<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kontribusi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kontribusi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Feb 2026 12:16:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kontribusi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kontribusi Nyata di Bulan Ramadan, BRI Regional 13 Malang Gelar Aksi Berbagi Bahagia</title>
		<link>https://memontum.com/kontribusi-nyata-di-bulan-ramadan-bri-regional-13-malang-gelar-aksi-berbagi-bahagia</link>
					<comments>https://memontum.com/kontribusi-nyata-di-bulan-ramadan-bri-regional-13-malang-gelar-aksi-berbagi-bahagia#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[regional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230556</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebagai wujud komitmen dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, BRI Region 13 Malang kembali melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk &#8216;BRI Region 13 Berbagi Bahagia&#8217; yang disalurkan kepada sejumlah lembaga sosial dan keagamaan di wilayah Malang. Kegiatan yang dilaksanakan secara simbolis pada 25 Februari 2026 tersebut, menyasar sekitar empat penerima [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebagai wujud komitmen dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, BRI Region 13 Malang kembali melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk &#8216;BRI Region 13 Berbagi Bahagia&#8217; yang disalurkan kepada sejumlah lembaga sosial dan keagamaan di wilayah Malang. Kegiatan yang dilaksanakan secara simbolis pada 25 Februari 2026 tersebut, menyasar sekitar empat penerima manfaat, yakni Panti Asuhan Yasuka, Panti Asuhan Mabarrot Sunan Giri, Griya Lansia Husnul Khatimah, serta Pesantren Tahfidz Bani Yusuf Malang.</p>



<p>Melalui program ini, BRI Regional 13 Malang menyalurkan paket Sembako yang terdiri dari beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, mi instan, gula dan teh celup. Secara keseluruhan, total nilai bantuan di masing-masing lokasi tidak kurang dari Rp 10 juta.</p>



<p>Dalam momen itu, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan berbagi di Bulan Suci, BRI Regional 13 Malang juga telah menyalurkan tidak kurang dari 700 paket Sembako kepada masyarakat sekitar Kantor BRI Regional 13 Malang yang berada di Kelurahan Sukoharjo, Kota Malang. Kegiatan ini, menjadi bentuk nyata kepedulian BRI terhadap lingkungan sekitar sekaligus mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat setempat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Regional CEO BRI Region 13 Malang, Arie Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan BRI sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan sekaligus penguatan peran BRI sebagai institusi keuangan yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. “Melalui program BRI Regional 13 Berbagi Bahagia, kami ingin hadir dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti asuhan, para lansia, para santri tahfidz, serta masyarakat di sekitar Kantor BRI Region 13 Malang di Kelurahan Sukoharjo, Kota Malang, khususnya di bulan suci yang penuh berkah ini. BRI tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial dan komitmen untuk terus memberikan dampak positif,” kata Arie, Sabtu (28/02/2026) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut Arie menegaskan, bahwa konsistensi pelaksanaan program sosial ini menjadi cerminan komitmen BRI dalam memperkuat nilai kebermanfaatan dan membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Termasuk, mempertegas posisi BRI sebagai bank yang peduli, inklusif dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.</p>



<p>Sementara itu, Pengasuh Griya Lansia Husnul Khatimah, Nur Hadi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan BRI. “Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari BRI Regional 13 Malang. Bantuan ini sangat berarti bagi para lansia di sini dan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ungkap Nur Hadi.</p>



<p>Melalui kegiatan ini, BRI Regional 13 Malang berharap dapat terus memperluas kontribusi sosialnya dan memperkuat citra perusahaan sebagai mitra terpercaya masyarakat. Termasuk, mendukung terciptanya kesejahteraan sosial yang berkelanjutan di wilayah kerja BRI Regional 13 Malang. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kontribusi-nyata-di-bulan-ramadan-bri-regional-13-malang-gelar-aksi-berbagi-bahagia/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230556</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Raker bersama Komisi II DPR RI dan Bank Daerah, Bupati Lumajang Dorong Kontribusi Nyata Pembangunan Daerah</title>
		<link>https://memontum.com/raker-bersama-komisi-ii-dpr-ri-dan-bank-daerah-bupati-lumajang-dorong-kontribusi-nyata-pembangunan-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229675</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menghadiri Rapat Kerja (Raker) Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Kantor Pusat Bank Jatim, Surabaya, Kamis (22/01/2026) tadi. Dalam momen itu, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan akan pentingnya penguatan peran bank daerah sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menghadiri Rapat Kerja (Raker) Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Kantor Pusat Bank Jatim, Surabaya, Kamis (22/01/2026) tadi. Dalam momen itu, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan akan pentingnya penguatan peran bank daerah sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus mempercepat kemandirian fiskal daerah.</p>



