<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>konter hp &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/konter-hp/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 Jan 2021 13:44:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>konter hp &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Satroni Konter HP, Maling Terekam CCTV</title>
		<link>https://memontum.com/satroni-konter-hp-maling-terekam-cctv</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2021 13:40:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Buring]]></category>
		<category><![CDATA[konter hp]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[Terekam CCTV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131671</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Konter HP milik Slamet Wibowo (36) di Jl Mayjend Sungkono, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (8/1/2021) pukul 10.54 disatroni maling. Pelaku mencuri HP Oppo A92 milik istri Slamet, yang berada di atas etalase konter. Aksi pelaku ini terekam CCTV dan sempat diposting di media sosial. Dilihat dari rekaman CCTV [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Konter HP milik Slamet Wibowo (36) di Jl Mayjend Sungkono, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (8/1/2021) pukul 10.54 disatroni maling.</p>



<p>Pelaku mencuri HP Oppo A92 milik istri Slamet, yang berada di atas etalase konter. Aksi pelaku ini terekam CCTV dan sempat diposting di media sosial.</p>



<p>Dilihat dari rekaman CCTV pelaku datang, dengan mengendarai motor Honda Scoopy warna hitam merah. Tidak terlihat jelas wajah pelaku karena memakai masker. Pelaku yang memakai jaket hitam tersebut kemudian terlihat masuk ke dalam konter.</p>



<p>Saat berada di dalam konter, pelaku kemudian menanyakan asesoris HP. Katanya yang dicari tidak ada, pelaku kemudian pergi.</p>



<p>&#8220;Istri saya yang berjaga. Pelaku mencari asesoris HP. Istti saya sempat mencarikan, namun tidak ada. Pelaku selanjutnya pergi,&#8221; ujar Slamet Wibowo.</p>



<p>Setelah itu istri pemilik toko masuk ke ruang dalam rumah, sedangkan HP nya diletakan di atas etalase toko.</p>



<p>&#8220;Tak lama pelaku masuk lagi ke dalam konter dan mengambil HP istri saya yang ada di atas etalase,&#8221; ujar Slamet.</p>



<p>Pelaku sama sekali tidak menyadari bahwa dirinya terekam CCTV. Setelah berhasil mencuri HP seharga Rp 3 juta tersebut, pelaku segera bergegas kabur.</p>



<p>Kejadian ini belum dilaporkan ke polisi. Korban masih menunggu itikad baik pelaku untuk mengembalikan HP tersebut. <strong>(gie)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131671</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penipu Perdaya Karyawati Konter HP, Bawa Kabur Vivo Y50</title>
		<link>https://memontum.com/penipu-perdaya-karyawati-konter-hp-bawa-kabur-vivo-y50</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2020 15:05:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bawa kabur motor]]></category>
		<category><![CDATA[konter hp]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127027</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Masih ingat dengan pelaku penipuan yang telah membawa kabur motor Honda Beat Nopol N 5028 BAM milik Indra (55) tukang ojek, warga Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang di sebuah dealer motor di kawasan Gadang, pada Minggu (1/11/2020) siang, ternyata sebelumnya juga telah membawa kabur HP Vivo Y50 di Pasar Besar pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Masih ingat dengan pelaku penipuan yang telah membawa kabur motor Honda Beat Nopol N 5028 BAM milik Indra (55) tukang ojek, warga Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang di sebuah dealer motor di kawasan Gadang, pada Minggu (1/11/2020) siang, ternyata sebelumnya juga telah membawa kabur HP Vivo Y50 di Pasar Besar pada 11 Oktober 2020.</p>
<p>Meskipun waktu penipuan tersebut terpaut jauh, namun dalam setiap aksinya pelaku memakai kaos yang sama. Korban penipuan HP tersebut bernama Devy Nugraning (28) karyawati sebuah konter di departement store di kawasan Jl Agus Salim, Kecamatan Klojen, Kota Malang.</p>
<p>Diceritakan oleh Devy bahwa siang itu pada 11 Oktober 2020, dia didatangi pelaku yang mengaku bernama Sultoni. Dengan berlagak seperti pembeli, pelaku kemudian memilih dua ponsel. Yakni Vivo Y12 dan Vivo Y50.</p>
<p>Pelaku tanya-tanya harga layaknya benar-benar ingin membeli ponsel tersebut. Bahkan dia sempat menawar HP Vivo Y50. HP yang dibandrol Rp 3,2 juta tersebut ditawar seharga Rp 3 juta.</p>
<p>&#8220;Pelaku kemudian menelpon seseorang yang diakui sebagai istrinya. Terdengar suara wanita ditelpon tersebut. Saat itu pelaku tidak langsung membeli melainkan neminta COD. Pelaku mengaku memiliki bedak di Pasar Besar. Dia kemudian meminta saya untuk COD Pasar Besar,&#8221; ujar Devy, Kamis (5/11/2020) siang.</p>
<p>Sebelum pergi, pelaku meminta nomer ponsel Devy untuk nantinya agar bisa janjian COD di Pasar Besar. &#8220;Sekitar 15 menitan, pelaku telp meminta saya untuk COD di Pasar Besar. Saat itu pelaku meminta dibawakan HP Vivo Y12 dan Vivo Y50,&#8221; ujar Devy.</p>
<p>Pelaku cukup meyakinkan seperti orang benar-benar berniat membeli hingga Devy bersedia COD di depan bedak toko kain yang diakui oleh pelaku sebagai miliknya di Pasar Besar.</p>
<p>&#8220;Saya sempat menunggu lama, pelaku kemudian datang. Dia mengajak saya ke belakang toko untuk transaksi pembelian. Kemudian dia menyuruh saya untuk memasukan SIM Card di HP Vivo Y12 yang katanya hendak dia beli. Selanjutnya pelaku membawa HP Vivo Y50 dengan alasan untuk ditunjukan ke istrinya yang ada di toko,&#8221; ujar Devy.</p>
<p>Devy pun percaya karena lokasi tokonya juga dekat. Namun pelaku tidak kunjung datang mengembalikan HP tersebut. &#8220;Sekitar 15 menitan saya kemudian tanya ke toko yang diakui oleh pelaku sebagai miliknya. Ternyata orang yang berada di toko tersebut tidak mengenal pelaku dan toko tersebut bukan milik pelaku,&#8221; ujar Devy.</p>
<p>Dari sinilah Devy tersadar telah menjadi korban penipuan. Devy pun kemudian mencari rekaman CCTV wajah pelaku disekitar konter HP yang dia jaga.</p>
<p>&#8220;Saya sudah mendapati rekaman CCTV wajah pelaku. Sudah kami lakukan pencarian, namun keberadaan pelaku belum kami ketahui. Pelaku sangat tega. Dia tahu disini saya hanya sebagai karyawan, namun dia malah menipu membawa kabur HP tersebut. Saya berharap pelaku bisa sadar dan mengembalikan HP tersebut,&#8221; ujar Devy.</p>
<p>Adapun ciri-ciri pelaku berbedan kurus, kulit hitam, gigi goang, rambut sedikit panjang dan berkaos merah. Kaos tersebut sama persis saat digunakan melakukan penipuan motor di kawasan Gadang.<strong> (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127027</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
