<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>keterlibatan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/keterlibatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 May 2026 15:01:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>keterlibatan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pelantikan Pengurus PMII, Bupati Lumajang Dorong Keterlibatan Generasi Muda di Pembangunan Daerah</title>
		<link>https://memontum.com/pelantikan-pengurus-pmii-bupati-lumajang-dorong-keterlibatan-generasi-muda-di-pembangunan-daerah</link>
					<comments>https://memontum.com/pelantikan-pengurus-pmii-bupati-lumajang-dorong-keterlibatan-generasi-muda-di-pembangunan-daerah#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[keterlibatan]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232390</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menghadiri pelaksanaan pelantikan pengurus PMII, Rabu (13/5/2026) tadi. Dalam momen itu, dirinya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mendorong keterlibatan organisasi kemahasiswaan dalam agenda pembangunan daerah sebagai bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda dalam menyelesaikan persoalan publik. Bahkan, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, juga menjelaskan bila [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menghadiri pelaksanaan pelantikan pengurus PMII, Rabu (13/5/2026) tadi. Dalam momen itu, dirinya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mendorong keterlibatan organisasi kemahasiswaan dalam agenda pembangunan daerah sebagai bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda dalam menyelesaikan persoalan publik.</p>



<p>Bahkan, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, juga menjelaskan bila pemerintah daerah membuka ruang kerja sama yang lebih luas bagi organisasi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam berbagai program lintas perangkat daerah. Itu karena, pembangunan daerah membutuhkan partisipasi aktif generasi muda, terutama dalam isu-isu strategis seperti penurunan stunting, penguatan ekonomi kreatif, pengembangan pariwisata, hingga pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.</p>



<p>“Saya membuka pintu selebar-lebarnya bagi PMII untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Banyak program di perangkat daerah yang bisa dikerjakan bersama pemuda untuk mendukung pembangunan,” kata Bupati Lumajang.</p>



<p>Kebijakan ini, ujarnya, menandai penguatan model pembangunan partisipatif, di mana organisasi mahasiswa tidak hanya berfungsi sebagai ruang kaderisasi dan diskursus intelektual. Namun, juga menjadi mitra implementasi kebijakan publik di tingkat lokal.</p>



<p>Dalam konteks pembangunan nasional, tambahnya, pelibatan organisasi kepemudaan dinilai penting untuk memperkuat kualitas pembangunan berbasis sumber daya manusia. Pemerintah menilai, generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sosial sekaligus penghubung antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Indah menjelaskan, keterlibatan pemuda menjadi semakin penting karena sejumlah indikator pembangunan Lumajang menunjukkan tren positif yang memerlukan penguatan keberlanjutan. Pemerintah daerah mencatat, prevalensi stunting turun dari sekitar 30 persen menjadi 19 persen, sementara pertumbuhan ekonomi meningkat dari 4,5 persen pada 2024 menjadi 5,35 persen pada 2025.</p>



<p>Di sektor pariwisata, Lumajang juga mencatat peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke kawasan Air Terjun Tumpak Sewu, yang menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi kreatif lokal. Capaian tersebut, membutuhkan dukungan lebih luas dari kalangan muda agar pembangunan tidak hanya bertumpu pada birokrasi, tetapi juga didorong oleh partisipasi sosial yang lebih kuat.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah, membuka ruang kolaborasi dengan organisasi mahasiswa. Sehingga, kaderisasi di kampus dapat terhubung dengan praktik pembangunan di masyarakat.</p>



