<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kontainer &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kontainer/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Oct 2024 12:50:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kontainer &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>SAE Lapas Kelas 1 Malang Panen Dua Kontainer Kubis Manis Siap Ekspor ke Taiwan</title>
		<link>https://memontum.com/sae-lapas-kelas-1-malang-panen-dua-kontainer-kubis-manis-siap-ekspor-ke-taiwan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2024 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[Kontainer]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[taiwan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215030</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) Lapas Kelas I Malang Kanwil Kemenkumham Jatim di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, panen perdana kubis manis kualitas ekspor, Kamis (03/10/2024) kemarin. Kubis manis yang ditanam dan dirawat selama kurang lebih 70 hari oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bawah bidang Kegiatan Kerja (Giatja), kini telah memenuhi standar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) Lapas Kelas I Malang Kanwil Kemenkumham Jatim di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, panen perdana kubis manis kualitas ekspor, Kamis (03/10/2024) kemarin. Kubis manis yang ditanam dan dirawat selama kurang lebih 70 hari oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bawah bidang Kegiatan Kerja (Giatja), kini telah memenuhi standar kualitas untuk ekspor internasional. Bahkan, hampir sebanyak dua kontainer kubis manis siap dikirim secara bertahap ke Taiwan.</p>



<p>Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Malang, Muhtar, mengungkapkan bahwa panen kubis manis adalah hasil kerka keras WBP. &#8220;Kami sangat bersyukur sayuran hasil kerja keras warga binaan SAE berhasil panen dengan hasil yang baik, bahkan bisa memenuhi standar ekspor di panen perdana ini,&#8221; ujarnya Sabtu (05/10/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Diketahui, setiap buah kubis manis yang dipanen memiliki berat rata-rata lebih dari 2 kg. Hal ini menunjukkan, kualitas hasil yang memuaskan. Meski demikian, Muhtar menegaskan bahwa masih ada ruang untuk evaluasi dan perbaikan agar panen berikutnya dapat lebih maksimal.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Kami berharap ke depannya hasil panen dapat semakin meningkat dan memberi manfaat lebih besar atau bahkan jadi komoditi baru yang memiliki nilai ekonomi tinggi dari Ngajum selain ikan lele,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Pada panen perdana ini, diketahui hampir sebanyak 2 peti kemas kubis manis siap untuk dikirim ke Taiwan pada minggu ini. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi pencapaian bagi Lapas Malang, namun juga memberikan motivasi bagi warga binaan untuk terus berpartisipasi dalam Program Pembinaan Kerja, yang tidak hanya meningkatkan keterampilan tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam perekonomian melalui hasil pertanian berkualitas ekspor. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215030</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Batu Lepas Ekspor Dua Kontainer Keripik Buah dan Sayur ke Singapura</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-batu-lepas-ekspor-dua-kontainer-keripik-buah-dan-sayur-ke-singapura</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Nov 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[keripik]]></category>
		<category><![CDATA[Kontainer]]></category>
		<category><![CDATA[Singapura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202287</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, melepas ekspor healthy chips keripik buah dan sayur ke Singapura. Ekspor ini, dilakukan oleh PT Dafe Alam Sejahtera (Dafes) dengan menggunakan dua kontainer. Pj Wali Kota Batu menyampaikan bahwa dengan ekspor ini, diharapkan dapat memotivasi pengusaha UMKM dan anak-anak muda Kota Batu. &#8220;Ekspor hasil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, melepas ekspor healthy chips keripik buah dan sayur ke Singapura. Ekspor ini, dilakukan oleh PT Dafe Alam Sejahtera (Dafes) dengan menggunakan dua kontainer.</p>



<p>Pj Wali Kota Batu menyampaikan bahwa dengan ekspor ini, diharapkan dapat memotivasi pengusaha UMKM dan anak-anak muda Kota Batu. &#8220;Ekspor hasil lokal ini adalah kreasi mengembangkan potensi lokal Kota Batu,&#8221; terangnya, Minggu (26/11/2023) tadi.</p>



<p>Aries menambahkan, bahwa dirinya sangat bangga dengan pelepasan ekspor keripik buah dan sayur produk lokal Kota Batu ke Singapura. Karena, untuk bisa melakukan hal tersebut, lisensi dan perizinan ekspor jadi suatu hal yang sangat penting.</p>



<p>&#8220;Kami akan beri kemudahan dalam perizinan ekspor produk lokal Kota Batu. Sehingga, sinergitas antara eksportir dan UMKM dapat tumbuh dan berjalan lebih baik,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Pihaknya akan terus mendorong produk lokal Kota Batu, baik dari sisi peningkatan kualitas dan mempermudah perizinan untuk menembus pasar ekspor. Sehingga, UMKM dan anak-anak muda Kota Batu semakin kreatif dan bersemangat menghasilkan produk lokal berkualitas.</p>



<p>&#8220;Salah satu syarat penting melakukan ekspor adalah lisensi. Oleh karena itu, kami di Pemkot Batu akan memberikan kemudahan-kemudahan dalam perizinan. Sehingga, akan mempermudah melakukan ekspor serta memacu kreatifitas anak-anak muda Kota Batu untuk menghasilkan produk lokal yang berkualitas,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, perwakilan PT Dafes, Dara, menyampaikan permintaan kripik buah dan sayur di Singapura sangat tinggi. Setiap bulannya ada permintaan sekitar 8 hingga 10 kontainer. Hanya saja, PT Dafes baru bisa memenuhi sebanyak 2 kontainer.</p>



