<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>korban hanyut &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/korban-hanyut/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Mar 2023 03:35:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>korban hanyut &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Mas Dhito Temui dan Sampaikan Bela Sungkawa ke Keluarga Korban Hanyut di Kota Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/mas-dhito-temui-dan-sampaikan-bela-sungkawa-ke-keluarga-korban-hanyut-di-kota-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Mar 2023 02:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[bela sungkawa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[korban hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185760</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mendatangi rumah orang tua dari kakak beradik yang menjadi korban hanyut di aliran air selokan depan SPBU Jalan Kapten Tendean, Kota Kediri. Kedatangan bupati ke Desa Sumberagung, Kecamatan Wates, pada Senin (27/03/2023) malam itu, langsung bertemu Hendri Supriyono, 46 tahun dan Sulastri, 42 tahun. Saat ditemui Mas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mendatangi rumah orang tua dari kakak beradik yang menjadi korban hanyut di aliran air selokan depan SPBU Jalan Kapten Tendean, Kota Kediri.</p>



<p>Kedatangan bupati ke Desa Sumberagung, Kecamatan Wates, pada Senin (27/03/2023) malam itu, langsung bertemu Hendri Supriyono, 46 tahun dan Sulastri, 42 tahun. Saat ditemui Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, kedua orang tua kakak beradik yang hanyut terbawa arus itu masih diselimuti kesedihan. Turut mendampingi keduanya, anak pertama yang masih duduk di Kelas VII SMP, beserta pihak keluarga dan tetangga.</p>



<p>Kepada kedua orang tua korban, Mas Dhito menyampaikan ucapan bela sungkawa atas musibah yang telah terjadi. &#8220;Saya mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga bapak Supriyono dan ibu Sulastri,&#8221; kata Mas Dhito.</p>



<p>Kedua anak pasangan Hendri Supriyono dan Sulastri, yang menjadi korban hanyut di aliran selokan tersebut yaitu berinisial MAS, 10 tahun, yang merupakan anak kedua dan si bungsu MRE yang masih berusia 4 bulan.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Kejadian nahas itu, terjadi Sabtu (25/03/2023) malam, usai wilayah Kediri diguyur hujan deras sejak sore hari hingga menjadikan aliran air selokan meluap ke jalan. Saat itu, Hendri Supriyono bersama Sulastri dan kedua anaknya, berboncengan motor hendak perjalanan pulang dari Jabon, Kecamatan Banyakan. Begitu melintas di sekitaran lokasi, tiba-tiba motor yang ditumpangi mogok dan saat sang ayah berusaha membenahi motor, Sulastri bersama kedua anaknya yang menunggu di tepian jalan tak mengetahui tepat mereka berdiri berada di tepi selokan hingga terperosok ke selokan dan terbawa arus.</p>



<p>Dalam insiden itu, Sulastri berhasil diselamatkan. Namun kedua anaknya, ikut terbawa arus. Setelah semalaman dilakukan pencarian, Minggu (26/03/2023) pagi, korban MRE, 4 bulan diketemukan dalam keadaan meninggal. Sedang sang kakak, masih terus dalam pencarian tim gabungan bersama relawan.</p>



<p>&#8220;Langkah yang kami lakukan selain pencarian kita juga akan memberikan pendampingan untuk mengobati trauma yang masih dialami keluarga,&#8221; ungkap Mas Dhito.</p>



<p>Saat bertemu dengan bupati, Hendri Supriyono yang saat itu terus memegangi tasbih, menyampaikan permintaannya untuk dibantu doa supaya jasad anak keduanya yang berusia 10 tahun yang masih dilakukan pencarian segera dapat diketemukan.</p>



<p>&#8220;Saya sudah tidak mau kehilangan anak untuk kedua kalinya pak,&#8221; ucap Hendri Supriyono.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Edy Suprapto, yang juga ikut mendampingi bupati untuk menemui keluarga korban menerangkan, proses pencarian satu korban yang belum diketemukan masih terus berjalan. Dalam pencarian itu, sebagian tim tetap melakukan penyisiran di sepanjang anak sungai di sebelah Utara lokasi kejadian, sedang sebagian melakukan pencarian di Sungai Brantas.</p>



