<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>klaster Covid-19 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/klaster-covid-19/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Jan 2022 10:22:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>klaster Covid-19 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sikapi Klaster Kondangan hingga Tahlilan, Wali Kota Sutiaji Tegaskan Agar Masyarakat Tak Perlu Cemas</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-klaster-kondangan-hingga-tahlilan-wali-kota-sutiaji-tegaskan-agar-masyarakat-tak-perlu-cemas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jan 2022 10:22:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[klaster Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=162478</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dewasa ini muncul beberapa klaster penyebaran Covid-19 di Kota Malang. Salah satunya, adalah muncul dari klaster kondangan hingga tahlilan. Menanggapi hal itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan bahwa pihaknya tidak memberikan larangan atau pembatasan kegiatan kondangan serta tahlilan. &#8220;Kita tidak melakukan pembatasan. Kemarin kita diberi masukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bahkan epidemiologi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dewasa ini muncul beberapa klaster penyebaran Covid-19 di Kota Malang. Salah satunya, adalah muncul dari klaster kondangan hingga tahlilan.</p>



<p>Menanggapi hal itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan bahwa pihaknya tidak memberikan larangan atau pembatasan kegiatan kondangan serta tahlilan. &#8220;Kita tidak melakukan pembatasan. Kemarin kita diberi masukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bahkan epidemiologi yang menyampaikan bahwa kita boleh melakukan aktivitas, akan tetapi wajib mematuhi protokol kesehatan,&#8221; kata Wali Kota Sutiaji, seusai mengisi kegiatan &#8216;Sosialisasi Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Tahun Anggaran 2022&#8217; Kamis (27/01/2022).</p>



<p>Orang nomor satu di Pemerintahan Kota Malang tersebut juga menjelaskan, bahwa kasus yang ada di Kota Malang saat ini, terjadi lantaran penekanan testing dan tracing. &#8220;Saat ini testingnya ada 11. Sedangkan yang lainnya, masih berada di tracing,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Sutiaji juga menambahkan, bahwa pihaknya meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir namun tetap patuh protokol kesehatan. &#8220;Tak perlu ada kecemasan, tapi kami menekankan agar masyarakat tetap jaga Prokes,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Wali Kota Malang juga mengatakan, bahwa pentingnya penguatan treatment. Dikatakannya juga, bahwa perkiraan pekan depan yang sembuh sekitar 50 pasien. Berdasarkan data Satgas Covid-19, kasus aktif Kota Malang sudah mencapai angka 157 kasus setelah adanya penambahan kasus harian sebanyak 34 kasus. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162478</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Klaster Baru Covid-19 Kembali Bermunculan di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/klaster-baru-covid-19-kembali-bermunculan-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2021 11:00:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[klaster Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145897</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Klaster baru Covid-19 di Kota Malang bermunculan kembali. Setelah beberapa waktu yang lalu muncul di Tlogomas, Lowokdoro, dan Tretes Selatan, baru-bari ini klaster muncul di Jalan Raya Bandulan, RW 4, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, dan di Jalan Jaksa Agung Suprapto, RW 1, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen. Berdasarkan keterangan Kepala Dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang &#8211;</strong> Klaster baru Covid-19 di Kota Malang bermunculan kembali. Setelah beberapa waktu yang lalu muncul di Tlogomas, Lowokdoro, dan Tretes Selatan, baru-bari ini klaster muncul di Jalan Raya Bandulan, RW 4, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, dan di Jalan Jaksa Agung Suprapto, RW 1, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen.</p>



<p>Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, kasus yang berlokasi di Jalan Raya Bandulan, RW 4, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun merupakan klaster keluarga.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kalau yang di Bandulan, awalnya satu keluarga takziah kerabat yang meninggal ke Bangkalan. Setelah itu, sebagian keluarga pulang dan sebagian lagi masih di Bangkalan untuk melanjutkan takziah selama 7 hari,&#8221; ujarnya, Selasa (22/6).</p>



<p>Lanjut dr Husnul, ketika sudah selesai takziah, keluarga yang di Malang menjemput kembali ke Bangkalan. &#8220;Setelah kembali ke Malang, ada salah satu anggota keluarga yang memiliki penyakit kronis mengeluh sakit. Jadi dilakukan check up menyeluruh dari pihak keluarga, seperti hipertensi dan diabetes. 3 Hari kemudian rawat inap di RS Panti Nirmala karena kondisi makin drop,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Setelah menjalani perawatan selama 3 hari 2 malam, pasien tersebut meninggal dengan hasil swab positif. Akhirnya 9 keluarga lainnya menjalani tes swab antigen, dengan hasil 6 diantaranya positif. &#8220;Segera kita bawa 6 orang tersebut ke RS Lapangan Idjen Boulevard,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Tak berhenti sampai disitu, pria yang sempat menjabat sebagai Direktur RSUD Kota Malang itu juga menjelaskan tracing terus dilakukan kepada warga yang mengalami kontak erat. &#8220;Ternyata didapat 33 orang kontak erat, sudah dijadwalkan swab antigen. Dan kemarin (21/06) hasilnya semua alhamdulillah negatif,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, berkaitan dengan klaster di Jalan Jaksa Agung Suprapto, RW 1, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, ditegaskan dr Husnul pihaknya akan terus lakukan tracing lanjutan. &#8220;Yang kasus di Rampal Celaket kan 8 orang positif, nah dari situ akan ditracing lagi siapa saja yang masih belum dites,&#8221; jabarnya.</p>



