<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Koi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/koi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Oct 2022 13:11:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Koi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tutup Koi Show 21 Piala Presiden, Wabup Rahmat Santoso Sampaikan Ikan Koi Blitar Memiliki Brand Image di Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/tutup-koi-show-21-piala-presiden-wabup-rahmat-santoso-sampaikan-ikan-koi-blitar-memiliki-brand-image-di-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Oct 2022 13:11:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan Koi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Koi]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup Blitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177693</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar berkolaborasi dengan Blitar Koi Club, menggelar Koi Show ke-21. Kegiatan yang memperebutkan piala bergilir Presiden Republik Indonesia, ini digelar pada 28 hingga 30 Oktober 2022 di Pendopo Sasana Adi Praja, Kantor Bupati Blitar di Kanigoro. Hadir pada acara tersebut, Staf Ahli Menteri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar berkolaborasi dengan Blitar Koi Club, menggelar Koi Show ke-21. Kegiatan yang memperebutkan piala bergilir Presiden Republik Indonesia, ini digelar pada 28 hingga 30 Oktober 2022 di Pendopo Sasana Adi Praja, Kantor Bupati Blitar di Kanigoro.</p>



<p>Hadir pada acara tersebut, Staf Ahli Menteri Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga, Kementerian Kelauatan dan Perikanan RI, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Forkopimda, Asisten, Staf Ahli dan Kepala OPD Pemkab Blitar.</p>



<p>Wakil Bupati Blitar, Rahmat Santoso, mengatakan bahwa Kabupaten Blitar merupakan daerah sentra Ikan Koi terbesar di Jawa Timur. &#8220;Ikan Koi secara kuantitas maupun kualitas akan tetap menjadi primadona. Agar Ikan Koi Kabupaten Blitar semakin terkenal di kancah nasional maupun internasional, tentunya harus melalui proses panjang,&#8221; kata Wabup Rahmat Santoso, saat menutup Koi Show di Pendopo Sasana Adi Praja, Minggu (30/10/2022) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut Wabup Rahmat Santoso menyampaikan, Ikan Koi di Kabupaten Blitar, telah memberikan sumbangan dalam peningkatan ekonomi yang nyata kepada pelaku usaha ikan Koi di Kabupaten Blitar. &#8220;Bagi masyarakat Kabupaten Blitar, Ikan Koi menjadi kebanggaan tersendiri. Karena, ini telah mempunyai brand image atau mendapat kepercayaan tersendiri di Indonesia,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/inflasi-februari-2026-kota-malang-074-persen-cabai-rawit-dan-daging-ayam-jadi-pemicu">Inflasi Februari 2026 Kota Malang 0,74 Persen, Cabai Rawit dan Daging Ayam Jadi Pemicu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/plh-bupati-trenggalek-penyampaian-jawaban-pu-fraksi-atas-raperda-jaminan-sosial-ketenagakerjaan">Plh Bupati Trenggalek Penyampaian Jawaban PU Fraksi Atas Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
</ul>


<p>Wabup Rahmat Santoso berharap, melalui kegiatan Koi Show ke-21 ini, dapat mendongkrak kembali harga Ikan Koi. Pasar ikan Koi dari Kabupaten Blitar, bukan lagi hanya level lokal, regional dan nasional. Namun, sudah ekspor ke beberapa negara yaitu, Singapura, Malaysia, Jerman, Belanda, Italia dan Amerika Serikat.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah pada tahun 2022 ini, Kabupaten Blitar sudah bisa melakukan ekspor ikan Koi secara mandiri yaitu melalui UD Sanggrila Fish Indonesia, eksportir dari Kabupaten Blitar ke wilayah Malaysia dan Italia,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Orang nomor dua di lingkungan Pemerintahan Pemkab Blitar ini juga mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pemenang dalam Koi Show dan aneka perlombaan pada kegiatan tersebut. &#8220;Menang kalah bukanlah tujuan utama. Itu hanya bonus panjenengan. Terpenting adalah kegiatan ini sebagai wadah menjalin silaturahmi, memperluas pemasaran sekaligus sarana sharing knowledge. Sehingga ke depan, Koi-koi yang panjenengan miliki bisa lebih berkulitas lagi dan bisa mengoptimalkan sumberdaya perikanan di Kabupaten Blitar secara lestari dan berkelanjutan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APKI), Santoso, menjelaskan bahwa Koi Show ini merebutkan Piala Presiden tahun 2022 dan bisa meningkatkan perekonomian di Kabupaten Blitar. &#8220;Semoga dengan kegiatan ini dapat menumbuhkan perekonomian di Kabupaten Blitar. Karena setiap kali kegiatan Koi Ehow sudah melibatkan 500 tenaga kerja. Itu artinya sudah mengcover dari beberapa kementrian. Di masa pandemi, sektor perikanan bisa memutarkan perekonomian, artinya daerah yang kita tempati untuk kegiatan show dapat meningkatkan ekonominya,&#8221; ujarnya. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177693</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Blitar Berangkatkan Ekspor Koi Mandiri ke Malaysia</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-blitar-berangkatkan-ekspor-koi-mandiri-ke-malaysia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2022 11:13:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[Koi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170668</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Pemerintah Kabupaten Blitar mewujudkan mimpi pembudidaya Ikan Koi untuk merambah pasar luar negeri. Hal itu terlihat, saat Bupati Blitar, Rini Syarifah, memberangkatkan ekspor Ikan Koi mandiri ke Malaysia dari depan Pendopo Ronggo Hadi Negoro (RHN), Senin (13/06/2022) tadi. Bupati Blitar, Rini Syarifah, mengatakan bahwa pemberangkatan ekspor Ikan Koi secara mandiri, ini sekaligus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Blitar mewujudkan mimpi pembudidaya Ikan Koi untuk merambah pasar luar negeri. Hal itu terlihat, saat Bupati Blitar, Rini Syarifah, memberangkatkan ekspor Ikan Koi mandiri ke Malaysia dari depan Pendopo Ronggo Hadi Negoro (RHN), Senin (13/06/2022) tadi.</p>



