusat perbelanjaan Kota Malang, Senin (08/04/2024) sore. Beberapa titik keramaian yang ditinjau, seperti di Jalan Kawi depan Mal Olympic Garden (MOG) dan Jalan Merdeka Timur, tepat depan Mal Ramayana, Kecamatan Klojen, Kota Malang.</p>



<p>Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang itu, menyampaikan jika kemacetan di pusat perbelanjaan itu sudah terjadi sejak tiga hari yang lalu. Sehingga, perlu dilakukan penguraian agar tidak terjadi kemacetan yang berkepanjang.</p>



<p>“Dari depan Museum Brawijaya, Jalan Ijen, kemudian Jalan Tenes, Jalan Semeru, sampai depan Stadion Gajayanan itu tadi macet sekali. Sehingga tadi kita urai bersama dengan Pak Kadishub dengan dibantu oleh Pak Kapolsek Klojen,&#8221; kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dikatakan Pj Wali Kota Wahyu, bahwa Satpam yang mengatur pengunjung untuk arus masuk di depan MOG, perlu bersikap sigap. Tujuannya, agar tidak terjadi antrean yang berkepanjang dan berimbas ke jalan lain. Sehingga, tidak sampai terjadi kemacetan yang mengular.</p>



<p>“Antrean untuk masuk ke MOG, itukan banyak yang dari dari Jalan Semeru, Jalan Tenes dan Jalan Kawi. Kadang kala, kalau dikasih tahu mereka tetap menunggu. Lha ini, securitynya harusnya bisa tegas. Sehingga, tadi kita beritahu jika kalau parkirannya sudah penuh, maka itu langsung jalan saja,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, Pj Wali Kota Wahyu juga meminta agar para Satpam di depan MOG tersebut dapat mengarahkan pengunjung dari pertigaan Jalan Kawi. Sehingga, tidak hanya tepat di depan MOG. Hal itu harus dilakukan untuk meminimalisir kemacetan yang terjadi.</p>



<p>“Sehingga orang tidak minggir ke kiri depan MOG, untuk masuk ke dalam parkir lagi. Nah itu harus ditertibkan. Tadi saya juga minta ke Pak Kapolsek Klojen untuk bisa langsung menata lalu lintas di sana dan memang itu sudah ditegur beberapa kali,” ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Pj Wali Kota Wahyu juga meminta kepada OPD terkait yakni Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang untuk membuat surat penegasan kepada MOG, agar para satpam yang ada dapat dengan tegas mengatur arus lalu lintas. Selain itu, Pemkot Malang juga telah menyiapkan alternatif parkir bagi para pengunjung.</p>



<p>“Kita sudah kasih alternatif, ada parkir di Balai Kartini dan Stadion Gajayana di shuttle bunnya. Tapi rata-rata mereka tidak mau, senangnya macet-macet. Akhirnya berdampak dari Jalan Ijen depannya museum itu dan Jalan Semeru, sehingga mereka yang tidak menuju ke sana akhirnya terganggu,” lanjutnya.</p>



<p>Diakhir, Wahyu berharap dengan tinjauan yang sudah dilakukan tersebut dapat berdampak pada arus lalu lintas yang terjadi. “Mudah mudahan dengan ini nanti sudah bisa mengurangi dan memang harus ditegur,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208292</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Keramaian di Kawasan Jalan Ijen, Dishub Kota Malang Siapkan Kajian Kantong Parkir</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-keramaian-di-kawasan-jalan-ijen-dishub-kota-malang-siapkan-kajian-kantong-parkir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Sep 2023 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[kantong]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[keramaian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199013</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang kini tengah menyiapkan kajian rencana mengenai lahan parkir di kawasan Jalan Ijen, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Hal tersebut dilakukan, untuk mengantisipasi timbulnya keramaian baru. Sebab, saat ini telah dilakukan pemasangan lampu yang didapat dari CSR, sementara sarana penunjang seperti parkir masih belum tersedia. Kepala Dishub Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang kini tengah menyiapkan kajian rencana mengenai lahan parkir di kawasan Jalan Ijen, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Hal tersebut dilakukan, untuk mengantisipasi timbulnya keramaian baru. Sebab, saat ini telah dilakukan pemasangan lampu yang didapat dari CSR, sementara sarana penunjang seperti parkir masih belum tersedia.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan jika hal tersebut menjadi perhatian dari pihaknya dan akan dilakukan diskusi bersama dengan dinas terkait. &#8220;Ini akan menjadi perhatian kami dan akan kami antisipasi. Ini akan kami diskusikan bersama dengan Dishub, Satpol PP, DPUPRPKP dan DLH. Kita siapkan kalau misalnya ada konsekuensi, kalau ada tarikan dan bangkitan di situ akan kita siapkan parkir,” ujar Jaya-sapaannya, Sabtu (30/09/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kemudian, pihaknya juga menyampaikan jika ada beberapa titik yang dimungkinkan bisa untuk menjadi opsi kantong parkir. Seperti di Jalan Retawu (sebelah Museum Brawijaya), Taman Slamet dan Stadion Gajayana.</p>



<p>“Tetapi yang paling tepat itu di Stadion Gajayana, jadi nanti kita lihat dahulu kondisinya. Mudah-mudahan di tahun 2024 bisa terwujud dan mengoptimalkan lahan parkir vertikal yang ada di MOG,” katanya.</p>



<p>Karenanya, pihaknya tengah melakukan pemetaan dan analisis terlebih dahulu. Sementara masyarakat, nantinya diharapkan bisa mematuhi aturan dan arahan dari petugas. Hal itu juga berkaca dari kawasan Kayutangan, yang dikembangkan dengan tanpa kantong parkir.</p>



<p>&#8220;Ini kita tidak bisa seperti membalikan tangan. Selama ini kita pahami, Kayutangan itu dibangun nol. Tidak ada garis sempadan sama sekali. Tentu dengan adanya bangkitan seperti ini, konsekuensinya memanfaatkan tepi jalan,” imbuh Jaya.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199013</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
