<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>korban &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/korban/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Apr 2026 13:10:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>korban &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Korban Meninggal Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line Jadi 15 Orang</title>
		<link>https://memontum.com/korban-meninggal-kecelakaan-ka-argo-bromo-anggrek-dan-krl-commuter-line-jadi-15-orang</link>
					<comments>https://memontum.com/korban-meninggal-kecelakaan-ka-argo-bromo-anggrek-dan-krl-commuter-line-jadi-15-orang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 12:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Anggrek]]></category>
		<category><![CDATA[commuter]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232052</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Stasiun Bekasi Timur, yang berlangsung, Senin (27/04/2026) sekitar pukul 20.52, menyisakan duka mendalam. Bahkan akibat dari peristiwa ini, sebanyak 15 penumpang KRL diinformasikan meninggal dunia dan puluhan luka-luka. Tim DVI Polri merilis daftar 10 jenazah korban meninggal kecelakaan kereta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Stasiun Bekasi Timur, yang berlangsung, Senin (27/04/2026) sekitar pukul 20.52, menyisakan duka mendalam. Bahkan akibat dari peristiwa ini, sebanyak 15 penumpang KRL diinformasikan meninggal dunia dan puluhan luka-luka.</p>



<p>Tim DVI Polri merilis daftar 10 jenazah korban meninggal kecelakaan kereta Bekasi, yang saat ini berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. &#8220;Identifikasi melalui data primer yaitu sidik jari dan data sekunder, yaitu tanda medis dan properti atau benda kepemilikan,” kata Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan, dalam konferensi pers di RS Polri Jakarta Timur, Selasa (28/04/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sejumlah korban itu, diantaranya Anita Sari (31), Cikarang Barat Bekasi, Harum Anjasari (27), Cipayung Jakarta Timur, Nur Alimantun Citra Lestari (19), Pasar Jambi, Faridha Utami (50), Cibitung Bekasi, Fika Aknia Pratiwi (23), Cikarang Barat, Ida Nuraida (48), Cibitung Bekasi, Gita Septia Wardani (20), Cibitung Bekasi, Fatmawati Rahmayani (29), Bekasi Selatan Kota Bekasi, Rinjani Novitasari (25), Tambun Selatan Bekasi, dan Nur Ainia Eka Rahmadhynna (32), warga Tambun Selatan Kota Bekasi.</p>



<p>Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Martinus Ginting, mengatakan 10 jenazah saat ini berada di RS Polri Kramat Jati, untuk proses identifikasi. Sedangkan 5 jenazah lainnya, tersebar di sejumlah rumah sakit, yakni 3 di RSUD Bekasi, 1 di RS Bella dan 1 di RS Mitra. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/korban-meninggal-kecelakaan-ka-argo-bromo-anggrek-dan-krl-commuter-line-jadi-15-orang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232052</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Meninggal Laka Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Jadi 14 Orang</title>
		<link>https://memontum.com/korban-meninggal-laka-kereta-api-di-stasiun-bekasi-timur-jadi-14-orang</link>
					<comments>https://memontum.com/korban-meninggal-laka-kereta-api-di-stasiun-bekasi-timur-jadi-14-orang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232029</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Jumlah korban meninggal dunia kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, bertambah menjadi 14 orang dan 84 lainnya teridentifikasi luka-luka. Hal ini, disampaikan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, Selasa (28/04/2026 tadi. Diuraikannya, bahwa jumlah korban meninggal akibat kecelakaan tersebut bertambah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Jumlah korban meninggal dunia kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, bertambah menjadi 14 orang dan 84 lainnya teridentifikasi luka-luka. Hal ini, disampaikan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, Selasa (28/04/2026 tadi.</p>



