<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kompetisi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kompetisi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Mar 2026 14:02:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kompetisi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dorong Ide Kreatif Kebijakan Pembangunan Daerah, Pemkab Banyuwangi Gelar Kompetisi Inovasi</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-ide-kreatif-kebijakan-pembangunan-daerah-pemkab-banyuwangi-gelar-kompetisi-inovasi</link>
					<comments>https://memontum.com/dorong-ide-kreatif-kebijakan-pembangunan-daerah-pemkab-banyuwangi-gelar-kompetisi-inovasi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230774</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menggelar Kompetisi Inovasi Kabupaten Banyuwangi (Koin Wangi) bagi kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum. Kompetisi ini, untuk mendorong lahirnya berbagai ide kreatif yang dapat menjadi arah kebijakan pembangunan daerah. Selama ini, Banyuwangi dikenal sebagai daerah yang banyak melahirkan inovasi. Bahkan, Kabupaten Banyuwangi sejak 2018, telah delapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menggelar Kompetisi Inovasi Kabupaten Banyuwangi (Koin Wangi) bagi kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum. Kompetisi ini, untuk mendorong lahirnya berbagai ide kreatif yang dapat menjadi arah kebijakan pembangunan daerah.</p>



<p>Selama ini, Banyuwangi dikenal sebagai daerah yang banyak melahirkan inovasi. Bahkan, Kabupaten Banyuwangi sejak 2018, telah delapan kali secara berturut-turut ditetapkan sebagai Kabupaten Terinovatif se-Indonesia, dalam ajang Indonesia Government Award (IGA), yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).</p>



<p>“Ajang ini bukan sekadar lomba, namun ruang kolaborasi untuk melahirkan ide-ide kreatif, solutif dan berdampak bagi masyarakat,” kata Bupati Ipuk, Kamis (05/03/2026) tadi.</p>



<p>Bupati Ipuk menjelaskan, Koin Wangi dirancang sebagai wadah untuk menjaring talenta inovatif dari berbagai kalangan. Melalui kompetisi ini, pemerintah daerah berharap muncul berbagai gagasan yang mampu meningkatkan daya saing dan mempercepat pembangunan Banyuwangi.</p>



<p>Kompetisi tersebut, terbuka bagi berbagai elemen masyarakat, mulai dari ASN, tenaga pelayanan publik, hingga masyarakat umum. Peserta dapat mengusulkan ide inovasi yang sudah dijalankan maupun yang masih berupa konsep.</p>



<p>“Ini sebagai upaya membangun ekosistem inovasi yang inklusif, dimana setiap gagasan, sekecil apa pun, memiliki ruang untuk tumbuh dan dikembangkan,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selama ini, Banyuwangi telah menggulirkan inovasi di berbagai sektor, mulai layanan publik, pariwisata, pendidikan, administrasi kependudukan, kesehatan, ekonomi, sosial, seni budaya dan sektor lainnya. Di sektor pelayanan publik misalnya, Banyuwangi memiliki Program Smart Kampung yang mendorong pelayanan publik berbasis teknologi informasi (TI) hingga ke level desa. Berbagai pelayanan seperti pengurusan administrasi kependudukan, perizinan usaha, hingga layanan kesehatan cukup, dilakukan di tingkat desa melalui Aplikasi Smart Kampung.</p>



<p>Di bidang sosial, Banyuwangi juga memiliki inovasi, salah satunya Rantang Kasih yang memberikan makan bergizi bagi Lansia sebatang kara tiga kali sehari. Ada juga inovasi di sektor pendidikan seperti Siswa Asuh Sebaya (SAS) yang dikembangkan menjadi Sekolah Asuh Sekolah.</p>



<p>Ditambahkan Kepala Bappeda Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo, Koin Wangi terbuka bagi individu maupun kelompok, yang beranggotakan maksimal tiga orang. Terdiri atas ASN, warga ber KTP Banyuwangi dan pengajar/dosen.</p>



<p>“Pendaftaran dibuka mulai 1-28 Maret 2026,” ujar Yayan-sapaan akrabnya.</p>



<p>Ada dua kategori inovasi yang dilombakan. Yaitu inovasi digital dan inovasi non digital. Adapun ruang lingkupnya, meliputi inovasi Pelayanan Publik, Tata Kelola Pemerintahan, Pertanian, Pariwisata dan lainnya yang sesuai bidang urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah.</p>



