<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>KTL &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ktl/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Apr 2023 11:14:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>KTL &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Banyak PKL Jajakan Dagangan di KTL, Dishub Kota Malang Ingatkan Jangan Manfaatkan Momen</title>
		<link>https://memontum.com/banyak-pkl-jajakan-dagangan-di-ktl-dishub-kota-malang-ingatkan-jangan-manfaatkan-momen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Apr 2023 08:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[KTL]]></category>
		<category><![CDATA[PKL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187499</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Selama libur Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, beberapa taman di Kota Malang, ramai akan pengunjung. Tidak terkecuali, di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, yang dioptimalkan Pedagang Kaki Lima (PKL), dengan memanfaatkan kesempatan itu untuk menjajakan barang dagangannya. Dari pantauan Memontum.com saat melewati sekitar Alun-Alun Merdeka Kota Malang, memang banyak sekali para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Selama libur Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, beberapa taman di Kota Malang, ramai akan pengunjung. Tidak terkecuali, di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, yang dioptimalkan Pedagang Kaki Lima (PKL), dengan memanfaatkan kesempatan itu untuk menjajakan barang dagangannya.</p>



<p>Dari pantauan Memontum.com saat melewati sekitar Alun-Alun Merdeka Kota Malang, memang banyak sekali para PKL yang berjejeran. Kemudian, parkiran yang ada juga membludak dan bahkan sampai membuat kemacetan.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menegaskan jika di sekitar Alun-Alun Merdeka Kota Malang, merupakan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL). Dengan momen libur Lebaran ini, juga tidak boleh dimanfaatkan begitu saja oleh para PKL.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>“Seharusnya, di momen Lebaran ini tidak ada toleransi. Namun, kenyataan seperti itu dan sebetulnya itu tidak boleh. Apakah karena momen Lebaran, berarti boleh melanggar? Alasannya untuk memenuhi kebutuhan, kan tentu itu tidak boleh,” tegas Widjaja, Kamis (27/04/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, ujarnya, pihaknya juga telah menekankan bahwa norma dan aturan juga harus ditegakkan. Terlebih, juga harus ada kerja sama dari seluruh pihak dalam menangani masalah kemacetan yang ditimbulkan oleh para PKL.</p>



<p>“Tusinya kemacetan memang diantaranya adalah tugas Kepolisian dan Dishub. Tetapi, dalam hal ini juga harus ada keterlibatan dari semua pihak. Termasuk, para PKL itu sendiri. Tidak bisa serta merta bahwa satu perangkat daerah itu mampu menangani seluruhnya. Maka, perlu ada kerja sama dengan semuanya,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Widjaja mengimbau, kepada para PKL agar tidak mengambil keuntungan semata dalam berjualan. Tetapi, juga harus memperhatikan dampak yang ditimbulkan dari aktivitas jual-beli mereka. Ditegaskan kembali, bahwa kepatuhan dan kerja sama dari seluruh pihak, diperlukan untuk menangani masalah kemacetan di Kota Malang, khususnya pada area kawasan tertib lalu lintas (KTL)</p>



