<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kesenian &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kesenian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Nov 2025 22:34:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kesenian &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kolaborasi Apik Pemkab Jember Orbitkan Keanekaragaman Kuliner hingga Kesenian Lokal di Karnaval SCTV</title>
		<link>https://memontum.com/kolaborasi-apik-pemkab-jember-orbitkan-keanekaragaman-kuliner-hingga-kesenian-lokal-di-karnaval-sctv</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[karnaval]]></category>
		<category><![CDATA[keanekaragaman]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[orbitkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227780</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, memperkenalkan kuliner dan potensi daerah dalam pembukaan Karnaval SCTV 2025, yang berlangsung selama dua hari, yaitu Sabtu hingga Minggu (16/11/2025) tadi. Acara hiburan yang digelar oleh stasiun tv nasional dan Pemkab Jember, ini menarik perhatian ribuan warga dengan memadati Alun-Alun Jember Nusantara. Dalam acara ini, Bupati Fawait menyempatkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, memperkenalkan kuliner dan potensi daerah dalam pembukaan Karnaval SCTV 2025, yang berlangsung selama dua hari, yaitu Sabtu hingga Minggu (16/11/2025) tadi. Acara hiburan yang digelar oleh stasiun tv nasional dan Pemkab Jember, ini menarik perhatian ribuan warga dengan memadati Alun-Alun Jember Nusantara.</p>



<p>Dalam acara ini, Bupati Fawait menyempatkan diri bersama ribuan masyarakat melaksanakan jalan sehat bersama. Dirinya bahkan terlihat mengajak masyarakat, untuk memulai hari dengan kegiatan menyehatkan melalui langkah bersama.</p>



<p>Setelah rangkaian jalan sehat, panggung hiburan Karnaval SCTV diisi dengan penampilan para artis ibu kota. Kehadiran mereka, memberikan energi segar dan memperkuat daya tarik Jember sebagai penyelenggara acara berskala nasional yang mampu menggabungkan hiburan modern dan kekayaan lokal.</p>



<p>Momentum penting ini, muncul ketika para host mengundang Bupati Fawait naik ke panggung untuk memperkenalkan sejumlah makanan khas daerah. Di hadapan para bintang tamu dan host, berbagai produk unggulan ditampilkan dan dicicipi bersama secara langsung, sehingga memberikan pengalaman yang lebih dekat terhadap potensi kuliner Jember.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pada momen tersebut, sambil memperkenalkan dan mencicipi produk lokal, Bupati Fawait menyampaikan pernyataan bahwa Jember memiliki kekayaan pangan yang melimpah dan berkualitas. “Jember ini surganya makanan sehat. Kita punya Okra, Kopi Arabika dan Robusta khas modifikasi Jember yang bernama Sikopat, serta berbagai olahan yang sudah diterima hingga pasar ekspor,” kata Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, di panggung hiburan SCTV bersama para host.</p>



<p>Produk pangan Jember seperti Kopi, Cokelat dan Okra telah berhasil menembus pasar besar, mulai dari Jakarta hingga Jepang dan beberapa negara lainnya. Keberhasilan tersebut, mencerminkan kemampuan Jember untuk bersaing di tingkat nasional maupun global melalui kualitas komoditas dan inovasi para pelaku usaha.</p>



<p>Selain kuliner, dalam acara itu Jember juga menampilkan kekayaan batik khas daerah, dengan ragam motif yang mencerminkan karakter budaya Jember. Batik Jember dipamerkan sebagai karya seni yang menunjukkan identitas lokal dan kreativitas perajin, mempertegas posisinya sebagai bagian penting dari warisan Nusantara.</p>



<p>Karnaval SCTV hari kedua juga menghadirkan Lomba Kentongan Jember Festival, sebagai wadah pelestarian musik patrol. Irama khas kentongan, menunjukkan bahwa tradisi lokal tetap menjadi bagian tidak terpisahkan dari perkembangan budaya di Kabupaten Jember.</p>



