<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ketupat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ketupat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Mar 2026 14:20:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ketupat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</title>
		<link>https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu</link>
					<comments>https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[pospam]]></category>
		<category><![CDATA[posyan]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[terpadu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231026</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Untuk melayani para pemudik selama Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan mendirikan 7 Pos Pengamanan dan Pelayanan. Jumlah tersebut, terdiri dari empat Pos Pengamanan (Pospam), dua Pos Pelayanan (Posyan) dan satu Pos Terpadu. Untuk empat Pospam sendiri, berada di Alun-Alun Bangil, Arteri Gempol, Cimory Prigen dan Tosari yang menjadi jalur menuju kawasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Untuk melayani para pemudik selama Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan mendirikan 7 Pos Pengamanan dan Pelayanan. Jumlah tersebut, terdiri dari empat Pos Pengamanan (Pospam), dua Pos Pelayanan (Posyan) dan satu Pos Terpadu.</p>



<p>Untuk empat Pospam sendiri, berada di Alun-Alun Bangil, Arteri Gempol, Cimory Prigen dan Tosari yang menjadi jalur menuju kawasan wisata Gunung Bromo. Sementara dua Posyan, didirikan di Rest Area KM 66 A dan KM 66 B Tol Pandaan–Malang. Begitu pula untuk Pos Terpadu, berada di Taman Dayu Pandaan yang menjadi pusat kendali operasi lapangan.</p>



<p>Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, mengatakan bahwa untuk mendukung pengamanan tersebut, Polres Pasuruan menyiapkan 220 personel Polri. Dari jumlah tersebut, 110 personel ditempatkan pada Pos Pam, Posyan dan Pos Terpadu, sementara 110 personel lainnya bertugas di Posko dan Satuan Tugas (Satgas) Operasi.</p>



<p>Selain itu, operasi ini juga melibatkan 242 personel dari berbagai instansi terkait, yang akan ditempatkan di pos-pos operasi. Serta, 153 personel yang disiagakan di Mako sebagai cadangan. Adapun unsur yang terlibat, diantaranya berasal dari TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Jasa Marga, Senkom Mitra Polri, Banser, Pramuka, hingga organisasi komunikasi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Pos-pos tersebut kami tempatkan di sejumlah titik strategis yang memiliki mobilitas tinggi,&#8221; kata Kapolres, Minggu (15/03/2026) tadi.</p>



<p>Diketahui, Operasi Ketupat Semeru 2026 berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Tujuannya, untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta kelancaran arus lalu lintas selama momentum Lebaran.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>AKBP Harto menambahkan, untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik maupun arus balik, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Termasuk, penggelaran Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu.</p>



<p>“Polres Pasuruan bersama TNI dan instansi terkait siap melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2026 guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” kata AKBP Harto Agung Cahyono.</p>



<p>Kapolres menambahkan, bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur mudik, tetapi juga pada lokasi dengan potensi keramaian. Seperti, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, rumah ibadah, terminal, serta titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.</p>



<p>“Melalui sinergi dengan TNI dan seluruh stakeholder, kami berharap situasi Kamtibmas tetap kondusif serta arus mudik dan balik di wilayah Kabupaten Pasuruan dapat berjalan aman, lancar dan terkendali,” ujar AKBP Harto.</p>



<p>Selain pengamanan jalur, Polres Pasuruan juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan Kamtibmas, bencana alam, hingga lonjakan kendaraan di jalur wisata dan jalan Tol yang menjadi lintasan utama pemudik di wilayah tersebut.</p>



<p>&#8220;Kami optimis Operasi Ketupat Semeru 2026 dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun merayakan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Pasuruan,&#8221; paparnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231026</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kerawanan Libur Lebaran, Polresta Malang Kota Gelar Operasi Ketupat Semeru 2026</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kerawanan-libur-lebaran-polresta-malang-kota-gelar-operasi-ketupat-semeru-2026</link>
					<comments>https://memontum.com/antisipasi-kerawanan-libur-lebaran-polresta-malang-kota-gelar-operasi-ketupat-semeru-2026#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[kerawanan]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230940</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Polresta Malang Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, Kamis (12/03/2026) sekitar pukul 16.00. Gelar pasukan yang dilaksanakan di halaman depan Mapolresta Malang Kota ini sebagai penanda dimulainya pengamanan terpadu menjelang libur panjang Nyepi hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Diikuti dari berbagai unsur TNI, Polri, Pemerintah Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Polresta Malang Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, Kamis (12/03/2026) sekitar pukul 16.00. Gelar pasukan yang dilaksanakan di halaman depan Mapolresta Malang Kota ini sebagai penanda dimulainya pengamanan terpadu menjelang libur panjang Nyepi hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.</p>



