<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kesaktian Pancasila &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kesaktian-pancasila/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Oct 2021 15:02:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kesaktian Pancasila &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri HUT Pemuda Pancasila, Wabup Malang Tekankan Pentingnya Merawat Persatuan dalam Kebhinekaan</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-hut-pemuda-pancasila-wabup-malang-tekankan-pentingnya-merawat-persatuan-dalam-kebhinekaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2021 15:02:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hari lahir pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Kesaktian Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila Jaga Kebhinekaan dan Tangkal Radikalisme]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Pancasila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=156981</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Momentum 28 Oktober memang menarik perhatian segala elemen. Pasalnya pada hari ini bertempatan dengan Hari Sumpah Pemuda.  Selain itu juga menjadi Hari Jadi Ke-62 Pemuda Pancasila (PP). Di Kabupaten Malang, peringatan ini dilaksanakan di Kantor MPC Pemuda Pancasila di Pakisaji, Kamis (28/10/2021). Peringatan yang dihadiri Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Pemuda Pancasila Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Momentum 28 Oktober memang menarik perhatian segala elemen. Pasalnya pada hari ini bertempatan dengan Hari Sumpah Pemuda.  Selain itu juga menjadi Hari Jadi Ke-62 Pemuda Pancasila (PP). Di Kabupaten Malang, peringatan ini dilaksanakan di Kantor MPC Pemuda Pancasila di Pakisaji, Kamis (28/10/2021).</p>



<p>Peringatan yang dihadiri Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Pemuda Pancasila Kabupaten Malang, Moh. Geng Wahyudi, Wakil Bupati Malang, H Didik Gatot Subroto, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Miskat, Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono, dan perwakilan Kejari Kabupaten Malang serta perwakilan Kodim 0818 Malang-Batu ini berlangsung cukup sederhana dengan pemotongan tumpeng serta santunan anak yatim.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-jember-instruksikan-penindakan-tegas-untuk-praktik-penyelewengan-bbm-bersubsidi">Bupati Jember Instruksikan Penindakan Tegas untuk Praktik Penyelewengan BBM Bersubsidi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/akselerasi-penanggulangan-kemiskinan-dan-masalah-sosial-pemkab-jember-gandeng-kalangan-pesantren">Akselerasi Penanggulangan Kemiskinan dan Masalah Sosial, Pemkab Jember Gandeng Kalangan Pesantren</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
</ul>


<p>Wabup Malang, Didik Gatot Subroto mengatakan bahwa Pemuda Pancasila sudah seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. &#8220;Alhamdulillah, genap 62 tahun Pemuda Pancasila lahir bersamaan dengan peringatan Sumpah Pemuda ke 93 tahun. Kedepan tentunya mari bersama-sama semakin memberi ketauladanan serta memberikan makna pentingnya persatuan dalam kebhinekaan,&#8221; kata H Didik Gatot Subroto.</p>



<p>Dirinya juga berpesan agar Pemuda Pancasila dapat selalu bersinergi dengan pemerintah yang ada. &#8220;Karena Pancasila merupakan satu-satunya azas untuk mempersatukan kebhinekaan yang ada. Maka, saya berharap Pemuda Pancasila harus selalu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Malang dan TNI-Polri, tentunya dalam segala aspek sosial,&#8221; ujarnya lagi.<strong> (cw1/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">156981</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Sutiaji Ingin Bumikan Nilai Pancasila</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-kesaktian-pancasila-sutiaji-ingin-bumikan-nilai-pancasila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2019 12:10:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesaktian Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/95420-peringati-hari-kesaktian-pancasila-sutiaji-ingin-bumikan-nilai-pancasila</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Membumikan kembali nilai-nilai Pancasila. Hal itulah yang disampaikan Walikota Malang, Sutiaji untuk memaknai peringatan Hari Kesaktian Pancasila saat ditemui di Balaikota Malang usai upacara (1/9/2019). Terlebih menurutnya, hal itu sangat perlu dilakukan saat ini. Mengingat saat ini juga banyak pemuda yang mulai lupa dengan nilai-nilai kesejarahan yang dulu pernah diperjuangkan oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Membumikan kembali nilai-nilai Pancasila. Hal itulah yang disampaikan Walikota Malang, Sutiaji untuk memaknai peringatan Hari Kesaktian Pancasila saat ditemui di Balaikota Malang usai upacara (1/9/2019).</p>