<p>Perpaduan antara hiburan nasional, promosi komoditas unggulan dan penampilan budaya daerah, membuat Karnaval SCTV 2025 hari kedua berlangsung penuh nilai. Pemerintah Kabupaten Jember sendiri, menegaskan komitmennya untuk terus memanfaatkan ajang besar ini sebagai ruang memperkenalkan potensi daerah dan memperkuat identitas Jember di tingkat nasional. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227780</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disdikbud Kota Malang Siapkan Anggaran Rp 200 Juta untuk Revitalisasi Gedung Kesenian Gajayana</title>
		<link>https://memontum.com/disdikbud-kota-malang-siapkan-anggaran-rp-200-juta-untuk-revitalisasi-gedung-kesenian-gajayana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jan 2025 04:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud]]></category>
		<category><![CDATA[Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218254</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang berencana merevitalisasi Gedung Kesenian Gajayana pada tahun 2025, dengan anggaran yang disiapkan sebesar Rp 200 juta. Rencananya, revitalisasi ini dilakukan secara bertahap mengingat gedung tersebut merupakan salah satu cagar budaya yang harus dijaga keasliannya. Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa revitalisasi menyeluruh membutuhkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang berencana merevitalisasi Gedung Kesenian Gajayana pada tahun 2025, dengan anggaran yang disiapkan sebesar Rp 200 juta. Rencananya, revitalisasi ini dilakukan secara bertahap mengingat gedung tersebut merupakan salah satu cagar budaya yang harus dijaga keasliannya.</p>



<p>Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa revitalisasi menyeluruh membutuhkan anggaran yang jauh lebih besar. Namun, pihaknya tetap berupaya memaksimalkan anggaran yang tersedia untuk memperbaiki beberapa bagian penting gedung.</p>



<p>&#8220;Tahun ini kami tidak bisa melakukan perubahan total karena keterbatasan anggaran. Namun, revitalisasi bertahap tetap dilakukan, terutama pada bagian-bagian yang mendesak,&#8221; kata Suwarjana, Jumat (10/01/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, dalam perbaikan tersebut akan difokuskan pada pembenahan atap dan kursi di dalam gedung. Kursi-kursi kuno yang menjadi ciri khas Gedung Gajayana akan diperbaiki untuk memastikan kenyamanan pengunjung tanpa menghilangkan nilai sejarahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saat ini bagian dalam gedung sudah bersih. Selanjutnya, kami akan memperbaiki atap dan kursi yang sudah tua. Kami tetap menjaga keaslian karena ini adalah cagar budaya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya apabila dilakukan revitalisasi total yang mencakup penambahan fasilitas seperti sound system dan pencahayaan (lighting) modern, membutuhkan anggaran yang lebih besar lagi. Karena itu, di tahun 2025 ini difokuskan pada kebutuhan mendasar terlebih dahulu.</p>



<p>&#8220;Kalau revitalisasi keseluruhan, termasuk sound dan lighting, biayanya bisa mencapai Rp 1 miliar,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Sebagai informasi, sebelumnya di akhir tahun 2023 lalu Gedung Kesenian Gajayana sudah dilakukan revitalisasi. Hanya saja itu dilakukan dibagian tertentu, yakni tembok gedung yang terkelupas dan atap yang sering kali mengalami kebocoran saat hujan deras. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218254</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab dan Bea Cukai Malang Gencarkan Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal Via Kesenian Bantengan</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-dan-bea-cukai-malang-gencarkan-sosialisasi-gempur-rokok-ilegal-via-kesenian-bantengan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Oct 2024 16:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantengan]]></category>
		<category><![CDATA[gempur]]></category>
		<category><![CDATA[gencarkan]]></category>
		<category><![CDATA[ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215612</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemkab Malang melalui Satpol PP Kabupaten Malang bersama Bea Cukai Malang, kembali melakukan sosialisasi pencegahan peredaran rokok ilegal alias Gempur Rokok Ilegal, yang dikemas dalam bentuk pertunjukan Kesenian Bantengan Lereng Semeru, Sabtu (19/10/2024) tadi. Pelaksanaan sosialisasi perundangan di bidang cukai ini, berlangsung di Rest Area Produksi Kripik Lumba-lumba, Kecamatan Turen. Kepala Satpol [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemkab Malang melalui Satpol PP Kabupaten Malang bersama Bea Cukai Malang, kembali melakukan sosialisasi pencegahan peredaran rokok ilegal alias Gempur Rokok Ilegal, yang dikemas dalam bentuk pertunjukan Kesenian Bantengan Lereng Semeru, Sabtu (19/10/2024) tadi. Pelaksanaan sosialisasi perundangan di bidang cukai ini, berlangsung di Rest Area Produksi Kripik Lumba-lumba, Kecamatan Turen.</p>



