<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Klojen &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/klojen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 May 2026 13:41:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Klojen &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dari Live TikTok, Sego Tempong Pasar Klojen Kota Malang Diserbu Wisatawan</title>
		<link>https://memontum.com/dari-live-tiktok-sego-tempong-pasar-klojen-kota-malang-diserbu-wisatawan</link>
					<comments>https://memontum.com/dari-live-tiktok-sego-tempong-pasar-klojen-kota-malang-diserbu-wisatawan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[diserbu]]></category>
		<category><![CDATA[Klojen]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tempong]]></category>
		<category><![CDATA[tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232781</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Siaran langsung melalui TikTok membawa berkah tersendiri bagi pelaku usaha kuliner di Kota Malang. Salah satunya, seperti dirasakan Utami, pemilik Sego Tempong Mbak Uut di Pasar Klojen, yang kini makin kebanjiran pembeli dari berbagai daerah. Utami mengaku, rutin melakukan live TikTok sejak tiga bulan terakhir ini. Tidak tanggung-tanggung, pembeli datang dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Siaran langsung melalui TikTok membawa berkah tersendiri bagi pelaku usaha kuliner di Kota Malang. Salah satunya, seperti dirasakan Utami, pemilik Sego Tempong Mbak Uut di Pasar Klojen, yang kini makin kebanjiran pembeli dari berbagai daerah.</p>



<p>Utami mengaku, rutin melakukan live TikTok sejak tiga bulan terakhir ini. Tidak tanggung-tanggung, pembeli datang dari Surabaya, Tulungagung, hingga Blitar. Bahkan, kata dia, ada yang sengaja berangkat menggunakan kereta api dan menjadikan warung Sego Tempong Mbak Uut sebagai tujuan kuliner saat berada di Pasar Klojen, Kota Malang.</p>



<p>“Dari luar kota kemarin ada dari Surabaya, Tulungagung, Blitar. Mereka datang rombongan naik HiAce ke sini cari Sego Tempong. Pas ditanya tahunya dari mana, mereka bilang dari TikTok,” ujar Utami, saat ditemui Sabtu (30/05/2026) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa live TikTok saat ini menjadi strategi promosi yang sangat efektif. Meskipun tidak bisa dilakukan setiap hari, karena keterbatasan pegawai dan tingginya antrean pembeli, dampaknya terasa signifikan terhadap peningkatan jumlah pelanggan.</p>



<p>“Sangat pengaruh banget. Yang datang dari luar kota itu banyak yang bilang tahu dari TikTok. Ada ibu-ibu rombongan, ada yang naik kereta, memang tujuannya cari Sego Tempong di sini,” katanya.</p>



<p>Utami mengaku baru membuka usahanya di Pasar Klojen sekitar satu tahun lalu. Namun, sejak awal berjualan warung miliknya sudah mendapat respons positif dari pelanggan. Kehadiran TikTok semakin mendongkrak popularitas usahanya.</p>



<p>“Awal buka sebenarnya sudah ramai, tapi setelah ada TikTok makin ramai lagi,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dampak peningkatan pengunjung terlihat dari jumlah bahan baku yang harus disiapkan setiap hari. Jika sebelumnya memasak sekitar 10 kilogram beras, kini kebutuhan bisa meningkat hingga 15 sampai 20 kilogram. Dalam sehari, warung Sego Tempong Mbak Uut mampu menjual sekitar 400 porsi.</p>



<p>&#8220;Kalau Sabtu, Minggu dan tanggal merah pasti lebih ramai, penjualan bisa menembus 500 porsi,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, untuk menu andalan yang paling banyak diburu pelanggan adalah Sego Tempong Ayam dengan harga Rp 18 ribu per porsi. Menu tersebut menjadi favorit karena dinilai lengkap dengan harga yang terjangkau.</p>



<p>“Yang paling laris Sego Tempong Ayam. Harganya Rp 18 ribu sudah komplit semuanya,” lanjutnya.</p>



