<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kolam &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kolam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Jul 2023 08:19:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kolam &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hearing Musibah Kolam Renang Tirta Jwalita, FMPA Trenggalek Minta Satgas PPA Buat Laporan Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/hearing-musibah-kolam-renang-tirta-jwalita-fmpa-trenggalek-minta-satgas-ppa-buat-laporan-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[buat]]></category>
		<category><![CDATA[fmpa]]></category>
		<category><![CDATA[hearing]]></category>
		<category><![CDATA[jwalita]]></category>
		<category><![CDATA[kolam]]></category>
		<category><![CDATA[laporan]]></category>
		<category><![CDATA[minta]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[renang]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas]]></category>
		<category><![CDATA[tirta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193847</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Hearing lanjutan terkait musibah di Kolam Renang Tirta Jwalita, yang mengakibatkan tiga bocah SD meninggal, kembali digelar di DPRD Trenggalek. Dalam hearing yang juga dihadiri Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim, Forum Masyarakat Peduli Anak (FMPA) meminta Satuan Tugas (Satgas) segera membuat Laporan Polisi (LP). Ketua Forum Masyarakat Peduli Anak (FMPA), Imam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Hearing lanjutan terkait musibah di Kolam Renang Tirta Jwalita, yang mengakibatkan tiga bocah SD meninggal, kembali digelar di DPRD Trenggalek. Dalam hearing yang juga dihadiri Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim, Forum Masyarakat Peduli Anak (FMPA) meminta Satuan Tugas (Satgas) segera membuat Laporan Polisi (LP).</p>



<p>Ketua Forum Masyarakat Peduli Anak (FMPA), Imam Bahrudin, mengatakan bahwa permintaannya itu sebagai tindak lanjut peristiwa yang terjadi pada Minggu (04/06/2023) lalu. Karena, dari kejadian itu, perlu ditindaklanjuti agar tidak terulang kembali.</p>



<p>&#8220;Intinya, kami mendesak Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Trenggalek untuk melaporkan kasus itu ke polisi,&#8221; katanya, Jumat (21/07/2023) siang.</p>



<p>Menurutnya, peristiwa yang terjadi di kolam renang milik Pemerintah Daerah, itu sudah ditangani pihak kepolisian dan bisa ditingkatkan ke tahap selanjutnya atau penyelidikan. &#8220;Sebenarnya, tidak harus masyarakat yang melaporkan. Tetapi Pemkab Trenggalek punya Satgas PPA, yang dilantik pada tahun 2022. Dan, kami meminta agar Satgas PPA melaporkan kasus ini. Bahkan, kebetulan Ketua Harian Satgas PPA adalah Kasatreskrim Polres Trenggalek,&#8221; terang Imam.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Satgas PPA, sambungnya, adalah pihak yang paling layak untuk melaporkan kasus tersebut ke kepolisian dan bukan masyarakat yang tidak atau kurang memahami perkara perlindungan anak. &#8220;Kalau modal berani saja, saya ya berani. Tetapi yang lebih tahu kan Satgas PPA,&#8221; terangnya.</p>



<p>Terkait kesiapan Satgas PPA sendiri, ujarnya, menurut masih 50 persen. Walaupun, sudah ada kesiapan untuk bertemu dan akan berkomunikasi dengan Satreskrim. Dirinya berharap, kasus ini bisa segera ditindaklanjuti. Sehingga, bisa menjadi bahan evaluasi agar ke depan tidak terjadi kembali.</p>



<p>Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim, mengatakan bahwa dalam hearing kali ini pihaknya hanya menyampaikan hasil penyelidikan atas kasus di Kolam Renang Tirta Jwalita. &#8220;Jadi dalam hearing kali ini, kami sampaikan jika hasil penyelidikan mengatakan peristiwa tersebut merupakan tindak pidana dan berlanjut pada proses penyidikan. Namun, penyidikan baru bisa dilakukan jika ada Laporan Polisi (LP) sebagai pijakan,&#8221; ujar Agus Salim.</p>



<p>Dalam kasus ini, Satreskrim Polres Trenggalek hanya menggunakan asas manfaat dan tidak menggunakan kewenangan LP model A. Karena, dari pihak keluarga korban tidak ingin membawa permasalahan ini ke ranah hukum.</p>