<p>Diikuti dari berbagai unsur TNI, Polri, Pemerintah Kota Malang, serta berbagai mitra Kamtibmas, diantaranya relawan, Pramuka, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi komunikasi masyarakat di lingkup wiayah terkecil.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, dalam amanahnya mengatakan Operasi Ketupat tahun ini mengusung tema Mudik Aman, Keluarga Bahagia, menekankan kesiapsiagaan aparat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.</p>



<p>“Intinya, Operasi Ketupat Semeru ini bukan hanya soal lalu lintas, tetapi tentang pelayanan publik, keamanan, serta memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas liburannya dengan aman dan nyaman,” ujar Kombes Pol Putu Kholis.</p>



<p>Kombes Pol Putu Kholis menjelaskan bahwa berdasarkan hasil koordinasi bersama saat Rakor lintas sektor, ada 5 potensi tantangan utama yang perlu diantisipasi selama masa libur panjang di Kota Malang.</p>



<p>Pertama adalah potensi kepadatan lalu lintas, mengingat Kota Malang menjadi jalur strategis menuju kawasan wisata Malang Raya. Kedua, kepadatan di fasilitas publik seperti pusat perbelanjaan, tempat wisata, pusat kuliner, serta destinasi oleh-oleh yang biasanya meningkat signifikan selama libur Lebaran.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ketiga adalah masalah parkir yang kerap muncul akibat meningkatnya mobilitas masyarakat di pusat keramaian. Kondisi tersebut berpotensi dimanfaatkan pihak tertentu untuk mengambil keuntungan di luar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.</p>



<p>“Semakin tinggi mobilitas masyarakat, maka semakin tinggi pula konsumsi dan aktivitas ekonomi. Dampaknya adalah munculnya tantangan lain seperti pengelolaan parkir, pengelolaan sampah, hingga inflasi musiman yang perlu kita kendalikan bersama,” jelas Kombes Pol Putu Kholis.</p>



<p>Tantangan kelima adalah inflasi temporer atau inflasi musiman, yang biasanya muncul akibat meningkatnya permintaan barang dan jasa menjelang hari raya. “Jika kita mampu bersinergi dan mengelola situasi dengan baik, maka momentum libur panjang ini juga dapat menjadi peluang pertumbuhan ekonomi serta menunjukkan bahwa Malang adalah kota yang aman, ramah bagi wisatawan dan nyaman bagi warganya,” urainya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang menegaskan bahwa Pemerintah Kota Malang bersama TNI-Polri telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman. Pihaknya juga menyiapkan tim pengurai kemacetan yang akan bergerak secara mobile untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, terutama di pusat keramaian dan kawasan kuliner</p>



<p>&#8220;Kota Malang sebagai kota transit menuju destinasi wisata seperti Kota Batu dan Kabupaten Malang, titik kepadatan diperkirakan terjadi di beberapa ruas jalan utama, kawasan pusat perbelanjaan, destinasi wisata, serta kawasan kuliner populer seperti kawasan Heritage Kayutangan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Operasi Ketupat Semeru tahun ini, pengamanan di Kota Malang melibatkan ribuan personel gabungan dari berbagai instansi, mulai Polri, TNI, pemerintah daerah, relawan hingga supeltas, termasuk warga yang aktif di Siskamling.</p>



<p>Patroli bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga unsur kelurahan dan RT/RW untuk mengamankan rumah kosong dan lingkungan permukiman juga semakin ditingkatkan. Diharapkan dengan pengamanan maksimal, Kota Malang akan selalu aman dan kondusif. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/antisipasi-kerawanan-libur-lebaran-polresta-malang-kota-gelar-operasi-ketupat-semeru-2026/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230940</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</title>
		<link>https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman</link>
					<comments>https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[nyaman]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[rayakan]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230870</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor perlu terus diperkuat, terutama dalam menghadapi potensi kerawanan yang biasanya meningkat menjelang Idul Fitri. Hal ini disampaikannya, seusai Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di Ruang Harmoni Polres Lumajang, Selasa (10/03/2026) tadi. Diketahui, bahwa momentum Idul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor perlu terus diperkuat, terutama dalam menghadapi potensi kerawanan yang biasanya meningkat menjelang Idul Fitri. Hal ini disampaikannya, seusai Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di Ruang Harmoni Polres Lumajang, Selasa (10/03/2026) tadi.</p>



