<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>KONI Jatim &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/koni-jatim/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Sep 2019 15:18:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>KONI Jatim &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>KONI Jatim Bantah Isu Pembubaran Musorkab KONI Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/koni-jatim-bantah-isu-pembubaran-musorkab-koni-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Sep 2019 10:52:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Isu Pembubaran]]></category>
		<category><![CDATA[KONI Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[KONI Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Musorkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91579-koni-jatim-bantah-isu-pembubaran-musorkab-koni-banyuwangi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Meski mendapat perlawanan dari penggiat olah raga, pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Banyuwangi tetap berjalan dengan kondusif. Adanya dugaan melanggar Anggaran Dasar (AD) dan Anggran Rumah Tanggangga (ART) dalam pelaksanaan Musorkab ini, bahkan akan dilaporkan ke penegak hukum oleh penggiat olah raga. KONI Jawa Timur memastikan Pelaksanaan Musorkab tersebut tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Meski mendapat perlawanan dari penggiat olah raga, pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Banyuwangi tetap berjalan dengan kondusif.</p>
<p>Adanya dugaan melanggar Anggaran Dasar (AD) dan Anggran Rumah Tanggangga (ART) dalam pelaksanaan Musorkab ini, bahkan akan dilaporkan ke penegak hukum oleh penggiat olah raga. KONI Jawa Timur memastikan Pelaksanaan Musorkab tersebut tidak melanggar aturan, dan legal.</p>
<p>Ketua harian KONI Jawa Timur M. Nabil mengatakan, Musorkab yang digelar oleh KONI Banyuwangi tidak melanggar aturan. Hanya Pelaksanaannya dipercepat dari agenda pelaksanaanya, yang sedianya digelar pada bulan Februari 2020, diajukan pada bulan September.</p>
<p>&#8220;Usulan pengajuan Musorkab ini, terkait pengajuan pengunduran diri ketua KONI Banyuwangi, Michael yang menjadi anggota DPRD. Karena tidak boleh merangkap jabatan, akhirnya pak Michael mengundurkan diri, sehingga Musorkab ini dipercepat. Dan pelaksanaan Musorkab itu hanya kurang 4 bulan saja, dari jadwal Musorkab yang digelar hari ini,&#8221; ujar M. Nabil usai membuka acara Musorkab, bertempat di tempat wisata Alam Indah Lestari (AIL), Minggu (1/9/2019) siang.</p>
<p>M. Nabil mencotohkan, KONI pusat dahulu pernah melaksanakan Musyawarah Olah Raga Nasional (Musornas) dipercepat, bahkan saat itu dilaksanakan 6 bulan dari jadwal yang sudah ditetapkan. Mundurnya ketua KONI Pusat saat itu bukan karena jabatan. Sehingga dilakukan percepatan Musornas.</p>
<p>&#8220;Sudah sesuai aturan, sudah normal, ada kegiatan, ada musyawarah olahraga kabupaten, kemudian ada pergantian kepengurusan. Jadi ini dipercepat dan selisihnya juga tidak terlalu lama. Tidak ada larangan untuk mempercepat kegiatan ini,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Terkait adanya isu, jika KONI Jatim tidak merestui Musorkab ini. M. Nabil menjawab dengan tegas jika kehadirannya ke Banyuwangi dalam rangka menghadiri Musorkab.</p>
<p>&#8220;Saya datang ke acara Musorkab ini bukan atas nama pribadi. Tapi mewakili KONI Jatim, dan membawa surat mandat untuk membuka Musorkab. Isu adanya pembubaran Musorkab itu tidak benar,&#8221; bantahnya.</p>
<p>Lebih lanjut M Nabil menjelaskan, terkait surat pengunduran diri Michael sebagai ketua KONI Banyuwangi. KONI Jatim meminta agar Michael tidak mengundurkan diri, dan melanjutkan sisa jabatan serta melaksanakan percepatan Musorkab.</p>
<p>Dalam tradisi KONI tidak ada istilah mengundurkan diri, dan rata-rata menyelesaikan jabatan sampai massa jabatannya berakhir, dan mengadakan pergantian pengurus seperti yang dilaksanakan hari ini.</p>
