<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kesenian Tradisional &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kesenian-tradisional/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Feb 2023 11:31:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kesenian Tradisional &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Mengupas Sejarah dan Perkembangan Kesenian Bantengan</title>
		<link>https://memontum.com/mengupas-sejarah-dan-perkembangan-kesenian-bantengan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Feb 2023 11:31:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183901</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perkembangan kesenian bantengan di wilayah Jawa Timur, kini berkembang dengan pesat. Tidak terkecuali di Kota Malang, yang dalam perkembangannya memiliki sejarah yang panjang, dimana tradisi ini sudah ada sejak zaman Kerajaan Singosari dan Majapahit. Jejak tradisi Bantengan sendiri, juga ada pada relief-relief di sejumlah candi. Hal itu, menandakan jika seni pertunjukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perkembangan kesenian bantengan di wilayah Jawa Timur, kini berkembang dengan pesat. Tidak terkecuali di Kota Malang, yang dalam perkembangannya memiliki sejarah yang panjang, dimana tradisi ini sudah ada sejak zaman Kerajaan Singosari dan Majapahit.</p>



<p>Jejak tradisi Bantengan sendiri, juga ada pada relief-relief di sejumlah candi. Hal itu, menandakan jika seni pertunjukan Bantengan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Terutama, di wilayah-wilayah Jawa Timur yang pernah menjadi bagian dari Kerajaan Singosari dan Majapahit.</p>



<p>Salah satu tokoh bantengan Malang Raya, Agus Rianto, menjelaskan dalam seni bantengan itu memiliki empat unsur utama. Yakni, sendratari, silat, musik dan mantra. Selain itu, juga ada sejumlah karakter pendukung banteng di dalam seni tersebut.</p>



<p>“Selain kepala banteng, ada macan dan monyet. Itu sebetulnya, gambaran dari simbol kerakyatan. Banteng itu simbol rakyat, macan simbol angkara murka dan monyet simbol iri dengki (sifat yang kurang bagus). Kesenian banteng ini lebih ke action. Jadi di situ akhirnya monyet selalu adu domba macan dan banteng agar selalu berkelahi,” jelas Agus, Sabtu (25/02/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, musik dan irama dari seni banteng di masing-masing daerah, itu memiliki ciri khas sendiri. Begitu juga dengan Bantengan yang ada di luar Malang Raya, juga memiliki sedikit perbedaan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-stamina-ketika-mudik-sopir-bus-di-kota-malang-pilih-utamakan-istirahat-cukup-dan-gantian-mengemudi">Jaga Stamina Ketika Mudik, Sopir Bus di Kota Malang Pilih Utamakan Istirahat Cukup dan Gantian Mengemudi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cek-kesehatan-sopir-bus-jelang-mudik-wali-kota-malang-temukan-sejumlah-catatan">Cek Kesehatan Sopir Bus Jelang Mudik, Wali Kota Malang Temukan Sejumlah Catatan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
</ul>


<p>“Secara umum sama. Perbedaannya hanya ketukan kendang, musik dan iramanya. Tapi itu pun masih mirip-mirip, dari nada rendah ke tinggi,” katanya.</p>



<p>Selain itu, momen kalap atau kesurupan dari Kesenian Bantengan juga memiliki daya tarik tersendiri. Hal itu yang sangat ditunggu-tunggu oleh para penonton, meski membuat rasa tegang dan berdebaran.</p>



<p>“Kesenian bantengan cukup kuat, kita tidak bisa melepaskan unsur itu. Sebetulnya juga tidak harus kalap. Banyak banteng yang tidak selalu kalap, jadi hanya menari. Itu sudah menjadi budaya sejak zaman dulu, jadi berdekatan manusia dengan energi lain,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan, jika saat ini peminat dari penggiat seni banteng juga bukan hanya para laki-laki saja, melainkan perempuan juga terlibat. Itu juga mulai diminati dari anak kecil hingga orang dewasa.</p>



