<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Korporasi Cuci Tangan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/korporasi-cuci-tangan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Oct 2020 04:05:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Korporasi Cuci Tangan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Korporasi Cuci Tangan atas Perilaku Oknum BRI</title>
		<link>https://memontum.com/korporasi-cuci-tangan-atas-perilaku-oknum-bri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2020 04:01:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Korporasi Cuci Tangan]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[unjuk rasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125033</guid>

					<description><![CDATA[Ikut Lapor Karena Merasa Jadi Korban Memontum Pamekasan &#8211; Tanda-tanda korporasi akan cuci tangan atas kelakuan oknum BRI Cabang Pamekasan sejak awal sudah terasa. Terbukti, setelah korban penipuan melakukan demonstrasi, pimpinan Cabang lepas tangan. Padahal, korban meminta pertanggungjawaban korporasi agar uang Rp 8 miliar lebih itu kembali ke tangan korban. Seperti halnya yang dikatakan Agus. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Ikut Lapor Karena Merasa Jadi Korban</strong></h3>
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Tanda-tanda korporasi akan cuci tangan atas kelakuan oknum BRI Cabang Pamekasan sejak awal sudah terasa. Terbukti, setelah korban penipuan melakukan demonstrasi, pimpinan Cabang lepas tangan.</p>
<p>Padahal, korban meminta pertanggungjawaban korporasi agar uang Rp 8 miliar lebih itu kembali ke tangan korban. Seperti halnya yang dikatakan Agus. Pria yang dipinjami uang Rp 30 juta itu sepakat dengan korban yang agar uang kembali utuh.</p>
<p>&#8220;Kami sepakat untuk meminta uang kembali. Karena kami tidak mau dipimpong ke sana-kemari sedangkan Bank BRI (Korporasi) lepas tangan. Kami tidak mau itu,&#8221; kata Agus.</p>
<p>Pria yang meminjamkan uang Rp 30 juta kepada Hairuddin itu mengaku baginya uang itu besar. Harus menabung dan mencarinya susah sekali. &#8220;Saya mohon Bank BRI Cabang Pamekasan jangan lepas tangan. Jangan sampai menyalahkan oknum. Mau dipecat lah dan semacamnya. Kami tidak mau tahu. Hanya mau minta pertanggungjawaban Bank BRI. Ini karyawan BRI kan?, &#8221; pintanya.</p>
<p><strong><a href="https://memontum.com/124732-korban-tipu-oknum-bri-ancam-pidanakan-korporasi">BACA: Korban Tipu Oknum BRI Ancam Pidanakan Korporasi</a></strong></p>
<p>Sementara itu, di hadapan massa, Pimpinan BRI Cabang Pamekasan Darwis Muhammad mengatakan, kesulitan menemukan bukti-bukti yang mengarah kepada korporasi. Sebab, anak buahnya tidak membawa program BRI. &#8220;Saat audiensi pertama kami minta bukti dilampirkan. Hanya yang ada kwitantansi. Kwitansinya semua berbunyi dana talangan. Tidak ada dana produk (BRI),&#8221; ujar Darwis kepada massa.</p>
<p>Darwis mengaku kesulitan di lapangan untuk mendapatkan bukti, audit internal dan eksternal sudah dilakukan namun belum mendapatkan bukti. Makanya, pihaknya ikut melaporkan oknum ke Polres Pamekasan. &#8220;Atas usulan Kanwil (Surabaya) kami juga melakukan pengaduan ke Polres Pamekasan. Sebab, kami juga korban,&#8221; kelitnya.</p>
<p>Darwis meminta massa bersama menunggu proses di Polres Pamekasan. Sebab, yang bisa membuktikan hanya pihak kepolisian. <strong>(adi/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Nama-nama Korban dan jumlah:</p>
<p>1. Haeruddin Rp. 1,082.500.000<br />
2. Imam Rp. 150.000.000<br />
3. Samsul Rp. 250.000.000<br />
4. Akmal Rp. 2,176.500.000<br />
5. Sawawi Rp. 864.000.000<br />
6. Pukasan Rp. 287.000.000<br />
7. Sukron Rp. 95.000.000<br />
8. Okta Rp. 20.000.000<br />
9. Hasan Rp. 110.000.000<br />
10. Pukari Rp. 146.000.000<br />
11. Alimuddin Rp. 550.000.000<br />
12. Septa Rp. 30.000.000<br />
13. Abdus somad Rp. 300.000.000<br />
14. Rizal Rp. 253.000.000<br />
15. Seiful Rp. 65.000.000<br />
16. Antar Rp. 50.000.000<br />
17. Alimuddin(bjr tgh) Rp. 200.000.000<br />
18. Azan(dila) Rp. 300.000.000<br />
19. Topik Rp. 60.000.000<br />
20. Fausi Rp. 35.000.000<br />
21. Abdul aziz Rp. 200.000.000<br />
22. H. Amar Rp. 550.000.000<br />
23. Rudi Rp. 501.000.000</p>
<p>Total sementara Rp. 8,277.000.000</p>
<p>(sumber aliansi korban)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125033</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
