<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Korban Tenggelam &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/korban-tenggelam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Jun 2023 16:08:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Korban Tenggelam &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Takziah ke Rumah Keluarga Korban Tenggelam, Bupati Trenggalek Pastikan Tutup Kolam Renang Tirta Jwalita</title>
		<link>https://memontum.com/takziah-ke-rumah-keluarga-korban-tenggelam-bupati-trenggalek-pastikan-tutup-kolam-renang-tirta-jwalita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jun 2023 11:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Takziah]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190371</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, memerintahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) untuk menutup keberadaan Kolam Renang Tirta Jwalita. Penutupan kolam renang plat merah ini, akan dilakukan sampai ada perbaikan dan pembenahan aset maupun Standard Operasional Prosedur (SOP) yang betul-betul dimaksimalkan. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kolam renang itu telah mengakibatkan tiga nyawa bocah melayang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, memerintahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) untuk menutup keberadaan Kolam Renang Tirta Jwalita. Penutupan kolam renang plat merah ini, akan dilakukan sampai ada perbaikan dan pembenahan aset maupun Standard Operasional Prosedur (SOP) yang betul-betul dimaksimalkan.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kolam renang itu telah mengakibatkan tiga nyawa bocah melayang. Ketiganya, diduga meninggal setelah tidak bisa berenang di kolam untuk orang dewasa.</p>



<p>Dikonfirmasi usai takziah ke rumah keluarga tiga korban tenggelam, Mas Ipin-sapaan akrabnya, menyampaikan duka yang mendalam atas musibah yang terjadi Minggu (04/06/2023) kemarin. &#8220;Saya turut berbela sungkawa, sekaligus menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada keluarga korban. Terlebih, kejadian kemarin itu terjadi di kolam renang milik Pemerintah Daerah (Pemda),&#8221; kata Bupati Arifin, Rabu (07/06/2023) siang.</p>



<p>Meski pihak keluarga korban tidak menuntut secara hukum atas kejadian kemarin, ujar Bupati, namun dirinya akan melakukan evaluasi secara total pada manajemen pengelolaan Kolam Renang Tirta Jwalita, yang berlokasi di area Stadion Minak Sopal Trenggalek itu. &#8220;Yang jelas, kami akan mengevaluasi pada jajaran, serta memerintahkan agar Kolam Renang Tirta Jwalita, ditutup hingga ada perubahan dan pembenahan baik aset maupun manajemen,&#8221; kata Bupati Trenggalek.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Suami Novita Hardiny ini menyampaikan, jika proses penyelidikan dari kepolisian tetap berjalan. Meski pun, pihak keluarga korban tidak melaporkan hal tersebut ke Polres Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Proses penyelidikan tetap berjalan. Sejauh ini, polisi mulai mengusut kasus ini dari rekaman CCTV dan menggali informasi dari saksi-saksi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Berkaca dari kejadian tersebut, Bupati Arifin akan lebih fokus pada SOP pengamanan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi kedepannya. &#8220;Sebenarnya, di sana sudah terpasang CCTV. Mungkin ke depannya, kita akan lebih fokuskan untuk pengawasannya. Jadi, tidak hanya melalui CCTV melainkan secara langsung agar lebih terjamin. Dan, kami siap juga terbuka menerima semua masukan, saran atau kritik baik dari keluarga korban maupun masyarakat luas terkait pembenahan ke depannya,&#8221; tutur Bupati Arifin.</p>



<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga memastikan bahwa keluarga korban akan mendapatkan asuransi dari Jasa Raharja. Mengingat, setiap tiket masuk wisata yang dikelola Pemerintah Daerah, terdapat asuransi.</p>



<p>&#8220;Selain mendapatkan asuransi Jasa Raharja, para keluarga korban juga mendapat tali asih. Ini juga sebagai wujud kemanusiaan atas insiden yang terjadi. Harapannya, kejadian ini menjadi yang terakhir dan tidak akan ada lagi kejadian-kejadian serupa ke depannya,&#8221; tegasnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190371</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Embung Asmara Gedangan Ditemukan Tak Bernyawa</title>
