<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Khas Jember &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/khas-jember/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Sep 2019 07:06:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Khas Jember &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab  Eksis Tampilkan Produk Khas Jember</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-eksis-tampilkan-produk-khas-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Sep 2019 07:06:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Khas Jember]]></category>
		<category><![CDATA[KTNA Expo]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/95743-pemkab-eksis-tampilkan-produk-khas-jember</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember selalu ‘eksis’ dalam setiap pameran yang diselenggarakan berbagai pihak di tingkat nasional. Konsistensi ini berdampak positif terhadap produk Jember yang diusung dalam pameran itu. Setidaknya ini disampaikan oleh Ketua Umum UMKM Pengda Jember, Wilda Ningsih, saat mengikuti KTNA Expo 2019 di Pekanbaru Riau, 24 September 2019. Wilda Ningsih mengatakan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember selalu ‘eksis’ dalam setiap pameran yang diselenggarakan berbagai pihak di tingkat nasional. Konsistensi ini berdampak positif terhadap produk Jember yang diusung dalam pameran itu.</p>
<p>Setidaknya ini disampaikan oleh Ketua Umum UMKM Pengda Jember, Wilda Ningsih, saat mengikuti KTNA Expo 2019 di Pekanbaru Riau, 24 September 2019.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-95744" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191003-WA0073-copy.jpg?resize=740%2C494" alt="" width="740" height="494" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191003-WA0073-copy.jpg?w=740&amp;ssl=1 740w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191003-WA0073-copy.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Wilda Ningsih mengatakan, penggerak produk lokal Jember terus berangsur membangun jejaring dengan para buyer. Pasar yang tercipta itu efek pameran yang diikuti Pemkab Jember.</p>
<p>“Pemkab Jember adil menggilir pelaku UMKM ikut berangkat ke setiap pameran yang diikutinya,” katanya.</p>
<p>Bagi penggerak produk lokal Jember yang belum ikut berangkat pameran, produknya tetap dibawa untuk dikenalkan ke para calon buyer maupun supplier. Sehingga azas manfaatnya tetap berlangsung.</p>
<p>Wilda menjelaskan, Pemkab Jember melalui Bagian Perekonomian selalu membawa barang dagangan UMKM Jember dan kartu nama pelaku usaha yang belum berkesempatan mengikuti pameran.</p>
<p>“Dari kartu nama itu, buyer langsung menghubungi pemilik produk. Dan di situ transaksi berlanjut,” jelasnya.</p>
<p>“Sebenarnya saat pameran, kami tidak mengejar berapa barang yang laku. Tetapi, seberapa banyak buyer yang kami dapatkan,” paparnya.</p>
<p>Di tempat terpisah, Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Jember, Slamet Sugianto, mengakui sesuai intruksi Bupati Faida, setiap kali pameran pihaknya diberi tugas menggalang sebanyak mungkin buyer, untuk memborong produk lokal Jember. Tujuan awal Bupati Faida, kata Slamet, memfasilitasi pelaku UMKM memperoleh pasar nasional.</p>
<p>Seperti dalam 2 hari mengikuti KTNA Expo 2019 di Pekanbaru. Sudah ada puluhan calon buyer yang berhasil mereka gaet. Bahkan, catatan tim Pameran 4 C Pemkab Jember, produk pameran di stand Jember sudah laku sekitar 70 % dari total barang bawaannya. “Padahal pameran baru berakhir dua hari lagi,” akunya. <strong>(bud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">95743</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Suwar Suwir Khas Jember yang Terlupakan</title>
		<link>https://memontum.com/suwar-suwir-khas-jember-yang-terlupakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jun 2019 13:40:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Khas Jember]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Suwar Suwir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=85769</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Makanan Suwar Suwir yang identik dengan kekhasan Kabupaten Jember. Jajanan selalu disuguhkan saat Idul Fitri atupun menjadi oleh-oleh bagi para pemudik dan tidak lengkap rasanya bila berkunjung ke Kabupaten Jember jika tidak menikmati Suwar suwir ini. Rendra Wirawan, Ketua UKM/IKM Nusantara cabang Kabupaten Jember mengatakan makanan olahan berbahan tapai yang dibentuk menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Makanan Suwar Suwir yang identik dengan kekhasan Kabupaten Jember. Jajanan selalu disuguhkan saat Idul Fitri atupun menjadi oleh-oleh bagi para pemudik dan tidak lengkap rasanya bila berkunjung ke Kabupaten Jember jika tidak menikmati Suwar suwir ini.</p>
<p>Rendra Wirawan, Ketua UKM/IKM Nusantara cabang Kabupaten Jember mengatakan makanan olahan berbahan tapai yang dibentuk menjadi permen atau manisan saat ini mulai terlupakan.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0035-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-85772" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0035-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0035-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0035-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0035-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0035-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0035-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Pasalnya banyak generasi muda atau bahkan masyarakat Jember sendiri, jarang mendengar promosi ataupun seperti apa jajanan dari Suwar Suwir itu.</p>
<p>Bahkan yang amat disayangkan oleh para pengusaha Suwar Suwir di Jember, makanan yang identik dengan ciri khas Jember ini, belum didaftarkan dalam HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual).</p>
<p>“Bukan tidak mungkin, makanan dengan ciri khas Jember ini akan hilang, jika pemerintah daerah tidak memperhatikan, padahal kami pengusaha makanan asli Jember, sudah selalu berjuang promosi dan mengenalkan produk ini, apalagi cita-citanya untuk membuat jajanan yang tidak kalah dengan permen impor itu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Padahal Kata Rendra Makanan Suwar Suwir sudah dikenalkan sejak tahun 1984 an ke pasaran, bahkan sejak kakek buyut sekitar tahun 1970 an sudah perkenalkan untuk suguhan lebaran, oleh oleh dan lain lainnya.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0034-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-85773" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0034-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0034-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0034-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0034-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0034-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0034-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>&#8220;Termasuk jajanan kunolah yang dioleh menjadi jajanan modern,&#8221; katanya.</p>
<p>Dengan nilai filosofi sejarah tersebut, menurut pria yang juga Owner dari toko oleh-oleh Jember dan pemilik produksi Suwar Suwir itu, jajanan Suwar Suwir memiliki nilai historis dan benar-benar menunjukkan kekhasan dan keaslian makanan khas Kabupaten Jember.</p>
<p>“Mestinya kita bangga ada makanan khas Suwar Suwir, sejak dulu selalu dipromosikan namun sampai saat ini belum terdaftar di HAKI, kita pelaku usaha suwar suwir yang masih bertahan ini berharap Suwar Suwir ini didaftar ke HAKI agar semakin dikenal,” ungkapnya.</p>
<p>Pria yang juga mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Jember khawatir makanan khas Kabupaten Jember ini, akan diklaim oleh daerah atau bahkan negara lain.</p>
<p>&#8220;Karena sampai saat Suwar suwir tidak mempunyai Hak Paten makanan Khas Jember, kita UMKM sendiri sudah mencoba untuk mengajukan, tetapi selalu gagal, padahal terkait standar ISO dan persyaratan lainnya sudah dilengkapi. Kebetulan saya ikut ISO standar suwar suwir itu masuk kok. Ini perlu diperhatikan,” pungkasnya <strong> (tog/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">85769</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