<p>Pendekatan ini, ujarnya, sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan generasi muda sebagai pilar penguatan demokrasi partisipatif, inovasi sosial dan pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah. Dengan kolaborasi tersebut, pemerintah berharap organisasi kemahasiswaan dapat menjadi bagian dari ekosistem pembangunan yang lebih adaptif, inklusif, dan berbasis gotong royong. <strong>(kom/lmj/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pelantikan-pengurus-pmii-bupati-lumajang-dorong-keterlibatan-generasi-muda-di-pembangunan-daerah/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232390</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Halal Bihalal Pemuda Pancasila, Wawali Kota Malang Dorong Keterlibatan Masyarakat dalam Pembangunan</title>
		<link>https://memontum.com/halal-bihalal-pemuda-pancasila-wawali-kota-malang-dorong-keterlibatan-masyarakat-dalam-pembangunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[keterlibatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Wawali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231645</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam membangun Kota Malang, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja. Namun, dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Hal itu, disampaikan Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin, saat menghadiri Halal Bihalal yang digelar Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Malang, di Sekretariat PP, Perum Mutiara Jingga Residence, Lowokwaru, Minggu (12/04/2026) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam membangun Kota Malang, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja. Namun, dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Hal itu, disampaikan Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin, saat menghadiri Halal Bihalal yang digelar Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Malang, di Sekretariat PP, Perum Mutiara Jingga Residence, Lowokwaru, Minggu (12/04/2026) tadi.</p>



<p>Menurut Wawali Ali, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, dalam menjalankan pembangunan. Dukungan masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, menjadi faktor penting dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.</p>



<p>“Semua elemen harus terlibat. Dengan kebersamaan, pembangunan tidak hanya berjalan lebih cepat, tetapi juga berkelanjutan,” ujar Wawali Ali.</p>



<p>Dirinya menilai, persatuan merupakan fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Nilai kebersamaan tersebut, menurutnya telah menjadi kekuatan bangsa sejak dahulu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Persatuan adalah kunci. Tanpa itu, kita sulit bergerak bersama menghadapi tantangan,” tegasnya.</p>



<p>Wawali Ali juga mengajak seluruh pihak, menjaga kondusivitas Kota Malang. Lingkungan yang aman dan harmonis, dinilai menjadi prasyarat penting bagi pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>“Mari kita jaga kota ini bersama. Dengan semangat persaudaraan, kita bisa mewujudkan Malang yang lebih maju dan berkelas,” tambahnya.</p>



<p>Tak hanya itu, Wawali Ali juga turut mengapresiasi kontribusi berbagai elemen masyarakat yang selama ini aktif mendukung pembangunan daerah dan berharap sinergi tersebut terus diperkuat.</p>



<p>Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Malang, Ripkianto, mengatakan bahwa kegiatan halal bihalal menjadi momentum mempererat silaturahmi internal sekaligus memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat. “Kami ingin terus berbenah dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231645</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Basarnas Beri Penghargaan Pemkab Sidoarjo dalam Keterlibatan Operasi SAR Bangunan Ponpes Al-Khoziny</title>
		<link>https://memontum.com/basarnas-beri-penghargaan-pemkab-sidoarjo-dalam-keterlibatan-operasi-sar-bangunan-ponpes-al-khoziny</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 12:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[al-khoziny]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[keterlibatan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231076</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menerima penghargaan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Republik Indonesia, atas dukungannya dalam Operasi SAR peristiwa runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, beberapa waktu lalu. Penghargaan tersebut, diserahkan Kepala Basarnas Surabaya, Nanang Sigit dan diterima Bupati Sidoarjo, H Subandi, di Kantor Pemkab Sidoarjo, Senin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menerima penghargaan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Republik Indonesia, atas dukungannya dalam Operasi SAR peristiwa runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, beberapa waktu lalu. Penghargaan tersebut, diserahkan Kepala Basarnas Surabaya, Nanang Sigit dan diterima Bupati Sidoarjo, H Subandi, di Kantor Pemkab Sidoarjo, Senin (16/03/2026) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Subandi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Dirinya menilai, penghargaan tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara Pemkab Sidoarjo dengan berbagai pihak, khususnya Basarnas dalam menangani musibah runtuhnya bangunan di Ponpes Al-Khoziny.</p>