<p>Diketahui, bahwa momentum Idul Fitri selalu diikuti peningkatan pergerakan masyarakat, baik untuk kegiatan mudik, wisata, maupun aktivitas ekonomi. Karena itu, kesiapan seluruh unsur mulai dari pengamanan jalur transportasi, pelayanan masyarakat, hingga mitigasi berbagai potensi gangguan, perlu dipastikan sejak dini agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman.</p>



<p>Rakor ini, menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antar instansi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri. Kegiatan tersebut, merupakan bagian dari agenda pengamanan nasional Operasi Ketupat Semeru 2026, yang setiap tahun dilaksanakan guna memastikan situasi tetap kondusif di berbagai daerah.</p>



<p>Wabup Yudha juga menyampaikan apresiasinya kepada jajaran kepolisian serta seluruh pihak, yang selama ini berperan menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Lumajang. Dirinya menilai, situasi yang kondusif saat ini merupakan hasil dari koordinasi dan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai pemangku kepentingan.</p>



<p>“Kita perlu mewaspadai berbagai persoalan, seperti lalu lintas dan potensi kemacetan, termasuk titik-titik rawan bencana. Selain itu, peningkatan kunjungan masyarakat ke tempat wisata saat libur Lebaran juga harus menjadi perhatian bersama,” kata Mas Yudha-sapaan Wabup Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menambahkan, bahwa kesiapan pengamanan tidak hanya berfokus pada kelancaran arus mudik. Namun, juga mencakup pengelolaan kawasan wisata, pusat keramaian, serta pelayanan publik yang akan mengalami peningkatan aktivitas selama libur panjang.</p>



<p>Sementara itu, Wakapolres Lumajang, Kompol Suwarno, menegaskan bahwa keberhasilan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Menurutnya, pengamanan momentum besar seperti Idul Fitri membutuhkan kolaborasi lintas sektoral yang kuat, dengan setiap instansi menjalankan tugas pokok dan fungsi secara maksimal.</p>



<p>“Keberhasilan menciptakan situasi keamanan yang kondusif bukan hanya kewajiban satu institusi. Polri membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak agar pengamanan Idul Fitri dapat berjalan optimal,” ungkapnya.</p>



<p>Melalui rapat koordinasi ini, seluruh instansi terkait diharapkan dapat menyatukan langkah dan strategi dalam menghadapi berbagai dinamika selama masa mudik dan libur Lebaran. Baik itu mulai dari pengamanan tempat ibadah, pengaturan lalu lintas, hingga antisipasi potensi bencana dan lonjakan wisatawan.</p>



<p>Dengan sinergi lintas sektor yang semakin kuat, paparnya, Kabupaten Lumajang diharapkan mampu menjaga stabilitas daerah. Sekaligus, memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri di kampung halaman. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230870</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lebaran Ketupat, Forkopimda Lumajang Pantau Wisatawan di Pantai Mbah Drajid</title>
		<link>https://memontum.com/lebaran-ketupat-forkopimda-lumajang-pantau-wisatawan-di-pantai-mbah-drajid</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[drajid]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[pantau]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220883</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Setiap libur Lebaran, hampir seluruh destinasi wisata di Kabupaten Lumajang, dipadati oleh wisatawan, salah satunya seperti di Pantai Mbah Drajid. Tidak hanya menikmati wisata, sejumlah wisatawan berbondong-bondong datang dengan membawa alas hingga bekal makanan, untuk merayakan Lebaran Ketupat di pantai tersebut. Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Setiap libur Lebaran, hampir seluruh destinasi wisata di Kabupaten Lumajang, dipadati oleh wisatawan, salah satunya seperti di Pantai Mbah Drajid. Tidak hanya menikmati wisata, sejumlah wisatawan berbondong-bondong datang dengan membawa alas hingga bekal makanan, untuk merayakan Lebaran Ketupat di pantai tersebut.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, bersama Forkopimda serta sejumlah Kepala OPD terkait, mengunjungi pantai Selatan yang berada di wilayah Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Senin (07/04/2025) tadi. Kunjungan yang dilakukan Bupati Lumajang bersama rombongan, tidak lain bertujuan untuk melihat secara langsung suasana pantai dan pengunjung yang silih bergantian datang ke pantai selatan tersebut.</p>



