<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>koning &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/koning/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Oct 2023 14:04:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>koning &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gebyar Festival Musik Tong-Tong di Taman Potre Koning Sumenep Sita Perhatian Ribuan Pengunjung</title>
		<link>https://memontum.com/gebyar-festival-musik-tong-tong-di-taman-potre-koning-sumenep-sita-perhatian-ribuan-pengunjung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Oct 2023 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[koning]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung,]]></category>
		<category><![CDATA[perhatian]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[tong-tong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199796</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, secara kontinue terus menggelar berbagai even spektakuler. Kali ini, Pemkab Sumenep menggelar Festival Musik Tong-Tong sebagai rangkaian menyemarakkan Hari Jadi ke-754 Kabupaten Sumenep. Pantauan Memontum.com, puluhan group Musik Tong-Tong berjejer mulai dari Taman Potre Koning (Taman Bunga) hingga mengular sampai Labeng Mesem Pendopo Keraton Sumenep. Kegiatan itu, diikuti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Sumenep</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, secara kontinue terus menggelar berbagai even spektakuler. Kali ini, Pemkab Sumenep menggelar Festival Musik Tong-Tong sebagai rangkaian menyemarakkan Hari Jadi ke-754 Kabupaten Sumenep.</p>



<p>Pantauan Memontum.com, puluhan group Musik Tong-Tong berjejer mulai dari Taman Potre Koning (Taman Bunga) hingga mengular sampai Labeng Mesem Pendopo Keraton Sumenep. Kegiatan itu, diikuti peserta dari berbagai kabupaten se-Madura.</p>



<p>Bahkan, ribuan pengunjung sudah mulai memadati lokasi even pelaksanaan yang berlangsung sejak Sabtu (14/10/2023) sore. Musik Tong-Tong sendiri, tampak eksotis lantaran dipenuhi gemerlap lampu yang menyala di setiap sudut kendaraan yang penuh ukiran seperti patung kuda terbang dan lain sebagainya.</p>



<p>Yang tidak kalah menarik, di sepanjang jalan atau rute yang bakal dilewati oleh peserta Musik Tong-Tong, berjejer pula puluhan PKL. Antusiasme PKL juga tidak ketinggalan untuk mengais rejeki dari efek gelaran even Festival Musik Tong-Tong tersebut.</p>



<p>Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan agar gelaran ini bisa dioptimalkan oleh masyarakat untuk menyaksikan Festival Musik Tong-Tong. Sebab, tradisi ini merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Parade Musik Tong-Tong termasuk even spesial. Karenanya, masuk dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sumenep,&#8221; terang Bupati Fauzi.</p>



<p>Informasi terkini, masing-masing grup Tong-Tong tersebut akan membawakan lima lagu daerah pilihan serta satu dari dua lagu wajib. Yakni, Malate Pote dan Kembang Paseser. Sementara festival Musik Tong-Tong sendiri, akan dibuka pukul 19.00 di area sebelah Timur, Taman Potre Koning Sumenep dan finish di Simpang Empat Spektra.</p>



<p>Ditambahkannya, masyarakat harus berperan serta dalam melestarikan Musik Tong-Tong dan seni budaya lain. Sebab, seni budaya itu perlu dukungan semua elemen di Kabupaten Sumenep.</p>



<p>&#8220;Festival ini tidak hanya sebagai hiburan semata. Namun, juga membangun solidaritas, merekatkan kebersamaan dan keharmonisan sosial,” imbuhnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, pada Oktober 2023, pemerintah daerah dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sumenep, telah mempersiapkan sederet event penting. Diantaranya, Drag Race pada 08 Oktober 2023, Festival Musik Tong-tong se-Madura pada 14 Oktober 2023, MTB Bumi Jokotole pada 15 Oktober 2023, Sumenep Tennis Tournament pada 20-23 Oktober 2023.</p>