<p>“Saya menyampaikan terima kasih atas kerja sama, bantuan dan semangat bahu-membahu dalam menolong para korban. Tanpa kerja sama yang baik dari semua pihak, penanganan musibah tersebut tentu tidak dapat berjalan dengan cepat,” kata Bupati Subandi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, bupati juga menyampaikan bahwa salah satu pekerjaan rumah yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah, adalah penanganan banjir di wilayah timur Kabupaten Sidoarjo. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Sidoarjo telah melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan membangun rumah pompa di beberapa titik rawan banjir.</p>



<p>“Jika sewaktu-waktu terjadi banjir akibat hujan deras atau pasang air laut, tidak menutup kemungkinan bantuan dari Basarnas juga diperlukan, misalnya untuk membantu proses evakuasi warga terdampak,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Basarnas Nanang Sigit menyampaikan bahwa kunjungannya ke Kabupaten Sidoarjo selain untuk menyerahkan penghargaan juga dalam rangka mempererat silaturahmi dengan pemerintah daerah. Dirinya juga menyampaikan salam dari Kepala Basarnas RI kepada Bupati Sidoarjo, sekaligus mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama Pemkab Sidoarjo dalam proses penanganan korban pada peristiwa runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran.</p>



<p>“Tanpa bantuan serta kerja sama yang maksimal dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, proses penanganan dan evakuasi tentu tidak akan berjalan dengan mudah dan cepat,” tambahnya. <strong>(puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231076</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Atasi Persoalan Banjir Kota Malang, Wali Kota Wahyu Ajak Keterlibatan Perguruan Tinggi</title>
		<link>https://memontum.com/atasi-persoalan-banjir-kota-malang-wali-kota-wahyu-ajak-keterlibatan-perguruan-tinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[keterlibatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan]]></category>
		<category><![CDATA[persoalan]]></category>
		<category><![CDATA[tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228619</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang mendorong Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Kota Malang, dapat terlibat dalam penanganan masalah banjir. Hal itu dikatakan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Rabu (10/12/2025) tadi. Disampaikan Wali Kota Wahyu, bahwa jumlah mahasiswa yang ada di Kota Malang, hampir setara dengan penduduk asli Kota Malang. Sehingga, kondisi tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang mendorong Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Kota Malang, dapat terlibat dalam penanganan masalah banjir. Hal itu dikatakan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Rabu (10/12/2025) tadi.</p>



<p>Disampaikan Wali Kota Wahyu, bahwa jumlah mahasiswa yang ada di Kota Malang, hampir setara dengan penduduk asli Kota Malang. Sehingga, kondisi tersebut membuat kampus memiliki peran besar dalam pengelolaan lingkungan, khususnya mitigasi banjir.</p>



<p>&#8220;Saya sudah ketemu Prof Bisri (Guru Besar Teknik Pengairan) dan beliau menyampaikan bahwa sekarang peran perguruan tinggi harus banyak terlibat. Karena penyumbang populasi terbesar setelah penduduk asli itu adalah mahasiswa,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa kampus harus mulai memiliki skema pengelolaan banjir di kawasan masing-masing. Terlebih, sebagian kawasan perguruan tinggi selama ini masih membuang aliran air langsung ke drainase perkotaan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Nanti saya akan ketemu forum rektor untuk menyampaikan konsep ini. Kampus harus mulai berpikir. Kita butuh mahasiswa punya kesadaran. Jangan sampai justru mahasiswa sendiri yang tidak sadar, itu kan repot,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Salah satu konsep yang akan didorong adalah penerapan sumur resapan atau injeksi air di lingkungan kampus. Sehingga, diharapkan air hujan dapat tertangani di kawasan sumbernya dan tidak dibebankan ke saluran kota.</p>



<p>Wali Kota Wahyu menegaskan, bahwa penyelesaian banjir tidak bisa dilakukan secara instan. Perlu perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, serta peningkatan kesadaran dari semua pihak.</p>