<p>“Perempuan saat ini juga ada yang terlibat dalam kesenian bantengan. Itu sebenarnya tidak apa-apa, dan keinginan dari anaknya sendiri, tidak ada paksaan dari orang tuanya,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183901</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Siap Wadahi Penggiat Kesenian Budaya Bantengan</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-siap-wadahi-penggiat-kesenian-budaya-bantengan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2023 13:25:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183880</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memiliki peran yang besar dalam memberikan wadah atau tempat bagi para penggiat seni. Seperti, bagi para kesenian budaya bantengan yang ada di Malang Raya. Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, mengatakan jika Kota Malang sebagai kota wisata, tentu harus memberikan wadah bagi para seniman untuk berekspresi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memiliki peran yang besar dalam memberikan wadah atau tempat bagi para penggiat seni. Seperti, bagi para kesenian budaya bantengan yang ada di Malang Raya.</p>



<p>Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, mengatakan jika Kota Malang sebagai kota wisata, tentu harus memberikan wadah bagi para seniman untuk berekspresi. Hal itu, tentu juga dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak terkait.</p>



<p>“Bantengan ini sebagai sebuah seni. Tentu, butuh yang namanya kerja sama semua pihak. Makanya, saya sering menyebut sebagai sebuah ekosistem. Baik dari pemerintah kota, dari pengusahanya, maupun dari pelaku seninya juga,” ucap Bung Edi-sapaan Wawali, seusai menghadiri Pesona Bantengan Malang Raya, di salah satu hotel Kota Malang, Jumat (24/02/2023) sore.</p>



<p>Tentu, tambahnya, kesenian bantengan sendiri juga harus dinaungi oleh dinas terkait. Seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang dan Dinas Pemuda dan Olah Raga (Disporapar) Kota Malang. Sebab, dua dinas tersebut memiliki peran dalam memberikan tempat.</p>



<p>“Pemerintah pasti ada di dalamnya, tapi ekosistemnya juga harus terbentuk dengan baik,” katanya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-stamina-ketika-mudik-sopir-bus-di-kota-malang-pilih-utamakan-istirahat-cukup-dan-gantian-mengemudi">Jaga Stamina Ketika Mudik, Sopir Bus di Kota Malang Pilih Utamakan Istirahat Cukup dan Gantian Mengemudi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cek-kesehatan-sopir-bus-jelang-mudik-wali-kota-malang-temukan-sejumlah-catatan">Cek Kesehatan Sopir Bus Jelang Mudik, Wali Kota Malang Temukan Sejumlah Catatan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
</ul>


<p>Kemudian, dikatakannya jika Pemkot Malang siap memberikan ruang untuk pertunjukan seni bantengan, seperti di Stadion Gajayana, Lapangan Rampal, Kayutangan Heritage, hingga area-area yang tentunya memiliki space besar.</p>



<p>“Kemarin sudah kita coba di Balai Kota. Kalau tentang ruang juga tinggal pilih saja di Kota Malang. Termasuk juga kalau di Warna warni itu kan ada space di bawah, nah kalau pada hari-hari tertentu nanti bisa ditampilkan,” lanjutnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Bantengan Nuswantoro, Agus Rianto, mengatakan jika para pelaku seni budaya bantengan hanya membutuhkan tempat untuk berekspresi. Sebab, jika diberi dukungan uang itu bisa meracuni para pelaku seni budaya.</p>



<p>“Karena pakem dari seni budaya tidak ada urusan dengan uang. Mereka melakukan itu ikhlas tidak ada pamrih sama sekali. Cuma itu tadi berilah tempat untuk berekspresi pelaku usaha,” kata Agus.</p>



<p>Lebih lanjut pihaknya berharap, nantinya di Agustus 2023 mendatang, event kesenian bantengan yang telah direncanakan bisa terselenggara dengan baik. Terlebih, hal itu juga sudah disanggupi oleh Wakil Wali Kota Malang, Bung Edi.</p>



