<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kritis &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kritis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Feb 2025 04:14:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kritis &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Duel Carok Kembali Terjadi di Lumajang, Satu Tewas dan Satu Kritis</title>
		<link>https://memontum.com/duel-carok-kembali-terjadi-di-lumajang-satu-tewas-dan-satu-kritis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Feb 2025 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[kritis]]></category>
		<category><![CDATA[terjadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219551</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Duel carok kembali terjadi di Kabupaten Lumajang. Kali ini terjadi di Desa Tanggung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Minggu (23/02/2025) sekitar pukul 08.30. Dua orang yang berkelahi dengan senjata tajam itu, yakni Mari (50) vs Markum (62), keduanya warga Desa Merakan, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang. Akibat dari kejadian ini, seorang pria atas nama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Duel carok kembali terjadi di Kabupaten Lumajang. Kali ini terjadi di Desa Tanggung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Minggu (23/02/2025) sekitar pukul 08.30. Dua orang yang berkelahi dengan senjata tajam itu, yakni Mari (50) vs Markum (62), keduanya warga Desa Merakan, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Akibat dari kejadian ini, seorang pria atas nama Mari meninggal dunia. Sementara Markum, mengalami luka yang cukup parah. Bahkan menurut informasi, kondisi Markum tengah kritis kritis dan harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit dr Haryoto Lumajang.</p>



<p>Menurut keterangan warga sekitar, Imam, bahwa kejadian bermula saat Markum mendapati Mari sedang memperbaiki motornya di sebuah bengkel di Dusun Krajan, Desa Tanggung. Keduanya bertemu lalu terlibat cek cok mulut, hingga kemudian berujung terjadinya carok menggunakan senjata tajam celurit.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Apa yang menjadi masalah, banyak yang tidak tahu. Tapi katanya, mereka berdua bertetangga. Satu luka di bagian perut sampai meninggal. Sementara satunya dalam kondisi sekarat dengan beberapa luka,&#8221; kata Imam.</p>



<p>Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Pras Ardinata, pada awak media mengatakan bahwa satu orang atas nama Mari, dilaporkan meninggal sesaat setelah tiba di rumah sakit dengan luka di bagian perut. Sementara Markum mengalami luka di tangan dan kepala.</p>



<p>Pihak kepolisian, lanjutnya, masih menyelidiki penyebab duel carok antara dua orang tersebut. &#8220;Kami masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian. Motif pastinya belum bisa kami pastikan,&#8221; ungkapnya. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219551</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seorang Paman di Probolinggo Bacok Ponakan hingga Kritis</title>
		<link>https://memontum.com/seorang-paman-di-probolinggo-bacok-ponakan-hingga-kritis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 May 2024 16:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kritis]]></category>
		<category><![CDATA[ponakan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209455</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Peristiwa pembacokan terjadi di Desa Wringin Anom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Rabu (15/05/2024) malam. Peristiwa sendiri, dari informasi yang diterima melibatkan seorang paman, Nurhasan (74) yang dibantu anaknya, Nurhuda (19), kepada keponakan yakni Hasan Roy Jordi (37). Ketiganya, merupakan warga setempat. Kades Wringin Anom, Saiful Rijal Habibi, saat dikonfirmasi membenarkan mengenai adanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Peristiwa pembacokan terjadi di Desa Wringin Anom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Rabu (15/05/2024) malam. Peristiwa sendiri, dari informasi yang diterima melibatkan seorang paman, Nurhasan (74) yang dibantu anaknya, Nurhuda (19), kepada keponakan yakni Hasan Roy Jordi (37). Ketiganya, merupakan warga setempat.</p>



<p>Kades Wringin Anom, Saiful Rijal Habibi, saat dikonfirmasi membenarkan mengenai adanya peristiwa itu. Dirinya sendiri, mendapatkan kabar pembacokan antara paman kepada keponakan, dari laporan warga.</p>



<p>&#8220;Saya dapat kabar dari warga, bahwa ada perustiwa pembacokan. Saya langsung ke TKP dan ternyata korban dan pelaku masih kerabat. Korban sendiri, saat ini kondisinya sedang kritis akibat luka,&#8221; katanya.</p>



<p>Lebih lanjut Kades bercerita, sebelum dibacok, korban sebelumnya sempat dicari oleh pamannya itu. Karenanya, saat ketemu di jalan, keponakanya itu berusaha menghindar dengan lari ke rumah warga bernama Agus. Di rumah itulah, korban kemudian dibacok oleh pamannya itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jadi, pamannya ini bacok korban dengan dibantu anaknya. Informasinya, anak korban menggunakan kayu dan Nurhasan menggunakan celurit,&#8221; paparnya.</p>