<p>&#8220;Berdasarkan SOP, pencarian dilakukan sampai dengan tujuh hari. Kita berharap, semoga dalam proses pencarian korban segera ditemukan,&#8221; terangnya.<strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185760</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sisir Pencarian hingga 6 Mil, Tubuh Pelajar Kediri yang Terseret Ombak Pantai Prigri Belum Ditemukan</title>
		<link>https://memontum.com/sisir-pencarian-hingga-6-mil-tubuh-pelajar-kediri-yang-terseret-ombak-pantai-prigri-belum-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2023 11:49:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hilang]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[korban hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[pantai prigi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180899</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Proses pencarian korban tenggelam atau tubuh pelajar asal Kediri, yang terseret ombak di perairan Pantai Prigi, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, kembali dilanjutkan, Senin (02/01/2023) tadi. Tim Gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri, Basarnas, Polairud beserta instansi terkait hingga nelayan dan relawan, terus melakukan penyisiran, yang dilakukan sejak pagi. Tim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Proses pencarian korban tenggelam atau tubuh pelajar asal Kediri, yang terseret ombak di perairan Pantai Prigi, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, kembali dilanjutkan, Senin (02/01/2023) tadi. Tim Gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri, Basarnas, Polairud beserta instansi terkait hingga nelayan dan relawan, terus melakukan penyisiran, yang dilakukan sejak pagi.</p>



<p>Tim gabungan yang terus melakukan pencarian korban kecelakaan laut, atas nama Angga Jefri warga Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, yang merupakan salah seorang pelajar SMK dari Kabupaten Kediri, sayangnya masih belum menunjukkan hasil positif.</p>



<p>Koordinator Basarnas Trenggalek, Yoni Fariza, mengatakan bahwa di hari kedua proses pencarian korban tenggelam belum menemukan titik terang. &#8220;Di hari kedua ini, tim gabungan melakukan perluasan penyisiran hingga 4 sampai 6 mil, dari titik lokasi korban tenggelam. Akan tetapi, hasilnya masih nihil,&#8221; ungkapnya, saat dikonfirmasi Senin (02/01/2023) sore.</p>



<p>Selain menyisir ke tengah laut, tambahnya, tim gabungan juga melakukan penyisiran di kawasan garis pantai dan beberapa tempat yang belum terjangkau. &#8220;Alhamdulillah, di hari kedua ini semakin banyak bantuan yang datang untuk membantu proses pencarian. Bahkan, kita juga dibantu dari para nelayan setempat,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Sedikitnya, ujar Yoni, tim gabungan telah menerjunkan dua unit perahu karet untuk proses evakuasi. Ditambah, perahu milik nelayan setempat juga ikut dikerahkan dengan harapan korban segera ditemukan.</p>



<p>&#8220;Dari dua perahu karet yang digunakan hari ini, satu perahu akan fokus menyusuri garis pantai. Sedangkan satu lainnya, akan memperluas penyisiran hingga ke tengah laut,&#8221; tambah Yoni.</p>



<p>Untuk perahu nelayan setempat, urainya, digunakan untuk melakukan penyisiran ke tempat-tempat yang belum terjangkau perahu lainnya. Bahkan, sedikitnya ada sekitar 80 orang yang ikut melakukan proses pencarian korban tenggelam pada Minggu (01/01/2023) kemarin.</p>