		<link>https://memontum.com/korban-embung-asmara-gedangan-ditemukan-tak-bernyawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2020 15:02:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Waduk Embung Asmara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124808</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Adi Surya Pratama, 13 tahun warga Dusun Gedangan Kulon Rt 03 Rw 11, Desa/Kecamatan Gedangan, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Kamis (1/10) sekitar pukul 13.40. Korban yang sebelumnya dilaporkan tenggelam akibat tidak bisa berenang, pada Rabu (30/9) itu, ditemukan tim gabungan Muspika Gedangan, Basarnas, PMI Kabupaten Malang, PSR, SAR Bhayangkara, Satria Rescue, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Adi Surya Pratama, 13 tahun warga Dusun Gedangan Kulon Rt 03 Rw 11, Desa/Kecamatan Gedangan, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Kamis (1/10) sekitar pukul 13.40.</p>
<p>Korban yang sebelumnya dilaporkan tenggelam akibat tidak bisa berenang, pada Rabu (30/9) itu, ditemukan tim gabungan Muspika Gedangan, Basarnas, PMI Kabupaten Malang, PSR, SAR Bhayangkara, Satria Rescue, ACT, Gimbal Alas, Mahameru, KNDJH, Es teh anget rescue dan Malang Selatan Rescue.</p>
<p>&#8220;Begitu dievakuasi, tubuh korban langsung dibawa ke puskesmas untuk dilakukan visum,&#8221; ujar seorang anggota PMI Kabupaten Malang.</p>
<p><div id="attachment_124810" style="width: 310px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/Tim-SAR.jpeg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-124810" decoding="async" class="size-medium wp-image-124810" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/Tim-SAR-300x206.jpeg?resize=300%2C206&#038;ssl=1" alt="Petugas PMI Kabupaten Malang, saat evakuasi korban(Sur/CW-3)." width="300" height="206" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/Tim-SAR.jpeg?resize=300%2C206&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/Tim-SAR.jpeg?resize=200%2C137&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/Tim-SAR.jpeg?w=500&amp;ssl=1 500w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-124810" class="wp-caption-text">Petugas PMI Kabupaten Malang, saat evakuasi korban. (Sur/CW-3).</p></div></p>
<p>Diperoleh informasi, sebelum dilaporkan tenggelam tidak bisa berenang, korban awalnya memakai perahu gethek bersama dua temannya yakni Rizal Adi Maulana dan Ilyas di Waduk Embung Asmara. Ketiganya, memakai perahu ke tengah waduh dengan jarak sekitar 20 meteran.</p>
<p>Sesampai di tengah, dua teman korban langsung menceburkan diri ke air dan berenang ke tepi waduk. Korban yang diduga tidak tahu kedalaman waduk, pun bermaksud mengikuti kedua temannya.</p>
<p>Namun, apes bagi korban. Dirinya yang tidak bisa berenang, justru tenggelam. Sementara kedua temannya yang baru sadar, akhirnya mencoba minta tolong kepada warga sekitar.</p>
<p>Akibat kejadian itu, warga dibantu Muspika dan tim rescue, melakukan pencarian. Sayang, hingga malam tubuhnya tidak berhasil ditemukan. <strong>(sur/cw3)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124808</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Bocah 7 Tahun Tewas Mengapung di Kolam Pancing Baru di Sugihwaras Candi</title>
		<link>https://memontum.com/dua-bocah-7-tahun-tewas-mengapung-di-kolam-pancing-baru-di-sugihwaras-candi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2020 12:48:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[polsek candi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114523-dua-bocah-7-tahun-tewas-mengapung-di-kolam-pancing-baru-di-sugihwaras-candi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sebuah kolam pancing milik Miftahul Huda yang dibangun memakan korban. Dua bocah berusia 7 tahun tewas mengapung di kolam pancing yang ada di RT 07, RW 02 Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo itu, Rabu (13/5/2020) petang. Diduga, karena tak bisa bereneng kedua korban akhirnya meninggal dunia karena lambannya pertolongan. Apalagi kolam dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sebuah kolam pancing milik Miftahul Huda yang dibangun memakan korban. Dua bocah berusia 7 tahun tewas mengapung di kolam pancing yang ada di RT 07, RW 02 Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo itu, Rabu (13/5/2020) petang. Diduga, karena tak bisa bereneng kedua korban akhirnya meninggal dunia karena lambannya pertolongan. Apalagi kolam dengan lebar 6 meter dan panjang 10 meter ini sudah terisi air penuh.</p>