<p>Diuraikannya, bahwa jumlah korban meninggal akibat kecelakaan tersebut bertambah menjadi 14 orang dan sudah dibawa ke RS Polri. &#8220;Korban meninggal telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, barang-barang milik penumpang yang menjadi korban dalam insiden itu, lanjutnya, juga telah diamankan oleh petugas. Selanjutnya, pendataan dan pengelolaan barang akan dilakukan secara terkoordinasi bersama kepolisian untuk mendukung proses identifikasi korban lebih lanjut.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, kejadian itu bermula dari insiden KRL yang menabrak Taksi Green SM, akibat terhenti di tengah perlintasan, Senin (28/04/2026). Dari kejadian itu, KRL di arah berlawanan berhenti dan menunggu proses evakuasi. Saat tengah berhenti itulah, melintas KA Argo Bromo di jalur sama dari arah belakang. Akibatnya, KA itupun menabrak bagian belakang gerbong KRL. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/korban-meninggal-laka-kereta-api-di-stasiun-bekasi-timur-jadi-14-orang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232029</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolsek Gedangan Beri Dukungan Moril untuk Korban Rumah Rusak Diterjang Angin</title>
		<link>https://memontum.com/kapolsek-gedangan-beri-dukungan-moril-untuk-korban-rumah-rusak-diterjang-angin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[diterjang]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[Gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231090</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Kawasan Perumahan Surya Regency, RT 01/RW 08, Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, diterjang angin kencang dan hujan deras, Senin (16/03/2026) tadi. Bahkan akibat kejadian itu, atap salah satu rumah warga roboh tersapu angin. Kapolsek Gedangan Polresta Sidoarjo, Kompol Anak Agung GPW, bersama Bhabinkamtinmas, Babinsa Desa Karangbong, Kepala Desa Karangbong, H Bambang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Kawasan Perumahan Surya Regency, RT 01/RW 08, Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, diterjang angin kencang dan hujan deras, Senin (16/03/2026) tadi. Bahkan akibat kejadian itu, atap salah satu rumah warga roboh tersapu angin.</p>



<p>Kapolsek Gedangan Polresta Sidoarjo, Kompol Anak Agung GPW, bersama Bhabinkamtinmas, Babinsa Desa Karangbong, Kepala Desa Karangbong, H Bambang Asmuni, serta Tim BPBD Kabupaten Sidoarjo, pun langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan membantu warga terdampak. Tidak hanya memastikan evakuasi dan perbaikan berjalan lancar, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada pemilik rumah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kapolsek bersama tim juga menurunkan dan memberikan trauma healing, agar korban tetap tabah dan kuat menghadapi musibah di Bulan Suci Ramadan. Selain pendampingan psikologis, pihaknya juga menyalurkan bantuan sosial untuk meringankan beban korban.</p>



<p>“Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu bersyukur dan tetap semangat. Alhamdulillah dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya satu rumah yang mengalami kerusakan pada bagian atap,” ujar Kompol Anak Agung GPW.</p>



<p>Menyikapi kejadian ini, Kompol Anak Agung GPW mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Hujan deras disertai angin kencang belakangan ini, kerap terjadi di wilayah Sidoarjo, meski saat ini tengah berlangsung Bulan Suci Ramadan. <strong>(hms/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231090</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Begal Lumajang Makin Sadis, Rampas Motor dan Bacok Korban Berulangkali</title>
		<link>https://memontum.com/begal-lumajang-makin-sadis-rampas-motor-dan-bacok-korban-berulangkali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[berulangkali]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[rampas]]></category>
		<category><![CDATA[sadis,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230011</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Aksi pembegalan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang. Kali ini, aksi pelaku berhasil merampas sepeda motor jenis Honda Beat, milik warga Jember. Sementara peristiwa sendiri, berlangsung di Jembatan Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Kamis (05/02/2025) tadi. Sadisnya, dalam aksi itu pelaku kian brutal. Tidak hanya merampas sepeda motor, namun korbannya juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Aksi pembegalan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang. Kali ini, aksi pelaku berhasil merampas sepeda motor jenis Honda Beat, milik warga Jember. Sementara peristiwa sendiri, berlangsung di Jembatan Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Kamis (05/02/2025) tadi.</p>



