<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kerusuhan suporter &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kerusuhan-suporter/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Oct 2022 00:41:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kerusuhan suporter &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Satu Warga Blitar Dilaporkan Belum Ditemukan</title>
		<link>https://memontum.com/satu-warga-blitar-dilaporkan-belum-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Oct 2022 08:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Arema FC]]></category>
		<category><![CDATA[Aremania]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[kerusuhan suporter]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176151</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Pasca tragedi Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (01/10/2022) malam lalu, satu warga Kabupaten Blitar, hingga kini belum diketahui keberadaannya. Hal itu, diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Christine Indrawati. Menurutnya, hingga kini ada satu orang yang belum ditemukan. &#8220;Satu warga Kabupaten Blitar, yang masih belum ditemukan adalah seorang pemuda asal Kecamatan Panggungrejo. Informasinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar </strong>&#8211; Pasca tragedi Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (01/10/2022) malam lalu, satu warga Kabupaten Blitar, hingga kini belum diketahui keberadaannya. Hal itu, diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Christine Indrawati.</p>



<p>Menurutnya, hingga kini ada satu orang yang belum ditemukan. &#8220;Satu warga Kabupaten Blitar, yang masih belum ditemukan adalah seorang pemuda asal Kecamatan Panggungrejo. Informasinya dari kakak korban, identitasnya adalah atas nama Ade Yovana Ari Sandra, usia 23 tahun. Korban belum ketemu saat ini dan terakhir pamit ke Stadion Kanjuruhan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/periksa-kelayakan-bus-terminal-arjosari-rutin-ramp-check-bus-minimal-35-unit-tiap-hari">Periksa Kelayakan Bus, Terminal Arjosari Rutin Ramp Check Bus Minimal 35 Unit Tiap Hari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-stamina-ketika-mudik-sopir-bus-di-kota-malang-pilih-utamakan-istirahat-cukup-dan-gantian-mengemudi">Jaga Stamina Ketika Mudik, Sopir Bus di Kota Malang Pilih Utamakan Istirahat Cukup dan Gantian Mengemudi</a></li>
</ul>


<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ada lima warga Kabupaten Blitar dinyatakan hilang usai tragedi Kanjuruhan. Mereka diantaranya MRD&nbsp; (15), warga Lingkungan Plosorejo, Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, MH (17), warga Kelurahan Kedungbunder, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.</p>



<p>Kemudian Khoirul Huda (28), warga Sidodadi, Kecamatan Garum, Andika Bayu Pradana (18), warga dusun  Salam Desa Kedawung Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar dan Mohamad MM (15), warga Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176151</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Baca Ini, Keputusan Komite Banding PSSI Terkait Sanksi Persela</title>
		<link>https://memontum.com/baca-ini-keputusan-komite-banding-pssi-terkait-sanksi-persela</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2019 14:34:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[kerusuhan suporter]]></category>
		<category><![CDATA[Persela Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[sanksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101115-baca-ini-keputusan-komite-banding-pssi-terkait-sanksi-persela</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Persela telah mengajukan Permohonan Banding atas Keputusan Komite Disiplin PSSI Nomor: 142/L1/SK/KD-PSSI/XI/2019, tanggal 21 November 2019 dan dapat diterima berdasarkan Pasal 130 Jo Pasal 123 Kode Disiplin PSSI 2018, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap Keputusan Komite Disiplin PSSI. Pada Permohonan Banding, Persela mengajukan keberatan bahwa pengrusakan yang dilakukan supporter (penonton) tidak mengarah pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Persela telah mengajukan Permohonan Banding atas Keputusan Komite Disiplin PSSI Nomor: 142/L1/SK/KD-PSSI/XI/2019, tanggal 21 November 2019 dan dapat diterima berdasarkan Pasal 130 Jo Pasal 123 Kode Disiplin PSSI 2018, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap Keputusan Komite Disiplin PSSI.</p>