<p>“Harapannya nanti event di bulan agustus yang direncanakan digelar di Kayutangan Heritage bisa terwujud. Itu siapapun boleh ikut, karena memang tidak pernah membatasi kelompok mana saja yang harus ikut. Itu sudah disampaikan ke pak Wawali keinginan mereka, dan mereka menyanggupi,” imbuh Agus. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183880</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi Ketentuan Perundang-undangan di Bidang Cukai, Satpol PP Blitar Hadirkan Kesenian Jaranan</title>
		<link>https://memontum.com/sosialisasi-ketentuan-perundang-undangan-di-bidang-cukai-satpol-pp-blitar-hadirkan-kesenian-jaranan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Oct 2022 16:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bidang Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[satpol PP]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179193</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Blitar, terus menggelar Sosialisasi Ketentuan Perundang-undangan di Bidang Cukai Kabupaten Blitar tahun 2022, Jumat (14/10/2022) malam. Kegiatan yang dipusatkan di lapangan Dusun Sebeng, Desa Doko, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar tersebut, menghadirkan nara sumber dari Kantor Bea dan Cukai Blitar. Kasatpol PP Kabupaten Blitar, Rustin Tri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Blitar, terus menggelar Sosialisasi Ketentuan Perundang-undangan di Bidang Cukai Kabupaten Blitar tahun 2022, Jumat (14/10/2022) malam. Kegiatan yang dipusatkan di lapangan Dusun Sebeng, Desa Doko, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar tersebut, menghadirkan nara sumber dari Kantor Bea dan Cukai Blitar.</p>



<p>Kasatpol PP Kabupaten Blitar, Rustin Tri Setyo Budi, dalam kesempatan tersebut mengharapkan, agar sosialisasi yang dikemas dengan kesenian jaranan ini bisa lebih efektif. Karena, ini sebagai bentuk kegiatan tatap muka. Sehingga, pesan mudah tersampaikan dan dapat mengedukasi masyarakat, khususnya penjual rokok yang turut hadir dalam sosialisasi.</p>



<p>“Acara sosialisasi ini akan dilakukan secara berkelanjutan. Baik melalui media seni pertunjukan maupun operasi bersama,” kata Rustin Tri Setyo Budi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-stamina-ketika-mudik-sopir-bus-di-kota-malang-pilih-utamakan-istirahat-cukup-dan-gantian-mengemudi">Jaga Stamina Ketika Mudik, Sopir Bus di Kota Malang Pilih Utamakan Istirahat Cukup dan Gantian Mengemudi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cek-kesehatan-sopir-bus-jelang-mudik-wali-kota-malang-temukan-sejumlah-catatan">Cek Kesehatan Sopir Bus Jelang Mudik, Wali Kota Malang Temukan Sejumlah Catatan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut Rustin menyampaikan, kegiatan yang dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tersebut, juga diisi dengan kegiatan tatap muka atau pengumpulan massa untuk mensosialisasikan Ketentuan Perundang-undangan di Bidang Cukai. &#8220;Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat ikut membantu menekan peredaran rokok tanpa cukai. Mengingat, hasil dari pendapatan cukai juga untuk kesejahteraan masyarakat,” paparnya.</p>



<p>Di tempat yang sama, Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea dan Cukai Blitar, Krisna Swanda Dwi Putra, juga mengajak masyarakat untuk mengenali ciri-ciri rokok ilegal dengan metode sederhana. Yaitu, pengamatan secara langsung. Adapun cirinya, yakni rokok tanpa pita cukai atau polosan, rokok dengan pita cukai bekas, rokok dengan pita cukai palsu dan rokok dengan pita cukai bukan peruntukannya.</p>



