<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kopi Robusta &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kopi-robusta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Oct 2021 07:04:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kopi Robusta &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ini Penyebab Kualitas Kopi Robusta Jember Terbaik di Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/ini-penyebab-kualitas-kopi-robusta-jember-terbaik-di-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2021 01:02:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi Robusta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=154962</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Komoditas kopi jenis robusta yang dihasilkan perkebunan kopi di Kabupaten Jember, ternyata terbaik di Indonesia. Salah satu faktornya, yaitu adalah lokasi penanaman pohon kopi berada di lokasi-lokasi yang istimewa. Pernyataan itu, disampaikan Bupati Jember, Hendy Siswanto, saat di Airport Coffe Break yang digelar di Bandara Notohadinegoro, Jumat malam (01/10/2021).&#160; Baca juga Bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p>Memontum Jember &#8211; Komoditas kopi jenis robusta yang dihasilkan perkebunan kopi di Kabupaten Jember, ternyata terbaik di Indonesia. Salah satu faktornya, yaitu adalah lokasi penanaman pohon kopi berada di lokasi-lokasi yang istimewa. Pernyataan itu, disampaikan Bupati Jember, Hendy Siswanto, saat di Airport Coffe Break yang digelar di Bandara Notohadinegoro, Jumat malam (01/10/2021).&nbsp;</p>



<p>Baca juga</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Bupati Hendy sendiri, mendeklarasikan Jember sebagai Pusat Kopi Robusta Terbaik se Indonesia. Hal itu, bukan tanpa alasan, karena menurut Bupati Hendy, biji kopi robusta yang dihasilkan berasal dari kebun-kebun istimewa di kaki pegunungan yang ada di wilayah Kabupaten Jember.</p>



<p>Seperti slah satunya, adalah kopi Rengganis yang berasal dari perkebunan yang berada di kaki Gunung Argopuro. &#8220;Seperti ketika backgroundnya (latar belakang) dari (penampilan) Linkrafin (grup musik yang digawangi sekelompok pemuda yang menang dalam lomba musik Kemenparekraf RI beberapa waktu lalu). Bahwa ada daun emas, tembakau, dan kopi rengganis. Yang asalnya kopi rengganis itu dari gunung argopuro yang berada di sebelah kita,&#8221; kata Hendy saat dikonfirmasi.</p>



<p>Gunung Argopuro, tambahnya, adalah sebagai daerah penghasil kopi terbaik. Bahkan ada lokasi perkebunan di kaki gunung tersebut yang sangat cocok untuk kebun kopi organik.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Kemudian contohnya yang lain, di Gunung Pasang, Gambar (Gunung, red). Kita membuat kopi organik sekarang dan bisa jadi lebih mahal. Itu karena, suplai airnya langsung dari atas (air sumber). Yang sudah terpolarisasi dengan apapun juga,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Lebih lanjut Bupati Hendy mengatakan, potensi luar biasa komoditas kopi akan percuma jika tidak ada perhatian yang dilanjutkan dengan pengembangan.&nbsp;</p>



<p>Pihak Pemkab Jember sendiri, disebutkan Hendy, siap berkolaborasi dengan lembaga lain untuk meningkatkan komoditas kopi.</p>



<p>&#8220;Sehingga, kolaborasinya nanti dengan Puslit (Koka Jember) dan dengan perguruan tinggi yang ada di Jember. Berapa jumlah petani khusus kopi, nanti akan kita tinjau dengan Puslit dan beri edukasi kepada petani-petani kita,&#8221; sebutnya.</p>