<p>Meski menyediakan berbagai menu lain seperti ayam panggang, mangut, hingga cumi asap, Sego Tempong tetap menjadi primadona. Cita rasa khas sambal dan bahan baku yang didatangkan langsung dari Banyuwangi menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan. “Tomat dan sambalnya memang dari Banyuwangi. Semua bahan utamanya dikirim dari sana,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Warung Sego Tempong Mbak Uut buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 12.00 WIB dengan rentang harga menu Rp 18 ribu hingga Rp 30 ribu per porsi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/dari-live-tiktok-sego-tempong-pasar-klojen-kota-malang-diserbu-wisatawan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232781</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Pasar Klojen bersama Wali Kota, Gubernur Jatim Temukan SPHP dan Minyakita Tidak Tersuplai</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-pasar-klojen-bersama-wali-kota-gubernur-jatim-temukan-sphp-dan-minyakita-tidak-tersuplai</link>
					<comments>https://memontum.com/tinjau-pasar-klojen-bersama-wali-kota-gubernur-jatim-temukan-sphp-dan-minyakita-tidak-tersuplai#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2026 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Klojen]]></category>
		<category><![CDATA[minyakita]]></category>
		<category><![CDATA[temukan]]></category>
		<category><![CDATA[tersuplai]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232746</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau Pasar Klojen, Kota Malang, Jumat (29/05/2026) tadi. Dalam kunjungan itu, rombongan menemukan beras medium Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita, sudah lama tidak tersuplai. Perlu diketahui, Pasar Klojen merupakan salah satu pasar yang menjadi referensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau Pasar Klojen, Kota Malang, Jumat (29/05/2026) tadi. Dalam kunjungan itu, rombongan menemukan beras medium Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita, sudah lama tidak tersuplai.</p>



<p>Perlu diketahui, Pasar Klojen merupakan salah satu pasar yang menjadi referensi dalam Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur. Karena itu, kondisi distribusi Sembako di pasar tersebut menjadi perhatian serius pemerintah.</p>



<p>“Pasar Klojen ini salah satu pasar yang menjadi referensi Siskaperbapo. Jadi ada harga-harga sembako yang tiap hari kami update dinamikanya. Ternyata di pasar ini beras medium untuk SPHP lama tidak tersuplai,” ujar Gubernur Khofifah.</p>



<p>Tidak hanya beras SPHP, Minyakita juga disebut sudah lama tidak masuk ke Pasar Klojen. Bahkan dari pengakuan para pedagang, kondisi itu sudah terjadi sejak Ramadan 2026 lalu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Minyakita juga lama tidak tersuplai. Jadi ini menjadi catatan bagi kami di Pemprov maupun Pak Wali Kota, untuk berkoordinasi dengan Bulog,” katanya.</p>



<p>Gubernur Khofifah juga menegaskan, bahwa stok beras medium SPHP di Jawa Timur, sebenarnya cukup tinggi. Bahkan, mencapai sekitar 3,2 juta ton. Karena itu, distribusi kepada masyarakat harus dipastikan berjalan optimal.</p>



<p>&#8220;Sebagian besar masyarakat Kota Malang, mungkin cenderung mengonsumsi beras premium. Namun, keberadaan beras medium SPHP tetap penting untuk menjaga keterjangkauan harga pangan masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain itu, Gubernur Khofifah juga menyoroti harga Minyakita yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di sejumlah toko sembako di sekitar pasar. Karena itu, dirinya mengingatkan akan pentingnya pengawasan langsung di lapangan, sebagaimana arahan pemerintah pusat dalam rapat pengendalian inflasi yang rutin digelar Kementerian Dalam Negeri setiap pekan. “Memang diharapkan gubernur, bupati, wali kota proaktif mengecek sembako di lapangan,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/tinjau-pasar-klojen-bersama-wali-kota-gubernur-jatim-temukan-sphp-dan-minyakita-tidak-tersuplai/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232746</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Motivasi Pelaku UMKM, Kajari Kota Malang dan Diskopindag Meriahkan Pasar Klojen</title>
		<link>https://memontum.com/motivasi-pelaku-umkm-kajari-kota-malang-dan-diskopindag-meriahkan-pasar-klojen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diskopindag]]></category>
		<category><![CDATA[Kajari]]></category>
		<category><![CDATA[Klojen]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223852</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang berkolaborasi bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, meriahkan Pasar Klojen Kota Malang, Jumat (11/07/2025) tadi. Kejari Kota Malang, yang dalam hal ini sebagian bagian Sahabat UMKM, tidak hanya ngobrol dengan para pedagang, namun mereka juga memborong berbagai makanan yang dijual di Pasar Klojen. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang berkolaborasi bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, meriahkan Pasar Klojen Kota Malang, Jumat (11/07/2025) tadi. Kejari Kota Malang, yang dalam hal ini sebagian bagian Sahabat UMKM, tidak hanya ngobrol dengan para pedagang, namun mereka juga memborong berbagai makanan yang dijual di Pasar Klojen.</p>