<p>Saat ini, ungkapnya, korban sudah dilarikan ke RSUD Tongas untuk mendapatkan penanganan medis karena mengalami luka serius di sekujur tubuh korban. &#8220;Mungkin ada salah paham diantara korban dan pelaku. Karena saya dengar, beberapa hari lalu korban menjual kayu milik pamannya itu. Mungkin salah paham di situ, karena antara korban dan pelaku masih saudara,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Didik Riyanto, mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan olah TKP dan dua pelaku sudah diamankan. &#8220;Untuk motifnya, masih belum bisa kami pastikan karena saat ini kami masih lakukan pemeriksaan dan olah TKP. Korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan medis,&#8221; terangnya. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209455</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lestarikan Lingkungan, Pemkab Situbondo Sebar Ribuan Bibit Buah di Lahan Kritis</title>
		<link>https://memontum.com/lestarikan-lingkungan-pemkab-situbondo-sebar-ribuan-bibit-buah-di-lahan-kritis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Mar 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kritis]]></category>
		<category><![CDATA[lestarikan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207550</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemkab Situbondo melalui BPBD melaksanakan kegiatan penghijauan di lahan kritis dengan melakukan penanaman pohon, Sabtu (09/03/2024) tadi. Kegiatan yang dihadiri langsung Bupati Situbondo, Karna Suswandi, Wabup, Nyai Hj Khoirani, Forkopimda, Kepala OPD hingga tingkat desa itu, berlangsung di daerah perbukitan Desa Wringinanom, Patemon dan Desa Curahsurih, Kecamatan Jatibanteng. Dalam sambutannya, bupati yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pemkab Situbondo melalui BPBD melaksanakan kegiatan penghijauan di lahan kritis dengan melakukan penanaman pohon, Sabtu (09/03/2024) tadi. Kegiatan yang dihadiri langsung Bupati Situbondo, Karna Suswandi, Wabup, Nyai Hj Khoirani, Forkopimda, Kepala OPD hingga tingkat desa itu, berlangsung di daerah perbukitan Desa Wringinanom, Patemon dan Desa Curahsurih, Kecamatan Jatibanteng.</p>



<p>Dalam sambutannya, bupati yang akrab disapa Bung Karna, ini mengatakan bahwa penghijauan tersebut bertujuan untuk melestarikan lingkungan hidup serta mitigasi bencana hidrometeorologi. &#8220;Alhamdulillah, dalam rangka penghijauan ini kita bersama warga Desa Wringinanom, Kecamatan Jatibanteng, untuj menanam berbagai jenis bibit buah-buahan di lahan kritis,&#8221; kata Bung Karna.</p>



<p>Bupati Karna menambahkan, dengan penghijauan di lahan yang kritis, diharapkan dapat mencegah terjadinya bencana alam. Baik itu seperti tanah longsor dan banjir.</p>



<p>&#8220;Saya minta kepada warga di Desa Wringinanom, untuk supaya tanaman yang kita tanam ini bisa dirawat dengan baik. Jangan sampai ditebang dan ambilah buahnya tatkala sudah berbuah,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut mantan Kadis PUPP Lumajang ini juga meminta kepada warga Desa Wringinanom, untuk rajin melakukan penghijauan. Sehingga, selain akan membuat suasana menjadi rindang dan sejuk, juga meminimalisir bencana.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dengan rajin menanam pohon, maka Kabupaten Situbondo yang kita cintai ini akan menjadi rindang. Bahkan, menjadi dingin dan akan menjadi sejuk udaranya,&#8221; ungkap bupati.</p>



<p>Selain itu, sambung Bung Karna, manfaat dari menanam pohon yakni untuk mencegah krisis air bersih yang masih terjadi di beberapa desa di Kabupaten Situbondo. Terutama, tatkala saat musim kemarau tiba.</p>