<p>Sehingga dalam forum tersebut, Satreskrim menyampaikan sesuai Pasal nomor 108 KUHAP menyebutkan bahwa setiap orang yang melihat, menyaksikan atau mengalami bisa melaporkan kejadian tersebut dengan menerbitkan LP. &#8220;Kalau nanti ada yang melaporkan kejadian ini, mekanismenya penerimaan Laporan yang akan masuk ke SPKT terlebih dahulu. Selanjutnya dasar LP tersebut akan dilakukan pemeriksaan pihak pelapor, kemudian baru masuk ke tahap penyidikan,&#8221; paparnya.<strong> (mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193847</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komisi I dan IV DPRD Trenggalek Hearing Terkait Matinya Tiga Bocah SD di Kolam Renang Tirta Jwalita</title>
		<link>https://memontum.com/komisi-i-dan-iv-dprd-trenggalek-hearing-terkait-matinya-tiga-bocah-sd-di-kolam-renang-tirta-jwalita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jul 2023 11:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bocah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[hearing]]></category>
		<category><![CDATA[jwalita]]></category>
		<category><![CDATA[kolam]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi]]></category>
		<category><![CDATA[matinya]]></category>
		<category><![CDATA[renang]]></category>
		<category><![CDATA[terkait]]></category>
		<category><![CDATA[tiga]]></category>
		<category><![CDATA[tirta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193808</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Forum Masyarakat Peduli Anak (FMPA) mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Trenggalek. Kedatangan FMPA yang ditemui Komisi I dan Komisi IV DPRD itu, salah satunya membahas terkait kejadian di Kolam Renang Tirta Jwalita, yang merenggut nyawa tiga bocah Sekolah Dasar (SD), Minggu (04/06/2023) lalu. Ketua Komisi I DPRD Trenggalek, Alwi Burhanuddin, mengatakan bahwa maksud [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Forum Masyarakat Peduli Anak (FMPA) mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Trenggalek. Kedatangan FMPA yang ditemui Komisi I dan Komisi IV DPRD itu, salah satunya membahas terkait kejadian di Kolam Renang Tirta Jwalita, yang merenggut nyawa tiga bocah Sekolah Dasar (SD), Minggu (04/06/2023) lalu.</p>



<p>Ketua Komisi I DPRD Trenggalek, Alwi Burhanuddin, mengatakan bahwa maksud kedatangan FMPA di Kantor DPRD adalah untuk memberikan perhatian yang salah satunya musibah meninggalnya tiga anak di kolam renang. &#8220;Jadi, hari ini kita menerima aspirasi dari Forum Masyarakat Peduli Anak, yang menyoroti berbagai peristiwa yang menyangkut anak. Salah satunya, peristiwa meninggalnya tiga anak di kolam renang Tirta Jwalita,&#8221; katanya saat dikonfirmasi, Kamis (20/07/2023) sore.</p>



<p>Hasil rapat dengar pendapat kali ini, paparnya, FMPA berharap jika kasus tersebut tidak hanya berhenti sampai di sini. Sesuai laporan dari kepolisian, kasus kolam renang milik Pemerintah Daerah ini sudah pada tahap penyelidikan.</p>



<p>&#8220;Kalau mau dilanjutkan ke tahap penyidikan, harus ada Laporan Polisi (LP). Dan, tadi FMPA meminta agar Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Perempuan dan anak yang membuat Laporan Polisi,&#8221; terang Alwi.</p>



<p>Selanjutnya, kata Alwi, Satgas masih akan mempelajari Tugas Pokok Fungsi (Tupoksi) sesuai yang tertulis di Surat Keputusan (SK).</p>



<p>Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, Sukarudin, menambahkan bahwa terkait dengan Perda tentang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) saat ini sudah selesai pembahasannya. &#8220;Untuk Perda Perlindungan Perempuan dan Anak, saat ini pembahasannya sudah selesai. Dan, sekarang masih di provinsi. Nantinya, kita akan diundang ke provinsi untuk melakukan evaluasi jika ada perubahan atau yang lainnya. Selanjutnya, baru bisa dilakukan finalisasi,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sukarudin menjelaskan, jika Pemkab Trenggalek memiliki Perda Nomor 10 tahun 2012 Tentang Pengarusutamaan Gender, Perlindungan Perempuan dan Anak. Namun di tahun 2023, Perda tersebut dipecah menjadi dua. Yakni, Perda Tentang Pengarus Utamaan Gender (PUG) dan Perda tentang Kabupaten Layak Anak atau PPA.</p>



<p>Disinggung terkait Perda yang digunakan untuk penanganan anak, dirinya menyebut pada Perda Pengarus Utamaan Gender, pedomannya masih tetap mengacu pada aturan yang lebih tinggi. &#8220;Kan aturannya tidak hanya pada Perda saja. Kan ada undang-undang perempuan dan anak. Posisinya sekarang, karena Perda Nomor 10 tahun 2012 dihapus oleh Perda Nomor 2 tahun 2023 Tentang Perda PGU, maka berarti sudah tidak bisa dipakai sebagai dasar kebijakan anak. Sehingga, kita mengambil pada aturan yang lebih tinggi, kan disana juga sudah diatur lebih spesifik,&#8221; tutur Sukarudin.</p>



<p>Menanggapi peristiwa yang terjadi di kolam renang Tirta Jwalita, Politisi PKB ini mengaku jika hal itu adalah sesuatu yang memprihatinkan. &#8220;Wajibnya, peristiwa itu tidak boleh terulang kembali. Sehingga, mesti ada preventif dan dievaluasi agar tidak terulang kembali nanti kayak apa,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Masih kata Sukarudin, berkaca dari kejadian itu, perlu adanya pemeriksaan lebih detail, termasuk saat anak-anak itu masuk ke lokasi. Apakah melalui pintu masuk resmi atau tidak.</p>



