<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>krisis air &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/krisis-air/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Mar 2023 14:21:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>krisis air &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri Panen Raya di Jember, Moeldoko Sampaikan Ancaman Krisis Air untuk Petani</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-panen-raya-di-jember-moeldoko-sampaikan-ancaman-krisis-air-untuk-petani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Mar 2023 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Staf Kepresidenan]]></category>
		<category><![CDATA[krisis air]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[moeldoko]]></category>
		<category><![CDATA[Panen Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185658</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, menghadiri panen raya padi di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember, Jumat (24/03/2023) tadi. Dalam kesempatan tersebut, Moeldoko, mengimbau agar para petani selalu bersiap menghadapi situasi apapun, termasuk krisis air. &#8220;Kita ini menghadapi ancaman krisis air. Dunia juga akan menghadapinya dan untuk itu sumber air ditata dan kelola [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, menghadiri panen raya padi di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember, Jumat (24/03/2023) tadi. Dalam kesempatan tersebut, Moeldoko, mengimbau agar para petani selalu bersiap menghadapi situasi apapun, termasuk krisis air.</p>



<p>&#8220;Kita ini menghadapi ancaman krisis air. Dunia juga akan menghadapinya dan untuk itu sumber air ditata dan kelola dengan baik. Para petani juga diharapkan tetap guyub rukun bersiap menghadapi krisis apapun,&#8221; kata Moeldoko.</p>



<p>Kepala Staf Kepresidenan yang juga merupakan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), ini hadir pada acara panen di Kabupaten Jember untuk melihat langsung keberhasilan panen melalui teknologi intensifikasi pertanian. Mengacu pada pesan Presiden Jokowi, Moeldoko, mengatakan intensifikasi akan memotong masa tanam sekaligus meningkatkan hasil panen.</p>



<p>&#8220;Kesejahteraan petani akan membaik,” kata Moeldoko.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>Sejak setahun terakhir, ladang pertanian seluas 500 hektare di Desa Lojejer ditanami bibit padi super M70D. Masyarakat desa pun telah membuktikan hasil panen bibit M70D mencapai 9 ton per hektar. Angka ini, jauh di atas rata-rata hasil panen padi di Indonesia yang menghasilkan 5,7 ton per hektar.</p>



<p>Tidak hanya itu, menurut Sugeng Widodo, Direktur M-Tani yang menghasilkan bibit M70D, bahwa bibit ini juga sudah bisa dipanen di usia 75 hari. Padahal usia padi rata-rata di Indonesia masih diatas 90 hari.</p>



<p>Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Arief Tjahyono, mengatakan bahwa Kabupaten Jember merupakan wilayah dengan hamparan lahan pertanian terluas nomor 3 di Indonesia dengan total 86.000 hektar. Namun, produktivitas pertanian di Kabupaten Jember, masih kalah jika dibandingkan Kabupaten Ngawi, yang sama-sama ada di Jawa Timur. Padahal, luasan lahan di Kabupaten Ngawi tidak sebesar di Kabupsten Jember.</p>



<p>&#8220;Pelan-pelan beralih pakai pupuk organik. Nanti tanahnya akan gembur seperti yang ada di Ngawi. Jadi, jangan hanya mengandalkan pupuk anorganik,&#8221; pesan Moeldoko. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185658</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kekeringan di Situbondo Meluas, 1772 KK di Delapan Dusun Krisis Air Bersih</title>
		<link>https://memontum.com/kekeringan-di-situbondo-meluas-1772-kk-di-delapan-dusun-krisis-air-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2022 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[krisis air]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=175992</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Situbondo, semakin meluas. Tercatat, ada sebanyak sekitar 1772 kepala keluarga (KK) dari delapan dusun, pada empat desa di empat kecamatan, mulai mengalami krisis air bersih dalam sebulan terakhir. Kepala BPBD Kabupaten Situbondo, Zainul Arifin, membenarkan jika hingga kini tercatat sebanyak 1772 KK di delapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Situbondo, semakin meluas. Tercatat, ada sebanyak sekitar 1772 kepala keluarga (KK) dari delapan dusun, pada empat desa di empat kecamatan, mulai mengalami krisis air bersih dalam sebulan terakhir.</p>