<p>Kegiatan yang diikuti seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Timur, itu membahas pengawasan dan optimalisasi Bank Daerah sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar mampu memberi kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah. Bunda Indah menilai, bank daerah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan mitra strategis pemerintah dalam membiayai program-program prioritas pembangunan.</p>



<p>“Penguatan peran bank daerah menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah. Ketika PAD meningkat, ruang fiskal pemerintah daerah semakin luas untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan pembangunan yang berkeadilan,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Diuraikannya, optimalisasi kontribusi Bank Jatim harus diarahkan pada dua tujuan utama. Yakni, peningkatan dividen bagi daerah sebagai pemegang saham serta perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha lokal, khususnya UMKM, sebagai tulang punggung perekonomian daerah.</p>



<p>Dalam konteks Kabupaten Lumajang, Bunda Indah berharap Bank Jatim semakin aktif mendukung pembiayaan sektor-sektor produktif yang menjadi prioritas pembangunan daerah, mulai dari pertanian, pariwisata, hingga ekonomi kreatif. Dukungan perbankan yang kuat, diyakini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas basis PAD secara berkelanjutan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menekankan, akan pentingnya tata kelola BUMD yang profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, kepercayaan publik dan kinerja keuangan yang sehat menjadi prasyarat utama agar bank daerah benar-benar mampu memberi manfaat maksimal bagi daerah.</p>



<p>“Bank daerah harus dikelola secara profesional dan transparan, agar tidak hanya sehat secara bisnis, tetapi juga benar-benar menjadi instrumen pembangunan daerah,” tambahnya.</p>



<p>Sejalan dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Andi Karyono, dalam sambutannya menegaskan bahwa BUMD, khususnya bank daerah, memiliki posisi strategis dalam meningkatkan potensi pendapatan daerah yang dapat digunakan untuk membiayai percepatan pembangunan kabupaten dan kota di Jawa Timur.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifkinizamy Karsayuda, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan memastikan pemerintah daerah memiliki sistem pembiayaan yang kuat dan berkelanjutan melalui optimalisasi peran BUMD. Sehingga, pertumbuhan ekonomi daerah dapat berlangsung lebih stabil dan inklusif.</p>



<p>Melalui forum ini, Bunda Indah berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Jatim dalam memperkuat pembiayaan pembangunan daerah. Dengan bank daerah yang profesional dan berdaya saing, Lumajang optimistis dapat meningkatkan PAD sekaligus mempercepat terwujudnya pembangunan yang mandiri dan berkelanjutan. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229675</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kick Off Harlah Satu Abad NU Digelar, Wagub Jatim Sebut Momen Perkuat Kontribusi untuk Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/kick-off-harlah-satu-abad-nu-digelar-wagub-jatim-sebut-momen-perkuat-kontribusi-untuk-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[digelar]]></category>
		<category><![CDATA[Harlah]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229304</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), resmi dimulai. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, membuka kegiatan Kick Off Harlah 1 Abad NU Tahun 2026, di Auditorium Universitas Islam Malang (Unisma), Rabu (07/01/2026) tadi. Dalam pembukaan tersebut, turut hadir Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Wali Kota Batu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), resmi dimulai. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, membuka kegiatan Kick Off Harlah 1 Abad NU Tahun 2026, di Auditorium Universitas Islam Malang (Unisma), Rabu (07/01/2026) tadi. Dalam pembukaan tersebut, turut hadir Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Wali Kota Batu, Nurochman, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto dan Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, serta jajaran pengurus Nahdlatul Ulama se-Jawa Timur.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Emil, itu menegaskan bahwa satu abad perjalanan NU merupakan tonggak sejarah yang sangat panjang dan bermakna bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, NU bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi bagian penting dari perjalanan lahir dan bertahannya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).</p>



