<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>komunikasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/komunikasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 May 2026 10:23:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>komunikasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peningkatan Kapasitas PPID, Sekda Lumajang Ingatkan Kemampuan Bangun Komunikasi Publik yang Baik</title>
		<link>https://memontum.com/peningkatan-kapasitas-ppid-sekda-lumajang-ingatkan-kemampuan-bangun-komunikasi-publik-yang-baik</link>
					<comments>https://memontum.com/peningkatan-kapasitas-ppid-sekda-lumajang-ingatkan-kemampuan-bangun-komunikasi-publik-yang-baik#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kapasitas]]></category>
		<category><![CDATA[kemampuan]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232652</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi telah menjadi kebutuhan penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital. Karenanya, di era media sosial saat ini, keterlambatan informasi dinilai dapat memicu berkembangnya asumsi, disinformasi, hingga persepsi negatif di ruang publik. Hal itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi telah menjadi kebutuhan penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital. Karenanya, di era media sosial saat ini, keterlambatan informasi dinilai dapat memicu berkembangnya asumsi, disinformasi, hingga persepsi negatif di ruang publik.</p>



<p>Hal itu, diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, saat pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Tahun 2026, yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang, di Ruang Nararya Kirana Kantor Bupati Lumajang, Senin (25/05/2026) tadi. Diuraikan Sekda Agus, bahwa kualitas pemerintahan saat ini tidak hanya diukur dari program yang dijalankan, tetapi juga dari kemampuan pemerintah membangun komunikasi publik yang baik.</p>



<p>“Kalau pemerintah lambat memberi informasi, isu bisa berkembang cepat di media sosial. Karena itu komunikasi publik harus responsif dan informatif,” terangnya.</p>



<p>Hal utama yang ingin dibangun Pemerintah Kabupaten Lumajang, tambahnya, adalah menjadikan publikasi pemerintah sebagai sumber informasi resmi yang mampu menjaga kepercayaan masyarakat. Sekaligus, tentunya menangkal berkembangnya informasi yang tidak utuh.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pemerintah memandang, lanjutnya, publikasi yang baik bukan hanya menyampaikan kegiatan seremonial. Namun, juga menghadirkan informasi yang menjelaskan kebijakan, pelayanan, dan kondisi riil pemerintah kepada masyarakat secara terbuka.</p>



<p>Karena itu, ungkap Sekda Agus, seluruh perangkat daerah diminta aktif memperbarui informasi publik, memperkuat dokumentasi pelayanan dan membangun pola komunikasi yang lebih adaptif melalui media resmi pemerintah. Mengingat, masyarakat membutuhkan pemerintah yang hadir tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui komunikasi yang cepat dan dapat dipercaya.</p>



<p>Sekda Agus juga mengapresiasi, capaian Pemerintah Kabupaten Lumajang yang berhasil meraih kategori Badan Publik Informatif dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, tantangan komunikasi publik ke depan akan semakin kompleks, sehingga pemerintah daerah harus terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi dan kemampuan komunikasi publik.</p>



<p>&#8220;Melalui penguatan kapasitas PPID tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap publikasi pemerintah dapat menjadi jembatan kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik di era digital,&#8221; ungkapnya. <strong>(kom/lmj/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/peningkatan-kapasitas-ppid-sekda-lumajang-ingatkan-kemampuan-bangun-komunikasi-publik-yang-baik/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232652</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Kota Malang Dukung Penertiban Pasar Kebalen, Soroti Minimnya Komunikasi ke Pedagang</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-kota-malang-dukung-penertiban-pasar-kebalen-soroti-minimnya-komunikasi-ke-pedagang</link>
					<comments>https://memontum.com/dprd-kota-malang-dukung-penertiban-pasar-kebalen-soroti-minimnya-komunikasi-ke-pedagang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[kebalen]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[minimnya]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[penertiban]]></category>
		<category><![CDATA[soroti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232403</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi, memberikan dukungan terhadap langkah penertiban kawasan Pasar Kebalen yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Meskipun, dirinya juga menilai bahwa proses komunikasi kepada para pedagang masih perlu diperbaiki, agar tidak menimbulkan kesan kebijakan sepihak. Menurutnya, penertiban memang diperlukan karena kawasan tersebut selama bertahun-tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi, memberikan dukungan terhadap langkah penertiban kawasan Pasar Kebalen yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Meskipun, dirinya juga menilai bahwa proses komunikasi kepada para pedagang masih perlu diperbaiki, agar tidak menimbulkan kesan kebijakan sepihak.</p>



