<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kereta &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kereta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Apr 2026 07:18:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kereta &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Korban Meninggal Laka Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Jadi 14 Orang</title>
		<link>https://memontum.com/korban-meninggal-laka-kereta-api-di-stasiun-bekasi-timur-jadi-14-orang</link>
					<comments>https://memontum.com/korban-meninggal-laka-kereta-api-di-stasiun-bekasi-timur-jadi-14-orang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232029</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Jumlah korban meninggal dunia kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, bertambah menjadi 14 orang dan 84 lainnya teridentifikasi luka-luka. Hal ini, disampaikan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, Selasa (28/04/2026 tadi. Diuraikannya, bahwa jumlah korban meninggal akibat kecelakaan tersebut bertambah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Jumlah korban meninggal dunia kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, bertambah menjadi 14 orang dan 84 lainnya teridentifikasi luka-luka. Hal ini, disampaikan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, Selasa (28/04/2026 tadi.</p>



<p>Diuraikannya, bahwa jumlah korban meninggal akibat kecelakaan tersebut bertambah menjadi 14 orang dan sudah dibawa ke RS Polri. &#8220;Korban meninggal telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, barang-barang milik penumpang yang menjadi korban dalam insiden itu, lanjutnya, juga telah diamankan oleh petugas. Selanjutnya, pendataan dan pengelolaan barang akan dilakukan secara terkoordinasi bersama kepolisian untuk mendukung proses identifikasi korban lebih lanjut.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, kejadian itu bermula dari insiden KRL yang menabrak Taksi Green SM, akibat terhenti di tengah perlintasan, Senin (28/04/2026). Dari kejadian itu, KRL di arah berlawanan berhenti dan menunggu proses evakuasi. Saat tengah berhenti itulah, melintas KA Argo Bromo di jalur sama dari arah belakang. Akibatnya, KA itupun menabrak bagian belakang gerbong KRL. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/korban-meninggal-laka-kereta-api-di-stasiun-bekasi-timur-jadi-14-orang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232029</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur, 7 Orang Meninggal dan 81 Luka-Luka</title>
		<link>https://memontum.com/kecelakaan-kereta-api-di-stasiun-bekasi-timur-7-orang-meninggal-dan-81-luka-luka</link>
					<comments>https://memontum.com/kecelakaan-kereta-api-di-stasiun-bekasi-timur-7-orang-meninggal-dan-81-luka-luka#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[luka-luka]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<category><![CDATA[timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232023</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Peristiwa kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan Kereta Rel Listrik (KRL), berlangsung di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04/2026) tadi. Dalam musibah itu, tujuh penumpang KRL dilaporkan meninggal dunia dan 81 luka-luka. Informasi yang diperoleh, insiden itu berawal ketika angkutan kendaraan bewarna hijau berhenti dan tertemper KRL di perlintasan sebidang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Peristiwa kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan Kereta Rel Listrik (KRL), berlangsung di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04/2026) tadi. Dalam musibah itu, tujuh penumpang KRL dilaporkan meninggal dunia dan 81 luka-luka.</p>



<p>Informasi yang diperoleh, insiden itu berawal ketika angkutan kendaraan bewarna hijau berhenti dan tertemper KRL di perlintasan sebidang (JPL) dekat Bulak Kapal. Sementara dari arah berlawanan, juga berhenti KRL yang tengah menunggu proses evakuasi tabrakan tersebut. Saat tengah berhenti dan menunggu itulah, dari arah belakang melaju KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya, hingga menabrak bodi belakang KRL.</p>



<p>&#8220;Saat KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo,&#8221; ujar Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.</p>



<p>Insiden itu, kontan membuat sejumlah penumpang menjadi korban dan beberapa diantaranya terhimpit. Sementara kondisi gerbong, pun menjadi ringsek dan proses evakuasi terus dilakukan hingga Selasa (28/04/2026) pagi.</p>



<p>Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan update jumlah korban dalam musibah itu ada 7 orang meninggal dan 81 korban luka-luka. Yang masih terperangkap, teridentifikasi ada tiga orang.</p>



<p>&#8220;Proses evakuasi hingga sampai delapan jam, karena kita lakukan hati-hati sekali,&#8221; ujarnya, Selasa (28/04/2026) pagi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangan resmi menyebut sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat. Bahkan, PT&nbsp; KAI memastikan seluruh korban dalam insiden tersebut mendapatkan penanganan maksimal.</p>



