<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>konsumsi, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/konsumsi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Feb 2026 13:03:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>konsumsi, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jaga Stamina saat Ramadan, Dinkes Kota Malang Imbau Masyarakat Bijak Konsumsi Vitamin</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-stamina-saat-ramadan-dinkes-kota-malang-imbau-masyarakat-bijak-konsumsi-vitamin</link>
					<comments>https://memontum.com/jaga-stamina-saat-ramadan-dinkes-kota-malang-imbau-masyarakat-bijak-konsumsi-vitamin#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[konsumsi,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[stamina]]></category>
		<category><![CDATA[vitamin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230537</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi fisik agar tetap prima selama menjalankan Ibadah Puasa. Salah satu upaya yang disarankan, yakni pemenuhan nutrisi dengan tepat, termasuk konsumsi vitamin dan suplemen. Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan meski pola makan berubah, namun tubuh tetap memerlukan asupan nutrisi lengkap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi fisik agar tetap prima selama menjalankan Ibadah Puasa. Salah satu upaya yang disarankan, yakni pemenuhan nutrisi dengan tepat, termasuk konsumsi vitamin dan suplemen.</p>



<p>Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan meski pola makan berubah, namun tubuh tetap memerlukan asupan nutrisi lengkap agar metabolisme berjalan normal. &#8220;Tubuh tetap membutuhkan nutrisi lengkap selama berpuasa. Jika asupan dari makanan saat sahur dan berbuka dirasa kurang, masyarakat dapat menambahkannya dengan konsumsi vitamin dan suplemen kesehatan yang sesuai,&#8221; ujar Husnul, Jumat (27/02/2026) tadi.</p>



<p>Untuk waktu sahur, Husnul menyarankan masyarakat untuk fokus pada vitamin yang larut dalam air. Jenis vitamin ini sebaiknya dikonsumsi sekitar 30 menit sebelum makan sahur. Diantaranya, Vitamin B Kompleks untuk membantu metabolisme zat gizi menjadi energi agar tubuh tetap bertenaga.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ada juga Vitamin C yang berperan sebagai antioksidan untuk menjaga daya tahan tubuh, kemudian Mineral Zinc untuk mendukung sistem imun dan membantu proses pemulihan tubuh,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Sementara itu, untuk waktu berbuka, disarankan mengonsumsi vitamin yang larut dalam lemak karena jenis ini memerlukan lemak dari makanan agar dapat diserap optimal oleh tubuh. &#8220;Untuk vitamin seperti A, D, E, dan K (ADEK) serta Omega 3, sebaiknya dikonsumsi setelah makan besar saat berbuka. Vitamin ini bekerja optimal jika dibarengi dengan makanan yang mengandung lemak sehat,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selain vitamin ADEK, Husnul juga menyoroti pentingnya Magnesium dan Kalsium saat malam hari. Suplemen ini berfungsi menjaga fungsi otot dan saraf, mengurangi kelelahan, serta membantu tubuh lebih rileks sehingga kualitas tidur tetap terjaga meski harus bangun lebih awal untuk sahur.</p>



<p>Di akhir, Husnul mengingatkan agar masyarakat tidak berlebihan dan tetap memprioritaskan pola makan seimbang. &#8220;Suplemen adalah tambahan. Yang utama adalah tetap mengonsumsi sayur, buah, dan protein saat sahur serta berbuka. Jangan lupa cukupi kebutuhan air putih agar tidak dehidrasi,&#8221; imbuh Husnul. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/jaga-stamina-saat-ramadan-dinkes-kota-malang-imbau-masyarakat-bijak-konsumsi-vitamin/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230537</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Konsumsi Beras Naik 25 Persen, Dispangtan Kota Malang Pastikan Stok Aman hingga 10 Bulan</title>
		<link>https://memontum.com/konsumsi-beras-naik-25-persen-dispangtan-kota-malang-pastikan-stok-aman-hingga-10-bulan</link>
					<comments>https://memontum.com/konsumsi-beras-naik-25-persen-dispangtan-kota-malang-pastikan-stok-aman-hingga-10-bulan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dispangtan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[konsumsi,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230534</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang memastikan bahwa kebutuhan beras di Kota Malang meningkat 25 persen, saat Ramadan hingga H+7 Idul Fitri. Meski demikian, untuk stok dipastikan dalam kondisi aman. Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispangtan Kota Malang, Elfiatur Roikhah, menyampaikan bahwa tren kenaikan konsumsi pangan memang rutin terjadi setiap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang memastikan bahwa kebutuhan beras di Kota Malang meningkat 25 persen, saat Ramadan hingga H+7 Idul Fitri. Meski demikian, untuk stok dipastikan dalam kondisi aman.</p>