<p>Menurutnya, penertiban memang diperlukan karena kawasan tersebut selama bertahun-tahun menjadi titik kemacetan dan mengganggu fungsi jalan utama. Meski begitu, pendekatan kepada pedagang dinilai belum maksimal.</p>



<p>“Sekali lagi saya sepakat dengan penertiban di Pasar Kebalen, tetapi komunikasi itu harus dijalankan dengan baik supaya tidak muncul image pemerintah ini sak karepe dewe atau semaunya sendiri,” ujar politisi PKB tersebut, Kamis (14/05/2026) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa informasi yang diterima pedagang hanya berupa surat pengaturan jam operasional tanpa adanya dialog langsung sebelumnya. Padahal, menurutnya, komunikasi yang intens dapat meminimalkan resistensi di lapangan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kalau dikomunikasikan dengan baik, saya yakin hasilnya bisa lebih baik,” tambahnya.</p>



<p>Di sisi lain, Komisi C DPRD Kota Malang menilai penertiban tersebut membawa dampak positif terhadap kelancaran lalu lintas. Akses jalan di kawasan Pasar Kebalen kini kembali berfungsi sebagai jalur utama menuju wilayah timur Kota Malang.</p>



<p>Arief menegaskan, bahwa kawasan tersebut merupakan akses strategis menuju Kecamatan Kedungkandang dan wilayah Madyopuro serta sekitarnya. Selama ini, aktivitas perdagangan yang meluber ke badan jalan membuat masyarakat enggan melintas.</p>



<p>“Penertiban jalan di Pasar Kebalen sangat kami dukung. Itu akses utama ke wilayah timur. Kalau jalannya macet terus, pengembangan kawasan timur juga ikut terhambat,” imbuh Arief. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/dprd-kota-malang-dukung-penertiban-pasar-kebalen-soroti-minimnya-komunikasi-ke-pedagang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232403</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Kualitas Kinerja Komunikasi Publik, Diskominfo Jember Gali Referensi ke Diskominfo Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-kualitas-kinerja-komunikasi-publik-diskominfo-jember-gali-referensi-ke-diskominfo-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[referensi]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231818</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember melakukan koordinasi ke Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, untuk menggali informasi dan referensi terkait berbagai penghargaan di bidang komunikasi dan informatika tingkat provinsi. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, ini menjadi bagian dari upaya Kominfo Jember dalam meningkatkan kualitas kinerja, khususnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember melakukan koordinasi ke Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, untuk menggali informasi dan referensi terkait berbagai penghargaan di bidang komunikasi dan informatika tingkat provinsi. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, ini menjadi bagian dari upaya Kominfo Jember dalam meningkatkan kualitas kinerja, khususnya pada layanan komunikasi publik, sekaligus memperkuat daya saing dalam meraih prestasi di tingkat daerah.</p>



<p>Dalam momen itu, rombongan Kominfo Jember dipimpin Kepala Bidang (Kabid) Layanan Media Komunikasi Publik, Sandy Cahyono, bersama Pranata Humas, Radies Eko dan Dayu Ajeng, serta Penata Layanan Operasional, Isnein Purnomo. Kehadiran Diskominfo Jember, disambut langsung Sekretaris Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Suharlina Kusumawardani, didampingi Ketua Tim Kemitraan Komunikasi Publik, Eko Setiawan dan Ketua Tim Diseminasi Informasi dan Relasi Media, Rudy Kurniawan.</p>