<p>“Normatif-normatif harus kita pakai, tentu dengan pertimbangan mana yang lebih urgent. Jangan sampai disitu kita tindak, disana seperti gelembung balon. Disana ditekan, yang lainnya membludak, tapi tidak apa-apa dan kita terus melakukan upaya-upaya itu,” imbuh Widjaja. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187499</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim Penilai Ditlantas Polda Jatim Apresiasi KTL Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/tim-penilai-ditlantas-polda-jatim-apresiasi-ktl-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Nov 2019 13:57:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ditlantas Polda Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[KTL]]></category>
		<category><![CDATA[polres lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100091-tim-penilai-ditlantas-polda-jatim-apresiasi-ktl-lamongan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Tim penilaian dari Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Jatim didampingi Satlantas Polres Lamongan bersama Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Perkim, Dinas PU Bina Marga serta Dinas Perizinan Lamongan melakukan penilaian Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) di Lamongan. Penilaian tersebut dilaksanakan dalam rangka lomba kawasan tertib lalu lintas yang diselenggarakan Polda Jawa Timur, Dikonfirmasi, Kasatlantas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Tim penilaian dari Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Jatim didampingi Satlantas Polres Lamongan bersama Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Perkim, Dinas PU Bina Marga serta Dinas Perizinan Lamongan melakukan penilaian Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) di Lamongan.</p>
<p>Penilaian tersebut dilaksanakan dalam rangka lomba kawasan tertib lalu lintas yang diselenggarakan Polda Jawa Timur,</p>
<p>Dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Lamongan, AKP Danu Anindito Kuncoro Putro mengatakan, penilaian tersebut dilakukan lantaran Lamongan menjadi salah satu wilayah yang mengikuti lomba KTL.</p>
<p>Selain itu, Penilaian yang dilakukan meliputi ketertiban pengendara, kelengkapan rambu, ketersediaan tempat parkir serta penunjuk arah.</p>
<p>“Selain itu yang termasuk dalam penilaian ini juga adalah kebersihan, adanya trotoar bagi pejalan kaki, ada jalur sepeda atau jalur lambat dan adanya lampu penerangan pada malam hari,” ujar AKP Danu sapaan akrabnya, Kemarin. (16/11/2019).</p>
<p>Selain itu, AKP Danu berharap, Kabupaten Lamongan dapat menjadi kota dengan kawasan tertib lalu lintas, sehingga angka pelanggaran maupun kecelakaan lalulintas dapat menurun.</p>
<p>“Alhamdulillah, hasilnya para tim juri mengapresiasi KTL yang ada di Lamongan ini,” ujarnya. <strong>(tyo/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100091</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KTL Segera Diterapkan di Seluruh Jalan Kota Malang, Sanksi Maksimal</title>
		<link>https://memontum.com/ktl-segera-diterapkan-di-seluruh-jalan-kota-malang-sanksi-maksimal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Nov 2019 13:14:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[KTL]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99734-ktl-segera-diterapkan-di-seluruh-jalan-kota-malang-sanksi-maksimal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di Kota Malang, akan semakin diperluas. Kalau sebelumnya KTL hanya di beberapa titik saja, namun nantinya akan diterapkan diseluruh jalan utama di Kota Malang. Hal itu seperti dijelaskan oleh Kasat Lantas Polres Malang Kota AKP Ari Galang Saputro SIK MH, saat bertemu Memontum di depan ruang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di Kota Malang, akan semakin diperluas. Kalau sebelumnya KTL hanya di beberapa titik saja, namun nantinya akan diterapkan diseluruh jalan utama di Kota Malang.</p>
<p>Hal itu seperti dijelaskan oleh Kasat Lantas Polres Malang Kota AKP Ari Galang Saputro SIK MH, saat bertemu Memontum di depan ruang Unit Dikyasa Polres Malang Kota, Rabu (13/11/2019) siang.</p>
<p>&#8220;Program Kawasan Tertib Lalu Lintas sudah terlaksana sejak lama. Bahkan pertahun akan kita tambah. Sehingga nanti di Malang Kota, semuanya menjadi kawasan tertib lalu lintas. Untuk sanksi pelanggaran di KTL lebih berat.setiap pelanggaran kita lakukan penindakan dan dendanya maksimal. Hal ini supaya masyarakat semakin tertib berlalu lintas,&#8221; ujar AKP Galang.</p>
<p>Saat ini pihak Lantas Polres Malang Kota sudah mempersiapkan dengan baik lomba KTL yang didakan oleh Polda Jatim.</p>
<p>&#8220;Sudah kita persiapkan semuanya termasuk piranti lunak dan piranti kasar. Kelengkapannya dan koordinaai dengan instansi terkait. Semoga tahun ini Malang Kota nisa menyebet gelar juara,&#8221; ujar AKP Galang.</p>
<p>Sementara itu, Kompol Sri Kusminiwati, Kasubbag Anev Dirlantas Polda Jatim, yang sekaligus menjadi Wakil Ketua Tim Juri KTL Dirlantas Polda Jatim, mengatakan bahwa KTL di Kota Malang sudah sangat bagus.</p>
<p>&#8220;KTL Kota Malang terbilang sudah bagus. Bahkan, sudah beberapa kali mendapatkan Wahana Tata Nugraha (WTN). Namun jelang WTN ada beberapa hal yang perlu ditambahkan, ungkap Sri Kusminiwati.</p>
<p>&#8220;Hal ini sebagai salah satu sarana sosialisasi kawasan KTL yang perlu juga diketahui masyarakat,&#8221; ujar Kompol Sri Kusminiwati usai penilaian lomba.</p>
<p>Diantaranya yang perlu ditambahkan yakni sarana prasarana penunjuk arah dan keterangan.</p>
<p>&#8220;Karena itu, perlu ada peta di beberapa titik lokasi. Sehingga, masyarakat semakin mengetahui status kawasan masuk KTL apa tidak. Masyarakat juga harus mengetahui KTL itu apa. KTL di Malang di mana saja, mungkin bisa diletakan di taman, di ujung jalan dan beberapa tempat lainnya, &#8221; papar Sri.</p>
<p>&#8220;Jika mengetahui peta KTL, masyarakat bisa terpacu juga untuk tertib, sebab jika melanggar di wilayah KTL dendanya berbeda dibandingkan melanggar di jalan biasa. Saat ini Kota Malang sudah sangat bagus,&#8221; ujar Kompol Sri Kusminiwati. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99734</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