<p>Pada Permohonan Banding, Persela mengajukan keberatan bahwa pengrusakan yang dilakukan supporter (penonton) tidak mengarah pada perlengkapan pertandingan (gawang, rumput lapangan, garis sudut, papan skor) sehingga menjadi pertimbangan wasit dan pengawas pertandingan untuk melanjutkan pertandingan.</p>
<p>Point keberatan lainnya yakni Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persela sudah berupaya maksimal untuk menyukseskan penyelenggaraan pertandingan, salah satunya dengan pelibatan aparat keamanan, serta sudah menjalin komunikasi dengan korlap supporter.</p>
<p>Ketiga yakni pertandingan memang terhenti selama 55 menit sejak menit 71, tetapi Panpel pertandingan Persela berkoordinasi dengan pihak keamanan dan korlap supporter sehingga pertandingan dapat dilanjutkan sampai menit akhir.</p>
<p>Komite Banding PSSI mengapresiasi langkah-langkah yang diambil manajemen Persela untuk mengantisipasi pertandingan dan pasca kejadian dengan melakukan pendekatan kepada korlap supporter dengan berkoordinasi dengan pihak keamanan agar pertandingan dapat dilanjutkan.</p>
<p>Disamping itu, Komite Banding PSSI menilai bahwa pertimbangan Komite Disiplin PSSI terhadap penjatuhan hukuman kepada Persela tepat, namun usaha dari manajemen memulihkan secepat-cepatnya kondisi ricuh dan memulai pertandingan kembali hingga berakhir merupakan tindakan tepat.</p>
<p>Berdasarkan segala analisa serta mempertimbangkan terhadap bukti dan fakta yang terjadi, maka Komite Banding PSSI dengan ini memberikan putusan menerima Permohonan Banding Persela, Nomor: 159/D/PERSELA/XI-2019 tanggal 27 November 2019, Mengubah Keputusan Komite Disiplin PSSI, Nomor: 142/L1/SK/KD-PSSI/XI/2019, Menghukum supporter Persela berupa larangan tanpa penonton pada saat laga away sampai akhir musim kompetisi 2019 dan Menghukum Persela berupa denda sebesar Rp 250 juta sebagaimana diatur dalam Kode Disiplin PSSI Pasal 70 lampiran 1 Kode Disiplin PSSI 2018.</p>
<p>“Pertama, harus kita hormati dan patuh terhadap keputusan Komite Banding PSSI. Kami bersyukur bahwa keputusan tersebut sesuai dengan yang kita harapkan ,” Ucap CEO Persela Yuhronur Efendi. Selasa, (3//12/2019). <strong>(dc/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101115</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanpa Suporter, Persela Tetap Berjuang Untuk Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/tanpa-suporter-persela-tetap-berjuang-untuk-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Dec 2019 08:23:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[kerusuhan suporter]]></category>
		<category><![CDATA[Persela Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[sanksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100912-tanpa-suporter-persela-tetap-berjuang-untuk-lamongan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Persela tidak akan didukung suporter baik laga kandang maupun tandang hingga akhir musim karena mendapat sanksi dari Komdis PSSI akibat kerusuhan yang dilakukan suporter Persela saat menjamu Perseru Badak Lampung FC, (20/11/2019) lalu. Meski bermain tanpa dukungan suporter saat meladeni tuan rumah Persib Bandung, Selasa (3/12/2019). Pelatih Persela Lamongan, Nil Maizar, berharap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Persela tidak akan didukung suporter baik laga kandang maupun tandang hingga akhir musim karena mendapat sanksi dari Komdis PSSI akibat kerusuhan yang dilakukan suporter Persela saat menjamu Perseru Badak Lampung FC, (20/11/2019) lalu.</p>
<p>Meski bermain tanpa dukungan suporter saat meladeni tuan rumah Persib Bandung, Selasa (3/12/2019). Pelatih Persela Lamongan, Nil Maizar, berharap pemainnya tetap tampil maksimal.</p>