<p>Dalam momen itu, nampak para pengunjung mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, baik dari Lumajang maupun luar daerah, tumpah ruah memadati obyek wisata Pantai Mbah Drajid untuk mandi bersama di tepi pantai. &#8220;Setiap Hari Raya Ketupat, Pantai Wotgalih ini rame. Kupatan itu 7 hari setelah 1 Syawal atau setelah Lebaran. Momen ini dijadikan masyarakat Lumajang maupun yang dari luar untuk menikmati liburan bersama keluarga pasca Lebaran,&#8221; kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain sebagai ajang silaturahmi dan meluapkan kegembiraan, tambahnya, mandi di laut diyakini dapat menyehatkan tubuh sekaligus menjadi tolak balak, serta dipercaya membawa keberkahan, kesehatan dan keselamatan bagi mereka dan keluarga. &#8220;Mandi di pantai bisa dijadikan sebagai ritual oleh sebagian masyarakat yang datang ke sini sudah menjadi tradisi. Kalau gak mandi di Panti Mbah Drajid ini kurang afdhol,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Tidak lupa, Bunda Indah juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada ketika sedang mandi di tepi Pantai Mbah Drajid. Mengingat, arus ombak di Pantai Mbah Drajid sangat besar.</p>



<p>&#8220;Tadi saya sudah mengimbau, agar masyarakat yang datang bisa menjaga diri jangan sampai hanyut oleh ombak, karena ombak di pantai ini sangat besar,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220883</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru, 550 Personil Disiagakan di Wilayah Hukum Polresta Malang Kota</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-pasukan-operasi-ketupat-semeru-550-personil-disiagakan-di-wilayah-hukum-polresta-malang-kota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2025 03:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[disiagakan]]></category>
		<category><![CDATA[kesiapan]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[pasukan]]></category>
		<category><![CDATA[personil]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220424</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Polresta Malang Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2025, dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1446 H di Kota Malang, Kamis (20/03/2025) tadi. Apel yang juga diikuti jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang, Sekda Kota Malang, tokoh pemuda hingga tokoh agama, ini berlangsung di Halaman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Polresta Malang Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2025, dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1446 H di Kota Malang, Kamis (20/03/2025) tadi. Apel yang juga diikuti jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang, Sekda Kota Malang, tokoh pemuda hingga tokoh agama, ini berlangsung di Halaman Balai Kota Malang.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, mengatakan bahwa apel ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana pengamanan. Serta, memperkuat sinergitas dengan seluruh stakeholder dalam rangka pengamanan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1446 H.</p>



<p>Kombes Pol Nanang menyebutkan, bahwa Polri bersama seluruh stakeholder telah mempersiapkan 550 personil untuk pengamanan jelang hingga selesai perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H. &#8220;Kami Polri, TNI, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan dibantu seluruh stakeholder lainnya, telah menyiapkan 550 personil yang disiagakan di tiga titik Pos Pengamanan dan satu titik Pos Pelayanan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sejumlah lokasi itu, ungkapnya, untuk tiga titik Pos Pengamanan yang ada terletak di samping Gedung MCC Kecamatan Blimbing, Exit Tol Madyopuro dan di depan Jembatan Soekarno Hatta Universitas Negeri Brawijaya (UB). Sedangkan satu titik Pos Pelayanan, terletak di Stasiun Kota Baru. Dari Pos Pengamanan dan Pelayanan itu, disediakan mulai tanggal 23 Maret 2025 pukul 00.00 sampai dengan 08 April 2025 dan dibuka selama 24 jam untuk melayani masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami akan menyiapkan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan. Tentunya, Pos Pelayanan ini lebih lengkap fasilitasnya dari pada Pos Pengamanan. Ada tempat istirahat, ada tempat kesehatan hingga ada tempat bermain anak-anak. Di setiap pos nantinya, itu pasti ada seluruh instansi dan stakeholder sesuai dengan tugas dan fungsinya untuk melayani masyarakat. Termasuk, tenaga kesehatan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, akan ada pengamanan 24 jam terhadap rumah-rumah kosong yang ditinggal mudik. Melalui patroli oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang bekerjasama dengan security setempat.</p>



<p>Berikutnya, Kombes Pol Nanang juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Malang, ketika saat meninggalkan rumah agar mematikan listrik dan mengkunci rapat pintu serta jendela. Termasuk, menitipkan kendaraan pribadinya secara gratis Polsek, Polresta dan Kodim.</p>



