<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>keraton &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/keraton/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 Aug 2025 14:57:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>keraton &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wabup Lumajang Meriahkan Senam dan Jalan Sehat di Desa Keraton</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-lumajang-meriahkan-senam-dan-jalan-sehat-di-desa-keraton</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[keraton]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225598</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, turut meramaikan senam dan jalan sehat momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Desa Kraton, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Minggu (31/08/2025) tadi. Pelaksanaan ini, menjadi ajang merajut kebersamaan antara pemerintah daerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, turut meramaikan senam dan jalan sehat momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Desa Kraton, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Minggu (31/08/2025) tadi. Pelaksanaan ini, menjadi ajang merajut kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat.</p>



<p>Senam sehat serta jalan sehat yang digelar, tidak sekadar olah raga bersama, melainkan simbol semangat gotong royong membangun desa menuju kesejahteraan. Karenanya, kehadiran Mas Yudha bersama istri, disambut antusias ribuan warga yang tumpah ruah memadati pusat kegiatan.</p>



<p>Menurut Mas Yudha, kekuatan sebuah desa tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kekompakan warganya menjaga persatuan dan ketenteraman. &#8220;Alhamdulillah, masyarakat Desa Kraton ini bisa guyub rukun membangun desanya bersama-sama. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi modal utama untuk menjadikan desa semakin maju dan sejahtera,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya menekankan, kesejahteraan tidak akan tercapai tanpa keamanan dan ketertiban. Karena itu, dirinya mengapresiasi peran aktif masyarakat Desa Kraton yang selama ini menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang menyampaikan terima kasih atas kerjasamanya. Pemerintah daerah akan terus mendukung pembangunan di Desa Kraton, agar dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Kraton, Didik Wandono, menyambut baik perhatian dan dukungan pemerintah daerah. Baginya, kehadiran Wabup Yudha di tengah masyarakat menjadi energi positif sekaligus bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendekatkan diri kepada rakyat. &#8220;Saya ucapkan terima kasih kepada Mas Yudha yang berkenan hadir. Semoga silaturahmi ini semakin menguatkan semangat warga dalam mendukung pembangunan desa,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Didik juga berharap, agar semangat sehat dan kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat Desa Kraton dalam peringatan HUT ke-80 RI, ini bisa menjadi fondasi untuk mencetak generasi desa yang kuat, sehat dan produktif. Acara senam sehat dan jalan sehat itu, ditutup dengan pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi bagi warga yang turut serta.</p>



<p>Suasana penuh keceriaan tersebut, seolah menggambarkan semangat kemerdekaan yang terus hidup di tengah masyarakat. Termasuk, bahwa pembangunan dimulai dari langkah sederhana, tetapi bermakna, menjaga kesehatan, kebersamaan dan semangat gotong royong. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225598</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Madura Ethnic Carnival Buat Labeng Mesem Keraton hingga Taman Potre Koning Jadi Lautan Manusia</title>
		<link>https://memontum.com/madura-ethnic-carnival-buat-labeng-mesem-keraton-hingga-taman-potre-koning-jadi-lautan-manusia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Sep 2023 16:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[ethnic]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[keraton]]></category>
		<category><![CDATA[koning]]></category>
		<category><![CDATA[labeng]]></category>
		<category><![CDATA[lautan ]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198360</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Keheningan malam di Jantung Kota Sumenep, berubah pecah. Itu karena, di malam itu atau Sabtu (16/09/2023) malam, jantung kota mulai dari Depan Labeng Mesem Pendopo Keraton Sumenep hingga Taman Potre Koning (Taman Bunga), dibanjiri ribuan penonton. Bahkan, tidak sedikit pengunjung dari luar kota yang turut berjubel. Pantauan media Memontum.com di lokasi, ribuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Sumenep</strong> &#8211; Keheningan malam di Jantung Kota Sumenep, berubah pecah. Itu karena, di malam itu atau Sabtu (16/09/2023) malam, jantung kota mulai dari Depan Labeng Mesem Pendopo Keraton Sumenep hingga Taman Potre Koning (Taman Bunga), dibanjiri ribuan penonton. Bahkan, tidak sedikit pengunjung dari luar kota yang turut berjubel.</p>