<p>Kedua bocah tenggelam itu adalah Satria Rizki (7), warga Desa Candi dan Celvin Dwi Saputra (7) warga Desa Sugiwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Keduanya ditemukan warga sudah dalam kondisi mengapung di tengah kolam baru itu.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-114524" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200513-WA0203-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200513-WA0203-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200513-WA0203-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200513-WA0203-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200513-WA0203-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Dugaan sementara kedua korban tenggelam karena keduanya belum bisa berenang,&#8221; terang Kapolsek Candi AKP Yulie Khrisna, Rabu (13/5/2020) petang.</p>
<p>Lebih jauh, Yulie menceritakan jika dalam peristiwa itu polisi sudah mendapatkan keterangan dari tiga saksi. Diantaranya Robit (13) dan Vino (13) warga Dusun Waras, Desa Sugiwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Selain itu, ada saksi Mufti Najib (51) warga Desa Sugiwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Saat ditemukan para saksi, kedua korban sudah dalam kondisi mengapung di tengah kolam pancing baru itu,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Kronologisnya, lanjut Yulie sekitar pukul 17.00 WIB saksi Robit dan Vino sedang bermain layang-layang di pinggir kolam ikan itu. Keduanya melihat ada 2 anak (bocah) sudah dalam kondisi mengapung di kolam pancing itu. Selanjutnya saksi Vino memberitahukan kepada saksi Mufti Najib untuk diajak langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).</p>
<p>&#8220;Tidak berselang lama, kemudian banyak warga berdatangan menolong kedua korban untuk dinaikkan ke pinggir kolam dan dilaporkan ke Polsek Candi untuk penyelidikan lebih lanjut,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sebelumnya, kata Yulie kedua korban berusaha mengejar layang-layang putus tak bertuan itu melewati kolam pancing yang masih dalam proses pembangunan itu. Saat mengejar layang-layang ke arah kolam itu, korban terperosok. Diduga karena tanpa pikir panjang melintasi kolam pancing itu.</p>
<p>&#8220;Tapi, naas diduga tak bisa berenang membuat kedua korban meminta pertolongan. Akan tetapi saat sudah di lokasi usaha warga menolong korban terlambat,&#8221; paparnya.</p>
<p>Usai dievakuasi kedua korban dilarikan ke RSUD Sidoarjo. Karena tubuh keduanya sudah lemas.</p>
<p>&#8220;Saat sampai di UGD RSUD Sidoarjo, kedua korban dinyatakan meninggal dunia. Hasil visum menyatakan tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban. Korban meninggal karena tenggelam,&#8221; tandasnya.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114523</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pencari Ikan Kalipare Terjerat Jaring di Karangkates</title>
		<link>https://memontum.com/pencari-ikan-kalipare-terjerat-jaring-di-karangkates</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2020 11:12:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Karangkates]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[polsek kalipare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107706-pencari-ikan-kalipare-terjerat-jaring-di-karangkates</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Hilang seharian, pencari ikan Kalipare ditemukan tidak bernyawa dalam air di sekitar Bendungan Karangkates Sumberpucung. Musibah dialami Triyono (30) warga Dukuh Duren RT53/RW08 Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Bermula, seharian korban tidak kunjung pulang sejak Selasa (3/3/2020) siang. Pamit mencari ikan, ia diduga tenggelam di perairan Karangkates dekat Bendungan. Informasi didapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Hilang seharian, pencari ikan Kalipare ditemukan tidak bernyawa dalam air di sekitar Bendungan Karangkates Sumberpucung. Musibah dialami Triyono (30) warga Dukuh Duren RT53/RW08 Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.</p>
<p>Bermula, seharian korban tidak kunjung pulang sejak Selasa (3/3/2020) siang. Pamit mencari ikan, ia diduga tenggelam di perairan Karangkates dekat Bendungan.</p>
<p><div id="attachment_107707" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-107707" decoding="async" class="size-full wp-image-107707" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200304-WA0045-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="SELAM : Titik lokasi diselami anggota pencari. (ist)" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200304-WA0045-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200304-WA0045-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200304-WA0045-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200304-WA0045-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200304-WA0045-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200304-WA0045-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-107707" class="wp-caption-text">SELAM : Titik lokasi diselami anggota pencari. (ist)</p></div></p>