<p>Bupati Blitar, Rini Syarifah, mengatakan bahwa pemberangkatan ekspor Ikan Koi secara mandiri, ini sekaligus mewujudkan mimpi para pembudidaya Ikan Koi di Kabupaten Blitar untuk ekspor mandiri. &#8220;Ini impian kita bertahun-tahun, yakni bisa mengekspor sendiri. Karena sentra Koi ada di Kabupaten Blitar, cukup besar,” kata Bupati Rini Syariah.</p>



<p>Lebih lanjut Bupati Rini Syarifah menyampaikan, selama ini pembudidaya Ikan Koi di Kabupaten Blitar, belum bisa melakukan ekspor secara mandiri. Padahal, Ikan Koi Kabupaten Blitar banyak diminati dunia karena kualitasnya.</p>



<p>“Ekspor mandiri ini baru pertama kali di Kabupaten Blitar. Selama ini, kita ekspor selalu nitip lewat Bogor dan Jakarta. Sehingga, membuat dunia tidak mengetahui kalau Koi ini sebenarnya berasal dari Blitar,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Bupati yang akrab disapa Mak Rini ini menambahkan, ke depan pihaknya akan terus mendorong para petani dan pembudidaya Ikan Koi untuk bisa mengekspor Koi secara mandiri. &#8220;Jika kemandirian ini bisa muncul, mudah-mudahan kita bisa ekspor ke Malaysia, Amerika, Jepang, Thailand dan lainnya. Nanti akan kita suport. Kita akan selalu koordinasi dengan para pembudidaya Koi, kendalanya apa. Kita akan selalu mendampingi, termasuk pengurusan ijin supaya bisa ekspor,” imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/inflasi-februari-2026-kota-malang-074-persen-cabai-rawit-dan-daging-ayam-jadi-pemicu">Inflasi Februari 2026 Kota Malang 0,74 Persen, Cabai Rawit dan Daging Ayam Jadi Pemicu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/plh-bupati-trenggalek-penyampaian-jawaban-pu-fraksi-atas-raperda-jaminan-sosial-ketenagakerjaan">Plh Bupati Trenggalek Penyampaian Jawaban PU Fraksi Atas Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
</ul>


<p>Mak Rini berharap, inovasi dari pembudidaya Koi ini harus ditingkatkan agar pasar semakin terbuka lebar. &#8220;Pembudidaya Koi harus meningkatkan inovasi, agar kuwalitasnya bagus dan bisa diterima di negara-negara yang lain,” jelasnya.</p>



<p>Kepala Dinas Peternakan Dan Perikanan Kabupaten Blitar, Toha Mashuri, menambahkan bahwa potensi ikan hias di Kabupaten Blitar, dengan jumlah pembudidaya 1. 560 orang dan jumlah kelompok pembudidaya sebanyak 49, dengan luas lahan budidaya sekitar 272 hektar. &#8220;Produksi ikan hias tahun 2021 di Kabupaten Blitar, mencapai 225 juta ekor. Jumlah tersebut, adalah yang terbesar dan merupakan jenis Ikan Koi yang mencapai 222 juta ekor dengan nilai sebesar Rp 225 miliar,” kata Toha Mashuri.</p>



<p>Lebih lanjut Toha menyampaikan, keberadaan Ikan Koi telah memberi sumbangan dalam peningkatan ekonomi yang nyata pada pelaku ikan hias di Kabupaten Blitar. “Karena sentra budidaya Koi ada di 11 kecamatan dari 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar. Kemudian, selama ini pemasaran Koi sudah merambah pasar internasional, yaitu Malaysia, Singapore, Jerman, Belanda, Italy dan Amerika. Namun masih melalui eksportir dari Bogor dan Jakarta,” jelasnya,</p>