<p>Pantauan media Memontum.com di lokasi, ribuan pengunjung memadati area lokasi even Madura Ethnic Carnival. Pengunjung terus berdatangan hingga sejumlah lahan parkir full kendaraan.</p>



<p>Antusias yang terlihat itu, tidak terlepas dari kepercayaan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang menunjuk salah satu Komunitas Wartawan di Sumenep sebagai penyelenggara even akbar itu. Terbukti, even spektakuler itu mampu menyedot ribuan pengunjung dan tidak terkecuali dari luar kota Madura.</p>



<p>&#8220;Karnaval kostum atau busana lokal yang harus berbahan dasar daun siwalan dengan memasang atribut kerapan sapi, telah mampu mencuri perhatian pengunjung. Desainer-desainer busana lokal, pun ternyata juga bisa unjuk gigi dalam even bergengsi tersebut,&#8221; terang Ketua Komunitas Wartawan Sumenep, Achmad Sa&#8217;i.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ribuan pasang mata, pun dibuat terbelalak takjub dengan penampilan para model atau peragawan dan peragawati di sepanjang catwalk dari Labang Mesem hingga Taman Potre Koning. Melalui tampilan dan aksi itu, diharapkan generasi muda ikut cinta dan mampu melahirkan karya-karya kebudayaan lokal.</p>



<p>&#8220;Pesertanya sangat kreatif membuat busana karnaval. Sangat meriah MEC ini dan semoga ini terus diagendakan setiap tahun,&#8221; kata salah seorang penonton, Ifan.</p>



<p>Sementara itu, Pemkab Sumenep melalui Kadisbudporapar, Moh Iksan, mengaku ingin mengenalkan kekayaan budaya dan fashion Sumenep. Selain itu, pemerintah ingin menggali bakat generasi muda Sumenep, agar mampu menjadi desainer handal.</p>



<p>&#8220;Targetnya ke depan, memang Madura Ethnic Carnival (MEC) masuk kharisma Even Nasional. MEC yang merupakan kalender even Sumenep, diharapkan bisa masuk even nasional dan bisa lolos di Provinsi Jatim. Karena Provinsi Jatim, punya jatah usulan 10 kalender even&nbsp; seperti Gandrung Sewu Banyuwangi dan Jember Fashion Carnival,&#8221; paparnya. <strong>(edo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198360</post-id>	</item>
		<item>
		<title>90 Model di Jawa Timur Dilibatkan Dalam Gelaran Madura Ethnic Carnival di Keraton Sumenep</title>
		<link>https://memontum.com/90-model-di-jawa-timur-dilibatkan-dalam-gelaran-madura-ethnic-carnival-di-keraton-sumenep</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Sep 2023 15:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[dilibatkan]]></category>
		<category><![CDATA[ethnic]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[keraton]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198357</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Kabupaten Sumenep makin mengkokohkan dirinya sebagai kabupaten atau kota yang konsisten memperkenalkan kekayaan seni dan budaya. Seakan ingin terus menunjukkan pada dunia, bahwa Sumenep adalah &#8216;The Soul Of Madura&#8217; Langkah Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam mewujudkan kemajuan Sumenep di segala sektor, tentunya lewat berbagai skenario kebijakan. Dari sektor kebudayaan pariwisata, Bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Sumenep</strong> &#8211; Kabupaten Sumenep makin mengkokohkan dirinya sebagai kabupaten atau kota yang konsisten memperkenalkan kekayaan seni dan budaya. Seakan ingin terus menunjukkan pada dunia, bahwa Sumenep adalah &#8216;The Soul Of Madura&#8217;</p>