<p>Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai indikator dan strategi yang menjadi kunci keberhasilan, dalam meraih penghargaan Kominfo di tingkat Provinsi Jawa Timur. Selain itu, diskusi juga mencakup praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan komunikasi publik, penguatan kehumasan, serta optimalisasi diseminasi informasi kepada masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sekretaris Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Suharlina Kusumawardani, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai langkah positif dalam membangun kolaborasi antar daerah. “Kami menyambut baik kunjungan dan koordinasi dari Dinas Kominfo Jember. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antar daerah, khususnya dalam berbagi pengalaman dan strategi untuk meraih penghargaan di bidang komunikasi dan informatika di tingkat Provinsi Jawa Timur,” ujarnya, Senin (20/04/2026) tadi.</p>



<p>Melalui koordinasi ini, diharapkan Kominfo Jember dapat mengadopsi berbagai strategi yang telah diterapkan di tingkat provinsi, sekaligus mengembangkan inovasi layanan komunikasi publik yang lebih efektif, adaptif, dan berdampak luas bagi masyarakat.</p>



<p>Kegiatan ini, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antar perangkat daerah dalam mendorong peningkatan kinerja serta pencapaian prestasi di bidang komunikasi dan informatika di Jawa Timur. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231818</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Majukan Pertanian Daerah, Wabup Lumajang Ingatkan Penguatan Komunikasi Penyuluh Pertanian</title>
		<link>https://memontum.com/majukan-pertanian-daerah-wabup-lumajang-ingatkan-penguatan-komunikasi-penyuluh-pertanian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[majukan]]></category>
		<category><![CDATA[penguatan]]></category>
		<category><![CDATA[penyuluh]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229313</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya ditentukan oleh program dan anggaran. Namun, juga oleh keharmonisan dan komunikasi yang kuat, antara penyuluh pertanian dan pemerintah daerah. Hal tersebut disampaikan Wabup Yudha, saat bersilaturahmi dengan para penyuluh pertanian yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya ditentukan oleh program dan anggaran. Namun, juga oleh keharmonisan dan komunikasi yang kuat, antara penyuluh pertanian dan pemerintah daerah.</p>



<p>Hal tersebut disampaikan Wabup Yudha, saat bersilaturahmi dengan para penyuluh pertanian yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang di Warung Apung Pondok Asri Lumajang, Selasa (06/01/2026) tadi. Diuraikannya, bahwa penyuluh pertanian memegang peran strategis sebagai penghubung kebijakan dengan praktik pertanian di lapangan. Oleh karena itu, kesinambungan komunikasi antara penyuluh dan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar arah kebijakan pusat dan daerah dapat berjalan selaras.</p>



<p>Mas Yudha-sapaan Wabup Lumajang, juga menekankan bahwa meskipun saat ini penyuluh pertanian berada di bawah kewenangan Kementerian Pertanian, namun hubungan kerja dengan pemerintah daerah harus tetap terjaga secara harmonis. Sinergi lintas kewenangan, dinilai sebagai kunci untuk memastikan program pertanian berjalan efektif dan berkelanjutan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya berharap para penyuluh tetap harmonis dan solid dengan pemerintah daerah. Walaupun secara kewenangan ikut pusat, secara tujuan kita tetap sama, yaitu memajukan pertanian Lumajang,” tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Mas Yudha menyampaikan, bahwa komunikasi yang baik akan memudahkan koordinasi program, penyelarasan kebijakan, serta penyelesaian berbagai persoalan pertanian di lapangan. Dengan demikian, penyuluh dapat tetap menjalankan perannya secara optimal dalam mendampingi petani dan mendorong peningkatan produktivitas.</p>



<p>Mas Yudha juga menilai, bahwa kolaborasi yang terbangun dengan baik akan memperkuat daya tahan sektor pertanian daerah. Sekaligus, mendukung upaya peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.</p>



