<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ketapang-gilimanuk &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ketapang-gilimanuk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Mar 2026 14:13:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ketapang-gilimanuk &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kapolda Jatim Tinjau Jalur Ketapang-Gilimanuk Jelang Penutupan Layanan Hari Raya Nyepi di Pulau Bali</title>
		<link>https://memontum.com/kapolda-jatim-tinjau-jalur-ketapang-gilimanuk-jelang-penutupan-layanan-hari-raya-nyepi-di-pulau-bali</link>
					<comments>https://memontum.com/kapolda-jatim-tinjau-jalur-ketapang-gilimanuk-jelang-penutupan-layanan-hari-raya-nyepi-di-pulau-bali#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda]]></category>
		<category><![CDATA[ketapang-gilimanuk]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[penutupan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231122</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, memantau langsung arus mudik di jalur penyeberangan Ketapang, Banyuwangi–Gilimanuk, Bali, menjelang penutupan layanan saat Hari Raya Nyepi di Pulau Bali, Rabu (18/03/2026) tadi. Sesuai rencana, Pelabuhan Ketapang dijadwalkan akan ditutup sementara mulai hari ini Rabu, 18 Maret pukul 18.00 hingga 20 Maret pukul 06.00 WIB. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, memantau langsung arus mudik di jalur penyeberangan Ketapang, Banyuwangi–Gilimanuk, Bali, menjelang penutupan layanan saat Hari Raya Nyepi di Pulau Bali, Rabu (18/03/2026) tadi.</p>



<p>Sesuai rencana, Pelabuhan Ketapang dijadwalkan akan ditutup sementara mulai hari ini Rabu, 18 Maret pukul 18.00 hingga 20 Maret pukul 06.00 WIB. Sementara untuk Pelabuhan Gilimanuk, akan ditutup sehari setelahnya, yakni Kamis, 19 Maret pukul 05.00 sampai 20 Maret pukul 06.00 WITA.</p>



<p>Dalam peninjauan itu, arus kendaraan dari Ketapang menuju Bali diketahui relatif padat namun tetap lancar. Sedangkan dari arah Gilimanuk ke Jawa, masih terjadi antrean sekitar 9 kilometer, meski sudah berkurang dari sebelumnya yang sempat mencapai 30 hingga 40 kilometer.</p>



<p>&#8220;Makanya kita ingin memantau langsung untuk mengetahui kondisi riil di lapangan. Dari arah Ketapang landai karena jelang penutupan, tapi arus dari Gilimanuk ini masih mengikuti antrean,&#8221; kata Irjen Pol Nanang Avianto, yang turut didampingi Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono.</p>



<p>Berdasarkan laporan dari ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, hingga 17 Maret, tercatat ratusan ribu orang telah meninggalkan Bali. Kondisi ini, menjadi perhatian Polda Jatim dalam mengantisipasi arus balik mendatang.</p>



<p>&#8220;Saya yakin jumlah yang sama saat mudik akan kembali ke Bali, bahkan berpotensi meningkat. Karena itu, kami siapkan langkah antisipasi seperti buffer zone, pengamanan tambahan, hingga pengaturan ritme kapal,&#8221; tambah Irjen Pol Nanang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, memastikan Pemkab Banyuwangi telah menyiapkan dukungan layanan kesehatan serta fasilitas bagi pemudik di sejumlah Pos Pelayanan (Posyan) yang terintegrasi dengan Pos Pengamanan (Pospam) Gabungan selama Lebaran 2026.</p>



<p>Pemkab Banyuwangi juga menyiagakan 13 Puskesmas rawat jalan dan rawat inap, yang beroperasi 24 jam selama arus mudik dan balik. Selain itu, layanan didukung 13 rumah sakit dengan total sekitar 1.250 tenaga kesehatan.</p>



<p>&#8220;Kami juga menyiapkan sekitar 48 Masjid Ramah Pemudik di sepanjang jalur yang dilalui. Harapannya, para pemudik bisa singgah untuk beristirahat sekaligus menunaikan ibadah,&#8221; ujar Mujiono.</p>



<p>GM ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko, menambahkan bahwa hingga kemarin lebih dari 250 ribu orang telah bertolak dari Bali, dengan kenaikan jumlah penumpang sekitar 3-4 persen dibandingkan tahun lalu. Menjelang penutupan Nyepi, antrean kendaraan masih terlihat di Gilimanuk, meskipun tidak sepadat sebelumnya. Kepadatan ini, dipicu oleh berdekatan dengan momentum Nyepi, Idul Fitri, serta cuti bersama.</p>



