<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kirab Gunungan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kirab-gunungan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Sep 2018 11:45:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kirab Gunungan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Warga Sukabumi Gelar Kirab Gunungan dan Pawai Budaya Lokal</title>
		<link>https://memontum.com/warga-sukabumi-gelar-kirab-gunungan-dan-pawai-budaya-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Sep 2018 11:45:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[1 Muharam]]></category>
		<category><![CDATA[Kirab Gunungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/56833-warga-sukabumi-gelar-kirab-gunungan-dan-pawai-budaya-lokal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Warga Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo menggelar kirab Gunungan dan Pawai Budaya Lokal Dalam Rangka Memperingati 1 Muharam Menuju Kebersamaan Sebagai Wujud Syukur Untuk Menuju Kemuliaan, Minggu (23/9/2019). Selain berbondong-bondong memadati sepanjang jalan wilayah kelurahan Sukabumi , warga juga membawa makanan (barik’an) dan menggelar do’a bersama. Tak hanya itu serangkaian acara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Warga Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo menggelar kirab Gunungan dan Pawai Budaya Lokal Dalam Rangka Memperingati 1 Muharam  Menuju Kebersamaan Sebagai Wujud Syukur Untuk Menuju Kemuliaan, Minggu (23/9/2019).</p>
<p>Selain berbondong-bondong memadati sepanjang jalan wilayah kelurahan Sukabumi , warga juga membawa makanan (barik’an) dan menggelar do’a bersama.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/kabardesa.memontum.com/wp-content/uploads/sites/7/2018/09/WhatsApp-Image-2018-09-23-at-17.48.24-2.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-1581" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Tak hanya itu serangkaian acara tersebut,ditutup pawai budaya dan kesenian reog. Camat Mayangan, M Abas menjelaskan, kegiatan kirab gunungan dan pawai budaya ini menjadi angenda rutin setiap tahun dalam rangka memperingati bulan muharam.Diawali dengan pagelaran kesenian reog  dan dilanjutkan dengan acara pawai budaya yang diikuti warga dengan berjalan kaki keliling desa/wilayah kelurahan sukabumi,” ucapnya.</p>
<p>”Pada intinya,kegiatan kirab gunungan atau bersih desa bertujuan untuk menghormati para leluhur nenek moyang kita (sing babat alas desa). Beserta mengucapkan rasa puji syukur kehadirat Alloh SWT,atas rezeki yang telah mana diberikan-Nya.Serta dijauhkan dari segala mara bahaya,dan bencana,” ungkap M Abas.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/kabardesa.memontum.com/wp-content/uploads/sites/7/2018/09/WhatsApp-Image-2018-09-23-at-17.48.24-1.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-1582" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Salah satu RT setempat mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat tali silaturahmi antara warga sesuai dengan temanya yaitu menumbuhkan kebersamaan sebagai wujud syukur menuju kemuliaan.</p>
<p>“Kami selaku kepanjangan tangan pemerintah khususnya di Kelurahan Sukabumi berusaha untuk memberikan kiat warga dan itu tidak hanya sekadar simbul saja minimal dapat menunjukan bahwa di kelurahan Sukabumi kaya akan budaya,”pungkasnya.<strong>(geo/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">56833</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kirab Gunungan Jeruk Meriahkan Desa Sidomekar Semboro</title>
		<link>https://memontum.com/kirab-gunungan-jeruk-meriahkan-desa-sidomekar-semboro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Aug 2018 11:36:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sidomekar]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kirab]]></category>
		<category><![CDATA[Kirab Gunungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/51989-kirab-gunungan-jeruk-meriahkan-desa-sidomekar-semboro</guid>

					<description><![CDATA[Memotum Jember &#8211; Buah jeruk dan situs beteng adalah kebanggaan desa Sidomekar kecamatan Semboro kabupaten Jember bahkan keduanya dijadikan icon dan kebanggaan desa ini, seperti yang terlihat dalam karnaval dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 73, Desa yang dikepalai oleh Ir Sugeng Priyadi ini menampilkan Gapura majapahit beteng yang di buat dari tumpukan jeruk, ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memotum Jember</strong> &#8211; Buah jeruk dan situs beteng adalah kebanggaan desa Sidomekar kecamatan Semboro kabupaten Jember bahkan keduanya dijadikan icon dan kebanggaan desa ini, seperti yang terlihat dalam karnaval dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 73, </p>
<p>Desa yang dikepalai oleh Ir Sugeng Priyadi ini menampilkan Gapura majapahit beteng yang di buat dari tumpukan jeruk, ini bertujuan untuk memberi pesan tentang produk unggulan desa serta mengenalkan destiwisata situs Beteng kepada khalayak umum.</p>
<p>&#8220;Sebagaimana diketahui bersama, produk unggulan Desa Sidomekar ini adalah jeruk,dan situs beteng sebagai desa wisata sejarah Sehingga untuk menjadikannya sebagai brand &#8221; terang Kepala Desa Sidomekar, Sugeng Prayitno, Selasa (26/12/2017).</p>
<p>Dikatakan oleh Sugeng, niatan tersebut haruslah diawali dengan simbol, seperti yang dilakukan para pendahulu pada masa zaman keemasan kerajaan-kerajaan di Nusantara. Kala itu, setiap perjalanan para Raja, mereka selalu meninggalkan simbol berupa bangunan seperti candi ataupun gapuro bahkan istana.</p>
<p>Di ketahui sambung Sugeng, situs Beteng adalah sebuah situs yang dipercaya sebagai peninggalan kerajaan Majapahit abad ke 14 , Pohon beringin yang diketahui memiliki usia puluhan tahun itu membuat suasana situs terlihat seperti pada zamannya dulu.</p>
<p>&#8220;Situs yang diperkirakan berusia ratusan tahun tersebut sering dikunjungi masyarakat, Baik masyarakat desa bahkan masyarakat dari luar kota,&#8221; kata sugeng. </p>
<p>Sugeng berharap keberadaan Situs Beteng tersebut tidak hanya menjadi wisata yang dikunjungi begitu saja oleh masyarakat, Paling tidak mereka yang datang mampu mengenal sejarah dari Situs Beteng itu sendiri.</p>
<p> “Jika sudah demikian adanya, keberadaan situs tidak hanya menjadi destinasi wisata religi saja, melainkan juga mampu menjadi wisata edukasi sejarah,” harapnya. <strong>(yud/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">51989</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
