<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kerusakan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kerusakan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Nov 2025 13:52:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kerusakan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Mitigasi Kerusakan Infrastruktur, Gubernur Jatim Minta Jembatan Gladak Perak Dilakukan Pemeriksaan</title>
		<link>https://memontum.com/mitigasi-kerusakan-infrastruktur-gubernur-jatim-minta-jembatan-gladak-perak-dilakukan-pemeriksaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dilakukan]]></category>
		<category><![CDATA[gladak]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi]]></category>
		<category><![CDATA[pemeriksaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227937</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan perlunya mitigasi menyeluruh pada infrastruktur vital pasca awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, guna menjamin keselamatan warga dan kelancaran mobilitas. Salah satunya, adalah Jembatan Gladak Perak, yang merupakan jalur strategis bagi transportasi warga dan distribusi logistik. Pemeriksaan secara intensif ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan perlunya mitigasi menyeluruh pada infrastruktur vital pasca awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, guna menjamin keselamatan warga dan kelancaran mobilitas. Salah satunya, adalah Jembatan Gladak Perak, yang merupakan jalur strategis bagi transportasi warga dan distribusi logistik.</p>



<p>Pemeriksaan secara intensif ini perlu dilakukan, untuk mendeteksi kerusakan sekecil apa pun agar segera diperbaiki. Langkah ini penting, guna mencegah risiko tambahan, seperti kemacetan, kecelakaan atau hambatan distribusi bantuan.</p>



<p>Gubernur Khofifah menegaskan, mitigasi infrastruktur vital adalah bagian dari strategi kesiapsiagaan bencana yang lebih luas. “Kerusakan sekecil apapun bisa berdampak serius pada mobilitas warga dan distribusi bantuan. Penanganan cepat dan terukur sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakat,” ujarnya, saat meninjau Gladak Perak Kecamatan Candipuro, Kamis (20/11/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan Bupati Lumajang, bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang akan melakukan pemantauan rutin terhadap semua infrastruktur kritis di wilayah terdampak. “Kami bekerja sama dengan Balai Besar dan Dinas Pekerjaan Umum untuk memastikan seluruh fasilitas vital, termasuk jembatan dan jalan utama, aman digunakan dan siap mendukung operasi tanggap darurat,” jelasnya.</p>



<p>Selain jembatan, pemantauan juga mencakup jalan utama, fasilitas publik dan jalur evakuasi. Setiap temuan kerusakan langsung ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan hambatan tambahan bagi warga maupun distribusi bantuan logistik.</p>



<p>Langkah terpadu antara pemerintah provinsi dan kabupaten ini menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga keselamatan warga, memastikan aksesibilitas tetap terjaga, serta mempercepat respons terhadap bencana. “Keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas bukan opsi, tetapi prioritas utama dalam setiap tindakan mitigasi,” tegas Bunda Indah. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227937</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Petakan Kerusakan Infrastruktur Akibat APG Gunung Semeru, 22 Rumah Hancur dan 1 Sekolah Hilang</title>
		<link>https://memontum.com/petakan-kerusakan-infrastruktur-akibat-apg-gunung-semeru-22-rumah-hancur-dan-1-sekolah-hilang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[hancur]]></category>
		<category><![CDATA[hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[petakan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227927</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bergerak cepat melakukan pemetaan kerusakan infrastruktur akibat awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Kamis (20/11/2025) tadi. Hal ini dikarenakan, kondisi lapangan yang belum memungkinkan untuk diidentifikasi pada Rabu (19/11/2025) malam, atau sesaat usai peristiwa berlangsung. Dalam pemetaan awal itu, diketahui bahwa banyak dampak signifikan di beberapa lokasi yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bergerak cepat melakukan pemetaan kerusakan infrastruktur akibat awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Kamis (20/11/2025) tadi. Hal ini dikarenakan, kondisi lapangan yang belum memungkinkan untuk diidentifikasi pada Rabu (19/11/2025) malam, atau sesaat usai peristiwa berlangsung.</p>



<p>Dalam pemetaan awal itu, diketahui bahwa banyak dampak signifikan di beberapa lokasi yang terdampak dari Gunung Semeru. “Dari pemetaan yang dilakukan, tercatat 22 rumah hancur, 1 sekolah hilang yakni SD Supiturang 02, serta beberapa tanggul mengalami kerusakan. Kondisi ini, menjadi fokus utama pemerintah untuk segera melakukan tindakan mitigasi dan penanganan darurat,” kata Bupati Lumajang, Indah Amperawati, Kamis (20/11/2025) tadi.</p>