<p>&#8220;Menyelesaikan banjir itu tidak sim salabim. Ada tahapannya dan harus berjalan bersama. Pemerintah tidak bisa sendirian,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228619</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gali Talenta Sejak Dini Via Garudeya Runbike, Bupati Malang Apresiasi Keterlibatan Orang Tua</title>
		<link>https://memontum.com/gali-talenta-sejak-dini-via-garudeya-runbike-bupati-malang-apresiasi-keterlibatan-orang-tua</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[garudeya]]></category>
		<category><![CDATA[keterlibatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[runbike,]]></category>
		<category><![CDATA[talenta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227536</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Malang, yang sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaida Sanusi, memberangkatkan peserta Garudeya Runbike di Halaman Uji SIM Satpas Prototype Desa Talangagung Kecamatan Kepanjen, Minggu (09/11/2025) tadi. Pelaksanaan dalam rangka menggali, menyalurkan dan mengukur perkembangan talenta anak-anak usia dini melalui olah raga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Malang, yang sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaida Sanusi, memberangkatkan peserta Garudeya Runbike di Halaman Uji SIM Satpas Prototype Desa Talangagung Kecamatan Kepanjen, Minggu (09/11/2025) tadi. Pelaksanaan dalam rangka menggali, menyalurkan dan mengukur perkembangan talenta anak-anak usia dini melalui olah raga bersepeda tanpa pedal, itu dihadiri Forkopimda Kabupaten Malang, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, camat dan Forkopimcam Kepanjen, Ketua Kormi Kabupaten Malang, Ketua Pushbike Kabupaten Malang serta Seluruh Panitia Penyelenggara dan Seluruh Peserta Garudeya Runbike.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Malang menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya pelaksanaan event Garudeya Runbike. Dirinya melihat, bahwa kegiatan ini sebagai ruang penting untuk mengembangkan talenta anak-anak usia dini, melalui olah raga bersepeda tanpa pedal.</p>



<p>Bupati Sanusi juga berharap, bahwa event ini dapat menjadi event tahunan, yang bisa diselenggaran bersamaan dengan Hari Jadi Kabupaten Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pushbike telah berkembang menjadi sarana pembinaan motorik yang efektif, melatih keseimbangan, keberanian, fokus, serta sportivitas. Kemampuan-kemampuan ini menjadi pondasi tumbuh kembang anak di masa depan. Saya yakin, bahwa pola pembinaan yang dimulai sejak dini akan melahirkan generasi yang sehat, kompetitif dan siap berprestasi,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa Pemkab Malang memiliki komitmen kuat dalam mendukung kegiatan yang memberi ruang bagi kreativitas dan potensi anak. Garudeya Runbike menjadi bukti nyata, bahwa kolaborasi antara komunitas, orang tua dan pemerintah dapat menghadirkan kegiatan positif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik.</p>



<p>“Saya juga berpesan kepada peserta, bertandinglah dengan gembira. Jadikan lintasan hari ini sebagai tempat untuk menunjukkan kemampuan terbaik tanpa harus merasa terbebani. Menang itu baik, tetapi berani mencoba adalah prestasi yang jauh lebih besar. Semangat adik-adik peserta lomba dan tunjukkan kemampuan kalian,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Tidak ketinggalan, dalam kesempatan yang sama, Bupati Malang juga mengapresiasi para orang tua yang hadir, karena kehadirannya memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi peserta. Dengan demikian, anak-anak bisa belajar bahwa proses lebih penting daripada hasil dan dukungan keluarga adalah sumber keberanian terbesar. <strong>(pro/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227536</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peletakan Batu Pertama UMKM Center, Wali Kota Malang Dorong Keterlibatan Stakeholder</title>
		<link>https://memontum.com/peletakan-batu-pertama-umkm-center-wali-kota-malang-dorong-keterlibatan-stakeholder</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Aug 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Center]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[keterlibatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peletakan]]></category>
		<category><![CDATA[pertama]]></category>
		<category><![CDATA[stakeholder]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225327</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai stakeholder dalam mendorong tumbuh kembang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Malang. Hal itu dikatakannya, saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan UMKM Center, di Jalan Panglima Sudirman, Sabtu (23/08/2025) tadi. Pria nomor satu di jajaran Pemkot Malang tersebut menyampaikan, bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai stakeholder dalam mendorong tumbuh kembang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Malang. Hal itu dikatakannya, saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan UMKM Center, di Jalan Panglima Sudirman, Sabtu (23/08/2025) tadi.</p>