<p>Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispangtan Kota Malang, Elfiatur Roikhah, menyampaikan bahwa tren kenaikan konsumsi pangan memang rutin terjadi setiap Ramadan. Tidak hanya beras, tetapi juga hampir seluruh komoditas bahan pokok.</p>



<p>“Kalau melihat tren beberapa tahun terakhir, konsumsi semua komoditas naik saat Ramadan. Untuk beras kenaikannya sekitar 25 persen. Tahun lalu bahkan sempat lebih tinggi, tapi rata-rata di angka itu,” ujar Elfi-sapaannya, Jumat (27/02/2026) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa di tingkat Jawa Timur memang terdapat gangguan produksi akibat serangan hama wereng di sejumlah sentra, seperti Banyuwangi. Kondisi tersebut, pun sempat memengaruhi pasokan. Namun, cadangan beras pemerintah di gudang Perum Bulog dipastikan mencukupi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saat ini, stok beras yang tersedia mencapai lebih dari 500 ton dan diperkirakan cukup untuk kebutuhan lebih dari 10 bulan ke depan,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain memastikan ketersediaan, Dispangtan juga mengawal stabilitas harga agar tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Koordinasi dilakukan bersama Satgas Pangan kepolisian untuk meminta komitmen pelaku usaha menjual beras sesuai ketentuan.</p>



<p>“Tidak hanya stok yang kami pastikan aman, tapi harga juga harus patuh HET,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakannya, bahwa permintaan daging ayam serta telur ayam juga meningkat. Kenaikannya diperkirakan sekitar 10 hingga 15 persen. Namun, harga kedua komoditas tersebut masih berada dalam rentang Harga Acuan Pemerintah (HAP).</p>



<p>&#8220;Sebagai langkah antisipasi, Dispangtan Kota Malang juga telah menggelar Gerakan Pangan Murah sejak 23 Januari dan akan mengintensifkannya setiap hari selama Ramadan agar masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/konsumsi-beras-naik-25-persen-dispangtan-kota-malang-pastikan-stok-aman-hingga-10-bulan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230534</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penjualan Eceran November Tumbuh Positif, BI Malang sebut Indikator Penting Arah Konsumsi Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/penjualan-eceran-november-tumbuh-positif-bi-malang-sebut-indikator-penting-arah-konsumsi-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[eceran]]></category>
		<category><![CDATA[indikator]]></category>
		<category><![CDATA[konsumsi,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[november]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan]]></category>
		<category><![CDATA[penting]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[tumbuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228706</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penjualan eceran di wilayah kerja Bank Indonesia (BI) Malang pada November 2025 tumbuh positif. Hal itu, tercermin dari hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) yang menunjukkan prakiraan pertumbuhan sebesar 4,03 persen secara bulanan (mtm). Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Dedy Prasetyo, menyampaikan bahwa hasil SPE ini menjadi indikator penting untuk membaca [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Penjualan eceran di wilayah kerja Bank Indonesia (BI) Malang pada November 2025 tumbuh positif. Hal itu, tercermin dari hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) yang menunjukkan prakiraan pertumbuhan sebesar 4,03 persen secara bulanan (mtm).</p>



<p>Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Dedy Prasetyo, menyampaikan bahwa hasil SPE ini menjadi indikator penting untuk membaca arah konsumsi masyarakat dan sumber tekanan inflasi dari sisi permintaan. “Tiga kelompok komoditas mencatatkan prakiraan kenaikan omzet tertinggi, yakni kelompok kendaraan, kelompok makanan-minuman-tembakau, serta kelompok peralatan dan komunikasi,” jelas Dedy, Sabtu (13/12/2025) tadi.</p>



