<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Korban Perkosaan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/korban-perkosaan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Dec 2022 06:51:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Korban Perkosaan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perkosa Anak Tiri yang Masih Sekolah, Bapak Bejad Asal Bondowoso Dijebloskan Tahanan</title>
		<link>https://memontum.com/perkosa-anak-tiri-yang-masih-sekolah-bapak-bejad-asal-bondowoso-dijebloskan-tahanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2022 04:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Perkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelecehan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[perkosa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180336</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Unit PPA Satreskrim Polres Bondowoso, berhasil menjebloskan seorang pelaku dugaan perkosaan terhadap anak tirinya. Mirisnya, korban aksi bejad pelaku berinisial IH (35) warga Kecamatan Bondowoso itu, diketahui masih berstatus pelajar SMP atau di bawah umur. Kapolres Bondowoso, AKBP Wimboko, melalui Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Agus Purnomo, menjelaskan bahwa pelaku melakukan tindak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Unit PPA Satreskrim Polres Bondowoso, berhasil menjebloskan seorang pelaku dugaan perkosaan terhadap anak tirinya. Mirisnya, korban aksi bejad pelaku berinisial IH (35) warga Kecamatan Bondowoso itu, diketahui masih berstatus pelajar SMP atau di bawah umur.</p>



<p>Kapolres Bondowoso, AKBP Wimboko, melalui Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Agus Purnomo, menjelaskan bahwa pelaku melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap anaknya bukan hanya satu kali. Melainkan, dilakukan berulang-ulang dengan ancaman.</p>



<p>“Pelaku melakukan tindak pidana tersebut sebanyak empat kali. Pertama, sekitar 04 Juli 2022 hingga berlanjut ke hari berikutnya, atau sampai 17 Juli 2022. Peristiwa itu, dilakukan tersangka dikediaman korban,&#8221; terang Kasatreskrim Polres Bondowoso, Rabu (21/12/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Tersangka IH, lanjutnya, dalam menyalurkan nafsu birahinya dengan cara tersangka mendatangi korban. Kemudian, mengancam korban dengan menggunakan sebilah pisau yang diposisikan di leher korban. Apabila tidak mau melayani nafsu birahinya, maka akan dibunuh.</p>



<p>“Karena korban takut dan tidak berani berontak, tersangka langsung membuka paksa celana panjang dan celana dalam korban. Hingga akhirnya, tersangka mensetubuhi korban,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dari hasil penyidikan, Polres Bondowoso juga turut mengamankan barang bukti sebilah pisau dengan gagang plastik warna hitam, satu bungkus sisa serbuk jamu dan 1 (satu) lembar Kutipan Akta Kelahiran korban.</p>



<p>“Atas perbuatannya, tersangka IH dijerat dengan Pasal: 81 Ayat (1), (2), (3) Jo Pasal 76D subs Pasal 82 Ayat (1), (2) Jo Pasal 76E UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang RI nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undang-undang dan pasal 6 huruf c UU RI nomor 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual Jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana,&#8221; papar Kasatreskrim Polres Bondowoso. <strong>(sam/zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180336</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Perkosaan Meninggal, 7 Pelaku Masih Berkeliaran</title>
		<link>https://memontum.com/korban-perkosaan-meninggal-7-pelaku-masih-berkeliaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2020 13:17:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Perkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[polres bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118532-korban-perkosaan-meninggal-7-pelaku-masih-berkeliaran</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Satreskrim Polres Bangkalan hingga kini belum berhasil menangkap para pelaku pemerkosaan brutal yang dilakukan 7 pemuda di Tanjung Bumi pada tanggal 26 Juni lalu. Padahal, profil enam dari tujuh pelaku sudah diketahui dan dikantongi oleh pihak kepolisian. Hal tersebut diungkap oleh Kasatreskrim Polres Bangkalan yang mengakui telah mengetahui identitas pelaku. Hal tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Satreskrim Polres Bangkalan hingga kini belum berhasil menangkap para pelaku pemerkosaan brutal yang dilakukan 7 pemuda di Tanjung Bumi pada tanggal 26 Juni lalu. Padahal, profil enam dari tujuh pelaku sudah diketahui dan dikantongi oleh pihak kepolisian.</p>
