<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kreasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kreasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Jun 2025 13:18:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kreasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>SDIT Ahmad Yani Kota Malang Gelar Fantasi Festival Ajang Kreasi untuk Peserta Didik</title>
		<link>https://memontum.com/sdit-ahmad-yani-kota-malang-gelar-fantasi-festival-ajang-kreasi-untuk-peserta-didik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[fantasi]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[kreasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222871</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ahmad Yani, Jalan Kahuripan No 12, Kecamatan Klojen, Kota Malang, menggelar ajang kreasi yang dikemas dalam &#8216;Fantasi Festival Akhir Tahun Talenta Sitaya 2024-2025&#8217;, Rabu (11/06/2025) tadi. Festival ini digelar, dalam rangka mengenal dunia lewat karya sekaligus juga mengembangkan kreativitas peserta didik. Berbagai kreasi dipertunjukkan seluruh siswa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ahmad Yani, Jalan Kahuripan No 12, Kecamatan Klojen, Kota Malang, menggelar ajang kreasi yang dikemas dalam &#8216;Fantasi Festival Akhir Tahun Talenta Sitaya 2024-2025&#8217;, Rabu (11/06/2025) tadi. Festival ini digelar, dalam rangka mengenal dunia lewat karya sekaligus juga mengembangkan kreativitas peserta didik.</p>



<p>Berbagai kreasi dipertunjukkan seluruh siswa didik SDIT Ahmad Yani, mulai dari Kelas 1 hingga Kelas 6, yang merupakan implementasi dari Kurikulum Merdeka Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang didalamnya terdapat berkebhinekaan global. Dalam festival ini, peserta didik SDIT Ahmad Yani, mulai dari Kelas 1 hingga Kelas 6, mengenakan baju tradisional negara lain. Meliputi Negara Jepang, China, Hongkong, Italia, Arab Saudi dan Korea Selatan.</p>



<p>Berdasarkan Kemendikbudristek No.56/M/2022, P5 ini adalah kegiatan kokurikuler berbasis proyek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi salah satunya berkebhinekaan global. Dengan kata lain, pelajar diberi kesempatan untuk mendalami pengetahuan tentang budaya negara-negara lain.</p>



<p>Hal ini, sebagaimana ditegaskan oleh Ki Hajar Dewantara, bahwa anak-anak mesti didekatkan hidupnya kepada kehidupan rakyat agar mereka tidak hanya memiliki pengetahuan, tapi bisa mengalaminya sendiri. Dalam kegiatan proyek ini, peserta didik SDIT Ahmad Yani berkesempatan mengenakan pakaian budaya negara lain sekaligus mengenal makanan khas negara tersebut. Yakni, tersaji dalam bentuk bazar makanan yang telah disediakan oleh wali murid.</p>



<p>Tema yang diambil dalam festival ini lebih mengedepankan berkebhinekaan global, atau sejalan dengan proyek ini yang tidak hanya mempelajari tema-tema atau isu penting sekitar seperti isu perubahan iklim, anti radikalisme, kesehatan mental, budaya, wirausaha, teknologi dan kehidupan berdemokrasi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala SDIT Ahmad Yani, Nurdiah Rachmawati SPd MPd, mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah ingin memberikan pengetahuan dan keterampilan peserta didik untuk mampu berkreasi di P5 ini ada satu profil yakni berkebhinekaan global. &#8220;Arti berkebhinekaan yakni beraneka ragam. Dalam profil berkebhinekaan global ini, kita mengambil negara lain. Seperti yang kita gelar hari ini, yakni Negara China, Hongkong, Italia, Arab Saudi, Korea Selatan dan Jepang,&#8221; ujarnya</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa dalam semester sebelumnya, pihaknya sudah mengangkat budaya negara Indonesia. &#8220;Saat ini kita beranjak ke budaya mancanegara. Harapnya peserta didik bisa mengenal budaya negara lain mulai dari baju tradisionalnya, keseniannya dan makanan khas negara tersebut,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, tujuannya agar anak anak bisa siap menjadi pemimpin global, tidak hanya mengenal budaya negara sendiri. Namun, juga mengenal budaya negara lain.</p>



<p>&#8220;Secara tidak langsung dalam diri anak-anak kita, akan tertanam sifat saling toleransi bernegara dan beragama. Serta saling menghormati satu sama lainnya. Itu tujuan utama digelarnya Fantasi Festival Akhir Tahun Talenta Sitaya 2024-2025 ini,&#8221; ungkapnya</p>



