<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kompor, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kompor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jul 2024 14:25:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kompor, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peduli Lingkungan, SMPN 2 Purwosari Buat Briket dari Tongkol Jagung sebagai Energi Alternatif Pengganti Kompor</title>
		<link>https://memontum.com/peduli-lingkungan-smpn-2-purwosari-buat-briket-dari-tongkol-jagung-sebagai-energi-alternatif-pengganti-kompor</link>
					<comments>https://memontum.com/peduli-lingkungan-smpn-2-purwosari-buat-briket-dari-tongkol-jagung-sebagai-energi-alternatif-pengganti-kompor#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jul 2024 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[briket]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[kompor,]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[pengganti]]></category>
		<category><![CDATA[purwosari]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[tongkol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211649</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Energi alternatif ramah lingkungan pengganti kayu bakar dan kompor, berhasil dikembangkan SMPN 2 Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Adalah Inovasi berupa pembuatan briket dari tongkol jagung atau Pembritoja, yang berhasil dikembangkan tim SMPN 2 Purwosari yang melibatkan mulai siswa, guru hingga OPD Pemkab Pasuruan. Suksesnya inovasi ini, pun sekarang dikembangkan pada tingkatan keluarga siswa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Energi alternatif ramah lingkungan pengganti kayu bakar dan kompor, berhasil dikembangkan SMPN 2 Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Adalah Inovasi berupa pembuatan briket dari tongkol jagung atau Pembritoja, yang berhasil dikembangkan tim SMPN 2 Purwosari yang melibatkan mulai siswa, guru hingga OPD Pemkab Pasuruan.</p>



<p>Suksesnya inovasi ini, pun sekarang dikembangkan pada tingkatan keluarga siswa hingga dewan guru. Termasuk, warga sekitar yang bermata pencaharian pertanian sebagai petani jagung.</p>



<p>Inovator Pembritoja, Umi Supriatim, menjelaskan bahwa ide inovasi ini muncul karena lingkungan SMPN 2 Purwosari merupakan daerah pertanian yang mata pencahariannya adalah petani jagung. Dalam perkembangannya, usai panen dan biji jagung dimanfaatkan, justru menyisakan tongkol jagung yang tidak dioptimalkan dengan baik. Karenanya, muncul ide untuk dikembangkan agar lebih bernilai ekonomis untuk masyarakat atau petani sekitar.</p>



<p>&#8220;Inovasi ini sudah diuji coba pada tahun 2021. Kemudian, berlanjut di tahun 2022 untuk penerapan dan 2023 dilakukan kebaharuan,&#8221; kata Umi, Rabu (10/07/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari hasil pengembangan ini, lanjutnya, pemanfaatan briket sebagai energi alternatif memiliki ketahanan yang relatif lama. Yakni, antara rentan waktu 30 menit hingga 60 menit. Sehingga, sangat layak untuk digunakan.</p>



<p>&#8220;Untuk bahan-bahannya, relatif sangat mudah. Yakni, tongkol jagung yang bisa diperoleh dari petani sekitar dan tepung kanji sebagai bagian perekat tongkol jagung yang sudah dihancurkan. Kemudian, juga alat bantu tong untuk media bakar dan alat penumbuk,&#8221; tambahnya seraya menjelaskan inovasi ini akan turut dilombakan pada inovasi tingkat pendidikan.</p>



<p>Untuk cara pembuatannya sendiri, tambah Guru IPA itu, yaitu diawali dengan mencari bahan baku tongkol jagung. Setelah terkumpul, tongkol jagung yang didapat kemudian dijemur hingga kering. Usai kering, semua tongkol dikumpulkan untuk diproses pembakaran tongkol menjadi arang. Setelah itu, baru didiamkan dan berlanjut pada penumbukan.</p>



<p>&#8220;Agar hasilnya bagus, usai ditumbuk maka berlanjut pada pengayakan dan berlanjut pada pencetakan menjadi briket. Dalam proses ini, panaskan tepung kanji agar bisa menjadi perekat yang dicampur bersama tepung arang dengan perbandingan 2:1 (2 tepung dan 1 kanji). Setelah itu baru dijemur dan siap pakai,&#8221; ungkapnya. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/peduli-lingkungan-smpn-2-purwosari-buat-briket-dari-tongkol-jagung-sebagai-energi-alternatif-pengganti-kompor/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211649</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Lupa Matikan Kompor, Rumah di Probolinggo Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-lupa-matikan-kompor-rumah-di-probolinggo-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Dec 2023 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[kompor,]]></category>
		<category><![CDATA[matikan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203714</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Diduga lupa mematikan kompor saat memasak, rumah milik Winiato (61), di Desa Seboro, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, terbakar, Sabtu (23/12/2023) malam. Kapolsek Krejenga, Iptu Marudji, mengatakan bahwa peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh tetangga korban, Winda Ayu. Saat itu, saksi sedang di dalam kamarnya dan mendengar suara kayu yang terbakar. &#8220;Saksi kemudian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Diduga lupa mematikan kompor saat memasak, rumah milik Winiato (61), di Desa Seboro, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, terbakar, Sabtu (23/12/2023) malam.</p>



