<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kota Mojokerto &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kota-mojokerto/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Feb 2021 03:29:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kota Mojokerto &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cari Referensi Soal CSR, DPRD Kota Mojokerto Kunker ke Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/cari-referensi-soal-csr-dprd-kota-mojokerto-kunker-ke-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2021 03:29:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[kunker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134833</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Dalam rangka memaksimalkan pemasukan dana CSR lokal, DPRD Kota Mojokerto melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Trenggalek. Kunjungan kerja tersebut juga dimaksudkan untuk menggali referensi guna memaksimalkan dana CSR dari perusahaan mauoun kontraktor lokal. Baca: Panggil Diskominfo, Komisi I DPRD Trenggalek Tekankan Pelaksanaan APBD 2021 Sesuai Rencana Dikonfirmasi usai menerima kunjungan DPRD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kabupaten-trenggalek">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Dalam rangka memaksimalkan pemasukan dana CSR lokal, DPRD Kota Mojokerto melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Kunjungan kerja tersebut juga dimaksudkan untuk menggali referensi guna memaksimalkan dana CSR dari perusahaan mauoun kontraktor lokal.</p>



<p><strong>Baca: <a href="https://memontum.com/134516-panggil-diskominfo-komisi-i-dprd-trenggalek-tekankan-pelaksanaan-apbd-2021-sesuai-rencana">Panggil Diskominfo, Komisi I DPRD Trenggalek Tekankan Pelaksanaan APBD 2021 Sesuai Rencana</a></strong></p>



<p>Dikonfirmasi usai menerima kunjungan DPRD Kota Mojokerto, Sekretaris DPRD Trenggalek mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan kerja dari Komisi II DPRD Kota Mojokerto itu.</p>



<p>&#8220;Hari ini DPRD Trenggalek mendapat kunjungan kerja dari DPRD Kota Mojokerto dalam rangka sharing terkait pengelolaan dan akomodasi CSR dari kontraktor pemenang tender,&#8221; ucap Muhtarom, Rabu (17/02/2021) pagi.</p>



<p>Tak hanya itu, mereka juga memanfaatkan kunjungan kerja ini untuk lebih tahu sistem penarikan CSR sampai ke pengelolaannya. Utamanya, sistem pengumpulan dana CSR yang bersumber dari kontraktor lokal.</p>



<p>Terkait hal itu, Muhtarom menjelaskan di Trengggalek memang masih minim. &#8220;Kalau di Trenggalek masih sangat minim. Mengingat kebanyakan pemenang tender besar itu dari luar kota,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sedangkan untuk kontraktor dari luar kota, jika mengerjakan kegiatan di Trenggalek memerlukan anggaran transportasi yang juga besar.</p>



<p>Ia menyebut pemasukan dana CSR justru lebih banyak didapat dari Perbankan. &#8220;Utamanya Bank Jatim, karena semua anggaran pemerintah daerah transaksinya disana. Selain Bank Jatim, juga ada CSR BRI dan BNI&#8221; kata Muhtarom.</p>



<p>Masih terang Muhtarom, terkait pengelolaan dana CSR di Kabupaten Trenggalek, OPD yang menangani adalah Bappeda. Nominal penarikannya dari masing-masing coorporate juga tidak ditentukan besarannya.</p>



<p>&#8220;Mereka hanya menyetorkan nominal sesuai kemampuan masing-masing. Sedangkan pemanfaatannya juga menyesuaikan, khususnya untuk kegiatan buang tidak bisa atau belum bisa dibiayai menggunakan APBD,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, pimpinan rombongan Komisi II DPRD Kota Mojokerto Rizky Pancasiawan menyampaikan di daerahnya saat ini tengah menginisiasi kebijakan pemungutan dana CSR dari para kontraktor lokal.</p>



<p>&#8220;Saat ini DPRD Kota Mojokerto tengah melakukan inisiasi untuk badan usaha atau kontraktor pemenang tender untuk di pungut dana CSR dalam rangka ikut andil pembangunan kota Mojokerto. Jadi sampai saat ini masih dalam pengumpulan data referensi. Jika nanti ada daerah yang sudah melakukan itu akan dicoba di tarik dan diterapkan di Kota Mojokerto,&#8221; terang Rizky.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/134627-usai-kabur-bawa-istri-orang-pria-tulungagung-ditemukan-tewas-di-ladang">Usai Kabur Bawa Istri Orang, Pria Tulungagung Ditemukan Tewas di Ladang</a></strong></p>