<p>Melalui forum silaturahmi itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dan kerja sama dengan para penyuluh pertanian. Diharapkan, sinergi lintas kewenangan yang terjaga dapat menjadi fondasi kuat bagi pembangunan pertanian Lumajang yang maju, selaras dan berkelanjutan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229313</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perwakilan OSIS SMP Kabupaten Jombang Dibekali Ilmu Komunikasi di Era Digital</title>
		<link>https://memontum.com/perwakilan-osis-smp-kabupaten-jombang-dibekali-ilmu-komunikasi-di-era-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dibekali]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[perwakilan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228546</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, menyelenggarakan Workshop Literasi Etika dalam Berkomunikasi di Era Digital. Kegiatan yang dilaksanakan di area Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, berlangsung selama dua hari, hingga Selasa (09/12/2025) besok. Pelaksanaan workshop sendiri, diikuti oleh 89 siswa perwakilan OSIS SMP se-Kabupaten Jombang. Kegiatan ini, bertujuan membekali peserta didik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, menyelenggarakan Workshop Literasi Etika dalam Berkomunikasi di Era Digital. Kegiatan yang dilaksanakan di area Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, berlangsung selama dua hari, hingga Selasa (09/12/2025) besok.</p>



<p>Pelaksanaan workshop sendiri, diikuti oleh 89 siswa perwakilan OSIS SMP se-Kabupaten Jombang. Kegiatan ini, bertujuan membekali peserta didik dengan pemahaman etika, kesadaran diri, serta keterampilan komunikasi yang sehat di tengah maraknya interaksi digital melalui media sosial dan berbagai platform daring.</p>



<p>Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Jombang, Iswahyudi Hidayat, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pelajar sebagai agen perubahan yang mampu membawa nilai-nilai positif di ruang digital. “Di era digital, kemampuan berkomunikasi tidak hanya soal berbicara atau menulis, tetapi juga soal etika, empati dan kesadaran akan dampak dari setiap pesan yang disampaikan. Melalui workshop ini, kami berharap para pengurus OSIS mampu menjadi teladan dalam berkomunikasi secara santun, asertif dan tidak saling merugikan,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selama kegiatan berlangsung, materi disampaikan oleh Puspita Indriani, yang membahas pentingnya membangun pola pikir pemenang hati, kerangka kesadaran dalam meraih tujuan, keterampilan berkomunikasi secara asertif, serta kemampuan membangun relasi yang sehat dan bebas dari toksisitas di era digital.</p>



<p>Materi-materi ini disampaikan secara interaktif melalui diskusi, simulasi dan refleksi bersama agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang berharap para peserta dapat menerapkan nilai-nilai etika komunikasi yang telah diperoleh, baik di lingkungan sekolah maupun di ruang digital.</p>



<p>Workshop ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Disdikbud Jombang dalam memperkuat pembangunan karakter peserta didik agar mampu menjadi generasi yang cerdas, beretika dan bertanggung jawab di era digital. <strong>(kom/jom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228546</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Lumajang Luncurkan Dokumen Strategi Komunikasi</title>
		<link>https://memontum.com/percepat-penurunan-stunting-pemkab-lumajang-luncurkan-dokumen-strategi-komunikasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dokumen]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[luncurkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[penurunan]]></category>
		<category><![CDATA[percepat]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228224</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang secara resmi meluncurkan Dokumen Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku dan Sosial, sebagai bagian dari upaya terpadu mempercepat penurunan stunting di wilayahnya. Prosesi peluncuran itu, dihadiri Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Kepala LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Achmad Syafiuddin. Dalam sambutannya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menekankan pentingnya perubahan perilaku sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang secara resmi meluncurkan Dokumen Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku dan Sosial, sebagai bagian dari upaya terpadu mempercepat penurunan stunting di wilayahnya. Prosesi peluncuran itu, dihadiri Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Kepala LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Achmad Syafiuddin.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menekankan pentingnya perubahan perilaku sebagai elemen strategis dalam membentuk masyarakat yang sehat dan sejahtera. Dengan alasan, stunting tidak hanya bisa ditangani melalui gizi semata, tetapi juga harus menyasar faktor-faktor penyebabnya, termasuk perkawinan usia dini dan praktik pola asuh yang kurang optimal.</p>