<p>Pria nomor satu di jajaran Pemkot Malang tersebut menyampaikan, bahwa pembangunan ekosistem UMKM harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. &#8220;Kota Malang punya potensi besar lewat UMKM. Ini sudah dibuktikan melalui eksistensi mereka yang tetap survive saat pandemi Covid-19 lalu dan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,&#8221; jelas Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menilai, bahww keberadaan UMKM Center dapat menjadi wadah inkubasi sekaligus solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi pelaku UMKM, mulai dari pembiayaan hingga pemasaran. &#8220;Saya sangat mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Asosiasi UMKM Nusantara Rakyat Sejahtera (AMNARA) Building, Pemkot Malang dan TNI. Apalagi UMKM Center ini dibangun di pusat kota, tentu akan berdampak positif bagi perkembangan UMKM lokal,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Wali Kota Wahyu menargetkan sekitar 10 persen UMKM di Kota Malang, dapat berpartisipasi aktif di UMKM Center. Karenanya, dirinya juga menekankan pentingnya dukungan perbankan, salah satunya dari Bank Jatim, untuk memperkuat akses pembiayaan.</p>



<p>“Kita sudah menginventarisasi masalah yang umumnya dihadapi pelaku UMKM, salah satunya permodalan. Alhamdulillah, Bank Jatim siap memberikan fasilitas pembiayaan. Harapannya, minimal 10 persen pelaku UMKM lokal bisa bergabung di sini,&#8221; imbuh Wahyu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225327</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ning Ghyta Apresiasi Keterlibatan Warga Jember dalam Pelayanan KB Vasektomi</title>
		<link>https://memontum.com/ning-ghyta-apresiasi-keterlibatan-warga-jember-dalam-pelayanan-kb-vasektomi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[keterlibatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[vasektomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221445</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, menghadiri kegiatan pelayanan KB serentak dalam rangka momentum MURI Vasektomi/MOP di RSD dr Soebandi, Sabtu (26/04/2025) tadi. Turut hadir mendampingi Ning Ghyta, Plt Direktur RSD dr Soebandi Jember, dr I Nyoman Semita dan Plt Kepala DP3AKB, Regar Jeane Dealan Nangka serta jajaran. Kali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, menghadiri kegiatan pelayanan KB serentak dalam rangka momentum MURI Vasektomi/MOP di RSD dr Soebandi, Sabtu (26/04/2025) tadi. Turut hadir mendampingi Ning Ghyta, Plt Direktur RSD dr Soebandi Jember, dr I Nyoman Semita dan Plt Kepala DP3AKB, Regar Jeane Dealan Nangka serta jajaran.</p>



<p>Kali pertama tiba di lokasi, Ning Ghyta langsung meninjau sejumlah pelayanan di RSD dr Soebandi. Diantaranya, Instalasi Gawat Darurat, Poli Orthopedi, hingga pelayanan bersalin.</p>



<p>Selanjutnya, Ning Ghyta bertemu dengan belasan peserta vasektomi. Dalam momen ini, dirinya mengaku dibuat takjub karena kesediaan para pria untuk mengikuti pelaksanaan itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sebagai alternatif, KB tidak hanya untuk perempuan, namun juga bisa untuk pria. Harapannya, semoga menciptakan keluarga yang bahagia,&#8221; kata Ketua TP PKK Jember.</p>