<p>“Seratus tahun adalah usia yang luar biasa bagi sebuah organisasi. NU ikut merintis perjuangan kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Karena itu, ini adalah momen istimewa bagi kita semua,” ujar Wagub Emil.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa kick off ini menjadi awal dari rangkaian panjang kegiatan Harlah 1 Abad NU, yang puncaknya juga akan digelar di Kota Malang melalui kegiatan Mujahadah Kubro. Wagub Emil pun juga mengapresiasi, solidaritas warga NU yang berhasil menggalang dana kemanusiaan sebesar Rp 3,87 miliar untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Ini bukan sekadar perayaan, tapi juga kepedulian. Doa-doa dipanjatkan untuk Indonesia agar dijauhkan dari bencana. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut Wagub Emil menegaskan, hubungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan NU bukan sekadar kemitraan strategis, melainkan hubungan yang bersifat prinsipil dan mengakar. “Menyebut NU sebagai mitra strategis saja sebenarnya terlalu sederhana. NU adalah bagian dari perjalanan bangsa yang sangat mengakar, dengan pendekatan inklusif dan toleransi lintas agama. Sinergi ini sudah terjalin dengan sangat baik dan luar biasa,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Panitia Rangkaian Harlah 1 Abad NU, Maskuri Bakri, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut antara lain memperkuat konsolidasi dan potensi sumber daya NU, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap budaya pesantren, menumbuhkan komitmen kebangsaan, serta merawat tradisi dan ukhuwah sebagai modal NU menghadapi tantangan global. Berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari Sarasehan Pesantren dan Kebangsaan, Ziarah Muassis dan Muharrik NU se-Jawa Timur, Historical Trip ke Situs Sejarah NU, Pameran Seni Rupa Nasional Satu Abad NU, Bakti Kesehatan dan Pengobatan Gratis, hingga Mujahadah Kubro yang dijadwalkan berlangsung pada 7–8 Februari 2026 di kawasan Stadion Gajayana, Kota Malang.</p>



<p>“Mujahadah Kubro diperkirakan akan diikuti 40 hingga 50 ribu jamaah dari 45 PCNU se-Jawa Timur. Ini adalah ikhtiar spiritual agar Indonesia diberi keselamatan, ketenteraman dan keberkahan,” imbuh Maskuri. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229304</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Ibu, Bupati Malang Dukung Kontribusi Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-ibu-bupati-malang-dukung-kontribusi-perempuan-menuju-indonesia-emas-2045</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228970</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar, menghadiri Puncak Peringatan Hari Ibu ke-97 tahun 2025, yang berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (22/12/2025) tadi. Pelaksanaan yang diinisiasi DP3A Kabupaten Malang itu, juga dirangkai sejumlah kegiatan, diantaranya mengukuhkan Forum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar, menghadiri Puncak Peringatan Hari Ibu ke-97 tahun 2025, yang berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (22/12/2025) tadi. Pelaksanaan yang diinisiasi DP3A Kabupaten Malang itu, juga dirangkai sejumlah kegiatan, diantaranya mengukuhkan Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Forum Puspa) sebagai wadah kolaborasi multi pihak.</p>



<p>Forum ini, diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pemberdayaan perempuan serta penanganan berbagai persoalan perempuan dan anak secara terpadu. &#8220;Sejalan dengan tema nasional &#8216;Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045&#8217;, Pemerintah Kabupaten Malang memaknai Peringatan Hari Ibu tahun ini sebagai komitmen nyata dalam menghadirkan kebijakan, program dan layanan publik yang responsif gender, inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Ditambahkannya, melalui rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ibu 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Malang tidak hanya menguatkan nilai simbolik, tetapi juga menghadirkan langkah-langkah strategis untuk pembangunan Kabupaten Malang. Selain Mengukuhkan Forum Puspa, Bupati Sanusi juga melaunching Aplikasi Bimbingan Perkawinan, sebagai inovasi layanan digital untuk meningkatkan kualitas calon pengantin dalam membangun keluarga yang harmonis, sehat dan berketahanan.</p>



<p>&#8220;Keluarga yang kuat adalah fondasi utama pembangunan daerah dan bangsa,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Malang juga menganugerahkan Perempuan Inspiratif Kabupaten Malang 2025, sebagai bentuk apresiasi atas kiprah perempuan-perempuan hebat yang telah menjadi teladan, penggerak dan agen perubahan di berbagai bidang kehidupan. Selain itu, juga meresmikan Gedung UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) serta Rumah Perlindungan Sementara, sebagai penguatan sistem layanan perlindungan yang aman, nyaman dan terpadu bagi perempuan dan anak korban kekerasan. Serta, peresmian Ruang Laktasi di pasar, sebagai wujud nyata pemenuhan hak perempuan pekerja dan pengunjung pasar, sekaligus dukungan terhadap program ASI eksklusif dan kesehatan ibu dan anak.</p>