<p>“Inovasi yang diajukan boleh berupa ide maupun inovasi yang sudah diimplementasikan. Namun yang perlu dicatat, inovasi yang diikutkan kompetisi belum pernah memenangkan penghargaan apapun, baik tingkat lokal dan nasional,” ujar Yayan.</p>



<p>Untuk penilaiannya, diakumulasi dari penilaian proposal dan pemaparan. Dengan dewan juri berasal dari kalangan birokrasi, akademisi dan praktisi. “Pemenang inovasi akan mendapatkan piagam penghargaan, tropy, uang pembinaan serta fasilitasi pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berupa hak cipta,” tambah Yayan. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/dorong-ide-kreatif-kebijakan-pembangunan-daerah-pemkab-banyuwangi-gelar-kompetisi-inovasi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230774</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Sport Tourism Kota Malang, Wali Kota Wahyu Apresiasi Kompetisi Berkuda Equestrian 2025</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-sport-tourism-kota-malang-wali-kota-wahyu-apresiasi-kompetisi-berkuda-equestrian-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[berkuda]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[equestrian]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225889</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka kegiatan Kompetisi Berkuda Equestrian Piala Wali Kota Malang 2025, di Puncak Joyo Stable, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kamis (11/09/2025) tadi. Dalam pembukaan itu, Wali Kota Wahyu menyampaikan bahwa ajang tersebut bukan hanya sekadar lomba olah raga, melainkan juga sarana pengenalan sekaligus pengembangan sport tourism di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka kegiatan Kompetisi Berkuda Equestrian Piala Wali Kota Malang 2025, di Puncak Joyo Stable, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kamis (11/09/2025) tadi.</p>



<p>Dalam pembukaan itu, Wali Kota Wahyu menyampaikan bahwa ajang tersebut bukan hanya sekadar lomba olah raga, melainkan juga sarana pengenalan sekaligus pengembangan sport tourism di Kota Malang. Terlebih, kompetisi berkuda mulai mendapat banyak peminat dari berbagai kalangan.</p>



<p>“Ini yang ketiga kalinya. Mulai dari Piala Pj Wali Kota hingga sekarang Piala Wali Kota. Kami mengapresiasi olahraga berkuda karena masih baru dan kita perlu memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Semakin ke sini semakin banyak peminatnya. Yang paling penting, ini adalah sport tourism,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Penyelenggaraan event tersebut, menurutnya menjadi bukti bahwa Kota Malang memiliki potensi besar dalam menggelar kejuaraan berkuda berskala nasional. Bahkan, pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sebelumnya, Kota Malang telah menjadi tuan rumah dan berhasil teruji sebagai lokasi kejuaraan.</p>



<p>“Tempat ini sudah benar-benar teruji, tidak hanya dikenal di Jawa Timur saja, tetapi juga di Jakarta. Artinya, Kota Malang punya potensi untuk menyelenggarakan kejuaraan sekaligus menjadi tempat penggodokan atlet-atlet berkuda,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Owner Puncak Joyo Stable sekaligus Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kota Malang, Muhammad Evril Maulana, menyampaikan bahwa kompetisi tersebut berlangsung selama empat hari. Dengan diikuti sekitar 380 peserta dari berbagai daerah, mulai Jawa Timur, Semarang, Klaten, hingga Banjarmasin.</p>



<p>&#8220;Total ada 48 kelas yang dipertandingkan, meliputi kategori dressage pada Kamis dan Jumat, serta show jumping pada Sabtu dan Minggu,&#8221; ucap Evril.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa minat masyarakat terhadap olahraga berkuda, khususnya pada equestrian terus meningkat. Hal tersebut juga berdampak pada munculnya atlet-atlet baru.</p>



<p>“Dahulu olah raga berkuda sulit diakses, sekarang dengan adanya event ini semakin banyak orang mengenal equestrian. Bahkan ada yang berani mencoba hingga akhirnya ikut kompetisi. Dari situ, diharapkan lahir atlet-atlet baru yang bisa berkiprah di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.</p>



<p>Untuk saat ini, Pordasi Kota Malang memiliki 18 atlet equestrian yang aktif berlatih. Para atlet tersebut sebelumnya juga turun pada ajang Porprov dan berhasil menyumbang satu medali emas.</p>