<p>Hal itu dilakukan agar tujuannya agar pengembangan dan pembangunan yang belum bisa di biayai oleh APBD, bisa menggunakan dana CSR daerah.</p>



<p>Menurutnya, sudah ada regulasi yang mengatur akan hal itu. Akan tetapi, pihaknya merasa kurang pas dengan Permensos nomor 9 tahun 2017 tentang pungutan dana CSR.</p>



<p>Karena besaran atau nominal yang ditarget untuk penarikan dana CSR dari badan usaha belum ada. Sehingga regulasi itu harus di rencanakan baik dari penarikan pajak atau retribusi maupun profit yang lain,&#8221; pungkasnya. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134833</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Dukung Gerakan Jatim Bermasker</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-dukung-gerakan-jatim-bermasker</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 03:06:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim Bermasker]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121020-wali-kota-dukung-gerakan-jatim-bermasker</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Wali kota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi, Dandim 0815 Letkol Inf. Dwi Mawan Sutanto serta Kajari Kota Mojokerto Johan Iswahyudi melaunching gerakan Jatim Bermasker di Kampung Tangguh Semeru, Surodinawan. Acara yang dilaksanakan secara serentak dan virtual di Jawa Timur (Jatim), Ning Ita sapaan akrab Walikota menyampaikan Gugus Tugas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Wali kota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi, Dandim 0815 Letkol Inf. Dwi Mawan Sutanto serta Kajari Kota Mojokerto Johan Iswahyudi melaunching gerakan Jatim Bermasker di Kampung Tangguh Semeru, Surodinawan.</p>
<p>Acara yang dilaksanakan secara serentak dan virtual di Jawa Timur (Jatim), Ning Ita sapaan akrab Walikota menyampaikan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto bersama jajaran Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat,tokoh agama serta berbagai organisasi profesi masih terus mengkampanyekan gerakan memakai masker secara masif.</p>
<p>“Gerakan Jatim Bermasker merupakan gerakan bersama-sama, bersinergi, bergotong royong dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19 di seluruh Jawa Timur,” ungkap Ning Ita.</p>
<p>&#8220;Pemerintah telah membagikan lebih dari 14.800 masker kepada masyarakat dan masih memiliki stok sekitar 5000 yang siap dibagikan,” tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut Ning Ita mengungkapkan, UMKM di Kota Mojokerto masih terus memproduksi masker sampai nanti 140.000.</p>
<p>“Gerakan untuk menyebarkan masker dan mengajak masyarakat untuk terus memakai masker akan terus kita lakukan sampai masyarakat benar-benar sadar bahwa masker bukan keinginan kami, bukan ajakan kami bukan himbauan kami, tetapi benar-benar kebutuhan masyarakat untuk melindingi dirinya dan orang lain agar terbebas dari covid 19,” jelas Ning Ita.</p>
<p>Dalam kesempatan ini Walikota juga menyampaikan, warga Kota Mojokerto saat ini semakin memiliki ketaatan yang lebih terhadap pelaksanaan protokol kesehatan.</p>
<p>&#8220;Kita patut bersyukur saat ini warga semakin disiplin bermasker, disiplin menjaga jarak, disiplin cuci tangan karena disiplin terhadap protokol kehehatan adalah kunci menjadi pemutus covid-19,” tegasnya.</p>
<p>Launching Jatim bermasker ditutup dengan penyerahan masker secara simbolis kepada perwakilan komunitas yg membantu memerangi Covid di Kota Mojokerto, diantaranya Persit, Bhayangkari, PKK, Karang Taruna, Banser, Remaja Masjid. <strong>(mrg/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121020</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Kota Mojokerto Wajib Pakai Masker, Walikota Akan Karantina yang Tidak Pakai</title>