<p>&#8220;Artinya, kita tidak akan lagi kekurangan air bersih. Tetapi, jika kita terus menggunduli hutan-hutan, maka bahaya akan mengancam kita. Bisa terjadi tanah longsor, bisa terjadi banjir yang dapat menimbulkan korban jiwa,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto, menjelaskan bahwa ada ribuan bibit yang ditanam di lahan kritis yang ada di tiga desa tersebut. &#8220;Pada kegiatan hari ini, kami telah menyiapkan 3.500 pohon yang kita sebar di tiga lokasi. Untuk yang di Desa Wringinanom, ada sekitar 2.000 pohon,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Mantan Kabag Umum Sekretariat Pemkab Situbondo ini mengungkapkan, 3.500 pohon tersebut terdiri dari pohon durian, alpukat, kelengkeng, jati dan trembesi. &#8220;Kalau mayoritasnya, itu bibit buah-buahan, seperti alpukat, kelengkeng dan durian. Kami berkomitmen untuk terus melakukan penghijauan di lahan-lahan kritis yang ada di Kabupaten Situbondo,&#8221; paparnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207550</post-id>	</item>
		<item>
		<title>2 Tewas dan 1 Kritis, saat Pekerja Bangunan di Kota Malang Renovasi Rumah Kost</title>
		<link>https://memontum.com/2-tewas-dan-1-kritis-saat-pekerja-bangunan-di-kota-malang-renovasi-rumah-kost</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Mar 2024 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[kritis]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[Renovasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206838</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak tiga pekerja bangunan tersengat listrik saat sedang merenovasi rumah kost Jalan Terusan Bendungan Wonogiri, RT 04/RW 07, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (07/03/2024) pukul 13.30. Tiga korban itu, yakni Fausi (32) dan Irwanto (28), keduanya warga Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember dan Andri (38), warga Desa Slawu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak tiga pekerja bangunan tersengat listrik saat sedang merenovasi rumah kost Jalan Terusan Bendungan Wonogiri, RT 04/RW 07, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (07/03/2024) pukul 13.30. Tiga korban itu, yakni Fausi (32) dan Irwanto (28), keduanya warga Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember dan Andri (38), warga Desa Slawu, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.</p>



<p>Dalam kejadian itu, Fausi dan Andri dilaporkan meninggal saat dilarikan ke UGD RSSA Malang. Sementara Irwanto, masih dalam perawatan meskipun kondisinya juga cukup parah.</p>



<p>Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anton Widodo, mengatakan bahwa para korban awalnya sedang bekerja sebagai kuli bangunan untuk membangun rumah kos di Jalan Terusan Bendungan Wonogiri. Untuk mempermudah proses menaikan material dari lantai dasar ke Lantai 3, mereka menggunakan crane yang digerakkan oleh dinamo.</p>



<p>&#8220;Setelah para pekerja beristirahat karena situasi hujan, selanjutnya korban Fausi mulai bekerja kembali. Korban kemudian menancapkan stop kontak agar mesin dinamo dapat dioperasikan kembali,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Saat menancapkan stop kontak di Lantai 3, lanjutnya, Fausi tersengat aliran listrik hingga menempel di scaffolding. Mengetahui kejadian itu, Irwanto langsung mencoba menolong dengan memegang tubuh Fausi. Hal itu, mengakibatkan Irwanto ikut tersengat aliran listrik hingga terjatuh dari Lantai 3 ke lantai dasar.</p>



<p>Sementara itu, Andri yang bekerja di Lantai 2, melihat ada temannya di Lantai 3 tersengat aliran listrik, berusaha menolong. Naas, Andri tanpa sengaja memegang seling baja yang terkait pada dinamo, yang diduga juga teraliri aliran listrik. Seketika itu, Andri juga tersengat aliran listrik.</p>



<p>Sementara itu, pekerja lain yang mengetahui kejadian, yakni M Yasin, pun segera memberikan pertolongan dengan memutus aliran listrik yang tersambung ke stop kontak dinamo. Setelah merasa sudah tidak ada aliran listrik, semua pekerja bangunan bersama warga menolong para korban dan meminta bantuan medis ke RJT dan selanjutnya para korban dibawa ke RSSA untuk mendapatkan perawatan medis.</p>



<p>Kejadian ini, pun selanjutnya dilaporkan ke Polsek Lowokwaru hingga petugas segera datang melakukan pengamanan dan olah TKP. &#8220;Korban atas nama Fausi dan Andri, ketika dalam penanganan IGD RSSA sudah dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan untuk korban Irwanto, dalam penanganan intensif di UGD. Sekarang kami masih melakukan penyelidikan,&#8221; tegasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206838</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seorang Pria dan Perempuan di Lumajang Digerebek dan Dimassa hingga Kritis di Rumah Sakit</title>
		<link>https://memontum.com/seorang-pria-dan-perempuan-di-lumajang-digerebek-dan-dimassa-hingga-kritis-di-rumah-sakit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Dec 2023 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[digerebek]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kritis]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203457</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Seorang pria berinisial DD dan seorang perempuan berinisial SL, harus dilarikan ke rumah sakit oleh petugas kepolisian, karena diduga menjadi sasaran aksi massa di Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jumat (15/12/2023) malam. Nasib itu menimpa keduanya, buntut dari penggerebekan warga karena diduga melakukan selingkuh.   Menurut cerita tetangga di lokasi, bahwa kejadian tersebut berlangsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Seorang pria berinisial DD dan seorang perempuan berinisial SL, harus dilarikan ke rumah sakit oleh petugas kepolisian, karena diduga menjadi sasaran aksi massa di Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jumat (15/12/2023) malam. Nasib itu menimpa keduanya, buntut dari penggerebekan warga karena diduga melakukan selingkuh.  </p>