<p>Sebagai catatan, ada nilai-nilai mulia yang terkandung dalam profil Pelajar Pancasila. Yakni beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis, serta kreatif.</p>



<p>Dimensi-dimensi itu menunjukkan bahwa profil Pelajar Pancasila tidak hanya fokus pada kemampuan kognitif saja. Tetapi juga sikap dan perilaku sesuai jati diri sebagai bangsa Indonesia dan warga dunia. <strong>(fik/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222871</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gerak Jalan Kreasi Semarak Hardiknas, Bupati Lumajang Apresiasi Komitmen dan Pengabdian Tenaga Pendidik</title>
		<link>https://memontum.com/gerak-jalan-kreasi-semarak-hardiknas-bupati-lumajang-apresiasi-komitmen-dan-pengabdian-tenaga-pendidik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 May 2025 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[kreasi]]></category>
		<category><![CDATA[pendidik]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdian]]></category>
		<category><![CDATA[semarak]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221741</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, membuka sekaligus memberangkatkan Gerak Jalan Kreasi bertajuk &#8216;Semarak Hardiknas 2025&#8217; di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Minggu (04/05/2025) tadi. Pelaksanan Peringatan Hardiknas 2025 di Kabupaten Lumajang, ini menjadi momen penting untuk menegaskan kembali komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pendidikan berkualitas yang berlandaskan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, membuka sekaligus memberangkatkan Gerak Jalan Kreasi bertajuk &#8216;Semarak Hardiknas 2025&#8217; di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Minggu (04/05/2025) tadi.</p>



<p>Pelaksanan Peringatan Hardiknas 2025 di Kabupaten Lumajang, ini menjadi momen penting untuk menegaskan kembali komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pendidikan berkualitas yang berlandaskan pada dedikasi guru dan dukungan masyarakat. Mengusung tema &#8216;Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua&#8217; Peringatan Hardiknas kali ini menekankan bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya diukur dari fasilitas yang tersedia, tetapi juga dari kualitas pendidikannya, yang bergantung pada dedikasi para guru serta partisipasi aktif masyarakat.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menyampaikan pentingnya peran pendidik dalam membentuk karakter dan akhlak generasi penerus bangsa. &#8220;Pendidikan adalah fondasi utama bagi kemajuan suatu bangsa. Para pendidik adalah ujung tombak yang memegang peranan besar dalam menentukan arah masa depan anak-anak kita. Dedikasi mereka dalam mendidik dengan penuh kasih sayang akan membentuk bangsa yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan global,&#8221; katanya.</p>



<p>Bunda Indah juga mengapresiasi semua tenaga pendidik, yang telah menunjukkan komitmen dan pengabdian yang luar biasa untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Lumajang. &#8220;Tanpa dedikasi dan kerja keras bapak ibu semua, kita tidak akan sampai pada titik kemajuan ini,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Senada dengan Bunda Indah, Wabup Yudha juga mengingatkan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga penanaman nilai-nilai kehidupan yang esensial. &#8220;Para pendidik bukan hanya mengajarkan mata pelajaran, tetapi juga menginspirasi siswa untuk menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan cinta tanah air. Dalam momen ini, kita menunjukkan bahwa pendidikan harus menyentuh setiap aspek kehidupan, membangun semangat kolektif dan kebersamaan di masyarakat,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peringatan Hardiknas 2025 di Lumajang menyelenggarakan berbagai acara. Termasuk, Upacara Peringatan Hardiknas, peluncuran Senam Lumajang Segar, jalan santai dan Gerak Jalan Kreasi yang diikuti oleh guru dan tenaga pendidik se-Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Dalam kegiatan ini, para peserta tidak hanya menunjukkan semangat baris-berbaris, tetapi juga kreativitas dan kebersamaan melalui kostum-kostum unik yang mencerminkan identitas pendidikan di setiap sekolah. Gerak Jalan Kreasi yang diikuti oleh ribuan guru, ini menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah, pendidik dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan penuh semangat.</p>