<p>Kapolsek Krejenga, Iptu Marudji, mengatakan bahwa peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh tetangga korban, Winda Ayu. Saat itu, saksi sedang di dalam kamarnya dan mendengar suara kayu yang terbakar.</p>



<p>&#8220;Saksi kemudian keluar kamar dan saat di cek ternyata kebakaran sudah terjadi di rumah korban. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga setempat,&#8221; ujarnya, Minggu (24/12/2023) tadi.</p>



<p>Saat kebakaran, paparnya, rumah korban dalam kondisi kosong karena ditinggal pergi. Sehingga, api bisa dengan cepat membesar, karena di bagian dapur rumah korban terbuat dari kayu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saat kejadian, korban bersama dengan istrinya sedang pergi ke Kraksaan. Kebakaran dari bagian belakang atau dapur rumah korban,&#8221; terangnya.</p>



<p>Petugas Damkar Kabupaten Probolinggo dalam kejadian itu menerjunkan sebanyak dua unit mobil Damkar untuk memadamkan api. Saat itu, warga juga ikut membantu proses pemadaman menggunakan alat seadanya. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas kepolisian kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).</p>



<p>&#8220;Kami sudah datang ke lokasi dan melakukan olah TKP setelah api berhasil dipadamkan petugas Damkar,&#8221; terangnya.</p>



<p>Untuk dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat kompor masih dalam kondisi menyala saat ditinggalkan oleh korban. Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai sekitar Rp 300 juta. &#8220;Dugaan sementara akibat kompor menyala yang ditinggalkan oleh korban. Kerugian ditaksir sekitar Rp 300 juta,&#8221; katanya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203714</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lupa Mematikan Kompor, Dua Rumah di Kota Malang Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/lupa-mematikan-kompor-dua-rumah-di-kota-malang-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Nov 2023 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kompor,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mematikan]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200965</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dua rumah di Jalan S Supriadi IX, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, terbakar, Sabtu (04/11/2023) pukul 10.30. Dua rumah itu, masing-masing milik Laila Mufida (40) dan rumah milik Achmad Baidowi (45). Akibat kejadian ini, rumah milik Baidowi hanya menyisakan tembok. Informasi Memontum.com, bahwa kebakaran ini berawal saat Laila memasak di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Dua rumah di Jalan S Supriadi IX, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, terbakar, Sabtu (04/11/2023) pukul 10.30. Dua rumah itu, masing-masing milik Laila Mufida (40) dan rumah milik Achmad Baidowi (45). Akibat kejadian ini, rumah milik Baidowi hanya menyisakan tembok.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa kebakaran ini berawal saat Laila memasak di dapur rumahnya. Diduga saat itu, dirinya lupa mematikan kompor hingga membuat api semakin membesar membakar area dapur.</p>



<p>Api dengan cepat membesar merembet ke rumah Baidowi yang terletak persis di belakang rumah Laila. Saat itu, Baidowi sendiri sedang istirahat tidur siang. Beruntung saat itu dia terbangun setelah mendengar suara benda terbakar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dia segera keluar dari rumah karena rumahnya sudah terbakar hebat. Warga sempat melakukan pemadaman dengan air seadanya, namun api tetap saja membesar. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Sukun dan ke PMK Kota Malang.</p>



<p>Tidak lama kemudian petugas kepolisian dan PMK tiba di lokasi kejadian hingga berhasil memadamkan kobaran api. Akibat dari kebakaran tersebut, rumah Laila terbakar di sisi dapurnya, sedangkan untuk rumah Baidowi, keseluruhan rumahnya terbakar dan hanya menyisahkan tembok yang masih berdiri. Untuk kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.</p>