<p>Informasi didapat Memontum.com dari sumber sahih, Rabu, pukul 10.00 pamit keluarga untuk berangkat memancing ikan di Bendungan sekitaran Karangkates. Sepeda motor diparkir di dekat bendungan.</p>
<p>Namun, hingga Kamis (4/3/2020) pagi, Triyono tidak kunjung pulang ke rumahnya. Perahu, hasil memancing sudah ditemukan warga. Alhasil informasi adanya korban diduga tenggelam dilaporkan ke pihak kepolisian.</p>
<p>Turunlah sejumlah anggota SAR, termasuk PMI Kabupaten Malang, BPBD dan Awangga. Turun pula anggota Polsek Sumberpucung, Polsek Kalipare dan petugas keamanan Jasa Tirta (PJT).</p>
<p>&#8220;Lokasinya masuk Kalipare. Kami membantu karena kemanusiaan. Bersama anggota PJT dan penyelam diturunkan,&#8221; ungkap AKP Edy Sunyata Ssos, Kapolsek Sumberpucung kepada Memontum.com, Rabu (4/3/2020) siang.</p>
<p>Menurut Edy, barang-barang korban telah ditemukan. Diantaranya, sepeda motor, bekal, tempat ikan dan topi milik korban.</p>
<p>AKP Edy Sunyata menambahkan, sekitar pukul 14.30, tubuh Triyono ditemukan penyelam. Jaraknya 30 m di Barat dari titik diduga tenggelamnya korban. Tubuhnya berhasil dievakuasi tim selam PMI Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Kondisinya terserimpet (terjerat : red) jaring, di tangan dan kaki,&#8221; ungkap Edy kepada Memontum.com, Rabu sore.</p>
<p>Terpisah diwawancarai, Kapolsek Kalipare, Iptu Soleh Masudi menjelaskan jika penyebab tenggelamnya korban belum diketahui pasti, apakah karena kram saat memasang jaring ataukah sebab lain.</p>
<p>&#8220;Yang jelas, kejadian ini musibah murni. Keluarga menyatakan tidak melanjutkan proses penyelidikan dan menandatangani surat pernyataan,&#8221; ujar Soleh Masudi kepada Memontum.com. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107706</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cak Nur Santuni Keluarga Saat Takziah ke Rumah 3 Siswa SMPN 5 Sidoarjo Tenggelam</title>
		<link>https://memontum.com/cak-nur-santuni-keluarga-saat-takziah-ke-rumah-3-siswa-smpn-5-sidoarjo-tenggelam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Feb 2020 14:27:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Cak Nur]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[santunan]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Pucang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106395-cak-nur-santuni-keluarga-saat-takziah-ke-rumah-3-siswa-smpn-5-sidoarjo-tenggelam</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin mendatangi satu per satu keluarga siswa SMPN 5 Sidoarjo yang menjadi korban tenggelam di Sungai Pucang, Sabtu (15/2/2020). Wabup yang akrab dipanggil Cak Nur ini menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya sekaligus memberikan santunan kepada keluarga korban. Santunan itu, selain dari saku pribadi Wabup juga berasal dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin mendatangi satu per satu keluarga siswa SMPN 5 Sidoarjo yang menjadi korban tenggelam di Sungai Pucang, Sabtu (15/2/2020). Wabup yang akrab dipanggil Cak Nur ini menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya sekaligus memberikan santunan kepada keluarga korban.</p>
<p>Santunan itu, selain dari saku pribadi Wabup juga berasal dari Baznas Sidoarjo. Cak Nur memberikan santunan sebesar Rp 2 juta kepada masing-masing keluarga korban. Sedangkan dari Baznas Sidoarjo memberikan santunan Rp 1,5 juta ke masing-masing keluarga korban. Rencananya Baznas Sidoarjo juga bakal menambah bantuan biaya permodalan usaha bagi orangtua korban.</p>
<p><div id="attachment_106397" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-106397" decoding="async" class="size-full wp-image-106397" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0104-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="SANTUNAN - Wabup Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin memberikan santunan pribadi dan dari Baznas Sidoarjo kepada keluarga 3 siswa SMPN 5 Sidoarjo yang meninggal karena tenggelam di Sungai Pucang, Sabtu (15/2/2020)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0104-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0104-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0104-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0104-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-106397" class="wp-caption-text">SANTUNAN &#8211; Wabup Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin memberikan santunan pribadi dan dari Baznas Sidoarjo kepada keluarga 3 siswa SMPN 5 Sidoarjo yang meninggal karena tenggelam di Sungai Pucang, Sabtu (15/2/2020)</p></div></p>
