<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>knalpot &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/knalpot/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Oct 2024 11:04:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>knalpot &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ratusan Knalpot Brong Hasil Operasi Zebra Semeru 2024 Polresta Malang Kota Dihancurkan</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-knalpot-brong-hasil-operasi-zebra-semeru-2024-polresta-malang-kota-dihancurkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2024 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dihancurkan]]></category>
		<category><![CDATA[knalpot]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215955</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 440 knalpot brong hasil dari penindakan Operasi Zebra Semeru 2024, dihancurkan, Selasa (29/10/2024) tadi. Ratusan knalpot itu, dihancurkan dengan alat pemotong di halaman belakang Mapolresta Malang Kota. Diketahui, bahwa Operasi Zebra Semeru 2024 dilaksanakan selama 14 hari, yakni mulai tanggal 14 hingga 27 Oktober 2024. Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 440 knalpot brong hasil dari penindakan Operasi Zebra Semeru 2024, dihancurkan, Selasa (29/10/2024) tadi. Ratusan knalpot itu, dihancurkan dengan alat pemotong di halaman belakang Mapolresta Malang Kota. Diketahui, bahwa Operasi Zebra Semeru 2024 dilaksanakan selama 14 hari, yakni mulai tanggal 14 hingga 27 Oktober 2024.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, mengatakan bahwa selama Operasi Zebra Semeru 2024, petugas berhasil menindak 10.763 pelanggar. Jumlah tersebut meningkat 23 persen, jika dibandingkan pada Operasi Zebra Semeru tahun 2023, yakni sebesar 8.164 pelanggar.</p>



<p>&#8220;Pelanggaran motor berknalpot brong menjadi salah satu atensi Polresta Malang Kota. Dimana para pelanggarnya, ditilang secara manual oleh petugas. Dengan menerapkan sistem penindakan hunting system di seluruh jalanan Kota Malang,&#8221; tegasnya saat rilis hasil penindakan Operasi Zebra Semeru 2024.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selama ini, ujarnya, pihaknya telah melakukan langkah-langkah preventif terkait penindakan knalpot brong. Salah satunya, sosialisasi rutin di masyarakat setiap pukul 06.00 hingga pukul 07.00. Selain itu, juga gencar mendatangi berbagai bengkel-bengkel yang ada di Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Kami memberikan penyuluhan dan imbauan di bengkel atau toko-toko, supaya tidak menjual knalpot brong,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk para pelanggar yang mengendarai motor knalpot brong di kisaran usia 15 hingga 25 tahun. &#8220;Penggunaan knalpot brong sudah termasuk pelanggaran lalu lintas, kami lakukan penilangan. Agar tidak mengulangi pelanggaran tersebut dan untuk menambah efek jera, maka pelanggar harus mengajak orang tua atau guru sekolahnya saat menstandarkan kembali motornya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Fitria Wijayanti, mengatakan ratusan knalpot brong tersebut dihancurkan dengan mesin pemotong. &#8220;Pelanggar saat mengambil motornya harus membawa knalpot standart. Motor dan knalpotnya harus distandarkan dulu. Juga harus didampingi orang tuanya atau guru,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215955</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Operasi Patuh Semeru 2024, Polresta Malang Kota Maksimalkan E-TLE dan Bidik Knalpot Brong hingga Nopol</title>
		<link>https://memontum.com/operasi-patuh-semeru-2024-polresta-malang-kota-maksimalkan-e-tle-dan-bidik-knalpot-brong-hingga-nopol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[knalpot]]></category>
		<category><![CDATA[maksimalkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211800</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Terhitung mulai 15 hingga 28 Juli 2024, Polresta Malang Kota akan melaksanakan Operasi Patuh Semeru 2024. Pelaksanaan sendiri, akan melibatkan personel gabungan dan petugas akan menyasar sejumlah pelanggaran yang bisa mengakibatkan fatalitas kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas). Diantara pelanggaran itu, seperti berboncengan lebih dari satu orang, melebihi batas kecepatan, pengendara Ranmor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Terhitung mulai 15 hingga 28 Juli 2024, Polresta Malang Kota akan melaksanakan Operasi Patuh Semeru 2024. Pelaksanaan sendiri, akan melibatkan personel gabungan dan petugas akan menyasar sejumlah pelanggaran yang bisa mengakibatkan fatalitas kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas).</p>