<p>Antusiasme peserta dan masyarakat yang memadati Alun-Alun, menunjukkan bahwa semangat untuk menciptakan pendidikan berkualitas di Lumajang terus berkembang, didorong oleh rasa kebersamaan yang tinggi. Bunda Indah sendiri juga mengajak semua pihak, untuk terus berkomitmen dalam menjaga kualitas pendidikan yang merata dan inklusif. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221741</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Festival Kita Bisa di Hari Disabilitas Internasional, Pelajar Disabilitas di Banyuwangi Pamerkan Hasil Kreasi</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-festival-kita-bisa-di-hari-disabilitas-internasional-pelajar-disabilitas-di-banyuwangi-pamerkan-hasil-kreasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2024 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[kreasi]]></category>
		<category><![CDATA[pamerkan]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217206</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Kita Bisa, Selasa (03/12/2024) tadi. Pelaksanaan yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional, ini menampilkan beragam karya kreatif anak-anak muda penyandang disabilitas di Banyuwangi. Anak-anak dari berbagai sekolah itu, memamerkan sejumlah hasil karyanya di stan-stan yang berjajar di depan Aula SD Negeri Model Banyuwangi, yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Kita Bisa, Selasa (03/12/2024) tadi. Pelaksanaan yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional, ini menampilkan beragam karya kreatif anak-anak muda penyandang disabilitas di Banyuwangi.</p>



<p>Anak-anak dari berbagai sekolah itu, memamerkan sejumlah hasil karyanya di stan-stan yang berjajar di depan Aula SD Negeri Model Banyuwangi, yang menjadi venue kegiatan. Mulai dari kain batik, anyaman dari limbah plastik, aneka kerupuk, snack, robot bertenaga surya, hingga tempat sampah yang menggunakan sensor gerak.</p>



<p>Bahkan, ada juga yang memamerkan kemampuannya di bidang coding. Salah satunya, siswa penyandang border line dari SMPN 3 Banyuwangi, yang mampu membuat game Pin Ball dengan bimbingan guru pendampingnya.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan bahwa Festival Kita Bisa sudah menjadi agenda rutin di Banyuwangi, di mana pelaksanaan ini sebagai panggung aktualisasi bagi para anak muda difabel. &#8220;Ini salah satu wujud komitmen Pemkab untuk memberikan akses pendidikan yang sama kepada anak-anak muda daerah,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Sejak tahun 2013, ujarnya, Pemkab Banyuwangi telah mewujudkan sekolah inklusi yang ramah bagi para penyandang disabilitas. Bahkan hingga hari ini, semua sekolah negeri dari tingkat PAUD sampai SMA sederajat telah berstatus inklusif.</p>



<p>Pemkab juga telah meluncurkan inovasi Si-Denakwangi (Aplikasi Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Kabupaten Banyuwangi). Aplikasi ini digunakan untuk mendeteksi jenis ketunaan peserta didik berkebutuhan khusus.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan identifikasi tersebut, layanan dan pembelajaran yang diterapkan para guru pendamping khusus (GPK) betul-betul tepat sesuai kondisi anak didik berkebutuhan khusus-nya. Harapannya, ini dapat memaksimalkan prestasi mereka.</p>



<p>Tidak hanya di sektor pendidikan, Pemkab juga terus mengupayakan pemenuhan hak-hak disabilitas pada berbagai bidang yang lain. Misalnya terpenuhinya fasilitas disabilitas di tempat-tempat publik hingga terbukanya peluang di dunia kerja.</p>



<p>&#8220;Pemkab juga rutin menggelar rembug anak dan ABK untuk menjaring aspirasi mereka untuk kami jadikan bahan penyusunan kebijakan daerah. Lewat rembug ini kita berharap aspirasi mereka bisa terakomodir,&#8221; urai Bupati Ipuk.</p>



<p>Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Banyuwangi, MY Bramuda, menambahkan bahwa di Banyuwangi saat ini terdapat 191 sekolah penyelenggara pendidikan inklusi, mulai dari tingkat paud, SD, SMP, hingga SMA sederajat. Sekolah-sekolah ini, didampingi oleh 11 Sekolah Luar Biasa (SLB) yang bertindak sebagai konsultan. Adapun jumlah guru pendamping khusus (GPK) sebanyak 250 orang.</p>



<p>“Secara berkala para GPK ini kami berikan bimtek untuk meningkatkan kapasitasnya. Sehingga mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik dalam menjembatani kesulitan belajar ABK di sekolah inklusi,” kata Bramuda.</p>