<p>Selanjutnya, Motocross Championship pada 21 hingga 22 Oktober 2023, Prosesi dan Pawai Budaya Hari Jadi Kabupaten Sumenep di Kota Tua Kalianget pada 28 Oktober 2023, Old Community Gathering pada 28 Oktober 2023, Madura Nigh Vaganza 28 hingga 29 Oktober 2023 hingga Haul Raja-raja Sumenep pada 29 Oktober 2023. <strong>(edo/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199796</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Madura Ethnic Carnival Buat Labeng Mesem Keraton hingga Taman Potre Koning Jadi Lautan Manusia</title>
		<link>https://memontum.com/madura-ethnic-carnival-buat-labeng-mesem-keraton-hingga-taman-potre-koning-jadi-lautan-manusia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Sep 2023 16:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[ethnic]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[keraton]]></category>
		<category><![CDATA[koning]]></category>
		<category><![CDATA[labeng]]></category>
		<category><![CDATA[lautan ]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198360</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Keheningan malam di Jantung Kota Sumenep, berubah pecah. Itu karena, di malam itu atau Sabtu (16/09/2023) malam, jantung kota mulai dari Depan Labeng Mesem Pendopo Keraton Sumenep hingga Taman Potre Koning (Taman Bunga), dibanjiri ribuan penonton. Bahkan, tidak sedikit pengunjung dari luar kota yang turut berjubel. Pantauan media Memontum.com di lokasi, ribuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Sumenep</strong> &#8211; Keheningan malam di Jantung Kota Sumenep, berubah pecah. Itu karena, di malam itu atau Sabtu (16/09/2023) malam, jantung kota mulai dari Depan Labeng Mesem Pendopo Keraton Sumenep hingga Taman Potre Koning (Taman Bunga), dibanjiri ribuan penonton. Bahkan, tidak sedikit pengunjung dari luar kota yang turut berjubel.</p>



<p>Pantauan media Memontum.com di lokasi, ribuan pengunjung memadati area lokasi even Madura Ethnic Carnival. Pengunjung terus berdatangan hingga sejumlah lahan parkir full kendaraan.</p>



<p>Antusias yang terlihat itu, tidak terlepas dari kepercayaan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang menunjuk salah satu Komunitas Wartawan di Sumenep sebagai penyelenggara even akbar itu. Terbukti, even spektakuler itu mampu menyedot ribuan pengunjung dan tidak terkecuali dari luar kota Madura.</p>



<p>&#8220;Karnaval kostum atau busana lokal yang harus berbahan dasar daun siwalan dengan memasang atribut kerapan sapi, telah mampu mencuri perhatian pengunjung. Desainer-desainer busana lokal, pun ternyata juga bisa unjuk gigi dalam even bergengsi tersebut,&#8221; terang Ketua Komunitas Wartawan Sumenep, Achmad Sa&#8217;i.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ribuan pasang mata, pun dibuat terbelalak takjub dengan penampilan para model atau peragawan dan peragawati di sepanjang catwalk dari Labang Mesem hingga Taman Potre Koning. Melalui tampilan dan aksi itu, diharapkan generasi muda ikut cinta dan mampu melahirkan karya-karya kebudayaan lokal.</p>



<p>&#8220;Pesertanya sangat kreatif membuat busana karnaval. Sangat meriah MEC ini dan semoga ini terus diagendakan setiap tahun,&#8221; kata salah seorang penonton, Ifan.</p>



<p>Sementara itu, Pemkab Sumenep melalui Kadisbudporapar, Moh Iksan, mengaku ingin mengenalkan kekayaan budaya dan fashion Sumenep. Selain itu, pemerintah ingin menggali bakat generasi muda Sumenep, agar mampu menjadi desainer handal.</p>



<p>&#8220;Targetnya ke depan, memang Madura Ethnic Carnival (MEC) masuk kharisma Even Nasional. MEC yang merupakan kalender even Sumenep, diharapkan bisa masuk even nasional dan bisa lolos di Provinsi Jatim. Karena Provinsi Jatim, punya jatah usulan 10 kalender even&nbsp; seperti Gandrung Sewu Banyuwangi dan Jember Fashion Carnival,&#8221; paparnya. <strong>(edo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198360</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