<p>Kepala Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, mengatakan bahwa kegiatan yang digelar ini bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk mengedukasi masyarakat. Terutama, terkait dengan bahaya dan dampak yang disebabkan dari membeli, menyimpan atau mengedarkan rokok ilegal.</p>



<p>“Semoga dengan kegiatan yang senantiasa dilakukan Satpol PP Kabupaten Malang bersama Bea Cukai Malang serta diinisiasi Diskominfo Kabupaten Malang, semakin memberikan pemahaman kepada masyarakat. Terutama, dalam memahami bahwa peredaran rokok ilegal itu menghambat pemasukan pendapatan negara. Di samping, tentunya kesehatan masyarakat karena peredarannya yang ilegal,&#8221; kata Mando-sapaan Kasatpol PP Kabupaten Malang.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa peredaran rokok ilegal di wilayah Kabupaten Malang, masih ada dan cukup tinggi. Hal tersebut, dibuktikan dengan hasil sitaan penindakan yang pihaknya lakukan beserta tim gabungan Bea Cukai Malang.</p>



<p>“Sosialisasi dan edukasi ini akan terus dilakukan. Sehingga, masyarakat paham mengenai dampak yang ditimbulkan. Tidak hanya mengenai ancaman hukuman, namun juga dampak untuk kesehatan masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="424" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/10/Pemkab-dan-Bea-Cukai-Malang-Gencarkan-Sosialisasi-Gempur-Rokok-Ilegal-Via-Kesenian-Bantengan-2.jpg?resize=600%2C424&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-215614" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/10/Pemkab-dan-Bea-Cukai-Malang-Gencarkan-Sosialisasi-Gempur-Rokok-Ilegal-Via-Kesenian-Bantengan-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/10/Pemkab-dan-Bea-Cukai-Malang-Gencarkan-Sosialisasi-Gempur-Rokok-Ilegal-Via-Kesenian-Bantengan-2.jpg?resize=300%2C212&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">EDUKASI: Edukasi langsung kepada masyarakat di sela pelaksanaan kesenian Bantengan. (ist)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Masih menurut Mando, melalui kegiatan kesenian bantengan yang kini tengah banyak digandrungi masyarakat ini, diharapkan sarana sosialisasi yang dilakukan ini bisa sangat efektif. Mengingat, berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan, terdapat golongan kegiatan yang mudah dipahami oleh masyarakat untuk melakukan sosialisasi.</p>