		<link>https://memontum.com/warga-kota-mojokerto-wajib-pakai-masker-walikota-akan-karantina-yang-tidak-pakai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2020 03:06:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[wajib masker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111351</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Guna mencegah penyebaran Covid-19 yang telah menjadi pandemi di seluruh negara. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, mengimbau kepada seluruh warga untuk menggunakan masker. Kewajiban menggunakan masker tersebut, dikampanyekan oleh Walikota bersama TNI-Polri di kawasan publik, Selasa (7/4/2020). Bersama Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria, Waka Polresta Kompol Hanis Subiyono, perwakilan Kodim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Guna mencegah penyebaran Covid-19 yang telah menjadi pandemi di seluruh negara. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, mengimbau kepada seluruh warga untuk menggunakan masker. Kewajiban menggunakan masker tersebut, dikampanyekan oleh Walikota bersama TNI-Polri di kawasan publik, Selasa (7/4/2020).</p>
<p>Bersama Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria, Waka Polresta Kompol Hanis Subiyono, perwakilan Kodim dan segenap jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), berbagai tempat publik menjadi titik fokus dalam mengampanyekan wajib pakai masker saat beraktifitas di luar rumah.</p>
<p>Kawasan publik yang tak luput menjadi tempat kampanye, mulai dari pasar modern, perkantoran bank, stasiun hingga tempat pangkalan angkutan umum dan becak. Di sini, Wali kota memberikan masker dan vitamin kepada para supir angkutan, nasabah bank dan pengunjung pasar modern.</p>
<p>&#8220;Mulai hari ini, sesuai rekomendasi dari WHO, kami menjalankan wajib masker untuk semua. Jadi, siapapun harus memakai masker ketika berkegiatan di luar. Karena, penyebaran Covid-19 paling cepat adalah melalui tetesan air liur (droplets) atau muntah (fomites), dalam kontak dekat tanpa pelindung,&#8221; tegas Walikota.</p>
<p>Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto tidak mengharuskan masyarakat menggunakan masker bedah atau N-95. Justru, masyarakat diperbolehkan menggunakan masker kain karena dapat digunakan berulangkali setelah dicuci bersih. Sementara, masker bedah atau N-95 yang sekali pakai, hanya diperuntukkan bagi petugas medis.</p>
<p>&#8220;Mari gunakan masker kain, karena kita tidak pernah tahu orang tanpa gejala pun bisa menjadi sumber penyebaran penyakit ketika di luar rumah. Kami ingin, masyarakat paham dan sadar betul untuk menjaga orang lain tetap aman, maka harus dimulai dari diri sendiri. Mari pakai masker, untuk melindungi diri dan orang lain,&#8221; imbau Wali kota.<br />
Kendati telah menggunakan masker kain, Wali kota mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tetap mentaati protokol kesehatan. Seperti pysical distancing, selalu mencuci tangan setiap saat, menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.</p>
<p>&#8220;Kami yakin, dengan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat, kita bisa mencegah, menanggulangi, penyebaran Covid-19 yang saat ini melanda di seluruh Nusantara. Melalui berbagai ikhtiar dan kerjasama yang baik dengan masyarakat, kita dapat mencegah penyebaran Covid-19. Jika ada masyarakat yang tidak mengenakan masker, maka akan kami karantina selama 14 hari,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Wali kota juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Mojokerto agar tidak mengucilkan atau pun menjauhi keluarga pasien dalam pengawasan (PDP) dan atau yang telah terkonfirmasi Covid-19. Karena, dengan sikap menjauhi tersebut akan menambah beban bagi keluarga. Untuk itu, ia meminta kepada warga agar saling membantu, *namun dengan tetap* menerapkan *physical* distancing dan protokol kesehatan.</p>
<p>&#8220;Mari rangkul bersama, saudara-saudara kita. Mereka ini sedang terkena musibah. Bantu kebutuhan mereka selama masa isolasi mandiri. Jangan jauhi, apalagi mengucilkan mereka dari lingkungan. Tetap jaga jarak aman dan taati aturan kesehatan. Jangan ada perbedaan, tolonglah mereka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, tidak bersentuhan secara langsung dan menerapkan selalu physical distancing&#8221; tandas Wali kota.