<p>Kelompok kendaraan diproyeksi tumbuh 6,18 persen (mtm), disumbang kuat oleh sub-sektor mobil yang melonjak 6,65 persen (mtm). Menurut responden SPE, dealer kendaraan memanfaatkan momentum akhir tahun dengan beragam promo, mulai dari DP 0 persen, potongan harga, hingga bunga ringan melalui kerja sama lembaga pembiayaan.</p>



<p>“Insentif ini menjadi katalis positif yang meningkatkan transaksi kendaraan,” tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kelompok makanan, minuman dan tembakau juga diperkirakan naik 3,95 persen (mtm). Angka itu berbalik arah dari bulan sebelumnya yang terkontraksi. Untuk pendorong utama pertumbuhan adalah sub-sektor bahan makanan yang tumbuh 5,66 persen (mtm).</p>



<p>&#8220;Kenaikan permintaan terjadi seiring kebutuhan bahan kue kering menjelang Natal dan Tahun Baru,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara, untuk kelompok peralatan dan komunikasi di toko turut mencatatkan pertumbuhan 2,76 persen (mtm). Sub-sektor elektronik audio/video bahkan melesat 7,68 persen (mtm).</p>



<p>&#8220;Peningkatan itu dipengaruhi tingginya konsumsi konten digital dan layanan streaming, sehingga masyarakat cenderung memperbarui perangkat elektronik di rumah,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Tentu dalam hal ini, menurutnya Bank Indonesia Malang akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah guna menjaga daya beli dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Malang. “Kami berkomitmen menjaga stabilitas dan mendukung pemulihan ekonomi melalui kolaborasi berkelanjutan,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228706</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Fish Cooking Festival 2025, Ketua Forikan Lumajang Ingatkan Konsumsi Ikan Sejak Dini dan Variasi Olahan</title>
		<link>https://memontum.com/fish-cooking-festival-2025-ketua-forikan-lumajang-ingatkan-konsumsi-ikan-sejak-dini-dan-variasi-olahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[cooking]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Forikan]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[konsumsi,]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[olahan]]></category>
		<category><![CDATA[variasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228452</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menegaskan pentingnya edukasi gizi dan konsumsi ikan sejak usia dini. Hal ini disampaikannya, saat pelaksanaan Fish Cooking Festival atau Pesta Makan Ikan 2025, di Halaman Dinas Perikanan Lumajang, Kamis (04/12/2025) tadi. Acara ini, menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan manfaat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menegaskan pentingnya edukasi gizi dan konsumsi ikan sejak usia dini. Hal ini disampaikannya, saat pelaksanaan Fish Cooking Festival atau Pesta Makan Ikan 2025, di Halaman Dinas Perikanan Lumajang, Kamis (04/12/2025) tadi. Acara ini, menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan manfaat ikan sebagai sumber protein berkualitas tinggi, sekaligus membangun kesadaran pola makan sehat bagi anak-anak dan keluarga.</p>



<p>Dewi Natalia menjelaskan, bahwa festival ini merupakan bagian dari Program Makan Bergizi untuk anak dan keluarga yang bertujuan menurunkan risiko stunting, anemia dan masalah gizi lain yang kerap terjadi pada anak-anak. Dirinya menekankan, bahwa edukasi gizi harus dilakukan sejak dini agar kebiasaan makan sehat tertanam secara berkelanjutan.</p>



<p>“Anak-anak adalah generasi penerus yang harus kita bekali dengan pemahaman tentang pentingnya konsumsi gizi seimbang. Melalui festival ini, mereka belajar mengenal berbagai jenis ikan, kandungan gizinya dan cara mengolahnya menjadi menu yang sehat, variatif, dan menarik,” kata Ketua Forikan Lumajang.</p>