<p>Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang menegaskan, bahwa keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama. Tim BPBD dan jajaran terkait terus memantau kondisi lapangan, melakukan evakuasi dan menyiapkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, juga dijadwalkan segera hadir di lokasi terdampak untuk meninjau secara langsung kerusakan infrastruktur dan memastikan koordinasi penanganan berjalan optimal. Kehadiran Gubernur Jatim, diharapkan memperkuat upaya mitigasi serta mempercepat pemulihan fasilitas vital.</p>



<p>Bunda Indah menekankan, pemetaan infrastruktur sangat penting agar setiap langkah penanganan terarah dan prioritas dapat ditetapkan dengan tepat. &#8220;Keselamatan warga adalah fokus utama kami, baru kemudian penanganan dampak fisik seperti rumah, sekolah dan tanggul. Kita tidak ingin ada jiwa yang terabaikan di tengah bencana ini,” ujarnya.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mematuhi arahan petugas di lapangan dan menjaga jarak aman dari lokasi terdampak. Dengan koordinasi cepat, mitigasi terstruktur dan perhatian pada kebutuhan warga, penanganan infrastruktur terdampak dapat dilakukan efektif tanpa mengabaikan keselamatan masyarakat. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227927</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Infrastruktur Jalan, Bunda Indah Tinjau Jalan Hubung yang Alami Kerusakan di Randuagung</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-infrastruktur-jalan-bunda-indah-tinjau-jalan-hubung-yang-alami-kerusakan-di-randuagung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[hubung]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[randuagung]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223295</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berupaya meningkatkan infrastruktur jalan sebagai bagian dari pelayanan publik yang merata. Komitmen itu, diperlihatkan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat bersama anggota DPRD Kabupaten Lumajang, Dedi Marta, yang meninjau kondisi jalan di Dusun Glabag, Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, Senin (23/06/2025) tadi. Jalan yang ditinjau itu, menjadi akses penting yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berupaya meningkatkan infrastruktur jalan sebagai bagian dari pelayanan publik yang merata. Komitmen itu, diperlihatkan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat bersama anggota DPRD Kabupaten Lumajang, Dedi Marta, yang meninjau kondisi jalan di Dusun Glabag, Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, Senin (23/06/2025) tadi.</p>



<p>Jalan yang ditinjau itu, menjadi akses penting yang menghubungkan tiga desa, yakni Ranuwurung, Ledoktempuro dan Salak. Kondisi jalan yang mengalami kerusakan beberapa waktu terakhir, dinilai berpengaruh terhadap kelancaran aktivitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian dan akses pendidikan.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Indah-sapaan Bupati Lumajang, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah merencanakan perbaikan secara bertahap. &#8220;Dari total panjang kerusakan 3,5 kilometer, kita akan mulai perbaikan tahap pertama sepanjang 1,3 kilometer tahun ini dengan alokasi anggaran sebesar Rp2,4 miliar,&#8221; kata Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menambahkan, proses perbaikan dilakukan bertahap agar pelaksanaan pembangunan di berbagai wilayah desa tetap berjalan seimbang. &#8220;Kita upayakan pemerataan pembangunan dan jalur ini termasuk prioritas karena fungsinya yang strategis,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Senada dengan itu, Dedi Marta menyampaikan dukungannya terhadap rencana perbaikan dan mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam menanggapi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, koordinasi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci dalam menjawab aspirasi publik.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari langkah monitoring dan pemantauan lapangan, sekaligus wujud perhatian pemerintah dalam menjaga aksesibilitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui perbaikan infrastruktur dasar. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223295</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawal Kerusakan Tanggul Kebondeli Lumajang, Status Darurat Bencana Infrastruktur Diberlakukan</title>
		<link>https://memontum.com/kawal-kerusakan-tanggul-kebondeli-lumajang-status-darurat-bencana-infrastruktur-diberlakukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2025 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[darurat]]></category>
		<category><![CDATA[diberlakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[kebondeli,]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[status]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222443</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kerusakan tanggul di Dusun Kebondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, bukan sekadar persoalan teknis. Bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang, kerusakan ini juga termasuk darurat kemanusiaan. Itu karena, selain tanggul yang terkikis hingga sekitar 280 meter, kerusakan itu juga membahayakan puluhan kepala keluarga, terutama saat curah hujan meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Merespon kondisi itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kerusakan tanggul di Dusun Kebondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, bukan sekadar persoalan teknis. Bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang, kerusakan ini juga termasuk darurat kemanusiaan. Itu karena, selain tanggul yang terkikis hingga sekitar 280 meter, kerusakan itu juga membahayakan puluhan kepala keluarga, terutama saat curah hujan meningkat dalam beberapa pekan terakhir.</p>