<p>Kepala BPBD Kabupaten Situbondo, Zainul Arifin, membenarkan jika hingga kini tercatat sebanyak 1772 KK di delapan di Kabupaten Situbondo, dilanda krisis air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, pihak BPBD Situbondo, setiap harinya harus mendistribusikan air bersih ke sejumlah dusun terdampak kekeringan tersebut. “Secara bergantian, kami mengirim air bersih ke sejumlah dusun yang terdampak kekeringan,” ujar Zainul Arifin, Jumat (30/09/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>Berdasarkan data BPBD Kabupaten Situbondo, terdampak kekeringan musim kemarau tahun 2022 ini di antaranya adalah Dusun Tengah, Dusun Jambaran Barat dan Timur, di Desa Plalangan, Kecamatan Sumbermalang, Dusun Jerukan, Desa Selomukti,&nbsp; Kecamatan Mlandingan, Situbondo. Selain itu, Dusun Sokaan Barat, Dusun Sokaan Timur, Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh, serta Dusun Bendusa, Dusun Polay (Taman) Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Situbondo. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175992</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan KK di Tujuh Dusun Kabupaten Situbondo Krisis Air Bersih</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-kk-di-tujuh-dusun-kabupaten-situbondo-krisis-air-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Sep 2022 16:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[krisis air]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174707</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Sekitar 1.762 Kepala Keluarga (KK) di tujuh dusun, yang tersebar di tiga desa dan tiga kecamatan di Situbondo, mengalami krisis air bersih. Krisis air tersebut muncul, seiring musim kemarau yang sudah berlangsung selama beberapa ke belakang. Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Zainul Arifin, mengatakan bahwa kekurangan air bersih yang melanda ribuan kepala keluarga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Sekitar 1.762 Kepala Keluarga (KK) di tujuh dusun, yang tersebar di tiga desa dan tiga kecamatan di Situbondo, mengalami krisis air bersih. Krisis air tersebut muncul, seiring musim kemarau yang sudah berlangsung selama beberapa ke belakang.</p>



<p>Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Zainul Arifin, mengatakan bahwa kekurangan air bersih yang melanda ribuan kepala keluarga tersebut, sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir. &#8220;Krisis air bersih ini sudah sejak pertengahan Agustus, kemarin. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, ribuan KK ini harus mendapatkan bantuan distribusi air bersih dari BPBD,&#8221; ujar Zainul Airifn, Sabtu (03/09/2022) tadi.</p>



<p>Diuraikannya, tujuh dusun yang mengalami kekurangan air bersih itu, diantaranya, Dusun Jambaran Timur, Jambaran Tengah dan Dusun Jambaran Barat, Desa Plalangan, Kecamatan Sumbermalang. Lalu, Dusun Sokaan Timur dan Dusun Sokaan Barat, Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh. Kemudian, Dusun Bendusa dan Dusun Polay Taman, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa.</p>



<p>Zainul juga menambahkan, pendistribusian air bersih sesuai dengan ajuan dan berdasarkan permintaan sejumlah camat, yang wilayahnya terdampak kemarau. &#8220;Untuk memenuhi permintaan itu, kami mendistribusikan empat hari sekali ke masing-masing dusun, yang mengalami kekurangan air bersih secara bergantian,” imbuhnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>Untuk mengantisipasi adanya wilayah yang tidak tersuplai kebutuhan air bersih, dirinya meminta kepada semua camat dan kepala desa, untuk melaporkan jika terjadi kekurangan air bersih ke BPBD Situbondo. Sehingga, semua bisa tersuplai dengan baik.</p>



