<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kertanegara, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kertanegara/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Apr 2026 13:00:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kertanegara, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bersihkan Halte Jalan Kertanegara, Dishub Kota Malang Sebut Anggaran Perawatan Terkendala</title>
		<link>https://memontum.com/bersihkan-halte-jalan-kertanegara-dishub-kota-malang-sebut-anggaran-perawatan-terkendala</link>
					<comments>https://memontum.com/bersihkan-halte-jalan-kertanegara-dishub-kota-malang-sebut-anggaran-perawatan-terkendala#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[bersihkan]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[kertanegara,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan]]></category>
		<category><![CDATA[terkendala]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232002</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan aksi bersih-bersih halte yang ada di Jalan Kertanegara, Senin (27/04/2026) tadi. Kegiatan tersebut dilakukan, sebagai bentuk tanggung jawab pemeliharaan fasilitas transportasi publik di tengah banyaknya halte yang dinilai kurang terawat. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan aksi bersih-bersih halte yang ada di Jalan Kertanegara, Senin (27/04/2026) tadi. Kegiatan tersebut dilakukan, sebagai bentuk tanggung jawab pemeliharaan fasilitas transportasi publik di tengah banyaknya halte yang dinilai kurang terawat.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa kegiatan itu turut dipicu aksi komunitas yang sebelumnya melakukan bersih-bersih halte secara mandiri. Namun, dirinya menegaskan bahwa pemeliharaan halte tetap menjadi kewajiban dari Pemkot Malang.</p>



<p>“Tidak bisa dipungkiri, kemarin ada komunitas yang bersih-bersih dan itu menjadi trigger. Tetapi ini memang tanggung jawab kami juga karena kondisinya memang perlu dibersihkan,” ujar Jaya-sapaannya.</p>



<p>Menurutnya, memang kondisi halte sebelum dibersihkan cukup memprihatinkan, karena dipenuhi sampah serta vandalisme. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 37 halte di Kota Malang, yang hampir semuanya membutuhkan pembersihan rutin. Hanya saja, ada satu halte di kawasan Gadang yang mengalami kerusakan berat hingga harus dirobohkan karena membahayakan pengguna jalan.</p>



<p>&#8220;Struktur rangka halte yang ada di Kawasan Gadang itu telah keropos dan hanya tersisa sekitar 25 persen kondisi layak. Sehingga, kami robohkan supaya tidak menimbulkan kecelakaan. Banyak halte secara fisik masih berdiri, tapi rangkanya sebenarnya sudah keropos,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Jaya mengakui, bila keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam perawatan fasilitas halte. Saat ini, Dishub Kota Malang hanya mampu melakukan pembersihan dasar seperti mengangkut sampah, membersihkan tanaman liar, serta merapikan area sekitar halte.</p>



<p>&#8220;Tidak ada anggaran khusus untuk kegiatan bersih-bersih halte. Pemeliharaan dilakukan sebagai bagian dari tugas pokok dan fungsi (Tusi) Dishub melalui kolaborasi Bidang Angkutan dan Bidang Lalu Lintas,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Jaya berharap, ke depan bisa melakukan pembersihan ke halte lain secara bertahap. Karena halte saat ini lebih banyak dimanfaatkan secara pasif, seperti tempat berteduh saat hujan atau panas dan titik menunggu jemputan. Sementara, untuk naik turun penumpang angkutan umum masih terbatas.</p>



<p>“Halte akan benar-benar dibutuhkan ketika masyarakat menjadikan angkutan umum sebagai kebutuhan utama. Sekarang angkutan umum masih dianggap pelengkap,” katanya.</p>