<strong> (mrg/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111351</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Neng Ita Berangkatkan Tim Gala Siswa Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/neng-ita-berangkatkan-tim-gala-siswa-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Sep 2018 14:04:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[GSI]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Gala Siswa Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/56880-neng-ita-berangkatkan-tim-gala-siswa-indonesia</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Bertempat di Gedung Dinas Pendidikan (Dipendik) Kota Mojokerto, Walikota Terpilih Ika Puspitasari, yang akrab di panggil dengan neng Ita, berangkatkan Tim Gala Siswa Indonesia (GSI) yang diwakili SMPN 2 Kota Mojokerto, yang merupakan juara GSI wilayah Kota Mojokerto, Minggu (23/9/2018). Hadir juga dalam acara tersebut, Kepala Dispendik Amin wachid, Plt Kepala Sekolah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Bertempat di Gedung Dinas Pendidikan (Dipendik) Kota Mojokerto, Walikota Terpilih Ika Puspitasari, yang akrab di panggil dengan neng Ita, berangkatkan Tim Gala Siswa Indonesia (GSI) yang diwakili SMPN 2 Kota Mojokerto, yang merupakan juara GSI wilayah Kota Mojokerto, Minggu (23/9/2018).</p>
<p>Hadir juga dalam acara tersebut, Kepala Dispendik Amin wachid, Plt Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 2 Kota Mojokerto Mulib, kepsek SMPN 4 Muhaimin, Kepsek SMPN 3 Evi Poespito Hany, Ketua KONI Tatok S, Ketua Askot PSSI Kota mojokerto Santoso Bekti Wibowo, para guru olah raga, orang tua murid, serta tamu undangan lain.</p>
<p>Total 22 pemain, yang terdiri dari 19 pemain dari SMPN 2 Kota Mojokerto serta ditambah 3 pemain dari SMP lain yang ada di Kota Mojokerto, akan berlaga di Gresik putaran wilayah Jatim, mulai Senin Besok di Stadion Petro Kimia, Gresik.</p>
<p>Walikota Mojokerto terpilih Sari saat diwawancarai mengatakan, &#8220;meraka memang masih belia mereka adalah bibit perlu kita rawat dan kita didik, agar kedepan nanti mampu membawa Kota Mojokerto dalam dunia sepak bola,&#8221; tegasnya</p>
<p>Disinggung terkait Progam Beasiswa untuk Siswa berprestasi Neng Ita mengatakan, &#8220;kemarin kami masih dalam proses sinergitas antara pemerintahan sebelumnya dengan sekarang, jadi progam beasiswa berprestasi tahun 2019 bukan murni progam kerja saya, mungkin di tahun berikutnya akan kami upayakan progam beasiswa bagi siswa berprestasi tidak hanya untuk bidang olahraga bidang apapun itu nanti akan kami anggarkan di dinas pendidikan,&#8221; ujar neng Ita.</p>
<p>Untuk diketahui dukungan berupa sumbangan Mengalir untuk Tim GSI wilayah Kota Mojokerto dari Walikota terpilih, KONI Kota Mojokerto, Askot PSSI Kota Mojokerto, MKKS SMPN Kota Mojokerto, serta Penggalangan Dana untuk tim GSI Lewat Sekolah-sekolah.<strong>(den/gan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">56880</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Babinsa Koramil 0815/19 Magersari Ikuti  Pertemuan Rutin Gapoktan Se-Kota Mojokerto</title>
		<link>https://memontum.com/babinsa-koramil-0815-19-magersari-ikuti-pertemuan-rutin-gapoktan-se-kota-mojokerto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Feb 2018 15:24:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Gapoktan]]></category>
		<category><![CDATA[koramil 0815/19]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/26713-babinsa-koramil-0815-19-magersari-ikuti-pertemuan-rutin-gapoktan-se-kota-mojokerto</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Babinsa Kelurahan Gunung Gedangan Koramil 0815/19 Magersari Kodim 0815 Mojokerto Serma Sudirman mewakili Danramil 0815/19 Magersari, menghadiri pertemuan rutin bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Kota Mojokerto di kediaman Sakeh, Gapoktan Gunung Anyar Lingkungan Gunung Anyar RT 02 RW 06, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (14/02/2018). Hadir dalam kegiatan tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211;   Babinsa Kelurahan Gunung Gedangan Koramil 0815/19 Magersari Kodim 0815 Mojokerto Serma Sudirman mewakili Danramil 0815/19 Magersari, menghadiri pertemuan rutin bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Kota Mojokerto di kediaman Sakeh, Gapoktan Gunung Anyar Lingkungan Gunung Anyar RT  02 RW 06, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (14/02/2018).</p>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut sekitar 45 orang, antara lain Ka Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prastiawan, M.Si., Perwakilan dari Bulog Sub Divre IV Surabaya Selatan, Perwakilan dari Dinas Peternakan Provinsi Jatim drh. Putra, Koordinator PPL se-Kota Mojokerto, Ketua Gapoktan Kota Mojokerto Suhartono, dan Ketua Poktan se-Kota Mojokerto</p>