<p>&#8220;Kita perlu cari tau yang pertama mereka punya karcis atau tidak. Kedua, mereka datang sendiri atau ada orang dewasa yang mengawasi atau yang bertanggung jawab. Jadi kedepan kalau memang dibuka kembali, maka setiap anak yang masuk ke kolam renang harus ada orang dewasa yang bertanggung jawab agar tidak lalai,&#8221; papar Sukarudin.</p>



<p>Komisi IV menilai, jika kolam renang plat merah itu ditutup permanen, maka akan sangat disayangkan. Mengingat, ada banyak fasilitas yang ada disana.</p>



<p>&#8220;Kalau dari pandangan Komisi IV, andaikan itu ditutup tentu disayangkan. Karena fasilitas sudah sebanyak itu, lalu mau digunakan untuk apa. Menurut kami, sebaiknya ini harus ada tindakan preventif (antispasi/pencegahan) agar tidak terulang kembali,&#8221; terangnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193808</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Pengusaha Kolam Renang di Tulungagung Ditemukan Tak Bernyawa di Ruang Karaoke Pribadi</title>
		<link>https://memontum.com/dua-pengusaha-kolam-renang-di-tulungagung-ditemukan-tak-bernyawa-di-ruang-karaoke-pribadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jun 2023 14:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Karaoke]]></category>
		<category><![CDATA[kolam]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[renang]]></category>
		<category><![CDATA[ruang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192165</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Pasangan pengusaha kolam renang Tirta Mutiara di Desa/Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, ditemukan tidak bernyawa di sebuah ruang karaoke pribadi, Kamis (29/06/2023) petang. Kedua tubuh keduanya, kali pertama ditemukan oleh anak korban. Belum diketahui pasti, apa yang menjadi penyebab keduanya meninggal. Namun, dugaan pembunuhan ditemukan dari hasil olah TKP jenazah keduanya. Kapolres Tulungagung, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Pasangan pengusaha kolam renang Tirta Mutiara di Desa/Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, ditemukan tidak bernyawa di sebuah ruang karaoke pribadi, Kamis (29/06/2023) petang. Kedua tubuh keduanya, kali pertama ditemukan oleh anak korban.</p>



<p>Belum diketahui pasti, apa yang menjadi penyebab keduanya meninggal. Namun, dugaan pembunuhan ditemukan dari hasil olah TKP jenazah keduanya.</p>



<p>Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto, mengatakan bahwa kedua korban ditemukan meninggal oleh anaknya. Dari temuan itu, kemudian diteruskan kepada petugas.</p>



<p>&#8220;Dilihat sekilas, memang ini ada dugaan pembunuhan. Karena saya lihat, ada tanda-tanda kekerasan,&#8221; katanya.</p>



<p>Terkait penemuan jenazah, Kapolres menjelaskan, saat itu anak korban mencari keberadaan kedua orang tuanya yang sejak pagi tidak ada. Karenanya, mengecek ruang karaoke pribadi dan diketahui sudah meninggal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Awal saksi mencari kedua orang tuanya yang sejak pagi tidak ada. Makanya, kemudian ke lokasi,&#8221; paparnya.</p>



<p>Terkait dengan penyelidikan, Kapolres menjelaskan, bahwa saat ini Satreskrim Polres Tulungagung masih melakukan pendalaman. Termasuk, beberapa barang bukti yang diharapkan bisa mengurai dugaan tersebut.</p>



<p>&#8220;Semoga segera terungkap,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, kabar dugaan pembunuhan pasutri asal Tulungagung, Tri Harno dan Ning ini viral di sosial media. Akibatnya, banyak warganet yang merasa kasihan dengan nasib pasutri asal Tulungagung itu. Terlebih, mereka mengenal sosok Harno dan Ning, sebagai sosok pasutri yang religius dan ahli salat jamaah.</p>



<p>“Ket esuk jane wes diarep2 wong kog gk muncul. Ahli jamaah kabeh,” tulis akun Berkah Bibit yang mengaku tetangga dekat korban pada kolom komentar postingan itu.</p>



<p>Netizen lain memuji sifat Ning yang ramah terhadap orang lain. “Ning Nur Rahayu koncoku, bocahe ayu grapyak,” tulis Utami Jaya yang mengaku sebagai teman korban. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192165</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Bocah di Trenggalek Ditemukan Mengambang Tak Bernyawa di Kolam Renang Tirta Jwalita</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-bocah-di-trenggalek-ditemukan-mengambang-tak-bernyawa-di-kolam-renang-tirta-jwalita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jun 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[bocah]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jwalita]]></category>
		<category><![CDATA[kolam]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[mengambang]]></category>
		<category><![CDATA[renang]]></category>
		<category><![CDATA[tiga]]></category>
		<category><![CDATA[tirta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190120</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketenangan warga di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Kelutan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek atau persisnya kolam renang Tirta Jwalita Trenggalek, berubah menjadi histeris, Minggu (04/06/2023). Reaksi itu muncul, setelah tiga bocah tanpa sebab yang jelas, ditemukan dalam posisi mengambang di dalam kolam renang dewasa dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Tiga bocah itu, masing-masing adalah MF [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://trenggalek.memontum.com"><strong>Trenggalek</strong> </a>&#8211; Ketenangan warga di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Kelutan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek atau persisnya kolam renang Tirta Jwalita Trenggalek, berubah menjadi histeris, Minggu (04/06/2023).</p>