<p>&#8220;Harapannya pada Porprov selanjutnya jumlah medali bisa bertambah, sekaligus mengantarkan atlet Malang untuk mewakili Jawa Timur di Kejurnas maupun PON,&#8221; imbuh Evril. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225889</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wabup Syah Buka Kompetisi Bola Basket TGX Bupati Cup 2025</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-syah-buka-kompetisi-bola-basket-tgx-bupati-cup-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Feb 2025 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[basket]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219031</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, membuka Turnamen Bola Basket TGX Bupati Cup 2025 di GOR Gajah Putih. Lokasi ini dipilih, untuk menjadi lokasi tempat berlangsungnya penyelenggaran hingga delapan hari ke depan. Turnamen Bola Basket TGX Bupati Cup 2025 sendiri, akan terbagi dalam tiga group. Pertama, kategori Sekolah Dasar, kemudian kategori SMP dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, membuka Turnamen Bola Basket TGX Bupati Cup 2025 di GOR Gajah Putih. Lokasi ini dipilih, untuk menjadi lokasi tempat berlangsungnya penyelenggaran hingga delapan hari ke depan.</p>



<p>Turnamen Bola Basket TGX Bupati Cup 2025 sendiri, akan terbagi dalam tiga group. Pertama, kategori Sekolah Dasar, kemudian kategori SMP dan Kategori SMA. Tercatat, ada sebanyak 28 tim, baik putra dan putri yang mendaftar dalam kompetisi ini dan kesemuanya bertanding dalam group yang telah diundi dalam technikal meeting.</p>



<p>Pelaksanaan sendiri, nantinya panitia menerapkan sistem setengah kompetisi, yang akan dimulai sejak 30 Januari hingga 6 Februari 2025. GOR Gajah Putih sendiri dipilih, karena tempatnya yang dirasa sangat representatif untuk lomba.</p>



<p>&#8220;Saya sangat mendukung penuh dan mengapresiasi kepada Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Trenggalek, yang telah ikut bersama memberikan wadah untuk mencetak generasi muda berprestasi, terutama dibidang olahraga,&#8221; ungkap Wabup Syah, Kamis (06/01/2025) tadi.</p>



<p>Menurutnya, selain sebagai ajang silaturahmi antar pelajar se-Kabupaten Trenggalek, harapannya pertandingan ini dapat meningkatkan kualitas mental dan fisik. Sehingga, kedepannya Trenggalek memiliki generasi muda yang berkualitas, fisik sehat, tangguh, tumbuh, berdaya, dan berhasil, untuk mencapai tujuan yang baik, seperti memperkuat karakter bangsa, meningkatkan persatuan dan persaudaraan, serta meningkatkan prestasi olahraga bola basket</p>



<p>&#8220;Saya juga berpesan kepada seluruh peserta, untuk mau menjaga sportifitas. Tentunya harus siap menang dan kalah dalam sebuah kompetisi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menyebutkan, bahwa event seperti ini sangat bagus, karena mengandung nilai-nilai kerja sama tim dalam sebuah kompetisi, mengedepankan rasa sportivitas dan solidaritas. Karena dengan adanya kompetisi yang sehat, tentu akan menimbulkan daya juang yang baik bagi setiap individunya. Tentunya, momen dan semangat yang sama pula wajib di aplikasikan dalam membantu pembangunan kabupaten, agar lebih baik ke depan demi tercapainya kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Suami Fatihatur Rohmah ini juga berharap, kompetisi ini bisa menjadi agenda rutin tahunan. Sehingga, dapat menumbuhkan bakat minat olah raga Basket di tengah masyarakat.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Perbasi Trenggalek, Hendro Aji, mengaku senang bahwa Wakil Bupati Trenggalek bisa hadir langsung dan membuka turnamen. Sebagai Ketua Perbasi, pihaknya menegaskan tujuan dari kompetisi ini untuk menseleksi bibit atlit Basket Trenggalek kelompok umur 12, 14 dan 16 tahun.</p>



<p>&#8220;Tentu harapannya bisa menjaring atlet-atlet muda berprestasi dan membentuk tim Basket Pemkab Trenggalek yang solid di berbagai kelompok umur,&#8221; kata Hendro.</p>