<p>&#8220;Saya berharap, masyarakat bisa lebih bijak dalam membeli rokok. Termasuk, bisa melaporkan jika mengetahui adanya peredaran rokok ilegal,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Pemeriksa Bea dan Cukai Malang, Hendro Tri Nur, mengaku bahwa kegiatan ini adalah bentuk kerja keras Bea Cukai Malang bersama Pemerintah Kabupaten Malang dalam memberantas peredaran rokok yang tidak dilengkapi pita cukai. “Jangan sekali-sekali beli atau menerima dan mengedarkan rokok ilegal. Karena, rokok ilegal memiliki sangsi hukum. Rokok ilegal sendiri, dibagi menjadi empat, yaitu biasanya rokok polos, pita cukai palsu, cukai bekas dan salah peruntukan,” terangnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa masyarakat memiliki peran sebagai adalah ujung tombak paling ampuh untuk mengendalikan peredaran rokok ilegal. &#8220;Sebenarnya yang paling penting, adalah peran dari masyarakat. Karena kita tidak bisa mengawasi seluruh lokasi di Malang. Karenanya, kepada masyarakat yang memahami peredaran rokok ilegal, agar segera dilaporkan,&#8221; ujarnya. <strong>(sit/kominfo kab mlg)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215612</post-id>	</item>
		<item>
		<title>HUT Bhayangkara Ke-78, Polresta Malang Kota Didatangi Kesenian Bantengan</title>
		<link>https://memontum.com/hut-bhayangkara-ke-78-polresta-malang-kota-didatangi-kesenian-bantengan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jul 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bantengan]]></category>
		<category><![CDATA[bhayangkara]]></category>
		<category><![CDATA[didatangi]]></category>
		<category><![CDATA[ke-78,]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211315</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rombongan kesenian Bantengan mendatangi Mapolresta Malang Kota, Senin (01/07/2024) tadi. Kedatangan rombongan seusai pelaksanaan Upacara Hari Bhayangkara ke-78 Polresta Malang Kota, itu pun membuat HUT Bhayangkara di Polresta Malang Kota, semakin meriah. Terlebih, masyarakat umum serta anggota polisi, berbaur bersama dan melihat kesenian tradisional yang melakukan atraksi di halaman depan Mapolresta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rombongan kesenian Bantengan mendatangi Mapolresta Malang Kota, Senin (01/07/2024) tadi. Kedatangan rombongan seusai pelaksanaan Upacara Hari Bhayangkara ke-78 Polresta Malang Kota, itu pun membuat HUT Bhayangkara di Polresta Malang Kota, semakin meriah. Terlebih, masyarakat umum serta anggota polisi, berbaur bersama dan melihat kesenian tradisional yang melakukan atraksi di halaman depan Mapolresta Malang Kota.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto diwakili oleh Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno, mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara Ke-78 bertemakan &#8216;Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas&#8217;.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Di Hari Bhayangkara Ke-78 ini, kami berharap dukungan kepada seluruh stakeholder terkait. Tentunya juga kepada rekan-rekan media yang terus mendukung kinerja kami, sehingga bisa menjadi Polri yang Presisi, Kota Malang semakin kondusif dan aman,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa di Kota Malang sendiri, sinergitas antara TNI &#8211; Polri dan Pemkot Malang berjalan serta berkolaborasi dengan baik. &#8220;TNI &#8211; Polri dan stakeholder terkait termasuk Pemkot Malang, terus hadir saling mendukung. Tentunya, kami bersama-sama dengan masyarakat, terus saling mendukung dalam mewujudkan Kota Malang yang aman, damai dan kondusif,&#8221; urainya.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang hadir dalam upacara Hari Bhayangkara ini, mengapresiasi kinerja dan prestasi Polresta Malang Kota. &#8220;Selamat Hari Bhayangkara ke-78 kepada Polresta Malang Kota. Sinergitas dan kolaborasi antara Polresta Malang Kota dan Pemkot Malang, telah terjalin baik. Kami harapkan, sinergitas ini terus terjalin dengan semakin baik. Selalu jaga dan pertahankan prestasi yang telah diraih. Kami dari Pemkot Malang, terus bersinergi dan berkolaborasi menuju Kota Malang yang lebih baik, aman dan semakin kondusif,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211315</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gedung Kesenian Gajayana Malang Butuh Anggaran Rp 1 Miliar, Eksekutif Bakal Ajukan Via PAK</title>
		<link>https://memontum.com/gedung-kesenian-gajayana-malang-butuh-anggaran-rp-1-miliar-eksekutif-bakal-ajukan-via-pak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Apr 2024 05:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[ajukan]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208043</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rencana perbaikan Gedung Kesenian Gajayana Kota Malang, bakal menyerap pagu anggaran sekitar Rp 1 miliar. Untuk alokasi anggaran, ke depan akan diusulkan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2024. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa total kebutuhan anggaran itu akan dipergunakan untuk pembenahan fisik gedung, toilet, penambahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rencana perbaikan Gedung Kesenian Gajayana Kota Malang, bakal menyerap pagu anggaran sekitar Rp 1 miliar. Untuk alokasi anggaran, ke depan akan diusulkan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2024.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa total kebutuhan anggaran itu akan dipergunakan untuk pembenahan fisik gedung, toilet, penambahan sound sistem, lighting hingga busa kursi. &#8220;Karena mintanya tampilan di Gedung Kesenian Gajayana ini representatif, maka otomatis kalau untuk sound sistem paten dan lighting paten kemungkinan Rp 300 juta. Untuk kursi, rencana akan kami ajukan busanya, karena barangnya antik. Jadi, kami akan pertahankan,” jelas Suwarjana, Selasa (02/04/2024) tadi.</p>