<p>&#8220;Ke depannya kami berharap permintaan ini dapat dipenuhi. Itu karena, semakin tingginya minat pasar kripik buah dan sayur di Singapura,&#8221; ujarnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202287</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Adu Banteng Mobilio Lawan Truk Kontainer di Jalur Pantura Paiton, Seorang Sopir Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/adu-banteng-mobilio-lawan-truk-kontainer-di-jalur-pantura-paiton-seorang-sopir-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jun 2023 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[adu]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[banteng]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jalur]]></category>
		<category><![CDATA[Kontainer]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lawan]]></category>
		<category><![CDATA[mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[paiton,]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[sopir]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191276</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka) terjadi di Jl Raya Pantura, Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (18/06/2023) sore. Laka Lantas yang melibatkan truk kontainer yang dikemudikan Indra (59) warga Sumatra Barat, diketahui beradu banteng dengan mobil Honda Mobilio yang dikemudikan Fredy Irawan Harianto (33) warga Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka) terjadi di Jl Raya Pantura, Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (18/06/2023) sore. Laka Lantas yang melibatkan truk kontainer yang dikemudikan Indra (59) warga Sumatra Barat, diketahui beradu banteng dengan mobil Honda Mobilio yang dikemudikan Fredy Irawan Harianto (33) warga Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Akibat kejadian itu, sopir Mobilio yakni Fredy mengalami luka yang cukup parah hingga mengakibatkan korban tewas di lokasi kejadian. Sementara akibat kejadian itu, sontak menjadi perhatian warga.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Adu Banteng Mobilio Lawan Truk Kontainer di Jalur Pantura Paiton, Seorang Sopir Tewas" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/__xHJeZIS3k?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Pengemudi truk, Indra, mengatakan bahwa saat itu dirinya melaju dari arah Barat ke Timur, untuk mengirim minuman dari Jakarta ke Bali. Sesampainya di lokasi, mobil mobilio melaju terlalu ke kanan dengan kecepatan tinggi. Karena jarak sangat dekat, akhirnya terjadi tabrakan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dari depan itu, mobil tersebut mengambil jalur saya. Saya sudah sempat mengerem, tapi akhirnya adu depan. Untungnya, saya pakai sabuk pengaman. Kalau tidak pakai, mungkin saya ada benturan juga,&#8221; terangnya saat ditemui di Pos Lantas Sumberlele Kraksaan-Probolinggo.</p>



<p>Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 16.30. Saat itu, Honda Mobilio tersebut hendak mendahului kendaraan yang berada di depannya yang hendak berbelok ke arah Selatan. Karena haluan terlalu ke kanan, sehingga mobil tersebut memakan jalan dari arah berlawanan.</p>



<p>&#8220;Mobilio ingin mendahului kendaran pikap yang ada di depannya. Sehingga, haluan mobil tersebut memakan jalan dari arah berlawanan. Akibatnya, terjadilah benturan antara mobil tersebut dengan truk yang melaju dari arah berlawanan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Ditambahkannya, akibat kejadian itu, sopir mobil Mobilio meninggal di lokasi kejadian. &#8220;Sopir Mobilio meninggal dunia di TKP. Kami langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi korban ke rumah sakit. Sementara kendaraan yang terlibat, masih kami evakuasi. Ada sedikit mengalami kesulitan, karena kendaraan truk kontainer sangat besar,&#8221; tambahnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Malang Siapkan Kontainer Khusus Bagi Limbah APD dari RS dan Safe House</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-malang-siapkan-kontainer-khusus-bagi-limbah-apd-dari-rs-dan-safe-house</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2020 16:19:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Kontainer]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah APD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128994</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pengelolaan limbah sampah di tengah pandemi Covid-19, menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, menyediakan kontainer khusus dan perlakuan khusus bagi limbah APD yang berada di Safe House dan Rumah Sakit (RS) rujukan. Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pengelolaan limbah sampah di tengah pandemi Covid-19, menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, menyediakan kontainer khusus dan perlakuan khusus bagi limbah APD yang berada di Safe House dan Rumah Sakit (RS) rujukan.</p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, Renung Rubiyatadji, mengatakan jika kontainer khusus diperuntukkan untuk mengangkut limbah sampah dari Safe House dan RS rujukan.</p>
<p>Kemudian, pengambilannya pun juga khusus. Sementara truknya, berbeda dengan limbah lainnya agar tak tercampur.</p>
<p>&#8220;Truck dan kontainer limbah khusus APD itu akan kita semprot disinfektan setiap kali digunakan. Jadi sampai di TPA, itu ada tempat khusus agar tidak mencemari yang lain,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Renung menambahkan, alasan mengapa perlakuan khusus tersebut hanya berada di Safe House dan RS rujukan, itu untuk menindak-lanjuti surat edaran membuat drop box.</p>
<p>&#8220;Beberapa waktu lalu, ada edaran untuk membuat Drop Box khusus limbah APD. Tetapi, kami tidak menjalankan karena kita kekurangan personil,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sehingga, lanjut Renung, walaupun disiapkan drop box, dirinya tidak mudah menentukan mana limbah yang berasal dari OTG ataupun Suspec Covid-19. Karenanya, penanganan limbah tersebut difokuskan kepada Safe House dan RS Rujukan.</p>
<p>&#8220;Jadi dengan personel yang ada, kita tetap layani itu. Karena ini sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19. Apalagi, para pemulung yang masuk ke TPA, juga tidak kita perbolehkan masuk dan mengambil sampah di area khusus tersebut. Tujuannya, agar tidak tertular virus,&#8221; ujarnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128994</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