<p>Bagaimana mulai dari soal tanam dan pembibitan dan pemberian pupuk, tambah Bupati Hendy, akan kita awasi semuanya. Tidak luput, nantinya menggandeng perguruan tinggi yang ada di Jember.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Untuk selanjutnya terkait sinergi dengan Unej (Universitas Jember) dan Poltek (Poli Teknik Jember) itu, yang jelas universitas akan mengembangkan kopi robustanya. Dengan beranekaragam caranya, tentunya kami juga akan mengembangkan UMKM membuat barista-barista baru,&#8221; katanya. (rio/sit)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154962</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Kopi, Warkop Klodjen Djaja 1965 Bagikan Kopi Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-kopi-warkop-klodjen-djaja-1965-bagikan-kopi-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2021 05:16:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dibuka]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[jadul]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan klojen]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi Robusta]]></category>
		<category><![CDATA[Warung Kopi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136599</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka peringati Hari Kopi Nasional yang jatuh Kamis (11/03) ini, Warkop Klodjen Djaja 1965 bagikan kopi pagi gratis bagi pelanggannya. Bahkan hingga pukul 09.30, warung kopi (warkop) yang terletak di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen itu sudah membagikan lebih dari 150 cup kopi sejak dibuka pukul 06.00 pagi tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka peringati Hari Kopi Nasional yang jatuh Kamis (11/03) ini, Warkop Klodjen Djaja 1965 bagikan kopi pagi gratis bagi pelanggannya. Bahkan hingga pukul 09.30, warung kopi (warkop) yang terletak di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen itu sudah membagikan lebih dari 150 cup kopi sejak dibuka pukul 06.00 pagi tadi.</p>



<p>Pemilik warkop, Didik Sapari, mengatakan bahwa tidak banyak yang tau kalau 11 Maret adalah Hari Kopi Nasional. Sehingga dirinya memanfaatkan momen tersebut untuk mempromosikan tempat usahanya yang baru 3 minggu berdiri ini.</p>



<p>&#8220;Klodjen Djaja 1965 ini baru 3 minggu berdiri dengan mengusung konsep jadul, karena pasarnya menengah ke bawah. Range harga Rp 2 ribu untuk kopi pagi jam 06.00-09.00 WIB, lalu jam 16.00-22.00 WIB range harga Rp 3 ribu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Harga yang terjangkau itu membuat banyak pelanggannya kembali berdatangan. Namun pria yang akrab disapa Didik itu ingin menambah pelanggan baru lagi.</p>



<p>&#8220;Makanya kok bertepatan dengan tanggal 11 Maret ini ada peringatan Hari Kopi Nasional</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/136380-awas-pelaku-penipuan-modus-memberikan-donasi-atas-nama-pemkot-malang-cari-mangsa#ixzz6omFe9btk" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Awas, Pelaku Penipuan Modus Memberikan Donasi Atas Nama Pemkot Malang Cari Mangsa</a></strong></p>



<p>Akhirnya saya coba buat acara, bagi-bagi kopi gratis itupun kopinya juga kopi bermutu, bukan kopi instan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Tak hanya itu, Didik juga mengajak komunitas sepedah tua yang ada di Malang untuk menikmati kopi pagi gratisnya.</p>