<p>&#8221;Seluruh rangkaian kegiatan ini, merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk memastikan bahwa pembangunan di Kabupaten Malang benar-benar berpihak, adil dan berkelanjutan. Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud tanpa perempuan yang berdaya dan berkarya. Perempuan bukan hanya objek pembangunan, melainkan subjek utama yang memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi keluarga, pendidik generasi, penjaga harmoni sosial dan pemimpin perubahan,&#8221; ujar Bupati Malang.</p>



<p>Oleh karena itu, Bupati Sanusi mengajak seluruh pemangku kepentingan baik itu unsur pemerintahan, dunia usaha, akademisi, komunitas, media dan masyarakat luas, untuk terus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, setara dan mendukung perempuan untuk tumbuh dan berkontribusi secara optimal. &#8220;Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, mitra dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu 2025 ini. Semoga kegiatan ini menjadi pengingat, penguat dan penggerak bagi semua pihak untuk terus memuliakan perempuan, melindungi perempuan dan anak, serta membangun Kabupaten Malang yang semakin maju, inklusif dan berkeadilan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kegiatan ini, juga dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan beserta jajaran pengurus, Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan se Kabupaten Malang, 33 perwakilan kepala desa dan Ketua TP PKK Desa/Kelurahan, perwakilan perguruan tinggi, gabungan organisasi wanita, lembaga masyarakat, organisasi profesi, komunitas ojek online, disabilitas, forum anak, forum perempuan inisiatif, komunitas seni budaya dan organisasi masyarakat. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228970</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Limbah MBG Lumajang Diolah Jadi Peluang Inovasi, Wirausaha hingga Kontribusi untuk Lingkungan</title>
		<link>https://memontum.com/limbah-mbg-lumajang-diolah-jadi-peluang-inovasi-wirausaha-hingga-kontribusi-untuk-lingkungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diolah]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[peluang]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226450</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Di balik aroma lezat Program Makan Bergizi Graatis (MBG), tersimpan potensi yang jarang diperhatikan, yaitu limbah makanan. Sebagian orang, melihatnya sebagai sampah. Namun bagi generasi muda di Lumajang, limbah itu bisa menjadi peluang untuk berinovasi, berwirausaha, dan berkontribusi bagi lingkungan. Asriafi Ath Thaariq, founder Waroeng Domba 99 dan Rumah Muda Berdaya, sekaligus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Di balik aroma lezat Program Makan Bergizi Graatis (MBG), tersimpan potensi yang jarang diperhatikan, yaitu limbah makanan. Sebagian orang, melihatnya sebagai sampah. Namun bagi generasi muda di Lumajang, limbah itu bisa menjadi peluang untuk berinovasi, berwirausaha, dan berkontribusi bagi lingkungan.</p>



<p>Asriafi Ath Thaariq, founder Waroeng Domba 99 dan Rumah Muda Berdaya, sekaligus penerima kalpataru dan lencana inovasi desa kementerian desa, menekankan bahwa limbah MBG dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk bermanfaat dan bernilai salah satunya eco enzyme produk ramah lingkungan bagi rumah tangga dan pertanian. “Ada beberapa peluang yang bagus saat ini, yaitu mencari limbah makanan dari Program MBG yang bisa dibuat eco enzyme,” ujarnya, Rabu (01/10/2025) tadi.</p>



<p>Asriafi menambahkan, eco enzyme bukan sekadar pembersih. Dari limbah makanan yang sama, bisa dibuat disinfektan, sabun, pupuk cair, hingga pakan magot untuk pertanian. Dengan demikian, limbah yang semula terbuang justru bisa bernilai ekonomi dan menjadi sumber penghasilan baru bagi pemuda.</p>



<p>Salah satu peserta yang telah mempraktikkan ide ini, adalah Dzaki Fahruddin, seorang petani muda yang juga aktif di komunitas lingkungan. Dari dapur umum MBG di SPPG Yosowilangun, Dzaki mengumpulkan sisa makanan untuk diolah menjadi kompos dan pupuk cair.</p>



<p>“Selain mengurangi sampah, hasilnya juga bermanfaat untuk pertanian. Sekarang, saya sedang mengembangkan limbah ini menjadi inovasi lain yang bisa dijadikan produk bernilai jual,” ujarnya, sambil menunjukkan botol-botol eco enzyme yang telah siap dipasarkan.</p>