<p>Merespon kondisi itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menetapkan status Darurat Bencana Infrastruktur. Lebih dari sekadar perbaikan fisik, upaya tanggap darurat kini difokuskan pada perlindungan dan pengamanan warga yang berada di zona rawan.</p>



<p>“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Kami tetapkan status darurat karena tanggul ini bisa jebol sewaktu-waktu. Kami juga minta warga bersiap untuk evakuasi jika debit air meningkat,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat mendampingi Gubernur Jatim ke Desa Sumberwuluh, Minggu (25/05/2025) tadi.</p>



<p>Bahkan, Pemerintah Kabupaten Lumajang telah mengaktifkan posko siaga dan menjalin koordinasi intensif dengan Kepala Desa Sumberwuluh dan Jugosari, untuk memastikan evakuasi berjalan cepat dan terarah bila situasi memburuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara menyadari potensi bencana yang lebih besar, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turun langsung meninjau lokasi. Bahkan, dirinya menegaskan bahwa Pemprov akan mengawal penuh penanganan darurat ini, termasuk mempercepat perbaikan tanggul melalui Dinas PU Provinsi.</p>



<p>“Kami tidak tinggal diam. Saya sudah instruksikan agar tim teknis turun ke lapangan. Target kita, dalam tiga bulan tanggul bisa diperkuat secara permanen,” kata Gubernur Khofifah.</p>



<p>Dirinya juga menyoroti, mengenai peran penting para pelaku usaha tambang. Dirinya menegaskan, bahwa pelaku industri di wilayah tersebut harus ikut menjaga ekosistem dan melakukan mitigasi kecil, seperti penyudetan sungai dan pemeliharaan tanggul, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial.</p>



<p>Dalam peninjauan itu, Gubernur Jatim menutup pelaksanaan dengan penyerahan bantuan logistik kepada 51 Kepala Keluarga terdampak sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah krisis. Di tengah ancaman bencana, kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi serta partisipasi masyarakat menjadi fondasi kuat dalam membangun ketangguhan wilayah dan menjaga martabat kemanusiaan. Sementara Pemkab Lumajang tidak hanya memperbaiki tanggul, tetapi juga merawat harapan dan rasa aman warganya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222443</post-id>	</item>
		<item>
		<title>174 Bangunan Dilaporkan Alami Kerusakan Akibat Gempa Bengkulu</title>
		<link>https://memontum.com/174-bangunan-dilaporkan-alami-kerusakan-akibat-gempa-bengkulu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222363</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu memperbarui catatan dampak kerusakan dan korban gempa bumi magnitudo 6,3 SR. Data tersebut, dipastikan akan terus berubah hingga proses pendataan selesai. Sebagaimana diketahui, gempa bumi terjadi di 43 kilometer barat daya Bengkulu dengan kedalaman 10 kilometer, Jumat, (23/5/2025) sekitar pukul 02.52 WIB. Saat terjadi gempa, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bengkulu</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu memperbarui catatan dampak kerusakan dan korban gempa bumi magnitudo 6,3 SR. Data tersebut, dipastikan akan terus berubah hingga proses pendataan selesai.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, gempa bumi terjadi di 43 kilometer barat daya Bengkulu dengan kedalaman 10 kilometer, Jumat, (23/5/2025) sekitar pukul 02.52 WIB. Saat terjadi gempa, sontak membuat kepanikan warga karena getaran gempa berlangsung cukup lama.</p>



<p>Berdasarkan data terbaru, ada beberapa lokasi terdampak gempa tersebut. Mulai dari Kelurahan Betungan, Kelurahan Pagar Dewa, Kelurahan Jalan Gedang, Kelurahan Pintu Batu, Kelurahan Jembata Kecil hingga Kelurahan Lingkar Timur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk dampak kerusakan, yakni ada 174 rumah, satu fasilitas umum (Balai Buntar), satu kantor camat, satu masjid dan dua sekolah. Upaya yang dilakukan pemerintah, yaitu pendirian posko penanganan gempa, membuka dapur umum, hingga memberikan bantua kepada para korban terdampak.</p>