<p>“Stunting adalah tanggung jawab kita bersama. Banyak komponen yang harus terlibat, bukan sekadar penanganan stuntingnya, tapi juga pencegahan akar masalahnya,” tegas Bunda Indah, Jumat (28/11/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menambahkan, bahwa seluruh program penurunan stunting telah terintegrasi dalam RPJMD. Sehingga, pelaksanaannya bersifat sistematis dan berkelanjutan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Lumajang juga menyampaikan apresiasi kepada UNUSA atas dukungan akademik dalam penyusunan dokumen strategi ini. “Percepatan penurunan stunting harus menjadi komitmen dan gerakan bersama seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Lumajang,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Ahmad Syafiuddin menegaskan bahwa komunikasi perubahan perilaku menjadi kunci dalam memperkuat kesadaran masyarakat terkait kesehatan keluarga dan pencegahan stunting. Dokumen strategi ini, bukan hanya pedoman kerja lintas sektor, tetapi juga menjadi persyaratan penting dalam penilaian Kabupaten Sehat, sehingga dapat mendukung keberlanjutan intervensi kesehatan dan pembangunan sosial di desa maupun kelurahan.</p>



<p>Dengan hadirnya dokumen strategi ini, Pemkab Lumajang menegaskan komitmen kolaboratif antara pemerintah, akademisi, tenaga kesehatan, perangkat daerah dan masyarakat untuk menurunkan stunting melalui pendekatan komunikasi, edukasi dan pemberdayaan berbasis masyarakat. Strategi ini, diharapkan membuka jalan bagi intervensi yang lebih efektif, partisipatif, dan berdampak nyata bagi kesehatan generasi mendatang. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228224</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Melalui Lukisan, Siswa MTs Negeri di Kediri Bisa Komunikasi dan Ngobrol di Ruang Kerja Bupati</title>
		<link>https://memontum.com/melalui-lukisan-siswa-mts-negeri-di-kediri-bisa-komunikasi-dan-ngobrol-di-ruang-kerja-bupati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2025 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[lukisan]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<category><![CDATA[Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[ngobrol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224890</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyambut kedatangan Rifqi Nadhim Uqail (13), siswa MTs Negeri 9 Kediri di Kantor Pemkab Kediri, Senin (11/08/2025) tadi. Dengan masih mengenakan seragam biru putih, sepulang sekolah, Nadhimi-sapaan si pelajar, didampingi oleh ayahnya, kepala sekolah dan beserta Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kediri, Mochamad Muhsin, untuk bisa bertemu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyambut kedatangan Rifqi Nadhim Uqail (13), siswa MTs Negeri 9 Kediri di Kantor Pemkab Kediri, Senin (11/08/2025) tadi. Dengan masih mengenakan seragam biru putih, sepulang sekolah, Nadhimi-sapaan si pelajar, didampingi oleh ayahnya, kepala sekolah dan beserta Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kediri, Mochamad Muhsin, untuk bisa bertemu langsung dengan Bupati Kediri.</p>



<p>Siapa sangka, ternyata selama ini, Nadhim mengaku sering berkomunikasi dengan bupati melalui pesan singkat. Meski sering berkomunikasi, namun Nadhim memang belum pernah bertemu langsung dengan sosok Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri. Dalam pertemuannya yang pertama kali tersebut, Nadhim terlihat sangat bahagia.</p>



<p>Saat itu, Mas Dhito bahkan mengajaknya masuk ke ruang kerjanya. Dari obrolan mereka, baru diketahui rupanya pelajar yang memiliki hobi melukis ini telah lama mengidolakan sosok Mas Dhito. Bahkan, sang bupati juga menjadi salah satu objek lukisannya.</p>