<p>Diantara pelanggaran itu, seperti berboncengan lebih dari satu orang, melebihi batas kecepatan, pengendara Ranmor yang masih di bawah umur hingga pengendara motor yang tidak memakai helm standart. Kemudian, juga pelanggaran seperti pengguna kendaraan roda empat tanpa menggunakan safety belt, pengemudi yang menggunakan HP saat berkendara, pengemudi Ranmor dalam pengaruh alkohol, melawan arus, menerobos lampu merah dan motor dengan knalpot brong. Termasuk, kendaraan tanpa Nopol atau yang menggunakan Nopol palsu.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto melalui Kasatlantas, Kompol Aristianto Budi Sutrisno, mengatakan bahwa Operasi Patuh Semeru 2024, fokus untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Dalam pelaksanaan operasi ini, 40 persen preemtif, 40 persen preventif dan 20 persen represif. Untuk represif, memaksimalkan ETLE yang sudah ada. Baik itu E-TLE mobile, handheald dan statis,&#8221; ujarnya seusai gelar pasukan Operasi Patuh Semeru 2024 di Halaman Depan Mapolresta Malang Kota, Senin (15/07/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, seluruh pelanggaran yang tertangkap E-TLE akan dikenai tilang. Selain itu, juga masih ada tilang manual terhadap beberapa pelanggaran lalu lintas.</p>



<p>“Penindakan manual fokus pada knalpot brong dan juga kendaraan tanpa plat nomor, karena itu tidak terjangkau E-TLE,” imbuhnya.</p>



<p>Dalam Operasi Patuh Semeru 2024 ini, ujarnya, Satlantas Polresta Malang Kota dibantu personel gabungan dari TNI dan Pemkot Malang melalui Dishub dan Satpol PP. &#8220;Kita bersama-sama membantu membuat rasa aman nyaman bagi masyarakat Kota Malang dengan meningkatkan ketertiban,&#8221; urainya.</p>



<p>Apalagi, ungkapnya, saat ini sedang ada musim masuk sekolah awal. Dimana, dikhawatirkan akan adanya potensi-potensi pelanggaran lalu lintas. Oleh karena itu, dalam masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), pihaknya akan gencar memberikan sosialisasi di lingkungan sekolah. &#8220;Sehingga, jangan sampai ada anak di bawah umur bawa motor,&#8221; jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211800</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polresta Malang Kota Gencarkan Razia Balap Liar dan Knalpot Brong, Jaring 171 Pelanggar</title>
		<link>https://memontum.com/polresta-malang-kota-gencarkan-razia-balap-liar-dan-knalpot-brong-jaring-171-pelanggar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Nov 2023 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[brong,]]></category>
		<category><![CDATA[gencarkan]]></category>
		<category><![CDATA[jaring]]></category>
		<category><![CDATA[knalpot]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pelanggar]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202262</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Jajaran Polresta Malang Kota terus menciptakan rasa aman dan kondisifitas bagi masyarakat Kota Malang. Salah satunya, dengan Operasi Cipta Kondisi Kamtibmasi yang menyasar balap liar, pengendara motor yang kebut-kebutan di jalan dan motor berknalpot brong. Kali ini, petugas Polresta Malang Kota melakukan razia serentak di beberapa lokasi. Diantaranya, Jalan Panji Suroso, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Jajaran Polresta Malang Kota terus menciptakan rasa aman dan kondisifitas bagi masyarakat Kota Malang. Salah satunya, dengan Operasi Cipta Kondisi Kamtibmasi yang menyasar balap liar, pengendara motor yang kebut-kebutan di jalan dan motor berknalpot brong.</p>



<p>Kali ini, petugas Polresta Malang Kota melakukan razia serentak di beberapa lokasi. Diantaranya, Jalan Panji Suroso, Jalan A Yani, Simpang Empat Kaliurang, Simpang Tiga Ciliwung dan Jalab Borobudur, Sabtu (25/11/2023) malam hingga Minggu (26/11/2023) dini hari.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa hingga saat ini masih banyak aduan dari masyarakat yang menjumpai kebandelan pelaku aksi balap liar. &#8220;Aduan tersebut masih didominasi gangguan Kamtibmas adanya aksi Trekbut dan knalpot suara bising, ini sangat menganggu pengguna jalan dan jam istirahat warga sekitar lokasi,&#8221; kata Kombes Pol Budi Hermanto, Minggu (26/11/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Selain merazia kendaraan yang dipakai Trekbut dan knalpot bising, Polresta Malang Kota juga menertibkan kendaraan tanpa dilengkapi spion, lampu, STNK serta pengendara tanpa SIM dan helm. &#8220;Operasi Cipta Kondisi Kamtibmas ini tidak hanya menertibkan balap liar dan knalpot brong saja, tapi semua kendaraan tanpa kelengkapan pendukung keselamatan dan tanpa surat,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Dari hasil razia serentak kali ini, didominasi kendaraan roda dua yang akan dipakai Trekbut juga motor modifikasi diluar spek standart. &#8220;Hasil operasi gabungan balap liar dini hari tadi, ada 171 unit kendaraan yang diamankan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Untuk membuat efek jera, pihaknya akan memberi sanksi lebih berat lagi. Bagi kendaraan yang pernah terjaring razia, kendaraanya akan ditahan selama tiga bulan setelah sidang tilang. Lebih lama 1 bulan dari sebelumnya yang kendaraanya hanya ditahan 2 bulan.</p>