<p>Sadisnya, dalam aksi itu pelaku kian brutal. Tidak hanya merampas sepeda motor, namun korbannya juga dibacok hingga berulang kali dan harus mendapatkan perawatan intensif.</p>



<p>Menurut warga sekitar TKP, korban aksi sadis itu mengaku bernama Dafa (21), warga Jember. Pagi itu, korban diinformasikan hendak pergi ke Malang.</p>



<p>&#8220;Hendak ke Malang bersama ibunya, pas dibegal di jembatan. Warga mau menolong, tapi tidak berani karena pelaku dua orang bawa senjata tajam,&#8221; ungkap Ani.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa peristiwa pembegalan di Jembatan Wonorejo Kedungjajang, sudah sering terjadi. &#8220;Kondisinya gelap kan di jembatan itu. Bahkan meski dikasih lampu sebentar, kemudian ada yang mengambil, mas. Pernah juga siang hari orang mau mengirim anaknya ke pondok pesantren, dijambret,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kapolsek Kedungjajang, AKP Rudi Isyanto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Disampaikan, jika korban sudah dirawat di RSUD dan mengalami beberapa luka di tubuh.</p>



<p>&#8220;Dua di dahi dan bawah telinga. Dafa laki laki, alamat Patrang Jember. Berdua (saat kejadian, red) dengan ibunya,&#8221; terang Kapolsek.</p>



<p>Sementara itu, Humas Polres Lumajang, Iptu Suprapto, mengatakan bila pihaknya akan lebih mengintensifkan patroli menyikapi maraknya aksi kriminalitas yang terjadi akhir-akhir ini. &#8220;Kita akan lebih intensifkan pelaksanaan patroli terutama di jam-jam rawan,&#8221; paparnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230011</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siswi MTs di Lumajang Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar</title>
		<link>https://memontum.com/siswi-mts-di-lumajang-diduga-jadi-korban-peluru-nyasar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 11:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[nyasar]]></category>
		<category><![CDATA[peluru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229999</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Seorang siswi Kelas 8 MTs Negeri di wilayah Kecamatan Lumajang Kota, berinisial Sf (13), warga asal Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, menjadi korban peluru nyasar saat berada di depan kelas, Rabu (04/02/2026) pukul 10.00. Akibat kejadian itu, paha kiri Sf mengalami luka hingga harus dibawa ke Instalasi Gawat Darurat RSUD dr Haryoto Lumajang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Seorang siswi Kelas 8 MTs Negeri di wilayah Kecamatan Lumajang Kota, berinisial Sf (13), warga asal Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, menjadi korban peluru nyasar saat berada di depan kelas, Rabu (04/02/2026) pukul 10.00. Akibat kejadian itu, paha kiri Sf mengalami luka hingga harus dibawa ke Instalasi Gawat Darurat RSUD dr Haryoto Lumajang.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa saat jam istirahat sekolah, korban bersama tiga temannya sedang bermain di depan kelas. Saat itu, tiba-tiba Sf merintih kesakitan karena bagian paha kirinya mengalami luka. Setelah dicek, luka itu diduga akibat peluru nyasar.</p>



<p>Tak ayal, kejadian itu pun membuat heboh di lingkungan sekolah. Sementara Sf, kemudian dilarikan ke rumah sakit.</p>



<p>Kepala Sekolah MTs, Muhamad Safik, membenarkan adanya kejadian tersebut. Meskipun demikian, dirinya mengaku tidak mengetahui secara detail peristiwa tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya tahunya dibawa ke RS, sekitar jam 10. Secara fisik sehat-sehat saja. Kalau saya fokus ke siswa, harus disembuhkan dulu. Untuk perkara lain, ditangani yang berwenang,&#8221; ujarnya kepada Memontum.com</p>



<p>Safik menambahkan, bahwa peristiwa ini bukan yang pertama kali terjadi. Sebab, setahun yang lalu, peristiwa serupa juga terjadi.</p>