<p>“Dari segi kesehatan, rokok ilegal tentu tidak bisa dijamin kualitasnya. Berbeda dengan rokok pabrikan resmi dan terdaftar, pasti sudah dilakukan pengukuran kadar serta pengontrolan kualitas melalui proses laboratorium,” ujarnya. <strong>(jar/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179193</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perhotelan Tetap Adakan Blessing Ceremony Sambut Imlek dengan Prokes</title>
		<link>https://memontum.com/perhotelan-tetap-adakan-blessing-ceremony-sambut-imlek-dengan-prokes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 18:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Barongsai]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Klenteng Eng An Kiong]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[perhotelan]]></category>
		<category><![CDATA[protokol kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134529</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang Kota – Tahun Baru Imlek 2021, kali ini terasa berbeda. Industri pariwisata seperti perhotelan, yang biasanya menyelenggarakan acara pada momen perayaan Tahun Baru Imlek, pun harus menerapkan protokol kesehatan ketat. Hal itu terlihat dari Harris Hotel &#38; Conventions Malang, yang mengusung konsep bertajuk &#8216;Lunar New Year Family Reunion Dinner with AH YAT Abalone [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang Kota</strong> – Tahun Baru Imlek 2021, kali ini terasa berbeda. Industri pariwisata seperti perhotelan, yang biasanya menyelenggarakan acara pada momen perayaan Tahun Baru Imlek, pun harus menerapkan protokol kesehatan ketat.</p>



<p>Hal itu terlihat dari Harris Hotel &amp; Conventions Malang, yang mengusung konsep bertajuk &#8216;Lunar New Year Family Reunion Dinner with AH YAT Abalone Forum Restaurant Malang&#8217;.</p>



<p>&#8220;Dimasa pandemi ini kita tetap lakukan Blessing Ceremony. Namun yang berbeda adalah protokol kesehatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan tahun ini,&#8221; ujar Asst Marketing &amp; Brand Manager Harris, Gledy Webyansyah, Kamis (11/02) tadi.</p>



<p>Upacara yang dilakukan di area hotel itu, dilakukan bersama dengan Klenteng Eng An Kiong sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan. Untuk Blessing Ceremony itu sendiri, dilakukan dengan beberapa barongsai yang mengelilingi di seluruh area hotel untuk membersihkan dari hawa yang negative.&nbsp;</p>



<p><strong>Baca Juga :<a href="https://memontum.com/134454-disporapar-malang-siapkan-becak-sebagai-transportasi-wisata-untuk-mendukung-terminal-wisata-madyupuro#ixzz6mDxEjhEO" target="_blank" rel="noreferrer noopener"> Disporapar Malang Siapkan Becak Sebagai Transportasi Wisata Untuk Mendukung Terminal Wisata Madyupuro</a></strong></p>



<p>&#8220;Selain itu, pastinya juga tetap menjaga kesenian tradisional dari Cina yang memiliki sebuah makna dan cerita,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Disisi lain, Sie Liongsay Kelenteng Eng An Kiong, Brilliant Matriwiria, juga mengungkapkan persiapan sebelum upacara. &#8220;Persiapannya banyak,&nbsp; mulai dari peralatan barongsai yang baru, latihan, dan yang terpenting tidak lupa sembahyang kepada Tuhan dan Dewa di Kelenteng sebelum berangkat acara,&#8221; paparnya.</p>



<p>Ditambahkan, di tahun Shio Kerbau ini mempunyai karakter pekerja keras tangguh dan rajin. &#8220;Harapan baik untuk Harris Malang agar semakin sempurna dalam segala aspek.</p>