<p>Sebelum acara puncak, imbuhnya, Festival Kita Bisa di mulai dengan berbagai kegiatan yang mewadahi kreativitas dan potensi anak-anak berkebutuhan khusus. &#8220;Sejak Senin (02/12/2024) kemarin, kita sudah menggelar Porseni dan Bimtek inklusif, puncaknya kita laksanakan hari ini dengan menampilkan berbagai karya para ABK,&#8221; paparnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217206</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tumbuhkan Kesadaran Budaya, Plt Bupati Malang Buka Lomba Lukis Kreasi Budaya Bimantara Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/tumbuhkan-kesadaran-budaya-plt-bupati-malang-buka-lomba-lukis-kreasi-budaya-bimantara-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Nov 2024 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bimantara]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kesadaran]]></category>
		<category><![CDATA[kreasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tumbuhkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216570</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Plt Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, membuka pelaksanaan Kegiatan Lomba Lukis Kreasi Budaya Bimantara Indonesia (KBBI) di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (16/11/2024) tadi. Pelaksanaan ini digelar, untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pelestarian Budaya Topeng Malangan, melalui kegiatan yang menarik dan mengembangkan kreativitas. Sementara hadir dalam pelaksanaan itu, Pengurus Yayasan Veritas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Plt Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, membuka pelaksanaan Kegiatan Lomba Lukis Kreasi Budaya Bimantara Indonesia (KBBI) di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (16/11/2024) tadi. Pelaksanaan ini digelar, untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pelestarian Budaya Topeng Malangan, melalui kegiatan yang menarik dan mengembangkan kreativitas. Sementara hadir dalam pelaksanaan itu, Pengurus Yayasan Veritas Bimantara Indonesia dan peserta lomba.</p>



<p>Tema pelaksanaan lomba ini, yaitu menceritakan Kakembangan Panji Aji Rogo dengan tema &#8216;Gala Lestari&#8217;, yang memiliki arti Perayaan Abadi untuk memberikan penghormatan terhadap budaya dan warisan nenek moyang. Kakembangan Panji Aji Rogo sendiri menggambarkan perkembangan budi pekerti dan kearifan melalui tradisi kisah Panji, seorang pahlawan legendaris dalam budaya Jawa.</p>



<p>Plt Bupati Malang dalam sambutannya apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Veritas Bimantara Indonesia, atas inisiatif yang luar biasa dalam menyelenggarakan lomba tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Melalui ajang ini, kita tidak hanya sekadar menyaksikan kreativitas anak bangsa, tetapi juga memperkuat kecintaan terhadap seni dan budaya Indonesia. Sebuah karya lukisan bukan hanya hasil dari goresan kuas, tetapi merupakan ekspresi jiwa, cerminan perasaan dan pandangan seniman terhadap keindahan budaya Kabupaten Malang, Malang Raya dan Nusantara secara luas,&#8221; kata Plt Bupati Malang.</p>



<p>Ditambahkannya, Kabupaten Malang dengan keragaman adat dan budayanya selalu menyambut dengan tangan terbuka, segala bentuk kegiatan yang memupuk cinta dan penghargaan terhadap budaya. Lomba seperti ini adalah salah satu cara efektif untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya Indonesia, khususnya bagi generasi muda yang akan meneruskan warisan leluhur kita.</p>



<p>&#8220;Saya berharap, lomba ini dapat menginspirasi para peserta untuk terus berkarya dan menjadikan budaya kita sebagai sumber kreativitas yang tidak pernah habis. Tak lupa, saya juga menyampaikan terima kasih kepada para panitia penyelenggara yang telah bekerja keras untuk mempersiapkan kegiatan ini. Sehingga, lomba dapat berjalan dengan begitu baik. Keberhasilan kegiatan pada hari ini, merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi dari banyak pihak,&#8221; ujar Plt Bupati Malang.</p>



<p>Kepada para peserta lomba, Plt Bupati Didik berharap bisa menjadikan kesempatan ini sebagai ruang untuk mengembangkan bakat dan potensi. &#8220;Jangan takut untuk mengekspresikan ide dan gagasan yang menggambarkan kekayaan budaya bangsa kita. Kemenangan tentu penting, tetapi proses berkarya dan kontribusi terhadap pelestarian budaya jauh lebih berharga,&#8221; ujarnya. <strong>(pro/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216570</post-id>	</item>
		<item>
		<title>96 Tim setingkat SD hingga SMA di Banyuwangi Meriahkan Kompetisi Kreasi Baris Berbaris</title>
		<link>https://memontum.com/96-tim-setingkat-sd-hingga-sma-di-banyuwangi-meriahkan-kompetisi-kreasi-baris-berbaris</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2024 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berbaris]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[kreasi]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[setingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214510</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur Priambodo, memimpin upacara pembukaan Kompetisi Kreasi Baris Berbaris di GOR Tawangalun, Senin (23/09/2024) tadi. Pelaksanaan ini, diikuti ratusan pelajar dari tingkat SD, SMP, SMA sederajat se-Banyuwangi. “Lomba Kreasi Baris Berbaris ini dapat mengasah karakter positif siswa. Karena, mereka tidak hanya berlatih bergerak serentak. Namun juga, melatih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur Priambodo, memimpin upacara pembukaan Kompetisi Kreasi Baris Berbaris di GOR Tawangalun, Senin (23/09/2024) tadi. Pelaksanaan ini, diikuti ratusan pelajar dari tingkat SD, SMP, SMA sederajat se-Banyuwangi.</p>