<p>Menurut cerita tetangga di lokasi, bahwa kejadian tersebut berlangsung lantaran DD sudah tiga malam menginap di rumah yang ditempati SL. Bahkan, keduanya sering keliling berboncengan layaknya suami istri. Sementara, meski DD sering bertandang, namun suami sah dari SL, juga berada di satu rumah itu. &#8220;Kejadiannya malam Sabtu (Jumat, red), mas. Lelakinya (DD, red), sudah menginap tiga hari. Padahal, suaminya (SL, red) ada di rumah itu. Lelakinya sudah sering ke situ dan warga curiga. Sementara dia (SL, red) dengan suaminya katanya sudah proses cerai,&#8221; terang tetangga di lokasi, sebut saja bernama Nona, kepada Memontum.com, Minggu (17/12/2023) tadi.</p>



<p><strong>baca juga:</strong></p>





<p>Nona menambahkan, bahwa penggerebekan tersebut dilakukan warga sekitar pukul 19.00. Beruntungnya, petugas kepolisian juga segera datang ke lokasi hingga keduanya berhasil diselamatkan dan dilarikan kerumah sakit.</p>



<p>&#8220;Dimassa, mas. Untung Pak Polisi cepat datang. Sekarang keduanya kritis di rumah sakit. Infonya begitu,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Novandy Helda Prasetya, ketika dikonfirmasi terpisah melalui sambungan telepon WhatsApp menyampaikan jika keduanya saat ini sedang dirawat di RS Bhayangkara Lumajang. &#8220;Pria warga Tongas (Kecamatan, red) Probolinggo, nunggu hasil visum,&#8221; ujarnya singkat.<strong> (adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203457</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rombongan Drumband Pelajar Asal Ronggosukowati Pamekasan Alami Laka Tunggal, Tiga Orang Kritis</title>
		<link>https://memontum.com/rombongan-drumband-pelajar-asal-ronggosukowati-pamekasan-alami-laka-tunggal-tiga-orang-kritis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Drumband]]></category>
		<category><![CDATA[kritis]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[rombongan]]></category>
		<category><![CDATA[ronggosukowati]]></category>
		<category><![CDATA[tunggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196880</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Rombongan Drumband Ronggosukowati asal Desa Tlagah, Kecamatan Pegantenan, yang menaiki Mobil Pikup L300 Nopol M 8830 E, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Tampojung Pregi, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Senin (28/08/2023) pagi. Salah satu personel Drumband, Rn (16), menjelaskan bahwa sebelum kejadian, dirinya bersama teman-temannya hendak menuju ke lokasi karnaval peringatan HUT [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Pamekasan</strong> &#8211; Rombongan Drumband Ronggosukowati asal Desa Tlagah, Kecamatan Pegantenan, yang menaiki Mobil Pikup L300 Nopol M 8830 E, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Tampojung Pregi, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Senin (28/08/2023) pagi.</p>



<p>Salah satu personel Drumband, Rn (16), menjelaskan bahwa sebelum kejadian, dirinya bersama teman-temannya hendak menuju ke lokasi karnaval peringatan HUT Republik Indonesia. Namun sesampai di Jalan Raya Tampojung Pregi, mobil tiba-tiba oleng kanan saat akan berbelok kiri.</p>



<p>&#8220;Saya kurang tahu jumlah teman saya di atas mobil. Posisi saya di belakang, saat diperjalanan. Saat itu, tiba-tiba mobil oleng ke kanan saat hendak berbelok,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dirinya menambahkan, sebelum kejadian itu, mobil pikup tersebut sempat berganti sopir di tengah perjalanan. Kendati demikian, dirinya belum mengetahui secara detail siapa sopir dan pemilik mobil pikup tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sekitar 20 meter sebelum kecelakaan, sopir sempat diganti, mas. Saya kurang tahu siapa pemilik mobil pikup itu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Kapolres Pamekasan melalui Kasatlantas Polres Pamekasan, AKP Suryono, menuturkan bahwa kejadian itu berlangsung sekitar pukul 06.10. &#8220;Kronologisnya, kendaraan pikup yang dikemudikan Ramlan (25), diduga saat melaju tidak menguasai jalan di wilayah Tampojung. Kendaraan itu dari Pamekasan hendak menuju ke Waru. Saat di TKP, mobil itu tidak berbelok dan lurus memasuki (menerobos, red) teras rumah warga,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Suryono menambahkan, sesuai olah TKP, mobil pikup berpenumpang sebanyak 15 orang mayoritas pelajar. Sedangkan, yang luka saat ini di larikan ke rumah sakit sebanyak 11 orang. Diantaranya, delapan mengalami luka ringan dan tiga pelajar kritis.</p>



