<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kilogram &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kilogram/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Feb 2025 17:11:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kilogram &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pembelian LPG 3 Kilogram Harus di Pangkalan Resmi, Pertamina Siapkan Akses Titik Pangkalan Terdekat</title>
		<link>https://memontum.com/pembelian-lpg-3-kilogram-harus-di-pangkalan-resmi-pertamina-siapkan-akses-titik-pangkalan-terdekat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Feb 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kilogram]]></category>
		<category><![CDATA[pangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[pembelian]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[resmi]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[terdekat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218916</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemerintah pusat melalui Kementrian ESDM menetapkan pembelian LPG 3 kg per 1 Februari 2025, sepenuhnya hanya dilayani di Pangkalan Resmi Pertamina dan tidak ada lagi di tingkat pengecer. Bahkan, Pertamina Patra Niaga gerak cepat menyiapkan akses link titik terdekat pangkalan LPG 3 kilo gram yang berada disekitar lokasi masyarakat. &#8220;Untuk kemudahan masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pemerintah pusat melalui Kementrian ESDM menetapkan pembelian LPG 3 kg per 1 Februari 2025, sepenuhnya hanya dilayani di Pangkalan Resmi Pertamina dan tidak ada lagi di tingkat pengecer. Bahkan, Pertamina Patra Niaga gerak cepat menyiapkan akses link titik terdekat pangkalan LPG 3 kilo gram yang berada disekitar lokasi masyarakat. &#8220;Untuk kemudahan masyarakat menemukan pangkalan LPG 3 kg terdekat, kami menyiapkan akses mencari pangkalan terdekat melalui link berikut <a href="https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg</a> atau bisa meminta informasi melalui Call Centre 135,&#8221; kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, melalui keterangan tertulisnya.</p>



<p>Secara prinsip, sambung Heppy, Pertamina Patra Niaga akan menjalankan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementrian ESDM terkait distribusi LPG 3 kg. Masyarakat dihimbau untuk membeli langsung LPG 3 kilogram di Pangkalan Resmi Pertamina. Sebab, LPG 3 kilogram nantinya tidak di jual di warung-warung.</p>



<p>Sementara itu, Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menambahkan bahwa bagi masyarakat yang membeli di pangkalan resmi LPG 3 kg, tentu lebih murah harganya dibandingkan pengecer. Hal ini karena, harga yang di jual sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah daerah masing-masing wilayah.</p>



<p>&#8220;Saat ini, total pangkalan LPG 3 kg Pertamina Regional Jatimbalinus mencapai 46 ribu lebih pangkalan dengan sebaran 36 ribu lebih pangkalan di Jawa Timur, 5 ribu lebih pangkalan di Bali dan 4 ribu lebih pangkalan di Nusa Tenggara Barat,&#8221; ujar Ahad, Senin (03/02/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Keuntungan lain, pembelian di pangkalan resmi LPG 3 kilo gram juga lebih dijamin takarannya karena pangkalan menyiapkan timbangan, masyarakat dapat memastikan berat LPG 3 kg. &#8220;Untuk pengecer juga dapat menjadi pangkalan setelah memenuhi ketentuan yang berlaku,&#8221; jelas Ahad.</p>



<p>Sementara itu, SBM Rayon VI Pertamina Malang, Muhammad Syalman Al Farisy, telah melakukan pertemuan dengan pemilik pangkalan, Ketua Komisi II DPRD Situbondo, Disperindag, Satgas LPG dan pihak terkait lainnya di Aula Lantai II Pemkab Situbondo. Dijelaskan pertemuan ini mengacu Surat Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi No. B570/MG.05/DJM/2025 tanggal 20 Januari 2025, perihal Penyesuaian Ketentuan Pendistribusian LPG Tabung 3 kg di Sub Penyalur.</p>



<p>“Sebagaimana telah disosialisasikan secara langsung pada hari Selasa tanggal 21 Januari 2025, bersama ini sampaikan bahwa terhitung tanggal 01 Februari 2025, penyaluran LPG 3 kg oleh Sub Penyalur atau Pangkalan LPG 3 kg hanya diperbolehkan 100 persen disalurkan kepada pengguna langsung yaitu, rumah tangga, usaha mikro, petani dan nelayan. Sehingga Sub Penyalur atau Pangkalan LPG 3 kg tidak lagi diperkenankan menyalurkan LPG tabung 3 kg kepada Pengecer,” kata Muhammad Syalman Al Farisy.</p>