<p>“Lomba Kreasi Baris Berbaris ini dapat mengasah karakter positif siswa. Karena, mereka tidak hanya berlatih bergerak serentak. Namun juga, melatih kedisiplinan, kekompakan belajar berkolaborasi, memperkuat solidaritas hingga dapat menciptakan harmoni yang indah dan rapi,” kata Pj Sekda Guntur.</p>



<p>Kompetisi Kreasi Baris Berbaris sendiri, rencananya akan berlangsung selama tiga. Atau, mulai Senin dan akan berakhir Rabu (25/09/2024) lusa. Kompetisi sendiri diikuti 96 tim dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat.</p>



<p>Sementara dalam pelaksanaan, setiap tim akan menunjukkan aksinya dengan menampilkan gerakan baris-berbaris yang rapi, serempak dan harmonis. Tidak hanya memaksimalkan gerakan baris berbaris saja, setiap tim juga allout dengan kostum yang atraktif.</p>



<p>Seperti yang ditampilkan sejumlah tim dari tingkat SMA sederajat, mereka menampilkan beragam formasi gerakan yang kreatif dan luwes, dengan tetap menyajikan harmoni gerakan yang kompak. Kostum yang dikenakan juga variatif dan unik. Diantaranya, menggunakan pakaian ala petani yang lengkap dengan aksesori caping dan arit, juga ada tim yang berpenampilan ala koboy.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Selamat bertanding untuk para peserta. Junjung tinggi sportivitas, tunjukkan kreativitas dalam berbaris dan jadikan momen ini untuk meningkatkan kemampuan diri,” kata Pj Sekda Guntur.</p>



<p>Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, M Alfin Kurniawan, mengatakan bahwa jumlah tim peserta pada tahun ini meningkat dari pada tahun sebelumnya, yakni dari 60 tim (2023) menjadi 96 tim (2024).</p>



<p>“Makin banyak sekolah yang berpartisipasi. Karena kegiatan ini memang sebagai pengganti gerak jalan tradisional yang biasanya diikuti oleh semua sekolah se Banyuwangi dan digelar setiap menjelang peringatan HUT RI,” kata Alvin.</p>



<p>Dalam lomba tersebut, setiap tim terdiri atas 16 orang terdiri atas 15 orang anggota dan 1 orang danton (pemimpin). Penilaian dilakukan pada gerakan baris berbaris (PBB), Formasi, Kostum dan Danton terbaik.</p>



<p>“Tim penilai berasal dari perwakilan kepolisian, TNI AD dan AL serta dari Dewan Kesenian Blambangan,” ujarnya.</p>



<p>Nantinya, pelaksanaan ini akan diambil Juara I, II dan III untuk masing-masing kategori yakni SD, SMP dan SMA sederajat. Ditambah juga, bahwa akan ada Juara Favorit.</p>