<p>Dalam takziah ini Wabup Sidoarjo datang bersama Wakil Ketua III Baznas Sidoarjo, Ilhamuddin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Asrofi serta Kepala SMPN 5 Sidoarjo, Siti Latifah, Kapolsek Sidoarjo Kompol Supiyan serta Lurah Pucang, Dian Ariyanti dan istri Wabup Sidoarjo.</p>
<p>Rombongan takziah pertama ke keluarga korban Muhammad Nuh Achsan di JL Jenggolo II, Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo. Di rumah duka ini Wabup menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi. Pihaknya meminta kepada orangtua almarhum untuk tabah dan bersabar.</p>
<p>&#8220;Meski berat, kami minta kedua orang tua almarhum Muhammad Nuh Achsan untuk mengikhlaskan kepergian putranya,&#8221; katanya.</p>
<p>Setelah dari rumah duka Muhammad Nuh Achsan, Wabup dan rombongan menuju rumah keluarga M Ruli Kurniawan yang berada di JL Yos Sudarso, Kelurahan Sidoklumpuk, Kecanatan Sidoarjo. Kemudian rombongan Wabup bertakziah ke rumah keluarga Akhmad Dafaldi Baihaqi di JL Kartini II, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-106396" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0099-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0099-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0099-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0099-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200215-WA0099-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Di rumah duka itu, ucapan yang sama disampaikan Wabup kepada orangtua almarhum. Orangtua harus tabah, sabar dan ikhlas. Selain itu, Cak Nur juga memimpin doa bagi ketiga korban.</p>
<p>&#8220;Kami menghimbau masyarakat untuk melarang putra putrinya bermain di sungai. Di musim hujan sekarang ini, banyak sungai meluap dan berarus deras. Kejadian seperti ini diharapkan jadi pelajaran bersama. Yakni bermain di dekat sungai bisa sangat berbahaya. Termasuk kepala sekolah, kepala desa serta wali murid agar mengingatkan anak-anak untuk tidak bermain di dekat sungai,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, tiga siswa SMPN 5 Sidoarjo tewas tenggelam saat bermain di Sungai Pucang. Peristiwa itu, terjadi Rabu (12/02/2020) sore. Ketiganya hanyut terseret derasnya arus Sungai Pucang saat berenang dan ditemukan semuanya, Kamis (13/02/2020). <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106395</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Siswa SMPN 5 Sidoarjo Korban Tenggelam di Sungai Pucang Akhirnya Ditemukan</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-siswa-smpn-5-sidoarjo-korban-tenggelam-di-sungai-pucang-akhirnya-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Feb 2020 12:24:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Sidoarjo Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Pucang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106248-tiga-siswa-smpn-5-sidoarjo-korban-tenggelam-di-sungai-pucang-akhirnya-ditemukan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pencarian 3 siswa Kelas VII SMPN 5 Sidoarjo, akhirnya selesai. Ini menyusul, korban tenggelam ketiga, Ach Dafaldy Baihaqi (13) warga JL Kartini Gang 2, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo ditemukan tim gabungan pencarian korban tenggelam itu sekitar pukul 14.25 WIB. Korban ketiga ini ditemukan di aliran sungai masuk wilayah Desa Blurukidul, Kecamatan Sidoarjo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pencarian 3 siswa Kelas VII SMPN 5 Sidoarjo, akhirnya selesai. Ini menyusul, korban tenggelam ketiga, Ach Dafaldy Baihaqi (13) warga JL Kartini Gang 2, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo ditemukan tim gabungan pencarian korban tenggelam itu sekitar pukul 14.25 WIB. Korban ketiga ini ditemukan di aliran sungai masuk wilayah Desa Blurukidul, Kecamatan Sidoarjo di paling ujung. Korban ditemukan berjarak sekira 3 kilometer dari lokasi awal korban tenggelam.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah korban ketiga akhirnya ditemukan. Ini berarti semua korban berhasil ditemukan dan dievakuasi,&#8221; kata Kapolsek Sidoarjo Kota, Kompol Supiyan, Kamis (13/2/2020).</p>