<p>Sehubungan hal tersebut, lanjut Muhammad Syalman Al Farisy, sebagai langkah antisipasi meredam kemungkinan gejolak yang terjadi di masyarakat, pihaknya mohon dukungan Agen LPG 3 kg untuk bersama-sama mensosialisasikan kepada seluruh sub penyalur atau pangkalan terkait kebijakan tersebut di atas. Selanjutnya, memastikan akurasi data titik koordinat pangkalan LPG 3 kg melalui fitur kunjungan atau visit agen pada Website Monica LPG, dan meningkatkan monitoring ketersediaan stock tabung LPG 3 kg di sub penyalur atau pangkalan LPG 3 kg serta membuka kembali peluang kepada pengecer untuk menjadi pangkalan LPG 3 kg. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218916</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pedagang Tomat di Kota Malang Nyambi Jadi Kurir Sabu, Kedapatan 5,12 kilogram Ganja</title>
		<link>https://memontum.com/pedagang-tomat-di-kota-malang-nyambi-jadi-kurir-sabu-kedapatan-512-kilogram-ganja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Dec 2023 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kedapatan]]></category>
		<category><![CDATA[kilogram]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nyambi]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203653</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hawi Anwari (24), pedagang tomat, warga Muharto, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, berhasil diringkus petugas Satresnarkoba Polresta Malang Kota. Saat ditangkap di rumahnya, Hawi kedapatan menyimpan Narkoba, diantaranya ganja seberat 5,12 kilogram dan Sabu-Sabu (SS) seberat 4,26 gram. Wakapolresta Malang Kota, AKBP Apip Ginanjar, mengatakan bahwa penangkapan tersangka atas informasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Hawi Anwari (24), pedagang tomat, warga Muharto, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, berhasil diringkus petugas Satresnarkoba Polresta Malang Kota. Saat ditangkap di rumahnya, Hawi kedapatan menyimpan Narkoba, diantaranya ganja seberat 5,12 kilogram dan Sabu-Sabu (SS) seberat 4,26 gram.</p>



<p>Wakapolresta Malang Kota, AKBP Apip Ginanjar, mengatakan bahwa penangkapan tersangka atas informasi dari masyarakat. Sehingga, petugas Satreskoba berhasil menangkap HA di rumahnya.</p>



<p>&#8220;Tersangka HA kami tangkap di rumahnya, Selasa (12/12/2023) pukuk 07.00. Saat digeledah di kamarnya, dia kedapatan menyimpan Narkoba 5,12 kilogram ganja dan 4,26 gram sabu,&#8221; kata AKBP Apip, saat rilis Jumat (22/12/2023) tadi.</p>



<p>Kepada petugas, HA mengaku hanya sebagai kurir bertugas mengantarkan pesanan Narkoba yang dikendalikan oleh ABD dan OZ. Untuk janjanya di dapat dari ABD, sedangka Sabu nya didapat dari OZ. Bahkan dari barang-bukti yang diamankan sudah ada 25 poket kecil sabu siap edar.</p>



<p>Namun kepada petugas, HA mengaku tidak mengetahui alamat ABD dan OZ. Sebab, selama ini dirinya hanya menerima Narkoba dari keduanya dengan sistem ranjau. Begitu juga peredarannya, HA hanya mendapat order dari ABD dan OZ, untuk mengantarkan Narkoba dengan sistem ranjau.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Untuk mengantar di satu titik lokasi, HA mendapat upah Rp 20 ribu,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dari hasil penyelidikan, petugas Satresnarkoba juga berhasil menangkap FC alias Feri (32), warga Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, pada Senin (18/12/2023) tadi. Dirinya ditangkap di rumahnya dengan barang bukti ganja seberat 5,9 kilogram.</p>



<p>Meskipun HA dan FC tidak saling mengenal namun mereka diduga dari jaringan Sumatera.</p>



<p>&#8220;Jadi, kedua tersangka ini tidak saling kenal. Namun saat kami telusuri asal Narkobanya, berasal dari jaringan yang sama yaitu jaringan wilayah Sumatera. Mereka mengaku hanya bertugas sebagai kurir,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Atas perbuatannya itu, tersangka HA, dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), dan/atau Pasal 111 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Sedangkan tersangka FC, dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 111 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. &#8220;Dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup, dan atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun,&#8221; tegasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203653</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekan Angka Stunting Jember, Bupati Hendy Salurkan 12 Kilogram Telur Ayam untuk 200 Keluarga</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-angka-stunting-jember-bupati-hendy-salurkan-12-kilogram-telur-ayam-untuk-200-keluarga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Nov 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[kilogram]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202196</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, beserta jajaran terus berkomitmen dalam menekan angka stunting. Itu karena, stunting atau tengkes masih menjadi salah satu permasalahan yang harus dihadapi Pemerintah Kabupaten Jember. Salah satu upaya yang dilaksanakan itu, yakni dengan memberikan bantuan pangan untuk meningkatkan asupan gizi kepada keluarga rawan stunting. Hal inilah, yang dilakukan Bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, beserta jajaran terus berkomitmen dalam menekan angka stunting. Itu karena, stunting atau tengkes masih menjadi salah satu permasalahan yang harus dihadapi Pemerintah Kabupaten Jember.</p>



<p>Salah satu upaya yang dilaksanakan itu, yakni dengan memberikan bantuan pangan untuk meningkatkan asupan gizi kepada keluarga rawan stunting. Hal inilah, yang dilakukan Bupati Hendy bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember, Andi Prastowo, yaitu dengan melakukan penyaluran bantuan telur di Balai Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, Jumat (24/11/2023) tadi.</p>