<p>Ketua Perbasi Trenggalek ini turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi pada kompet Bola Basket TGX Bupati Cup 2025. Termasuk para panitia, sponsor serta semua guru dan pelatih yang telah membimbing para atlet.</p>



<p>Dirinya juga berharap dukungan dan kerja keras yang ini dapat menjadikan pertandingan ini sukses dan berkesan.</p>



<p>&#8220;Dari kompetisi ini, panitia akan menetapkan dua peserta terbaik yang bertanding di final sebagai Juara I dan Juara II. Pemilihan Juara I dan II ini sama di setiap kategori,&#8221; tambahnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219031</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Siswa MAN 1 Pasuruan Raih Medali Emas Kompetisi Robotika Tingkat Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/dua-siswa-man-1-pasuruan-raih-medali-emas-kompetisi-robotika-tingkat-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jan 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[Medali]]></category>
		<category><![CDATA[robotika]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218492</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Pasuruan. Kali ini, kebanggaan itu datang dari MAN 1 Pasuruan yang berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Kompetisi Robotika Tingkat Dunia. Dua siswa di Kelas XI E itu, berhasil meraih Gold Medals alias Medali Emas dalam ajang Open World Robotic Competition 2025 di Multi Media [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Pasuruan. Kali ini, kebanggaan itu datang dari MAN 1 Pasuruan yang berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Kompetisi Robotika Tingkat Dunia.</p>



<p>Dua siswa di Kelas XI E itu, berhasil meraih Gold Medals alias Medali Emas dalam ajang Open World Robotic Competition 2025 di Multi Media University, Ciberjaya, Malaysia, Senin (13/01/2025) lalu. Dua siswa itu, adalah Fachri Insan Hidayatulloh dan Muhammad Ravy Habibi. Sementara raihan medali yang mereka raih berasal dari Kategori Line Follower.</p>



<p>Disinggung raihan itu, Ravy pun bercerita seputar prestasi yang baru saja diraihnya. Selama perlombaan, panitia memberlakukan sistem gugur, dimana para peserta yang kalah di babak-babak awal secara otomatis akan langsung tersingkir.</p>



<p>&#8220;Kami sempat berada di bawah. Tapi bersyukur kami fokus untuk memberikan yang terbaik sampai meraih juara pertama dan mendapat medali emas,&#8221; katanya, Sabtu (18/01/2025) tadi.</p>



<p>Saat perlombaan berlangsung, setiap peserta harus bisa memprogram robotnya untuk melewati garis lurus yang dibuat panitia. Hanya saja, perlu kejelian dan kehati-hatian yang tinggi, sebab apabila salah sedikit maka akibatnya bisa fatal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Salah sedikit saja, bisa fatal akibatnya. Apalagi ini lomba, jadi kami berusaha setenang mungkin dan fokus pada apa yang ada di depan kami,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala MAN 1 Pasuruan, Nasruddin, mengaku bangga dengan prestasi yang baru saja diraih anak didiknya di awal tahun 2025. Dirinya pun meyakini, kedua pelajar tersebut akan menjadi juara setelah melihat kualitas Fachri dan Ravy di Kategori Line Follower.</p>



<p>&#8220;Saya yakin dari awal kalau Fachri dan Ravy bakal jadi juara dan ternyata benar adanya,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Usai jadi juara, baik Ravy dan Fachri diminta untuk membagikan pengalamannya pada adik kelas mereka supaya tradisi juara bisa terus dipertahankan di tahun-tahun mendatang. &#8220;Kami punya 20 anak didik yang siap melanjutkan keberhasilan Fachri, Ravy dan pelajar lain yang sudah dulu berprestasi. Semoga menjadi modal sukses di masa depan dan motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi,&#8221; tegas Nasruddin.</p>