<p>Apalagi dengan akan di tambahkannya restaurant baru,&#8221; urainya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134529</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kesenian Tradisional Ishari Warnai Sertijab Kades di Gresik</title>
		<link>https://memontum.com/kesenian-tradisional-ishari-warnai-sertijab-kades-di-gresik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Sep 2019 02:42:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Ishari]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Sertijab Kades]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92348-kesenian-tradisional-ishari-warnai-sertijab-kades-di-gresik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Kesenian tradisional ishari mewarnai prosesi serahterima jabatan (Sertijab) Kepala Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Ahmad Fauron periode 2019-2025 di Balai desa setempat, Selasa (10/9/2019). Kesenian tradisional yang hampir punah itu kembali ditampilkan, para warga juga ikut mengarak Kades Fauron. Acara sertijab dikemas menyerupai acara kenegaraan. Serahterima jabatan ditandai dengan penandatangan oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik </strong>&#8211; Kesenian tradisional ishari mewarnai prosesi serahterima jabatan (Sertijab) Kepala Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Ahmad Fauron periode 2019-2025 di Balai desa setempat, Selasa (10/9/2019).</p>
<p>Kesenian tradisional yang hampir punah itu kembali ditampilkan, para warga juga ikut mengarak Kades Fauron. Acara sertijab dikemas menyerupai acara kenegaraan.</p>
<p>Serahterima jabatan ditandai dengan penandatangan oleh PJ Kades Pangkahkulon Mudlofar, yang juga Sekcam Ujungpangkah dan Kades Pangkahkulon definitif Ahmad Fauron serta disaksikan Muspika.</p>
<p>Sebelumnya, Kemarin (9/9) Fauron bersama sebanyak 263 Kades lainnya dilantik Bupati Gresik Sambari Halim Radianto.</p>
<p>Kepala Desa Ahmad Fauron mengatakan, paska Pilkades ia berkomitmen untuk menjaga kebersamaan dengan merangkul semua masyarakat untuk membangun desa.</p>
<p>Khususnya kepada para Cakades yang ikut Pilkades seretak beberapa waktu lalu, ia berharap bisa saling bekerjasama untuk bersama-sama membangun desa berkontribusi positif di masyarakat.</p>
<p>“Biarlah proses demokrasi beberapa waktu jadi pembelajaran. Mari kita bersatu kembali untuk kebersamaan. Kita semua saudara,” kata Fauron, Selasa (10/9/2019).</p>
<p>Fauron membeberkan, dalam seratus hari pertama menjadi kades, ia akan terus melakukan pembangunan baik fisik maupun sumber daya manusia dengan cara kebersamaan sehingga proses pelaksanaan transparan dan akuntabel.</p>
<p>Dirinya juga mengajak semua warga untuk membangun Desa Pangkahkulon secara bersamaan.</p>
<p>“Sesuai visi saya, membangun desa secara partisipasi. Sehingga saya menerima usulan-usulan program dari RT/RW,” ungkapnya.</p>
<p>Sebagai Kades, ia berharap kepada tokoh agama untuk menjadi pencerah di masyarakat terkait maraknya berita hoaks di masyarakat karena merugikan dan menyesatkan masyarakat.</p>
<p>Senada, Wakil Ketua BPD Pangkahkulon, Abdullah Hanif mengajak seluruh warga mendukung program-program yang dicanangkan kades.</p>
<p>“Mari kita dukung dan menjaga kekompakan dalam membangun desa selama 6 tahun kedepan,” ucap Hanif mendampingi Kades Pangkahkulon, Ahmad Fauron saat sertijab dengan diiringi kesenian tradisional ishari. <strong>(sgg/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92348</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Puji Kreatifitas SMPN 2 Gedangan, Apresiasi Tari Bambang Cakil</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-puji-kreatifitas-smpn-2-gedangan-apresiasi-tari-bambang-cakil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Apr 2018 11:21:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/36721-bupati-malang-puji-kreatifitas-smpn-2-gedangan-apresiasi-tari-bambang-cakil</guid>