<p>&#8220;Karena hasilnya masih nihil, besok kita akan kembali melakukan proses pencarian. Untuk titik pencarian, akan kita perluas lagi dengan menyisir sepanjang teluk. Dan juga armada akan ditambah menjadi tiga perahu karet dan empat jetsky,&#8221; paparnya.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, empat pelajar asal Kabupaten Kediri, terseret ombak di Pantai Prigi, saat merayakan tahun baru. Dari empat pelajar itu, tiga diantaranya berhasil diselamatkan. Sedangkan satu pelajar, dinyatakan hilang dan belum ditemukan sampai saat ini. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180899</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satu dari Empat Korban Hanyut Akibat Truk Dihantam Banjir di Kedung Cenit Blitar Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/satu-dari-empat-korban-hanyut-akibat-truk-dihantam-banjir-di-kedung-cenit-blitar-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2022 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Tak Bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[korban banjir]]></category>
		<category><![CDATA[korban hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177558</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Satu dari empat korban terakhir yang hilang atau hanyut di Sungai Kedung Cenit, Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, akhirnya berhasil ditemukan petugas gabungan, Kamis (27/10/2022) tadi. Sama dengan tiga korban lain yang ditemukan paska kejadian, korban yang teridentifikasi bernama Rianto (55), warga Desa Tumpakoyot, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, ditemukan dalam kondisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Satu dari empat korban terakhir yang hilang atau hanyut di Sungai Kedung Cenit, Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, akhirnya berhasil ditemukan petugas gabungan, Kamis (27/10/2022) tadi. Sama dengan tiga korban lain yang ditemukan paska kejadian, korban yang teridentifikasi bernama Rianto (55), warga Desa Tumpakoyot, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.</p>



<p>Saat ditemukan, korban sudah tidak memakai pakaian. Sementara kulit tubuhnya, sudah banyak yang mengelupas karena sudah proses pembusukan. Meski demikian, jenazah korban masih bisa dikenali. Hal ini, sebagaimana disampaikan Dantim Operasi SAR Blitar, Dian Susetyo Wibowo, Kamis (27/10/2022) tadi.</p>



<p>Dian Susetyo Wibowo mengatakan, dalam pencarian satu korban tersebut, dibagi menjadi dua tim. Tim pertama melakukan penyusuran mulai lokasi kejadian sampai Dusun Kedungbiru, Desa Bululawang, Kecamatan Bakung. Kemudian, tim kedua mulai dari Kedungbiru hingga Pantai Pasur.</p>



<p>&#8220;Korban pertama kali ditemukan oleh nelayan. Saat itu, korban masih mengapung di tengah sungai, belum sampai Pantai Pasur. Selanjutnya, korban dievakuasi,&#8221; kata Dian Susetyo Wibowo.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut Dian menyampaikan, kesulitan pencarian karena banyak sampah di sungai. Pencarian sendiri difokuskan di air dan kanan kiri sungai.</p>



<p>&#8220;Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah duk. Korban tidak dibawa ke rumah sakit,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, paska kejadian truk tebu dihantam banjir, sebanyak empat korban dilaporkan hanyut. Usai kejadian itu, tiga korban berhasil ditemukan tim gabungan Polri, TNI, BPBD, Basarnas dan relawan, di aliran Sungai Pasur, Desa Bululawang, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, mengarah ke Pantai Laut Selatan, dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (26/10/2022).</p>



<p>Ketiga korban yang diketemukan dengan kondisi meninggal dunia itu, yaitu Andik Purwanto (21), Yovi Kriswanto (22), keduanya warga Sumberurip, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, dan Obaid Khoiri Machpud (21), sopir truk, warga Dusun Sumbersari, Desa Tumpakoyot. Untuk diketahui, truk bermuatan tebu terjebur di Sungai Kedung Cenit, Desa Plandirejo Kecamatan Bakung, Selasa (25/10/2022). Satu orang berhasil melompat dan selamat, sedangkan empat orang terseret arus sungai hingga dilakukan pencarian. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177558</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga dari Empat Korban Hanyut Akibat Truk di Hantam Banjir di Jembatan Kedung Blitar Ditemukan Tak Bernyawa</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-dari-empat-korban-hanyut-akibat-truk-di-hantam-banjir-di-jembatan-kedung-blitar-ditemukan-tak-bernyawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2022 14:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Tak Bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[korban banjir]]></category>
		<category><![CDATA[korban hanyut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177522</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Tim gabungan Polri, TNI, BPBD, Basarnas dan relawan, akhirnya berhasil menemukan tiga dari empat korban dari satu unit truk bermuatan tebu yang hanyut akibat dihantam banjir saat Jembatan Sungai Kedung Cenit, Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Mereka diketemukan tim gabungan, di aliran Sungai Pasur, Desa Bululawang, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Tim gabungan Polri, TNI, BPBD, Basarnas dan relawan, akhirnya berhasil menemukan tiga dari empat korban dari satu unit truk bermuatan tebu yang hanyut akibat dihantam banjir saat Jembatan Sungai Kedung Cenit, Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Mereka diketemukan tim gabungan, di aliran Sungai Pasur, Desa Bululawang, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar atau mengarah ke Pantai Laut Selatan, dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (26/10/2022) tadi.</p>