<p>Lukisan dari Nadhim tersebut, ditaruh di ruang kerja bupati. Untuk membuat lukisan bupati, Nadhim mengaku mencari referensi dari gambar yang ada di internet.</p>



<p>“Ya memang telah lama mengidolakan,” ucap Nadhim.</p>



<p>Menurut Nadhim, dirinya mengenal sosok Mas Dhito melalui media sosial. Dari sana, dirinya mengetahui gebrakan-gebrakan yang dilakukan bupati muda tersebut dalam membangun Kabupaten Kediri. Diantaranya, dalam sektor pendidikan yang memberikan pendidikan gratis bagi anak keluarga miskin, termasuk dalam bidang infrastruktur. “Mas Dhito inikan membangun Stadion Gelora Daha Jayati, kebetulan saya juga suka sepakbola,” tambah pelajar kelas VIII itu.</p>



<p>Di tengah obrolan tersebut, Kepala Sekolah MTS Negeri 9 Kediri, Sunarto, yang ikut mendampingi Nadhim, mengaku penasaran bahwa apa benar muridnya sering berkomunikasi dengan bupati. Nadhim lantas menunjukkan, ponselnya yang berisi pesan singkat antara dirinya dengan Mas Dhito.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya malah heran, baru tahu sekarang, ternyata Nadhim bisa komunikasi langsung dengan Mas Dhito,” ucap Sunarto.</p>



<p>Menjawab rasa penasaran kepala sekolah tersebut, Mas Dhito menceritakan begitu menerima kiriman lukisan dari Nadhim, sekitar Juli lalu. Dirinya mengirim pesan, untuk mengucapkan terima kasih. Dari pesan yang dikirim, Nadhim lantas mengutarakan keinginannya untuk bisa bertemu hingga akhirnya pertemuan dilakukan siang itu.</p>



<p>“Memang saya yang lebih dulu mengirim pesan, terus dia menyampaikan ingin bertemu,” terang Mas Dhito.</p>



<p>Nadhim yang merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara, ini rupanya telah mewarisi darah seni melukis dari ayahnya. Dalam obrolannya dengan Mas Dhito, Nadhim juga mengaku memiliki keinginan untuk bisa memperdalam bakat melukisnya. Bahkan, dia berkeinginan bisa melanjutkan pendidikan di Institut Seni Indonesia (ISI).</p>



<p>Mendengar pengakuan itu, Mas Dhito menyatakan kesiapannya mendukung pendidikan Nadhim hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Sebagai bentuk apresiasi, Mas Dhito juga memberikan bantuan peralatan sekolah maupun melukis kepada Nadhim.</p>



<p>Setelah cukup lama mengobrol, sebelum meninggalkan ruang kerja bupati, Nadhim bersama ayahnya dan kepala sekolah, pun diajak Mas Dhito untuk foto bareng. Dirinya juga berpesan supaya pelajar ini tidak sungkan untuk selalu memberi kabar.</p>



<p>“Kamu bilang teman-temanmu, aku saiki koncone Mas Bupati,” pesan Mas Dhito memberikan isyarat kedekatan hubungannya dengan pelajar asal Desa Pagu, Kecamatan Wates tersebut. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224890</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pertajam Komunikasi antar Subseksi, Plt Karutan Situbondo Gelar Coffee Morning</title>
		<link>https://memontum.com/pertajam-komunikasi-antar-subseksi-plt-karutan-situbondo-gelar-coffee-morning</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Feb 2025 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[coffee]]></category>
		<category><![CDATA[Karutan]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[morning]]></category>
		<category><![CDATA[pertajam]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[subseksi,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219668</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo, Julandra Sukjatmiko, menggelar coffee morning di Teras Integritas, Rabu (26/02/2025) tadi. Dalam kesempatan itu, dirinya memberikan arahan dengan berdialog langsung bersama seluruh pejabat struktural Rutan Situbondo. Di momen itu, terdapat beberapa hal yang dibahas. Diantaranya, mulai dari peningkatan kebersihan lingkungan, kegiatan pencegahan dan deteksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo, Julandra Sukjatmiko, menggelar coffee morning di Teras Integritas, Rabu (26/02/2025) tadi. Dalam kesempatan itu, dirinya memberikan arahan dengan berdialog langsung bersama seluruh pejabat struktural Rutan Situbondo.</p>