<p>Ditambahkannya, korban luka tersebar di beberapa rumah sakit. Diantaranya mendapat perawatan di RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.</p>



<p>&#8220;KAI menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia, ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan perusahaan,&#8221; ujar Anne.</p>



<p>Selain itu, Anne juga menjelaskan proses evakuasi berlangsung cukup lama, karena adanya korban yang masih hidup dan membutuhkan penanganan secara hati-hati. Tim medis, Basarnas, hingga Tim KAI terus melakukan upaya pertolongan di lokasi kejadian.</p>



<p>&#8220;KAI juga menyiapkan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait penumpang,&#8221; urainya. Untuk sementara Stasiun Bekasi Timur tidak melayani naik dan turun penumpang, sementara perjalanan KRL hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kecelakaan-kereta-api-di-stasiun-bekasi-timur-7-orang-meninggal-dan-81-luka-luka/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232023</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Banyuwangi Catatkan Jumlah Penumpang Tertinggi Kereta Api selama Libur Nataru</title>
		<link>https://memontum.com/banyuwangi-catatkan-jumlah-penumpang-tertinggi-kereta-api-selama-libur-nataru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[catatkan]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<category><![CDATA[tertinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229294</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, mencatat bahwa Banyuwangi sebagai wilayah dengan jumlah penumpang kereta api tertinggi selama masa angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). &#8220;Kabupaten Banyuwangi dengan berbagai potensi pariwisatanya, membuat masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi untuk menuju Banyuwangi,&#8221; kata Manager Hukum Humas Daop [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, mencatat bahwa Banyuwangi sebagai wilayah dengan jumlah penumpang kereta api tertinggi selama masa angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).</p>



<p>&#8220;Kabupaten Banyuwangi dengan berbagai potensi pariwisatanya, membuat masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi untuk menuju Banyuwangi,&#8221; kata Manager Hukum Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, Selasa (06/01/2026) tadi.</p>



<p>Disampaikan Cahyo, secara keseluruhan KAI Daop 9 Jember melayani penumpang berangkat dan tiba mencapai sekitar 416 ribu orang. Dari jumlah tersebut, Banyuwangi sebagai daerah dengan jumlah penumpang tertinggi. Bahkan menurutnya, hampir separuh pergerakan penumpang terpusat di daerah ujung timur Pulau Jawa tersebut.</p>



<p>&#8220;Tercatat sekitar 207 ribu penumpang atau 49 persen dari total kumulatif penumpang Nataru berangkat dan tiba di wilayah Kabupaten Banyuwangi,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dari jumlah tersebut, lanjutnya, Stasiun Banyuwangi Kota menjadi yang paling sibuk dengan jumlah penumpang naik dan turun mencapai sekitar 62 ribu orang. Selanjutnya, disusul Stasiun Ketapang 53 ribu penumpang, Stasiun Kalisetail 39 ribu penumpang dan Stasiun Rogojampi 32 ribu penumpang.</p>



<p>&#8220;Stasiun Kalisetail yang tergolong stasiun kecil justru potensinya luar biasa. Bahkan penumpangnya mengungguli Stasiun Rogojampi,&#8221; ungkap Cahyo.</p>



<p>Dari sisi layanan, kereta api yang paling banyak digunakan masyarakat adalah KA Sri Tanjung dan KA Probowangi. Keduanya, memiliki relasi awal dan akhir perjalanan di Banyuwangi. Sementara untuk KA jarak jauh komersial, KA Blambangan Ekspres dan KA Wijaya Kusuma menjadi favorit penumpang selama masa libur panjang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Cahyo menjelaskan, tingginya penumpang di Banyuwangi dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya jumlah stasiun yang cukup banyak, yakni sekitar 6 stasiun aktif melayani naik turun penumpang.</p>



<p>Selain itu, jumlah perjalanan KA menuju Banyuwangi juga terus bertambah. Saat ini terdapat KA Ijen Ekspres, perpanjangan relasi KA Blambangan Ekspres, KA Mutiara Timur reguler, serta KA Mutiara Timur tambahan yang beroperasi fakultatif selama Nataru.</p>