<p>Sementara itu, Plt Kepala DP3AKB, Regar Jeane Dealan Nangka, menambahkan bahwa kegiatan kali ini merupakan upaya untuk membantu pemerintah pusat dalam memecahkan rekor MURI. &#8220;Setiap kabupaten diberikan target untuk mencapai rekor MURI. Dari 10 orang dinaikkan menjadi 15 orang. Namun, ada sebanyak 14 warga Jember yang ikut serta dan peserta dari Wuluhan paling banyak,&#8221; paparnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221445</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serahkan Hibah 13 Unit Bak Kolam Fiber, Pj Wali Kota Kediri Ingatkan Produkfitas dan Keterlibatan Anak Muda</title>
		<link>https://memontum.com/serahkan-hibah-13-unit-bak-kolam-fiber-pj-wali-kota-kediri-ingatkan-produkfitas-dan-keterlibatan-anak-muda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Sep 2024 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[fiber,]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[keterlibatan]]></category>
		<category><![CDATA[produkfitas]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214161</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, menyerahkan bantuan hibah barang berupa 13 unit bak kolam fiber kepada Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Mutiara Mandiri Abadi, Jumat (13/09/2024) tadi. Pokdakan Mutiara Abadi sendiri, bertempat di Jalan Cemara RT02 RW03 Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Pj Wali Kota sendiri dalam kesempatan itu juga meninjau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, menyerahkan bantuan hibah barang berupa 13 unit bak kolam fiber kepada Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Mutiara Mandiri Abadi, Jumat (13/09/2024) tadi. Pokdakan Mutiara Abadi sendiri, bertempat di Jalan Cemara RT02 RW03 Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.</p>



<p>Pj Wali Kota sendiri dalam kesempatan itu juga meninjau lokasi budidaya ikan hias. Termasuk, juga melihat bagaimana proses pengemasan ikan hias agar aman sampai ke tempat para pembeli.</p>



<p>&#8220;Koleksi ikan di sini beragam dan warna-warni cantiknya. Ada ikan Cupang, Glowfish Tetra, Glowfish Danio, Glowfish Sumatera dan masih banyak lagi,&#8221; kata Pj Wali Kota.</p>



<p>Disampaikan Pj Wali Kota Zanariah, bahwa potensi budidaya ikan hias memang cukup besar. Maka dari itu, harus didukung dengan peningkatan sarana prasarana yang memadai. Dengan diberi bantuan hibah bak kolam fiber, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas ikan hias.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di samping itu, lanjutnya, karena kolam ini berbahan fiber, sehingga memudahkan para pembudidaya ikan dalam merawat dan memindahkan ketika diperlukan. Dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota juga menjelaskan bahwa bantuan hibah ini merupakan hasil realisasi dari pengajuan melalui Musrenbang tahun 2023. Karenanya, semoga di tahun depan, akan ada realisasi hibah lagi untuk Pokdakan yang sudah mengajukan pada Musrenbang tahun ini.</p>



<p>&#8220;Sekali lagi saya tekankan agar bantuan hibah yang sudah diberikan untuk dijaga, dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik. Terima kasih atas semangat kerjanya untuk Pokdakan, sehingga budidaya ikan di sini bisa terkenal hingga kancah nasional bahkan internasional,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tidak lupa, Pj Wali Kota Zanariah juga memastikan kepada Pokdakan bahwa harus ada anak muda yang menjadi petani ikan hias ini. Karena, hal itu penting untuk melanjutkan budidaya ikan hias. Karena melalui anak-anak muda inilah yang biasanya lebih cepat beradaptasi dengan perkembangan zaman. Sehingga, budidaya ikan hias ini bisa lebih berkembang dan terus berlanjut.</p>



<p>Turut hadir dalam penyerahan bantuan itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Mohammad Ridwan, Kabag Perekonomian, Tetuko Erwin Sukarno, Camat Pesantren, Widiantoro, Lurah Ketami, Yeriastika, Ketua Pokdakan Mutiara Mandiri Abadi, Budi Mirnaningtyas, Ketua Pokdakan Mina Maju Mandiri Waluyo dan Ketua Pokdakan Karya Mina Santoso. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214161</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Yayasan Sanggar Kesehatan Jiwa Baitul Latifa, Mas Dhito Tawarkan Keterlibatan Pemkab Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-yayasan-sanggar-kesehatan-jiwa-baitul-latifa-mas-dhito-tawarkan-keterlibatan-pemkab-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2023 03:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[baitul]]></category>
		<category><![CDATA[Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[keterlibatan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[latifa,]]></category>
		<category><![CDATA[mas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[sanggar]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tawarkan]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191617</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengunjungi Yayasan Sanggar Kesehatan Jiwa Baitul Latifa, Desa Susuh Bango, Kecamatan Ringinrejo, Jumat (23/06/2023) tadi. Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Kediri, itu merupakan bentuk kepeduliannya terhadap warganya. Termasuk, mereka yang tengah mengalami gangguan kejiwaan. Saat didatangi Mas Dhito-sapaan Bupati Lumajang, berdasarkan penyampaian pengurus yayasan, terdapat 48 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengunjungi Yayasan Sanggar Kesehatan Jiwa Baitul Latifa, Desa Susuh Bango, Kecamatan Ringinrejo, Jumat (23/06/2023) tadi.</p>



