<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>keranjang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/keranjang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Jan 2025 12:23:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>keranjang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jelang Imlek, Permintaan Kue Keranjang di Kota Malang Naik Signifikan hingga 50 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-imlek-permintaan-kue-keranjang-di-kota-malang-naik-signifikan-hingga-50-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[keranjang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[permintaan]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[signifikan,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218638</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili atau tahun 2025, permintaan kue keranjang di Kota Malang, mengalami peningkatan signifikan. Pemilik usaha kue, Sonia Winoto (28), mencatat kenaikan itu hingga 50 persen dari tahun sebelumnya. Perempuan yang akrab disapa Sonia, itu menyampaikan jika pesanan itu saat ini sudah hampir 300 boks. Itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili atau tahun 2025, permintaan kue keranjang di Kota Malang, mengalami peningkatan signifikan. Pemilik usaha kue, Sonia Winoto (28), mencatat kenaikan itu hingga 50 persen dari tahun sebelumnya.</p>



<p>Perempuan yang akrab disapa Sonia, itu menyampaikan jika pesanan itu saat ini sudah hampir 300 boks. Itu terus masuk mulai awal Januari hingga akhir Januari saat perayaan Imlek nanti.</p>



<p>&#8220;Tahun ini banyak banget, kira-kira sudah hampir 300 boks sekarang ini. Dibandingkan tahun lalu itu lebih banyak di tahun ini meningkat hampir 50 persen,&#8221; kata Sonia, Jumat (24/01/2025) tadi.</p>



<p>Kue keranjang yang biasanya berukuran besar dan harus dipotong terlebih dahulu sebelum di makan itu, kini kue yang dijualkan oleh Sonia berbeda. Sebab, berukuran kecil (bite size), yang lebih praktis dan menarik secara visual.</p>



<p>&#8220;Jadi, saya pikir kenapa tidak dibuat kecil-kecil, langsung sekali makan dan bentuknya juga lucu,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk harga kue keranjang itu dibanderol Rp 48 ribu hingga Rp 55 ribu perboks, dengan berbagai varian rasa. Salah satu varian baru yang menarik perhatian adalah celestial blue, yang menggunakan bunga telang dan terinspirasi dari motif porselen biru putih khas Tiongkok.</p>



<p>“Varian mix dan celestial blue yang paling banyak diminati, terutama oleh konsumen dari Jakarta. Selain itu juga ada yang bawa ke Jepang sebagai oleh-oleh,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk produksi kue keranjang dilakukan berdasarkan pesanan (made by order), dengan rata-rata produksi harian mencapai 60-70 boks menjelang Imlek. Namun, Sonia mengakui adanya tantangan kenaikan harga bahan baku seperti tepung ketan, gula dan kemasan.</p>



<p>“Kenaikan harga bahan baku membuat harga jual ikut naik. Tapi kami tetap berusaha menjaga kualitas dan inovasi. Untuk kue keranjang ini memiliki daya tahan empat hari di suhu ruang dan tujuh hari jika disimpan di lemari pendingin,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218638</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Imlek, Kue Keranjang di Kota Malang Banjir Pesanan hingga Ratusan Box</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-imlek-kue-keranjang-di-kota-malang-banjir-pesanan-hingga-ratusan-box</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[keranjang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pesanan]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205840</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2024, jajanan khas Imlek, yakni kue keranjang mulai dibanjiri pesanan. Salah satunya, Kue Keranjang Banana Leaf di Jalan Sutan Sahir, Gang Kesatria Nomor 18, Kota Malang. Owner kue keranjang, Sonia Winoto (27), menyampaikan bahwa pesanan kue keranjang di tahun ini lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2024, jajanan khas Imlek, yakni kue keranjang mulai dibanjiri pesanan. Salah satunya, Kue Keranjang Banana Leaf di Jalan Sutan Sahir, Gang Kesatria Nomor 18, Kota Malang.</p>



<p>Owner kue keranjang, Sonia Winoto (27), menyampaikan bahwa pesanan kue keranjang di tahun ini lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu. Bahkan, pembelinya pun banyak yang dari luar Kota Malang.</p>



<p>“Jadi dari tahun ke tahun, itu mesti naik terus dan bisa dua kali lipatnya. Sejak Januari kemarin, sudah ada kira-kira 200 box. Pesanan masih terus, puncaknya minggu ini beberapa hari menjelang Imlek. Kalau yang dari luar kota itu ada dari Jakarta, Surabaya, Pasuruan, Semarang,” jelas Sonia, di sela-sela pembuatan Kue Keranjang, Selasa (06/02/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kue keranjang yang dibuat oleh Sonia, ini berbeda dari lainnya. Jika biasanya berbentuk bulat dan tebal dengan warna coklat, ini dibuat dengan bentuk mini yang unik serta ada beragam rasa. Mulai dari taro, red velvet dan matcha.</p>



<p>“Orang-orang bilang ini unik banget, karena biasanya kan bentuknya kue keranjang itu besar-besar, nah terus yang saya buat ini kecil hanya tinggal sekali makan. Bentunya kebanyakan bunga, ada ikan juga,” katanya.</p>



<p>Dikatakannya, jika kue keranjang ini memang merupakan jajanan yang wajib ada saat perayaan imlek. Disamping itu, juga memiliki makna atau filosofi tersendiri bagi umat Konghucu.</p>



<p>“Kue keranjang inikan teksturnya lengket gitukan. Nah, itu melambangkan supaya mempererat persaudaraan,” ujarnya.</p>



<p>Kue dengan berbahan dasar tepung ketan, air dan gula ini dijual mulai dari Rp 45 ribu hingga Rp 55 ribu per box nya. Itu dipasarkan melalui online by Whatsapp dan Instagram.</p>



<p>“Kalau yang Rp 45 ribu itu varian ori gula merah, lalu Rp 50 ribu rasa mix ada rasa red velvet, matcha dan tari. Kalau yang Rp 55 ribu itu matcha semua. Sistem penjualannya pre order (PO) ke berbagai kota, melalui online,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, usaha tersebut sudah ditekuni sejak tahun 2018 lalu. Berawal dari coba-coba, hingga akhirnya membawa keberkahan di tiap momen Imlek.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205840</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