<p>Terpisah, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa beberapa halte yang ada memang saat ini digunakan untuk layanan Trans Jatim. Itu menurutnya, merupakan kewenangan dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>&#8220;Kesepakatannya memang Trans Jatim itu kan dari Dishub Provinsi, sehingga mereka akan memperbaiki. Nanti kita koordinasikan lagi dengan Dishub Provinsi,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bersihkan-halte-jalan-kertanegara-dishub-kota-malang-sebut-anggaran-perawatan-terkendala/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232002</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cerita Warga di Insiden KA Kertanegara Tabrak Truk di Kediri, Masinis Tergencet 15 Sak Pupuk</title>
		<link>https://memontum.com/cerita-warga-di-insiden-ka-kertanegara-tabrak-truk-di-kediri-masinis-tergencet-15-sak-pupuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 11:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[insiden]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kertanegara,]]></category>
		<category><![CDATA[masinis]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<category><![CDATA[tergencet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220089</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Sejumlah warga Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, turut menjadi saksi insiden kecelakaan Kereta Api (KA) Kertanegara yang bertabrakan dengan truk muatan pupuk di perlintasan rel tanpa palang pintu diantara Stasiun Kras &#8211; Ngadiluwih, Senin (10/03/2025) tadi. Bahkan, tidak sedikit sejumlah warga turut melakukan evakuasi masinis KA Kertanegara, yang kondisinya tergencet dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Sejumlah warga Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, turut menjadi saksi insiden kecelakaan Kereta Api (KA) Kertanegara yang bertabrakan dengan truk muatan pupuk di perlintasan rel tanpa palang pintu diantara Stasiun Kras &#8211; Ngadiluwih, Senin (10/03/2025) tadi. Bahkan, tidak sedikit sejumlah warga turut melakukan evakuasi masinis KA Kertanegara, yang kondisinya tergencet dan tertimbun belasan sak pupuk.</p>



<p>&#8220;Kondisi masinis sempat tertimbun oleh pupuk. Bahkan, ada setidaknya 15 sak pupuk di dalam ruang masinis,&#8221; ujar warga Desa Branggahan, Jojon.</p>



<p>Ditambahkan Jojon, insiden kecelakaan kereta api dengan truk muatan pupuk itu terdengar jelas dari rumahnya. Sangking kerasnya, suara benturan itu seperti layaknya dentuman bom.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kejadiannya sekitar 10.30 dan terdengar suara begitu keras. Sehingga, saya langsung lari dan ternyata ada kereta menabrak truk muatan pupuk,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Ditambahkannya, warga sekitar pun kemudian bergotong royong, untuk menyingkirkan belasan pupuk yang menimbun tiga orang di lokomotif masinis. &#8220;Satu orang luka-luka, satunya kaki luka tergencet dan mungkin patah tulang. Sementara satunya juga luka-luka,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, insiden kecelakaan KA Kertanegara menabrak truk bermuatan pupuk, terjadi di perlintasan rel tanpa palang pintu antara Stasiun Kras &#8211; Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Akibat kejadian itu, truk mengalami ringsek, sedangkan KA Kertanegara terhenti setelah melaju sejauh 500 meter. Akibat kecelakaan itu, sopir truk dalam kondisi kritis dan masinis luka-luka. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220089</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Manager Humas Daop 7 Madiun Sesalkan Insiden KA Kertanegara Tabrak Truk Bermuatan Pupuk di Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/manager-humas-daop-7-madiun-sesalkan-insiden-ka-kertanegara-tabrak-truk-bermuatan-pupuk-di-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 10:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[bermuatan]]></category>
		<category><![CDATA[insiden]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kertanegara,]]></category>
		<category><![CDATA[Madiun]]></category>
		<category><![CDATA[manager]]></category>
		<category><![CDATA[sesalkan]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220080</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun sangat menyayangkan adanya insiden KA Kertanegara jurusan Malang-Purwokerto, yang mengalami kecelakaan di perlintasan tanpa palang di Jalur Pelintasan Langsung 267, Kilometer 174+816, antara Stasiun Kras-Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Senin (10/03/2025) tadi. Terlebih, lokasi merupakan perlintasan sebidang resmi tak terjaga. “Adapun kronologi kejadiannya adalah pada pukul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun sangat menyayangkan adanya insiden KA Kertanegara jurusan Malang-Purwokerto, yang mengalami kecelakaan di perlintasan tanpa palang di Jalur Pelintasan Langsung 267, Kilometer 174+816, antara Stasiun Kras-Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Senin (10/03/2025) tadi. Terlebih, lokasi merupakan perlintasan sebidang resmi tak terjaga.</p>