<p>&#8220;Total perjalanan KA selama Nataru ada 26 perjalanan, terdiri dari 24 reguler dan 2 KA tambahan. Khusus yang melayani Banyuwangi, ada sekitar 22 perjalanan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dirinya menambahkan, sekitar 80 persen perjalanan KA di Daop 9 Jember memiliki tujuan akhir atau awal di Banyuwangi, kecuali KA Ranggajati dan KA Pandalungan. KAI Daop 9 Jember tengah mengkaji penambahan relasi dan perjalanan KA baru dari Banyuwangi ke sejumlah kota.</p>



<p>Pertumbuhan penumpang selama Nataru mencapai 11 persen, sementara pertumbuhan kapasitas tempat duduk hanya sekitar 5-7 persen. &#8220;Artinya masih ada peluang pasar yang bisa kami tangkap untuk pengembangan layanan dari dan menuju Banyuwangi,&#8221; kata Cahyo.</p>



<p>KAI juga telah melakukan penataan di Stasiun Ketapang dan Stasiun Banyuwangi Kota, serta penataan Stasiun Kalisetail yang saat ini masih berlangsung.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku bersyukur dengan minat masyarakat menggunakan kereta api menuju Banyuwangi selama libur Nataru cukup tinggi. &#8220;Akses transportasi yang semakin baik berperan penting dalam mendukung sektor pariwisata dan pergerakan ekonomi daerah,&#8221; kata Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229294</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BI dan Pemprov Akselerasi Pertumbuhan Investasi, Bupati Banyuwangi Tawarkan Peluang Kereta Gantung Ijen</title>
		<link>https://memontum.com/bi-dan-pemprov-akselerasi-pertumbuhan-investasi-bupati-banyuwangi-tawarkan-peluang-kereta-gantung-ijen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 May 2025 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[akselerasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gantung]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[peluang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[tawarkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221708</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bank Indonesia dan Pemprov Jatim terus berupaya mengakselerasi pertumbuhan investasi di Kabupaten Banyuwangi. Langkah ini dilakukan, karena selama beberapa tahun terakhir, daerah ujung di Timur Jawa itu menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. &#8220;Kami sangat senang, karena Banyuwangi terus didukung BI dan Pemprov. Kami sudah diskusi potensi dan proyek-proyek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bank Indonesia dan Pemprov Jatim terus berupaya mengakselerasi pertumbuhan investasi di Kabupaten Banyuwangi. Langkah ini dilakukan, karena selama beberapa tahun terakhir, daerah ujung di Timur Jawa itu menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.</p>



<p>&#8220;Kami sangat senang, karena Banyuwangi terus didukung BI dan Pemprov. Kami sudah diskusi potensi dan proyek-proyek apa saja yang perlu ditingkatkan dan difasilitasi oleh Pemprov dan BI,&#8221; kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Sabtu (03/05/2025) tadi.</p>



<p>Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Petrus Endria, sendiri telah bertemu Bupati Ipuk Fiestiandani, di Banyuwangi guna membahas percepatan investasi Jawa Timur, Rabu (30/4/2025) lalu. Petrus hadir bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemprov Jatim, Dyah Wahyu.</p>



<p>Dalam pertemuan tersebut, Bupati Ipuk membeberkan sejumlah program yang membutuhkan intervensi lebih untuk dapat segera diselesaikan. Seperti, kereta gantung di Taman Wisata Alam Ijen, pengembangan pelabuhan Tanjung Wangi, jalur transportasi untuk pengangkutan gerbong produksi PT INKA hingga rencana pengembangan kawasan industri di Wongsorejo.</p>



<p>&#8220;Investasi tersebut rata-rata berada di luar kewenangan pemerintah daerah. Secara garis besar, Banyuwangi terbuka untuk berbagai potensi investasi yang akan masuk,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Selain itu, Banyuwangi juga fokus investasi di sektor pertanian dan pangan. “Peluang investasi di sektor pangan dan pertanian terbuka lebar di Banyuwangi. Petani kami juga sudah banyak yang mengembangkan produk organik,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Petrus menjelaskan kedatangan BI dalam rangka menggali lebih jauh potensi investasi di Banyuwangi. Ini sebagai upaya pemenuhan target peningkatan ekonomi nasional, di angka 8 persen pada tahun 2029, sebagaimana diamanatkan dalam target kerja Presiden RI Prabowo Subianto.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tahun 2024 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Banyuwangi non migas sebesar Rp 108.229,52 miliar, menempatkan Banyuwangi pada posisi PDRB tertinggi ke-8 di Jatim. Ini menjadikan Banyuwangi masuk dalam kategori daerah dengan potensi investasi besar.</p>