<p>“Tanpa suporter ataupun tidak, tetep berjuang untuk Lamongan, harga diri dan masa depan,” terang Nil Maizar. Minggu, (1/12/2019).</p>
<p>Sebaliknya, Nil Maizar sebut, sanksi tersebut menjadi ujian bagi Persela untuk bisa tetap bertahan di Liga 1 2019.</p>
<p>Sebab, dengan posisi Persela saat ini di peringkat 15 klasemen, atau satu strip di atas zona degradasi dengan raihan 31 poin, belum aman.</p>
<p>Apalagi, hanya selisih satu poin dengan tim dibawahnya, Perseru Badak Lampung FC, dan selisih dua poin dengan Kalteng Putra yang ada di posisi 17 klasemen sementara.</p>
<p>“Itu (sanksi Komdis) adalah salah satu ujian bagi pemain dan tim. Normal saja, semakin dekat keberhasilan semakin banyak rintangan, saya berpikir begitu saja, ini rintangan yang harus dihadapi bersama,” kata Nil Maizar.</p>
<p>Meski tanpa penonton, Persela miliki modal berarti kemenangan beruntun dua laga terakhir. Terutama kemenangan 1-2 dari Borneo FC di laga terakhir yang menjadi kemenangan pertama laga tandang Persela di Liga 1 2019.</p>
<p>Sedang Persib Bandung puasa kemenangan dua laga terakhir, satu laga imbang, satu laga lain telan kekalahan. Selain itu, menghadapi Persib Bandung, Persela akan turun dengan kekuatan penuh karena tidak ada pemain absen karena cedera atau akumulasi.</p>
<p>Nil Maizar mengaku tidak menjadi garansi Persela bisa menang mudah, karena ia tau secara komposisi, Persib banyak dihuni pemain berkualitas.</p>
<p>“Persib tim sangat bagus, baik pemain lokal dan pemain asingnya, juga pemain cadangannya rata-rata bagus semua, jadi kami harus lebih waspada. Terpenting bagaimana anak-anak bisa menampilkan dirinya lebih bagus,” pungkas Nil Maizar.<strong> (dc/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100912</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Laga Persik VS  PERSIS Dilarang Bawa Pasopati</title>
		<link>https://memontum.com/laga-persik-vs-persis-dilarang-bawa-pasopati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Sep 2019 02:33:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kerusuhan suporter]]></category>
		<category><![CDATA[Persik Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[polres kediri kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91911-laga-persik-vs-persis-dilarang-bawa-pasopati</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Mencegah terjadinya kericuhan kemarin, (2/9/2019) antara suporter Persik Kediri dengan PSIM Yogyakarta jajaran Polres Kediri Kota menghimbau kepada panitia pelaksana (Panpel) pertandingan Persik Kediri untuk tidak menghadirkan suporter tim lawan pada saat menjalani laga home. Termasuk ketika laga persik lawan PERSIS Solo yang akan di gelar jumat 6 September nanti, PERSIS Solo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri </strong>&#8211; Mencegah terjadinya kericuhan kemarin, (2/9/2019) antara suporter Persik Kediri dengan PSIM Yogyakarta jajaran Polres Kediri Kota menghimbau kepada panitia pelaksana (Panpel) pertandingan Persik Kediri untuk tidak menghadirkan suporter tim lawan pada saat menjalani laga home.</p>
<p>Termasuk ketika laga persik lawan PERSIS Solo yang akan di gelar jumat 6 September nanti, PERSIS Solo dilarang membawa Pasopati julukan sporter Persis Solo untuk mendukung kesebelasanya.</p>
<p>Widodo Panpel Persik Kediri. Widodo menjelaskan, karena terjadinya kericuhan yang terjadi kemarin, Panpel Persik mendapat surat dari Polres Kediri Kota terkait pemberlakuan penyelenggaraan pertandingan sepakbola bagi tim Persik Kediri.</p>
<p>&#8220;Intinya Panpel diperbolehkan menggelar laga home, asal dengan syarat, Panpel tidak boleh menghadirkan suporter tim yang menjadi lawan Persik Kediri di Stadion Brawijaya Kota Kediri,&#8221; kata Widodo Rabu (4/9/2019).</p>
<p>Lebih lanjut Widodo menambahlan, himbauan tersebut akan diberlakukan pada saat Persik Kediri menghadapi Persis Solo pada, Jum&#8217;at (6/9/2019) mendatang.</p>
<p>&#8220;Mulai detik ini, disetiap laga Persik Kediri yang dimainkan di home, pihak Panpel tidak akan menghadirkan suporter lawan ke stadion. Namun jika mereka tetap hadir, kita akan memulangkan mereka dengan bantuan keamanan,&#8221; beber Widodo.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, terbitnya surat himbauan tersebut setelah terjadinya insiden kericuhan antar suporter saat laga Persik Kediri saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia 2019.</p>