<p>&#8220;Sebelumnya juga pernah terjadi, saat sekolah ini dibangun. Waktu itu kena tukang, terserempet telinganya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Lumajang Kota, Iptu Edi Kuswanto, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian menyampaikan bila pihaknya saat ini melakukan penyelidikan dan olah TKP yang melibatkan personel Polres Lumajang. &#8220;Untuk proyektil masih belum bisa kami sampaikan. Korban masih dirawat, nanti diketahui nya setelah operasi,&#8221; jelas Iptu Edi. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229999</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Insiden Kapal Pasific 88 Ditemukan Tim SAR Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/korban-insiden-kapal-pasific-88-ditemukan-tim-sar-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2026 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[insiden]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pasific]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229921</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Kasbi (68), korban tenggelam di perairan Dermaga Jamrud Selatan, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (02/02/2026) sekitar pukul 15.00. Sekedar diketahui, bahwa Kasbi adalah korban insiden dari Kapal Pacific 88, yang sebelumnya mengalami kemiringan saat proses bongkar muat di Dermaga Jamrud Selatan Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (02/02/2026) sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Kasbi (68), korban tenggelam di perairan Dermaga Jamrud Selatan, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (02/02/2026) sekitar pukul 15.00. Sekedar diketahui, bahwa Kasbi adalah korban insiden dari Kapal Pacific 88, yang sebelumnya mengalami kemiringan saat proses bongkar muat di Dermaga Jamrud Selatan Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (02/02/2026) sekitar pukul 04.00.</p>



<p>Dalam kejadian itu, juga menyebabkan peti kemas jatuh ke laut. Saat peristiwa itu terjadi, Kasbi sedang bekerja sebagai Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan dilaporkan hilang.</p>



<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, selaku SMC menjelaskan, Tim SAR gabungan menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal di lokasi yang berjarak sekitar 1 mil laut dari lokasi kejadian. &#8220;Proses evakuasi jenazah berlangsung lancar. Setelah dievakuasi ke darat, jenazah korban dibawa ke RS PHC untuk penanganan lebih lanjut oleh petugas berwenang,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam merespon laporan kejadian tersebut, SMC mengerahkan satu tim penyelam dari Kantor SAR dan 1 tim dari KN SAR yang melakukan pencarian permukaan air di sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan rigid inflatable boat (RIB). Selain penyisiran permukaan, Kantor SAR Kelas A Surabaya juga menurunkan tiga orang penyelam dibantu satu orang personel penyelam dari BPBD Kota Surabaya untuk melakukan pencarian bawah air di sekitar titik awal korban diduga tenggelam.</p>



<p>“Pencarian bawah air menghadapi kendala jarak pandang yang terbatas. Meski demikian, Tim SAR tetap berupaya maksimal dengan mengombinasikan penyelaman dan penyisiran permukaan,” ujar Nanang.</p>



<p>Keberhasilan operasi SAR ini, ujarnya, berkat kerja sama yang baik dari berbagai unsur. Antara lain, Tim Rescue Kantor SAR Kelas A Surabaya, TKBM Tanjung Perak, KSOP Utama Tanjung Perak, Pelindo III Tanjung Perak, KPLP Tanjung Perak, unsur TNI AL, Polairud Mabes Polri, Ditpolairud Polda Jawa Timur, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, BPBD Kota Surabaya, Satpol PP Kota Surabaya, RS PHC, serta unsur SAR terkait lainnya. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229921</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pendampingan Berkelanjutan, Kapolresta Malang Kota Silaturahmi ke Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan</title>
		<link>https://memontum.com/pendampingan-berkelanjutan-kapolresta-malang-kota-silaturahmi-ke-keluarga-korban-tragedi-kanjuruhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 10:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[kapolresta]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendampingan]]></category>
		<category><![CDATA[silaturahmi]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229648</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang, Uthe Putu Kholis, dan seluruh Pejabat Utama (PJU) Polresta Malang Kota, silaturahmi ke keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang berdomisili di Kota Malang, Rabu (21/01/2026) tadi. Pertemuan ini, dilaksanakan di Ballroom Sanika Satya Wada Polresta Malang Kota dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang, Uthe Putu Kholis, dan seluruh Pejabat Utama (PJU) Polresta Malang Kota, silaturahmi ke keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang berdomisili di Kota Malang, Rabu (21/01/2026) tadi. Pertemuan ini, dilaksanakan di Ballroom Sanika Satya Wada Polresta Malang Kota dan diikuti sekitar 32 keluarga korban.</p>