<p>Dzaki menuturkan, bahwa prosesnya sederhana namun membutuhkan disiplin. Limbah makanan dicacah kecil, dicampur gula merah dan air, kemudian difermentasi selama tiga bulan sebelum menjadi eco enzyme yang siap digunakan.</p>



<p>Menurut Asriafi, kunci keberhasilan terletak pada kesadaran dan kreativitas pemuda. “Limbah makanan seharusnya dipandang sebagai modal, bukan masalah. Dengan inovasi dan bimbingan, kita bisa menciptakan produk ramah lingkungan sekaligus meningkatkan ekonomi lokal,” jelasnya.</p>



<p>Selain Dzaki, Siti Aisyah, peserta lainnya, juga mencoba mengolah limbah MBG menjadi pupuk cair. “Awalnya saya ragu, tapi setelah melihat hasilnya, pupuk ini lebih subur daripada yang biasa saya pakai. Tanaman saya tumbuh lebih sehat, dan saya bisa menghemat biaya pertanian,” ujarnya.</p>



<p>Praktik ini menunjukkan bahwa limbah MBG tidak hanya bisa diubah menjadi produk jualan, tetapi juga mendukung pertanian berkelanjutan. Bahkan beberapa peserta sudah bereksperimen mencampur eco enzyme dengan pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bagi Asriafi, kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif. Para pemuda belajar bertanggung jawab terhadap lingkungan, mengelola sumber daya, dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.</p>



<p>“Eco enzyme bukan hanya soal bisnis. Ini soal kesadaran kolektif, bagaimana kita mengubah sampah menjadi manfaat, lingkungan menjadi bersih, dan ekonomi tetap bergerak,” katanya.</p>



<p>Tidak semua dapur MBG mampu mengolah limbah makanan. Beberapa memberikan sisa makanan secara cuma-cuma ke tetangga untuk pakan ternak. Namun bagi mereka yang mau berinovasi, limbah MBG adalah bahan mentah yang bernilai tinggi.</p>



<p>Peserta lain, Rifqi Hidayat, menambahkan bahwa pengalaman mengolah limbah MBG mengajarkannya disiplin dan kesabaran. “Fermentasi membutuhkan waktu dan perhatian, tapi ketika eco enzyme jadi, rasanya bangga sekali. Ini bukan sekadar pekerjaan, tapi karya nyata,” ungkapnya.</p>



<p>Selain menghasilkan produk, praktik ini juga membangun jejaring komunitas muda peduli lingkungan. Pertemuan rutin antara peserta untuk bertukar pengalaman dan strategi pemasaran membuat ekosistem inovasi semakin hidup.</p>



<p>Asriafi berharap, program seperti ini bisa direplikasi di seluruh Lumajang. Dengan sinergi antara pemerintah, komunitas muda, dan penggiat inovasi, limbah makanan bisa menjadi sumber daya ekonomi dan edukasi lingkungan.</p>



<p>“Kita ingin generasi muda sadar bahwa setiap bahan memiliki potensi. Limbah makanan bisa jadi eco enzyme, pupuk, atau pakan magot. Ini adalah peluang usaha sekaligus kontribusi bagi bumi,” jelas Asriafi.</p>



<p>Dzaki menambahkan bahwa pengolahan limbah MBG bukan sekadar inovasi individu. “Ini adalah gerakan kolektif. Kita bisa menginspirasi desa lain untuk memanfaatkan limbah, mengurangi sampah, dan menciptakan peluang ekonomi baru,” ujarnya.</p>



<p>Menurut Asriafi, potensi ekonomi dari eco enzyme cukup menjanjikan. Satu liter eco enzyme bisa dijual dengan harga yang kompetitif, sementara pupuk cair atau pakan magot juga memiliki pasar tersendiri, baik untuk petani maupun pengusaha kecil.</p>



<p>Lebih dari itu, program ini menumbuhkan jiwa wirausaha hijau generasi muda belajar mengelola bisnis sambil peduli lingkungan. Eco enzyme menjadi simbol bagaimana kreativitas bisa mengubah masalah menjadi solusi bernilai.</p>



<p>Dengan kolaborasi yang terus berkembang, limbah MBG kini memiliki wajah baru, yaitu dari sisa makanan menjadi eco enzyme, pupuk, dan pakan, sekaligus media edukasi, peluang usaha, dan pemberdayaan generasi muda.</p>