<p>“Desa bisa langsung melaporkan ke camat masing-masing, jika di wilayahnya mengalami kekurangan air bersih. Sehingga, BPBD bisa segera menjadwalkan pendistribusian air bersih secara bergantian,” paparnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174707</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wilayah Kota Malang Krisis Air Bersih hingga Jadi Sorotan Dewan, Ini Alasan Dirut Perumda Tugu Tirta</title>
		<link>https://memontum.com/wilayah-kota-malang-krisis-air-bersih-hingga-jadi-sorotan-dewan-ini-alasan-dirut-perumda-tugu-tirta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Aug 2022 14:00:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[krisis air]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda Tugu Tirta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173666</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Layanan air bersih dari Perumda Tugu Tirta Kota Malang, selama sepekan terakhir menjadi sorotan serius. Bahkan, dalam rapat paripurna mengenai pembahasan rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sasaran (PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Malang Tahun Anggaran 2022, realita ini juga disampaikan anggota dewan. Hal itulah, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Layanan air bersih dari Perumda Tugu Tirta Kota Malang, selama sepekan terakhir menjadi sorotan serius. Bahkan, dalam rapat paripurna mengenai pembahasan rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sasaran (PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Malang Tahun Anggaran 2022, realita ini juga disampaikan anggota dewan. Hal itulah, yang kontan juga menjadi perhatian Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko.</p>



<p>Menurutnya, meski masalah itu sudah terselesaikan, namun harus ada antisipasi dan solusi cepat. “Memang, beberapa hari ini terkait dengan PDAM terjadi masalah,&#8221; kata Bung Edi-sapaan Wawali Kota Malang, Jumat (12/08/2022) tadi.</p>



<p>Untuk pencegahannya, lanjut Bung Edi, harus ada pengaturan serta kerja sama dengan wilayah setempat, terkait dengan jalan yang dipakai pipa PDAM. Jadi, untuk gate valve (pintu air) harus ditata, agar tidak terkena kendaraan berat.</p>



<p>“Gate valvenya harus ditata. Kemudian, tata kelola kendaraan yang melalui jalan-jalan yang ada pipa airnya, itu harus ada kerja sama. Lalu, penguatan di pipa yang dilintasi kendaraan berat, juga harus diperhatikan,&#8221; jelas Wawali.</p>



<p>Untuk saat ini, tambahnya, yang terpenting yakni ketersediaan air di masyarakat harus tercukupi. Karena, jika air bisa tercukupi, maka jalur dan jaringan pipa bisa diperbaharui.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>“Kalau ketersediaan air belum cukup, kemudian kita kelola dari sistem perpipaannya, nanti kerjanya berulang-ulang. Prinsipnya, kalau airnya cukup, baru jalur dan jaringan pipanya harus diperbaharui,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perumda Tugu Tirta Kota Malang, M Nor Muhlas, menyebutkan bahwa perbaikan pipa sebenarnya telah selesai dilakukan beberapa waktu lalu. Namun, pihaknya belum bisa memastikan untuk pengaliran air telah normal. Sebab, masih ada kendala, sehingga pengaliran air belum maksimal.</p>



<p>&#8220;Perbaikan pipa sudah rampung sejak kemarin. Kalau air belum maksimal, itu karena ada debit yang berkurang dari tandon simpang,” ujar Muhlas.</p>



<p>Pihaknya meminta, agar masyarakat bisa bersabar. Sebab, pengaliran air dilakukan secara bertahap, hingga nantinya kembali normal. Untuk persoalan debit air yang tiba-tiba berkurang, dirinya mengaku akan komunikasi dengan pihak Kabupaten Malang.</p>



<p>“Biasanya, air mengalir 100 liter perdetik. Namun, akhir-akhir ini hanya mengalir sekitar 53 liter perdetik. Karenanya, ini mau kami bahas dahulu,” katanya.</p>



