<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>konsen &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/konsen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Dec 2025 08:50:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>konsen &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>HKN Ke-61, Dinkes Malang Konsen Penurunan Stunting dan Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/hkn-ke-61-dinkes-malang-konsen-penurunan-stunting-dan-peningkatan-kualitas-layanan-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[ke-61,]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[konsen]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[penurunan]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228298</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang terus berkomitmen dan fokus dalam penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas Pelayanan Kesehatan Dasar (PKD) di Kabupaten Malang. Bahkan, hal ini menjadi bagian utama dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, yang dijadwalkan berlangsung sejak November hingga awal Desember 2025. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang terus berkomitmen dan fokus dalam penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas Pelayanan Kesehatan Dasar (PKD) di Kabupaten Malang. Bahkan, hal ini menjadi bagian utama dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, yang dijadwalkan berlangsung sejak November hingga awal Desember 2025.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Drg Wiyanto Wijoyo, menegaskan bahwa fokus utama Dinkes tahun ini adalah optimalisasi kesehatan ibu dan anak, yang merupakan kunci untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) secara menyeluruh. “Peringatan HKN kali ini kami jadikan momentum vital untuk menggalang gerakan bersama, dengan target utama menekan angka stunting, kematian ibu dan kematian bayi. Penguatan peran bidan serta optimalisasi layanan kesehatan primer menjadi penekanan utama kami,” ujar Wiyanto saat memberikan sambutan pada acara Senam Jantung Sehat yang diselenggarakan oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) DPC Kabupaten Malang di Universitas Kepanjen, Sabtu (15/11/2025).</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kadinkes Wiyanto menjelaskan, bahwa pemantauan kasus stunting di Kabupaten Malang saat ini mengandalkan data bulan timbang. “Saat ini kami menggunakan data bulan timbang Februari 2025 sebagai acuan utama, yang mencatat angka prevalensi stunting sebesar 6,7 persen atau mencakup sekitar 9.000 anak dari total ratusan ribu Balita yang terukur,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Meskipun secara persentase terdapat sedikit kenaikan, namun menurut Wiyanto, hal ini disebabkan oleh jumlah Balita yang berhasil diukur jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya. &#8220;Ini adalah isu yang tetap menjadi prioritas intervensi kami,” tegasnya.</p>



<p>Dinkes menjamin alokasi anggaran yang berkelanjutan untuk intervensi gizi spesifik dan sensitif. Dana tersebut diarahkan untuk peningkatan asupan gizi, pemantauan tumbuh kembang anak yang lebih intensif dan enguatan infrastruktur dan peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228298</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Konsen Ekonomi Masyarakat, Pj Wali Kota Wahyu Fokus Penyelesaian Tiga Pasar di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/konsen-ekonomi-masyarakat-pj-wali-kota-wahyu-fokus-penyelesaian-tiga-pasar-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Mar 2024 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[konsen]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[penyelesaian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207423</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perbaikan pasar di Kota Malang masih menjadi fokus dari Pemerintah Kota Malang. Diantaranya, seperti Pasar Blimbing, Pasar Besar hingga Pasar Gadang Kota Malang. Hal itu, dikatakan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang itu, menyampaikan bahwa pihaknya telah bertemu dengan pihak ketiga dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perbaikan pasar di Kota Malang masih menjadi fokus dari Pemerintah Kota Malang. Diantaranya, seperti Pasar Blimbing, Pasar Besar hingga Pasar Gadang Kota Malang. Hal itu, dikatakan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.</p>



<p>Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang itu, menyampaikan bahwa pihaknya telah bertemu dengan pihak ketiga dari Pasar Blimbing dan Pasar Gadang. Hingga saat ini, Wahyu pun juga masih mempelajari terkait dengan perjanjian-perjanjian dari ketiga pasar tersebut.</p>



<p>“Mudah-mudahan akan ada solusi, karena sampai saat ini tidak ada progres. Karena ada tanggung jawab dari pihak pertama dan pihak keduanya. Nanti kita akan cari solusi apakah diperpanjang atau tidak. Ada tiga perjanjian yang saya pelajari, mudah-mudahan cepat,” kata Pj Wali Kota Wahyu, Kamis (07/03/2024) tadi.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang berharap, bahwa nantinya persoalan ketiga pasar tersebut dapat segera tuntas terselesaikan sebelum masa jabatannya berakhir. Sebaliknya, apabila nantinya tidak dapat terselesaikan, maka setidaknya sudah ada dasar atau pondasi untuk menyelesaikan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Karena jabatan saya nanti sampai September, mudah-mudahan nanti mengarah bisa segera ke sana, sebelum September sudah selesai. Tapi kalau belum selesai, saya sudah membangun pondasi-pondasi (dasar, red) untuk bisa menyelesaikan. Jadi, next nya tinggal ada solusi,” tegas Pj Wali Kota.</p>



<p>Namun, disamping itu Wahyu juga memerintahkan kepada Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, untuk mengundang Kepala Pasar Tawangmangu, Kota Malang. Sebab dan beberapa pedagang mengeluhkan terkait dengan kondisi pasar. “Nanti saya minta Pak Kepala Diskopindag, untuk mengundang Kepala Pasar Tawangmangu. Jadi, kira-kira apa yang menjadi keluhan. Karena saya lihat, kondisinya masih lebih baik daripada pasar lainnya yang membutuhkan perhatian khusus,” tambah Pj Wali Kota Wahtu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207423</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