<p>Ditambahkan Suwarjana, jika setelah dilakukan perbaikan secara representatif, nantinya gedung tersebut dapat dimanfaatkan oleh para seniman. Baik itu dipergunakan untuk penampilan musik, tari, seni ketoprak ataupun yang lainnya.</p>



<p>“Nanti bisa kami jadwalkan untuk tampilan teman-teman seniman. Bisa saja di minggu pertama, mungkin musik, minggu kedua lodrok, ketiga bisa tari, sendra tari atau ketoprak. Ini adalah ajangnya teman-teman komunitas musisi, seniman ya ada disini, jadi bukan kami,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan jika mengenai kebutuhan anggaran tersebut nantinya akan disampaikan kepada DPRD Kota Malang. Agar bisa direalisasi dan diakukan perbaikan, sebab gedung tersebut banyak riwayat dan banyak sejarahnya.</p>



<p>“Angaran sudah berjalan, nanti akan kita sampaikan pada DPRD untuk bisa memberikan anggaran merehabilitasi.</p>



<p>Karena ini dulu kan namanya Gedung Cendrawasih, nah untuk mengingat kita akan gunakan untuk resepsi hari jadi disini. Jadi ini bagian untuk melestarikan peninggalan, agar biar bisa tetap terjaga,” tambah Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Diakhir, Wahyu juga menyampaikan jika ke depan gedung tersebut nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Baik untuk bernostalgia masa lalu, kegiatan pernikahan, atau pun yang lainnya.</p>



<p>“Lha ini akan kita sesuaikan supaya tampilan lebih bagus, cat kita perbaiki, kemudian kacanya juga akan kita bersihkan. Kalau kursi tetap seperti ini. Karena ini peninggalan,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208043</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Resepsi HUT, Pemkot Malang Rencanakan Perbaikan Gedung Kesenian Gajayana</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-resepsi-hut-pemkot-malang-rencanakan-perbaikan-gedung-kesenian-gajayana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Mar 2024 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<category><![CDATA[resepsi]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207661</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dipilih menjadi lokasi resepsi perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, Gedung Kesenian Gajayana Malang direncanakan akan dilakukan rehabilitasi atau perbaikan. Namun, rencana rehabilitasi itu dengan tidak mengubah bentuk asli dari gedung. Hal itu, dikatakan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, seusai melakukan kunjungan, Minggu (24/03/2024) tadi. Rencananya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dipilih menjadi lokasi resepsi perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, Gedung Kesenian Gajayana Malang direncanakan akan dilakukan rehabilitasi atau perbaikan. Namun, rencana rehabilitasi itu dengan tidak mengubah bentuk asli dari gedung.</p>