<p>Langkah Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam mewujudkan kemajuan Sumenep di segala sektor, tentunya lewat berbagai skenario kebijakan. Dari sektor kebudayaan pariwisata, Bupati Fauzi terus menancapkan kekayaan budaya lokal sebagai &#8216;City Branding&#8217; bahwa Sumenep kaya budaya dan pariwisata.</p>



<p>Tidak main-main, berbagai kota di Jawa Timur, pun dilibatkan dalam even &#8216;Madura Ethnic Carnival (MEC)&#8217; di depan Keraton Sumenep, Sabtu (16/09/2023) malam. Acara sendiri, bertemakan &#8216;The Magnificent of Kerapan Sapi&#8217;.</p>



<p>Menurut Bupati Fauzi, City branding di sektor budaya, Pemkab Sumenep gencar menggelar even-even spektakuler seperti Madura Ethnic Carnival (Karnaval Etnis Madura). Sebanyak 90 model dari berbagai kota di Jawa Timur, diantaranya seperti Malang, Blitar, Jember, Surabaya, Gresik, Madura dan lainnya, turut dilibatkan.</p>



<p>&#8220;Sengaja kami tunjuk komunitas wartawan sebagai EO (Even Organizer), karena kami bwrharap even karnaval dan festival kebudayaan serta pariwisata ini terus digelar. Harapannya, tentu kebangkitan ekonomi menuju masa kejayaan Sumenep, bakal tercapai. Ekonomi UMKM bergerak, ekonomi PKL dan warung-warung kuliner makin menggeliat,&#8221; ujar Bupati Sumenep.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua Panitia MEC, Nur Khalis, mengatakan target even ini mengangkat kebudayaan lokal melalui para generasi muda Madura cinta budaya. Selain itu, dapat melahirkan karya budaya yang kreatif dan marketebel.</p>



<p>Untuk itu, pihaknya melibatkan peserta ratusan pelajar dan kalangan umum se-Kabupaten Sumenep dari berbagai kota di Jawa Timur. &#8220;Alhamdulillah, even MEC ini sangat meriah karena ada peserta dari luar Madura. Ya ada dari Malang, Blitar, Jember, Surabaya, Gresik dan kota-kota lainnya,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Even MEC ini, ujarnya, dengan branding kerapan sapi sebagai kebudayaan Madura dapat lebih dikenal di masyarakat luas. &#8220;Karena even ini mengangkat kekayaan budaya lokal, maka ada syarat khusus setiap peserta menggunakan bahan siwalan dalam fashion yang mereka konsep. Salah satu yang juga wajib dipasang, adalah atribut kerapan sapi. Boleh pakai replika kepala sapi, kayu tunggangan atau perlengkapan lain,&#8221; paparnya.</p>



<p>Penilaian kategori fashion terbaik dilakukan oleh dua juri, yakni Agus Sunandar yang juga sebagai CEO Malang Flower Carnival dan Febry Alvan Santana, Juri Jember Fashion Carnival .</p>



<p>Karena ini acara karnaval, tentu juga dimeriahkan oleh penampilan sejumlah grup musik tradisional Tong Tong yang khas yang akan mengisi panggung MEC 2023. Diantaranya, Pangeran Girpapas, Pangeran Songenep, Putra Sinding Puri, Lanceng Kermata, dan Tingkerbell. Keterlibatan mereka diharapkan dapat memberikan sentuhan magis dari musik tradisional Madura yang menggugah jiwa.</p>



<p>Salah seorang ibu peserta, Arum, mengaku bangga bisa mendaftarkan anaknya di gelaran ini. &#8220;Saya buat kostumnya seminggu. Alhamdulillah, anak saya berani. Yang terpenting, saya bisa ikut mengenalkan budaya kerapan sapi melalui fashion yang dipakai anak saya,&#8221; terang Arum. <strong>(edo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198357</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
