<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kondang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kondang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Jun 2025 09:41:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kondang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ritual Larung Saji di Kondang Merak, Tradisi Simbol Penghormatan untuk Laut dan Sang Pencipta</title>
		<link>https://memontum.com/ritual-larung-saji-di-kondang-merak-tradisi-simbol-penghormatan-untuk-laut-dan-sang-pencipta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kondang]]></category>
		<category><![CDATA[Larung]]></category>
		<category><![CDATA[merak,]]></category>
		<category><![CDATA[pencipta]]></category>
		<category><![CDATA[penghormatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ritual]]></category>
		<category><![CDATA[simbol]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223447</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bertepatan dengan 1 Suro 1447 H, para nelayan dan warga Desa Sumber Bening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, menggelar ritual Larung Saji di Pantai Kondang Merak, Sabtu (28/06/2025) tadi. Gelaran ini dilakukan, sebagai ungkapan syukur dan doa keselamatan dalam menjalani kehidupan laut yang penuh tantangan. Meski langit mendung dan ombak bergulung hebat sejak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bertepatan dengan 1 Suro 1447 H, para nelayan dan warga Desa Sumber Bening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, menggelar ritual Larung Saji di Pantai Kondang Merak, Sabtu (28/06/2025) tadi. Gelaran ini dilakukan, sebagai ungkapan syukur dan doa keselamatan dalam menjalani kehidupan laut yang penuh tantangan.</p>



<p>Meski langit mendung dan ombak bergulung hebat sejak dini hari, namun prosesi ritual tetap berjalan dengan lancar. Cuaca yang tak bersahabat, menurut nelayan justru menegaskan keteguhan hati warga, bahwa momen ini lebih dari sekadar tradisi.</p>



<p>Rangkaian tradisi sendiri, diawali dengan pembacaan khataman Al-Quran dan makan bersama di Balai Nelayan, tempat para warga berkumpul dalam suasana kebersamaan. Doa-doa dipanjatkan oleh sesepuh nelayan, memohon perlindungan dan limpahan rezeki.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Prosesi pun, berlanjut dengan arak-arakan menuju laut, membawa sesaji berisi hasil bumi dan makanan tradisional untuk dilarungkan sebagai simbol penghormatan kepada laut dan Sang Pencipta. &#8220;Semua itu berkah,&#8221; ujar Ketua Nelayan Bina Karya Mina Kondang Merak, Aral Subagyo.</p>



<p>Diketahui, bahwa Larung Saji merupakan warisan budaya masyarakat pesisir Jawa yang telah hidup turun-temurun. Istilah larung bermakna menghanyutkan, sedangkan saji berarti persembahan.</p>



<p>Di banyak wilayah Pantai Selatan Jawa, tradisi ini menjadi jembatan spiritual antara nelayan dan lautan yang menjadi sumber hidup mereka. Selain doa dan syukur, Larung Saji juga memperkuat ikatan sosial antar warga dan menyemai kebanggaan atas warisan leluhur.</p>



<p>Hadir dalam prosesi ini, perangkat Desa Sumber Bening, LMDH Wonoraharjo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta NGO Sahabat Alam Indonesia yang turut menyaksikan kekuatan budaya lokal dalam menjaga harmoni antara manusia dan alam. <strong>(had/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223447</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terseret Ombak di Pantai Kondang Merak Malang, Seorang Pencari Ikan Ditemukan Tak Bernyawa</title>
		<link>https://memontum.com/terseret-ombak-di-pantai-kondang-merak-malang-seorang-pencari-ikan-ditemukan-tak-bernyawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Feb 2025 09:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[kondang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[pencari]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[terseret]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219507</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Edi Santoso (31) warga Dusun Sumberwates, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal, Jumat (21/02/2025) sekitar pukul 09.30. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang saat mencari ikan di Pantai Kondang Merak, Kabupaten Malang, Rabu (19/02/2025) sekitar pukul malam. Diperoleh keterangan, saat itu Edi bersama teman-temannya berangkat dari rumah mereka di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Edi Santoso (31) warga Dusun Sumberwates, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal, Jumat (21/02/2025) sekitar pukul 09.30. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang saat mencari ikan di Pantai Kondang Merak, Kabupaten Malang, Rabu (19/02/2025) sekitar pukul malam.</p>



<p>Diperoleh keterangan, saat itu Edi bersama teman-temannya berangkat dari rumah mereka di Dusun Banjarejo ke Pantai Kondang Merak. Terakhir kali, Edi terlihat berada di sekitar palung laut bersama seorang temannya. Namun sekitar pukul 19.30, salah seorang temannya berteriak meminta tolong karena Edi telah terseret ombak.</p>



<p>Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya mengerahkan satu Tim Rescue Unit Siaga SAR Malang setelah menerima laporan terkait hilangnya Edi Santoso saat mencari ikan di Pantai Kondang Merak. “Informasi yang kami terima, korban terseret ombak saat mencari ikan bersama 20 orang rekannya di pinggir karang dengan menggunakan senter,” terang Komandan Tim Rescue Unit Siaga SAR Malang, Yoni Fariza.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Upaya yang dilakukan tim SAR gabungan dalam proses pencarian korban yaitu dengan membagi Tim SAR gabungan menjadi 4 Search dan Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyisiran di perairan sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan perahu jukung nelayan sedangkan SRU lainnya melakukan penyisiran darat di sepanjang pesisir Pantai Kondang Merak hingga Pantai Balekambang maupun dari Pantai Kondang Merak hingga Pantai Banthol.</p>



<p>Setelah proses pencarian, Edi Santoso akhirnya ditemukan sudah dalam kondisi meninggal pada Jumat (21/02/2025). Jenazahnya ditemukan Tim SAR gabungan. “Jenazah korban ditemukan di koordinat 8°24&#8217;14&#8243;S 112°31&#8217;09&#8243;E sekitar pukul 09.30 tadi,” ujar Yoni, Jumat (21/02/2025) tadi.</p>



<p>Titik penemuan jenazah korban tersebut berjarak 0,5 NM dari lokasi kejadian awal. Setelah ditemukan, jenazah korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR gabungan ke darat dan dibawa ke rumah duka di Desa Sumberbening.</p>



<p>Adapun unsur yang terlibat dalam upaya pencarian ini antara lain Tim Rescue Unit Siaga SAR Malang, Pol AL Sendang Biru, Polsek dan Koramil Bantur, Polair Sendang Biru, PSR, MSR, RAPI, RESOB, SAR Mahameru, TSA, SIR, JKJT, SAR Kanjuruhan, Tagana, SAR MTA, serta warga dan nelayan sekitar. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219507</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