<p>“Kami melihat Banyuwangi sangat berpotensi untuk menjadi tujuan investasi utama di Jatim. Terlebih, Banyuwangi memiliki PDRB terbesar ke-8, banyak penduduk ke-5 dan wilayah terluas di Jatim. Banyuwangi juga memiliki potensi sumber daya alam, pertanian, pariwisata dan potensi industri, karena memiliki laut dengan kedalaman yang cukup untuk pengembangan industri,” tambah Petrus.</p>



<p>Selain itu, infrastruktur Banyuwangi juga mendukung akselerasi pertumbuhan investasi. Di Banyuwangi ada pelabuhan, bandara, hingga pabrik kereta api terbesar se-Asia Tenggara. Ditambah lagi jalan tol Trans Jawa yang ditargetkan menyambung ke Banyuwangi mulai tahun ini.</p>



<p>“Fasilitas ini menjadi nilai tambah bagi investor untuk masuk berinvestasi. Tentu ini akan menjadi pengungkit ekonomi di Banyuwangi,” ujarnya.</p>



<p>Kepala DPM PTSP Jatim, Dyah Wahyu, menambahkan dengan beragam potensi yang dimiliki, kinerja investasi Banyuwangi menjadi salah satu yang terbesar di Jatim. Pada 2024, realisasi investasi Banyuwangi menduduki peringkat ke-11 dari 38 kabupaten atau kota se-Jatim dengan total investasi sebesar Rp 3,4 triliun.</p>



<p>“Dengan nilai investasi yang menyumbang di urutan ke-11, maka Banyuwangi kami potret sebagai wilayah pengungkit investasi yang patut untuk dikembangkan,” ujarnya.</p>



<p>Dyah juga menyebut, DPMPTSP bersama BI Jatim telah memotret arah pengembangan perekonomian untuk Banyuwangi. “Selain pengembangan pariwisata yang memang sudah maju, Banyuwangi juga berpotensi besar untuk pengembangan industri hilir, penguatan rantai pasok logistik, serta distribusi barang dan transportasi. Pemprov akan membantu dan mendukung,” jelasnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221708</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Banyuwangi Bagikan Paket Sembako untuk Petugas Penjaga Perlintasan Kereta Api</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-bagikan-paket-sembako-untuk-petugas-penjaga-perlintasan-kereta-api</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2025 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bagikan]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[penjaga]]></category>
		<category><![CDATA[perlintasan]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[sembako]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220717</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemkab Banyuwangi membagikan paket Sembako kepada para petugas penjaga perlintasan kereta api. Kegiatan ini dilakukan, untuk mendukung tugas mulia mereka dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, mengatakan bahwa pembagian paket Sembako ini merupakan bentuk penghargaan sekaligus kepedulian Pemkab Banyuwangi kepada masyarakat. Khususnya, kepada para petugas penjaga palang pintu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemkab Banyuwangi membagikan paket Sembako kepada para petugas penjaga perlintasan kereta api. Kegiatan ini dilakukan, untuk mendukung tugas mulia mereka dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.</p>



<p>Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, mengatakan bahwa pembagian paket Sembako ini merupakan bentuk penghargaan sekaligus kepedulian Pemkab Banyuwangi kepada masyarakat. Khususnya, kepada para petugas penjaga palang pintu perlintasan kereta api yang dibiayai Pemkab Banyuwangi. Mereka telah berperan penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api di perlintasan.</p>



<p>Pembagian paket Sembako ini dilakukan di perlintasan sebidang, di Perlintasan Rel Kereta Api Labanasem, Kecamatan Kabat. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh petugas penjaga perlintasan kereta. Di saat yang lain libur Lebaran, beliau tetap menjalankan tugasnya untuk keamanan dan kelancaran kita selama mudik,&#8221; kata Wabup Mujiono, Sabtu (29/03/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di wilayah Banyuwangi sendiri, ujarnya, terdapat 41 perlintasan terjaga. Terdiri dari perlintasan yang dijaga petugas KAI sebanyak 17 lintasan, dijaga petugas provinsi sebanyak 1 lintasan dan yang dijaga petugas kabupaten ada 23 lintasan.</p>



<p>&#8220;Ada 23 lintasan yang dijaga oleh petugas yang dibiayai APBD kabupaten dengan total petugas sebanyak 92 orang. Mereka ini diberikan honor bulanan oleh Pemkab dan kami melindungi mereka dengan mengikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan,&#8221; imbuh Wabup Mujiono.</p>