<p>Dzaki menutup perbincangan dengan keyakinan: “Kita membuktikan bahwa inovasi sederhana bisa berdampak besar. Limbah MBG bukan lagi sampah, tapi modal untuk masa depan yang lebih hijau, kreatif, dan mandiri. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226450</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serahkan Surat Izin Usaha Klinik Kecantikan, Bupati Malang Harap Kontribusi Positif Layanan Kualitas</title>
		<link>https://memontum.com/serahkan-surat-izin-usaha-klinik-kecantikan-bupati-malang-harap-kontribusi-positif-layanan-kualitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kecantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Klinik]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225294</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Anis Zaidah Sanusi, meninjau sekaligus menyerahkan surat izin usaha PJ Ayomi Beaute Clinic di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jumat (22/08/2025) tadi. Turut mendampingi bupati, Kepala OPD dan Forkopimcam Dampit, serta Owner PJ Ayomi Beaute Clinic. Dalam penyerahan itu, Bupati Sanusi berharap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Anis Zaidah Sanusi, meninjau sekaligus menyerahkan surat izin usaha PJ Ayomi Beaute Clinic di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jumat (22/08/2025) tadi. Turut mendampingi bupati, Kepala OPD dan Forkopimcam Dampit, serta Owner PJ Ayomi Beaute Clinic.</p>



<p>Dalam penyerahan itu, Bupati Sanusi berharap bahwa dengan diserahkannya surat izin usaha, klinik kecantikan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Salah satunya, dengan menyediakan layanan yang berkualitas dan aman.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Yang tidak kalah pentingnya, klinik kecantikan PJ Ayomi Beaute Clinic untuk selalu mematuhi standar operasional yang telah ditetapkan dan menjaga kepercayaan masyarakat,” kata Bupati Malang</p>



<p>Sementara itu, Owner PJ Ayomi Beaute Clinic mengucapkan terima kasih kepada Bupati Malang dan Pemerintah Kabupaten Malang, atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan serta kemudahan dalam pengurusan surat izin. “Kami berkomitmen akan memberikan layanan yang prima dan memuaskan bagi setiap pasien, serta menjaga kualitas dan keamanan layanan,” ujarnya. <strong>(kom/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225294</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Kontribusi Industri Hasil Tembakau Tembus Pasar Ekspor, Pemkot Malang Gelar Bimtek</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-kontribusi-industri-hasil-tembakau-tembus-pasar-ekspor-pemkot-malang-gelar-bimtek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bimtek]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Tembakau]]></category>
		<category><![CDATA[tembus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224480</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka mendorong kontribusi Industri Hasil Tembakau (IHT) terhadap ekspor, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang menggelar Bimbingan Teknis Ekspor Produk. Kegiatan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), ini digelar selama dua hari, atau mulai 31 Juli 2025 hingga 1 Agustus 2025 dan diikuti perwakilan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka mendorong kontribusi Industri Hasil Tembakau (IHT) terhadap ekspor, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang menggelar Bimbingan Teknis Ekspor Produk. Kegiatan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), ini digelar selama dua hari, atau mulai 31 Juli 2025 hingga 1 Agustus 2025 dan diikuti perwakilan dari pabrik rokok di Kota Malang.</p>



<p>Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyebutkan bahwa Kota Malang memiliki potensi untuk ekspor dari sektor IHT. Saat ini, tercatat ada 56 IHT yang telah terdaftar dalam Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).</p>



<p>Menurutnya, dengan semakin banyaknya IHT, maka para pelaku sektor ini juga harus dapat membaca peluang dan memperluas pasar, termasuk ke luar negeri.</p>



<p>Eko menambahkan, saat pelaksanaan business matching, minat pasar luar negeri terhadap produk tembakau cukup tinggi. &#8220;Permintaan dari pasar luar negeri, khususnya kawasan Timur Tengah dan Asia, cukup besar. Karena itu, kami mendorong agar produk ini bisa diekspor. Kami juga telah menyampaikan kepada pelaku industri di kota ini mengenai mekanisme ekspor. Jika pasar sudah cocok, permintaan tentu akan terus meningkat,&#8221; kata Eko, dalam pelaksanaan Pembukaan Bimtek, Kamis (31/07/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Penyelenggaraan Bimtek ini, menjadi sebuah dukungan pemerintah dalam pengembangan industri dengan memberikan fasilitasi, pendampingan teknis dan pemahaman menyeluruh, baik terkait prosedur, persyaratan dan strategi ekspor ke pasar internasional. Melalui kegiatan ini, pelaku IHT diharapkan dapat memahami ketentuan peraturan ekspor, termasuk dokumen, perizinan, serta ketentuan bea cukai dan karantina.</p>