<p>Pelaksanaan silaturahmi ini, menjadi wujud komitmen Kombes Pol Putu Kholis sejak menjabat sebagai Kapolres Malang hingga kini memimpin Polresta Malang Kota, untuk terus mendampingi, membersamai, serta menjaga hubungan emosional dengan keluarga korban insiden Kanjuruhan. Selain sebagai ajang mempererat komunikasi, silaturahmi pada sore hari ini, menjadi ruang dialog aspirasi, harapan keluarga korban dan institusi Kepolisian agar lebih baik lagi kedepannya.</p>



<p>Menurut Kombes Pol Putu Kholis, silaturahmi tersebut juga merupakan panggilan moral institusi dan pribadi untuk terus hadir di tengah keluarga korban Kanjuruhan. Dirinya menegaskan bahwa Polresta Malang Kota ingin menjadi rumah yang menaungi serta membersamai keluarga korban.</p>



<p>“Kami ingin bersilaturahmi langsung ke rumah bapak dan ibu sekalian, namun karena keterbatasan waktu dan kondisi, maka kami mengundang keluarga korban, khususnya yang berdomisili di Kota Malang. Agar menjadikan Polresta Malang Kota menjadi rumah yang bisa menaungi, membersamai dan selalu hadir bagi keluarga korban Kanjuruhan,&#8221; ujar Kombes Pol Putu Kholis.</p>



<p>Dalam momen penuh haru ini, mengingatkan kembali kedekatan Kombes Pol Putu Kholis dengan keluarga korban, hingga saat ini terus dipupuk dengan baik. Ini sebagai komitmen dan kelanjutan dari nilai-nilai kepemimpinan sebelumnya.</p>



<p>“Kami meyakini bapak dan ibu pernah berinteraksi dengan jajaran Polresta Malang Kota pada masa kepemimpinan Kombes Pol Budi Hermanto. Nilai-nilai itulah yang terus kami lanjutkan agar pasca Tragedi Kanjuruhan, kami bertugas dengan pendekatan yang lebih humanis dan membersamai keluarga korban,” ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pertemuan yang mengedepankan sisi kepedulian dan kemanusiaan ini, juga dihadiri pengamat kepolisian, Bambang Rukminto, para PJU Polresta Malang Kota, serta keluarga hingga perwakilan keluarga korban Kanjuruhan. Menurut Kombes Putu Kholis, pertemuannya menjadi bentuk tanggung jawab moral yang melibatkan seluruh unsur, mulai dari PJU, Kapolsek, hingga Bhayangkari, agar memiliki empati dan nuansa kebatinan yang sama dalam mendukung keluarga korban.</p>



<p>“Silaturahmi sore ini sebagai dorongan dan kewajiban moral bagi kami, baik secara pribadi maupun sebagai institusi. Kami mengajak para pejabat utama memiliki kesamaan niat, empati, dan kepedulian dalam membersamai keluarga korban Kanjuruhan,” tegasnya.</p>



<p>Sementara di sesi interaksi, Kapolresta Malang Kota memberikan kesempatan kepada perwakilan keluarga korban untuk menyampaikan uneg-uneg, harapan, masukan, serta keluhannya. Jajaran Polresta Malang Kota siap memfasilitasi kebutuhan yang masih dalam kewenangan kepolisian maupun menjembatani dengan instansi terkait.</p>