<p>Terlebih menurutnya, hal itu sangat perlu dilakukan saat ini. Mengingat saat ini juga banyak pemuda yang mulai lupa dengan nilai-nilai kesejarahan yang dulu pernah diperjuangkan oleh para pejuang.</p>
<p>&#8220;Pancasila yang kita miliki saat ini, itu membuat negara-negara lain iri kok. Karena dengan Pancasila, bangsa kita bisa bersatu dengan banyak macam suku dan budaya, bahasa, kepercayaan dengan saling menghargai antara satu dengan yang lainnya,&#8221; ujar Sutiaji.</p>
<p>Menurutnya, kelima sila yang ada dalam Pancasila merupakan sesuatu yang amat sangat berharga untuk dibumikan, sehingga semuanya tidak bisa berdiri sendiri dan saling berhubungan satu sama lain.</p>
<p>&#8220;Dan ini saya kira makna Kesaktian Pancasila harus benar-benar kita junjung dan kita bumikan dalam kehidupan kita semua. Jadi apa artinya jika pada sila pertama yang menyebut ketuhanan yang berarti keyakinan kita kepada yang Maha Esa tidak kita implementasikan pada kemanusiaan, persatuan dan kesatuan, dibingkai dalam sebuah kebhinekaan, dan prosesnya melalui demokrasi yang tujuannya adalah keadilan dan kemakmuran yang bisa dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Lebih lanjut menurut Sutiaji, hal itu harus terus menerus bisa dikuatkan. Hal itu juga seiring saat ini kegamangan Indonesia melalui pendidikan karakter yang juga benar-benar harus diimplementasikan.</p>
<p>&#8220;Harapannya, pendidikan ini tidak afektif saja mengandalkan otak, tapi juga bisa menjadi komitmen bersama bahwa juga psikomotorik, perilaku dalam kehidupan kesehariannya,&#8221; pungkasnya.<strong> (ris/gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">95420</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Kesaktian Pancasila, Wabup Jember Ajak Memahami Nilai-Nilai Pancasila</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-kesaktian-pancasila-wabup-jember-ajak-memahami-nilai-nilai-pancasila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2019 08:59:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesaktian Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/95387-peringati-kesaktian-pancasila-wabup-jember-ajak-memahami-nilai-nilai-pancasila</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Jember Drs Muqit Arief mengajak masyarakat agar memahami nilai-nilai pancasila, ajakan tersebut disampaikan Wabup saat menjadi inspektur upacara bersama yang diikuti jajaran Forkopimda di alun-alun Kabupaten Jember, Selasa (1/10/2019) pagi. Menurutnya, pelaksanakan upacara hari kesaktian pancasila, tentunya yang terpenting sebenarnya ialah bukan pada seremonialnya, tetapi seluruh elemen bangsa, tanpa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum </strong>&#8211; Wakil Bupati (Wabup) Jember Drs Muqit Arief mengajak masyarakat agar memahami nilai-nilai pancasila, ajakan tersebut disampaikan Wabup saat menjadi inspektur upacara bersama yang diikuti jajaran Forkopimda di alun-alun Kabupaten Jember, Selasa (1/10/2019) pagi.</p>
<p>Menurutnya, pelaksanakan upacara hari kesaktian pancasila, tentunya yang terpenting sebenarnya ialah bukan pada seremonialnya, tetapi seluruh elemen bangsa, tanpa terkecuali generasi muda itu harus memahami betul, mengapa harus pancasila.</p>
<p>&#8220;Mengapa harus Bhinneka Tungal Ika dan mengapa setiap tahun kita harus merenungkan kelahiran pancasila,&#8221; tanya Drs Muqit mengawali sambutannya.</p>
<p>&#8220;Saya berharap kepada seluruh elemen bangsa, tanpa terkecuali generasi pemuda, bahwa kita harus menyadari betul tentang hetroginitas, tentang plurarisme tentang kehidupan berbangsa dan bernegara,&#8221; kata wabup.</p>
<p>Wabup mengingatkan, pengorbanan dari pendahulu atau para pejuang untuk memerdekakan Indonesia jangan sampai terlupakan.</p>
<p>&#8220;Saya kira kalau kita melupakan itu, kita bisa dikatakan khianat terhadap para pahlawan. Bahwa apabila ada yang perlu diperbaiki, itu adalah tugas kita bersama,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tetapi dari semua itu sudah ada ada aturan, tidak anarkis, tidak mengganggu masyarakat yang lain. Itu yang sangat diharapkan oleh wabup dan masyarakat jember.</p>
<p>&#8220;Kita sudah banyak mendengar, bahwa nilai-nilai yang ada dalam pancasila itu sebetulnya tidak serta merta turun dari langit, tetapi itu memang betul-betul digali nilai-nilai kehidupan berbangsa, dan memang, itu sudah dari dulu keberadaannya,&#8221; ungkap Muqit Arief.</p>