<p>&#8220;Di Hari Kopi Nasional saya undang teman-teman komunitas sepeda tua. Saya kuatkan kejadulannya untuk branding, jadi orang masuk juga tidak segan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Lanjut Didik, kopi yang disajikan gratis pagi ini adalah kopi robusta lokal Malang. Banyaknya pun tidak terbatas, bahkan dia juga tidak menerapkan close order. &#8220;Yang dibagi gratis &#8216;kopi pagi&#8217;, itu kopi robusta lokal Malang yang diseduh dengan tradisional tubruk. Biasanya kita jam 09.00 WIB atau jam 10.00 WIB tutup, tapi kita tidak ada close order. Selama kita masih disini terus ada yang pesan, ya kita layani. Ini sampai jam 09.30 WIB sudah lebih dari 150 cup sudah kita bagikan,&#8221; tandasnya. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136599</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Anas Lepas Ekspor Perdana Kopi Robusta ke 6 Negara</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-anas-lepas-ekspor-perdana-kopi-robusta-ke-6-negara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Dec 2019 06:06:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi Robusta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102031-bupati-anas-lepas-ekspor-perdana-kopi-robusta-ke-6-negara</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pelepasan ekspor perdana kopi robusta, ke negara Eropa dan Asia, bertempat di Perkebunan Malangsari, Kecamatan Kalibaru, Jumat (13/12/2019) pagi, dilaksanakan secara simbolis Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Dalam giat ini, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas didampingi Direktur PTPN XII, Mohammad Holidi, Kepala Dinas Pertanian Arif Setiawan, Forpimda Banyuwangi, Forpimka Kecamatan Kalibaru, serta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pelepasan ekspor perdana kopi robusta, ke negara Eropa dan Asia, bertempat di Perkebunan Malangsari, Kecamatan Kalibaru, Jumat (13/12/2019) pagi, dilaksanakan secara simbolis Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.</p>
<p>Dalam giat ini, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas didampingi Direktur PTPN XII, Mohammad Holidi, Kepala Dinas Pertanian Arif Setiawan, Forpimda Banyuwangi, Forpimka Kecamatan Kalibaru, serta manager PTPN XII se-kabupaten Banyuwangi dan Jember.</p>
<p><div id="attachment_102033" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-102033" decoding="async" class="size-full wp-image-102033" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191213-WA0014-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas didampingi direktur PTPN XII Mohammad Holidi ketika pelepasan Ekspor Perdana Kopi Rubusta, bertempat di Perkebunan PTPN XII Malangsari, Jumat (13/12/2019) siang. (git)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191213-WA0014-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191213-WA0014-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191213-WA0014-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191213-WA0014-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-102033" class="wp-caption-text">Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas didampingi direktur PTPN XII Mohammad Holidi ketika pelepasan Ekspor Perdana Kopi Rubusta, bertempat di Perkebunan PTPN XII Malangsari, Jumat (13/12/2019) siang. (git)</p></div></p>
<p>Tahun ini, hasil panen kopi di Banyuwangi sebanyak 3.099 ton, sedangkan yang diekspor ke luar negeri sebanyak 3100 ton.</p>
<p>&#8220;Kopi dari Perkebunan PTPN XII Malangsari ini akan di ekspor di Belanda, United Kingdom (UK), Itali, Jepang, Swiss, dan Jerman,&#8221; ujar Direktur PTPN XII, Muhammad Holidi.</p>
<p>Direktur PTPN XII Mohammad Holidi, kopi Robusta ini mempunyai cita rasa yang cukup tinggi yang digemari banyak negara. Termasuk kopi Arabika yang dihasilkan perkebunan PTPN XII.</p>
<p>&#8220;Perkebunan Malangsari ini pengahsil kopi terbanyak dibandingkan dengan perkebunan lainnya,&#8221; kata Muhammad Holidi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-102032" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191213-WA0024-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191213-WA0024-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191213-WA0024-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191213-WA0024-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191213-WA0024-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Selain mengekspor kopi Robuata, lanjut direktur PTPN XII pihaknya juga meng-ekspor kopi Arabika.</p>