<p>Diketahui, ajang Open World Robotic Competition merupakan salah satu kompetisi robotik paling bergengsi yang diikuti oleh tim-tim dari berbagai negara. Dengan keberhasilan ini, MAN 1 Pasuruan tidak hanya mengharumkan nama madrasah, tetapi juga membuktikan bahwa generasi muda Indonesia mampu bersaing di kancah global. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218492</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaring Atlet Muda Berprestasi, Disporapar Jombang Gelar Kompetisi Futsal Bupati Cup II</title>
		<link>https://memontum.com/jaring-atlet-muda-berprestasi-disporapar-jombang-gelar-kompetisi-futsal-bupati-cup-ii</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Nov 2024 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar]]></category>
		<category><![CDATA[futsal]]></category>
		<category><![CDATA[jaring]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216368</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) menggelar Kompetisi Futsal Bupati Cup II di GOR Merdeka Jombang, Minggu (10/11/2024) malam. Pelaksanaan kompetisi ini, dibuka Sekretaris Daerah Jombang, Agus Purnomo dan dihadiri Kepala Disporapar, Bambang Nurwijanto, Forkompimda, Kepala OPD, Ketua Koni Jombang, Sumarsono serta peserta turnamen. Sekda Agus Purnomo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) menggelar Kompetisi Futsal Bupati Cup II di GOR Merdeka Jombang, Minggu (10/11/2024) malam. Pelaksanaan kompetisi ini, dibuka Sekretaris Daerah Jombang, Agus Purnomo dan dihadiri Kepala Disporapar, Bambang Nurwijanto, Forkompimda, Kepala OPD, Ketua Koni Jombang, Sumarsono serta peserta turnamen.</p>



<p>Sekda Agus Purnomo menyampaikan bahwa kompetisi Futsal Bupati Cup ll tidak hanya menjadi ajang kompetisi olah raga, tetapi juga merupakan upaya bersama dalam menjaring bibit-bibit atlet di Kabupaten Jombang. &#8220;Kompetisi ini merupakan salah satu bentuk komitmen kita dalam pembinaan bakat olahraga sejak usia muda. Dengan harapan kompetisi dapat lebih sering diselenggarakan sebagai sarana untuk mencari dan membina generasi muda yang memiliki potensi besar dalam bidang futsal,&#8221; kata Sekda Agus.</p>



<p>Dirinya berharap, agar semakin sering kompetisi futsal diadakan, maka semakin luas pula kesempatan untuk menemukan atlet-atlet muda berbakat dari kalangan pelajar. &#8220;Diharapkan, ini akan muncul atlet-atlet muda yang kelak bisa mengharumkan nama Kabupaten Jombang di tingkat provinsi, nasional,l bahkan internasional. Olah raga bukan hanya tentang kompetisi, melainkan juga mengajarkan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kerja keras, kerja sama dan sportivitas,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sekda Agus berpesan, agar kompetisi ini bukan hanya berfokus pada kemenangan, namun juga pada pembentukan karakter generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan. Selain itu, dapat mengembangkan kemampuan fisik, mental dan sosial.</p>



<p>“Kompetisi ini merupakan upaya dari pemerintah Kabupaten Jombang untuk meningkatkan peran serta sekolah-sekolah dalam mendukung pengembangan dan peningkatan prestasi olahraga di kabupaten kita tercinta,” ungkapnya.</p>



<p>Sekda Agus juga berharap kepada seluruh peserta kompetisi, agar setiap hasil dari pertandingan dapat mengambil pelajaran berharga. “Jadikan setiap pertandingan sebagai proses belajar untuk memperkuat mental serta mengasah keterampilan kalian dalam bermain futsal,” ujarnya.</p>



<p>Perlu diketahui, peserta Kompetensi Futsal Bupati Cup II digelar dengan 2 kategori. Yakni kategori tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan rincian 16 tim tingkat SMP serta 64 tim tingkat SMA. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216368</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Miliki Inovasi Pelayanan Publik Hebat, Pemkab Banyuwangi Lolos Penilaian Validasi Lapang Kompetisi IGA</title>
		<link>https://memontum.com/miliki-inovasi-pelayanan-publik-hebat-pemkab-banyuwangi-lolos-penilaian-validasi-lapang-kompetisi-iga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Nov 2024 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hebat, pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[lapang]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Penilaian]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[Validasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216292</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemkab Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang lolos untuk penilaian validasi lapang kompetisi Innovative Government Awards (IGA). Pada penilaian IGA kali ini, Banyuwangi mengajukan 220 inovasi dari berbagai bidang pemerintahan dan pelayanan publik. Sekedar diketahui, bahwa IGA merupakan apresiasi tahunan yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada pemerintah daerah untuk keberhasilan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemkab Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang lolos untuk penilaian validasi lapang kompetisi Innovative Government Awards (IGA). Pada penilaian IGA kali ini, Banyuwangi mengajukan 220 inovasi dari berbagai bidang pemerintahan dan pelayanan publik.</p>