<p>Untuk saat ini, tambahnya, PDAM Kota Malang masih mencari opsi lain untuk mengatasi peristiwa tersebut. Salah satunya, seperti menyediakan pasokan air di Sawojajar. Namun, itu masih mengandung besi dan harus di filterisasi agar sesuai standar. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173666</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Empat Dusun di Wonosalam Jombang Terancam Krisis Air Bersih Akibat Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/empat-dusun-di-wonosalam-jombang-terancam-krisis-air-bersih-akibat-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2021 08:31:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jombang]]></category>
		<category><![CDATA[krisis air]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133855</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Intensitas hujan tinggi selama 3 hari terakhir di Kabupaten Jombang, menimbulkan bencana banjir di beberapa wilayah di Jombang. Salah satu wilayah terdampak adalah Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Kepala Desa Jarak, Agus Darminto, saat dikonfirmasi mengatakan terkait banjir di desanya terjadi sekitar pukul 17.30. Beruntungnya, dalam kejadian itu hanya mengakibatkan kerugian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Intensitas hujan tinggi selama 3 hari terakhir di Kabupaten Jombang, menimbulkan bencana banjir di beberapa wilayah di Jombang. Salah satu wilayah terdampak adalah Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.</p>
<p>Kepala Desa Jarak, Agus Darminto, saat dikonfirmasi mengatakan terkait banjir di desanya terjadi sekitar pukul 17.30. Beruntungnya, dalam kejadian itu hanya mengakibatkan kerugian matrial dan infrastruktur. &#8220;Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian material infrastruktur dan fasilitas umum,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>Baca Juga:<a href="https://memontum.com/133830-dua-dusun-di-desa-selorejo-jombang-alami-kerusakan-akibat-banjir"> Dua Dusun di Desa Selorejo Jombang Alami Kerusakan Akibat Banjir</a></strong></p>
<p>Agus Darminto menambahkan, fasilitas umum yang mengalami kerusakan adalah pipanisasi yang menghubungkan empat dusun. Diantaranya, Dusun Jarak Krajan, Dusun Jarak Tegal, Dusun Sungkul dan Dusun sarangan.</p>
<p>&#8220;Tidak hanya itu, tembok penahan jalan yang menghubungkan dua dusun antara Dusun Jarak Kebon dan Dusun Tegalrejo sepanjang 30 meter dengan ketinggian 30 meter, ikut rusak serta pondasi di tiga jembatan utama Desa Jarak tergerus oleh banjir. Sehingga, menyebabkan jembatan-jembatan tersebut dalam posisi menggantung,&#8221; terangnya.</p>
<p>Terkait kejadian itu, Desa Jarak berharap kepada semua pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Jombang, agar bisa menindak lanjuti itu. Sehingga, kebutuhan air bersih masyarakat Desa Jarak, bisa tercukupi.</p>
<p>&#8220;Saya juga meminta, kepada semua warga Desa Jarak, agar tetap waspada dalam menghadapi musim penghujan tahun ini,&#8221; paparnya. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133855</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Plengsengan Sungai Molek Tak Kunjung Dibenahi, Petani di Dua Kecamatan Sambat Krisis Air</title>
		<link>https://memontum.com/plengsengan-sungai-molek-tak-kunjung-dibenahi-petani-di-dua-kecamatan-sambat-krisis-air</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2020 09:48:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan petani]]></category>
		<category><![CDATA[krisis air]]></category>
		<category><![CDATA[sungai molek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=117821</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Beberapa petani mulai merasakan dampak jebolnya plengsengan penahan aliran Sungai Molek yang ada di perbatasan Desa Talangagung Kecamatan Kepanjen dan Desa Jatikerto Kecamatan Kromengan yang jebol sejak bulan Mei 2020 lalu. Pasalnya, aliran sungai tersebut juga dimanfaatkan sebagai irigasi bagi petani di dua kecamatan, yakni Kecamatan Sumberpucung dan Kecamatan Kromengan. Terlebih lagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Beberapa petani mulai merasakan dampak jebolnya plengsengan penahan aliran Sungai Molek yang ada di perbatasan Desa Talangagung Kecamatan Kepanjen dan Desa Jatikerto Kecamatan Kromengan yang jebol sejak bulan Mei 2020 lalu. Pasalnya, aliran sungai tersebut juga dimanfaatkan sebagai irigasi bagi petani di dua kecamatan, yakni Kecamatan Sumberpucung dan Kecamatan Kromengan. Terlebih lagi saat ini yang sudah mulai memasuki musim kemarau.</p>
