<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kesulitan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kesulitan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 15:35:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kesulitan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Santunan Anak Yatim, Bupati Pasuruan Harap Tidak Ada Lagi Anak Kesulitan di Akses Pendidikan</title>
		<link>https://memontum.com/santunan-anak-yatim-bupati-pasuruan-harap-tidak-ada-lagi-anak-kesulitan-di-akses-pendidikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kesulitan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[santunan]]></category>
		<category><![CDATA[yatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232173</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan bakti sosial (Baksos) santunan anak yatim yang digelar PT Tirta Sukses Perkasa (Pabrik Air Mineral Club) di Jalan Surabaya-Malang KM 53, Desa Lemahbang, Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Minggu (03/05/2026) tadi. Dalam momen itu, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, hadir secara langsung di kegiatan CSR, yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan bakti sosial (Baksos) santunan anak yatim yang digelar PT Tirta Sukses Perkasa (Pabrik Air Mineral Club) di Jalan Surabaya-Malang KM 53, Desa Lemahbang, Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Minggu (03/05/2026) tadi. Dalam momen itu, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, hadir secara langsung di kegiatan CSR, yang disambut antusias dan bahagia peserta penerima Baksos.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Bupati Rusdi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian PT Tirta Sukses Perkasa, terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim. Dirinya menegaskan, bahwa kegiatan sosial semacam ini berperan penting dalam mempererat nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semoga acara ini membawa berkah barokah bagi PT Tirta Sukses Perkasa, seluruh manajemen dan karyawan selalu diberi perlindungan oleh Allah SWT, lancar dalam bekerja. Terima kasih atas undangannya dalam pemberian CSR hari ini,&#8221; kata Bupati Rusdi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya bicara kegiatan sosial, Bupati Rusdi juga menyinggung Program Sekolah Rakyat, yakni program unggulan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Program ini, diharapkan dapat menjawab kesenjangan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami berharap melalui program ini, tidak ada lagi anak yang kesulitan mengakses pendidikan. Pemerintah akan terus berupaya menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan santunan ini, merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang rutin dilaksanakan PT Tirta Sukses Perkasa, sebagai wujud kontribusi nyata kepada lingkungan sekitar. Momen tersebut, sekaligus menjadi cerminan sinergi yang solid antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232173</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kesulitan Beli Bahan Bakar Solar, Puluhan Nelayan Pamekasan Keluhkan Peraturan BPH Migas</title>
		<link>https://memontum.com/kesulitan-beli-bahan-bakar-solar-puluhan-nelayan-pamekasan-keluhkan-peraturan-bph-migas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Dec 2023 08:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[keluhkan]]></category>
		<category><![CDATA[kesulitan]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[peraturan]]></category>
		<category><![CDATA[puluhan]]></category>
		<category><![CDATA[solar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203758</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Puluhan nelayan di Kabupaten Pamekasan, kesulitan membeli bahan bakar jenis Solar. Ini terjadi, pasca dua bulan pemberlakuan peraturan BPH Migas Republik Indonesia, Nomor 2 tahun 2023 tentang Penerbitan Rekomendasi Pembelian Bahan Bakar Minyak. Hal itu, disampaikan Pengurus Aliansi Nelayan Indonesia (ANI) Pamekasan, Sutan Takdir Alisjahbana, saat melakukan audensi di Kantor DPRD Pamekasan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Puluhan nelayan di Kabupaten Pamekasan, kesulitan membeli bahan bakar jenis Solar. Ini terjadi, pasca dua bulan pemberlakuan peraturan BPH Migas Republik Indonesia, Nomor 2 tahun 2023 tentang Penerbitan Rekomendasi Pembelian Bahan Bakar Minyak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal itu, disampaikan Pengurus Aliansi Nelayan Indonesia (ANI) Pamekasan, Sutan Takdir Alisjahbana, saat melakukan audensi di Kantor DPRD Pamekasan, Senin (25/12/2023) tadi. Dalam audiensi ini, dirinya menyampaikan dampak peraturan BPH Migas yang mengatur tentang penerbitan rekomendasi pembelian bahan bakar minyak terutama pada nelayan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi, nelayan yang memiliki perahu 5 GT sampai 30 GT, sekarang mengalami kesulitan, terutama kesulitan di delapan persyaratan yang harus diterbitkan. Salah satunya, Surat Perizinan Berlayar (SPB),&#8221; katanya, seusai Audensi di Kantor DPRD Pamekasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sutan menjelaskan, SPB tersebut diterbitkan oleh Sahbandar. Hanya saja, sebelum SPB itu diberikan, nelayan harus melengkapi Surat Layak Operasi (SLU) ditambah lagi sebelum itu harus memiliki Surat Pengawakan Kapal Perikanan (SKKP) dari Pelabuhan Nusantara.