<p>“Adapun kronologi kejadiannya adalah pada pukul 16.54 WIB. Pusat Pengendali Operasi KA (Pusdalopka) menerima informasi dari Awak Sarana Perkeretaapian atau Masinis KA Singasari (KA 149) relasi dari Stasiun Blitar-Pasarsenen, bahwa KA-nya telah tertemper (tabrakan, red) mobil di JPL 205. JPL tersebut merupakan perlintasan sebidang resmi tak terjaga di KM 126+8 petak jalan antara Stasiun Blitar-Stasiun Rejotangan,” kata Manager Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul.</p>



<p>Ditambahkannya, pihaknya sangat menyesalkan peristiwa itu terjadi. Karenanya, upaya peningkatan keselamatan akan terus dilakukan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Insiden temperan di wilayah Daop 7 Madiun pada Senin (10/03/2025), sangat kami sesalkan. Dan kami akan melaksanakan upaya-upaya peningkatan keselamatan pada perlintasan sebidang, sesuai arahan Vice President Daop 7 Madiun, Suharjono,” terang Zainul.</p>



<p>KAI Daop 7 Madiun juga kembali mengingatkan dan menekankan, bahwa berdasarkan UU No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 124, menyatakan kewajiban pengguna jalan yang berbunyi &#8216;Pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api&#8217;. Termasuk, UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114 dan sanksinya termaktub dalam Pasal 296.</p>



<p>&#8220;KAI Daop 7 Madiun tidak akan segan-segan untuk melakukan proses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku, apabila kejadian temperan yang menyebabkan terganggunya keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api. Bahkan, menimbulkan kerugian bagi perusahaan,&#8221; tegas Zainul, mengakhiri keterangannya. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220080</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kereta Api Kertanegara Tabrak Truk Bermuatan Pupuk di Kabupaten Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/kereta-api-kertanegara-tabrak-truk-bermuatan-pupuk-di-kabupaten-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 10:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[bermuatan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[kertanegara,]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220077</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Kereta Api (KA) Kertanegara jurusan Malang-Purwokerto mengalami kecelakaan di perlintasan tanpa palang di Jalur Pelintasan Langsung 267, Kilometer 174+816, antara Stasiun Kras-Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Senin (10/03/2025) tadi. KA Kertanegara tersebut menabrak truk yang membawa pupuk, Nopol AG 8154 GD yang dikemudikan Dafiq Ainul Fatoni (51), warga Desa Janti, Kecamatan Wates, Kediri dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Kereta Api (KA) Kertanegara jurusan Malang-Purwokerto mengalami kecelakaan di perlintasan tanpa palang di Jalur Pelintasan Langsung 267, Kilometer 174+816, antara Stasiun Kras-Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Senin (10/03/2025) tadi. KA Kertanegara tersebut menabrak truk yang membawa pupuk, Nopol AG 8154 GD yang dikemudikan Dafiq Ainul Fatoni (51), warga Desa Janti, Kecamatan Wates, Kediri dan kernet bernama Syaiful (46), warga Pesantren, Kediri, yang tengah melaju dari arah Timur ke Barat.</p>



<p>Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, baik KA maupun yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan yang cukup parah. Selain itu, masinis, pengemudi truk dan kernet menderita luka serius hingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.</p>



<p>Kasat Lantas Polres Kediri, AKP I Made Jata Wiranegara, mengatakan bahwa kejadian kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 11.00. &#8220;Kecelakaan ini melibatkan KA Kertanegara jurusan Malang-Purwokerto, dengan identitas masinis atas nama Muhammad Nurvid (36). Sementara lawannya adalah truk bermuatan pupuk,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Made menambahkan, berdasarkan beberapa keterangan saksi, kendaraan truk melaju dari arah Timur ke Barat. Kemudian saat melintas di Jalur Perlintasan Sebidang Desa Seketi, Kecamatan Ngadiluwih, secara bersamaan melintas KA Kertanegara melaju dari Selatan ke Utara.</p>