<p>Wabup menyatakan, memahami nilai pancasila itu memang sudah tertanam sejak dari dulu, kemudian diangkat kembali dan dikemas sedemikian rupa.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, karena ini diambil dari bangsa Indonesia sendiri dan bukan datang dari luar, maka itu yang harus dan betul-betul dipahami,&#8221; jawabnya.</p>
<p>Memang, negara Indonesia sangat berbeda dengan negara-negara lain, termasuk masyarakatnya, budayanya, bahasanya, agamanya dan sebagainya sangat beragam.</p>
<p>&#8220;Jadi sosial semacam itu harus ada perekat, maka perekat satu-satunya yang sudah dicanangkan, oleh pendiri negara ini ialah pancasila ini harus dipahami oleh segenap elemen bangsa,&#8221; tegas Muqit Arief.</p>
<p>Wabup mengira, sudah saatnya semua memulai dan mengaplikasikan kehidupan real atau nyata pada kehidupan keluarga, masyarakat, sekolah dan dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai dalam pancasila, tidak satupun yang bertentangan dengan nilai-nilai agama.</p>
<p>&#8220;Maka dari itu, ketika kita melaksanakan nilai-nilai pancasila, sekaligus juga melaksanakan nilainya, karena sangat penting dan beragamapun juga akan secara totalitas,&#8221; pungkasnya. <strong>(gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">95387</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Penghuni Rutan Sampang Upacara</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-kesaktian-pancasila-penghuni-rutan-sampang-upacara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2019 08:10:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesaktian Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[narapidana]]></category>
		<category><![CDATA[Rutan kelas II B Sampang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/95361-peringati-hari-kesaktian-pancasila-penghuni-rutan-sampang-upacara</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Warga binaan bersama staf Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Sampang gelar upacara dalam rangka memperingati hari kesaktian pancasila di halaman Rutan kelas II B Sampang, Selasa (1/10/2019) pagi. Peserta upacara diikuti 20 narapidana, 20 tahanan dan seluruh staf Rutan kelas II B Sampang. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan kelas II B Sampang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang </strong>&#8211; Warga binaan bersama staf Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Sampang gelar upacara dalam rangka memperingati hari kesaktian pancasila di halaman Rutan kelas II B Sampang, Selasa (1/10/2019) pagi.</p>
<p>Peserta upacara diikuti 20 narapidana, 20 tahanan dan seluruh staf Rutan kelas II B Sampang.</p>
<p>Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan kelas II B Sampang, M Taufiqur Rohman mengatakan, diselenggarakannya upacara kesaktian pancasila yaitu untuk membakar rasa nasionalisme.</p>
<p>&#8220;Jadi kita harus menghargai dalam rangka memperingati hari kesaktian pancasila ini,&#8221; ujar Taufiq kepada Memontum.com selesai upacara.</p>
<p>Taufiq menjelaskan bahwa dengan terselenggaranya upacara hari kesaktian pancasila membuat warga binaan Rutan kelas II B Sampang merasa senang.</p>
<p>&#8220;Tujuan dari upacara ini yaitu untuk memupuk rasa kepedulian bagi warga binaan kepada para pahlawan, sehingga nantinya dapat ditularkan kepada anak-anaknya,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Kemudian Taufiq menambahkan, warga binaan itu kita didik sedemikian rupa, jadi untuk membuat perubahan imej dari warga binaan itu sendiri di mata masyarakat.</p>
<p>&#8220;Yang mana ketika masuk Rutan itu dicap jelek, harapan kami ketika keluar dari Rutan dicap seperti keluar dari pondok,&#8221; imbuhnya.<strong> (zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">95361</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Kesaktian Pancasila Berharap Generasi Muda Bentengi Diri dengan Nilai Pancasila</title>