<p>Salah satu perwakilan petani dari dua kecamatan, Abdul Muhaimin mengatakan jika saat ini debit air untuk mengaliri persawahan di Kecamatan Sumberpucung dan Kecamatan Kromengan sudah mulai menyusut. Menurutnya, hal itu juga beberapa kali menimbulkan cek-cok antar petani, sebab harus berebut air.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-117823" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200629-WA0137-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200629-WA0137-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200629-WA0137-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200629-WA0137-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200629-WA0137-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Semalam saya dilapori kelompok tani, kadang-kadang petani di lapangan sering geger rebutan air,&#8221; kata Muhaimin, Senin (29/6/2020).</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan, jika kondisi ini tidak segera mendapat penanganan, hal yang dikhawatirkan adalah timbulnua konflik horizontal yang lebih luas antar petani. Untuk itu, dirinya berharap, agar pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas untuk memperbaiki plengsengan Sungai Molek ini.</p>
<p>&#8220;Jebolnya kan 9 Mei, ya sejak saat itu otomatis debit airnya sangat kecil. Kan belum dibangun sama sekali, hanya tanggul dari pasir itu,&#8221; terangnya.</p>
<p>Selain itu, Muhaimin juga mengatakan bahwa ara ratusan hektar sawah di dua kecamatan yang dikhawatirkan terdampak jebolnya plengsengan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kalau tidak segera diatasi, maka rakyat kecil, terutama petani, akan lebih menderita,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-117824" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200629-WA0134-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200629-WA0134-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200629-WA0134-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200629-WA0134-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200629-WA0134-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara itu seperti yang diberitakan sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang, juga mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk segera menindaklanjuti ambrolnya plengsengan Kali Molek di perbatasan antara Desa Jatikerto Kecamatan Kromengan dan Desa Talangagung Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.</p>
<p>Menurut Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, hal itu dilakukan karena ada sekitar 1.500 hektar lahan di dua kecamatan yang dikhawatirkan terdampak ambrolnya plengsengan kali molek tersebut. Untuk itu pihaknya mendesak pihak Pemkab Malang agar bisa meneruskan hal ini kepada pihak PJT Das Brantas.</p>
<p>&#8220;Ya kami meminta kepada Pemkab Malang, agar melalui Dinas PU SDA dan Dinas Pertanian bisa memperhatikan peristiwa ini. Karena ada sekitar 1500 hektar lahan yang menggantungkan aliran sungai molek ini untuk mengaliri tanamannya. Paling tidak, Pemkab Malang segera menanyakan progresnya kepada PJT Das Brantas,&#8221; ujar Didik saat ditemui usai meninjau kondisi plengsengan, Senin (8/6/2020).</p>
<p>Lebih lanjut Didik mengatakan, Pemkab Malang juga diharapkan bisa menyiapkan langkah antisipatif untuk meminimalisir dampak atas ambrolnya plengsengan tersebut. Sebab menurutnya, lahan yang terdampak juga berpengaruh pada upaya Pemkab Malang dalam memperkuat ketahanan pangan.</p>
<p>&#8220;Artinya apa, kami berharap Pemkab Malang bisa sigap dan tanggap agar proses pengairan ini tetap berjalan sambil menunggu proses perbaikan plengsengan ini dilakukan,&#8221; imbuh Didik.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang didapat dan pantauan di lapangan, plengsengan tersebut ambrol dikarenakan usia konstruksi yang sudah tua. Ditambah lagi struktur konstruksinya yang terkikis oleh faktor alam.</p>