<p>Kasi Humas Polres Blitar, Iptu Udiyono, mengatakan bahwa ketiga korban sudah diketemukan dengan kondisi meninggal dunia. Mereka, yaitu Andik Purwanto (21), Yovi Kriswanto (22), keduanya warga Sumberurip, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar dan Obaid Khoiri Machpud (21), sopir truk, warga Dusun Sumbersari, Desa Tumpakoyot, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Sementara seorang korban lain, yaitu Rianto (50) atau kernet truk, warga Dusun Sumbersari Desa Tumpakoyot, masih dalam pencarian tim gabungan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Karena cuaca hujan dan menjelang malam, maka pencarian satu orang korban yang belum diketemukan akan dilanjutkan besuk. Ketiga korban, setelah ditemukan diserahkan kepada keluarganya masing-masing,&#8221; kata Iptu Udiono.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, sebuah truk bermuatan tebu terbawa arus di Sungai Kedung Cenit, Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, pada Selasa (25/10/2022). Satu orang berhasil melompat dan selamat, sedangkan empat orang terseret arus sungai.</p>



<p>Kejadian sendiri, berawal ketika truk yang dikemudikan Obaid (21), warga Dusun Sumbersari Desa Tumpakoyot, usai dari menebang tebu dan menuju arah pulang, sekitar pukul 19.00. Namun, saat sampai di tengah Jembatan Sabodam Kedung Cenit, tiba-tiba datang banjir sehingga truk dihantam banjir dan terjun ke Kedung Cenit. Satu orang berhasil melompat dan selamat, sedangkan empat orang terseret arus sungai. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177522</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Empat Orang Hanyut dan Satu Selamat, Saat Truk Tebu Dihantam Banjir di Jembatan Kedung Cenit Blitar</title>
		<link>https://memontum.com/empat-orang-hanyut-dan-satu-selamat-saat-truk-tebu-dihantam-banjir-di-jembatan-kedung-cenit-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2022 01:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[korban banjir]]></category>
		<category><![CDATA[korban hanyut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177486</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Satu unit truk bermuatan tebu terjebur di Sungai Kedung Cenit, Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Selasa (25/10/2022) malam. Dalam kejadian itu, satu orang berhasil melompat dan selamat. Sementara, empat orang lainnya diinformasikan terseret arus sungai dan sampai saat ini belum ditemukan. Kasi Humas Polres Blitar, Iptu Udiyono, mengatakan bahwa kejadian tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Satu unit truk bermuatan tebu terjebur di Sungai Kedung Cenit, Desa Plandirejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Selasa (25/10/2022) malam. Dalam kejadian itu, satu orang berhasil melompat dan selamat. Sementara, empat orang lainnya diinformasikan terseret arus sungai dan sampai saat ini belum ditemukan.</p>



<p>Kasi Humas Polres Blitar, Iptu Udiyono, mengatakan bahwa kejadian tersebut berawal ketika truk yang dikemudikan oleh Obet (18), warga Dusun Sumbersari, Desa Tumpakoyot, Kecamatan Bakung, usai dari menebang tebu dan menuju arah pulang. Saat itu, diperkirakan masih sekitar pukul 19.00.</p>