		<link>https://memontum.com/hari-kesaktian-pancasila-berharap-generasi-muda-bentengi-diri-dengan-nilai-pancasila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2019 05:59:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Kesaktian Pancasila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/95290-hari-kesaktian-pancasila-berharap-generasi-muda-bentengi-diri-dengan-nilai-pancasila</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Generasi muda, generasi penerus bangsa harus selalu memahami dan memiliki nilai-nilai Pancasila dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai Pancasila harus selalu ditanamkan dan jangan pernah luntur untuk kesatuan dan persatuan bangsa. Tokoh masyarakat Kota Malang Laily Fitriyah Liza Min Nelly, mengatakan bahwa sebagai dasar negara Republik Indonesia, Pancasila mengandung makna [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Generasi muda, generasi penerus bangsa harus selalu memahami dan memiliki nilai-nilai Pancasila dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai Pancasila harus selalu ditanamkan dan jangan pernah luntur untuk kesatuan dan persatuan bangsa.</p>
<p>Tokoh masyarakat Kota Malang Laily Fitriyah Liza Min Nelly, mengatakan bahwa sebagai dasar negara Republik Indonesia, Pancasila mengandung makna yang sangat penting bagi perjalanan kemerdekaan negeri ini.</p>
<p>&#8220;Mengandung 5 sila dasar negara di antaranya, Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Kelima sila dasar negara tersebut, menjadi pedoman seluruh rakyat Indonesia dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara,&#8221; ujar Nelly, Selasa (1/10/2019) siang.</p>
<p>Ketua DPD Perindo Kota Malang ini, kembali menyerukan supaya generasi muda untuk selalui menanamkan nilai-nilai Pancasila meskipun arus Global kian berdatangan.</p>
<p>&#8220;Namun, seiring dengan arus modernisasi yang terus melekat dalam kehidupan masyarakat, semangat dan nilai-nilai Pancasila rasanya sudah mulai hilang dari peredaran, khususnya bagi generasi pemuda saat ini. Belum lagi, pengaruh kekuatan global yang kian merasuk, sehingga generasi penerus bangsa harus mampu membentengi diri agar tidak mudah terpengaruh. Membentengi diri dengan nilai-nilai yang terkadung dalam Pancasila,&#8221; ujar Nelly.</p>
<p>Di Hari Kesaktian Pancasila ini, dia.mengajak generasi muda untuk selalu menanamkan nilai Pancasila dalam kehiduoan sehari-hari.</p>
<p>&#8220;Momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi salah satu saat yang tepat bagi generasi pemuda, untuk merefleksikan tentang pemaknaan nilai-nilai dan kesaktian Pancasila. Nilai-nilai itulah yang kemudian kita maknai sebagai sumber kekuatan dan energi untuk membangun kembali jati diri bangsa ini dengan mengamalkan apa yang terkandung dalam Pancasila,&#8221; ujar Nelly. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">95290</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Upacara Haksap, Peleton Pendekar Silat Lamongan Telanjang Kaki</title>
		<link>https://memontum.com/upacara-haksap-peleton-pendekar-silat-lamongan-telanjang-kaki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Oct 2018 13:29:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[IPSI Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesaktian Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/58216-upacara-haksap-peleton-pendekar-silat-lamongan-telanjang-kaki</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Tidak biasanya, ada peserta upacara dengan seragam pendekar dan bertelanjang kaki. Itu terjadi di Lamongan, dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Choirul Huda, Senin (1/10/2018). Meski bertelanjang kaki dan berseragam pendekar, rupanya kehidmatan mereka tidak kalah dengan barisan peleton lainnya yang berseragam rapi dan bersepatu. Barisan bertelanjang kaki ini adalah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Tidak biasanya, ada peserta upacara dengan seragam pendekar dan bertelanjang kaki. Itu terjadi di Lamongan, dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Choirul Huda, Senin (1/10/2018). Meski bertelanjang kaki dan berseragam pendekar, rupanya kehidmatan mereka tidak kalah dengan barisan peleton lainnya yang berseragam rapi dan bersepatu.</p>
<p>Barisan bertelanjang kaki ini adalah peleton Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Lamongan yang terdiri dari para pendekar sejumlah perguruan silat. Kehadiran mereka menjadi warna tersendiri dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pagi itu.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/haksap2-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-58218" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/haksap2-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/haksap2-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" />            </p>
<p>Sementara itu, Bupati Fadeli bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dan Ketua DPRD Debby Kurniawan membacakan Naskah Ikrar.</p>