<p>Penyaluran bantuan telur ini, adalah bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Jember untuk menekan angka stunting yang ada di Kabupaten Jember. Ditargetkan, pada tahun-tahun berikutnya angka Balita stunting di Kabupaten Jember, bisa mengalami penurunan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bantuan telur sendiri, sementara dibagikan kepada 200 keluarga yang setiap keluarganya akan mendapatkan 12 Kg telur. Bantuan ini, dibagikan melalui tiga tahap dengan jarak berkisar 2 minggu. Diharapkan, dengan pembagian telur secara bertahap ini, juga akan mengurangi pembusukan telor yang diterima KPM.</p>



<p>&#8220;Para warga yang sudah mendapatkan batuan telur ini, diharapkan bisa digunakan sebaik mungkin. Jangan sampai dijual atau semacamnya. Karena lebih baik di konsumsi sendiri, karena ini bisa mencegah Balita mengalami Stunting,&#8221; kata Bupati Hendy.</p>



<p>Program bantuan seperti ini, ujarnya, akan terus berkesinambungan dan ini tidak hanya dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan. Tetapi juga akan dilakukan oleh OPD lain, dengan maksud untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Jember, dalam percepatan penekanan angka stunting. &#8220;Telur adalah salah satu protein hewani yang memang cocok untuk Problem Tumbuh Kembang (PTK) di Kabupaten Jember,&#8221; ujar Bupati Jember.</p>



<p>Pengentasan PTK ini, lanjutnya, bisa dilakukan maksimal dengan cara bersinergi dan berkolaborasi mulai dari OPD, rumah sakit dan CSR serta seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Jember. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202196</post-id>	</item>
		<item>
		<title>500 Kilogram Buah Apel Olahan Siap Pecahkan Rekor MURI di Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/500-kilogram-buah-apel-olahan-siap-pecahkan-rekor-muri-di-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Aug 2023 10:20:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kilogram]]></category>
		<category><![CDATA[olahan]]></category>
		<category><![CDATA[pecahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195452</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sebanyak 500 kilogram Buah Apel yang diolah menjadi roti atau dikenal Apel Strudel yang ditata berjajar sepanjang 780 meter, bakal memecahkan rekor Musim Rekor Indonesia (Muri). Rencana pemecahan rekor yang digagas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), ini akan digelar di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Jumat (11/08/2023) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Sebanyak 500 kilogram Buah Apel yang diolah menjadi roti atau dikenal Apel Strudel yang ditata berjajar sepanjang 780 meter, bakal memecahkan rekor Musim Rekor Indonesia (Muri). Rencana pemecahan rekor yang digagas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), ini akan digelar di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Jumat (11/08/2023) besok.</p>



<p>Ketua PHRI, Sujud Hariadi, mengatakan digunakannya bahan Buah Apel untuk pemecahan rekor Muri tersebut dikarenakan Kota Batu sejak lama dikenal dengan Buah Apel. &#8220;Jadi, nantinya sebanyak 500 kilogram buah apel yang diolah menjadi apel strudel, akan dijajar sepanjang 780 meter untuk memecahkan rekor Muri,&#8221; terangnya di Taman Rekreasi Selecta, Kota Batu, Kamis (10/08/2023) tadi.</p>



<p>Terkait bahan baku Apel untuk bahan olahan menjadi 500 kilogram itu, tambahnya, mendapatkan bantuan dari petani apel milenial untuk dijadikan selai. Selain itu, ada juga sebanyak 400 kilogram tepung dan telur, yang mendapatkan bantuan dari beberapa hotel di Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Secara teknis, semua sudah dibuat dan tinggal ditata di Graha Pancasila untuk pemecahan rekor Muri. Selai sudah mulai disiapkan satu minggu lalu dari salah satu hotel. Dan, roti ini dibuat oleh tenaga pastry dari hotel dan melibatkan murid SMK di Kota Batu,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Alasan mengapa dijajar sepanjang 780 meter, paparnya, karena panjang tersebut tepat di HUT RI Ke-78. Dan, sekaligus kegiatan itu menjadi rangkaian di Peringatan HUT RI Ke-78.</p>



<p>&#8220;Dahulu agenda PHRI dimasukkan dalam HUT Kota Batu. Tetapi, tahun ini dimajukan. Selain sekaligus menjadi satu rangkaian dengan HUT RI Ke-78 juga untuk menghindari musim hujan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk itu, Sujud berharap dengan adanya event yang baru pertama kali di Kota Batu, bahkan secara nasional, ini layak dikunjungi oleh wisatawan. Sehingga, diharapkan akan mampu mendongkrak jumlah wisatawan ke Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Kami berharap, dengan pemecahan rekor Muri di Kota Batu juga secara nasional ini, maka potensi apel bisa lebih dikenal masyarakat luas. Tentunya, tamu dari luar Kota Batu juga meningkat,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195452</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
