<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>KOMEN &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/komen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 May 2020 14:30:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>KOMEN &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>KOMEN Sampaikan Mosi Tak Percaya Kepada DPRD Pamekasan</title>
		<link>https://memontum.com/komen-sampaikan-mosi-tak-percaya-kepada-dprd-pamekasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2020 14:30:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[KOMEN]]></category>
		<category><![CDATA[Mosi Tak Percaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=114454</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Komunitas elemen perubahan (KOMEN) Pamekasan melakukan mosi tak percaya kepada legislatif. Pasalnya, anggaran Covid-19 tidak diawasi secara serius oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Presiden Komen Syamhari mengatakan, terkadang dia dan kawan-kawan yangg lain menangis jika mengingat tugas, hak dan kewajiban teman-temannya selaku komunitas elemen Perubahan. Tanpa PENUGASAN dan GAJI harus berdiskusi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Komunitas elemen perubahan (KOMEN) Pamekasan melakukan mosi tak percaya kepada legislatif. Pasalnya, anggaran Covid-19 tidak diawasi secara serius oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).</p>
<p>Presiden Komen Syamhari mengatakan, terkadang dia dan kawan-kawan yangg lain menangis jika mengingat tugas, hak dan kewajiban teman-temannya selaku komunitas elemen Perubahan. Tanpa PENUGASAN dan GAJI harus berdiskusi hingga terbawa emosi.</p>
<p>&#8220;Kami sadar walau ada seribu rupiah dalam anggaran itu tetap ada hak kami yang harus harua diawasi. Program-progamnya harus dikawal terutama dalam pelaksanannya,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Kewajiban mengawal itu mestinya tidak hanya dia dan teman-teman lain. Melainkan, anggota DPRD mestinya menjadi garda terdepan pengawasan penggunaan anggaran pandemi tersebut.</p>
<p>&#8220;Eh hari gini ada sekumpulan wakil rakyat dengan Plpenugasan dan gaji yang fantastis malah diam dan melihat dari jauh apapun yang dilakukan eksekutif. Ayolah berfikir!,&#8221; sesalnya.</p>
<p>Menurut pria asal Pantura Pamekasan itu DPRD memiliki fungsi kontrol dalam mengawasi penggunaam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Control yang dilakukan legislator bisa menjadi jihad agama dan kemanusiaan.</p>
<p>&#8220;DPRD bisa menbaca dan menelaah nama, data. Juga bisa mencermati bahan yang diduga menjadi dagangan eksekutif. Jika tidak, legislatif menjadi bagian dari lembaga yang serta memiskinkan rakyat,&#8221; sentilnya. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114454</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