<p>“Mereka juga mendapat pendampingan teknis, mulai dari persiapan produk, pengurusan dokumen, pemilihan jalur distribusi, hingga pemanfaatan fasilitas ekspor dari pemerintah. Upaya ini sekaligus mendorong pelaku industri untuk siap menembus pasar global dengan menyesuaikan standar mutu internasional, kemasan layak ekspor dan strategi pemasaran yang efektif,” terangnya.</p>



<p>Dalam Bimtek kali ini, menghadirkan dua nara sumber, yaitu Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Malang, Pitoyo Pribadi dan Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Disperindag Jawa Timur, Lucky Kristian. Kegiatan ini, pun menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat jejaring ekspor dan dukungan instansi terkait dalam membangun ekosistem ekspor hasil tembakau yang berkelanjutan di Kota Malang. <strong>(kom/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224480</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Resmikan Mini Soccer, Sekda Situbondo Apresiasi Kontribusi Swasta dalam Pengembangan Fasilitas Olah Raga</title>
		<link>https://memontum.com/resmikan-mini-soccer-sekda-situbondo-apresiasi-kontribusi-swasta-dalam-pengembangan-fasilitas-olah-raga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[soccer,]]></category>
		<category><![CDATA[swasta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223895</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemerintah Kabupaten Situbondo mengapresiasi kontribusi pihak swasta dalam pengembangan fasilitas olah raga di daerah. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Situbondo, Wawan Setiawan, saat meresmikan Lapangan Situbondo Mini Soccer, Sabtu (12/07/2025) malam. Lapangan mini soccer yang berlokasi sekitar 300 meter di sebelah barat Rumah Sakit Mitra Sehat Situbondo, itu merupakan inisiatif dari owner [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Situbondo mengapresiasi kontribusi pihak swasta dalam pengembangan fasilitas olah raga di daerah. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Situbondo, Wawan Setiawan, saat meresmikan Lapangan Situbondo Mini Soccer, Sabtu (12/07/2025) malam.</p>



<p>Lapangan mini soccer yang berlokasi sekitar 300 meter di sebelah barat Rumah Sakit Mitra Sehat Situbondo, itu merupakan inisiatif dari owner RS Mitra Sehat sekaligus owner Biru Daun Restaurant, Imam Hidayat. Peresmian sendiri, ditandai dengan pemotongan tumpeng dan tendangan bola pertama (kick of) oleh Sekda Wawan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Sekda Wawan menegaskan pentingnya kehadiran fasilitas olah raga yang mudah diakses masyarakat. Melalui lapangan mini soccer, diharapkan menjadi sarana untuk memacu semangat hidup sehat, mempererat silaturahmi, sekaligus membangkitkan kembali kejayaan sepak bola Situbondo.</p>



<p>“Lapangan ini tidak hanya untuk masyarakat umum, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh ASN, aparat hukum, BUMN, BUMD hingga wartawan. Ini bagian dari upaya membudayakan olahraga sebagai gaya hidup sehat,” kata Sekda Wawan.</p>



<p>Dirinya juga mengenang, masa kejayaan sepak bola Situbondo pada era sebelumnya, atau ketika daerah ini kerap menjuarai berbagai turnamen antar kabupaten di Jawa Timur. Dirinya berharap, kehadiran lapangan mini soccer dapat memantik semangat baru bagi generasi muda untuk kembali menghidupkan dunia persepakbolaan di Bumi Shalawat Nariyah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Dahulu banyak lapangan bola di Situbondo. Anak-anak dan remaja aktif berlatih. Sekarang semangat itu harus kita hidupkan kembali dan lapangan mini soccer ini bisa jadi titik awalnya,” harapnya.</p>



<p>Sementara itu, Imam Hidayat menjelaskan bahwa keberadaan mini soccer adalah variasi sepak bola dengan format lebih ringkas. Yakni, bermain di lapangan berukuran kecil dengan 5 hingga 7 pemain pertim.</p>