<p>&#8220;Ini kan bangunan lama, dan kami lihat di bawah juga ada mata air, dan dimungkinkan secara alamiah juga terkikis,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sebagai informasi, plengsengan Kali Molek diketahui ambrol pada Sabtu (9/5/2020) lalu. Sementara itu, saat ini plengsengan yang ambrol sepanjang sekitar 10 meter tersebut, saat ini telah dilakukan pengalihan aliran air, sebagai penanganan sementara. Pengalihan yang dilakukan dengan menumpuk kantong-pasir di sisi sekitar ambrolnya plengsengan. <strong>(iki/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117821</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Atasi Kekeringan Malang Selatan, Perumda Tirta Kanjuruhan Manfaatkan Sungai Lesti</title>
		<link>https://memontum.com/atasi-kekeringan-malang-selatan-perumda-tirta-kanjuruhan-manfaatkan-sungai-lesti</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2020 03:49:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[krisis air]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda Tirta Kanjuruhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105913-atasi-kekeringan-malang-selatan-perumda-tirta-kanjuruhan-manfaatkan-sungai-lesti</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan atau dulu disebut PDAM Kabupaten Malang akan segera memanfaatkan air permukaan untuk memenuhi kebutuhan air di wilayah Malang Selatan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, air permukaan yang rencananya bakal digunakan adalah Sungai Lesti. Langkah tersebut diambil juga dimaksudkan untuk mengatasi kekeringan di wilayah Malang Selatan. Menurut Direktur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan atau dulu disebut PDAM Kabupaten Malang akan segera memanfaatkan air permukaan untuk memenuhi kebutuhan air di wilayah Malang Selatan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, air permukaan yang rencananya bakal digunakan adalah Sungai Lesti. Langkah tersebut diambil juga dimaksudkan untuk mengatasi kekeringan di wilayah Malang Selatan.</p>
<p>Menurut Direktur Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, Syamsul Hadi, kekeringan di wilayah Malang Selatan masih menjadi masalah yang harus segera ditangani. Pasalnya, kekeringan terjadi di setiap musim kemarau panjang.</p>
<p>&#8220;Kami akan manfaatkan sungai Lesti untuk atasi kekeringan di Malang Selatan menjadi wilayah yang setiap tahunnya mengalami kekeringan saat kemarau panjang,&#8221; ujar Syamsul, saat ditemui di sela kegiatannya, Minggu (9/2/2020).</p>
<p>Menurut Syamsul, pemanfaatan Sungai Lesti tersebut dinilai dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat di Malang Selatan. Terlebih, dari air permukaan aliran Sungai Lesti, ia memperkirakan bisa memenuhi kebutuhan air bersih di enam kecamatan di wilayah Malang Selatan.</p>
<p>&#8220;Sungai Lesti akan kami manfaatkan untuk memenuhi air bersih di enam Kecamatan di wilayah Kabupaten Malang bagian selatan,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Lebih lanjut Syamsul menjelaskan, sungai Lesti memiliki potensi air yang cukup berlimpah. Dimana kapasitas air yang bisa dimanfaatkan bisa mencapai 500 liter per detiknya.</p>
<p>&#8220;Dengan kapasitas tersebut, enam kecamatan yaitu, Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Bantur, Donomulyo, Pagak, Gedangan, dan Kalipare di musim kemarau panjang masyarakat di Malang Selatan dapat terpenuhi dalam kebutuhan air bersih,&#8221; terangnya.</p>
<p>Untuk itu, tambah Syamsul, pihaknya beberapa waktu lalu telah melakukan study replikasi pengelolaan air sungai ke PDAM Intan Banjar, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan untuk mempelajari sistem Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan pemanfaatan sumber air baku dari sungai wilayah Malang Selatan.</p>