<p>Reaksi itu muncul, setelah tiga bocah tanpa sebab yang jelas, ditemukan dalam posisi mengambang di dalam kolam renang dewasa dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.</p>



<p>Tiga bocah itu, masing-masing adalah MF (9), MZ (10) dan B (9) warga Kelurahan Kelutan. Sementara dugaan sementara, diduga ketiga meninggal karena tidak bisa berenang.</p>



<p>Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino, dalam keterangannya mengatakan bahwa dua dari tiga korban tersebut ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian. &#8220;Dari tiga korban itu, dua diantaranya meninggal dunia di tempat. Sedangkan satu korban, meninggal usai dilarikan ke rumah sakit dr Soedomo Trenggalek,&#8221; kata Kapolres, Minggu (04/06/2023) siang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan Kapolres Alith, kejadian tersebut diduga terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Dimana, sejumlah korban saat datang ke kolam renang, itu tidak atau tanpa didampingi orang tua.</p>



<p>&#8220;Diduga saat melihat temannya tenggelam, dua korban lainnya berusaha membantu. Namun, kemungkinannya ketiga korban ini tidak bisa berenang. Sedangkan, tinggi badan korban juga belum ada 150 centimeter (kedalaman kolam dewasa, red)&#8221; terang Kapolres Trenggalek.</p>



<p>Kejadian itu, imbuhnya, baru disadari pihak pengelola kolam renang juga saat baru mengetahui bahwa ketiga korban sudah dalam keadaan mengapung di permukaan kolam. &#8220;Usai dievakuasi dari kolam, ketiga korban langsung dilarikan ke RSUD dr Soedomo, untuk penanganan medis. Sebelum nantinya, diserahkan ke pihak keluarga masing-masing,&#8221; tambahnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190120</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Belum Terekspos Maksimal, Kolam Renang Petirtaan Kaygun Desa Tlekung Kota Batu Minim Wisatawan</title>
		<link>https://memontum.com/belum-terekspos-maksimal-kolam-renang-petirtaan-kaygun-desa-tlekung-kota-batu-minim-wisatawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Apr 2023 09:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tlekung]]></category>
		<category><![CDATA[kolam]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187504</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dibandrol dengan harga tarif masuk (HTM) Rp 5 ribu, Kolam Renang Kaygun, yang berada di Desa Tlekung RT02 RW03, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, yang dikelola oleh pemerintah desa (Pemdes) Tlekung, ternyata masih belum terlalu diminati pengunjung luar Kota Batu. Bahkan, sejak pertama dibuka atau awal Maret 2023 hingga 27 April 2023, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Dibandrol dengan harga tarif masuk (HTM) Rp 5 ribu, Kolam Renang Kaygun, yang berada di Desa Tlekung RT02 RW03, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, yang dikelola oleh pemerintah desa (Pemdes) Tlekung, ternyata masih belum terlalu diminati pengunjung luar Kota Batu. Bahkan, sejak pertama dibuka atau awal Maret 2023 hingga 27 April 2023, dari tiket yang terjual baru laku sebanyak 250 lembar.</p>



<p>Salah seorang penjaga kolam renang Petirtaan Kaygun, Rudiyono, mengatakan bahwa selama libur Lebaran dan sekolah, kondisi kolam renang sepi dari pengunjung. Padahal, untuk harga tiket hanya Rp 5 ribu perorang</p>



<p>&#8220;Saat libur Lebaran juga liburan sekolah, Kolam Renang Petirtaan Kaygun, tergolong sangat sepi. Kalaupun ada pengunjung yang datang untuk berenang, itu bukan orang luar kota. Tapi, memang kebanyakan saudara dari warga Tlekung, saat berkunjung dirumahnya lalu dikenalkan dan diajak kesini,&#8221; terangnya, saat ditemui di tempat loket Kolam Renang Petirtaan Kaygun Desa Tlekung, Kamis (27/04/2023) tadi.</p>