<p>“Kami siap mendukung dan memfasilitasi, mulai dari pendampingan bagi putra-putri keluarga korban yang berminat mengikuti seleksi anggota Polri, dukungan layanan kesehatan, penjajakan beasiswa pendidikan, hingga fasilitasi penyampaian aspirasi kepada Pemerintah Kota Malang dan OPD terkait,” imbuh Kombes Putu Kholis.</p>



<p>Selain itu, Polresta Malang Kota juga memberikan kemudahan layanan administrasi kepolisian seperti SIM melalui Satlantas, SKCK melalui Intelkam, serta dukungan kewilayahan melalui para Kapolsek untuk membantu kebutuhan sosial kemasyarakatan keluarga korban di masing-masing wilayah.</p>



<p>Dengan penuh rasa hormat, Kombes Pol Putu Kholis menyampaikan, bagi keluarga korban yang belum sempat hadir karena keterbatasan pekerjaan atau kondisi tertentu, dirinya akan menitipkan ke Kapolsek jajaran untuk silaturahmi langsung ke rumah serta menyampaikan tali asih dari Polresta Malang Kota sebagai bentuk kepedulian. Kegiatan silaturahmi ditutup dengan doa bersama untuk para almarhum dan almarhumah korban Tragedi Kanjuruhan agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus menjadi penguat batin bagi keluarga yang ditinggalkan.</p>



<p>Melalui kegiatan ini, Polresta Malang Kota menegaskan komitmen untuk terus menjaga soliditas, memperkuat pendekatan kemanusiaan, serta membangun hubungan baik dengan keluarga korban Kanjuruhan, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom dan sahabat masyarakat. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229648</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembunuhan Perempuan di Rumah Kontrakan Kota Malang, Korban Tewas dengan 6 Luka Tikaman di Leher</title>
		<link>https://memontum.com/pembunuhan-perempuan-di-rumah-kontrakan-kota-malang-korban-tewas-dengan-6-luka-tikaman-di-leher</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2025 08:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Kontrakan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[tikaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229105</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polresta Malang Kota akhirnya merilis kasus pembunuhan yang dilakukan oleh terduga MK alias Musa (29), warga kawasan Kelurahan Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Senin (29/12/2025) sekitar pukul 16.00. Seperti diberitakan, Musa telah membunuh perempuan berinisial SM (23), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, saat berada di rumah kontrakan korban di kawasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Polresta Malang Kota akhirnya merilis kasus pembunuhan yang dilakukan oleh terduga MK alias Musa (29), warga kawasan Kelurahan Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Senin (29/12/2025) sekitar pukul 16.00. Seperti diberitakan, Musa telah membunuh perempuan berinisial SM (23), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, saat berada di rumah kontrakan korban di kawasan Jalan Ikan Gurami, RT 06/RW 06, Kelurahan Tunjung Sekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 22.30.</p>



<p>Musa membunuh korbannya, sesaat setelah mereka berhubungan badan. Ulah keji itu dilakukan, setelah tersangka dan korban, awalnya bertemu di aplikasi michat atau layanan open BO.</p>



<p>Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol M Soleh, mengatakan bahwa paska hubungan berbayar antara pelaku dan korban melalui aplikasi, tersangka ternyata tidak memiliki uang untuk membayar jasa korban. &#8220;Tersangka tidak punya uang sehingga tidak bisa membayar korban. Tersangka sempat akan membayar dengan HP nya, namun ditolak oleh korban,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Akibatnya, korban pun marah dan tetap meminta bayarannya sebesar Rp 200 ribu. Bahkan saat itu, korban mengancam akan melaporkan ke warga. &#8220;Tersangka malu hingga membuatnya emosi hingga ada niatan untuk membunuh korban,&#8221; urainya.</p>



<p>Tersangka kemudian keluar kamar menuju ke dapur kontrakan korban dan mengambil pisau dapur. Setelah itu, tersangka dari arah belakang menikam leher korban.</p>