<p>&#8220;Termasuk bagi masyarakat yang mudik, jika lelah dalam berkendara silahkan beristirahat di pos-pos yang sudah disediakan di seluruh Indonesia. Jika jauh dari pos-pos tersebut, bisa beristirahat di SPBU terdekat jangan berhenti ditempat yang sepi,&#8221; imbuhnya. <strong>(cw1/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220424</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berikan Pelayanan Terbaik, Polresta Malang Kota Raih Best Innovation Ops Ketupat Semeru 2024</title>
		<link>https://memontum.com/berikan-pelayanan-terbaik-polresta-malang-kota-raih-best-innovation-ops-ketupat-semeru-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2024 13:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[berikan]]></category>
		<category><![CDATA[innovation]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[terbaik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210233</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Selalu tingkatkan pelayanan yang terbaik, Polresta Malang Kota berhasil meraih penghargaan Terbaik ke-3 penilaian kinerja Satker jajaran Polda Jatim, periode Januari 2024 dan Best Inovation Pos Pelayanan Terpadu/ Pos Pam Ops Ketupat 2024 kategori Polres Tipe A. Penghargaan ini, secara langsung diberikan oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto kepada Kapolresta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Selalu tingkatkan pelayanan yang terbaik, Polresta Malang Kota berhasil meraih penghargaan Terbaik ke-3 penilaian kinerja Satker jajaran Polda Jatim, periode Januari 2024 dan Best Inovation Pos Pelayanan Terpadu/ Pos Pam Ops Ketupat 2024 kategori Polres Tipe A.</p>



<p>Penghargaan ini, secara langsung diberikan oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto kepada Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto dalam Rakor analisa dan evaluasi Sitkamtibmas periode Maret-Mei di wilayah Jawa Timur di Aston Gresik and Convention Center, Senin (03/06/2024) tadi. Rakor ini juga diikuti oleh seluruh PJU Polda Jatim dan Kapolres jajaran.</p>



<p>Penghargaan yang diterima kali ini, merupakan sebuah motivasi atau semangat baru untuk seluruh anggota Polresta Malang Kota. &#8220;Alhamdulillah, pada pelaksanaan Anev Sitkamtibmas ini, Polresta Malang Kota berhasil meraih dua penghargaan sekaligus. Kami harap ini menjadi semangat baru bagi kami, untuk terus memberikan yang terbaik bagi Kota Malang,&#8221; ucap Kombes Pol Budi Hermanto.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Adapun inovasi yang disuguhkan oleh Polresta Malang Kota selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2024, diantaranya bensin gratis, bengkel portabel, fasilitas kopi gratis, ruangan yang nyaman, pemeriksaan kesehatan, Kendali, Koordinasi, Komunikasi dan Informasi (K3I), yang terintegrasi dengan 300 CCTV dan Mahameru Quick Respon. &#8220;Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2024, Polresta Malang Kota memang berusaha menyuguhkan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat selama pelaksanaan arus mudik dan arus balik sehingga tercipta nya mudik ceria penuh makna,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Polresta Malang Kota memiliki komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. &#8220;Kami akan terus berusaha bekerja dengan sebaik mungkin sesuai dengan prinsip, tidaklah perlu menjadi hebat cukuplah bermanfaat,&#8221; tegasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210233</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Lebaran, Forkopimda Trenggalek Pimpinan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2024</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-lebaran-forkopimda-trenggalek-pimpinan-apel-gelar-pasukan-operasi-ketupat-semeru-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2024 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[pasukan]]></category>
		<category><![CDATA[pimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208093</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Kepolisian Resort Trenggalek melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2024 di Halaman Mapolres Trenggalek, Rabu (03/04/2024) tadi. Apel gelar pasukan ini, diikuti oleh ratusan personel gabungan dari TNI, Polri dan stakeholder terkait. Bertindak selaku pimpinan apel adalah Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin didampingi Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo Supriyono dan Dandim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Kepolisian Resort Trenggalek melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2024 di Halaman Mapolres Trenggalek, Rabu (03/04/2024) tadi. Apel gelar pasukan ini, diikuti oleh ratusan personel gabungan dari TNI, Polri dan stakeholder terkait.</p>



<p>Bertindak selaku pimpinan apel adalah Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin didampingi Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo Supriyono dan Dandim 0806 Trenggalek, Letkol Czi Yudo Aji Susanto.</p>