<p>&#8220;Saat sampai di tengah Jembatan Sabodam Kedung Cenit, tiba-tiba saja datang banjir dan menghantam jembatan. Sehingga, truk terjun ke Kedung Cenit,&#8221; kata Iptu Udiyono, Rabu (26/10/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Saat peristiwa itu, satu orang penumpang bernama Pendik (32), warga Dusun Sumbermanggis, Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, berhasil melompat dan selamat. Sedangkan empat lainnya, tidak sempat menyelamatkan diri dan hanyut.</p>



<p>&#8220;Korban yang selamat, saat ini ditampung di Balai Desa Tumpakoyot. Sedangkan evakuasi dan pencarian, masih terus dilakukan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sedangkan beberapa yang belum ditemukan, yaitu Andik (21), Yopi (23), keduanya warga Sumberurip Kecamatan Doko. Riyanto (55) sebagai kernet truk dan Obet (18), sebagai sopir truk. Keduanya, warga Dusun Sumbersari, Desa Tumpakoyot, Kecamatan Bakung. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177486</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terpeleset dan Hanyut di Sungai Cemplong Kota Malang, Balita Sawojajar Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/terpeleset-dan-hanyut-di-sungai-cemplong-kota-malang-balita-sawojajar-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Sep 2022 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Tak Bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut di sungai]]></category>
		<category><![CDATA[korban hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=175274</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang Balita berinisial berinisial AAF (4), warga Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ditemukan hanyut di Sungai Cemplong atau Sungai Anyar, tidak jauh dari rumahnya, Rabu (14/09/2022) siang. Saat ditemukan, tubuh korban kondisinya di dalam air dengan keadaan lemas dan masih sempat muntah. Saat dilakukan pemeriksaan oleh dokter RJT, akhirnya diketahui kalau korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang Balita berinisial berinisial AAF (4), warga Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ditemukan hanyut di Sungai Cemplong atau Sungai Anyar, tidak jauh dari rumahnya, Rabu (14/09/2022) siang.</p>



<p>Saat ditemukan, tubuh korban kondisinya di dalam air dengan keadaan lemas dan masih sempat muntah. Saat dilakukan pemeriksaan oleh dokter RJT, akhirnya diketahui kalau korban telah meninggal dunia.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa siang itu korban dan teman-temannya bermain di Jembatan Sungai Cemplong. Namun, saat korban berada di bibir jembatan, diduga korban terperosok jatuh ke sungai dan terbawa arus.</p>



<p>Melihat korban jatuh ke sungai, teman-temannya pun lari pulang dan memberi tahu ibunya. Kontan, hal itu langsung membuat keluarga korban panik hingga bersama warga melakukan pencarian.</p>



<p>Mereka dengan dibantu warga, menyusuri aliran Sungai Cemplong. Dari pencarian itu, korban akhirnya ditemukan di aliran sungai tepatnya di kawasan makam baru Sawojajar Gang XV atau sekitar 200 meter dari titik awal korban terjatuh.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Saat itu, korban terlihat di sungai hingga segera saja dilakukan pertolongan. Kondisinya sangat lemas dan warga berusaha menolong korban dengan memberikan nafas buatan dan diteruskan ke piket SPKT Polsek Kedungkandang dan RJT.</p>



<p>Setelah dilakukan pengecekan oleh tim dokter RJT, nyawa korban diketahui sudah meninggal. Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi dan membuat surat pernyataan, agar meminta untuk langsung memakamkan.</p>