<p>&#8220;Untuk mempercepat penanganan kepadatan, kami mengoperasikan 40 kapal. Sebanyak 22 kapal menerapkan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB), sementara sisanya melayani pola bongkar muat reguler,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk arus balik, ASDP memprediksi kondisi akan lebih landai. Namun demikian, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan koordinasi bersama kepolisian, TNI, pemerintah daerah dan otoritas pelabuhan. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kapolda-jatim-tinjau-jalur-ketapang-gilimanuk-jelang-penutupan-layanan-hari-raya-nyepi-di-pulau-bali/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231122</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Penyebrangan Ketapang-Gilimanuk Lancar saat Nataru, Menhub Gelar Rakor di Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-penyebrangan-ketapang-gilimanuk-lancar-saat-nataru-menhub-gelar-rakor-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[ketapang-gilimanuk]]></category>
		<category><![CDATA[lancar]]></category>
		<category><![CDATA[Menhub]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[penyebrangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228807</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, memimpin langsung rapat koordinasi (Rakor) kesiapan menghadapi arus Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di lintasan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Rakor yang diselenggarakan di Pelabuhan ASDP Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, juga dihadiri Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, Dirut PT ASDP Indonesia, Ferry Heru Widodo, KSOP, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, memimpin langsung rapat koordinasi (Rakor) kesiapan menghadapi arus Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di lintasan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Rakor yang diselenggarakan di Pelabuhan ASDP Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, juga dihadiri Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, Dirut PT ASDP Indonesia, Ferry Heru Widodo, KSOP, operator penyeberangan, BPTD, pengusaha kapal dan mitra terkait, Selasa (16/12/2025) tadi.</p>



<p>Menhub Dudy menyampaikan, bahwa pergerakan masyarakat pada periode Nataru diprediksi akan meningkat signifikan. Sehingga, diperlukan upaya agar layanan penyeberangan selama masa libur Nataru berjalan aman dan nyaman.</p>



<p>“Melalui rapat koordinasi kesiapan Nataru di Pelabuhan Ketapang ini, kita sepakati langkah-langkah strategis terkait kualitas layanan, serta menjaga standar keselamatan dan keamanan dalam setiap aspek operasional,” katanya.</p>



<p>Menhub juga mengingatkan seluruh pihak, untuk belajar dari insiden kecelakaan kapal yang menimpa KM Tunu Pratama Jaya dan KM Barcelona, beberapa bulan lalu. Tragedi tersebut, menjadi pengingat agar pengawasan keselamatan dijalankan tanpa toleransi.</p>



<p>Ditambahkannya, setiap aspek mulai kelaikan kapal, kesiapan awak, hingga mitigasi potensi cuaca ekstrem diminta dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Lebih-lebih di periode Desember-Januari merupakan puncak musim penghujan.</p>



<p>“Saya mengingatkan agar seluruh pihak senantiasa siaga dalam mengantisipasi berbagai potensi resiko dengan perhatian khusus pada empat aspek utama. Yakni keselamatan dan keamanan pelayaran, kesiapan infrastruktur, keandalan operasional, serta mitigasi terhadap cuaca ekstrim dan kondisi darurat lainnya,” tegas Menhub.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa Pemkab Banyuwangi siap mendukung kelancaran arus Nataru baik dari Pulau Jawa menuju Bali dan NTB dan sebaliknya. “Sebagai daerah penyangga penyeberangan, kami telah melakukan rapat koordinasi bersama Forkopimda Banyuwangi dan menyiapkan sejumlah langkah untuk mendukung kelancaran arus Nataru,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga memaparkan, Pemkab Banyuwangi menyiapkan buffer zone di Terminal Sritanjung dan kawasan Grand Watu Dodol untuk mengurai kepadatan, termasuk lokasi parkir truk logistik agar tidak menumpuk di jalur pantura. “Kami juga akan menyiapkan Posko layanan, fasilitas kesehatan, IGD, ambulans, serta bersinergi dengan Polresta, TNI dan OPD terkait,” jelasnya.</p>



<p>Selain itu, Pemkab Banyuwangi juga memperkuat pengamanan perlintasan sebidang kereta api, memasang rambu dan marka tambahan, melakukan edukasi masyarakat, serta berkoordinasi dengan BMKG, BPBD, SAR dan Pertamina terkait cuaca ekstrem dan ketersediaan BBM. “Tentunya kami ingin memastikan masa libur Nataru bisa dinikmati dengan aman, nyaman untuk semua masyarakat,” tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, juga menyebut puncak arus diprediksi terjadi pada 21-l hingga 23 Desember pada periode menjelang Natal dan 28-29 Desember, pada periode menjelang Tahun Baru. ASDP telah menyusun skenario pola operasi kapal dengan penyesuaian jumlah armada sesuai tingkat kepadatan penumpang.</p>



<p>“Pada kondisi normal, kami operasikan 28 kapal, saat padat 30 kapal dan saat sangat padat hingga 32 kapal, serta penempatan buffer zone di Ketapang dan Gilimanuk,” ujarnya.</p>



<p>Sementara Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, memastikan skenario pengamanan telah disiapkan secara optimal di seluruh jalur transportasi. “Kami memastikan pengamanan Nataru berjalan optimal mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, baik di jalan tol, jalur arteri, pelabuhan, tempat ibadah, maupun kawasan wisata. Malam ini kami juga menyeberang ke Gilimanuk untuk meninjau langsung jalur darat menuju Bali,” tegasnya.</p>



<p>Rakor tersebut juga dihadiri Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Danantara, Ditlantas Polda Jatim, Dishub Provensi Jatim, ASDP Ketapang, Kapolresta Banyuwangi, Danlanal Banyuwangi, Kapolres Jembrana, Dishub Jembrana, Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) dan stakeholder terkait lain. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228807</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