<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prastiawan, M.Si., menyampaikan rasa bangganya dengan para kelompok tani di Kota Mojokerto yang semakin hari kian maju.  Ia juga menyetujui saran dari kelompok tani untuk membuat pegupon (rumah burung hantu) untuk mengatasi hama tikus.  &#8220;Kita siap membantu 2 unit pegupon untuk dimanfaatkan kelompok tani dan ke depan dapat dikembangkan dengan penangkaran burung hantu,&#8221; tegas Happy. </p>
<p>Berikutnya tanya jawab dan saran pendapat seputar materi ketahanan pangan, pertanian dan peternakan, serta kendala dan cara mengatasinya. Tampak semua peserta turut berparsipasi aktif dalam even tanya jawab tersebut, terbukti dengan terlontarnya beberapa pertanyaan dari Poktan, diantaranya untuk unggas seperti ayam yang mari akibat aratan (sakit), apa boleh untuk pakan ikan lele.  Ini langsung ditanggapi oleh drh. Putra, bahwa untuk ayam yang mati karena sakit tidak boleh digunakan untuk pakan ikan lele karena dikhawatirkan bakteri/virusnya menular kepada orang yang mengkonsumsi ikan lele tersebut.</p>
<p>Poktan tidak bisa menjual ke Bulog bila harganya terlalu rendah karena Poktan juga harus membayar buruh panen dan biaya transport, sementara ke tengkulak harganya tinggi dan tidak menanggung biaya buruh panen maupun transport.  Perwakilan dari pihak Bulog akan menyampaikan yang menjadi kendala Poktan ke Pimpinan, sementara ini pihaknya hanya menerima beras untuk padi langsung diserap mitra Bulog.</p>
<p>Beberapa Poktan lainnya juga menyarankan terkait KUR Tani dari BNI mohon dapatnya pelunasannya dilakukan dalam waktu satu tahun.  Kemudian pinjam mini ekskavator dari Kodim 0815 untuk pengerukan saluran irigasi pertanian agar digratiskan.</p>
<p>Dalam tanggapannya, Serma Sudirman yang mewakili Danramil 0815/19 Magersari Kapten Arh Suminto, menyampaikan, mengingat dari pihak BNI berhalangan hadir, maka untuk sementara permasalahan KUR Tani BNI akan ditampung dan dilaporkan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti dan akan dibantu dalam proses mendapatkan KUR Tani BNI.</p>
<p>Termasuk pada saat panen nanti pihak petani juga langsung mendapatkan uang hasil panennya dengan dibeli oleh pihak Kodim/Bulog dari hasil pinjaman dana yang bekerjasama dengan BRI, dari mulai tanam sampai dengan panen sudah difasilitasi semua oleh negara dalam hal ini pemerintah daerah yang bekerjasama dengan BNI pada saat tanam dan BRI pada saat panen.  “Diharapkan ketahanan pangan di wilayah Kota Mojokerto dapat tercapai sehingga bisa swasembada beras,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Untuk mini ekskavator yang pemanfaatannya untuk normalisasi saluran irigasi tersier untuk kepentingan pertanian, tidak disewakan namun perawatannya termasuk BBM dan operator ditanggung pengguna/pemakai. <strong>(gan/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26713</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasangan Wali, Warsito &#8211; Moeljadi, Siapkan 9 Program Menuju Kota Mojokerto Cerdas</title>
		<link>https://memontum.com/pasangan-wali-warsito-moeljadi-siapkan-9-program-menuju-kota-mojokerto-cerdas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Feb 2018 14:45:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Pilwali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/26557-pasangan-wali-warsito-moeljadi-siapkan-9-program-menuju-kota-mojokerto-cerdas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8212; Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto yang diusung Partai PKS dan PAN Kota Mojokerto, Warsito &#8211; Moeljadi mencanangkan 9 program unggulan yang akan membawa perubahan yakni, menuju Kota Mojokerto Cerdas. Sembilan Program Warsito-Moeljadi atau yang lebih dikenal dengan 9 Program Wali, Pertama Cerdas Sosial, program ini meliputi Program Bedah Kampung, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8212; Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto yang diusung Partai PKS dan PAN Kota Mojokerto, Warsito &#8211; Moeljadi mencanangkan 9 program unggulan yang akan membawa perubahan yakni,  menuju Kota Mojokerto Cerdas. </p>