<p>Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Malang, Tri Joko, yang datang bersama anggotanya, dengan ditemani Kepala Diskopindag, Eko Sri Yuliadi, nampak memborong berbagai kuliner tradisional yang di dalam pasar. Kajari Tri Joko mengatakan bahwa kunjungannya ke Pasar Klojen untuk menyemangati para pelaku UMKM, agar semakin mengembangkan usahanya dan mendorong perekonomian daerah.</p>



<p>&#8220;Tadi kami satu persatu sudah mencicipi kuliner di Pasar Klojen. Rasanya enak dan tidak kalah dengan toko-toko yang sudah besar,&#8221; katanya.</p>



<p>Melalui kunjungan yang dilakukan, dirinya berharap bisa menambah semangat para pelaku UMKM. &#8220;Kami berharap teman-teman UMKM bisa lebih semangat mengembangkan produksinya. Beberapa kuliner yang saya makan tadi ada cenil, jagung, kue lumpur, serabi dan lainnya. Rasanya luar biasa, tempatnya juga tertata rapi dan bersih. Tidak salah kalau Pasar Klojen menjadi pasar percontohan,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sesuai arahan Presiden Prabowo, bahwa UMKM adalah tombak untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. &#8220;Dengan UMKM yang berkembang dan diperdayakan, tentu tingkat ekonomi khususnya ekonomi daerah akan semakin tumbuh. Kami berkomitmen bahwa UMKM harus diperdayakan untuk meningkatkan perekonomian di Indonesia,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Ke depannya, Kajari juga akan memberikan sosialisasi hukum dan pentingnya merk dagang. &#8220;Sosialisasi-sosialisasi itu sangat penting untuk meningkatkan pengembangan produksi UMKM,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengapresiasi langkah Kejari Kota Malang dalam kepeduliannya memajukan UMKM di Kota Malang. &#8220;Terima kasih telah berkunjung ke pasar, kepedulian Kejari ini menjadi ispirasi teman-teman UMKM untuk bisa kita dorong memenuhi perizinan demi kelancaran mereka berusaha,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa legalitas menjadi salah satu hal penting bagi kemajuan UMKM. Perizinan legalitas yang utama meliputi Nomor Induk Berusaha (NIB), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), hingga sertifikasi halal. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223852</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pantau Langsung Pembentukan Koperasi Merah Putih Klojen, Wali Kota Wahyu Targetkan 27 Mei Rampung</title>
		<link>https://memontum.com/pantau-langsung-pembentukan-koperasi-merah-putih-klojen-wali-kota-wahyu-targetkan-27-mei-rampung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 May 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Klojen]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[langsung]]></category>
		<category><![CDATA[pantau]]></category>
		<category><![CDATA[pembentukan]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222393</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, meninjau langsung musyawarah kelurahan khusus (Muskelsus) pembentukan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Klojen, Kota Malang, Sabtu (24/05/2025) tadi. Sesuai target yang diharapkan, tahapan Muskelsus pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan di Kota Malang, akan rampung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, meninjau langsung musyawarah kelurahan khusus (Muskelsus) pembentukan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Klojen, Kota Malang, Sabtu (24/05/2025) tadi. Sesuai target yang diharapkan, tahapan Muskelsus pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan di Kota Malang, akan rampung pada 27 Mei 2025.</p>