<p><div id="attachment_106249" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-106249" decoding="async" class="size-full wp-image-106249" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200213-WA0026-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="DITEMUKAN - Korban tenggelam ketiga, Ach Dafaldy Baihaqi (13) warga JL Kartini Gang 2, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo yang juga siswa Kelas VII SMPN 5 Sidoarjo ditemukan di kawasan Desa Blurukidul, Kecamatan Sidoarjo, Kamis (13/2/2020) sore" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200213-WA0026-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200213-WA0026-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200213-WA0026-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200213-WA0026-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200213-WA0026-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200213-WA0026-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-106249" class="wp-caption-text">DITEMUKAN &#8211; Korban tenggelam ketiga, Ach Dafaldy Baihaqi (13) warga JL Kartini Gang 2, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo yang juga siswa Kelas VII SMPN 5 Sidoarjo ditemukan di kawasan Desa Blurukidul, Kecamatan Sidoarjo, Kamis (13/2/2020) sore</p></div></p>
<p>Supiyan memguraikan korban terakhir ditemukan lantasan kawasan sungai itu diubek-ubek petugas gabungan. Kemudian jenazah korban muncul ke permukaan dan dievakuasi petugas gabungan.</p>
<p>&#8220;Korban terakhir juga harus dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk divisum,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sementara jenazah siswa SMPN 5 Sidoarjo itu langsung dievakuasi dan dibawa menggunakan ambulan menuju RSUD Sidoarjo.</p>
<p>Akhir pencarian jenazah korban ketiga itu, maka semua korban sudah ditemukan. Sebelumnya, korban pertama M Nur Ahsan ditemukan, Rabu (12/2/2020) sekitar pukul 20.00 WIB. Kemudian korban kedua M Rulli Kurniawan (13) warga JL Yos Sudarso Gang V, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo ditemukan Kamis (13/2/2020) sekira pukul 09.45 WIB.</p>
<p>Sebelumnya, petugas gabungan bersama tim SAR Intai Amfibi Marinir akhirnya menemukan siswa SMPN 5 yang tenggelam di Sungai Pucang, Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo. Korban kedua yang berhasil ditemukan di aliran Sungai Pucang kawasan Desa Kemiri itu adalah M Rulli Kurniawan (13) warga JL Yos Sudarso Gang V, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo.</p>
<p>Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Karenanya, jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Sidoarjo. Korban berhasil ditemukan dalam penyisiran tim penyelam berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi korban kali pertama tenggelam. Korban ditemukan tepat di sebelah barat Kampung Nelayan atau Sekitar 50 meter sebelah Barat jembatan Desa Blurukidul.</p>
<p>&#8220;Saat ditemukan siang ini, korban kedua juga sudah meninggal. Sama seperti korban pertama saat ditemukan juga masih mengenakan seragam sekolah,&#8221; ungkap Supiyan.</p>
<p>Sementara setelah tim gabungan bersama warga melaksanakan pencarian selama 5 jam lebih, salah satu siswa SMPN 5 Sidoarjo yang tenggelam di Sungai Pucang, Kelurahan Pucang, Kecamatan Sidoarjo ditemukan, Rabu (12/2/2020) malam. Korban yang ditemukan itu, diduga atas nama M Nuh Hasan (13) warga JL Jenggolo II, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.</p>
<p>Sedangkan dua korban lainnya, yakni Ach Dafaldy Baihaqi warga JL Kartini Gang 2 dan M Rulli Kurniawan warga JL Yos Sudarso Gang V, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo hingga pukul 23.00 WIB masih dalam pencarian petugas gabungan TNI, Polri, Tagana dan Basarnas.</p>
<p>Kepala SMPN 5 Sidoarjo, Siti Latifah mengatakan saat itu para korban pulang sekolah sekitar pukul 14.45 WIB. Saat dirinya hendak pulang, ada kabar ketiga siswanya yang masih kelas VII itu tenggelam di Sungai Pucang. Karena itu, dirinya akhirnya ke TKP untuk memastikannya.</p>
<p>&#8220;Informasinya para korban usai pulang sekolah berkumpul di rumah Rulli. Kemudian sama-sama berenang di Sungai Pucang. Saat itu semuanya masih berpakaian seragam sekolah,&#8221; urainya.</p>
<p>Saat itu, lanjut Siti Latifah, Dafaldy dan Rulli turun ke sungai. Karena melihat kedua temannya ini tidak bisa berenang, M Nuh Hasan ikut turun ke sungai bermaksud ingin membantu teman-temannya itu.</p>