<p>“Juara di setiap kategori akan mendapatkan hadiah uang tunai total 63 juta,” papar Alfin. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214510</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Kreasi Jingle Gelari Pelangi, Pj Bupati Lumajang Harapkan Peningkatan SDM Keluarga</title>
		<link>https://memontum.com/buka-kreasi-jingle-gelari-pelangi-pj-bupati-lumajang-harapkan-peningkatan-sdm-keluarga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Aug 2024 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gelari]]></category>
		<category><![CDATA[harapkan]]></category>
		<category><![CDATA[jingle]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[kreasi]]></category>
		<category><![CDATA[pelangi,]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213605</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, membuka penyelenggaraan Kreasi Jingle Gelari Pelangi (Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi) di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (28/08/2024) tadi. Dalam momen itu, dirinya berharap pelaksanaan itu dapat mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) keluarga di Lumajang. &#8220;Mudah-mudahan ini bisa menjadi pendorong untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, membuka penyelenggaraan Kreasi Jingle Gelari Pelangi (Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi) di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (28/08/2024) tadi. Dalam momen itu, dirinya berharap pelaksanaan itu dapat mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) keluarga di Lumajang.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan ini bisa menjadi pendorong untuk meningkatkan kualitas SDM keluarga dari segi pendidikan dan ekonomi. Sehingga, akhirnya keluarga yang sejahtera dan berdaya ini bisa terwujud,&#8221; kata Pj Bupati Yuyun-sapaannya.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, bahwa Gelari Pelangi merupakan kegiatan terpadu TP PKK dari tingkat pusat hingga desa atau kelurahan yang bersinergi dengan program pemerintah dan pemerintah daerah serta pihak terkait lain. Program ini, ditujukan sebagai upaya dalam mendorong peningkatan kualitas SDM keluarga dari segi pendidikan dan ekonomi untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jadi program ini memberikan makna meningkatkan kesadaran keluarga Indonesia akan pentingnya pendidikan dan ketahanan ekonomi keluarga,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Pj Bupati Yuyun juga menyebut, bahwa PKK juga memiliki andil yang sangat besar dalam membina dan memaksimalkan anggota keluarga melalui para kadernya. Karena keluarga merupakan pondasi awal dan modal dasar pembangunan, serta sebagai lingkungan sosial pertama dalam kehidupan manusia.</p>



<p>&#8220;Melalui keluarga, diharapkan dapat lahir generasi penerus bangsa yang dapat meneruskan tongkat estafet kepemimpinan dan pembangunan bangsa, khususnya di Lumajang. Peran seorang ibu juga sangatlah dominan dan penting dalam sebuah keluarga, sehingga terbentuk keluarga yang sehat dan sejahtera,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213605</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Widya Klatakan Berseri Situbondo Jadi Jawara Lomba Senam Kreasi Bhunga Rassa Ate</title>
		<link>https://memontum.com/widya-klatakan-berseri-situbondo-jadi-jawara-lomba-senam-kreasi-bhunga-rassa-ate</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jul 2024 09:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[berseri]]></category>
		<category><![CDATA[bhunga]]></category>
		<category><![CDATA[jawara]]></category>
		<category><![CDATA[klatakan]]></category>
		<category><![CDATA[kreasi]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212107</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kelompok Senam Widya Klatakan Berseri akhirnya berhasil menjadi Jawara dalam Lomba Senam Kreasi Bhunga Rassa Ate, Senin (22/07/2024) tadi. Gelaran yang memasuki babak final itu, meloloskan Widya Klatakan sebagai juara dengan berhasil mengumpulkan nilai 2.558. Sementara di Juara II, berhasil diraih oleh Pesona Mimbaan dengan nilai 2.522 dan Juara III diraih oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Kelompok Senam Widya Klatakan Berseri akhirnya berhasil menjadi Jawara dalam Lomba Senam Kreasi Bhunga Rassa Ate, Senin (22/07/2024) tadi. Gelaran yang memasuki babak final itu, meloloskan Widya Klatakan sebagai juara dengan berhasil mengumpulkan nilai 2.558.</p>



<p>Sementara di Juara II, berhasil diraih oleh Pesona Mimbaan dengan nilai 2.522 dan Juara III diraih oleh Ketoan Maju dengan nilai 2.500. Selanjutnya Juara IV diraih oleh Srikandi Berjaya dengan nilai 2.418, Juara V diraih oleh Curah Tatal Squad dengan nilai 2.402 dan Juara VI diraih oleh Srikandi Mesem dengan nilai 2.357. Sedangkan untuk Regu (team) Putri Air, meraih The Best Yel-yel.</p>



<p>Ketua TP PKK Situbondo, Juma&#8217;ati Karna Suswandi, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa masyarakat Situbondo sangat antusias dalam mengikuti lomba Senam Kreasi Bhunga Rassa Ate. Karenanya, ke depan berharap dengan olah raga senam, menjadikan masyarakat Situbondo semakin sehat. Sehingga, bisa beraktivitas dalam berkegiatan sehari-hari.</p>



<p>&#8220;Karena senam inikan olah raga yang paling mudah dan murah untuk dilakukan oleh masyarakat. Dengan adanya senam ini, semoga masyarakat kita semakin sehat,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengaku akan mengagendakan pelaksanaan lomba ini dalam kegiatan tahunan. Mengingat, pelaksanaan lomba yang disambut antusias oleh masyarakat.</p>