<p>Wali Kota Wahyu Hidayat dalam sambutannya menjelaskan bahwa Koperasi Merah Putih adalah program pemerintah pusat untuk kesejahteraan masyarakat. Banyak hal yang harus dilakukan, dengan keberadaan Keporasi Merah Putih. Seperti tahapan Muskelsus, di man salah satunya adalah membentuk susunan kepengurusan.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Saya tekankan bahwa Koperasi Merah Putih adalah program pemerintah pusat untuk kesejahteraan masyarakat. Koperasi ini berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karenanya, silahkan dirembuk bersama. Targetnya adalah, semua kelurahan selesai Muskelsus pada 27 Mei 2025. Setelah itu, tahapan penyelesaian legalitas ditargetkan tuntas akhir Juni 2025,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, bahwa pelaksanaan Muskelsus menjadi tahapan dalam pembentukan Koperasi Merah Putih. Di Kota Malang, Muskelsus sudah dimulai sejak sepekan ini di tiap-tiap kelurahan.</p>



<p>&#8220;Sudah seminggu ini ada beberapa kelurahan yang telah melaksanakan Muskelsus. Saya hanya memantau dan memberikan keyakinan kepada masyarakat, bahwa Koperasi Merah Putih adalah program pemerintah dari Bapak Presiden untuk bisa memberdayakan masyarakat agar semakin sejahtera,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk pengurusan legalitas Koperasi Merah Putih, lanjutnya, dilakukan sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri yang memperbolehkan penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). &#8220;Total anggarannya untuk 57 kelurahan itu tidak sampai Rp 100 juta,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Nantinya, tambah Wali Kota Wahyu, agar tidak terjadi penyimpangan pada Koperasi Merah Putih, akan ada Dewan Pengawas dan Satgas khusus yang melibatkan sejumlah OPD. &#8220;Tentunya leading sektornya Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag),&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk pengurus Koperasi Merah Putih yang terbentuk, Wali Kota Wahyu menjelaskan akan dilaksanakan Bimtek. &#8220;Bimtek ini untuk mendapatkan sertifikasi koperasi, agar dalam pelaksanaan mereka harus faham dan mengetahui apa yang harus dilakukan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyebutkan dari 57 kelurahan di Kota Malang, hingga saat ini lebih dari 40 kelurahan telah melaksanakan Muskelsus. &#8220;Muskelsus ini untuk pembentukan pengurus dan pengawas. Sedangkan Satgas akan bertugas melakukan pengawasan kerja Koperasi Merah Putih,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk badan usaha Koperasi Merah Putih, dijelaskan oleh Eko, sangat beragam, sesuai kebutuhan dan potensi di setiap kelurahan. &#8220;Beberapa jenis usaha yang sudah muncul dalam rencana antara lain distributor barang, jasa, simpan pinjam, hingga layanan seperti klinik dan apotek,&#8221; tambahnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222393</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Pasar Klojen, Wali Kota Wahyu Siapkan Penataan Tenant dan Parkir demi Kenyamanan Pengunjung</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-pasar-klojen-wali-kota-wahyu-siapkan-penataan-tenant-dan-parkir-demi-kenyamanan-pengunjung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kenyamanan]]></category>
		<category><![CDATA[Klojen]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[penataan]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung,]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[tenant]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220859</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau aktivitas para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Pasar Klojen, Kota Malang, Sabtu (05/04/2025) tadi. Peninjauan itu dilakukan, untuk memantau kondisi pasar sekaligus penataan kawasan kuliner dan area parkir. Didampingi Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag), Eko Sri Yuliadi dan Kepala Dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau aktivitas para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Pasar Klojen, Kota Malang, Sabtu (05/04/2025) tadi. Peninjauan itu dilakukan, untuk memantau kondisi pasar sekaligus penataan kawasan kuliner dan area parkir.</p>