<p>Serangkaian festival ini, menghadirkan lomba mewarnai dan demo masak ikan sebagai metode pembelajaran interaktif. Anak-anak tidak hanya menonton, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam praktik memasak. Melalui pendekatan ini, diharapkan mampu membuat edukasi gizi lebih menyenangkan, membangun rasa percaya diri, sekaligus menanamkan keterampilan hidup yang bermanfaat sejak usia dini.</p>



<p>Dewi Natalia menekankan, pentingnya variasi olahan ikan agar konsumsi gizi menjadi menarik dan tidak monoton. Menu yang kreatif dan bergizi tinggi diyakini dapat diterapkan di rumah, mendorong keluarga untuk mengadopsi pola makan sehat secara rutin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Festival ini bukan sekadar kegiatan hiburan. Ini adalah upaya strategis untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi ikan. Anak-anak yang belajar sejak dini akan tumbuh dengan tubuh sehat, energi cukup dan kemampuan belajar yang optimal,” jelasnya.</p>



<p>Selain fokus pada edukasi anak, Dewi Natalia juga menyoroti potensi pemberdayaan ekonomi lokal melalui kreativitas kuliner. Dirinya berharap, kegiatan ini dapat membuka peluang bagi keluarga, terutama ibu rumah tangga dan pelaku UMKM untuk mengembangkan olahan ikan sebagai sumber pendapatan baru sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.</p>



<p>“Dengan memahami cara mengolah ikan yang sehat, masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat gizi, tetapi juga bisa berinovasi menciptakan produk kuliner yang diminati pasar. Ini bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal,” imbuhnya.</p>



<p>Melalui perannya sebagai Ketua Forikan, Dewi Natalia menegaskan bahwa strategi edukasi gizi berbasis kegiatan nyata seperti festival ini memiliki efek jangka panjang. Anak-anak dan keluarga yang memahami pentingnya protein hewani berkualitas tinggi akan menjadi masyarakat yang lebih sadar gizi, produktif dan tangguh secara kesehatan.</p>



<p>“Peningkatan konsumsi ikan sejak dini adalah investasi kesehatan jangka panjang. Anak-anak yang sehat, cerdas dan kreatif akan tumbuh menjadi generasi yang mampu mendukung pembangunan daerah, sekaligus menjadi contoh keluarga yang mengutamakan pola makan bergizi,” imbuhnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228452</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanggapi Pengembalian MBG Tak Layak Konsumsi, Dinkes Kota Malang Akan Lakukan Observasi Dua Arah</title>
		<link>https://memontum.com/tanggapi-pengembalian-mbg-tak-layak-konsumsi-dinkes-kota-malang-akan-lakukan-observasi-dua-arah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[konsumsi,]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[observasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengembalian]]></category>
		<category><![CDATA[tanggapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226650</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang akan mengambil langkah tegas terhadap dugaan ketidaksesuaian kualitas dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu dilakukan, menyusul adanya laporan pengembalian paket makanan oleh sejumlah sekolah di Kecamatan Lowokwaru. Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan observasi dua arah. Yakni dari pihak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang akan mengambil langkah tegas terhadap dugaan ketidaksesuaian kualitas dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu dilakukan, menyusul adanya laporan pengembalian paket makanan oleh sejumlah sekolah di Kecamatan Lowokwaru.</p>



<p>Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan observasi dua arah. Yakni dari pihak sekolah yang bersangkutan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).</p>



<p>&#8220;Kalau SPPG Bani Umar, kemarin itu penjamah makanannya sudah mengikuti pelatihan. Program ini diharapkan dapat menjamin kehigienisan makanan yang dikonsumsi siswa,&#8221; ujar Husnul saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (10/10/2025) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa pelatihan bagi penjamah makanan merupakan bagian dari penguatan sistem pengawasan pangan di Kota Malang. Pelatihan yang dilakukan ada dari Dinkes Kota Malang dan ada yang langsung di lokasi SPPG.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Selanjutnya juga masih akan diikuti kegiatan lain untuk menilai semua SPPG, termasuk kualifikasi Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL),” katanya.</p>



<p>Terkait pengembalian paket MBG, Dinkes akan menelusuri penyebabnya secara komprehensif. Yakni dengan koordinasi langsung pada pihak sekolah.</p>