<p>Hal tersebut diungkap oleh Kasatreskrim Polres Bangkalan yang mengakui telah mengetahui identitas pelaku. Hal tersebut terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan pada saksi dan juga alat bukti yang ditemukan.</p>
<p>&#8220;Kami sudah tetapkan enam tersangka dan saat ini dalam pengejaran. Sementara untuk satu pelaku lainnya masih kmi dalami,&#8221; ucapnya, Senin (6/7/2020).</p>
<p>Berdasarkan hasil penyelidikan, beberapa pelaku sudah melakukan upaya kabur dengan meninggalkan Bangkalan. Sementara pelaku lain masih bersembunyi dan belum ditemukan hingga kini.</p>
<p><a href="https://bangkalan.memontum.com/1680-ibu-satu-anak-diperkosa-7-berandal-digilir-4-jam-tanpa-henti" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Baca :</strong> Ibu Satu Anak Diperkosa 7 Berandal, Digilir 4 Jam Tanpa Henti</a></p>
<p>&#8220;Kami sudah gerakkan petugas kami bersama polsek setempat. Untuk diluar Bangkalan kami dibantu oleh anggota Polda Jatim,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Agus mengatakan sempat mendapat kendala dalam pengungkapan kasus tersebut. Pasalnya, pelaku tidak dikenali korban dan saksi serta pelaporan tak dilakukan setelah kejadian pemerkosaan.</p>
<p><a href="https://bangkalan.memontum.com/1696-tragis-korban-perkosaan-bangkalan-tewas-bunuh-diri" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Baca Juga : </strong>Tragis, Korban Perkosaan Bangkalan Tewas Bunuh Diri</a></p>
<p>&#8220;Kendalanya korban dan saksi tidak mengenal korban. Sehingga perlu waktu untuk penetapan tersangka. Kini kami terus kejar pelaku dan kami harap pelaku segera menyerahkan diri,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sebelumnya, seorang wanita asal Kokop diperkosa 7 pemuda pada tanggal 26 juni lalu. Ibu satu anak itu diperkosa secara bergiliran sejak pukul 01.00 hingga pukul 04.00. Namun pada tanggal 1 Juli, korban harus menghembuskan nafas terakhir usai ditemukan tergeletak di dapur dengan mulut berbusa.<strong> (isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118532</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tragis, Korban Perkosaan Bangkalan Tewas Bunuh Diri</title>
		<link>https://memontum.com/tragis-korban-perkosaan-bangkalan-tewas-bunuh-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2020 12:22:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh diri]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Perkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[polres bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118229-tragis-korban-perkosaan-bangkalan-tewas-bunuh-diri</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Korban pemerkosaan bergilir berinisial S asal Kecamatan Kokop menghabisi nyawanya sendiri tadi malam, Rabu (1/7/2020). Pihak kepolisian membenarkan adanya kejadian tersebut dan saat ini masih dalam penyelidikan. Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Agus Sobarnapraja mengatakan korban meninggal akibat bunuh diri. Ia diduga bunuh diri setelah mengalami tekanan mental paska pemerkosaan tersebut. &#8220;Kami sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan </strong>&#8211; Korban pemerkosaan bergilir berinisial S asal Kecamatan Kokop menghabisi nyawanya sendiri tadi malam, Rabu (1/7/2020). Pihak kepolisian membenarkan adanya kejadian tersebut dan saat ini masih dalam penyelidikan.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Agus Sobarnapraja mengatakan korban meninggal akibat bunuh diri. Ia diduga bunuh diri setelah mengalami tekanan mental paska pemerkosaan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami sudah ke TKP dan betul korban meninggal dunia. Dugaan sementara bunuh diri namun tim Inafis, penyidik Polres dan Polsek sedang memastikan lebih lanjut ke TKP,&#8221; ucapnya, Kamis (2/7/2020).</p>
<p>Hal tersebut juga disampaikan oleh psikolog korban, Koordinator Pendamping Psikologi Perempuan dan Anak (PPPA) Bangkalan, Dr Mutmainnah. Ia mengatakan korban meninggal dunia akibat menenggak cairan beracun. Korban sempat dilarikan ke bidan desa namun nyawanya tak tertolong.</p>