<p>Dalam sambutan Kapolri yang dibacakan pimpinan apel, menegaskan bahwa pada tahun ini diperkirakan terdapat potensi pergerakan masyarakat sebesar 193,6 juta orang atau meningkat 56,4 persen dibandingkan tahun 2023. Untuk menjawab tantangan ini, TNI-Polri bersama stakeholder terkait melaksanakan operasi terpusat dengan sandi Ketupat 2024 yang melibatkan 155.165 personel, selama 13 hari dari tanggal 4 sampai dengan 16 April 2024. “Pesan saya, jaga kesehatan, jaga keselamatan. Semoga apa yang kita laksanakan menjadi ladang ibadah buat kita semua,&#8221; kata Bupati Trenggalek, Rabu (03/04/2024) tadi.</p>



<p>Sementara itu, Kapolres Trenggalek menegaskan apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2024 serta sebagai komitmen nyata sinergitas TNI-Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Berbagai upaya tersebut, diharapkan dapat berjalan optimal. Sehingga, masyarakat dapat merasakan mudik yang aman, ceria dan penuh makna.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Momentum Hari Raya Idul Fitri ini, dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi, persatuan dan kesatuan lapisan masyarakat. “Kegiatan pengamanan, kita fokuskan pada tempat ibadah yang digunakan Salat Id. Kemudian lokasi wisata, pengamanan jalur mudik, hingga perayaan Lebaran Ketupat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pihaknya menambahkan, untuk mendukung operasi ini, pihaknya melibatkan sedikitnya 356 orang. Sebanyak 200 orang diantaranya adalah anggota Polri dan sisanya terdiri dari TNI, PM, Pol PP, Dishub, Dinkes, Orari, Rapi, Senkom, Pramuka, Kokam dan Banser. “Selain itu, kita dirikan Pos Pelayanan Lebaran di Agropark, kemudian Pos Pengamanan Durenan dan Watulimo sekaligus untuk membantu pengamanan wisata,&#8221; tutur AKBP Gatut.</p>



<p>Disinggung terkait dengan tradisi menerbangkan balon udara, orang nomor satu di jajaran Polres Trenggalek ini menekankan agar masyarakat menghindari dan tidak menerbangkan balon udara. Hal itu karena dinilai dapat memicu kebakaran dan berpotensi mengganggu instalasi listrik serta membahayakan lalu lintas penerbangan. “Kami sudah berkoordinasi dengan jajaran PLN untuk melakukan imbauan dan penertiban. Kami harap Idul Fitri tahun ini tidak ada lagi yang menerbangkan balon udara,&#8221; tambahnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208093</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Trenggalek Partisipasi di Kemeriahan Festival Budaya Ketupat Durenan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-trenggalek-partisipasi-di-kemeriahan-festival-budaya-ketupat-durenan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Apr 2023 15:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187601</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Sudah menjadi tradisi warga Kabupaten Trenggalek, khususnya di Kecamatan Durenan, yakni pada H+7 Lebaran menggelar tradisi lebaran ketupat atau biasa disebut Kupatan. Tradisi ini, kontan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat ataupun wisatawan yang tengah berada di Trenggalek. Tahun ini atau tepatnya setelah pandemi Covid-19 mulai mereda, tradisi Kupatan mulai diwarnai dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Sudah menjadi tradisi warga Kabupaten Trenggalek, khususnya di Kecamatan Durenan, yakni pada H+7 Lebaran menggelar tradisi lebaran ketupat atau biasa disebut Kupatan. Tradisi ini, kontan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat ataupun wisatawan yang tengah berada di Trenggalek.</p>



<p>Tahun ini atau tepatnya setelah pandemi Covid-19 mulai mereda, tradisi Kupatan mulai diwarnai dengan berbagai kegiatan. Mulai dari kirab tumpeng ketupat raksasa, pertunjukan dan lain sebagainya.</p>



<p>Nantinya, tumpeng ketupat raksasa yang berisi ratusan ketupat ini, akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir di lokasi. Kirab tumpeng ketupat sendiri, telah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. Meski sempat terhenti akibat pandemi, namun tahun ini kirab digelar meriah dalam Festival Budaya Ketupat.</p>



<p>Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, juga turun dan turut larut dalam kemeriahan pelaksanaan itu. Bahkan, ikut berebut ketupat bersama masyarakat.</p>