<p>&#8220;Itu kami lakukan untuk mengetahui alasan pengembalian. Setelah itu, kami juga akan melakukan observasi ke pihak SPPG,” ujarnya.</p>



<p>Menurutnya, observasi ini penting untuk memastikan paket MBG yang didistribusikan telah memenuhi syarat kesehatan dan kelayakan konsumsi. “Baru nanti terlihat apa yang tidak memenuhi syarat dan seperti apa rekomendasi tindak lanjut dari hasil observasi tersebut,” imbuh Husnul.</p>



<p>Sebagai informasi, ada dua sekolah di Kecamatan Lowokwaru yang mengembalikan paket MBG yang dibagikan SPPG Bani Umar, pada Kamis (09/10/2025). Diduga makanan tersebut tidak layak dikonsumsi, karena aromanya menyengat. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226650</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sapa Pelajar SDN Yosorati 1, Ning Ghyta Edukasi Siswa Pentingnya Konsumsi Ikan</title>
		<link>https://memontum.com/sapa-pelajar-sdn-yosorati-1-ning-ghyta-edukasi-siswa-pentingnya-konsumsi-ikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[konsumsi,]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[yosorati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226335</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, mengajak anak-anak SD di Kecamatan Sumberbaru, untuk gemar makan ikan. Tidak hanya itu, dalam momen tersebut, istri Bupati Jember, Muhammad Fawait, juga memberikan pemahaman bahwa ikan adalah sumber protein hewani yang bagus untuk pertumbuhan dan kecerdasan anak. Di depan ratusan siswa-siswi SDN Yosorati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, mengajak anak-anak SD di Kecamatan Sumberbaru, untuk gemar makan ikan. Tidak hanya itu, dalam momen tersebut, istri Bupati Jember, Muhammad Fawait, juga memberikan pemahaman bahwa ikan adalah sumber protein hewani yang bagus untuk pertumbuhan dan kecerdasan anak.</p>



<p>Di depan ratusan siswa-siswi SDN Yosorati 1, Kecamatan Sumberbaru, Ning Ghyta, menjelaskan dengan sabar manfaat ikan dalam kesempatan dialog bersama para murid. Dari dialog tersebut, diketahui masih ada anak-anak yang tidak suka menyantap ikan, yang salah satu alasannya karena berbau amis.</p>



<p>Agar anak tetap bisa mengkonsumsi ikan, Ning Ghyta menekankan akan pentingnya variasi menu ikan, selain digoreng agar gizinya lebih optimal. Sehingga, keseimbangan gizi anak lebih seimbang sejak dini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Gizi dari ikan sangat baik. Ikan laut maupun air tawar, sangat baik untuk perkembangan tumbuh kembang anak dan kecerdasan mereka. Perlu memang variasi pengolahan ikan. Jangan melulu digoreng saja, misalnya dibuat nugget maupun bakso,&#8221; ujarnya, Jumat (26/09/2025) tadi.</p>



<p>Selain melakukan sosialisasi kepada siswa, dirinya juga mengajak semua anggota PKK di Kecamatan Sumberbaru, untuk mampu menjadi penggerak masyarakat. &#8220;Bersama-sama menghadapi masalah kesehatan, khususnya stunting, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Angka prevelansi stunting di Jember, tercatat tertinggi di Jawa Timur, ditambah dengan permasalahan kematian ibu dan bayi. Termasuk, rendahnya cakupan imunisasi, pernikahan dini dan perceraian.</p>