<p>Sembilan Program Warsito-Moeljadi atau yang lebih dikenal dengan 9 Program Wali, Pertama Cerdas Sosial, program ini meliputi Program Bedah Kampung, yan setiap RT bisa mendapatkan dana 50 juta dan 500 ribu per bulan, bagi warga lanjut usia, janda disabilitas dan warga tidak mampu lainnya serta bedah rumah bagi keluarga tidak mampu. </p>
<p>Kedua, Cerdas Pendidikan dan Olah Raga, yang di dalamnya menyangkut sarana dan prasarana pendidikan untuk merehabilitasi 100% Gedung Sekolah Dasar Negeri se Kota Mojokerto, Beasiswa untuk guru dan siswa serta Gratis SPP bagi siswa SD, SMP dan SMA. </p>
<p><div id="attachment_1874" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-1874" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-14-at-8.58.jpg?resize=500%2C300&#038;ssl=1" alt="Timses dan Relawan Wali yang siap mengantarkan Pasangan Wali menuju Kota Mojokerto Cerdas. (@r)" width="500" height="300" class="size-full wp-image-26558" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-14-at-8.58.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-14-at-8.58.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-14-at-8.58.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-14-at-8.58.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-1874" class="wp-caption-text"><em>Timses dan Relawan Wali yang siap mengantarkan Pasangan Wali menuju Kota Mojokerto Cerdas.<strong> (@r)</strong></em></p></div></p>
<p>Ketiga Cerdas Kesehatan, Paslon Warsito- Moeljadi menjamin kesehatan 100%, terhadap warga Kota Mojokerto dengan Program Keluarga Sehat yang meliputi Bayi Sehat, Sanitasi Sehat dan Gizi terjamin.</p>
<p>Keempat Cerdas Ekonomi, yang di dalamnya mengenai Pemberian Modal Usaha sebesar 50 juta, yang dikemas melalui Kampung Sentra Ekonomi.</p>
<p>Kelima Cerdas Birokrasi, yaitu program pelayanan tanpa antri. Masyarakat tidak perlu antri lama, karena pelayanan ini menggunakan sistem atau berbasis Online. Internet gratis dan Kota Mojokerto dijamin Bebas Banjir.</p>
<p>Keenam Cerdas Ketenagakerjaan, bagi warga Kota Mojokerto yang bekerja di sektor perindustrian (Pabrik, red) akan dijamin dengan UMK yang layak. Diberikan pelatihan usaha ekonomi kreatif serta menyediakan Balai Latihan Kerja (BLK) terpadu.</p>
<p>Ketujuh Cerdas Budaya, guna mengangkat dan melestarikan budaya dan kesenian Kota Mojokerto, Paslon Nomor urut 3 ini berkomitmen  membangun Gedung Kesenian, Penguatan Dewan Kesenian dan menggelar  Gebyar Seni Tahunan.</p>
<p>Kedelapan Cerdas Religi, Calon Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto ini, akan membangun tempat ibadah atau Islamic Center Plus yang bisa  menampung semua kegiatan keagamaan dari semua agama. Memberikan tunjangan pada guru TPQ dan marbot serta penguatan Ormas Keagamaan.</p>
<p>Dan yang kesembilan Cerdas Wisata, Pasangan Wali  Warsito-Moeljadi siap menjadikan Kota Mojokerto menjadi salah satu destinasi wisata baru dan berbagai pilihan wisata di Jawa Timur dan memberdayakan Kampung Perkotaan yang mempunyai potensi wisata, seperti revitalisasi sungai menjadi lebih indah, kampung hijau dan lain- lain yang dikemas menjadi Kampung Wisata. <strong>(@r/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26557</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warsito, Gagas Konsep Kota Pintar untuk Masa Depan Kota Mojokerto</title>