<p>&#8220;Yang utama ada pertanggungjawaban yang harus diselesaikan secara organisatoris, seperti menyerahkan laporan pertanggungjawaban kepada KONI Jatim selaku pemberi SK,&#8221; paparnya.<strong> (tut/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91579</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pakde Karwo: Faktor Kecerdasan dan Kesehatan Pengaruhi Prestasi Atlet</title>
		<link>https://memontum.com/pakde-karwo-faktor-kecerdasan-dan-kesehatan-pengaruhi-prestasi-atlet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 May 2018 12:39:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[KONI Jatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/42300-pakde-karwo-faktor-kecerdasan-dan-kesehatan-pengaruhi-prestasi-atlet</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8212; Dalam era perkembangan teknologi seperti saat ini, pengembangan olahraga tak bisa dilakukan hanya dengan mengandalkan latihan fisik semata. Upaya meraih prestasi para atlet harus melalui perencanaan matang, salah satunya dengan memperhatikan faktor kecerdasan dan kesehatan para atlet sejak usia dini. Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo yang akrab disapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8212; Dalam era perkembangan teknologi seperti saat ini, pengembangan olahraga tak bisa dilakukan hanya dengan mengandalkan latihan fisik semata. Upaya meraih prestasi para atlet harus melalui perencanaan matang, salah satunya dengan memperhatikan faktor kecerdasan dan kesehatan para atlet sejak usia dini. Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo yang akrab disapa Pakde Karwo saat membuka Rapat Anggota Komite Olahraga Nasional (KONI) Provinsi Jatim Tahun 2018 di Hotel Utami Sidoarjo, Selasa (8/5/2018) sore.</p>
<p>Menurut Pakde Karwo, selain kedua hal tersebut, mentalitas seorang atlet juga harus menjadi bagian penting. Seperti kata pepatah, ‘mens sana in corpore sano’, dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/PSX_20180508_153256-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-42303" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/PSX_20180508_153256-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/PSX_20180508_153256-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/PSX_20180508_153256-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/PSX_20180508_153256-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Ini menjadi basis dari revolusi mental. Ada hubungan yang tidak bisa dipisahkan antara badan sehat dan pikiran yang sehat,” katanya. Untuk itu, ia menyambut baik upaya yang dilakukan KONI Provinsi Jatim yang bekerjasama dengan beberapa universitas dalam mengembangkan pendidikan para atlet, salah satunya dengan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.</p>
<p>Tak hanya itu, ia juga mengusulkan konsep restrukturisasi dalam pengembangan sektor olahraga di Jatim. Dimana Dispora Jatim harus fokus terutama dalam merekrut calon atlet mulai usia PAUD.</p>
<p>“Atlet Jatim harus menjadi juara baik tingkat nasional maupun dunia karena mereka berbeda dibanding yang lain, atlet Jatim memiliki semangat bertarung dan tidak kenal menyerah, achievement mereka luar biasa,” katanya.</p>
<p>Ditambahkannya, untuk mengembangkan prestasi olahraga juga harus diperhatikan faktor internal yakni bakat dan motivasi. Serta, faktor eksternal melalui peningkatan kualitas pelatih, sarana prasarana, dan penerapan sport science.</p>
<p>Pakde Karwo juga mengusulkan kepada KONI Provinsi Jatim untuk menjamin terlaksananya pelatihan yang berkualitas dan menjalin kerjasama sinergis dengan stakeholder seperti pengprov cabang olahraga, pemerintah (Dispora kab/kota), klub olahraga dan KONI kab/kota.</p>
<p>“Saya yakin dengan semangat kejuangan luar biasa maka berkibarnya merah putih di ASIAN Games mendatang 70 persen-nya berasal dari atlet Jatim,” katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">42300</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