<p>Toha menambahkan, beberapa bulan terakhir penjualan Koi dalam negeri mengalami penurunan pada nilai penjulannya. Padahal volume penjualannya terjadi peningkatan. “Untuk itu perlunya pengembangan pasar luar negeri untuk meningkatkan nilai jualnya,” imbuhnya.</p>



<p>Toha menyebut, dalam ekspor mandiri ke Malaysia ini ada 10 box Ikan Koi yang terdiri berbagai jenis Ikan Koi. “Ini pertama kali kita mengekspor Ikan Koi secara mandiri ke Malaysia dengan berbagai jenis Ikan Koi,” ujarnya. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170668</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Koi Lumajang, dari Hobi Jadi Hoki</title>
		<link>https://memontum.com/koi-lumajang-dari-hobi-jadi-hoki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jul 2019 08:10:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Koi]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang KOI Club]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=87526</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Warga Lumajang Jawa Timur kini di kenal ditingkat Nasional hingga Internasional hal ini karena prestasi yang di capai oleh kumpulan anak muda yang hobby ikan koi. Berawal dari kegemaran mereka dalam memelihara ikan ini akhirnya terbentuklah komunitas bernama Lumajang KOI Club (LKC) Pada 2010 lalu dengan ketuanya Dwi Santoso dan wakil ketua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Warga Lumajang Jawa Timur kini di kenal ditingkat Nasional hingga Internasional hal ini karena prestasi yang di capai oleh kumpulan anak muda yang hobby ikan koi. Berawal dari kegemaran mereka dalam memelihara ikan ini akhirnya terbentuklah komunitas bernama Lumajang KOI Club (LKC) Pada 2010 lalu dengan ketuanya Dwi Santoso dan wakil ketua Ronny Angga Saputra.</p>
<p>Berkat kekompakan serta ketekunannya dalam bergelut dengan ikan asal jepang ini prestasi demi prestasi mampu diraih LKC hingga membawa nama kabupaten Lumajang ke kancah nasional. Beberapa kali kontes KOI tingkat nasional yang di ikuti selalu meraih juara 1 dan juara umum. 2 kali meraih piala bergilir Presiden, terakhir di event Blitar KOI pada bulan April 2019.</p>
<p>Ronny Angga Saputra, minggu (7/7/2019).Menceritakan bahwa ia memiliki hobby memelihara ikan hias jenis KOI ini sejak di bangku SMA</p>
<p>&#8220;Saya hobby koi sejak duduk di bangku SMA. Akhirnya bertemu dengan kawan-kawan yang sama-sama punya hobby memelihara ikan KOI. Lalu terbentuklah LKC. Suatu hari kita mengikuti lomba KOI di Blitar dan KOI saya kok dapat champion. Saya gak nyangka karena yang ikut kontes waktu itu dari berbagai daerah se Indonesia”, ungkap Ronny.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190707-WA0057-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-87529" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190707-WA0057-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190707-WA0057-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190707-WA0057-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190707-WA0057-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190707-WA0057-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190707-WA0057-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Setelah meraih juara di berbagai event, ia mulai menyadari bahwa kabupaten Lumajang memiliki potensi besar dalam mengembangkan KOI. Apalagi sumber daya alamnya sangat mendukung untuk membudi dayakan ikan hias ini. “Saya belajar di Blitar dan daerah lain ternyata sumber daya alam Lumajang lebih baik. Kwalitas airnya lebih bagus dibandingkan dengan daerah lain. Ini kesempatan besar untuk mengembangkan ikan hias, khususnya KOI”, terangnya.</p>
<p>&#8220;Saya berharap di Lumajang akan terealiasi apa yang pernah di sampaikan Wakil Bupati Ir Indah Amperawati bahwa akan di bentuk kampung koi, kalau ini bisa terwujud maka saya yakin, selain akan bisa memperkenalkan lumajang lewat koi, anak-anak muda kita juga bisa diberdayakan melalui budidaya koi ini. Ronny memiliki semangat tinggi agar KOI nya bisa lebih bagus lagi, marketable, dan mampu menarik orang luar untuk belajar tentang KOI di Kabupaten Lumajang&#8221;, Imbuhnya.</p>
<p>Budidaya ikan KOI bisa mendatangkan rejeki. KOI bisa dijadikan jalan untuk mencari nafkah di tengah sulitnya mendapatkan pekerjaan. Siapa tahu bisnis perikanan KOI ini mampu meningkatkan perekonomian di Lumajang terutama pemuda-pemuda Lumajang. Dengan kata lain, apakah bergelut di bidang perikanan (KOI) ini prospektif dan menjanjikan?</p>
<p>“Sangat menjanjikan, sangat prospektif. Sebagai contoh, satu ekor KOI saya yang berukuran 45 cm terjual 30 juta. Jadi tidak perlu khawatir, memeliharanya juga tidak begitu sulit, cukup air kondisi deras, dan telaten. Khusus untuk KOI yang akan dikonteskan harus diberi makanan berkualitas&#8221;,pungkasnya.<strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87526</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
