<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Komnas Perlindungan Anak Desak Polisi Usut Dugaan Guru Cabul &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/komnas-perlindungan-anak-desak-polisi-usut-dugaan-guru-cabul/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 Feb 2019 15:04:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Komnas Perlindungan Anak Desak Polisi Usut Dugaan Guru Cabul &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Komnas Perlindungan Anak Desak Polisi Usut Dugaan Guru Cabul</title>
		<link>https://memontum.com/komnas-perlindungan-anak-desak-polisi-usut-dugaan-guru-cabul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2019 15:04:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Komnas Perlindungan Anak Desak Polisi Usut Dugaan Guru Cabul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=78819</guid>

					<description><![CDATA[*Sebut 20 Anak Menjadi Korban Memontum Kota Malang&#8212;-Setelah mendatangi SDN Kauman 3 Kota Malang, Ketua Umum Komnas Perlundungan Anak, Arist Merdeka Sirait mendatangi Polres Malang Kota, pada Senin (18/2/2019) siang. Dari hasil investigasinya, ada 20 korban aksi cabul yang diduga dilakukan oleh guru IS. Pihaknya datang ke Polres Malang Kota juga untuk membantu memberikan data-data [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>*Sebut 20 Anak Menjadi Korban</strong></p>
<p><strong>Memontum Kota Malang&#8212;-</strong>Setelah mendatangi SDN Kauman 3 Kota Malang, Ketua Umum Komnas Perlundungan Anak, Arist Merdeka Sirait mendatangi Polres Malang Kota, pada Senin (18/2/2019) siang. Dari hasil investigasinya, ada 20 korban aksi cabul yang diduga dilakukan oleh guru IS. Pihaknya datang ke Polres Malang Kota juga untuk membantu memberikan data-data temuan di lapangan untuk pengungkapan dugaan kejahatan seksual ini.</p>
<p>Usai pertemuan di ruang eksekutif Polrea Malang Kota, Arist Merdeka Sirait menjelaskan bahwa kedatangannya untuk klarifikasi apakah kasus ini sudah ditangani atau tidak. &#8221; Saya klarifikasi ternyata sudah ditindak lanjuti. Komnas Perlindungan Anak mendukung penanganan kasua ini. Memberikan bukti-bukti petunjuk, investigasi kita tentang jejak pelaku. Supaya pasal yang ditentukan adalah pasal yang berkeadilan bagi korban,&#8221; ujar Sirait.</p>
<p>Pihaknya mengatakan supaya jangan ada pihak-pihak yang menghalangi keluarga korban untuk melapor ke polisi. &#8221; Peristiwa ini tidak bisa dihentikan. Jika ada yang menghalang-halangi, maka orang itu bisa dikenakan sebagai turut serta. Hal itu dapatndipidana 5 tahun dan denda Rp 100 juta. Oleh karena itu jangan ada pihak yang menghalangi keluarga korban untuk melapor,&#8221; ujar Sirait.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang yogi, mengatakan bahw diagendakan dalam minggu ini, pihaknya bis melakukan.pemeriksaan terhadao terlapor. &#8221; Agendakan dalam minggu ini terlapor akan kami periksa sehingg dugaan pencabulan ini bisa kita informasikan secara terang benderang. Ini akan terus kami tindaklanjuti karena disini anak sebagai korban,&#8221; ujar AKP Komang. (gie/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">78819</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