<p>Adapun pihak yang terlibat, mulai BMKG, BPBD Provinsi, BASARNAS, TNI, POLRI, Dinsos, Tagana, Damkar, Dinkes dan Baznas. Sementara untuk kebutuhan mendesak dan akan diberikan pemerintah ialah logistik sandang dan pangan, peralatan pembersih puing-puing, tenda pengungsi, dampur umum dan toilet portable.</p>



<p>Kepala BPBD Kota Bengkulu, Willhopi, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu. Kemudian, masyarakat diminta untuk menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.</p>



<p>&#8220;Terakhir, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah,&#8221; ujarnya. <strong>(ip/bkl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222363</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gempa Kekuatan 6,3 SR Guncang Bengkulu, Ratusan Rumah Alami Kerusakan</title>
		<link>https://memontum.com/gempa-kekuatan-63-sr-guncang-bengkulu-ratusan-rumah-alami-kerusakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 04:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[guncang]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222340</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Ratusan rumah di Kota Bengkulu mengalami kerusakan akibat gempa yang mencapai 6,3 SR, Jumat (23/05/2025) sekitar pukul 02.52. Belum ada informasi terkait korban jiwa, namun ratusan rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat maupun ringan. Diantara rumah yang rusak, terjadi di Perumahan Betungan Rafflesia Asri, Kelurahan Betungan. Lurah Betungan, Nanto Sinarmas, menyebutkan total ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bengkulu</strong> &#8211; Ratusan rumah di Kota Bengkulu mengalami kerusakan akibat gempa yang mencapai 6,3 SR, Jumat (23/05/2025) sekitar pukul 02.52. Belum ada informasi terkait korban jiwa, namun ratusan rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat maupun ringan.</p>



<p>Diantara rumah yang rusak, terjadi di Perumahan Betungan Rafflesia Asri, Kelurahan Betungan. Lurah Betungan, Nanto Sinarmas, menyebutkan total ada 50 rumah di Betungan yang alami kerusakan berat dan ringan akibat gempa. Untuk yang rusak berat sebanyak 20 rumah.</p>



<p>&#8220;Berdasarkan data laporan Pak RT, rumah yang rusak berat kurang lebih ada 20 rumah. Kalau rusak ringan ada 30 jadi estimasi kami se-kelurahan Betungan ini ada 50 unit,&#8221; ujar Nanto.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa beberapa rumah yang rusak berat ada di RT 48 dan 50 di Perumahan Betungan Rafflesia Asri. &#8220;RT yang terdampak paling parah di Perumahan Betungan Rafflesia Asri. Korban jiwa allhamdulillah tidak ada, yang paling banyak di RT 48 dan 50. Terkait dengan posko, kita sudah koordinasi dengan pihak terkait Pak Dandim, Baznas, BPBD akan didirikan posko. Nanti segala sesuatunya di posko,&#8221; jelas Nanto.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa dari Basarnas sudah memberikan sarapan pagi kepada korban yang rumahnya terdampak gempa. Kemudian BPBD juga akan memberikan tenda untuk masing-masing rumah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pagi tadi Gubernur juga sudah datang langsung bersama Kadis PUPR,&#8221; terang Nanto.</p>



<p>Salah satu warga di Perumahan Betungan Rafflesia Asri RT 50 yang rumahnya rusak berat, Julianto, mengatakan bahwa kerusakan rumahnya mencapai 90 persen. Bahkan, satu unit mobil pribadi merek Calya warna merah dengan Nopol BM 1540 SX, juga ringsek tertimpa bangunan. Akibat bencana gempa bumi ini, dirinya mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 100 juta.</p>



<p>&#8220;Saya juga luka lecet tertimpa reruntuhan tembok dan plafon. Istri dan anak saya juga berada di bawah plafon. Tapi Alhamdulillah kami selamat,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, dari video yang beredar di beberapa media sosial, gempa bumi juga mengakibatkan kerusakan Gedung Balai Buntar. Bagian dalam Gedung Balai Buntar mengalami rusak parah. Bagian plafon gedung ambruk. Padahal di dalam gedung tampak sudah terpasang pelaminan untuk orang menikah.</p>



<p>Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, dalam keterangannya mengungkap sementara ini tidak ada korban jiwa, hanya ada korban luka-luka. Sementara data masuk sekitar 100 rumah rusak berat, setengahnya rusak ringan.</p>