<p>&#8220;Harga kopi Arabika di pasaran luar negeri sangat bagus, berkisar Rp 50 ribu perkilonya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Bahkan salah satu negara Eropa hanya mau mengimpor kopi dari Perkebunan yang ada di Kecamatan Kalibaru, dan tidak mau dengan kopi dari perkebunan yang lainnya.</p>
<p>&#8220;Di Negara Italia, hampir 90 persen kopi yang dikonsumsi warga negara Italia, berasal dari Perkebunan Malangsari. Tidak mau dengan kopi dari perkebunan lainnya,&#8221; paparnya.</p>
<p>Selain meng-ekspor kopi Robusta, PTPN XII juga meng-ekspor kopi jenis Arabika. Karena harga kopi dalam negeri dibandingkan dengan harga luar negeri sangat jauh berbeda.</p>
<p>&#8220;Harga pasaran kopi di luar negeri lebih bagus dibanding harga kopi dalam negeri,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Selain itu, pihaknya juga melakukan terobosan baru. Kedepannya PTPN XII tidak hanya mempromosikan kopi tapi juga akan mempromosikan wisata alam yang dimilikinya.</p>
<p>&#8220;Selain mempromosikan hasil kebun, kami juga akan mengembangkan wisata yang ada di Perkebunan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara, bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan hasil kopi dari perkebunan PTPN XII ini memang sangat memuaskan. Namun dirinya hadir disini untuk petani kopi. Tanpa petani kopi, tidak mungkin perkebunan bisa menghasilkan kopi yang baik dan bermutu tinggi.</p>
<p>&#8220;Kopi yang diekspor hasil jerih payah petani Malangsari, yang mampu menghasilkan kopi unggulan,&#8221; ujar bupati Anas, yang langsung mendapat aplaus Patani kopi kebun Malangsari.</p>
<p>Menurut Anas, kebersihan ekspor kopi yang dilakukan oleh PTPN XII tidak terlepas dari jerih payah petani kopi.</p>
<p>&#8220;Tanpa petani, tidak mungkin perkebunan bisa ekspor kopi, maka dari saya sangat berterima kasih sekali dengan petani-petani kopi yang ada di Banyuwangi,&#8221; ujar Anas.</p>
<p>Acara ekspor kopi tersebut juga dilakukan pemberian secara simbolis peluncuran KUR dari BNI sebesar Rp 10 miliar, pemberian bibit 10 ribu bibit kopi yang diberikan kepada petani. Serta penyerahan CSR dari perkebunan PTPN XII. <strong>(git/tut/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102031</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kopi Robusta Organik Dampit Jadi Primadona  Jatim Expo, Begini Alasannya</title>
		<link>https://memontum.com/kopi-robusta-organik-dampit-jadi-primadona-jatim-expo-begini-alasannya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2018 11:49:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dampit]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Perkebunan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim Expo]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi Robusta]]></category>
		<category><![CDATA[organik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=69355</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kopi robusta organik asal Kecamatan Dampit Kabupaten Malang jadi primadona dalam giat pameran dalam peringatan Hari Perkebunan Nasional yang diselenggarakan di Jatim Expo Surabaya Selasa (19/12/2018) kemarin. Dalam pameran yang diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota di seluruh Jawa Timur tersebut, Kabupaten Malang melalui DTPHP memamerkan kopi organik asal Kecamatan Dampit. Jepala DTPHP Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kopi robusta organik asal Kecamatan Dampit Kabupaten Malang jadi primadona dalam giat pameran dalam peringatan  Hari Perkebunan Nasional yang diselenggarakan di Jatim Expo Surabaya Selasa (19/12/2018) kemarin. </p>
<p>Dalam pameran yang diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota di seluruh Jawa Timur tersebut, Kabupaten Malang melalui DTPHP memamerkan kopi organik asal Kecamatan Dampit.</p>
<p>Jepala DTPHP Kabupaten Malang, Budhiar Anwar menjelaskan, keikutsertaan Kabupaten Malang dalam pameran tersebut, menjadikan semakin besarnya peluang kopi dampit yang selama ini menjadi salah satu produk pertanian unggulan asli Kabupaten Malang dapat lebih dikenal luas. </p>
<p>&#8220;Pameran ini kan diikuti oleh seluruh Kabupaten Kota se Jawa Timur, dan pengunjung yang datang kan juga banyak. Jadi peluang untuk lebih dikenal juga semakin besar. Apalagi yang kita pamerkan Kopi Organik,&#8221; ujar Budhiar Rabu (19/12/2018) siang.</p>
<p>Dijelaskan,saat ini produksinya mencapai 40 ton per tahun. Ia menyebut, jika dibanding kopi lain yang non organik, kopi organik terbilang lebih sehat karena tumbuh tanpa menggunakan pestisida atau zat kimia yang lain. </p>