<p>Didampingi Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag), Eko Sri Yuliadi dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Widjaja Saleh Putra, Wali Kota Wahyu menyusuri pasar dan menyapa para pengunjung yang sedang berbelanja. Terpantau, pengunjung yang datang bukan hanya dari Kota Malang, namun juga dari berbagai daerah lain di luar Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Mumpung masih liburan, sekalian kulineran juga. Apalagi saat ini ramai pengunjung, bahkan dari berbagai wilayah di Indonesia, yang memang kebetulan sedang mudik atau berwisata di Kota Malang. Mereka ada yang berbelanja atau hanya sarapan dan ngopi-ngopi menikmati kulineran yang katanya viral di media sosial,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Tidak hanya itu, Wali Kota Wahyu juga menampung berbagai masukan dari pengunjung, untuk meningkatkan kenyamanan Pasar Klojen sebagai pusat perbelanjaan, sekaligus destinasi wisata kuliner. Dari pengamatannya, jumlah tenant kuliner dan tenant kebutuhan pokok seperti sayur, daging dan ayam sudah cukup seimbang, namun masih perlu penataan agar tidak bercampur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Di waktu 07.00 WIB sampai 09.00 WIB, di Pasar Klojen ini adalah waktu paling ramai. Sehingga, perlu adanya penataan yang lebih rapi, termasuk area parkir di depan pasar,” tambahnya.</p>



<p>Karena itu, Wali Kota Wahyu menginstruksikan dinas terkait, yakni Dishub Kota Malang untuk segera melakukan rekayasa parkir. Sehingga, diharapkan area parkir dapat diperluas, khususnya pada jam-jam sibuk.</p>



<p>“Kami akan segera koordinasikan dengan Forum Lalu Lintas agar penataan parkir tidak mengganggu pengguna jalan dan pengunjung pasar tetap nyaman,” paparnya.</p>



<p>Lebih lanjut Wali Kota Wahyu juga berharap, agar konsep modernisasi pasar yang diterapkan di Pasar Klojen dan Pasar Oro-Oro Dowo, dapat diterapkan di pasar-pasar lain yang ada di Kota Malang. &#8220;Saya ingin pasar-pasar lain meniru konsep ini, agar pasar menjadi tempat belanja, kulineran, sekaligus wisata, serta menjaga roda perekonomian tetap berputar,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220859</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Kota Malang Bersiap Tertibkan Parkir di Kawasan Pasar Klojen</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-bersiap-tertibkan-parkir-di-kawasan-pasar-klojen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Feb 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[Klojen]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[tertibkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219049</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang segera melakukan pembahasan penataan parkir di kawasan Pasar Klojen, Kota Malang. Itu dilakukan karena banyaknya keluhan dari masyarakat yang menyebabkan kemacetan dan gangguan bagi pejalan kaki. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera mengadakan diskusi dan rapat koordinasi dengan berbagai pihak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang segera melakukan pembahasan penataan parkir di kawasan Pasar Klojen, Kota Malang. Itu dilakukan karena banyaknya keluhan dari masyarakat yang menyebabkan kemacetan dan gangguan bagi pejalan kaki.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera mengadakan diskusi dan rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Apalagi, itu merupakan destinasi baru dengan penataan parkir yang masih perlu diperbaiki.</p>



<p>&#8220;Memang di sana tempatnya terbatas, mudah-mudahan segera bisa kami bahas dengan asisten dan pihak lain yang berwenang. Begitupun juga koordinasi dengan Polresta Malang Kota,&#8221; ujar Jaya-sapaan akrabnya, Kamis (06/02/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa salah satu pendekatan yang dapat diusulkan yakni mendorong pengunjung untuk lebih banyak berjalan kaki. Sehingga, dapat mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar pasar.</p>



<p>&#8220;Yang penting pengunjung nanti mau berjalan kaki, itu salah satu cara mengurangi kemacetan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Di sisi lain, trotoar di sekitar Pasar Klojen juga menjadi perhatian karena sering digunakan untuk nongkrong. Sehingga membuat pejalan kaki harus beralih ke tepi jalan dan berdesakan dengan kendaraan parkir serta lalu lintas. Tidak hanya itu, kebiasaan kendaraan menurunkan penumpang tanpa mencari tempat parkir juga memperparah kondisi kemacetan di kawasan tersebut.</p>



<p>&#8220;Sehingga ini menjadi perhatian serius yang harus kita tertibkan bersama,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219049</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tata Parkir di Pasar Klojen, Diskopindag Siapkan Koordinasi dengan Dishub Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/tata-parkir-di-pasar-klojen-diskopindag-siapkan-koordinasi-dengan-dishub-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jan 2025 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[diskopindag]]></category>
		<category><![CDATA[Klojen]]></category>
		<category><![CDATA[koordinasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218838</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang berencana koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, dalam penataan parkir di sekitar Kawasan Pasar Klojen, Jalan Cokroaminoto, Kota Malang. Itu dilakukan, untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi akibat dampak ramainya aktivitas di kawasan pasar. Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang berencana koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, dalam penataan parkir di sekitar Kawasan Pasar Klojen, Jalan Cokroaminoto, Kota Malang. Itu dilakukan, untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi akibat dampak ramainya aktivitas di kawasan pasar.</p>