<p>Di Banyuwangi sendiri, juga terdapat 23 lintasan yang tidak terjaga, 16 perlintasan tidak sebidang dan perlintasan liar sebanyak 27 lintasan. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220717</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kereta Api Kertanegara Tabrak Truk Bermuatan Pupuk di Kabupaten Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/kereta-api-kertanegara-tabrak-truk-bermuatan-pupuk-di-kabupaten-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 10:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[bermuatan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[kertanegara,]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220077</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Kereta Api (KA) Kertanegara jurusan Malang-Purwokerto mengalami kecelakaan di perlintasan tanpa palang di Jalur Pelintasan Langsung 267, Kilometer 174+816, antara Stasiun Kras-Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Senin (10/03/2025) tadi. KA Kertanegara tersebut menabrak truk yang membawa pupuk, Nopol AG 8154 GD yang dikemudikan Dafiq Ainul Fatoni (51), warga Desa Janti, Kecamatan Wates, Kediri dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Kereta Api (KA) Kertanegara jurusan Malang-Purwokerto mengalami kecelakaan di perlintasan tanpa palang di Jalur Pelintasan Langsung 267, Kilometer 174+816, antara Stasiun Kras-Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Senin (10/03/2025) tadi. KA Kertanegara tersebut menabrak truk yang membawa pupuk, Nopol AG 8154 GD yang dikemudikan Dafiq Ainul Fatoni (51), warga Desa Janti, Kecamatan Wates, Kediri dan kernet bernama Syaiful (46), warga Pesantren, Kediri, yang tengah melaju dari arah Timur ke Barat.</p>



<p>Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, baik KA maupun yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan yang cukup parah. Selain itu, masinis, pengemudi truk dan kernet menderita luka serius hingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.</p>



<p>Kasat Lantas Polres Kediri, AKP I Made Jata Wiranegara, mengatakan bahwa kejadian kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 11.00. &#8220;Kecelakaan ini melibatkan KA Kertanegara jurusan Malang-Purwokerto, dengan identitas masinis atas nama Muhammad Nurvid (36). Sementara lawannya adalah truk bermuatan pupuk,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Made menambahkan, berdasarkan beberapa keterangan saksi, kendaraan truk melaju dari arah Timur ke Barat. Kemudian saat melintas di Jalur Perlintasan Sebidang Desa Seketi, Kecamatan Ngadiluwih, secara bersamaan melintas KA Kertanegara melaju dari Selatan ke Utara.</p>



<p>&#8220;Kemudian terjadilah kecelakaan di perlintasan sebidang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>AKP Made mengungkapkan, dari keterangan saksi, sebenarnya pengemudi truk telah diingatkan oleh pengendara lainnya saat akan melintas di jalur perlintasan kereta api. Namun, peringatan itu tidak diindahkan hingga terjadilah kecelakaan.</p>



<p>&#8220;Saat ini kondisi korban dari sopir dan penumpang, masih dalam perawatan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Gambiran. Masinis juga sedang perawatan,&#8221; tambahnya. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220077</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kereta Api Ijen Ekspres Kelas Eksekutif dan Ekonomi New Generation Banyuwangi-Malang Resmi Beroperasi</title>
		<link>https://memontum.com/kereta-api-ijen-ekspres-kelas-eksekutif-dan-ekonomi-new-generation-banyuwangi-malang-resmi-beroperasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Feb 2025 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[banyuwangi-malang]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[ekspres]]></category>
		<category><![CDATA[generation]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218897</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kereta Api Ijen Ekspres relasi Banyuwangi-Malang telah resmi beroperasi. Bahkan, pemberangkatan perdana kereta api dari Stasiun Ketapang Banyuwangi menuju Stasiun Malang, berlangsung Sabtu (01/02/2025) tadi. Beroperasinya Kereta Api Ijen Ekspres tersebut, menjadi alternatif pilihan baru bagi penumpang tujuan Banyuwangi-Malang. Kereta api tersebut, melayani kelas eksekutif dan ekonomi new generation. Sebelumnya, relasi kedua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kereta Api Ijen Ekspres relasi Banyuwangi-Malang telah resmi beroperasi. Bahkan, pemberangkatan perdana kereta api dari Stasiun Ketapang Banyuwangi menuju Stasiun Malang, berlangsung Sabtu (01/02/2025) tadi.</p>