<p>Hal itu, dikatakan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, seusai melakukan kunjungan, Minggu (24/03/2024) tadi. Rencananya, hanya beberapa bagian saja yang perlu dilakukan perbaikan, salah satunya seperti kamar mandi.</p>



<p>“Kita rehab saja untuk resepsi perayaan HUT Kota Malang ke 110, dengan tidak meninggalkan bentuk aslinya. Seperti kamar mandi, kemudian kursi yang rusak perlu di permak dan di cat kembali,” ujar Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dalam tinjauannya itu, Pj Wali Kota Wahyu juga sempat melihat beberapa ruangan yang ada, salah satunya ruangan untuk make up (berias, red). Itu menurutnya masih sangat bagus dan layak untuk digunakan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Sayang kalau ruangan itu tidak dimanfaatkan. Karena dulu di sini kan digunakan untuk tampil budaya, bentuknya itu saya masih ingat. Jadi tidak meninggalkan bentuk aslinya,” ucapnya.</p>



<p>Namun, ke depan menurut Wahyu Gedung Kesenian Gajayana Malang tersebut direncanakan akan diajukan ke DPRD Kota Malang, untuk mendapatkan persetujuan rehabilitasi lebih lanjut sesuai keinginan Dewan Kesenian Malang.</p>



<p>“Tentu tujuannya agar Gedung Kesenian Gajayana Malang ke depan tetap dapat dinikmati, digunakan, dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Kota Malang,” harapnya.</p>



<p>Sebagai informasi, rencana resepsi HUT Kota Malang tersebut akan digelar pada Sabtu, 27 April 2024, mendatang. Itu dilakukan karena saat perayaan HUT Kota Malang, yang jatuh pada 1 April 2024 masih melaksanakan ibadah puasa Ramadan 1445 Hijriah.</p>



<p>“Setelah kita memperingati HUT Kota Malang ke 110 dengan upacara, kita akan napak tilas ke gedung-gedung bangunan lawas. Seperti ke Gedung Kesenian Gajayana Malang, Gedung KNPI, Toko Oen, Stasiun, Kantor Pajak hingga Kantor BI. Itu kita lakukan agar masyarakat Kota Malang juga tahu bahwa pada 1 April merupakan hari jadi Kota Malang, sehingga harus kita refresh kembali,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207661</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Wahyu Rencanakan Gelaran Resepsi HUT Kota Malang Ke 110 di Gedung Kesenian Gajayana</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-wahyu-rencanakan-gelaran-resepsi-hut-kota-malang-ke-110-di-gedung-kesenian-gajayana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Mar 2024 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<category><![CDATA[resepsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207655</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Gedung Kesenian Gajayana Malang, yang terletak di Jalan Nusakambangan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, direncanakan akan menjadi tempat resepsi pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110. Hal itu, disampaikan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, seusai meninjau bangunan lawas tersebut, Minggu (24/03/2024) tadi. Diuraikannya, bahwa gedung itu dipilih, karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Gedung Kesenian Gajayana Malang, yang terletak di Jalan Nusakambangan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, direncanakan akan menjadi tempat resepsi pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110. Hal itu, disampaikan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, seusai meninjau bangunan lawas tersebut, Minggu (24/03/2024) tadi.</p>



<p>Diuraikannya, bahwa gedung itu dipilih, karena memiliki sejarah dan menjadi peninggalan zaman dulu yang harus terus dilestarikan. Terlebih, gedung tersebut juga menjadi aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.</p>