<p>&#8220;Kami masih melakukan penyelidikan. Nanti kami beritahu lebih lanjut terkait info mobil dan sopirnya,&#8221; jelasnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196880</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi dengan Pangkalan TNI AL Malang, Kemenkominfo Gelar Diskusi Literasi Ajak Warganet Kritis</title>
		<link>https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pangkalan-tni-al-malang-kemenkominfo-gelar-diskusi-literasi-ajak-warganet-kritis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Aug 2023 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[kritis]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[warganet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195043</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dunia digital yang tidak berbatas saluran komunikasi, memiliki banyak konten dan informasi. Dari informasi yang bersifat positif hingga konten-konten negatif seperti hoaks. Semuanya bercampur. Kenyataan tersebut, menuntut pengguna media digital untuk cerdas memilah dan memilih informasi yang positif dan bermanfaat. ”Hal itu perlu dilakukan, agar ekosistem digital Indonesia semakin minim dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Dunia digital yang tidak berbatas saluran komunikasi, memiliki banyak konten dan informasi. Dari informasi yang bersifat positif hingga konten-konten negatif seperti hoaks. Semuanya bercampur. Kenyataan tersebut, menuntut pengguna media digital untuk cerdas memilah dan memilih informasi yang positif dan bermanfaat.</p>



<p>”Hal itu perlu dilakukan, agar ekosistem digital Indonesia semakin minim dengan hoaks. Karena netizen atau warganet Indonesia lebih kritis dan semakin paham akan arus informasi,” tulis Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam rilis yang diterima awak media, terkait rencana menggelar diskusi literasi digital di Jalan Yos Sudarso 14, Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) Malang, Jawa Timur, Minggu (06/08/2023) besok pagi.</p>



<p>Diskusi luring (offline) kolaborasi Kemenkominfo dengan Pangkalan TNI AL Malang itu akan menghadirkan tiga nara sumber yang mengupas tema &#8216;Kebal Hoaks: Ayo Jadi Netizen Kritis!&#8217;. Mereka adalah mom influencer, Novindah Sochmariyanti, presenter TV, Babytha Fara, penyiar radio, Danin Sibilo, dan Riska Regita selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarMalang0608. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Sabtu (05/08/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, Agustus 2018 hingga awal 2022 pihaknya telah menemukan 9.456 hoaks yang tersebar di berbagai platform media sosial di internet. Media penyebaran hoaks saat itu juga beragam, seperti aplikasi perpesanan WhatsApp sebanyak 62,8 persen, situs web sebanyak 34,9 persen, dan media sosial 92,4 persen.</p>



<p>Pengguna internet, lanjut Kemenkominfo, harus bisa mengenali hoaks. Antara lain, jenis informasi yang menciptakan kecemasan, kebencian dan permusuhan. ”Lalu, sumber biasanya tidak jelas dan tidak ada klarifikasi, isi pesan memihak, biasanya mencatut tokoh berpengaruh, dan bahayanya memanfaatkan fanatisme seseorang atas nama ideologi, agama, dan suara rakyat,” rinci Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, lanjut Kemenkominfo, hoaks bisa dilihat juga dari judul yang terkesan provokatif dan biasanya tidak sesuai antara judul dengan isinya. Artikel yang ditulis biasanya menyembunyikan fakta dan serta merta memelintir pernyataan narasumbernya.</p>



<p>”Namun hal yang paling penting, berita seperti ini biasanya dimuat di media abal-abal, di mana alamat media dan penanggung jawab tidak jelas. Kemudian, pemberi pesan biasanya juga minta dibagikan ulang atau diviralkan,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Diskusi yang digelar &#8216;chip in&#8217; di acara gowes dan jalan santai menyongsong HUT ke-78 TNI Angkatan Laut tahun 2023 itu akan mengambil start dan finish di Mako Lanal Malang. Acara fun bike dan jalan santai dimulai pukul 06.00 WIB, dilanjutkan dengan diskusi literasi digital, dan ditutup dengan hiburan musik. Peserta akan mendapatkan undian door prize.</p>



<p>Sekadar catatan, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, khususnya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program nasional yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195043</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