<p>Beroperasinya Kereta Api Ijen Ekspres tersebut, menjadi alternatif pilihan baru bagi penumpang tujuan Banyuwangi-Malang. Kereta api tersebut, melayani kelas eksekutif dan ekonomi new generation. Sebelumnya, relasi kedua daerah tersebut hanya dilayani oleh rangkaian kereta api ekonomi Tawang Alun.</p>



<p>“Kami menyambut gembira beroperasinya Kerata Api Ijen Ekspres ini. Hal ini sebagai jawaban atas tingginya animo masyarakat terhadap kereta api relasi Banyuwangi-Malang, khususnya untuk kelas eksekutif,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.</p>



<p>Bupati Ipuk berterima kasih kepada PT KAI, yang terus meningkatkan pelayanan perkeretaapian di Banyuwangi. Mulai dari revitalisasi Stasiun Banyuwangi Kota hingga merespon kebutuhan masyarakat akan transportasi kereta api khususnya di rute Banyuwangi-Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Ipuk juga menyambut baik, dengan adanya peningkatan layanan perkeretaapian dari PT KAI dan menunggu dibukanya relasi-relasi baru yang akan menghubungkan Banyuwangi dengan kota-kota lainnya.</p>



<p>Sementara itu, dalam pemberangkatan perdana kereta api Ijen ekspres dilakukan langsung oleh Direktur SDM dan Umum PT KAI, Rosma Handayani bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Banyuwangi, Dwi Yanto.</p>



<p>“Kami optimis dengan peluncuran kereta ini, karena menambah fasilitas yang memang menjadi kebutuhan masyarakat. Terbukti di hari pertama ini penumpang sudah mencapai 49 persen dari total seat 366,” kata Rosma.</p>



<p>KA Ijen Ekspres terdiri atas kelas eksekutif dan kelas ekonomi new generation. Pemberangkatan kereta api dari Stasiun Ketapang Banyuwangi pada pukul 19.30 &#8211; 02.30 WIB dan dari Stasiun Malang menuju Banyuwangi pukul 07.50 &#8211; 14.50 WIB. Sementara untuk tarif yang dikenakan, adalah Rp 260 ribu untuk kelas ekonomi dan Rp 360 untuk kelas eksekutif.</p>



<p>“Penumpang kereta Ijen Ekspres ini merupakan market baru karena lebih komersial. Untuk kereta ekonomi Tawangalun sudah sold out sampai dengan tanggal 7 Februari. Kami berharap dengan Ijen Ekspres lebih banyak masyarakat yang bisa menggunakan kereta api yang efisien dan ramah lingkungan. Kami juga berharap, kereta juga jadi penggerak roda perekonomian pariwisata dan budaya di Banyuwangi yang selama ini sudah dikenal dengan pesona alam dan kegiatan pariwisata yang mendunia,” papar Rosma. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218897</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Lompat ke Rel Kereta Api, Seorang Perempuan Tewas Tertabrak KA Pengangkut BBM</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-lompat-ke-rel-kereta-api-seorang-perempuan-tewas-tertabrak-ka-pengangkut-bbm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Nov 2024 08:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[lompat]]></category>
		<category><![CDATA[pengangkut]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[tertabrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216056</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang perempuan tertabrak kereta api (KA) pengangkut BBM yang sedang melintas di lintasan rel kereta Jalan Batanghari, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (01/11/2024) sekitar pukul 08.45. Akibat dari kejadian itu, korban mengalami luka yang cukup parah dan meninggal di lokasi kejadian. Tidak ditemukan identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang perempuan tertabrak kereta api (KA) pengangkut BBM yang sedang melintas di lintasan rel kereta Jalan Batanghari, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (01/11/2024) sekitar pukul 08.45. Akibat dari kejadian itu, korban mengalami luka yang cukup parah dan meninggal di lokasi kejadian.</p>