		<link>https://memontum.com/warsito-gagas-konsep-kota-pintar-untuk-masa-depan-kota-mojokerto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jan 2018 13:30:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[kota pintar]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Pilwali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/17710-warsito-gagas-konsep-kota-pintar-untuk-masa-depan-kota-mojokerto</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8212; Masuk ke dalam wilayah pengembangan Gerbangkertosusila, posisi Kota Mojokerto sebenarnya cukup strategis untuk menunjang peningkatan income warganya. Butuh penataan tepat agar potensi itu bisa optimal. Salah satunya bisa melalui penekanan pada program pembangunan yang dapat mendukung statusnya sebagai daerah penyangga ibukota provinsi. Kondisi geografis yang tidak seberapa luas, hanya memiliki 3 kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8212; Masuk ke dalam wilayah pengembangan Gerbangkertosusila, posisi Kota Mojokerto sebenarnya cukup strategis untuk menunjang peningkatan income warganya. Butuh penataan tepat agar potensi itu bisa optimal. Salah satunya bisa melalui penekanan pada program pembangunan yang dapat mendukung statusnya sebagai daerah penyangga ibukota provinsi.</p>
<p>Kondisi geografis yang tidak seberapa luas, hanya memiliki 3 kecamatan dengan 18 kelurahan, dibutuhkan kebijakan yang visioner untuk mendongkrak kesejahteraan warganya. Di banding wilayah kabupaten yang relatif memiliki potensi sumber daya alam lebih melimpah, Kota Mojokerto sejauh ini pengembangan perekonomiannya hanya mengekor pada kebijakan Rencana Tata Ruang wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Timur. Yakni hanya bertumpu pada sektor industri, perdagangan dan jasa.</p>
<p>Padahal masih ada potensi lebih yang bisa digarap jika jeli melihat dinamika dari tahun ke tahun. Apalagi dengan diresmikannya Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) pada 27 Desember 2017 oleh Presiden Joko Widodo lalu. “Otomatis jarak tempuh dari Surabaya ke Kota Mojokerto kian cepat. Ini jika dicermati menjadi keuntungan lain yang bisa mengubah fungsi dari sekedar kota industri, jasa dan perdagangan menjadi lebih maju lagi,” terang Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai Hati Nurani Rakyat (DPD Hanura) Jawa Timur Warsito SE, Kamis (4/1/2018).</p>
<p>Karena itu, sejak menerjuni karir politik dia dengan cermat mengamati setiap potensi daerah-daerah di Jawa Timur yang bisa dikembangkan. Hal ini menjadi modal ketika rekomendasi untuk ikut bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Mojokerto pada 27 Juni 2018 resmi dikantongi. “Saya membayangkan Kota Mojokerto menjadi smart city yang tidak sekedar menjadi wilayah penyangga Surabaya. Dengan banyak potensi yang ada, saya rasa hal itu tidak mustahil diterapkan dalam kebijakan pemerintah kota nanti,” sebutnya.</p>
<p>Konsep smart city dalam prakteknya mengedepankan integrasi semua sektor dengan teknologi IT. Dengan wilayah yang relatif kecil, konsep ini tentu tidak seberapa besar kendalanya. Jika melihat kebijakan dan strategi penataan ruang yang diatur dalam RTRW Kota Mojokerto, sepertinya memang cukup simpel untuk mengaplikasikan gagasan ini. Ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang melek teknologi jadi keharusan awal. “Gagasan ini bisa dijalankan berbarengan dengan program pendidikan. Bisa dibayangkan jika generasi muda Kota Mojokerto punya kemampuan IT, konsep ini tentu akan semakin mudah dijalankan,” kata pengusaha bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak ini.</p>
<p>Potensi lebih yang bisa dilihat saat ini, tambah Warsito adalah sektor pemukiman. Dengan nilai lahan yang kian tahun kian meroket di Surabaya, banyak pekerja urban yang mencari rumah di daerah penyangga di wilayah Gerbangkertosusila. Kota Mojokerto bisa memberi penawaran lebih akan kebutuhan ini. Selain harga lebih murah, kemudahan akses apalagi sejak adanya Tol Sumo harusnya ditangkap sebagai peluang untuk memperbesar pendapatan daerah melalui pengembangan kawasan pemukiman baru secara massal.</p>
<p>“Tentunya harus sesuai kebutuhan dan ketersediaan lahan. Dengan sistem pemukiman terpadu, Kota Mojokerto bisa menjadi leader dalam menyediakan hunian yang modern, layak, aman dan humanis. Ini juga bisa jadi peluang bisnis baru bagi warga untuk menjalankan usaha rumah kos atau sewa bagi pekerja dari kawasan industri Ngoro di Kabupaten Mojokerto,” sambungnya.</p>