<p>Sekedar diketahui, bahwa IGA merupakan apresiasi tahunan yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada pemerintah daerah untuk keberhasilan melakukan inovasi di bidang tata kelola pemerintahan, peningkatan layanan publik dan pembangunan.</p>



<p>Sementara Tim Penilai IGA sendiri, datang langsung ke Banyuwangi selama dua hari, yakni Kamis (07/11/2024) kemarin dan Jumat (08/11/2024) tadi. Tim penilai itu, terdiri dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri.</p>



<p>“Kami datang untuk melihat langsung inovasi yang telah diajukan. Apakah benar berjalan dan memberikan dampak bagi masyarakat,” kata Asisten Deputi Literasi, Inovasi dan Kreativitas Kemenko PMK, Maman Wijaya, Jumat (08/11/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Penilaian lapang ini, merupakan tahap ke empat dalam proses penilaian IGA 2024. Di Banyuwangi, Tim Penilai IGA melakukan sejumlah kunjungan. Diantaranya ke Balai Desa Karang Bendo dan Balai Desa Sukojati, Kecamatan Blimbingsari. Di sana, tim melihat langsung sejumlah inovasi pelayanan publik yang diterapkan mulai dari sistem pelayanan publik berbasis digital hingga mengunjungi penerima program inovasi peningkatan ekonomi warga &#8216;Kanggo Riko&#8217;.</p>



<p>Kanggo Riko merupakan program penguatan ekonomi bagi rumah tangga miskin (RTM). Penerima program ini mendapatkan Rp 2,5 juta, untuk memenuhi kebutuhan usahanya. Kanggo Riko ini telah dirintis sejak 2018 dan dirasakan manfaatnya oleh 6.898 KK. Khusus tahun ini, ditargetkan 1.890 penerima Kanggo Riko.</p>



<p>“Ini satu dari berbagai program upaya pengentasan kemiskinan. Untuk program ini, prioritasnya diperuntukkan bagi ibu-ibu hebat yang menjadi tulang punggung keluarga,&#8221; kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, MY Bramuda, saat mendampingi tim penilai.</p>



<p>Selanjutnya, tim penilai mendatangi Lounge Pelayanan Publik. Di sini, mereka melihat langsung pelayanan publik lain yang diterapkan oleh Banyuwangi. Seperti Unit Gawat Darurat (UGD) Kemiskinan yang memuat data penduduk miskin by name by adress serta intervensi penanganan kemiskinan yang didapatkan.</p>



<p>Sebagai informasi, Kabupaten Banyuwangi selama 6 tahun beruntun sejak 2018 berhasil mempertahankan predikat sebagai kabupaten terinovatif se-Indonesia pada kompetisi IGA. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216292</post-id>	</item>
		<item>
		<title>96 Tim setingkat SD hingga SMA di Banyuwangi Meriahkan Kompetisi Kreasi Baris Berbaris</title>
		<link>https://memontum.com/96-tim-setingkat-sd-hingga-sma-di-banyuwangi-meriahkan-kompetisi-kreasi-baris-berbaris</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2024 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berbaris]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[kreasi]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[setingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214510</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur Priambodo, memimpin upacara pembukaan Kompetisi Kreasi Baris Berbaris di GOR Tawangalun, Senin (23/09/2024) tadi. Pelaksanaan ini, diikuti ratusan pelajar dari tingkat SD, SMP, SMA sederajat se-Banyuwangi. “Lomba Kreasi Baris Berbaris ini dapat mengasah karakter positif siswa. Karena, mereka tidak hanya berlatih bergerak serentak. Namun juga, melatih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur Priambodo, memimpin upacara pembukaan Kompetisi Kreasi Baris Berbaris di GOR Tawangalun, Senin (23/09/2024) tadi. Pelaksanaan ini, diikuti ratusan pelajar dari tingkat SD, SMP, SMA sederajat se-Banyuwangi.</p>



<p>“Lomba Kreasi Baris Berbaris ini dapat mengasah karakter positif siswa. Karena, mereka tidak hanya berlatih bergerak serentak. Namun juga, melatih kedisiplinan, kekompakan belajar berkolaborasi, memperkuat solidaritas hingga dapat menciptakan harmoni yang indah dan rapi,” kata Pj Sekda Guntur.</p>