<p>Naskah Ikrar tersebut berisi kebulatan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/haksap4-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-58217" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/haksap4-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/haksap4-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" />            </p>
<p>Ikrar tersebut diawali dengan narasi bahwa sejak awal kemerdekaan telah terjadi rongrongan terhadap NKRI, baik dari dalam maupun luar negeri.</p>
<p>Dilanjutkan Debby Kurniawan, rongrongan tersebut dimungkinkan terjadi karena kelengahan dan kekurangwaspadaan bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya menumbangkan Pancasila sebagai ideologi Negaa. “Dengan semangat kebersamaan yang dilandasi nilai-nilai luhur Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya NKRI,&#8221; kata dia. <strong>(Ifa/zen/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">58216</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Probolinggo Gelar Upacara Kesaktian Pancasila</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-probolinggo-gelar-upacara-kesaktian-pancasila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Oct 2018 13:20:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Kesaktian Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/58208-pemkot-probolinggo-gelar-upacara-kesaktian-pancasila</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Pancasila mengandung makna yang sangat penting bagi sejarah perjalanan Bangsa Indonesia. Karena itulah Pancasila di jadikan sebagai idiologi dasar negara ini, yang berarti segala sesuatu yang di lakukan oleh bangsa ini haruslah di dasarkan pada nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila. Sedangkan untuk peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut tercetus karena adanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Pancasila mengandung makna yang sangat penting bagi sejarah perjalanan Bangsa Indonesia. Karena itulah Pancasila di jadikan sebagai idiologi dasar negara ini, yang berarti segala sesuatu yang di lakukan oleh bangsa ini haruslah di dasarkan pada nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila.</p>
<p>Sedangkan untuk peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut tercetus karena adanya peristiwa pemberontakan dari partai komunis,yang kental dengan sebutan G30S PKI, insiden tersebut merupakan upaya dari PKI untuk mengubah idiologi pancasila menjadi idiologi komunis.</p>
<p>Oleh sebab itu, peristiwa tersebut telah menjadi sejarah kelam bagi bangsa ini.yang terus di peringati hingga saat ini sebagai hari kesaktian pancasila, yang di peringati oleh seluruh element bangsa ini dengan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.</p>
<p>Hal ini juga di laksanakan oleh Pemerintah Kota Probolinggo.dengan menggelar upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila di Alun – alun Kota Probolinggo. Upacara yang di laksanakan tadi pagi di ikuti oleh peserta dari siswa siswi tingkat SMA, TNI, Polri hingga seluruh jajaran Pemerintah Kota Probolinggo.Senin (1/10/2018)</p>
<p>Digelarnya upacara tersebut merupakan upaya pemkot untuk mensikapi bahwa Idiologi Pancasila merupakan Idiologi yang tepat bagi bangsa ini, karena nilai nilai yang terkandung dalam pancasila mampu mencakup keberagaman dan kekayaan yang di miliki masyarakat Indonesia.</p>
<p>Oleh sebab itu, di harapkan bagi warga masyarakat Kota Probolinggo khususnya, agar selalu memegang teguh pancasila sebagai idiologi dasar bagi setiap warga Negara Indonesia.dan di harapkan juga untuk selalu waspada dengan adanya permasalahan idiologi yang menyimpang dari pancasila yang saat ini sedang hangat terjadi di bangsa ini.<strong>(geo/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">58208</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Upacara Kesaktian Pancasila, Galang Dana Peduli Palu dan Donggala</title>
		<link>https://memontum.com/usai-upacara-kesaktian-pancasila-galang-dana-peduli-palu-dan-donggala</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Oct 2018 13:18:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Kesaktian Pancasila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/58206-usai-upacara-kesaktian-pancasila-galang-dana-peduli-palu-dan-donggala</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Seperti kita ketahui bersama pada tanggal 1 Oktober merupakan hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pada tanggal 1 Oktober 1965 Dasar Negara dan Pandangan hidup bangsa Indonesia, Pancasila telah menunjukkan dan membuktikan kesaktiannya pada rakyat Indonesia serta kepada dunia. Dimana 1 hari sebelumnya, pada tanggal 30 September 1965, Partai Komunis Indonesia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Memontum Kota Probolinggo &#8211; Seperti kita ketahui bersama pada tanggal 1 Oktober merupakan hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pada tanggal 1 Oktober 1965 Dasar Negara dan Pandangan hidup bangsa Indonesia, Pancasila telah menunjukkan dan membuktikan kesaktiannya pada rakyat Indonesia serta kepada dunia.</p>