<p>Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyampaikan bahwa dalam hal ini juga telah dilakukan pembahasan bersama dengan Dishub mengenai kemungkinan pengaturan ulang lokasi parkir. &#8220;Parkiran di Pasar Klojen sering menyebabkan kemacetan. Kami tentu akan berkoordinasi dengan Dishub, karena urusan parkir merupakan kewenangan mereka. Mereka yang akan menganalisis apakah parkir bisa tetap di situ atau harus dipindah ke tempat lain,&#8221; ujar Eko, Jumat (31/01/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, koordinasi antara Diskopindag dan Dishub dilakukan secara rutin, termasuk dalam membahas masalah perparkiran di Pasar Klojen. Eko juga menilai bahwa kepadatan di sekitar pasar menjadi tanda bahwa aktivitas ekonomi berjalan dengan baik.</p>



<p>&#8220;Kalau macet, itu berarti pasarnya ramai, ekonomi hidup. Semua pasar yang ramai pasti jalurnya macet. Oleh karena itu, kami menyarankan masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di Pasar Klojen untuk mencari jalur alternatif agar tidak terjebak kemacetan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Terkait kemungkinan penambahan lokasi parkir, Eko menegaskan bahwa hal tersebut akan menjadi bagian dari analisis yang dilakukan oleh Dishub Kota Malang. &#8220;Jalannya memang sudah seperti itu, bahkan di jalan kembar juga sudah dipakai parkir semua. Kami akan segera berkoordinasi dengan Dishub untuk mencari solusi terbaik dalam penataan parkir,&#8221; imbuh Eko. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218838</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Keberagaman Kuliner Kekinian dan Nyaman Jadikan Pasar Klojen sebagai Destinasi Favorit Gen Z</title>
		<link>https://memontum.com/keberagaman-kuliner-kekinian-dan-nyaman-jadikan-pasar-klojen-sebagai-destinasi-favorit-gen-z</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2025 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[favorit]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[keberagaman]]></category>
		<category><![CDATA[kekinian]]></category>
		<category><![CDATA[Klojen]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[nyaman]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218787</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pasar Klojen di Jalan Cokroaminoto, Kota Malang, kini tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan kebutuhan pokok, tetapi juga destinasi favorit bagi generasi Z (Gen Z). Itu karena, dengan banyaknya keberagaman kuliner kekinian dan suasana yang nyaman, membuat pasar semakin ramai dikunjungi muda-mudi yang ingin menikmati. Salah satu pengunjung, Santi Wahyu (25), mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pasar Klojen di Jalan Cokroaminoto, Kota Malang, kini tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan kebutuhan pokok, tetapi juga destinasi favorit bagi generasi Z (Gen Z). Itu karena, dengan banyaknya keberagaman kuliner kekinian dan suasana yang nyaman, membuat pasar semakin ramai dikunjungi muda-mudi yang ingin menikmati.</p>



<p>Salah satu pengunjung, Santi Wahyu (25), mengatakan bahwa dirinya sangat tertarik untuk mengunjungi pasar tersebut, karena ada beragam kuliner yang sudah viral di media sosial. Terlebih, saat ini sedang di musim libur panjang.</p>