<p>Kompetisi Kreasi Baris Berbaris sendiri, rencananya akan berlangsung selama tiga. Atau, mulai Senin dan akan berakhir Rabu (25/09/2024) lusa. Kompetisi sendiri diikuti 96 tim dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat.</p>



<p>Sementara dalam pelaksanaan, setiap tim akan menunjukkan aksinya dengan menampilkan gerakan baris-berbaris yang rapi, serempak dan harmonis. Tidak hanya memaksimalkan gerakan baris berbaris saja, setiap tim juga allout dengan kostum yang atraktif.</p>



<p>Seperti yang ditampilkan sejumlah tim dari tingkat SMA sederajat, mereka menampilkan beragam formasi gerakan yang kreatif dan luwes, dengan tetap menyajikan harmoni gerakan yang kompak. Kostum yang dikenakan juga variatif dan unik. Diantaranya, menggunakan pakaian ala petani yang lengkap dengan aksesori caping dan arit, juga ada tim yang berpenampilan ala koboy.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Selamat bertanding untuk para peserta. Junjung tinggi sportivitas, tunjukkan kreativitas dalam berbaris dan jadikan momen ini untuk meningkatkan kemampuan diri,” kata Pj Sekda Guntur.</p>



<p>Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, M Alfin Kurniawan, mengatakan bahwa jumlah tim peserta pada tahun ini meningkat dari pada tahun sebelumnya, yakni dari 60 tim (2023) menjadi 96 tim (2024).</p>



<p>“Makin banyak sekolah yang berpartisipasi. Karena kegiatan ini memang sebagai pengganti gerak jalan tradisional yang biasanya diikuti oleh semua sekolah se Banyuwangi dan digelar setiap menjelang peringatan HUT RI,” kata Alvin.</p>



<p>Dalam lomba tersebut, setiap tim terdiri atas 16 orang terdiri atas 15 orang anggota dan 1 orang danton (pemimpin). Penilaian dilakukan pada gerakan baris berbaris (PBB), Formasi, Kostum dan Danton terbaik.</p>



<p>“Tim penilai berasal dari perwakilan kepolisian, TNI AD dan AL serta dari Dewan Kesenian Blambangan,” ujarnya.</p>



<p>Nantinya, pelaksanaan ini akan diambil Juara I, II dan III untuk masing-masing kategori yakni SD, SMP dan SMA sederajat. Ditambah juga, bahwa akan ada Juara Favorit.</p>



<p>“Juara di setiap kategori akan mendapatkan hadiah uang tunai total 63 juta,” papar Alfin. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214510</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Porprov 2025, Pemkab Jombang dan Askab PSSI Gelar Kompetisi</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-porprov-2025-pemkab-jombang-dan-askab-pssi-gelar-kompetisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jun 2024 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211105</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Disporapar bekerja sama dengan Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Jombang, menggelar Kompetisi Sepak Bola Bupati Cup I tahun 2024. Kegiatan kompetisi itu, dibuka Pj Bupati Jombang yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang, M Saleh, Selasa (25/06/2024) tadi. Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Setdakab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Disporapar bekerja sama dengan Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Jombang, menggelar Kompetisi Sepak Bola Bupati Cup I tahun 2024. Kegiatan kompetisi itu, dibuka Pj Bupati Jombang yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang, M Saleh, Selasa (25/06/2024) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang menyampaikan bahwa diadakannya Kompetisi Bupati Cup I tahun 2024, diharapkan menjadi tombak sejarah bagi Kabupaten Jombang. “Di luar sana sudah banyak euforia terkait persepakbolaan kita. Timnas kita sudah mencetak sejarah. Saya harap, Kabupaten Jombang di Porprov tahun 2025 juga harus bisa mencetak sejarah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, melalui Kompetisi Bupati Cup ini diharapkan bisa menciptakan semangat dan semarak lagi dalam menyelenggarakan kegiatan persepakbolaan di Jombang. “Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak atas kerjasamanya dalam memajukan persepakbolaan di Kabupaten Jombang,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kegiatan ini, merupakan sarana mencari bibit unggul untuk memajukan persepakbolaan Kabupaten Jombang, sekaligus sebagai persiapan Porprov di tahun 2025. “Terkait dengan memajukan persepakbolaan di Kabupaten Jombang, kita perlu membentuk kepelatihan di tiap desa atau kecamatan. Yakni sebagai upaya meningkatkan sportifitas serta meningkatkan aktivitas animo masyarakat untuk mencintai persepakbolaan di Kabupaten Jombang,” ungkapnya.</p>