<p>Sedangkan, ujarnya, untuk mulai beroperasinya kolam renang Petirtaan Kaygun, menurutnya baru dua bulan lalu atau awal Maret 2023. Dan, pada tanggal 6 Maret 2023 sampai sebelum puasa, baru terjual 200 tiket. Sementara, mulai 17 April 2023 sampai 27 April 2023 ini, hanya 50 tiket yang terjual. Kalau total hitungannya, dari awal buka pada awal Maret 2023 sampai hari ini 27 April 2023, baru terjual tiket sebanyak 250 lembar.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-daging-sapi-dan-ayam-layak-dikonsumsi-dkpp-lumajang-lakukan-pengawasan">Pastikan Daging Sapi dan Ayam Layak Dikonsumsi, DKPP Lumajang Lakukan Pengawasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pasuruan-berangkatkan-ratusan-pemudik">Bupati Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/momen-libur-lebaran-jadi-penekanan-bupati-indah-untuk-penghematan-energi-di-lumajang">Momen Libur Lebaran Jadi Penekanan Bupati Indah untuk Penghematan Energi di Lumajang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kapolda-jatim-tinjau-jalur-ketapang-gilimanuk-jelang-penutupan-layanan-hari-raya-nyepi-di-pulau-bali">Kapolda Jatim Tinjau Jalur Ketapang-Gilimanuk Jelang Penutupan Layanan Hari Raya Nyepi di Pulau Bali</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perayaan-hari-suci-nyepi-di-lapangan-rampal-ketua-dprd-sebut-sebagai-etalase-toleransi-di-kota-malang">Perayaan Hari Suci Nyepi di Lapangan Rampal, Ketua DPRD Sebut sebagai Etalase Toleransi di Kota Malang</a></li>
</ul>


<p>Sepinya kolam renang ini, imbuh Rudiyono, karena masih banyak orang yang belum mengenali. Meskipun, sudah dipublikasikan lewat Medsos atau bisa jadi saat liburan lebaran pengunjung lebih mengutamakan silaturahmi ke saudaranya.</p>



<p>&#8220;Kolam renang ini sekarang dikelola Pemdes Tlekung. Untuk, memperkenalkan kolam renang Petirtaan Kaygun, ini sudah dilakukan di Medsos. Tentunya, saya berharap dengan adanya pengunjung yang dikenalkan oleh keluarganya di Desa Tlekung ini, bisa membawa pengunjung lain untuk datang. Sehingga, ke depan kolam renang Petirtaan Kaygun ini bisa lebih dikenal oleh orang di luar Kota Batu,&#8221; jelas mantan Satpam ini.</p>



<p>Pengunjung asal Sampang Madura, Wahyono (32), menjelaskan sebenarnya di Kolam Renang Petirtaan Kaygun, ini sudah memenuhi syarat dan aman untuk anak-anak yang bermain. Bahkan, sarana prasarana seperti tempat ganti toilet juga bersih.</p>



<p>&#8220;Sebenarnya, di sini enak untuk berenang. Tempatnya sejuk, sepi dan nyaman sehingga anak-anak saya bisa bebas bermain air karena sepi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kedatangannya di kolam itu, diakuinya, memang diarahkan saudaranya yang berada di Desa Tlekung, untuk berlibur di tempat itu sebelum pulang ke Sampang Madura. &#8220;Memang saya tadi dikasih arah sama saudara yang ada di dusun, untuk mengajak anak-anak saya bermain di kolam ini dan setelah itu pulang ke Madura,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187504</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dukung Potensi Desa, Bupati Malang Resmikan Wisata Kolam Renang Karangduren Ceria</title>
		<link>https://memontum.com/dukung-potensi-desa-bupati-malang-resmikan-wisata-kolam-renang-karangduren-ceria</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2023 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[kolam]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183056</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, meresmikan Wisata Kolam Renang Karangduren Ceria, yang berada di Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Minggu (12/02/2023) siang. Wisata kolam renang ini, merupakan salah satu visi misi Kepala Desa Karangduren, Sihabur Romli, yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan asli Desa Karangduren. Yakni, dengan melalui berbagai macam UMKM yang dimiliki [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, meresmikan Wisata Kolam Renang Karangduren Ceria, yang berada di Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Minggu (12/02/2023) siang.</p>



<p>Wisata kolam renang ini, merupakan salah satu visi misi Kepala Desa Karangduren, Sihabur Romli, yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan asli Desa Karangduren. Yakni, dengan melalui berbagai macam UMKM yang dimiliki desa.</p>



<p>Acara ini, dibuka oleh komunitas B’Dhak dan Bazar Pakisaji (KB2P) dengan persembahan sebuah lagu mars yang dimiliki. Komunitas yang berawal dari grup WhatsApp yang dimana menjual barang-barang dagangannya secara online, kemudian didukungan dari Camat Pakisaji, Endah Sriyati. KB2P mulai rutin mendatangi RT/RW, lalu berlanjut kemudian datang di seluruh desa se-Kecamatan Pakisaji, untuk melakukan kerja bareng.</p>