<p>Kapolsek Kedungkandang, Kompol Agus Siswo Hariadi, membenarkan adanya kejadian tersebut. &#8220;Bahwa dari keterangan para saksi, korban hanyut setelah jatuh dari bibir jembatan,&#8221; ujar Kompol Agus. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175274</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hanyut di Sungai Kasin, Seorang Kakek Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/hanyut-di-sungai-kasin-seorang-kakek-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Dec 2018 12:56:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[korban hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[Mr X]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta klojen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/70335-hanyut-di-sungai-kasin-seorang-kakek-tewas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang kakek diperkirakan berusia 70 tahun ditemukan tewas di sungai / Kali Kasin Jl Bareng Gang I, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (25/12/2018) siang. Belum diketahui identitasnya dikarenakan sama sekali tidak ditemukan identitas diri yang melekat. Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang. Informasi Memontum, bahwa siang itu warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang kakek diperkirakan berusia 70 tahun ditemukan tewas di sungai / Kali Kasin Jl Bareng Gang I, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (25/12/2018) siang. Belum diketahui identitasnya dikarenakan sama sekali tidak ditemukan identitas diri yang melekat. Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.</p>
<p>Informasi Memontum, bahwa siang itu warga sekitar melihat korban hanyut di sungai Jl Bareng Gang I. Warga kemudian melakukan pertolongan dan mengangkat tubuh korban di atas keramba ikan yang banyak berada di sungai. Namun saat dilakukan pengecekan, kondisi korban sudah tidak bernyawa. </p>
<p><div id="attachment_70336" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181225-WA0138-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-70336" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181225-WA0138-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="korban usai ditemukan. (ist)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-70336" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181225-WA0138-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181225-WA0138-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-70336" class="wp-caption-text"><strong>korban usai ditemukan. (ist)</strong></p></div></p>
<p><strong>Baca: </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/22707-kakek-hanyut-di-sungai-kasin-ternyata-warga-kotalama" rel="noopener" target="_blank">Kakek Hanyut di Sungai Kasin, Ternyata Warga Kotalama</a></p>
<p>Kejadian itu cukup mengundang perhatian warga sekitar hingga melaporkan penemuan ini ke Polsekta Klojen. Petugas kemudian mendatangi lokasi yang berada dinkali Kasin RT 4/RW 05. Jenazah korban kemudian dievakuasi dibawa ke kamar mayat RSSA Malang. </p>
<p>&#8221; Kami masih melakukan penyelidikan. Saat ditemukan belum diketahui identitasnya,&#8221; ujar Ipda Marhaeni, Kasubag Humas Polres Malang Kota. <strong>(gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">70335</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siswa Kelas 5 SD Hanyut, Diduga Epilepsi Kambuh</title>
		<link>https://memontum.com/siswa-kelas-5-sd-hanyut-diduga-epilepsi-kambuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2018 14:04:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Epilepsi]]></category>
		<category><![CDATA[korban hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[Polsekta Kedungkandang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/67872-siswa-kelas-5-sd-hanyut-diduga-epilepsi-kambuh</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dimas Oki Saputra (11) siswa kelas 5 SDN 5 Madyopuri, warga Jl Ki Ageng Gribig Gang Mired, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (10/12/2018) sekitar pukul 14.30, diduga hanyut di Sungai Amprong, Kelurahan Madyopuro. Hingga pukul 20.23, tubuh Dimas belum ditemukan. Imformasi Memontum menyebutkan bahwa Dimas dan Ciko (9) tetanggany [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dimas Oki Saputra (11) siswa kelas 5 SDN 5 Madyopuri, warga Jl Ki Ageng Gribig Gang Mired, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (10/12/2018) sekitar pukul 14.30, diduga hanyut di Sungai Amprong, Kelurahan Madyopuro. Hingga pukul 20.23, tubuh Dimas belum ditemukan. </p>