<p>&#8220;Melihat animo masyarakat yang sangat luar biasa, oleh karena itu kita ingin agar senam Bhunga Rassa Ate menjadi agenda tahunan di Kabupaten Situbondo,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Bung Karna ini mengatakan bahwa olah raga senam sudah menjadi kebutuhan masyarakat. &#8220;Oleh karena itu, kami terus akan mengembangkan olah raga senam di Kabupaten Situbondo,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Di tempat yang sama, Ketua Panitia Lomba Senam Kreasi Bhunga Rassa Ate, Miftakhul Anis, menjelaskan bahwa pelaksanaan lomba yang digelar selama lima hari itu diikuti sekitar 207 kelompok senam. Jawara lomba sendiri salah satunya akan menerima hadiah uang tunai Rp 10 juta. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212107</post-id>	</item>
		<item>
		<title>207 Kelompok Senam Situbondo Meriahkan Gelaran Senam Kreasi</title>
		<link>https://memontum.com/207-kelompok-senam-situbondo-meriahkan-gelaran-senam-kreasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jul 2024 10:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[kreasi]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211947</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suwandi dan Wakil Bupati Situbondo, Nyai Hj Khoirani, mengapresiasi gelaran lomba Senam Kreasi bertemakan Bhunga Rassa Ate, yang diselenggarakan gabungan praktisi senam Kabupaten Situbondo, Rabu (17/07/2024) tadi. Lomba yang dilaksanakan di Gedung PGRI Sumber Kolak ini, berlangsung semarak dan menyehatkan masyarakat. &#8220;Kegiatan lomba senam ini sangat bagus untuk menyehatkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suwandi dan Wakil Bupati Situbondo, Nyai Hj Khoirani, mengapresiasi gelaran lomba Senam Kreasi bertemakan Bhunga Rassa Ate, yang diselenggarakan gabungan praktisi senam Kabupaten Situbondo, Rabu (17/07/2024) tadi. Lomba yang dilaksanakan di Gedung PGRI Sumber Kolak ini, berlangsung semarak dan menyehatkan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kegiatan lomba senam ini sangat bagus untuk menyehatkan masyarakat. Senam ini bisa dilakukan dimana saja. Baik di rumah, sanggar senam atau alun-alun. Sehingga, menjadi olah raga yang merakyat baik kota hingga ke desa,&#8221; kata Bupati Situbondo.</p>



<p>Bung Karna-sapaan Bupati Situbondo menegaskan kalau lomba tersebut harus sportif, jujur dan tidak ada titip menitip peserta. &#8220;Penilaian harus objektif dan sportif. Dinilai berdasarkan kekompakan, bukan berdasarkan kelompok siapa. Mari sehatkan masyarakat dan kenalkan olah raga senam agar terwujud Situbondo sehat,&#8221; terang Bung Karna.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Diketahui, bahwa lomba ini diikuti 207 kelompok senam. Mereka saling adu gemulai dan kekompakan untuk memperebutkan hadiah puluhan juta. Banyaknya peserta, membuat perlombaan akan berlangsung mulai tanggal 17 hingga 21 Juli 2024.</p>



<p>Koordinator Panitia Lomba, Handoko, menambahkan jika semua kelompok terdiri dari delapan orang yang semuanya adalah masyarakat umum. &#8220;Pesertanya adalah masyarakat umum. Siapa saja boleh mendaftar, asalkan berdomisili di Kabupaten Situbondo. Untuk jenis lomba ini adalah senam kreasi, yang tema dan gerakannya sudah ditentukan oleh panitia. Sudah dipublikasikan oleh panitia jauh sebelum lomba diadakan, sedangkan lagu wajib menggunakan lagu Bhunga Rassa Ate,&#8221; kata Handoko.</p>