<p>Tracing akan dilakukan oleh pihak puskesmas terdekat untuk menentukan sasaran. &#8220;Untuk tracing lanjutan, biar bergerak dulu teman-teman dari Puskesmas untuk menentukan sasaran. Kalau sudah ketemu baru nanti akan dijadwalkan untuk dilakukan swab antigen secara keseluruhanan,&#8221; pungkasnya.</p>



<p>Untuk keseluruhan pasien terkonfirmasi positif covid-19 dari klaster Rampal Celaket ini pun juga sudah dibawah ke RS Lapangan Idjen Boulevard. Dimana sebagian besar diantaranya tanpa gejala.<strong> (mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145897</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kasus Klaster Baru Sholat Terawih Tlogomas Bertambah Menjadi 22</title>
		<link>https://memontum.com/kasus-klaster-baru-sholat-terawih-tlogomas-bertambah-menjadi-22</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 May 2021 07:30:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[klaster Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=142836</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kasus positif Covid-19 kluster baru Sholat Terawih di Masjid Al-Waqar, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru hingga Rabu (19/05) ini, bertambah menjadi 22 orang. Hal ini, disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, bahwa dari identifikasi itu sebanyak lima diantaranya positif dari hasil Swab PCR. Baca juga: &#8220;Mereka ada yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Kasus positif Covid-19 kluster baru Sholat Terawih di Masjid Al-Waqar, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru hingga Rabu (19/05) ini, bertambah menjadi 22 orang. </p>



<p>Hal ini, disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, bahwa dari identifikasi itu sebanyak lima diantaranya positif dari hasil Swab PCR.</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tekan-kerugian-pad-bapenda-kota-malang-sisir-reklame-tak-taat-pajak">Tekan Kerugian PAD, Bapenda Kota Malang Sisir Reklame Tak Taat Pajak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-kota-malang-gelar-paripurna-jawaban-wali-kota-terhadap-pandangan-umum-fraksi-atas-pelaksanaan-apbd-tahun-2020">DPRD Kota Malang Gelar Paripurna Jawaban Wali Kota Terhadap Pandangan Umum Fraksi Atas Pelaksanaan APBD Tahun 2020</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ular-kobra-masuk-ke-dalam-rumah-sembur-mata-dua-warga-mergosono">Ular Kobra Masuk ke Dalam Rumah, Sembur Mata Dua Warga Mergosono</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Mereka ada yang dirawat di Rumah Sakit Umum Dr Saiful Anwar (RSSA), Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang (RS UMM), maupun Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB). Sedangkan 15 lainnya terkonfirmasi positif dari hasil Swab antigen dan dirawat di Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard (RSIL),&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sedangkan untuk dua orang, tambahnya, harus menjalani isolasi mandiri di rumah. Namun, hingga kini pihaknya akan mengedukasi dua orang tersebut untuk bisa dievakuasi ke RS Lapangan Ijen Boulevard atau Safe House.</p>



<p>&#8220;Mereka sebenarnya suami istri, jadi tinggal satu rumah hanya berdua. Namun dari kami masih ada kekhawatiran, bagaimana kalau dia berkomunikasi atau berinteraksi dengan orang lain tanpa sepengetahuan RT atau RW,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Berkaitan dengan kondisi para warga Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau yang terpapar Covid-19, dr Husnul mengungkapkan mereka dalam keadaan membaik. &#8220;Semuanya baik kecuali 1 yang dirawat di RSSA, kemarin kondisinya turun,&#8221; singkatnya.</p>



<p>Berdasarkan keterangan dr Husnul, di Kota Malang saat ini peningkatan kasus covid-19 masih kategori landai. Begitu pula dengan kematian akibat covid-19 yang bisa dikatakan fluktuatif.</p>



<p>&#8220;Penambahan ada, sehari antara 6 sampai 8 kasus, artinya masih landai. Begitu pula dengan kematian pasien virus covid-19 fluktuatif. Antara satu, kemudian besoknya tidak ada, lalu naik lagi satu kasus meninggal,&#8221; terangnya. <strong>(mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">142836</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