<p>Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdianto, membenarkan adanya kejadian tersebut. &#8220;Dugaan awal, kebakaran tersebut akibat salah saeorang korban lupa mematikan api kompor saat memasak. Kami masih melakukan penyelidikan,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200965</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Lupa Matikan Kompor, Satu Rumah di Probolinggo Hangus Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-lupa-matikan-kompor-satu-rumah-di-probolinggo-hangus-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Aug 2023 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[hangus]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kompor,]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lupa]]></category>
		<category><![CDATA[matikan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194855</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kebakaran rumah terjadi di Desa Karangren, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (02/08/2023) malam. Kebakaran tersebut, diduga karena pemilik rumah lupa tidak mematikan kompor saat meninggalkan rumah. Seorang saksi mata, Imron, mengatakan bahwa peristiwa kebakaran rumah tersebut menimpa rumah milik Faisol. Saat kejadian atau sekitar pukul 18.00 WIB, warga sedang tahlilan di lokasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Kebakaran rumah terjadi di Desa Karangren, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (02/08/2023) malam. Kebakaran tersebut, diduga karena pemilik rumah lupa tidak mematikan kompor saat meninggalkan rumah.</p>



<p>Seorang saksi mata, Imron, mengatakan bahwa peristiwa kebakaran rumah tersebut menimpa rumah milik Faisol. Saat kejadian atau sekitar pukul 18.00 WIB, warga sedang tahlilan di lokasi yang tidak jauh dari TKP. Karenanya, begitu ada kebakaran, warga pun spontan bereaksi.</p>



<p>&#8220;Saat kejadian, tahlilan pada waktu itu masih belum selesai. Jadi, saat kebakaran itu yang tahlilan langsung bergegas membantu memadamkan api,&#8221; katanya, saat dikonfirmasi Kamis (03/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Saat itu, paparnya, diketahui pemilik rumah sedang bepergian untuk membeli jamu. Karenanya, warga setempat kemudian menghubungi korban melalui sambungan HP untuk mengabarkan bahwa rumahnya telah terbakar. &#8220;Orangnya keluar ke Kraksaan, beli jamu katanya. Sampai di Desa Sentong (Kecamatan Krejengan, red), korban kemudian putar balik pulang karena dapat telpon. Sementara istri korban, itu merantau ke Bali,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Damkar Kabupaten Probolinggo, Kusumo, mengatakan bahwa ada dugaan api yang membakar rumah korban berasal dari kompor yang lupa tidak dimatikan. Sehingga, muncul api membakar rumah.</p>



<p>&#8220;Dugaannya seperti itu. Namun untuk keterangan pastinya, bisa konfirmasi ke petugas kepolisian,&#8221; ujarnya. <strong>(nun/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194855</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga Probolinggo Ludes Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-lupa-matikan-kompor-rumah-warga-probolinggo-ludes-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jul 2023 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kompor,]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[ludes]]></category>
		<category><![CDATA[lupa]]></category>
		<category><![CDATA[matikan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194586</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Rumah milik Saiful (50) di Jalan S Parman, Gang Pelita, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, ludes terbakar, Minggu (30/07/2023) tadi. Beruntung, dalam musibah ini hanya mengakibatkan kerugian materi, karena rumah dalam kondisi kosong. Diperoleh informasi, bahwa saat kejadian rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pergi oleh pemiliknya ke Kecamatan Maron. Kobaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Rumah milik Saiful (50) di Jalan S Parman, Gang Pelita, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, ludes terbakar, Minggu (30/07/2023) tadi. Beruntung, dalam musibah ini hanya mengakibatkan kerugian materi, karena rumah dalam kondisi kosong.</p>



<p>Diperoleh informasi, bahwa saat kejadian rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pergi oleh pemiliknya ke Kecamatan Maron. Kobaran api pertama, kali pertama terlihat di bagian belakang. Sehingga, ada dugaan korban meninggalkan rumahnya dengan keadaan lupa mematikan kompor di dapur.</p>



<p>Dari awal munculnya api, kemudian bara merambat hingga ke bagian depan rumah. Warga yang mengetahui kejadian, pun berusaha memadamkan api dengan air seadanya. Hingga kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke petugas kepolisian dan Petugas Pemadam Kebakaran Kota Probolinggo.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kebakaran bermula dari daerah dapur, yang kemudian api merembet ke bagian tengah. Karena api terlalu besar serta angin kencang, upaya warga melakukan pemadaman mengalami kesulitan. Kejadian ini lalu dilaporkan ke petugas Damkar hingga mereka segera tiba di lokasi,” kata warga setempat, Suprianto.</p>



<p>Kabid Damkar Kota Probolinggo, Abdul Kholik, mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Akibat angin yang bertiup kencang, api dengan cepat membesar sehingga proses pemadaman memakan waktu kurang lebih sekitar satu jam.</p>



<p>“Setelah tiba di lokasi, kami kemudian melakukan pemadaman. Untuk kendala, yakni angin bertiup cukup kencang. Api baru dapat dipadamkan sekitar satu jam kemudian,” katanya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194586</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