<p>&#8220;Kemudian terjadilah kecelakaan di perlintasan sebidang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>AKP Made mengungkapkan, dari keterangan saksi, sebenarnya pengemudi truk telah diingatkan oleh pengendara lainnya saat akan melintas di jalur perlintasan kereta api. Namun, peringatan itu tidak diindahkan hingga terjadilah kecelakaan.</p>



<p>&#8220;Saat ini kondisi korban dari sopir dan penumpang, masih dalam perawatan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Gambiran. Masinis juga sedang perawatan,&#8221; tambahnya. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220077</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dihajar KA Kertanegara, Mobil Daihatsu Mandor Tebu di Kepanjen Malang Ringsek</title>
		<link>https://memontum.com/dihajar-ka-kertanegara-mobil-daihatsu-mandor-tebu-di-kepanjen-malang-ringsek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Aug 2023 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[daihatsu]]></category>
		<category><![CDATA[dihajar]]></category>
		<category><![CDATA[kepanjen]]></category>
		<category><![CDATA[kertanegara,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mandor]]></category>
		<category><![CDATA[ringsek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195364</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Apes menimpa satu unit Mobil Daihatsu Taft GT, yang diketahui milik mandor tebu di wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (09/08/2023) tadi. Kondisinya ringsek, akibat dihajar Kereta Api (KA) Kartanegara tujuan Malang-Purwokerto, saat kendaraan itu melintas di kawasan persawahan Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Kasatlantas Polres Malang, AKP Agnis Juwita Manurung, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Apes menimpa satu unit Mobil Daihatsu Taft GT, yang diketahui milik mandor tebu di wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (09/08/2023) tadi. Kondisinya ringsek, akibat dihajar Kereta Api (KA) Kartanegara tujuan Malang-Purwokerto, saat kendaraan itu melintas di kawasan persawahan Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.</p>



<p>Kasatlantas Polres Malang, AKP Agnis Juwita Manurung, mengatakan bahwa peristiwa itu bermula ketika Daihatsu Taft GT Nopol N 41 LN yang dikemudikan Khollif (35), warga Desa Gamping, Kepanjen, Kabupaten Malang, melintas dari arah Utara ke Selatan. Karena diduga tidak mengetahui adanya kereta api yang hendak melintas, sang pemilik pun langsung melintas. Hingga akhirnya, tabrakan tidak terelakkan.</p>



<p>“Kecelakaan terjadi di jalan menuju sawah di Mangunrejo (Desa, red) Kepanjen. Di lokasi kejadian, memang menjadi perlintasan umum yang digunakan pekerja tebu roda dua dan empat,” kata Kasat Lantas, Rabu (09/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Beruntung, tambahnya, dalam kejadian itu tidak mengakibatkan korban jiwa. Meskipun, kendaraan Daihatsu Taft GT rusak parah dan pengemudi mengalami luka.</p>



<p>“Pengemudi luka ringan dan rawat jalan. Sementara kendaraan roda empat, mengalami rusak berat karena terseret sejauh kurang lebih 15 meter,” jelasnya.</p>



<p>Setelah kejadian tersebut, pihak Satlantas Polres Malang bersama dengan PT KAI, menutup jalan alternatif sementara itu. Selanjutnya, kata Agnis, PT KAI langsung melakukan pemasangan pembatas jalan untuk meminimalisir kejadian serupa.</p>



<p>“Sementara akan kita tutup. Dari PT KAI sedang memasangkan besi. Sehingga, akan mengurangi orang yang melintas di sini. Harapannya, tidak ada kejadian serupa yang terjadi,”&nbsp;ujarnya.&nbsp;<strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195364</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