<p>&#8220;Ada 6 luka tikaman. Diantaranya diarea leher dan di area bawah leher,&#8221; jelasnya. Atas perbuatannya itu, tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan ditemukan dalam kondisi tewas bersimbah darah di sebuah rumah kontrakan yang Jalan Ikan Gurami, RT 06/RW 06, Kelurahan Tunjung Sekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 22.30. Perempuan tersebut tergeletak di lantai kamar dengan kondisi beberapa luka tusuk. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229105</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Motif Pembunuhan Perempuan di Kota Malang, Pelaku Kecewa Wajah Korban Tidak Sesuai Profil Foto</title>
		<link>https://memontum.com/motif-pembunuhan-perempuan-di-kota-malang-pelaku-kecewa-wajah-korban-tidak-sesuai-profil-foto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecewa]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<category><![CDATA[sesuai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229071</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Terduga pelaku pembunuhan perempuan di rumah kontrakan di Kota Malang, MK alias Musa (29), warga kawasan Kelurahan Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, mengaku menghabisi korban, SM (23), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, karena merasa kecewa. Hal itu karena, antara wajah SM dengan foto profil yang terpasang di salah satu aplikasi open [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Terduga pelaku pembunuhan perempuan di rumah kontrakan di Kota Malang, MK alias Musa (29), warga kawasan Kelurahan Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, mengaku menghabisi korban, SM (23), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, karena merasa kecewa. Hal itu karena, antara wajah SM dengan foto profil yang terpasang di salah satu aplikasi open BO, tidak sesuai.</p>



<p>Penasehat Hukum (PH) Musa, Guntur Putra Abdi Wijaya, menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula saat tersangka Musa menjalin kencan dengan korban lewat aplikasi open BO. &#8220;Tadi tersangka sempat mengatakan, bahwa dirinya kecewa karena wajah perempuan yang disewanya tidak sesuai dengan foto profil,&#8221; ujar Guntur saat dikonfirmasi, Minggu (28/12/2025) tadi.</p>



<p>Meskipun foto tidak sesuai, ujarnya, namun Musa tetap memakai jasa SM, untuk berhubungan badan. Aksi pembunuhan sendiri, itu terjadi setelah korban meminta bayaran sebesar Rp 200 ribu.</p>



<p>&#8220;Tersangka dan korban sempat berhubungan badan sebanyak satu kali di rumah kontrakan tersebut pada Sabtu (27/12/2025) malam. Sempat terjadi cek cok, saat korban meminta bayarannya sebesar Rp 200 ribu,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kejadian itu, tersangka ternyata tidak memiliki uang sebesar Rp 200 ribu. Sehingga, tersangka menyerahkan ponselnya sebagai jaminan. Namun, korban menolak dan tetap meminta uang Rp 200 ribu.</p>



<p>&#8220;Karena tidak punya uang, tersangka menyerahkan HP sebagai jaminan. Namun korban tetap menolak dan mengancam akan melapor ke warga,&#8221; urainya.</p>



<p>Diduga karena panik, Musa kemudian menuju dapur dan mengambil sebilah pisau. Selanjutnya, Musa dari arah belakang menikamkan pisau dapur tersebut ke leher dan wajah korban.</p>



<p>&#8220;Korban meninggal di lokasi. Tersangka sempat kabur dari Lantai 2 dan berhasil ditangkap saat sembunyi tak jauh dari lokasi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Akibat perbuatannya tersebut, tersangka Musa bakal meringkuk di penjara dalam waktu lama. Yaitu, dikenakan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan ditemukan dalam kondisi tewas bersimbah darah di sebuah rumah kontrakan yang Jalan Ikan Gurami, RT 06/RW 06, Kelurahan Tunjung Sekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 22.30. Perempuan tersebut, tergeletak di lantai kamar dengan kondisi beberapa luka tusuk. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229071</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