<p>&#8220;Tapi, kemudian M Nuh Hasan juga ikut terseret arus deras Sungai Pucang itu,&#8221; tandasnya.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106248</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Objek Wisata Pemandian Kharisma Bondowoso Makan Korban</title>
		<link>https://memontum.com/objek-wisata-pemandian-kharisma-bondowoso-makan-korban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Dec 2019 04:27:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102127-objek-wisata-pemandian-kharisma-bondowoso-makan-korban</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Objek wisata pemandian yang berada di Desa Wonosari Kecamatan Wonosari Bondowoso Minggu (15 /12/2019) siang mendadak gempa lantaran terjadi musibah hingga menelan korban jiwa seorang bocah. Korban bernama Kanila (7) pengunjung asal Desa Bukor RT09/ RW6 Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso. Korban diduga kuat tenggelam di salah satu kolam pemandian. Menurut keterangan Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Objek wisata pemandian yang berada di Desa Wonosari Kecamatan Wonosari Bondowoso Minggu (15 /12/2019) siang mendadak gempa lantaran terjadi musibah hingga menelan korban jiwa seorang bocah.</p>
<p>Korban bernama Kanila (7) pengunjung asal Desa Bukor RT09/ RW6 Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso. Korban diduga kuat tenggelam di salah satu kolam pemandian.</p>
<p>Menurut keterangan Kepala Desa Bukor Mathari mendapatkan keterangan bahwa saat korban bersama ibunya mandi di salah satu kolam, sang ibu lelah pergi beristirahat dan meninggalkan korban sendirian.</p>
<p>Diduga korban saat itu lepas dari pengawasan, karena saat ibunya istirahat ia baru mendengar adanya teriakan minta tolong- tolong saat korban tenggelam.</p>
<p>&#8220;Sewaktu ibu korban istirahat makan lalu ada teriakan tolong -tolong ada korban tenggelam, lalu ibu korban mendatangi tempat teriakan berasal yang kemudian diketahui putrinya yang tenggelam,&#8221; ujar Mathari kepada Memontum.com.</p>
<p>Sementara itu Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Jamal melalui Kanit Reskrim Polsek Wonosari belum bisa memberikan keterangan resmi atas kronologis kejadian. Hingga usai kejadian, petugas masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan penyelidikan lebih lanjut. <strong>(dul/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102127</post-id>	</item>
		<item>
		<title>H 1 dan H 2 Nihil, Tim SAR Gabungan Kembali Lakukan Pencarian Korban Tenggelam Besuki Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/h-1-dan-h-2-nihil-tim-sar-gabungan-kembali-lakukan-pencarian-korban-tenggelam-besuki-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Aug 2019 03:09:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90887-h-1-dan-h-2-nihil-tim-sar-gabungan-kembali-lakukan-pencarian-korban-tenggelam-besuki-situbondo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Tim SAR Gabungan bersama pihak keluarga nelayan yang dinyatakan hilang. Pada hari pertama (H 1) dan hari kedua (H 2) melaksanakan pencarian terhadap Suwali alias P Hor (62), nelayan yang dilaporkan hilang pada Senin (19/08/2019) malam di Perairan Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Pada H 1 dan H 2 upaya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo </strong>&#8211; Tim SAR Gabungan bersama pihak keluarga nelayan yang dinyatakan hilang. Pada hari pertama (H 1) dan hari kedua (H 2) melaksanakan pencarian terhadap Suwali alias P Hor (62), nelayan yang dilaporkan hilang pada Senin (19/08/2019) malam di Perairan Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.</p>
<p>Pada H 1 dan H 2 upaya pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan bersama pihak keluarga bernama Efendi (35) di sekitar Perairan Besuki, korban nelayan hilang yang bernama Suwali alias P Hor itu merupakan warga Dusun Jalan Adi Podei RT 01 RW 04, Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo itu masih belum berhasil ditemukan.</p>
<p><div id="attachment_90889" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-90889" decoding="async" class="size-full wp-image-90889" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190822-WA0017-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Hari pertama Tim SAR Gabungan melakukan pencarian nelayan tenggelam di Perairan Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. (im)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190822-WA0017-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190822-WA0017-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190822-WA0017-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190822-WA0017-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190822-WA0017-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-90889" class="wp-caption-text"><strong>Hari pertama Tim SAR Gabungan melakukan pencarian nelayan tenggelam di Perairan Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. (im)</strong></p></div></p>