<p>Pandangan visioner untuk memajukan Kota Mojokerto yang dikumpulkan Warsito selama bertahun-tahun ini, punya tujuan utama. Yakni meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sebab, selama ini hanya sektor perdagangan dan jasa yang menjadi penyumbang terbesar produk domestik regional bruto (PDRB), yakni sebesar 38,05 persen. “Saya punya wacana untuk memadukan penataan semua sektor sehingga ketika berbicara Kota Mojokerto semua orang sudah bisa membayangkan lengkap. Pemukiman enak dan murah, dekat dengan akses kebutuhan primer dan tidak kesulitan jika hendak kembali kerja,” tutup Warsito menyudahi perbincangan dengan redaksi terkait tujuan maju di Pilkada. <strong>(bos/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17710</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Plt Sekda Kota Mojokerto: Bursa Kerja Salah Satu Usaha Menekan Angka Pengangguran</title>
		<link>https://memontum.com/plt-sekda-kota-mojokerto-bursa-kerja-salah-satu-usaha-menekan-angka-pengangguran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Oct 2017 06:51:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/522-plt-sekda-kota-mojokerto-bursa-kerja-salah-satu-usaha-menekan-angka-pengangguran</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Secara resmi Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mojokerto, Gentur Sanjoyo membuka bursa kerja yang ke-8, Selasa (17/10/2917). Bursa kerja berlangsung selama 2 hari (17-18/10/2017) di Gor Seni Mojopahit, Kota Mojokerto. Tampak para pencari kerja dengan antusias memadati Gor Seni Mojopahit, Kota Mojokerto. Mereka sudah menunggu sejak pukul 07.00 Wib. Padahal baru pkl. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto </strong>&#8211; Secara resmi Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mojokerto, Gentur Sanjoyo membuka bursa kerja yang ke-8, Selasa (17/10/2917). Bursa kerja berlangsung selama 2 hari (17-18/10/2017) di Gor Seni Mojopahit, Kota Mojokerto.</p>
<p>Tampak para pencari kerja dengan antusias memadati Gor Seni Mojopahit, Kota Mojokerto. Mereka sudah menunggu sejak pukul 07.00 Wib. Padahal baru pkl. 09.30 registrasi pencari kerja dibuka. Antrean untuk mengambil formulir pun terjadi namun berlangsung tertib.</p>
<p>Para pencari kerja yang datang bukan saja dari Kota Mojokerto, melainkan juga dari luar Kota Mojokerto, seperti dari Kabupaten Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kediri, Lamongan, Tuban, Krian, Surabaya dan Sidoarjo.</p>
<p> <em><strong>FORMULIR :</strong> Ketika dibuka, para pencari kerja langsung menyerbu meja formulir pendaftaran panitia</em></p>
<p>Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Dan Tenaga Kerja Hariyanto dalam sambutannya menekankan kembali bahwa bursa kerja ini telah dilaksanakan 2 tahun berturut-turut selama 8 kali. &#8220;Setiap kita membuka job fair, antusias pencari kerja sangat luar biasa,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Hariyanto pun menyampaikan terimakasih kepada seluruh perusahaan yang telah berpartisipasi pada bursa kerja tahun ini.</p>
<p>Sementara Plt Sekretaris Kota (Sekda) Mojokerto Gentur Sanjoyo menjelaskan bahwa dengan adanya bursa kerja ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para pencari kerja.</p>
<p>&#8220;Bursa kerja ini merupakan salah satu usaha kita untuk menekan angka pengangguran, khususnya di Kota Mojokerto,&#8221; terang Gentur.</p>
<p>Diuraikannya, bursa kerja ini juga membuka kesempatan kepada para pencari kerja kaum disabilitas.</p>
<p>Menurutnya, para pencari kerja juga ketika diterima bekerja, sifatnya dinamis. Hal ini disebabkan oleh karena rasa bosan dari para tenaga kerja yang ada ketika bekerja ditempatnya bekerja, ingin mencari suasana/pekerjaan lain , meningkatnya kemampuan dari tenaga kerja tersebut serta hal lainnya.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut Gentur juga menyinggung program Kota Mojokerto Servis City. Diungkapkannya, bahwa Walikota sangat konsen untuk mewujudkan program tersebut. Hal ini dibuktikan dengan telah dibangunnya Graha Mojokerto Servis City (GMSC) diatas tanah bekas RS. Umum. &#8220;Semoga gedung ini bisa dapat cepat selesai dalam waktu dekat,&#8221; harapnya.</p>
<p>Tampak hadir pada pembukaan bursa kerja ini, Ketua DPRD Kota Mojokerto Febriana Meldyawati, Kapolres Mojokkerto AKBP Puji Hendro Wibowo, Pabung Kodim 0815, perwakilan Korem dan Dandenpom, beberapa Kepala OPD, Camat, Lurah serta tamu undangan lainnya. <strong>(mrg/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">522</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
