<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kesal Masalah Cerai &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kesal-masalah-cerai/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jul 2018 05:42:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kesal Masalah Cerai &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kesal Masalah Cerai, Cabut Nisan Mertua</title>
		<link>https://memontum.com/kesal-masalah-cerai-cabut-nisan-mertua</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jul 2018 05:42:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Cabut Nisan Mertua]]></category>
		<category><![CDATA[Kesal Masalah Cerai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=47094</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212;Kesal beban rumah tangga, tersangka MN (31) melampiaskan emosinya dengan mencabut batu nisan mertuanya sendiri dan melemparkannya ke rumah mertua. Sejak Minggu (8/7/2018) lalu, warga Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang itu menjalani wajib lapor. &#8220;Dia tersangka perusakan. Ancamannya kurang dari 5 tahun sehingga tidak harus ditahan. Kami kenakan wajib lapor, &#8221; ungkap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="auto"><strong>Memontum Malang &#8212;</strong>Kesal beban rumah tangga, tersangka MN (31) melampiaskan emosinya dengan mencabut batu nisan mertuanya sendiri dan melemparkannya ke rumah mertua. Sejak Minggu (8/7/2018) lalu, warga Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang itu menjalani wajib lapor.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">&#8220;Dia tersangka perusakan. Ancamannya kurang dari 5 tahun sehingga tidak harus ditahan. Kami kenakan wajib lapor, &#8221; ungkap Kapolsek Poncokusumo, AKP Agus Siswo Hariyadi saat ditemui di ruangnya, Jumat (13/7/2018) pagi.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Dijelaskannya, aksi tersangka terjadi Minggu (8/7/2018) pukul 00.10, di Desa Sumberejo Poncokusumo. Malam itu, tersangka mengamuk. Saking emosinya, ia sempat mencabut batu nisan sang mertua dan melemparkannya ke jendela rumah keluarga Siti Maimunah (61).</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">&#8220;Tersangka ini diajak cerai. Kami tindak atas perbuatannya, bukan karena latar belakang dia, &#8221; tandas Agus Hariyadi yang juga pernah menjabat Kapolsek Kalipare itu kepada Memontum.com.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Dari kasus perusakan dimintai keterangan sebagai saksi, Aminatuz Zuhriyah (21) ,  umur 21 tahun, Islam, Tani, alamat Desa Sumberejo Kec. Poncokusumo Kab. Malang. Jadi barang bukti kejadian berupa pecahan kaca jendela ruang tamu. (sos)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">47094</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