<p>“Karena kalau bukan dari kami (Pemkot Malang) yang perhatian dengan gedung ini, siapa lagi. Tentu itu juga menjadi titik awal untuk bisa memanfaatkan Gedung Kesenian Gajayana Malang ini bisa sesuai dengan fungsi dan terutama ceritanya,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Untuk mengawali resepsi tersebut, nantinya akan dilakukan kerjasama terlebih dahulu dengan Dewan Kesenian. Sehingga, di harapkan nantinya masyarakat Kota Malang masih tetap mengingat sejarah bangunan tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Dulu waktu saya kecil gedung ini dikenal dengan Gedung Cendrawasih. Disini banyak cerita, banyak sejarah, dulu terkenal dengan orang-orang yang seumuran dengan saya. Saya harapkan nanti dengan mengawali resepsi HUT Kota Malang ke 110, masyarakat Kota Malang jadi mengingat kembali bahwa kita punya gedung yang bersejarah ini,” katanya.&nbsp;</p>



<p>Untuk rencana resepsi tersebut akan digelar pada Sabtu, 27 April 2024, mendatang. Itu karena saat perayaan HUT Kota Malang, yang jatuh pada 1 April 2024 masih melaksanakan ibadah puasa Ramadan 1445 Hijriah.</p>



<p>“Tetapi nanti setelah kita memperingati HUT Kota Malang ke 110 dengan upacara, kita akan napak tilas ke gedung-gedung bangunan lawas. Seperti ke sini, kemudian Gedung KNPI, Toko Oen, Stasiun, Kantor Pajak hingga Kantor BI. Itu kita lakukan agar masyarakat Kota Malang juga tahu bahwa pada 1 April merupakan hari jadi Kota Malang, sehingga harus kita refresh kembali,” tambahnya.</p>



<p>Namun, tidak hanya itu nanti beberapa gedung lainnya yang ada di Kota Malang juga akan dikunjungi. Seperti salah satunya Gedung Malang Creative Center (MCC) yang terletak di Kawasan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.</p>



<p>“Iya, karena itu akan masuk menjadi perjalanan Kota Malang sampai ke 110 ini. Tetapi kan ini yang lama lama nanti yang tidak termanfaatkan itu lah yang akan menjadi napak tilas kita,” imbuh Wahyu. <strong>(kom/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207655</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Relawan Prabowo-Gibran &#8216;Bolone Mase&#8217; di Kabupaten Malang Partisipasi Berdayakan UMKM dan Kesenian</title>
		<link>https://memontum.com/relawan-prabowo-gibran-bolone-mase-di-kabupaten-malang-partisipasi-berdayakan-umkm-dan-kesenian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jan 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[‘bolone]]></category>
		<category><![CDATA[berdayakan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mase’]]></category>
		<category><![CDATA[partisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[prabowo-gibran]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205297</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Ribuan masyarakat menghadiri kegiatan seni yang digagas Relawan Prabowo-Gibran &#8216;Bolone Mase&#8217; di Kabupaten Malang, Sabtu (27/01/2024) tadi. Bahkan, ribuan masyarakat sangat menyambut antusias pelaksanaan itu. Ketua Panitia Kegiatan, Safi&#8217;i, mengatakan bahwa kegiatan hari ini dimulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. &#8220;Acara kesenian hari ini kita mulai jam 7 malam. Ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Ribuan masyarakat menghadiri kegiatan seni yang digagas Relawan Prabowo-Gibran &#8216;Bolone Mase&#8217; di Kabupaten Malang, Sabtu (27/01/2024) tadi. Bahkan, ribuan masyarakat sangat menyambut antusias pelaksanaan itu.</p>



<p>Ketua Panitia Kegiatan, Safi&#8217;i, mengatakan bahwa kegiatan hari ini dimulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. &#8220;Acara kesenian hari ini kita mulai jam 7 malam. Ada banyak hiburan untuk masyarakat yang digagas Relawan Prabowo-Gibran &#8216;Bolone Mase&#8217;. Selain kesenian, kita juga berdayakan banyak usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM,&#8221; kata Safi&#8217;i, Sabtu (27/01/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Safi&#8217;i menambahkan, kegiatan kesenian yang digelar Relawan Prabowo-Gibran malam ini, berupa pertunjukkan kesenian Bantengan, jaranan dan pertunjukan musik. &#8220;Ada Bantengan dan DJ Musik. Termasuk, tenda-tenda bagi pelaku UMKM yang turut kita berdayakan. Sehingga, diharapkan bisa membantu masyarakat untuk mengenalkan beberapa produk unggulan mereka masing-masing,&#8221; paparnya.</p>