<p>Imformasi Memontum menyebutkan bahwa Dimas dan Ciko (9) tetanggany berenang di Sungai Amprong. Mereka berenang dari utara ke selatan. Namun saat Ciko sampai ke tepi sungai, dia tidak lagi melihat keberadaan Dimas.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0289-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0289-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-67875" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0289-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0289-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Hal itu membuat Ciko ketakutan hingga memilih pulang ke rumah. Disaat yang hampir bersamaan Munir (40) yang saat itu hendak memancing menemukan baju di oinggir sungai. Saat dicek ternyata baju tersebut milik Dimas, keponakannya. Munir sempat mencari ke sungai, namun tidak melihat keberadaan Dimas. Kejadian itu membuat kaget warga sekitar hingga dilakukan penyisiran. </p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0290-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0290-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-67874" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0290-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0290-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Karena tak juga ditemukan, kejadian ini dilaporkan ke Polsekta Kedungkandang dan Tim Sar. Pencarian terus dilakukan hingga malam hari. </p>
<p><div id="attachment_67873" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0288-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-67873" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0288-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Proses pencarian..(ist)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-67873" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0288-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181210-WA0288-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-67873" class="wp-caption-text"><strong>Proses pencarian (ist)</strong></p></div></p>
<p>&#8221; Tubuh korban belum ditemukan. Aliran sungai cukup deras dan saat ini kondisi sudah malam. Untuk dugaan sementara epilepsi korban kamnuh saat berenang hingga hanyut di sungai,&#8221; ujar Kompol Suko Wahyudi, Kapolsekta Kedungkandang. <strong>(gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">67872</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pingsan, Hanyut di Sungai Brantas</title>
		<link>https://memontum.com/pingsan-hanyut-di-sungai-brantas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Nov 2018 14:55:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[korban hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[Mr X]]></category>
		<category><![CDATA[Polsekta Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Brantas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/64846-pingsan-hanyut-di-sungai-brantas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Soerang laki-laki tanpa identitas alias Mr X yang diperkirakan berumur 35 tahun, Selasa (20/11/2018) sekitar pukul 14.30, ditemukan hanyut di sungai Brantas di sekitar jembatan Jl. Junggul, RT 6/RW 1, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Saat ditemukan oleh warga, kondisinya sudah tidak sadarkan diri hingga kejadian ini dilaporkan ke Polsekta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Soerang laki-laki tanpa identitas alias Mr X yang diperkirakan berumur 35 tahun, Selasa (20/11/2018) sekitar pukul 14.30, ditemukan hanyut di sungai Brantas di sekitar jembatan Jl. Junggul,  RT 6/RW 1, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Saat ditemukan oleh warga, kondisinya sudah tidak sadarkan diri hingga kejadian ini dilaporkan ke Polsekta Kedungkandang dan Tim SAR. </p>
<p>Tubuh Mr X, setelah berhasil di evakuasi segera dilarikan ke IGD RSSA Malang. Informasi Memontum, menyebutkan bahwa penemuan ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar. Kabar ini menyebar salah satunya diketahui oleh Ibrahim (26) warga Jl Kolonel Sugiono Gang IIIC, Mergosono, Kecamatan Kedungkandang.  Saat ditemukan, tubuh Mr X  terlihat  hanyut tenggelam hingga Ibrahim segera meminta tolong warga sekitar. </p>
<p><div id="attachment_64847" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-64847" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181120-WA0143-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Mr X saat di evakuasi. (ist)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-64847" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181120-WA0143-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181120-WA0143-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-64847" class="wp-caption-text"><em><strong>Mr X saat di evakuasi. (ist)</strong></em></p></div></p>
<p>Pria kurus yang hanya memakai celana jeans tersebut hanya terlihat kepalanya saja hingga semula sempat diperkirakan sudah meninggal. Ibrahim dan warga lainnya segera melakukan pertolongan membawa tubuh Mr X tersebut di atas jembatan. Ternyata korban masih hidup hingga segera saja dilaporkan ke Polsekta Kedungkandang dan Tim SAR. Petugas segera cepat membawa Mr X tersebut ke IGDvRDSA Malang untuk mendapat perawatan medis. </p>
<p>&#8220;Saat ditemukan belum diketahui identitasnya. Korban sudah dibawa ke RSSA Malang untuk mendapatkan pengobatan,&#8221; ujar Kompol Suko Wahyudi, Kapolsekta Kedungkandang. <strong>(gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">64846</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