<p>Karenanya, PKK didorong menjadi support system pemerintah yang merangkul masyarakat dan memberi solusi bagi persoalan keluarga. Yakni dengan visi &#8216;Dengan Cinta Mari Wujudkan Jember Baru, Jember Maju&#8217; hanya dapat terwujud bila masyarakat bersatu dan bergerak bersama. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226335</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Optimis Ekonomi 2025 Terjaga, BI Malang Sebut Konsumsi hingga Pariwisata Jadi Penopang</title>
		<link>https://memontum.com/optimis-ekonomi-2025-terjaga-bi-malang-sebut-konsumsi-hingga-pariwisata-jadi-penopang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[konsumsi,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[optimis]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[penopang]]></category>
		<category><![CDATA[terjaga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226124</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kantor Perwakilan BI Malang memproyeksikan kinerja ekonomi di wilayah kerjanya tetap tumbuh solid pada tahun 2025. Bahkan, Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Dedi Prasetyo, menyebut pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada di kisaran 4,7 persen hingga 5,5 persen (yoy). Diuraikan Dedi, optimisme tersebut ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang masih kuat, investasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kantor Perwakilan BI Malang memproyeksikan kinerja ekonomi di wilayah kerjanya tetap tumbuh solid pada tahun 2025. Bahkan, Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Dedi Prasetyo, menyebut pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada di kisaran 4,7 persen hingga 5,5 persen (yoy).</p>



<p>Diuraikan Dedi, optimisme tersebut ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang masih kuat, investasi swasta maupun pemerintah. Kemudian, juga dorongan dari ekspor seiring perbaikan kondisi mitra dagang utama.</p>



<p>&#8220;Investasi infrastruktur dan program sosial, pariwisata, serta produktivitas pertanian juga jadi faktor pendorong,” jelasnya, Senin (22/09/2025) tadi.</p>



<p>Namun, menurutnya juga ada sejumlah faktor penahan pertumbuhan. Diantaranya, perubahan kebijakan ekonomi global, biaya operasional sektor publik dan swasta yang tinggi, hingga tantangan di sektor pertanian tebu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tebu ini banyak tantangannya. Harga gula pasir di tingkat konsumen tahun ini relatif rendah karena ada masuknya gula rafinasi ke pasar. Dampaknya stok gula di pedagang besar dan pabrik menumpuk, sehingga harga pembelian tebu turun. Implikasinya pendapatan petani ikut menurun,” katanya.</p>



<p>Hal tersebut, menurutnya perlu diperhatikan. Mengingat wilayah Malang, Pasuruan hingga Probolinggo, cukup banyak terdapat pabrik gula. Turunnya pendapatan petani dikhawatirkan akan memengaruhi daya beli masyarakat.</p>



<p>&#8220;Tetapi kami tetap optimis sektor pariwisata, konstruksi, perdagangan dan industri pengolahan bisa menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi di sisa 2025. Insyaallah semuanya masih positif,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, outlook inflasi 2025 diproyeksikan tetap terkendali. Hal ini tidak lepas dari kolaborasi yang semakin baik dalam pengendalian inflasi pangan di daerah.</p>



<p>&#8220;Karena memang ada banyak hal dan kolaborasi dalam pengendalian inflasi yang semakin bagus. Sehingga ketika ada gejolak harga pangan, langsung bisa ditangani,&#8221; imbuh Dedi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226124</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Usai Konsumsi MBG, 20 Siswa di Pamekasan Alami Keracunan</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-usai-konsumsi-mbg-20-siswa-di-pamekasan-alami-keracunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[konsumsi,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225852</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Sebanyak sekitar 20 siswa di Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, mengalami keracunan yang diduga usai konsumsi Makan Gizi Gratis (MBG) yang berlangsung, Selasa (09/09/2025) tadi. Sejumlah siswa tersebut, dilaporkan mengalami gejala seperti pusing, mual, hingga muntah, yang kemudian harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Slamet Martodirdjo (RSUD Smart) Pamekasan. Kepala Dinas Kesehatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Sebanyak sekitar 20 siswa di Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, mengalami keracunan yang diduga usai konsumsi Makan Gizi Gratis (MBG) yang berlangsung, Selasa (09/09/2025) tadi. Sejumlah siswa tersebut, dilaporkan mengalami gejala seperti pusing, mual, hingga muntah, yang kemudian harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Slamet Martodirdjo (RSUD Smart) Pamekasan.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pamekasan, Saifudin, saat dikonfirmasi membenarkan mengenai adanya dugaan kasus keracunan tersebut. Kini, sejumlah siswa sedang ditangani secara intensif oleh tenaga medis.</p>