<p>Dimana 1 hari sebelumnya, pada tanggal 30 September 1965, Partai Komunis Indonesia (PKI) telah melakukan pengkhianatan kepada bangsa ini, kepada rakyat Indonesia dengan Gerakan 30 Septembernya, atau lebih dikenal dengan nama G30S/PKI dengan memfitnah dan mengadakan penculikan kepada para Jendral TNI AD, Senin (1/10/2018)<br />
53 tahun telah berganti, namun luka itu masih membekas pada hati sanubari bangsa ini, pada rakyat Indonesia yang masih yakin bahwa Pancasila merupakan satu-satunya Falsafah bangsa Indonesia yang masih Exist mengikuti perkembangan jaman yang terus bergerak mengikuti perkembangan bangsa Indonesia.</p>
<p>Pada hari ini tanggal 1 Oktober 2018 Pemerintah Kota Probolinggo, menyelenggarakan Upacara Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Alon-Alon Kota Probolinggo dan Walikota Probolinggo Hj Rukmini bertindak sebagai Inspiktur Upacara.</p>
<p>Ada yang Istimewa pada kegiatan tersebut, usai upacara kesaktian Pancasila berlangsung, Komandan Kodim 0820/Probolinggo, Letkol Kav Depri Rio Saransi S.Sos.M.M beserta Forkopinda Kota Probolinggo berjalan ketengah lapangan menghampiri peserta upacara dengan membawa kotak Amal melakukan aksi galang dana untuk masyarakat yang terkena bencana gempa dan sunami di Sulawesi.</p>
<p>Sungguh luar biasa dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Probolinggo melihat para unsur pemerintahnya mau dan peduli memikirkan saudara kita yang terkena musibah bencana, alhasil merekapun dengan antusias mengeluarkan sebagian rejekinya untuk sesama.<strong>(geo/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">58206</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Koramil Tegalsiwalan Tanamkan Arti Kesaktian Pancasila ke Murid SDN</title>
		<link>https://memontum.com/koramil-tegalsiwalan-tanamkan-arti-kesaktian-pancasila-ke-murid-sdn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Oct 2018 13:12:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Kesaktian Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil 0820/26]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=58200</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sebagai wujud pengamalan dan menanamkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan melalui pembinaan, wawasan kebangsaan dan mengenalkan kepada generasi penerus bangsa melalui pendidikan dini bahwa bangsa Indonesia memiliki sejarah kelam yang tidak bisa di lupakan oleh rakyat Indonesia, oleh karena itu pada setiap tanggal 1 Oktober kita peringati Hari Kesaktian Pancasila. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Sebagai wujud pengamalan dan menanamkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan melalui pembinaan, wawasan kebangsaan dan mengenalkan kepada generasi penerus bangsa melalui pendidikan dini bahwa bangsa Indonesia memiliki sejarah kelam yang tidak bisa di lupakan oleh rakyat Indonesia, oleh karena itu pada setiap tanggal 1 Oktober kita peringati Hari Kesaktian Pancasila.</p>
<p>Pancasila Sakti yang kita peringati hari ini setiap tahunnya di seluruh Indonesia seperti yang dilakukan oleh SDN Malasan Wetan 2 Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo. Dalam hal ini Babinsa Malasan Wetan Koramil 0820/26 Tegalsiwalan Serda Rudi Hartono bertindak sebagai Irup, Danup Siswa dari kelas VI pada kegiatan upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang di ikuti ratusan siswa siswi SDN Malasan wetan 2 yang  bertempat di Halaman Sekolah mulai pukul 07.00  WIB hingga selesai, Senin (1/10/2018).</p>
<p>Danramil 0820/26 Tegalsiwalan Kapten Inf Slamet Waluyadi yang dihubungi melalui telepon seluler membenarkan bahwa Babinsa Malasan Wetan memberikan Wasbang di SDN Malasan Wetan 2 Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo.</p>
<p>Kepala SDN Malasan Wetan 2, Slamet S.Pd menyampaikan, terimakasih kepada Babinsa setempat khususnya Koramil Tegalsiwalan yang sudi kiranya memberikan pembekalan wawasan kebangsaan pada murid kami dan memotivasi akan kecintaan pada NKRI, Pancasila dan cinta tanah air ,” terangnya.<strong>(geo/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">58200</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