<p><a href="https://bangkalan.memontum.com/1680-ibu-satu-anak-diperkosa-7-berandal-digilir-4-jam-tanpa-henti" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Baca : </strong>Ibu Satu Anak Diperkosa 7 Berandal, Digilir 4 Jam Tanpa Henti</a><br />
&#8220;Pihak keluarga langsung bawa ke bidan desa, lalu saat menuju puskesmas, korban tidak dapat tertolong,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sebelumnya, Mutmainnah juga mengatakan bahwa korban sempat melakukan aksi serupa namun hal itu diurungkan. Ia tak menyangka, korban nekat meminum cairan tersebut.</p>
<p>&#8220;Sebelum pelaporan ke Polres, korban sempat mau bunuh diri dengan cairan itu. Tapi diurungkan karena korban masih memikirkan anaknya yang berumur 3 tahun itu,&#8221; tambahnya.</p>
<p><a href="https://bangkalan.memontum.com/1685-sempat-mau-bunuh-diri-korban-perkosaan-7-pemuda-didampingi-psikolog" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Baca Juga :</strong> Sempat Mau Bunuh Diri, Korban Perkosaan 7 Pemuda Didampingi Psikolog</a></p>
<p>Hal serupa juga diungkap tetangga korban, Abdus Syakur yang mengatakan bahwa korban meminum racun fastac. Korban juga sempat diteror paska laporan pemerkosaan masuk ke kepolisian.</p>
<p>&#8220;Paska kejadian itu korban sempat diteror juga oleh pelaku dan tadi malam korban bunuh diri dengan minum cairan beracun fastac, korban tidak bisa tertolong sebab reaksi racun tersebut cukup cepat,&#8221; pungkasnya. <strong>(isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118229</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sempat Mau Bunuh Diri, Korban Perkosaan 7 Pemuda Didampingi Psikolog</title>
		<link>https://memontum.com/sempat-mau-bunuh-diri-korban-perkosaan-7-pemuda-didampingi-psikolog</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 04:10:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Perkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[percobaan bunuh diri]]></category>
		<category><![CDATA[polres bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118039-sempat-mau-bunuh-diri-korban-perkosaan-7-pemuda-didampingi-psikolog</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Kasus pemerkosaan warga Kecamatan Kokop hingga kini terus bergulir. Sempat berusaha bunuh diri, korban S kini mendapat pendampingan psikologis. Koordinator pendamping psikologis PPT Bangkalan, Dr Mutmainah mengatakan korban saat ini dalam keadaan trauma berat. Sehingga, pihaknya terus melakukan pendampingan hingga trauma yang dialami korban sembuh. &#8220;Kondisi korban trauma berat dan sempat berusaha [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Kasus pemerkosaan warga Kecamatan Kokop hingga kini terus bergulir. Sempat berusaha bunuh diri, korban S kini mendapat pendampingan psikologis.</p>
<p>Koordinator pendamping psikologis PPT Bangkalan, Dr Mutmainah mengatakan korban saat ini dalam keadaan trauma berat. Sehingga, pihaknya terus melakukan pendampingan hingga trauma yang dialami korban sembuh.</p>
<p>&#8220;Kondisi korban trauma berat dan sempat berusaha bunuh diri dengan racun serangga. Namun, ia masih punya kekuatan untuk sembuh dari traumanya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Tak hanya itu, korban juga mengalami teror oleh pelaku melalui telepon dengan nomor rahasia. Kini seluruh kerjadian tersebut telah dilaporkan ke Polres Bangkalan.</p>
<p>&#8220;Saya terus komunikasi dengan Kanit PPA polres Bangkalan. Dari pendampingan itu, kami dapat satu nama dari korban yang diingat saat kejadian dan sudah kami laporkan,&#8221; lanjutnya.</p>
<p><a href="https://bangkalan.memontum.com/1680-ibu-satu-anak-diperkosa-7-berandal-digilir-4-jam-tanpa-henti" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Baca :</strong> Ibu Satu Anak Diperkosa 7 Berandal, Digilir 4 Jam Tanpa Henti</a></p>
<p>Ia berharap, kasus ini segera terungkap dan pelaku mendapat hukuman yang setimpal. Sebab, ibu satu anak ini telah dirusak secara fisik dan juga mental. Tak cukup sampai disitu, hingga kini masih ada masyarakat yang memberikan sanksi sosial terhadap korban dan keluarganya.</p>
<p>&#8220;Saya berharap dan ini juga harapan keluarga agar pelaku segera ditangkap. Mohon dengan sangat untuk mengungkap kasus ini setuntas-tuntasnya,&#8221; harapnya. <strong>(Isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118039</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