					<description><![CDATA[Minta ASN Pendidikan Lestarikan Budaya Tradisional &#160; Memontum Malang &#8212; Bupati Malang Dr H Rendra Kresna mengaku sangat apresiasi dengan atraksi tari Bambang Cakil yang diperankan oleh Anisa Setyowati dan YesiPutri ADKR. Keduanya tercatat sebagai siswi kelas VII SMPN 2Gedangan Kabupaten Malang. &#8220;Tarian ini cukup bagus,baik Improvisasi maupun koreografinya,termasukkomposisinya lebih luas dan saling mengena&#8221;,ujar Bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Minta ASN Pendidikan Lestarikan Budaya Tradisional</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Malang</strong> &#8212;   Bupati Malang Dr H Rendra Kresna mengaku sangat apresiasi dengan atraksi tari Bambang Cakil yang diperankan oleh  Anisa Setyowati dan YesiPutri ADKR. Keduanya tercatat sebagai siswi kelas VII SMPN 2Gedangan Kabupaten Malang. </p>
<p>&#8220;Tarian ini cukup bagus,baik Improvisasi maupun koreografinya,termasukkomposisinya lebih luas dan saling mengena&#8221;,ujar Bupati di sela sambutan pembinaan ASN pendidikan dalam giatBinaDesa(Bindes)putaran ke-3  Desa Tumpakrejo Kecamatan Gedangan Rabu (11/4/2018). Dia juga mengajak seluruh ASN pendidikan khususnya, agar turut melestarikan seni budaya tradisional yang kini mulai ditinggal peminat.</p>
<p><div id="attachment_7924" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-7924" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180413-WA0155-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Moh Untung Spd,Kepala SMPN 2 Gedangan Bersama Bupati Malang Dr H Rendra Kresna dan Tatok Irwanto SH Camat Gedangan(Sur)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-36723" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180413-WA0155-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180413-WA0155-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180413-WA0155-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180413-WA0155-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-7924" class="wp-caption-text"><em><strong>Moh Untung Spd,Kepala SMPN 2 Gedangan Bersama Bupati Malang Dr H Rendra Kresna dan Tatok Irwanto SH Camat Gedangan(Sur)</strong></em></p></div></p>
<p>Dikesempatan  yang sama,Bupati Rendra juga memanggil nama Moh.Untung Spd Kepala SMP setempat.Dalam wawancara singkatnya,Bupati menkonfirmasi terkait  keberhasilan mantan guru SMPN 1 Gedangan ini, termasuk proses atraksi tariBambang Cakil yang sempat mengundang perhatian ratusan undangan yang hadir.</p>
<p>Juga disinggung lama perjalanan menuju tempat tugas sang KS yang baru tiga bulan menjabat di SMP paling selatan wilayah Kabupaten Malang ini.Pasalnya,sampai hari ini KS  asal Banyuwangi ini masih berdomisili tetap diwilayah kecamatan Turen.</p>
<p> &#8220;Alhamdulilah, saya selalu berupaya,tiba ditempat tugas  tepat waktu&#8221;, jawab Untung tegas. </p>
<p>&#8220;SMPN 2 Gedangan walaupun terletakdi pinggiran,tetapi sudah meraih sejumlah prestasi.Mari kita tingkatkan terus prestasi ini, &#8220;pinta Bupati. </p>
<p><div id="attachment_7925" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-7925" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180413-WA0144-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Budi Wahyono Spd, Koordinator Pelaksana Urusan Kesiswaan SMPN 2 Gedangan" width="650" height="366" class="size-full wp-image-36722" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180413-WA0144-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180413-WA0144-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180413-WA0144-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180413-WA0144-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-7925" class="wp-caption-text"><em><strong>Budi Wahyono Spd, Koordinator Pelaksana Urusan Kesiswaan SMPN 2 Gedangan</strong></em></p></div></p>
<p>Ditemui seusai acara, Untung Spd Kepala SMPN 2 Gedangan mengatakan, misi awal mereka adalah mengembangkan sekolah ini menjadi lebih baik.Tambahnya,dengan dasar yang sudah diawali pendahulu. </p>
<p>&#8220;Kami terus melakukan evaluasi, menambah kekurangan serta menjadikan yang positif untuk lebih baik. Kedepan, kami ingin kembangkan semua potensi, kemampuan akademik dan non akademik, termasuk memperdayakan semua guru dan komite,&#8221; paparnya. </p>
<p>Sementara, Budi Wahyono Spd, Koordinator Pelaksana Urusan Kesiswaan memaparkan,Makna yang terkandung dalam tarian ini adalah segala bentuk kejahatan dan keangkaramurkaan pasti kalah dengan kebaikan.</p>
<p>&#8220;Nama Bambang adalah Arjuna yang selalu berperilaku baik,sedang Cakil adalah sosok keangkaramurkaan&#8221;,terang Budi. Selain tari Bambang Cakil,di SMPN 2 Gedangan juga masih ada beberapa tarian lain seperti, tari Gambyang, Bapang, Monel dan Gebyar Muncar. &#8220;Ekstra disini terus kami  tingkatkan dan memberi peluang untuk perkembangan bakat anak-anak&#8221;,pungkas Budi Wahyono. <strong>(sur/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36721</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