<p>&#8220;Jika  dibanding kopi yang non organik, kopi organik jelas lebih sehat. Karena sudah jelas tidak menggunakan pestisida atau pupuk kimia lainnya. Dan harganya pun juga relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan kopi non organik. Harganya untuk green bean kopi robusta organik bisa mencapai Rp 50.000, kalau non organik kisaran Rp 20-26 ribu per kilonya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Masih menurut Budhiar, untuk mampu berkompetisi dengan kopi asal daerah lain  di kalangan insdustri kopi dan penghobi kopi, pihaknya berusaha untuk menjaga keorganikan kopi dampit. Ia menyebut, salah satu kompetitor yang perlu diperhatikan untuk jenis kopi organik yaitu kopi asal Vietnam. </p>
<p>&#8220;Kalau di pasar dunia untuk kopi, yang masih jadi salah satu kompetitor kita adalah kopi dari vietnam. Selain harganya yang masih dibawah yang kita punya, kualitasnya juga bagus dan sudah tersertifikasi. Maka dari itu, kami juga akan berusaha untuk mempertahankan kualitas organik. Karena itu juga ada tes nya untuk mengukur kadar keorganikannya,&#8221; ulasnya </p>
<p>Dengan  pameran tersebut, ia  berharap akan ada pengunjung dari kalangan penghobi maupun industri kopi yang mau menggunakan kopi organik asal Kabupaten Malang. &#8220;Ini kan acaranya Dinas Perkebunan Provinsi, yang membuka juga Gubernur, dan yang datang juga dari kalangan penghobi dan industri kopi internasional. Saya berharap bisa ada follow up dari pameran yang kita ikuti ini tadi,&#8221; tambah Budhiar.</p>
<p>Lebih jauh dijelaskan, tentang kopi organik asal Dampit, saat ini sudah ada permintaan 3 ton kopi organik yang akan dikirim ke salah satu industri kopi di Kota Bogor. &#8220;Untuk perusahannya saya lupa, kemarin itu ceremonialnya di STPP Singosari,&#8221; pungkas Budhiar. <strong>(sur/oso)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">69355</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kopi Robusta Harus Jadi Ikon Jember</title>
		<link>https://memontum.com/kopi-robusta-harus-jadi-ikon-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Aug 2018 12:48:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Ikon]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi Robusta]]></category>
		<category><![CDATA[PDP Kahyangan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/52962-kopi-robusta-harus-jadi-ikon-jember</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Pemerintahan Jember menggelar Kompetisi Barista di halaman kantor PDP, Jum&#8217;at (25/8/2018) lomba ini di ikuti masing masing kebun atau bagian yang masuk kawasan PDP. &#8220;Ada 5 kebun yang lkut, mulai paling ujung timur sendiri yaitu PDP kalimrawan setelah itu Sumberwadung, Sumber pandan, Sumber tenggulun, sumberpasang,&#8221; ungkap Hariyanto [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Pemerintahan Jember menggelar Kompetisi Barista di halaman kantor PDP, Jum&#8217;at (25/8/2018) lomba ini di ikuti masing masing kebun atau bagian yang masuk kawasan PDP. &#8220;Ada 5 kebun yang lkut, mulai paling ujung timur sendiri yaitu PDP kalimrawan setelah itu Sumberwadung, Sumber pandan, Sumber tenggulun, sumberpasang,&#8221; ungkap Hariyanto Dirut PDP Kahyangan Usai membero Hadiah.</p>
<p>Kata Hariyanto, lomba ini digelar lantaran perusahaan milik pemerintah kabupaten (pemkab) Jember ini tidak hanya ingin menanam tetapi sekaligus sebagai produsen penjual kopi. &#8220;Jadi sangat disayangkan jika kita tidak mempunyai penyeduh kopi yang hebat atau istilah kerennya Barista, untuk itu PDP gelar lomba.&#8221; katanya.</p>
<p>Lanjutnya untuk para pemenang lomba akan  kita bina dan ikutkan ke even-even lain baik yang digelar PDP maupun even di Jember maupun di luar Jember, Sambil  mempromosikan Kopi Robusta, produk PDP Kahyangan, </p>
<p>&#8220;Kita buat kompetisi  yang sifatnya membangun, kita dorong kopi Robusta ini menjadi iconnya Jember”, anjutnya.</p>
<p>Menurutnya, perkembangan kopi di Jember trennya naik, bahkan hingga ke desa-desa, ini dapat kita lihat dari perkembangan kafe di Jember sangat rame bukan hanya dikota bahkan sampai ke tingkat desa.</p>
<p>&#8220;Untuk itu bagi karyawan yang sudah membuka warung kopi, akan kita tingkatkan menjadi kafe, trennya kita naikkan”, ujarnya. Sementara itu Untuk penilaian Panji menjelaskan nilai itu terdiri dari beberapa kriteria, dari Aspek standar operating prosedur, jadi cara pembuatan, terus teknis pembuatan kopi, termasuk wokfelnya, pembuatan dari kopi menjadi bubuk, diolah hingga  menjadi minuman, setelah itu ada servingnya, yang dinilai kerapian, tatanan minuman itu sendiri.</p>
<p>&#8220;Secara teknis, itu sudah baik semua, hanya dari segi serving (hospitality), mungkin karena pelatihannya yang sangat mendadak, jadi nggak sempat reserving,&#8221; jlentrehnya.<strong> (yud/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">52962</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