<p>&#8220;Jika ini sudah berjalan, masyarakat di wilayah Malang Selatan tak akan lagi kekurangan air bersih walaupun di musim kemarau, dan kami akan menggunakan sistem infrastruktur dengan cara pompa,&#8221; pungkasnya. <strong>(iki/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105913</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Malang Tinjau Warga Terdampak Air Mati di Wilayah Tlogowaru</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-malang-tinjau-warga-terdampak-air-mati-di-wilayah-tlogowaru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Feb 2020 16:34:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[krisis air]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda Tugu Tirta]]></category>
		<category><![CDATA[Tlogowaru]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105576-walikota-malang-tinjau-warga-terdampak-air-mati-di-wilayah-tlogowaru</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Walikota Malang, H Sutiaji kembali meninjau langsung warga terdampak air mati di wilayah Tlogowaru pada hari Senin tanggal 3 Februari 2020. Turut hadir mendampingi adalah Dirut Perumda Tugu Tirta, M. Nor Muhlas dan Kabag Humas Kota Malang, Nurwidianto. Walikota Sutiaji kembali memberikan arahannya kepada Perumda Tugu Tirta untuk segera melakukan penambahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Walikota Malang, H Sutiaji kembali meninjau langsung warga terdampak air mati di wilayah Tlogowaru pada hari Senin tanggal 3 Februari 2020. Turut hadir mendampingi adalah Dirut Perumda Tugu Tirta, M. Nor Muhlas dan Kabag Humas Kota Malang, Nurwidianto. Walikota Sutiaji kembali memberikan arahannya kepada Perumda Tugu Tirta untuk segera melakukan penambahan terminal serta kembali memfungsikan sumur bor yang sudah ada meskipun jangkauannya hanya 250 &#8211; 270 orang.</p>
<p>&#8220;Saya juga meminta agar segera ada tandon air yang nantinya dapat masuk ke saluran air di masing-masing rumah warga. Meskipun kecil namun air dapat teraliri. Sehingga hal tersebut dapat mengurangi keluhan masyarakat,&#8221; kata Sutiaji.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-105578" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200203-WA0162-copy.jpg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200203-WA0162-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200203-WA0162-copy.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200203-WA0162-copy.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200203-WA0162-copy.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dia juga menegaskan, sejumlah pompa juga akan segera ditambahkan guna menarik air dari Tlogomas dan Wendit agar dapat mengaliri daerah terdampak air mati tersebut, termasuk di daerah Buring Atas.</p>
<p>&#8220;Kedepan, saya berharap agar musibah ini dapat segera kita atasi bersama. Kami juga akan segera memberikan pengobatan-pengobatan pada masyarakat dampak dari kekurangan air ini tidak mengganggu kesehatan masyarakat. Mungkin dengan pemberian vitamin juga dapat kita lakukan,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-105577" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200203-WA0172-copy.jpg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200203-WA0172-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200203-WA0172-copy.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200203-WA0172-copy.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200203-WA0172-copy.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Walikota Sutiaji juga memberikan penekanan pada Perumda Tugu Tirta untuk dapat memantau serta menjamin kualitas air yang akan didistribusikan pada masyarakat. Ini agar masyarakat menjadi tenang dan mendapat kepastian bahwa air yang akan mereka konsumsi adalah air yang layak.</p>
<p>&#8220;Hal itu juga bertujuan untuk menepis berita-berita hoax yang seringkali dimunculkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dalam rangka untuk memperkeruh keadaan. Salah satunya adalah kebersihan air yang didistribusikan,&#8221; tandasnya.<strong> (*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105576</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Atasi Krisis Air di Perumahan City Side, Perumda Tugu Tirta Maksimalkan Terminal Air</title>