<p>Tidak ditemukan identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) di tubuh korban. Namun, hanya buku catatan yang berisikan identitas nama Sriani (55), warga Jalan BS Riadi, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Tubuh korban sendiri, kemudian dievakuasi dibawa ke Kamar Jenazah RSSA Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut keterangan Sugeng (45), warga sekitar, bahwa sebelum kejadian melihat korban sedang duduk di warung yang berada di sisi barat rel kereta api. &#8220;Saya tidak perhatian dengan korban. Namun saat melintas kereta api pengangkut BBM dari arah selatan, kondisi korban sudah tergeletak dengan luka parah dan meninggal,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dari informasi yang diperoleh bahwa korban sengaja menabrakan dirinya ke kereta api. &#8220;Informasinya sesaat sebelum kereta melintas, korban langsung berlari dan duduk di tengah rel. Kejadiannya sangat cepat hingga tidak ada satu pun yang menyangka. Akibat tabrakan ini, korban terseret sejauh 3 meter. Kaki nya hancur, namun kepalanya masih utuh dan bisa dikenali,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kejadian ini membuat kaget warga sekitar hingga memadati lokasi dan melapor ke Polsek Klojen. Tak lama kemudian petugas kepolisian dan tim medis tiba di lokasi kejadian. Belum diketahui secara pasti penyebab korban melakukan aksi nekatnya. Petugas kepolisian sendiri masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216056</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sempat Minum Kopi, Seorang Pria Tewas Tertabrak Kereta Api</title>
		<link>https://memontum.com/sempat-minum-kopi-seorang-pria-tewas-tertabrak-kereta-api</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2024 11:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[sempat]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[tertabrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214212</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang pria tewas seketika setelah tertabrak Kereta Api (KA) Penataran yang melintas di lintasan rel Jalan Mahakam, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (15/9/2024) sore. Tidak ditemukan kartu identitas KTP di tubuh korban, namun ditemukan secarik kertas yang bertuliskan sebuah nama yakni Suyono (65), warga Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang pria tewas seketika setelah tertabrak Kereta Api (KA) Penataran yang melintas di lintasan rel Jalan Mahakam, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (15/9/2024) sore. Tidak ditemukan kartu identitas KTP di tubuh korban, namun ditemukan secarik kertas yang bertuliskan sebuah nama yakni Suyono (65), warga Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa sebelum kejadian, korban terlihat berada di sekitar lokasi dan sempat meminum kopi di warung milik Mu&#8217;amun (59), saksi mata yang mengetahui peristiwa kecelakaan tersebut. &#8220;Sekira pukul 14.00, korban datang ke warung saya dengan berjalan kaki. Korban ini mengeluh sakit pada bagian dada, hingga akhirnya saya buatkan kopi,&#8221; ujar Mu&#8217;amun.</p>



<p>Sekitar pukul 15.00, korban keluar warung dan berjalan menuju ke tepian rel yang berada tepat di belakang warung. &#8220;Saya tidak seberapa perhatian, karena saat itu juga melayani konsumen. Namun sekitar pukul 16.00, saya melihat korban berjalan di tengah rel,&#8221; urainya.</p>



<p>Karena sangat berbahaya, Mu&#8217;amun sempat berteriak memperingatkan korban agar tidak berjalan di tengah rel. Apalagi saat itu ada KA Penataran melaju dari arah selatan. &#8220;Saya teriak, awas ada kereta api. Namun saat itu, korban sempat menoleh sambil mengatakan, iya bu. Tak lama kemudian, tubuh korban tertabrak kereta api,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Diketahui, kereta api yang menabrak adalah KA Penataran jurusan Malang Surabaya yang baru saja berangkat dari Stasiun Malang. &#8220;Korban terseret hingga sekitar 10 meter hingga meninggal di lokasi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kondisi korban sangat mengenaskan. Sementara akibat kejadian ini, tentu saja sangat mengejutkan warga sekitar hingga langsung memadati lokasi kejadian. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke petugas kepolisian.</p>



<p>Bhabinkamtibmas Kelurahan Rampal Celaket, Aiptu Choirul Ichsan, menuturkan bahwa identitas korban diduga bernama Suyono, warga Kelurahan Bunulrejo. &#8220;Jadi, korban ini tidak membawa kartu identitas maupun barang-barang lainnya. Namun setelah kami cek di saku celananya, ditemukan kertas berisi pesan identitas korban,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Jenazah korban dievakuasi dibawa ke Kamar Jenazah RS Saiful Anwar (RSSA) Malang. Saat ini, masih belum diketahui apa yang menjadi motif hingga korban diduga memilih aksi tersebut. &#8220;Belum diketahui secara pasti apa motifnya. Namun dugaan sementara, karena korban tidak kuat menahan sakitnya hingga akhirnya melakukan hal tersebut. Saat ini, jenazah masih berada di Kamar Jenazah RSSA dan kami sudah memberitahu pihak keluarga korban,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214212</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