<p>Di momen itu, terdapat beberapa hal yang dibahas. Diantaranya, mulai dari peningkatan kebersihan lingkungan, kegiatan pencegahan dan deteksi dini, seperti razia rutin ataupun insidentil dan persiapan menjelang Bulan Ramadan.</p>



<p>Terkait persiapan dalam menyambut Bulan Suci Ramadan di Rutan Situbondo, Julandra meminta hak-hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tetap terpenuhi. Khususnya, peningkatkan jalannya ibadah selama Bulan Puasa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Di samping hak ibadah, dalam Bulan Ramadan, WBP juga berhak mendapatkan layanan kunjungan keluarga, layanan penitipan barang dan layanan video call juga harus tetap berjalan optimal tanpa mengganggu aktivitas ibadah mereka,” imbuhnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, guna menjaga kondusifitas, selama Bulan Ramadan juga menginstruksikan agar membuat jadwal bantuan personel keamanan dari unsur staf pada saat pelaksanaan ibadah Salat Tarawih hingga WBP selesai melaksanakan tadarus Al-Qur an. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219668</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ciptakan Ekosistem Digital Aman dan Andal, Diskominfo Lumajang Gelar Forum Jaring Komunikasi Sandi</title>
		<link>https://memontum.com/ciptakan-ekosistem-digital-aman-dan-andal-diskominfo-lumajang-gelar-forum-jaring-komunikasi-sandi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Sep 2024 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[andal,]]></category>
		<category><![CDATA[ciptakan]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[jaring]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214581</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan informasi di era digital. Salah satunya, dengan menggelar acara Forum Jaring Komunikasi Sandi yang difokuskan pada peningkatan awareness terhadap keamanan informasi. Kegiatan yang dihadiri oleh petugas admin dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini, bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan informasi di era digital. Salah satunya, dengan menggelar acara Forum Jaring Komunikasi Sandi yang difokuskan pada peningkatan awareness terhadap keamanan informasi.</p>



<p>Kegiatan yang dihadiri oleh petugas admin dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini, bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya keamanan data dan informasi di tengah maraknya ancaman siber.</p>



<p>Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Joni Hidayat, menekankan pentingnya langkah preventif dalam menghadapi tantangan keamanan informasi di berbagai sektor. &#8220;Keamanan informasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mutlak di era digital saat ini. Ancaman siber semakin kompleks dan membutuhkan respons yang cerdas dan terencana, baik dari aspek teknis maupun kebijakan,&#8221; terang Joni, Selasa (24/09/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pelaksanaan acara ini, menghadirkan pemateri dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, yang memberikan pemaparan tentang ancaman siber terkini, praktik terbaik dalam pengelolaan keamanan informasi, serta pentingnya implementasi sandi untuk melindungi data penting. Para peserta juga diberi pengetahuan tentang langkah-langkah pencegahan terhadap serangan siber, penggunaan sandi yang kuat, serta bagaimana menjaga infrastruktur informasi agar tetap aman.</p>



<p>Melalui langkah ini, Joni berharap, nantinya para peserta dapat menerapkan ilmu yang didapatkan dalam pengelolaan informasi di instansi masing-masing, sehingga dapat meminimalisir risiko kebocoran data serta ancaman serangan digital lainnya.</p>



<p>&#8220;Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong kolaborasi lintas sektoral dalam menjaga keamanan informasi, terutama dalam konteks pemerintahan digital yang semakin berkembang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dengan diselenggarakannya Forum Jaring Komunikasi Sandi, diharapkan Kabupaten Lumajang semakin memperkuat perannya dalam menciptakan ekosistem digital yang aman dan andal, demi mendukung pelayanan publik yang efisien dan terpercaya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214581</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