<p>“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, sangat mendukung dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kades Karangduren dan Camat Pakisaji serta seluruh pihak yang telah ikut berperan dalam membangun destinasi wisata baru di Kabupaten Malang yaitu Kolam Renang Karangduren Ceria,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Diharapkan, tambah Bupati Malang, potensi-potensi serupa juga bisa menjadi motivasi bagi desa-desa yang lain untuk membranding wilayahnya. Karena, Pemkab Malang mempunyai komitmen untuk memberikan dukungan baik dalam bentuk program maupun promosi agar kampung-kampung tematik yang ada di Kabupaten Malang bisa lebih dikenal.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-daging-sapi-dan-ayam-layak-dikonsumsi-dkpp-lumajang-lakukan-pengawasan">Pastikan Daging Sapi dan Ayam Layak Dikonsumsi, DKPP Lumajang Lakukan Pengawasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pasuruan-berangkatkan-ratusan-pemudik">Bupati Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/momen-libur-lebaran-jadi-penekanan-bupati-indah-untuk-penghematan-energi-di-lumajang">Momen Libur Lebaran Jadi Penekanan Bupati Indah untuk Penghematan Energi di Lumajang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kapolda-jatim-tinjau-jalur-ketapang-gilimanuk-jelang-penutupan-layanan-hari-raya-nyepi-di-pulau-bali">Kapolda Jatim Tinjau Jalur Ketapang-Gilimanuk Jelang Penutupan Layanan Hari Raya Nyepi di Pulau Bali</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perayaan-hari-suci-nyepi-di-lapangan-rampal-ketua-dprd-sebut-sebagai-etalase-toleransi-di-kota-malang">Perayaan Hari Suci Nyepi di Lapangan Rampal, Ketua DPRD Sebut sebagai Etalase Toleransi di Kota Malang</a></li>
</ul>


<p>Hal ini, urainya, juga menjadi salah satu visi misi Bupati Malang yaitu Malang Makmur, yakni menjadi desa mandiri. Maka selain bisa membangun wilayahnya sendiri, desa-desa tersebut juga dapat memberikan sumbangsih terhadap pembangunan di Kabupaten Malang.</p>



<p>Peresmian Wisata Kolam Renang Karangduren Ceria, ini ditandai dengan pemotongan tumpeng serta penandatanganan prasasti oleh Bupati Malang. “Untuk harapannya, ini nanti bisa menjadi salah satu one village, one product, one destination Desa Karangduran. Seperti yang tertuang dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Malang, kami memang ingin terus mendorong agar setiap desa punya satu destinasi wisata,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Bupati Sanusi juga berharap, perekonomian warga sekitar turut terdongkrak. Di samping juga menguatkan branding Kabupaten Malang sebagai daerah wisata, baik alami maupun buatan.</p>



<p>Bupati Malang memotivasi bahwa masih banyak potensi yang bisa mereka gali. Bupati juga akan membantu pembangunan Sarpras yakni pemasangan paving dan area taman bermain di sekitar kolam renang.</p>



<p>Hadir pada kesempatan yang sama jajaran Forkopimda Kabupten Malang, Ketua KB2P, Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Tokoh Masyarakat, Moch Geng Wahyudi, sejumlah Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Muspika Kecamatan Pakisaji. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183056</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Fraksi Golkar-Demokrat Desak Pemkab Blitar Segera Buka Wisata Kolam Renang Penatran</title>
		<link>https://memontum.com/fraksi-golkar-demokrat-desak-pemkab-blitar-segera-buka-wisata-kolam-renang-penatran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2022 19:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[kolam]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab blitar]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176290</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; DPRD Kabupaten Blitar menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum (PU) Fraksi-fraksi atas Penjelasan Bupati Blitar terhadap Nota Keuangan Rancangan APBD Kabupaten Blitar Tahun Anggaran 2023, Selasa (04/10/2022) malam, di ruang Graha Paripurna DPRD Kabupaten Blitar. Rapat Paripurna yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Muhammad Rifa’i, didampingi Wakil Ketua, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; DPRD Kabupaten Blitar menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum (PU) Fraksi-fraksi atas Penjelasan Bupati Blitar terhadap Nota Keuangan Rancangan APBD Kabupaten Blitar Tahun Anggaran 2023, Selasa (04/10/2022) malam, di ruang Graha Paripurna DPRD Kabupaten Blitar.</p>



<p>Rapat Paripurna yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Muhammad Rifa’i, didampingi Wakil Ketua, Mujib, tersebut diikuti 33 anggota dari 50 jumlah anggota DPRD dari lima unsur fraksi dan telah menandatangani daftar hadir.</p>



<p>Hadir dalam rapat paripurna tersebut, Bupati Blitar, Hj Rini Syarifah, Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso, Forkopimda, Sekda Kabupaten Blitar Izul Marom, Assisten, Staf Ahli, Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-daging-sapi-dan-ayam-layak-dikonsumsi-dkpp-lumajang-lakukan-pengawasan">Pastikan Daging Sapi dan Ayam Layak Dikonsumsi, DKPP Lumajang Lakukan Pengawasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pasuruan-berangkatkan-ratusan-pemudik">Bupati Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/momen-libur-lebaran-jadi-penekanan-bupati-indah-untuk-penghematan-energi-di-lumajang">Momen Libur Lebaran Jadi Penekanan Bupati Indah untuk Penghematan Energi di Lumajang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kapolda-jatim-tinjau-jalur-ketapang-gilimanuk-jelang-penutupan-layanan-hari-raya-nyepi-di-pulau-bali">Kapolda Jatim Tinjau Jalur Ketapang-Gilimanuk Jelang Penutupan Layanan Hari Raya Nyepi di Pulau Bali</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perayaan-hari-suci-nyepi-di-lapangan-rampal-ketua-dprd-sebut-sebagai-etalase-toleransi-di-kota-malang">Perayaan Hari Suci Nyepi di Lapangan Rampal, Ketua DPRD Sebut sebagai Etalase Toleransi di Kota Malang</a></li>
</ul>