<p>&#8220;Kami masih menunggu laporan-laporan,&#8221; ujarnya. <strong>(ip/bkl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222340</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Arus Sungai Bondeli Mulai Normal dan Perbaikan Kerusakan Tanggul Selesai, Warga Tak Was-was Lagi</title>
		<link>https://memontum.com/arus-sungai-bondeli-mulai-normal-dan-perbaikan-kerusakan-tanggul-selesai-warga-tak-was-was-lagi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 May 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[bondeli]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[normal]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[selesai]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<category><![CDATA[was-was]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222042</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Setelah beberapa waktu diliputi kekhawatiran akibat derasnya arus Sungai Bondeli dan kerusakan tanggul, kini warga Dusun Bondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, dapat bernapas lega. Debit air sungai telah menurun signifikan dan tanggul yang sebelumnya jebol akibat banjir lahar hujan, kini telah berdiri kokoh kembali. “Kami sempat takut, apalagi malam-malam air sempat naik. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Setelah beberapa waktu diliputi kekhawatiran akibat derasnya arus Sungai Bondeli dan kerusakan tanggul, kini warga Dusun Bondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, dapat bernapas lega. Debit air sungai telah menurun signifikan dan tanggul yang sebelumnya jebol akibat banjir lahar hujan, kini telah berdiri kokoh kembali.</p>



<p>“Kami sempat takut, apalagi malam-malam air sempat naik. Tapi sekarang sudah tenang, alhamdulillah taludnya juga sudah diperbaiki,” ujar Marzuki, salah satu tokoh masyarakat, Rabu (14/05/2025) tadi.</p>



<p>Suasana kampung pun mulai kembali seperti biasa. Anak-anak kembali bermain di halaman, warga bisa berkebun dan beraktivitas tanpa rasa cemas seperti pekan lalu. Jalan-jalan kecil yang sempat becek mulai mengering, dan sawah warga yang sempat terendam air kini menunjukkan tanda-tanda pemulihan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Warga menyampaikan apresiasi atas respon cepat Pemerintah Kabupaten Lumajang yang menggandeng Dinas PU SDA Jawa Timur dan UPT YKD, untuk mempercepat penanganan tanggul. Perbaikan yang dilakukan intensif ini membuahkan hasil nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>



<p>Namun, warga juga tidak lengah. Dengan penuh kesadaran, mereka tetap menjaga kewaspadaan jika hujan kembali turun di wilayah hulu. &#8220;Kami sudah terbiasa hidup dekat dengan alam, jadi tetap waspada itu penting. Tapi sekarang kami jauh lebih tenang karena sudah ada tanggul baru,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Pemerintah daerah melalui BPBD Lumajang juga terus melakukan pemantauan dan mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika ada tanda-tanda bahaya. Posko siaga bencana tetap berfungsi dan komunikasi antara warga dan relawan desa terus terjaga.</p>



<p>Harapan kini tumbuh kembali di Dusun Bondeli. Dengan semangat gotong royong dan dukungan pemerintah, masyarakat yakin bisa menghadapi tantangan ke depan dengan lebih siap dan tenang. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222042</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Pemukiman Warga dan Pertanian, Pemkab Lumajang Penanganan Darurat Kerusakan Tanggul</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-pemukiman-warga-dan-pertanian-pemkab-lumajang-penanganan-darurat-kerusakan-tanggul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[darurat]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pemukiman]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222002</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bergerak cepat merespon kerusakan tanggul Sungai Bondeli di Dusun Bondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, yang rusak akibat erosi dan banjir lahar Gunung Semeru. Langkah ini diambil, untuk mengantisipasi potensi bahaya terhadap keselamatan warga dan kelangsungan lahan pertanian di sekitarnya. Sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan masyarakat dan lingkungan, Pemkab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bergerak cepat merespon kerusakan tanggul Sungai Bondeli di Dusun Bondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, yang rusak akibat erosi dan banjir lahar Gunung Semeru. Langkah ini diambil, untuk mengantisipasi potensi bahaya terhadap keselamatan warga dan kelangsungan lahan pertanian di sekitarnya.</p>



<p>Sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan masyarakat dan lingkungan, Pemkab Lumajang menggandeng Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur serta UPT YKD, untuk melakukan perbaikan tanggul secara darurat. Panjang tanggul yang mengalami kerusakan, tercatat mencapai sekitar 300 meter.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan bahwa penanganan darurat telah dimulai hari ini dengan pengerahan bronjong dan pembangunan krip sepanjang 100 meter di sisi tanggul yang paling kritis. Langkah ini, bertujuan untuk menahan arus sungai agar tidak semakin mengikis badan tanggul yang berpotensi jebol.</p>