<p>Di tempat sama, Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata, Bambang Nurwijanto, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat, juga untuk seleksi Porprov tahun 2025. “Kompetisi diikuti sebanyak 12 tim level A maupun level B serta 2 tim exebition dari Pemkab dan Askab Kabupaten Jombang. Pelaksanaan turnamen dimulai 25 Juni 2024 hingga 15 Juli tahun 2024,” tambahnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211105</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Kompetisi Antar SD, Pj Wali Kota Malang Berharap Bisa Dimaksimalkan di Persiapan Ajang Porprov 2025</title>
		<link>https://memontum.com/buka-kompetisi-antar-sd-pj-wali-kota-malang-berharap-bisa-dimaksimalkan-di-persiapan-ajang-porprov-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Apr 2024 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[dimaksimalkan]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208628</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka kegiatan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Anak Muslim (FAM) Tahun 2024, di SD Islam Al Azhar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (23/04/2024) tadi. Pria yang kerap disapa Wahyu, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan kompetisi yang digelar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka kegiatan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Anak Muslim (FAM) Tahun 2024, di SD Islam Al Azhar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (23/04/2024) tadi. Pria yang kerap disapa Wahyu, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan kompetisi yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang. Kegiatan ini, bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat para peserta didik di jenjang SD Kota Malang.</p>



<p>“Jadi ini kompetisi anak-anak SD untuk olah raga, seni dan festival anak muslim dari lima kecamatan dan sekarang mereka bersaing di tingkat kota. Nah, dari hasil di tingkat kota ini, nanti akan kita kirim di tingkat provinsi dan nasional,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Untuk peserta yang mengikuti lomba tersebut, terangnya, berasal dari SD Kota Malang yang telah lolos seleksi di tingkat kecamatan. Yakni, ada sekitar 425 peserta yang menjadi peserta.</p>



<p>Melalui kegiatan, Pj Wali Kota Wahyu berharap kompetisi tersebut nantinya dapat menggali potensi dari masing-masing siswa. &#8220;Mudah-mudahan dari sini bisa menggali potensi dan bakat yang dimiliki oleh para peserta. Sehingga, tidak menutup kemungkinan kalau potensinya lebih juga bisa kita ikutkan dalam Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) 2025 mendatang,” tambahnya.</p>



<p>Akan tetapi, untuk mempersiapkan dalam ajang Porprov 2025 mendatang, nantinya juga akan dikoordinasikan bersama dengan Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang dan Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Karena mungkin saja nanti bisa menjadi kader, yang bisa dibimbing dan dibina oleh KONI, agar berikutnya punya kemampuan. Selain itu juga bisa kita ikutkan dalam lomba-lomba,” ucapnya.</p>



<p>Disamping itu, melalui ajang tersebut nantinya para peserta didik yang mendapatkan juara juga dapat memanfaatkan sertifikat yang diperoleh, untuk mendaftarkan diri ke jenjang berikutnya.</p>



<p>“Iya nanti melalui sertifikat itu bisa digunakan untuk ke jenjang selanjutnya di jenjang SMP dan bisa menjadi pertimbangan tersendiri intuk bisa diterima di sekolah SMP,” ujar Wahyu.</p>



<p>Sementara itu, salah satu peserta lomba pantomim, Amira, dari SDN Sawojajar 1, menyampaikan jika dirinya sudah mempersiapkan diri dengan berlatih selama kurang lebih dua minggu. Dirinya berharap ke depan nantinya bisa menjadi juara hingga ke tingkat Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>“Tertarik di pantomim itu sejak kelas 4, sekarang sudah kelas 5. Sebelumnya sudah pernah mengikuti lomba pantomim dan pernah juara. Tapi di tahun kemarin cuma sampai di tingkat kota saja. Harapannya ini nanti bisa sampai ke Provinsi Jawa Timur,” imbuh Amira. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208628</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