<p>Pandangan Umum Fraksi Partai Golkar-Demokrat DPRD Kabupaten Blitar, melalui juru bicaranya, Indah, mendesak pemerintah daerah untuk segera membuka obyek wisata Kolam Renang Penataran. &#8220;Kami menyarankan untuk mengalihkan pengelolaannya kepada pihak ketiga agar kerusakan fasilitas dan kerugian tidak terus menerus terjadi. Apabila dirasa pihak ketiga lebih mampu mandiri dari segi finansial untuk pendanaan operasional. Hal ini berdampak positif pada meningkatnya pendapatan asli daerah,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selain itu, Fraksi Partai Golkar-Demokrat menilai, PAD belum dapat direncanakan secara optimal. Hal ini, dikarenakan belum akuratnya data dukung objek dan subjek pajak maupun retribusi daerah.</p>



<p>&#8220;Pemerintah diharapkan mengevaluasi dan mengintruksikan data dukung objek dan subjek pajak maupun retribusi daerah, agar pajak dan retribusi yang diterima dapat terserap dengan baik,&#8221; paparnya. <strong>(jar/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176290</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Akhir Pekan, Bupati Jember Seru-seruan Sapa Warga di Kolam Pemancingan Taman Botani Sukorambi</title>
		<link>https://memontum.com/akhir-pekan-bupati-jember-seru-seruan-sapa-warga-di-kolam-pemancingan-taman-botani-sukorambi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Jan 2022 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Jember]]></category>
		<category><![CDATA[kolam]]></category>
		<category><![CDATA[Kolam Pancing]]></category>
		<category><![CDATA[Sukorambi]]></category>
		<category><![CDATA[Taman]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Botani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=162220</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Berakhir pekan, Bupati Jember, Hendy Siswanto, berkesempatan seru-seruan mancing ikan bersama warga di kolam pancing Taman Botani Sukorambi. Menurutnya, aktivitas mancing ikan bersama ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus hiburan. Dirinya menyampaikan, bahwa hati yang gembira merupakan jurus jitu untuk selalu sehat. Salah satunya, dengan berkumpul bersama, bersilaturahmi sambil mancing ikan. Ini juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Berakhir pekan, Bupati Jember, Hendy Siswanto, berkesempatan seru-seruan mancing ikan bersama warga di kolam pancing Taman Botani Sukorambi. Menurutnya, aktivitas mancing ikan bersama ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus hiburan.</p>



<p>Dirinya menyampaikan, bahwa hati yang gembira merupakan jurus jitu untuk selalu sehat. Salah satunya, dengan berkumpul bersama, bersilaturahmi sambil mancing ikan. Ini juga menjadi penambah imunitas tubuh untuk melawan berbagai virus.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Hendy mengajak seluruh warganya senantiasa mengonsumsi ikan yang merupakan sumber gizi yang baik bagi tubuh. &#8220;Rajinlah makan ikan, dengan begitu asupan gizi kita pun terjaga. Kita sehat dan yang terpenting, Jember bebas dari gizi buruk dengan rutin makan ikan,” ungkapnya, Minggu (23/01/2022).</p>



<p>Menurutnya, baik ikan laut maupun ikan air tawar, merupakan sumber gizi yang murah harganya. Bahkan, apabila warga suka mancing dan ikannya dikonsumsi sendiri itu lebih baik.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-daging-sapi-dan-ayam-layak-dikonsumsi-dkpp-lumajang-lakukan-pengawasan">Pastikan Daging Sapi dan Ayam Layak Dikonsumsi, DKPP Lumajang Lakukan Pengawasan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pasuruan-berangkatkan-ratusan-pemudik">Bupati Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/momen-libur-lebaran-jadi-penekanan-bupati-indah-untuk-penghematan-energi-di-lumajang">Momen Libur Lebaran Jadi Penekanan Bupati Indah untuk Penghematan Energi di Lumajang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kapolda-jatim-tinjau-jalur-ketapang-gilimanuk-jelang-penutupan-layanan-hari-raya-nyepi-di-pulau-bali">Kapolda Jatim Tinjau Jalur Ketapang-Gilimanuk Jelang Penutupan Layanan Hari Raya Nyepi di Pulau Bali</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perayaan-hari-suci-nyepi-di-lapangan-rampal-ketua-dprd-sebut-sebagai-etalase-toleransi-di-kota-malang">Perayaan Hari Suci Nyepi di Lapangan Rampal, Ketua DPRD Sebut sebagai Etalase Toleransi di Kota Malang</a></li>
</ul>