<p>Kepala bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Situbondo, Gatot Trikorawan SE M Si menjelaskan, bahwa pihaknya bersama Tim SAR Gabungan dengan dibantu keluarga pemilik perahu telah mendampingi Tim Basarnas dalam melaksanakan pencarian terhadap korban dengan cara melakukan penyisiran dari Posko Pantai Besuki menuju ke TKP di Perairan Besuki sejauh 8.9 NM.</p>
<p>&#8220;Pencarian pada hari pertama (H 1) dan hari kedua (H 2) sejak pagi hingga sore hari, korban masih belum ditemukan,&#8221; kata Gatot Trikorawan, Rabu (21/8/2019) sore.</p>
<p>Proses pencarian korban pada H 1 dan H 2, Tim SAR Gabungan menggunakan peralatan dan kendaraan, diantaranya Ran roda 4 Rescue Personil, Water Rescue lengkap, alat komunikasi (Alkom), GPS dan perlengkapan P3K.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-90888" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190822-WA0016-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190822-WA0016-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190822-WA0016-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190822-WA0016-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190822-WA0016-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190822-WA0016-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara unsur yang terlibat dalam pencarian korban pada H 1 dan H 2 antara lain, Perangkat Desa Besuki, Basarnas Pos SAR Jember, Anggota Pusdalops BPBD Pemkab Situbondo, Polairud Polres Situbondo, Anggota Dishub wilayah Besuki, Polsek Banyuputih, Kamla Besuki, Koramil Besuki, pihak Kecamatan Besuki beserta jajarannya, Anggota TAGANA Dinsos Situbondo, Brigade penolong serta masyarakat nelayan setempat.</p>
<p>Rencananya besok pagi (Kamis) pada H 3, Tim SAR Gabungan kembali melakukan pencarian lanjutan dan berharap dapat segera menemukan korban tersebut.</p>
<p>&#8220;Besok pagi (Kamis), Tim SAR Gabungan akan melanjutkan pencarian korban,&#8221; ungkap Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono saat dihubungi lewat telepon selulernya, Kamis (22/8/2019) dini hari. <strong>(im/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90887</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kali Cemorokandang Minta Nyawa Bocah SMP</title>
		<link>https://memontum.com/kali-cemorokandang-minta-nyawa-bocah-smp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Aug 2019 03:55:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Polsekta Kedungkandang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90645-kali-cemorokandang-minta-nyawa-bocah-smp</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; M Arif Ilham (13) siswa SMP, warga Jl Bandara, Omah View, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Minggu (18/8/2019) pukul 17.00, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Jenazahnya ditemukan di Sungai Cemorokandang Jl Untung Sudiro, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Informasi Memontum, bahwa sebelumnya Arif bermain di Sungai Cemorokandang. Namun sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; M Arif Ilham (13) siswa SMP, warga Jl Bandara, Omah View, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Minggu (18/8/2019) pukul 17.00, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.</p>
<p>Jenazahnya ditemukan di Sungai Cemorokandang Jl Untung Sudiro, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.</p>
<p>Informasi Memontum, bahwa sebelumnya Arif bermain di Sungai Cemorokandang. Namun sekitar pukul 17.00, Sombleh (39) dan Kholis (17), keduanya warga Jl Untung Sudiro, dikejutkan dengan penemuan korban hanyut di Sungai Cemorokandang. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsekta Kedungkandang hingga petugas segera datang ke ke lokasi kejadian.</p>
<p>Saat itu M Arif sudah tidak bergrak hingga langsung dilarikan ke RS Lavalette. Namun saat berada di RS Lavalette, dipastikan kalau Arif sudah tidak lagi bernyawa.</p>
<p>&#8221; Informasinya, korban hanyut saat bermain di Sungai Cemorokandang. Kami masih melakukan penyelidikan,&#8221; ujar Ipda Marhaeni. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90645</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