<p>Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Kediri, itu merupakan bentuk kepeduliannya terhadap warganya. Termasuk, mereka yang tengah mengalami gangguan kejiwaan.</p>



<p>Saat didatangi Mas Dhito-sapaan Bupati Lumajang, berdasarkan penyampaian pengurus yayasan, terdapat 48 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tinggal di sana. Mereka berasal dari berbagai daerah dan tidak terbatas dari Kabupaten Kediri.</p>



<p>Pengurus Yayasan Sanggar Kesehatan&nbsp; Jiwa Baitul Latifa, Roehan, sendiri merupakan sosok yang selama ini tulus merawat warga ODGJ. Setiap hari untuk merawat ODGJ, dirinya dibantu istrinya, Sulatri.</p>



<p>Disampaikan, bahwa aksinya itu dimulai pada 2013. Waktu itu, aksinya masih sebatas melakukan pendampingan pengobatan dengan mendatangi rumah-rumah warga yang mengalami gangguan jiwa. &#8220;Dari yang sakit itu, makin lama dekat dengan kita dan minta pertemuan sebulan dua kali. Akhirnya (2016, red), saya mendirikan sanggar ini,&#8221; ungkap Raihan, menceritakan awal aksi sosialnya.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Mulai 2013 sampai 2016, tambahnya, dirinya pun berkeliling Kabupaten Kediri, untuk melakukan pelepasan pasung warga yang mengalami gangguan kejiwaan. Sementara untuk persoalan dana operasional, selain dari pribadi, diakui dari bantuan donator maupun dari keluarga pasien ODGJ. Sedang, untuk pelayanan pengobatan pasien dibantu dari pihak Puskesmas.</p>



<p>Setelah mendengar cerita itu, Mas Dhito pun mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan ketulusan Roehan dan keluarga. Termasuk, menawarkan untuk membantu kekurangan dari yang bersangkutan. &#8220;Apa yang Pemkab bisa bantu, Pak?,&#8221; tanya Mas Dhito kepada Roehan.</p>



<p>Mendapatkan tawaran itu, Roehan pun tidak langsung menjawab. Hanya saja, diungkapkan bahwa dirinya membuka cabang di wilayah Kecamatan Plosoklaten.</p>



<p>&#8220;Sementara karena di sini itu banyak, saya buka cabang di Plosoklaten. Besok di sini hanya perawatan awal, kalau sudah baik, maka akan dibawa ke sana (Plosoklaten),&#8221; terang Roehan.</p>



<p>Mendapat jawaban itu, Mas Dhito pun paham dan kembali mengucapkan terima kasih. &#8220;Matur nuwun nggih pak,&#8221; ucap Mas Dhito mendengar penjelasan Roehan.</p>



<p>Mas Dhito berpesan, bilamana nantinya sewaktu-waktu membutuhkan bantuan, Roehan diminta untuk menyampaikan ke Pemerintah Kabupaten Kediri, untuk segera ditindaklanjuti. Sebelum berpamitan, didampingi Roehan, bupati muda itu pun melihat lebih dekat warga ODGJ yang dirawat di sana.</p>



<p>&#8220;Saya terima kasih banyak nggih, Pak,&#8221; ujar bupati muda itu sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.&nbsp;<strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191617</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