<p>Dalam kegiatan tersebut, Relawan Prabowo-Gibran &#8216;Bolone Mase&#8217; di Kabupaten Malang, sekaligus menjadi ajang sosialisasi bagi pemilih dalam Pemilu tanggal 14 Februari 2024 nanti. Relawan juga berharap, melalui kegiatan ini juga akan semakin bertambah dukungan terhadap Prabowo Gibran dan semoga akan menang dalam satu putaran.</p>



<p>Puncak acara seni dan bazar UMKM, lanjutnya, dipusatkan di Lapangan Lembusuro Dusun Sumberayu, Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. &#8220;Masyarakat yang hadir, itu ada banyak. Bahkan, kita memperkirakan ribuan lebih,&#8221; papar Safi&#8217;i. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205297</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kampanyekan Gempur Rokok Ilegal, Pemkab Lumajang Gelar Kesenian Budaya</title>
		<link>https://memontum.com/kampanyekan-gempur-rokok-ilegal-pemkab-lumajang-gelar-kesenian-budaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Nov 2023 14:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[gempur]]></category>
		<category><![CDATA[ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[kampanyekan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202298</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Menyongsong Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-768, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Bea Cukai kembali kampanyekan gempur rokok ilegal dengan menggelar kegiatan Gelar Budaya, Jumat (24/11/2023) tadi. Kegiatan tersebut, digelar di Lapangan Depan Kantor Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang yang dimulai sejak pukul 14.00. Selain bertujuan untuk memberikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Menyongsong Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-768, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Bea Cukai kembali kampanyekan gempur rokok ilegal dengan menggelar kegiatan Gelar Budaya, Jumat (24/11/2023) tadi. Kegiatan tersebut, digelar di Lapangan Depan Kantor Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang yang dimulai sejak pukul 14.00.</p>



<p>Selain bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan peredaran rokok ilegal, Gelar Budaya juga menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat di Kecamatan Jatiroto. Tampak, masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan Gelar Budaya yang semakin meriah lagi dengan ditampilkannya beragam kesenian. Seperti Tari jathilan Bujang Ganong dan Reog Campursari Singo Manunggal.</p>



<p>Kegiatan sendiri, dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Lumajang, Paiman, Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lumajang, Hindam Adri Abadan, beserta perwakilan Bea Cukai Probolinggo, jajaran OPD terkait dan Forkopimca Jatiroto.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pada kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Lumajang, Paiman, menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Jatiroto yang sudah menyambut positif kegiatan Gelar Budaya tersebut. &#8220;Terima kasih kepada Forkopimca Jatiroto dan seluruh masyarakat yang sudah ikut serta memeriahkan kegiatan Gelar Budaya dalam rangka sosialisasi ketentuan di bidang cukai,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurutnya, peran pemerintah dalam pemberantasan rokok ilegal adalah selain melakukan kegiatan operasi peredaran, juga dilakukan upaya sosialisasi baik kepada pengguna maupun pedagang rokok agar membeli rokok legal.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, dirinya berpesan kepada semua masyarakat Kabupaten Lumajang untuk terus semangat gempur rokok ilegal. Karena dengan mencegah peredaran rokok ilegal, nantinya masyarakat akan mendapatkan manfaat dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).</p>



<p>&#8220;Saya harap masyarakat Kecamatan Jatiroto ikut serta dalam mencegah peredaran rokok ilegal dan tetap semangat gempur rokok ilegal di Kabupaten Lumajang,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202298</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