<p>“Benar, ada sekitar delapan siswa yang saat ini dirawat di beberapa fasilitas kesehatan, akibat dugaan keracunan usai mengonsumsi MBG. Empat orang dirawat di Puskesmas Tlanakan, tiga orang di RSUD Smart Pamekasan dan satu orang di Puskesmas Bandaran,” katanya, Selasa (9/9/2025) malam.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meski demikian, pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail terkait sekolah asal para siswa maupun teknis pelaksanaan program MBG yang sudah dilakukan. Karenanya, Dinkes bersama tim medis masih melakukan observasi sekaligus menelusuri penyebab pasti dugaan keracunan.</p>



<p>“Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini petugas kesehatan difokuskan pada penanganan pasien. Untuk detail terkait sekolah asal maupun teknis program MBG, akan kami sampaikan setelah ada hasil investigasi lebih lanjut,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Puskesmas Tlanakan, Henny Setyowati, membenarkan mengenai adanya siswa diduga keracunan akibat makanan. Hanya saja, dirinya belum bisa memastikan apakah para siswa tersebut keracunan MBG atau ada faktor lain.</p>



<p>Henny juga menjelaskan, total siswa yang dirawat akibat keracunan itu mencapai 20 orang. &#8220;Sebanyak delapan siswa dilakukan observasi rawat jalan. Kemudian, tiga siswa dirujuk ke RSUD Smart Pamekasan,&#8221; terangnya. <strong>(azm/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225852</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Daya Beli dan Dorong Konsumsi Domestik, Pemerintah Beri Diskon 50 Persen untuk Rumah Tangga</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-daya-beli-dan-dorong-konsumsi-domestik-pemerintah-beri-diskon-50-persen-untuk-rumah-tangga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2025 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Diskon]]></category>
		<category><![CDATA[domestik]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[konsumsi,]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[tangga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220596</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Pemerintah memberikan insentif berupa diskon tarif listrik sebesar 50 persen kepada pelanggan rumah tangga dengan daya listrik hingga 2.200 VA, sepanjang Januari hingga Februari 2025. Kebijakan ini, merupakan bagian dari langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong konsumsi domestik. Selama periode tersebut, jumlah pelanggan yang menerima manfaat diskon listrik tercatat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Pemerintah memberikan insentif berupa diskon tarif listrik sebesar 50 persen kepada pelanggan rumah tangga dengan daya listrik hingga 2.200 VA, sepanjang Januari hingga Februari 2025. Kebijakan ini, merupakan bagian dari langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong konsumsi domestik.</p>



<p>Selama periode tersebut, jumlah pelanggan yang menerima manfaat diskon listrik tercatat mencapai 71,1 juta pelanggan pada Januari dan 64,8 juta pelanggan pada Februari. Realisasi sementara anggaran untuk kebijakan ini, mencapai Rp13,6 triliun. Bantuan ini, menyasar langsung rumah tangga yang rentan terhadap tekanan ekonomi, khususnya dalam menghadapi ketidakpastian global.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, menjelaskan bahwa kebijakan ini turut berkontribusi pada stabilitas harga, khususnya dalam kelompok barang dan jasa yang diatur pemerintah. “Kebijakan ini berkontribusi terhadap turunnya inflasi administered price (inflasi terhadap barang-barang yang harganya diatur oleh pemerintah), sehingga secara keseluruhan inflasi Indonesia terkendali di angka yang rendah,” kata Menkeu, Senin (24/03/2025) tadi.</p>



<p>Inflasi yang rendah dan stabil, ujarnya, menjadi fondasi penting bagi kesinambungan pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan terjaganya harga barang kebutuhan pokok dan energi, masyarakat memiliki ruang lebih untuk melakukan konsumsi, yang pada gilirannya memperkuat aktivitas perekonomian di berbagai sektor.</p>



<p>“Ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melindungi daya beli masyarakat. Semoga dengan konsumsi masyarakat terjaga, momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia juga bisa terus berjalan,” tambah Menkeu. <strong>(kom/kue/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220596</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