<p>“Mini soccer ini cocok untuk daerah perkotaan, karena tidak memerlukan lahan luas. Bisa dimainkan di lapangan rumput sintetis atau alami. Durasi pertandingannya juga lebih singkat,” jelasnya.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa olah raga ini sangat cocok bagi pemula dan anak-anak karena memungkinkan setiap pemain lebih aktif terlibat dalam permainan. Selain itu, mini soccer juga dapat melatih keterampilan dasar seperti dribel, operan dan tendangan.</p>



<p>“Kami berharap lapangan ini tidak hanya menjadi tempat olahraga, tetapi juga ruang kebersamaan dan pembinaan karakter melalui sepak bola,” tambahnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223895</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Harkitnas, Pemkab Lumajang Bawa Semangat Kontribusi Daerah untuk Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-harkitnas-pemkab-lumajang-bawa-semangat-kontribusi-daerah-untuk-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[harkitnas]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222241</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Dengan penuh semangat kebangkitan yang terus menyala, Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, pimpin langsung Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117, di Alun-Alun Lumajang, Selasa (20/05/2025) tadi. Mengusung tema &#8216;Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat&#8217;, peringatan tahun ini bukan sekadar ritual seremonial, melainkan refleksi mendalam atas kontribusi daerah dalam membangun Indonesia. Di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Dengan penuh semangat kebangkitan yang terus menyala, Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, pimpin langsung Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117, di Alun-Alun Lumajang, Selasa (20/05/2025) tadi. Mengusung tema &#8216;Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat&#8217;, peringatan tahun ini bukan sekadar ritual seremonial, melainkan refleksi mendalam atas kontribusi daerah dalam membangun Indonesia.</p>



<p>Di tengah situasi global yang terus bergerak dinamis, Pemkab Lumajang menegaskan komitmennya sebagai bagian dari lokomotif kebangkitan bangsa. Saat membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Wabup Lumajang yang akrab dipanggil Mas Yudha ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani api perjuangan Budi Utomo, organisasi yang memelopori kesadaran nasional dengan terus membumikan semangat dalam pembangunan lokal yang berdampak nyata.</p>



<p>“117 tahun lalu, bangsa ini mulai menyalakan api perubahan. Hari ini, Lumajang membuktikan bahwa api itu masih menyala, tidak hanya di pusat kekuasaan, tapi juga di daerah yang menjadi nadi utama pembangunan nasional,” tegasnya.</p>



<p>Wabup Yudha menekankan bahwa kebangkitan bukan sekadar peristiwa masa lalu, melainkan proses berkelanjutan yang harus dijawab dengan inovasi dan keberanian dalam menghadapi tantangan zaman. Dalam konteks Lumajang, hal ini tercermin melalui transformasi digital layanan publik, penguatan ketahanan pangan lokal dan pengembangan ekonomi berbasis potensi desa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kita tidak bisa lagi hanya mengenang masa lalu. Kita harus menjadi bagian dari solusi masa kini. Lumajang memilih untuk tidak menjadi penonton dalam dinamika global, tetapi menjadi pelaku yang aktif membangun ketahanan dari akar rumput,” lanjutnya.</p>



<p>Menghadapi era disrupsi teknologi, krisis global dan tantangan kedaulatan digital, Lumajang berkomitmen untuk memperkuat literasi digital masyarakat, membuka akses pendidikan inklusif, dan memperluas jejaring kerja sama strategis yang mengedepankan prinsip gotong royong dan kemandirian daerah.</p>



<p>Tak hanya itu, dalam semangat politik luar negeri yang bebas dan aktif sebagaimana diamanatkan para pendiri bangsa, Lumajang juga berperan aktif dalam membangun kerja sama antar daerah, menjembatani nilai-nilai lokal dengan dinamika global. Ini adalah bentuk nyata bahwa kebangkitan nasional bisa tumbuh dari bawah dari desa ke kota, dari Lumajang ke Indonesia. “Kita bangkit bukan untuk sekadar dikenang, tapi untuk menjadi bangsa yang mampu memimpin masa depan. Lumajang siap menjadi bagian penting dari visi besar itu,” imbuhnya.</p>



<p>Upacara berlangsung khidmat, dengan kehadiran jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, pelajar, serta berbagai elemen sipil yang membaur dalam semangat kebersamaan. Harkitnas di Lumajang tahun ini bukan hanya menjadi pengingat sejarah, tetapi panggilan untuk terus bergerak maju membangkitkan Indonesia dari jantung daerah. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222241</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