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Surat tersebut menjadi kewenangan Pelabuhan Nusantara dan sulit diakses masyarakat. Tidak mudah dan tidak cepat, sehingga dalam waktu nelayan mengurus untuk izin, kami meminta solusi bagi pemangku kebijakan daerah agar diterbitkan rekomendasi,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Hermanto, menyampaikan bahwa usai menyerap aspirasi dari sejumlah aliansi nelayan, dirinya akan melakukan rapat koordinasi dengan kepala Dinas Perikanan dan perwakilan kepolisian. Tujuannya, kesulitan nelayan terkait BBM bisa terurai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Simpel, sebetulnya yang disampaikan tadi persolan BBM. Kendalanya di delapan syarat-syarat peraturan BPH Migas. Kita langkah cepat agar solusi ini cepat, kebutuhan nelayan soal BBM jalan sambil persyaratan itu dilengkapi,&#8221; singkatnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disaat yang sama, Kepala Dinas Perikanan, Abdul Fata, mengatakan bahwa akan mencarikan solusi agar nelayan mendapatkan Solar. Sebab, sudah dua bulan nelayan di Pamekasan sudah tidak bisa mencari nafkah lantaran tidak memiliki bahan bakar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita mencari jalan keluar dan ada delapan persyaratan, solusi yang dalam waktu akan dilakukan kembali pertemuan. Karena ini sudah peraturan BPH Migas dan sudah mengikat. Kami mencari solusi agar nelayan mendapat Solar, disisi lain nelayan harus melengkapi persyaratan,&#8221; ujarnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203758</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polres Pamekasan Kesulitan Ungkap Pelaku Penusukan Sopir dan Kernet Truk di Jalan Ponteh</title>
		<link>https://memontum.com/polres-pamekasan-kesulitan-ungkap-pelaku-penusukan-sopir-dan-kernet-truk-di-jalan-ponteh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2023 08:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[kernet]]></category>
		<category><![CDATA[kesulitan]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[penusukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[ponteh]]></category>
		<category><![CDATA[ungkap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198000</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Petugas Polres Pamekasan hingga saat ini masih belum berhasil menangkap pelaku penusukan terhadap IM (43) sopir truk dan I (28), kernet truk, asal Kabupaten Sumenep. Meskipun, upaya penyelidikan terhadap pelaku, masih terus dilakukan. Seperti yang diberitakan sebelumnya, kedua korban ditikam oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Raya Desa Ponteh, Kecamatan Galis, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Petugas Polres Pamekasan hingga saat ini masih belum berhasil menangkap pelaku penusukan terhadap IM (43) sopir truk dan I (28), kernet truk, asal Kabupaten Sumenep. Meskipun, upaya penyelidikan terhadap pelaku, masih terus dilakukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang diberitakan sebelumnya, kedua korban ditikam oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Raya Desa Ponteh, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Kamis (07/09/2023) lalu. Sebelum ditusuk, sempat terjadi cekcok sebelum pelaku kemudian menusuk kedua korban. Akibat kejadian itu, IM tewas di lokasi dan I mengalami luka yang cukup parah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, Iptu Sri Sugiarto, menyampaikan jika sampai saat ini Polres Pamekasan terus melakukan penyelidikan. &#8220;Kami sudah olah TKP diawal usai kejadian. Sekarang kami masih proses penyelidikan. Nantinya, bila ada perkembangan saya infokan,&#8221; ujarnya, Selasa (12/09/2023) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Iptu Sri, motif pembunuhan terhadap korban masih belum bisa dipastikan. Hanya saja, dugaan sementara karena kesalahpahaman di jalan raya. &#8220;Belum mas, masih belum bisa memastikan motifnya. Hanya infonya, karena kesalah pahaman di jalan raya,&#8221; singkatnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198000</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