<p>&#8220;Kami tidak main-main menindak bagi pengganggu Kamtibmas atau pelanggar ketertiban jalan di Kota Malang. Bagi pemilik kendaraan yang bandel dan yang pernah terjaring, kendaraanya akan kami tahan lebih lama lagi, tiga bulan setelah sidang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Fani, mengatakan bahwa pihaknya melakukan penyisiran di beberapa lokasi lainnya yang disinyalir sering digunakan sebagai aksi balap liar.</p>



<p>&#8220;Ops Cipkon Kamtibmas dini hari tadi, bersama 400 tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Dishub dan Satpol PP, sebagai upaya antisipasi Trekbut dan knalpot brong/bising (tidak standar) kendaraan yang ada di wilayah Kota Malang,&#8221; ujar Kompol Fani.</p>



<p>Semua barang bukti balap liar sebanyak 171 unit sepeda motor, saat ini terparkir di Mako Polresta Malang Kota dan telah dilaksanakan proses penindakan atau tilang oleh Sat Lantas Polresta Malang Kota. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202262</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ingatkan Disiplin dan Keselamatan Berkendara, Polresta Malang Kota Buat Monumen dari Knalpot Brong</title>
		<link>https://memontum.com/ingatkan-disiplin-dan-keselamatan-berkendara-polresta-malang-kota-buat-monumen-dari-knalpot-brong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Sep 2023 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[berkendara,]]></category>
		<category><![CDATA[disiplin,]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[knalpot]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Monumen]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198277</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 210 knalpot hasil penindakan knalpot brong dari Satlantas Polresta Malang Kota, telah dimanfaatkan menjadi sesuatu yang unik. Yaitu, dibentuk menjadi suatu Monumen Robot seperti dalam film Transformers yang mirip dengan tokoh Optimus Prime. Dan itu, telah terpasang di dekat pintu masuk Mabes Polresta Malang Kota, Sabtu (16/09/2023) tadi. Kasatlantas Polresta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 210 knalpot hasil penindakan knalpot brong dari Satlantas Polresta Malang Kota, telah dimanfaatkan menjadi sesuatu yang unik. Yaitu, dibentuk menjadi suatu Monumen Robot seperti dalam film Transformers yang mirip dengan tokoh Optimus Prime. Dan itu, telah terpasang di dekat pintu masuk Mabes Polresta Malang Kota, Sabtu (16/09/2023) tadi.</p>



<p>Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Akhmad Fani Rakhim, menyampaikan jika monumen tersebut diberi nama Monumen Disiplin. Tentu ada maksud dan tujuan dengan pemasangan monumen tersebut.</p>



<p>“Tujuan kita tentunya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan knalpot. Bahwasannya, penggunaan knalpot pada kendaraan harus memenuhi standar. Karena beberapa kali kami melakukan penindakan dan itu menemukan kendaraan yang tidak memenuhi standar,” ujar Kompol Fani.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihaknya juga menyampaikan, jika ide awal pembuatan monumen tersebut yakni dari Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto. Tentu dalam pengerjaan monumen tersebut, melibatkan seniman Kota Malang, Firman.</p>



<p>“Idenya dari Pak Kapolresta sendiri, biar semua bisa saling mengingatkan terkait penggunaan knalpot yang sesuai standar. Pengerjaannya waktu itu tiga bulan. Monumen robot itu memiliki tinggi sekitar 2,5 meter dan lebar 1,5 meter,” tambahnya.</p>



<p>Ditambahkan, jika sementara ini monumen robot tersebut adalah yang pertama. Ke depan, pihaknya belum memiliki rencana konkret untuk memasang monumen serupa di tempat lain. Namun, Polresta Malang Kota berharap bahwa monumen tersebut dapat memberikan pesan yang kuat kepada masyarakat mengenai pentingnya mematuhi aturan keselamatan berkendara.</p>



<p>“Meskipun monumen robot ini terbuat dari hasil pelanggaran, tetapi ini menggambarkan bahwa dari hal-hal yang negatif, kita dapat memanfaatkannya untuk memberikan pesan positif kepada masyarakat,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198277</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