<p>Akibatnya beberapa fasilitas umum hancur akibat kericuhan bahlan banyak korban luka akibat kerusuhan suporter tersebut. <strong>(mid/aji/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91911</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bawa Bom Molotov, 53 Suporter PSIM, Diamankan Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/bawa-bom-molotov-53-suporter-psim-diamankan-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2019 01:03:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[kerusuhan suporter]]></category>
		<category><![CDATA[liga 2]]></category>
		<category><![CDATA[Persik Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[polres kediri kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91765-bawa-bom-molotov-53-suporter-psim-diamankan-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Karena membawa bom molotof dan puluhan senjata tajam (Sajam), 35 orang suporter PSIM Yogyakarta di amankan Tim Jatanras Polres Kota Kediri. Puluhan suporter itu membuat kerusuhan dalam laga kompetisi sepakbola Liga 2 Indonesia 2019 antara Persik Kediri VS PSIM Yogyakarta kesebelasan Persik Kediri Stadion Brawijaya Kota Kediri pada Senin (2/9/2019) Kapolres Kediri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri </strong>&#8211; Karena membawa bom molotof dan puluhan senjata tajam (Sajam), 35 orang suporter PSIM Yogyakarta di amankan Tim Jatanras Polres Kota Kediri.</p>
<p>Puluhan suporter itu membuat kerusuhan dalam laga kompetisi sepakbola Liga 2 Indonesia 2019 antara Persik Kediri VS PSIM Yogyakarta kesebelasan Persik Kediri Stadion Brawijaya Kota Kediri pada Senin (2/9/2019)</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-91766" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190903-WA0036-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190903-WA0036-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190903-WA0036-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190903-WA0036-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190903-WA0036-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190903-WA0036-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kapolres Kediri Kota, AKBP Anthon Haryadi mengatakan, 53 suporter telah diamankan, namun masih belum menetapkan keseluruhan suporter ini dijadikan tersangka dalam kejadian kericuhan kemarin.</p>
<p>&#8220;53 suporter ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, kita akan dalami dari masing-masing peran mereka seperti apa, termasuk berapa orang yang nantinya akan kami tetapkan sebagai tersangka, &#8221; katanya saat press realese bersama awak media pada Selasa (3/9/2019)</p>
<p>Lebih lanjut kapolres mengatakan, beberapa barang bukti yang berhasil diamankan saat sweeping barang bawaan suporter termasuk isi kendaraan. &#8220;Dari hasil sweeping, kita dapatkan banyak barang bukti yang dipergunakan untuk tawuran, &#8221; lanjutnya.</p>
<p>Secara detil Kapolres menegaskan, dalam kasus tawuran suporter di Stadion Brawijaya itu tercatat 231 sepeda motor, 3 mobil yang terparkir di area Taman Tirtayasa Park dirusak para suporter PSIM .</p>
<p>&#8220;Ada 231 motor dan 3 mobil yang dirusak, sedangkan kepemilikan dari keseluruhan kendaraan tersebut bervariatif, ada milik suporter PSIM dan ada juga milik Persik Kediri, &#8221; tegasnya.</p>
<p>Berdasarkan informasi dari Polres Kediri Kota, dalam insiden kerusuhan suporter tersebut, beberapa sarana prasarana tempat wisata Tirtayasa Park mengalami kerusakan, diantaranya 5 unit CCTV komputer loket dirusak, bahkan uang yang didalam ruang kasir juga hilang digasak.</p>
<p>Sedangkan dalam kerusahan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa bom molotov, clurit, pedang, pisau, shok beker, tongkat bisbol, sabit dan senjata tajam lainya.<strong> (aji/mid/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91765</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