<p>Dalam kesempatan itu, tidak lupa Bupati Hendy mengajak seluruh warganya untuk menyukseskan target pencapaian vaksinasi. &#8220;Saat ini Jember sudah Level 2. Ayo kita kompak lakukan vaksinasi. Ketika sudah capai target, maka kita akan lebih baik lagi bisa Level 1. Saat ini kurang 1,4 persen lagi untuk mencapai target vaksinasi,” sambungnya.</p>



<p>Dirinya juga meminta warganya, apabila ada warga yang datang dari luar negeri untuk melapor dulu ke pemerintah desa setempat. Tujuannya, untuk menghindari masuknya varian baru Covid-19.</p>



<p>“Tetap jaga imun dan hati harus gembira. Mancing bareng seperti ini bikin hati gembira, kumpul silaturahmi, udaranya segar juga dan jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan,” paparnya. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162220</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Balita Tewas  Di Kolam Renang Villa Solong</title>
		<link>https://memontum.com/balita-tewas-di-kolam-renang-villa-solong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2020 09:57:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jawatimur]]></category>
		<category><![CDATA[kalipuro]]></category>
		<category><![CDATA[kolam]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[renang]]></category>
		<category><![CDATA[solong]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<category><![CDATA[vila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120676-balita-tewas-di-kolam-renang-villa-solong</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi – Balita AF (4) tewas saat mandi di kolam renang di kawasan villa dekat pantai Solong, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Selasa (4/8/2020) siang. Karuan saja meninggalnya AF membuat geger warga setempat. Pasalnya, kolam renang yang ada di kawasan villa tersebut terkenal akan keamanannya, dan diduga ada keteledoran dari karyawan setempat. Agus (36) orang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> – Balita AF (4) tewas saat mandi di kolam renang di kawasan villa dekat pantai Solong, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Selasa (4/8/2020) siang. Karuan saja meninggalnya AF membuat geger warga setempat. Pasalnya, kolam renang yang ada di kawasan villa tersebut terkenal akan keamanannya, dan diduga ada keteledoran dari karyawan setempat.</p>
<p>Agus (36) orang tua korban, warga Lingkungan Tanjung, RT 03 RW 01, Kelurahan Kalatak mengaku terkejut mendengar anak semata wayangnya meninggal dunia akibat tenggelam di kolam renang tersebut. Menurutnya, meninggalnya anaknya akibat kehabisan nafas karena tidak bisa berenang.</p>
<p>&#8220;Anak saya pamitan mau bermain bersama rekannya, disekitar rumah. Saya tidak menyangka kalau anak saya bersama temannya main di Villa yang ada di timur rumah saya ini,&#8221; ujar Agus kepada wartawan.</p>
<p>Menurut Agus, lokasi kolam renang tersebut tidak jauh dari kediamannya. Bahkan pintu masuk menuju lokasi tersebut berjarak kurang lebih 5 rumah. &#8220;Lokasi kolam renang itu sangat dekat sekali dengan rumah saya, tidak sampai 50 meter,&#8221; katanya.</p>
<p>Lanjutnya, saat korban masuk ke kawasan Villa tersebut bertepatan jam istirahat. Sehingga petugas Villa yang biasa berjaga di pos pintu masuk tidak mengetahui AF bersama rekannya masuk dan bermain di kolam renang tersebut.</p>
<p>Mengetahui ada teriakan minta tolong dari salah satu staf Villa. Para karyawan langsung menuju ke lokasi kolam renang. Namun nyawa AF sudah tidak bisa tertolong, saat di angkat korban sudah tidak bernyawa. Bahkan hujan tangis mewarnai pemakaman AF.</p>
<p>&#8220;Sore harinya sekitar pukul 16.00 sore anak saya makamkan di tempat pemakaman umum lingkungan Sukowidi, Kecamatan Kalipuro,&#8221; terangnya.</p>
<p>Agus mengaku pemilik Villa sudah mendatangi kediamannya. Dan dirinya minta maaf atas kejadian tersebut. Karena anaknya bermain-main dikawasan Villa, dan kebetulan saat itu petugas yang berjaga juga tidak ada di tempat.</p>
<p>Mendengar adanya korban jiwa Balita di kolam renang yang ada di kawasan pantai Solong. Anggota Polsek Kalipuro langsung menuju ketempat kejadian. Dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi di kolam tersebut.</p>
<p>Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin melalui Kasatreskrim AKP Feri Solikin mengatakan, terkait meninggal anak Balita di kolam renang Villa Solong pihaknya masih dalam proses pemeriksaan saksi-saksi.</p>
<p>&#8220;Kami masih melakukan klarifikasi kepada saksi-saksi,&#8221; ujar AKP Feri Solikin.</p>
<p>Sementara Manajer Villa Solong, Komari mengaku jika permasalah ini sudah di tutup sesuai dengan prosedur. &#8220;Intinya kasus ini sudah kita closed sesuai procedure dan kekeluargaan,&#8221; dalihnya. <strong>(ras/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120676</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