<p>Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana tumpeng ketupat dikirab pagi hari sebelum Kupatan. Namun sekarang, diadakan pada malam hari. Hal itu, salah satunya dimaksudkan untuk mengantisipasi keramaian.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wagub-jatim-dan-wali-kota-malang-tinjau-drainase-soekarno-hatta-temukan-empat-penyebab-banjir">Wagub Jatim dan Wali Kota Malang Tinjau Drainase Soekarno Hatta, Temukan Empat Penyebab Banjir</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-salurkan-bantuan-pangan-ke-57-715-warga-penerima-naik-dua-kali-lipat">Pemkot Malang Salurkan Bantuan Pangan ke 57.715 Warga, Penerima Naik Dua Kali Lipat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pasuruan-imbau-asn-manfaatkan-libur-lebaran-sebagai-ajang-perkuat-silaturahmi">Bupati Pasuruan Imbau ASN Manfaatkan Libur Lebaran sebagai Ajang Perkuat Silaturahmi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-berangkatkan-7-armada-bus-program-mudik-gratis-lebaran-kabupaten-malang-2026">Bupati Sanusi Berangkatkan 7 Armada Bus Program Mudik Gratis Lebaran Kabupaten Malang 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-tepat-sasaran-wabup-banyuwangi-tinjau-pendistribusian-bansos-pangan-bapanas">Pastikan Tepat Sasaran, Wabup Banyuwangi Tinjau Pendistribusian Bansos Pangan Bapanas</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Ini masukan dari warga. Jadi, malam ketupatnya kita mencoba berbahagia, mensyukuri, tapi besoknya kembali ke pakem. Bahwa, besok waktunya maaf-maafan, anjangsana, silaturahmi,&#8221; kata Bupati Arifin, Jumat (28/4/2023) malam.</p>



<p>Saat lebaran Ketupat, hampir setiap rumah menyediakan aneka olahan ketupat dengan aneka sayur pendamping. Seperti sayur ayam lodho, sayur nangka muda dan sayur labu siam dengan tahu tempe.</p>



<p>Ditambah dengan kerupuk maupun keripik tempe khas Trenggalek, membuat sajian ketupat sayur ini banyak diminati masyarakat luas. &#8220;Sambil bersilaturahmi, masyarakat luar Trenggalek pun bisa menikmati sajian ketupat sayur gratis ini. Karena memang warga disini sudah menyiapkan makanan ini untuk dinikmati semua orang. Dan ini yang menjadi daya tarik tersendiri saat Kupatan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Selain sebuah tradisi yang sifatnya turun temurun, tradisi kupatan ini juga merupakan bentuk praktik masyarakat setempat atas ajaran Nabi Muhammad SAW, yang berkaitan dengan sedekah, memperkuat tali silaturahmi dan memuliakan tamu supaya menjadikan hidup lebih berkah. Selain mengaku kagum dengan tradisi kupatan ini, Mas Ipin-sapaan akrabnya, berharap agar tradisi ini dilestarikan hingga anak cucu kelak dapat menikmati dan merasakannya.</p>



<p>&#8220;Kita tahu Kupatan ini bukan kegiatan yang yang biasa-biasa saja. Melainkan ada sejarah dan makna didalamnya. Jadi ini adalah tradisi baik yang layak dilestarikan,&#8221; papar suami Novita Hardiny ini. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187601</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Arifin bersama Forkopimda Tinjau Perayaan Hari Raya Ketupat di Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-arifin-bersama-forkopimda-tinjau-perayaan-hari-raya-ketupat-di-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 May 2022 10:59:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168763</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Setelah dua tahun pasca pandemi Covid-19 melanda, Hari Raya Ketupat (Kupatan) di Kabupaten Trenggalek, pada tahun ini kembali digelar. Hal ini dilakukan, mengingat kondisi pandemi yang semakin membaik dan ditambah capaian vaksin Covid- 19 meningkat. Didampingi jajaran Forkopimda, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin tetap menghimbau warganya untuk senantiasa menjaga protokol kesehatan dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Setelah dua tahun pasca pandemi Covid-19 melanda, Hari Raya Ketupat (Kupatan) di Kabupaten Trenggalek, pada tahun ini kembali digelar. Hal ini dilakukan, mengingat kondisi pandemi yang semakin membaik dan ditambah capaian vaksin Covid- 19 meningkat.</p>



<p>Didampingi jajaran Forkopimda, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin tetap menghimbau warganya untuk senantiasa menjaga protokol kesehatan dan berharap semarak tradisi kupatan ini tidak terciderai dengan lonjakan kasus Covid-19. &#8220;Pembatasannya hanya sebatas himbauan terkait protokol kesehatan karena secara umum capaian vaksin sudah cukup baik. Dan kasus Covid di Trenggalek juga baik, hari ini juga tidak ada yang dirawat di fasilitas kesehatan kita,&#8221; ungkap Bupati Arifin, saat bersilaturahmi di Pondok Pesantren Babul Ulum Desa Durenan, Kecamatan Durenan, Senin (09/05/2022) siang.</p>