		<link>https://memontum.com/atasi-krisis-air-di-perumahan-city-side-perumda-tugu-tirta-maksimalkan-terminal-air</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jan 2020 12:59:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[krisis air]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda Tugu Tirta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105016-atasi-krisis-air-di-perumahan-city-side-perumda-tugu-tirta-maksimalkan-terminal-air</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perumda Tugu Tirta atau PDAM Kota Malang akan memaksimalkan bantuan terminal air untuk wilayah Perumahan City Side, Kebonsari Kecamatan Sukun Kota Malang. Hal itu dilakukan karena wilayah tersebut menjadi salah satu wilayah yang terdampak krisis air akibat kerusakan pipa transmisi di Desa Pulungdowo, Kabupaten Malang. Hal itu disampaikan oleh Direktur Perumda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perumda Tugu Tirta atau PDAM Kota Malang akan memaksimalkan bantuan terminal air untuk wilayah Perumahan City Side, Kebonsari Kecamatan Sukun Kota Malang. Hal itu dilakukan karena wilayah tersebut menjadi salah satu wilayah yang terdampak krisis air akibat kerusakan pipa transmisi di Desa Pulungdowo, Kabupaten Malang.</p>
<p>Hal itu disampaikan oleh Direktur Perumda Tugu Tirta Kota Malang, M. Nor Muhlas saat ditemui usai melakukan kunjungan di Perumahan City Side pada Senin (27/1/2020) sore. Dalam kesempatan tersebut Muhlas berusaha memberikan pengertian kepada warga terkait kondisi yang terjadi hingga menyebabkan gangguan layanan.</p>
<p>&#8220;Kami berusaha memberi penjelasan kepada masyarakat agar tidak ada miss komunikasi. Namun tidak hanya memberi penjelasan saja, kami juga memberi solusi juga. Bahwa dalam hal ini kami pun juga menyiapkan solusi jangka pendek dan jangka panjang,&#8221; ujar Muhlas.</p>
<p>Sebagai solusi jangka pendek yang akan disiapkan untuk Perumahan City Side, Muhlas akan mengoptimalkan penggunaan terminal air. Hal itu juga setelah dilakukan koordinasi dengan warga, dimana beberapa warga juga mengaku kesulitan jika harus mondar-mandir untuk mengambil air dari mobil tangki.</p>
<p>&#8220;Ya itu kan tadi kita sampaikan juga, bahwa untuk hal ini ada plan A dan plan B, yaitu solusi jangka panjang dan jangka pendeknya. Kalau jangka panjangnya ya pergantian pipa itu, kalau janga pendeknya akan kita optimalkan terminal air. Tadi warga juga ada yang minta untuk perpanjangan selangnya itu,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, beberapa warga juga ada yang meminta untuk adanya pembebasan biaya sebagai kompensasi selama layanan air masih belum normal. Menanggapi hal tersebut, Muhlas mengatakan, bahwa dirinya masih akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan kepala daerah.</p>
<p>&#8220;Terus terang untuk hal itu saya masih akan melakukan koordinasi lebih lanjut lagi dengan kepala daerah. Meskipun itu juga menjadi PR bagi kami,&#8221; kata dia.</p>
<p>Sementara itu, salah seorang warga Perumahan City Side, Herman Wijaya mengatakan, bahwa bantuan air yang disalurkan melalui mobil tangki air masih banyak dikeluhkan oleh beberapa warga. Pasalnya, beberapa warga juga ada yang merasa tidak sanggup untuk bolak-balik mengambil air dari mobil tangki untuk dibawa ke rumah, karena faktor kelelahan.</p>
<p>&#8220;Tadi sudah kami sampaikan, akhirnya ada keputusan akan menggunakan terminal air. Pasalnya kalau menggunakan mobil tangki, warga kasian, apalagi yang sepuh-sepuh dan sendirian. Kalau dari tangki air sebenarnya melimpah, tapi kasian yang ngambil air itu,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sementara untuk jumlahnya, Herman mengatakan, Perumda Tugu Tirta telah sepakat menyalurkan 5 unit terminal air untuk dapat dioperasionalkan di Perumahan City Side.</p>
<p>&#8220;Tadi katanya sepakat 5 unit dulu, selanjutnya mau ditambah. Kalau ditambahnya masih belum tau berapa, soalnya masih mau dihitung dulu setiap terminal air bisa digunakan untuk berapa rumah,&#8221; pungkasnya.<strong> (iki/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105016</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