<p>&#8220;Mumpung ponakan lagi libur sekolah, jadi sekalian mampir ke Pasar Klojen karena juga sering muncul di sosial media. Suasananya hari ini ramai sekali, tempatnya bersih, antrean di stand makaman panjang banget, terutama di kuliner yang sering direkomendasikan warganet. Bisa sampai sejam antre,&#8221; ujar Santi, Rabu (29/01/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih menurut Santi, dibandingkan dengan Pasar Oro-Oro Dowo, Pasar Klojen menawarkan lebih banyak pilihan kuliner. &#8220;Kalau soal variasi kuliner, Pasar Klojen lebih banyak pilihannya. Tapi kalau dari segi parkir, mungkin lebih leluasa di Pasar Oro-Oro Dowo karena lahannya lebih luas,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain itu, pengunjung lainnya Eddy (24), warga asal Bandung mengaku jika dirinya sering datang ke Pasar Klojen, hanya untuk berburu kuliner khas maupun kekinian. Dirinya juga mengapresiasi kemudahan transaksi di beberapa stand, yang sudah menerapkan pembayaran non tunai.</p>



<p>&#8220;Kebetulan suka hunting kuliner, terus ketemulah pasar ini. Tadi udah antre pesen gyoza, pisang wijen, sama niatnya mau ngopi-ngopi di warung kopi depan. Meskipun tidak bawa uang tunai, tapi disini bisa memanfaatkan pembayaran non tunai karena dibeberapa stand telah menyediakan dan sangat memudahkan,&#8221; imbuh Eddy. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218787</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Griya UMKM Kelurahan Klojen Sukses Dorong Peningkatan Penjualan UMKM Lokal</title>
		<link>https://memontum.com/griya-umkm-kelurahan-klojen-sukses-dorong-peningkatan-penjualan-umkm-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Oct 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[Klojen]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[sukses,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215297</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Griya UMKM yang berada di Kantor Kelurahan Klojen, Kota Malang, berhasil mendorong kemajuan pesat bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) setempat. Beberapa pelaku usaha, pun mengakui jika penjualan meningkat signifikan setelah bergabung dan menitipkan produknya di Griya UMKM tersebut. Salah satunya, seperti seorang pengusaha jahe dan rosella instan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Griya UMKM yang berada di Kantor Kelurahan Klojen, Kota Malang, berhasil mendorong kemajuan pesat bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) setempat. Beberapa pelaku usaha, pun mengakui jika penjualan meningkat signifikan setelah bergabung dan menitipkan produknya di Griya UMKM tersebut.</p>



<p>Salah satunya, seperti seorang pengusaha jahe dan rosella instan, Chalimatus Sakdiyah. Sejak produknya ditawarkan di Griya UMKM, pesanan datang dari berbagai wilayah, termasuk Banyuwangi dan Jakarta.</p>



<p>“Sebelumnya sudah banyak yang pesan, tapi sejak menaruh produk di Griya UMKM, usaha saya semakin maju. Ini sebenarnya usaha sampingan, tapi penghasilannya lumayan,” kata Anis-sapaannya, Sabtu (12/10/2024) tadi.</p>



<p>Dalam sepekan, Anis mampu meraup omzet hampir Rp 1 juta dengan biaya produksi yang cukup rendah. “Modal jahe sekitar Rp 300 ribu, tapi bisa menghasilkan karena produk ini tahan lama jika dibuat dan dikemas dengan benar,” lanjutnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kesuksesan serupa juga dirasakan oleh pelaku usaha rempeyek milik Yayuk Mulyati. Setiap minggunya, Yayuk bisa menitipkan 20 hingga 30 bungkus rempeyek di Griya UMKM dan mendapatkan penghasilan yang cukup stabil.</p>



<p>“Setiap Senin kita stok baru, kalau ada yang tidak laku akan dikembalikan dan diganti yang baru. Biasanya seminggu sudah habis,” kata Yayuk.</p>



<p>Selain menjajakan produknya di Griya UMKM, Yayuk dan beberapa pelaku usaha lainnya juga mendapatkan peluang untuk menawarkan produknya di restoran dan tempat perbelanjaan. Menurutnya, partisipasi UMKM dalam kegiatan pelatihan yang diadakan Diskopindag juga memberikan dampak positif, karena konsumsi acara diambil langsung dari UMKM lokal.</p>



<p>Menurut Yayuk, Diskopindag Kota Malang juga merencanakan program pendampingan untuk meningkatkan legalitas dan perizinan bagi para pelaku usaha, termasuk Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal dan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT).</p>



<p>“Meskipun masih berskala mikro, sekitar 25 persen produk UMKM di Griya UMKM sudah memiliki NIB,” imbuh Yayuk. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215297</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