<p>Pada hari pertama lomba, tambahnya, ada sebanyak 67 kelompok senam yang bakal tampil. &#8220;Untuk hari kedua dan ketiga, masing-masing sebanyak 70 kelompok. Sehingga total peserta ada 207 kelompok, bisa tampil. Sedangkan untuk final diambil 10 besar dan pengumuman Juara I, II dan III sampai X, Minggu (21/07/2024),&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Handoko menambahkan, jika tujuan kegiatan ini yaitu untuk mengajak masyarakat hidup sehat, terutama untuk perempuan atau ibu-ibu. &#8220;Perempuan itukan kegiatannya banyak. Mulai mengurus rumah, mengurus keluarga, belum lagi yang wanita karir. Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan dianjurkan untuk olah raga dalam hal ini senam. Kalau ibu-ibu sehat pekerjaan rumah dapat selesai dengan baik,&#8221; imbuhnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211947</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Festival Tari Kreasi Tradisional, Pj Wali Kota Kediri Berharap Bisa Jadi Wadah Pelestarian Seni Budaya</title>
		<link>https://memontum.com/buka-festival-tari-kreasi-tradisional-pj-wali-kota-kediri-berharap-bisa-jadi-wadah-pelestarian-seni-budaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jul 2024 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kreasi]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian]]></category>
		<category><![CDATA[tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212260</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, membuka Festival Tari Kreasi Tradisional, di Kawasan Goa Selomangleng, Sabtu (06/07/2024) tadi. Kegiatan ini digelae, dalam rangkaian Hari Jadi Kota Kediri ke-1145. Pelaksanaan Festival Tari Kreasi Tradisional ini diikuti 16 peserta dari sanggar tari. &#8220;Seiring dengan beroperasinya Bandara Internasional Dhaha dan pembangunan jalan tol Kediri Tulungagung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, membuka Festival Tari Kreasi Tradisional, di Kawasan Goa Selomangleng, Sabtu (06/07/2024) tadi. Kegiatan ini digelae, dalam rangkaian Hari Jadi Kota Kediri ke-1145.</p>



<p>Pelaksanaan Festival Tari Kreasi Tradisional ini diikuti 16 peserta dari sanggar tari. &#8220;Seiring dengan beroperasinya Bandara Internasional Dhaha dan pembangunan jalan tol Kediri Tulungagung tentu akan semakin membuka lebar peluang kunjungan di Kota Kediri. Maka kami terus berbenah termasuk dalam memaksimalkan potensi budaya yang dimiliki. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya untuk kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik,&#8221; katanya.</p>



<p>Pj Wali Kota Zanariah mengungkapkan bahwa selaras dengan tema Hari Jadi Kota Kediri ke-1145 tahun &#8216;Merajut Asa Dalam Keharmonian, Satu Tekad Kota Kediri Menuju Globalisasi&#8217;, Pemkot Kediri membawa konsep Festival Tari Kreasi Tradisional. Harapannya, melalui event ini bisa menjadi wadah generasi muda menyalurkan bakat sekaligus melestarikan seni budaya tradisional.</p>



<p>Kegiatan ini, dilaksanakan di Kawasan Goa Selomangleng yang menjadi ikon sejarah dan budaya Kota Kediri. &#8220;Saya kira ini kombinasi yang tepat menjadikan acara ini sebagai acara tahunan untuk menarik pengunjung. Mungkin ke depan kita bisa undang berbagai sanggar tari dan sekolah di wilayah Mataraman untuk berkolaborasi mengikuti acara ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pj Wali Kota Kediri merasa bahagia sebab melihat semangat dan antusias dari para peserta. Dimana para peserta sudah berias sedemikian bagusnya, untuk menunjukkan penampilan terbaiknya. Harapannya selain mengikuti lomba, para peserta juga mendapat pengalaman belajar yang berbeda dari dalam kelas.</p>



<p>&#8220;Saya berpesan teruslah giat berlatih dan jangan cepat berpuas diri. Menang kalah adalah hal biasa kalian bisa sampai di tempat ini sudah jadi kemenangan sesungguhnya. Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang bekerja keras menyelenggarakan acara ini semoga bisa menjadi pilar kelestarian seni budaya yang akan dikenang,&#8221; paparnya.</p>



<p>Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Zachrie Ahmad, menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan fasilitasi kepada sanggar tari untuk terus melestarikan seni budaya Kota Kediri. Selain itu juga menggali potensi seni tari di Kota Kediri. Peserta yang mengikuti ini mulai usia 13 tahun hingga 24 tahun.</p>



<p>&#8220;Kami juga mengundang seluruh OPD di sini bukan tanpa alasan kami mengajak seluruh pihak untuk melestarikan kebudayaan. Langkah konkret dari Disbudparpora akan membuat katalog sanggar dan tari-tari. Nanti teman-teman OPD dapat menampilkan tari-tari ini ketika memiliki acara,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Para peserta Festival Tari Kreasi Tradisional ini dinilai oleh tiga dewan juri. Yakni, Yasinta Desi dari Yogyakarta, Djarot Budi dari Surakarta dan Very Andrian. Turut hadir, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ferry Djatmiko, Kepala OPD, Camat, dan tamu undangan. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212260</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