<p>Dirinya berharap, silaturahmi yang terjalin selama ini tidak terganggu akibat lonjakan kasus Covid-19. Dalam perayaan Hari Raya Ketupat tahun ini pun, Bupati melihat jika masyarakat cukup tertib menerapkan protokol kesehatan.</p>



<p>&#8220;Saya melihat warga masyarakat juga cukup tertib, dimana-mana silaturahmi juga memakai masker. Ini tradisi yang cukup baik menurut saya dan sekarang alhamdulillah bisa terlaksana dengan lebih semarak. Meskipun kalau kita lihat, tadi kita naik motor dan tidak ada kemacetan yang terlalu seperti 2 atau 3 tahun yang lalu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dikatakan Mas Ipin-sapaan akrab Bupati Trenggalek, masyarakat sudah bisa mengatur ritme bersilaturahmi. Artinya, tidak menjadi satu waktu ketika siang, namun malam menurut keterangan para Kyai sudah ada yang berkunjung sehingga tidak terjadi penumpukan atau kerumunan masa yang terlalu.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wagub-jatim-dan-wali-kota-malang-tinjau-drainase-soekarno-hatta-temukan-empat-penyebab-banjir">Wagub Jatim dan Wali Kota Malang Tinjau Drainase Soekarno Hatta, Temukan Empat Penyebab Banjir</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-salurkan-bantuan-pangan-ke-57-715-warga-penerima-naik-dua-kali-lipat">Pemkot Malang Salurkan Bantuan Pangan ke 57.715 Warga, Penerima Naik Dua Kali Lipat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pasuruan-imbau-asn-manfaatkan-libur-lebaran-sebagai-ajang-perkuat-silaturahmi">Bupati Pasuruan Imbau ASN Manfaatkan Libur Lebaran sebagai Ajang Perkuat Silaturahmi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-berangkatkan-7-armada-bus-program-mudik-gratis-lebaran-kabupaten-malang-2026">Bupati Sanusi Berangkatkan 7 Armada Bus Program Mudik Gratis Lebaran Kabupaten Malang 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-tepat-sasaran-wabup-banyuwangi-tinjau-pendistribusian-bansos-pangan-bapanas">Pastikan Tepat Sasaran, Wabup Banyuwangi Tinjau Pendistribusian Bansos Pangan Bapanas</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Seperti pawai-pun, para tokoh masyarakat juga bersepakat untuk tidak perlu dilaksanakan. Sehingga tradisi Kupatan ini cukup khidmat dengan saling bersilaturahmi,&#8221; terang Bupati Arifin.</p>



<p>Kunjungan pertama Kupatan tahun ini, Bupati beserta jajarannya mendatangi Pondok Pesantren Babul Ulum di Desa Durenan Kecamatan Durenan. Dimana disinilah yang menjadi cikal bakal tradisi Kupatan ini dilestarikan oleh masyarakat sekitar hingga sekarang.</p>



<p>Kurang lebih dimulai sejak tahun 1.600 dan sekarang sudah generasi ke-4. Berawal dari tokoh agama setempat yang bernama Mbah Mesir. &#8220;Pondok ini, tahun 1600 pondok ini sudah berdiri dan beliau di sini sudah generasi ke-4. Jadi kalau kupatan santri-santri dari luar pulau semua datang,&#8221; katanya.</p>



<p>Oleh karena itu, pihaknya akan berkeliling ke tokoh-tokoh masyarakat, utamanya pondok-pondok pesantren yang memang memiliki sejarah kuat terkait tradisi kupatan ini. &#8220;Semoga silaturahminya tidak terganggu dengan lonjakan kasus Covid-19. Saya melihat warga masyarakat juga cukup tertib, dimana-mana silaturahmi juga memakai masker,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Menurutnya, ini tradisi yang cukup baik. Dan sampai saat ini bisa terlaksana dengan lebih semarak. Meskipun arus lalulintas yang terpantau, ada kemacetan seperti 2 atau 3 tahun yang lalu.</p>



<p>Seperti yang diketahui, dalam tradisi Kupatan ini identik dengan kuliner ketupat sayur yang tersedia gratis bagi siapapun yang mau bersilaturahmi. &#8220;Itu indahnya tradisi Kupatan di Kabupaten Trenggalek,&#8221; papar suami Novita Hardiny ini. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168763</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