<p>&#8220;Mulai hari ini, tim gabungan mengerahkan bronjong dan membangun krip sepanjang 100 meter sebagai penghalang arus agar tidak semakin mendekati bagian tanggul yang kritis,&#8221; kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, Senin (12/05/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk mengurangi tekanan pada sisi tanggul yang rusak, arus Sungai Bondeli juga akan dialihkan ke arah selatan. Upaya ini, menjadi bagian dari skema darurat yang ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan ke depan.</p>



<p>Pemkab Lumajang juga menyusun rencana jangka panjang, untuk penanganan permanen yang akan dilakukan setelah proses evaluasi teknis dan penghitungan kebutuhan anggaran selesai. Nilai investasi untuk proyek perbaikan menyeluruh ini, diperkirakan mencapai miliaran rupiah.</p>



<p>Di sisi lain, tambah Bunda Indah, sinergi lintas sektor turut memperkuat upaya perbaikan. Sebanyak 14 kelompok penambang pasir legal di kawasan tersebut menyatakan kesiapan mendukung percepatan penanganan melalui bantuan alat berat yang mereka miliki.</p>



<p>Pemkab berharap, langkah cepat dan terkoordinasi ini mampu mencegah risiko banjir susulan yang dapat mengancam permukiman serta produktivitas lahan pertanian warga. Pemerintah terus berkomitmen menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat melalui tindakan tanggap, kolaboratif dan berkelanjutan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222002</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Respon Kerusakan Talud Sungai Rejali, Bupati Lumajang Gerakkan Alat Berat dan Koordinasi dengan Provinsi</title>
		<link>https://memontum.com/respon-kerusakan-talud-sungai-rejali-bupati-lumajang-gerakkan-alat-berat-dan-koordinasi-dengan-provinsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 May 2025 13:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[gerakkan]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[koordinasi]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[rejali,]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221986</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang bergerak cepat menangani kerusakan talud Sungai Rejali, yang mengalami pengikisan akibat banjir di Dusun Bondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Langkah teknis darurat itu segera dilakukan, untuk memperkuat struktur talud yang terancam jebol dan mengantisipasi banjir susulan yang bisa berdampak pada permukiman warga. Dalam kunjungan ke lokasi Minggu (11/05/2025) malam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang bergerak cepat menangani kerusakan talud Sungai Rejali, yang mengalami pengikisan akibat banjir di Dusun Bondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Langkah teknis darurat itu segera dilakukan, untuk memperkuat struktur talud yang terancam jebol dan mengantisipasi banjir susulan yang bisa berdampak pada permukiman warga.</p>



<p>Dalam kunjungan ke lokasi Minggu (11/05/2025) malam itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memastikan bahwa mobilisasi alat berat akan segera dilakukan mulai Senin (12/05/2025) besok. Beberapa penambang lokal yang memiliki alat berat, pun telah siap membantu proses teknis perbaikan darurat.</p>



<p>“Besok beberapa penambang akan menggerakkan alat beratnya untuk mengalihkan arus sungai dan mengangkat batu-batu untuk menutup bagian talud yang terkikis,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Penanganan darurat yang dilakukan ini, mencerminkan respons cepat pemerintah daerah dalam melindungi infrastruktur vital dan keselamatan warga. Selain penanganan langsung di lapangan, Pemkab Lumajang juga melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>Proses administrasi berupa surat tanggap darurat telah disiapkan dan ditandatangani langsung oleh Bupati untuk mempercepat dukungan perbaikan dari provinsi. “Saya sudah laporkan ke Ibu Gubernur dan beliau siap membantu. Malam ini saya tandatangani surat tanggap darurat agar proses perbaikan dari provinsi bisa segera berjalan,” tambah Bunda Indah.</p>



<p>Langkah ini menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah kabupaten, sektor swasta (penambang) dan pemerintah provinsi, dalam penanganan infrastruktur strategis yang terdampak bencana. Diharapkan, kolaborasi ini akan mempercepat proses perbaikan dan mencegah risiko kerusakan lebih lanjut yang dapat membahayakan masyarakat sekitar.</p>



<p>Pemkab Lumajang mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan, sambil memastikan seluruh upaya teknis dan logistik berjalan sesuai prosedur tanggap darurat. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221986</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
