<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kunjungan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kunjungan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jul 2026 13:59:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kunjungan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Strategi Investasi Daerah, Bupati Malang Kunjungan Kerja ke Pemprov Lampung</title>
		<link>https://memontum.com/strategi-investasi-daerah-bupati-malang-kunjungan-kerja-ke-pemprov-lampung</link>
					<comments>https://memontum.com/strategi-investasi-daerah-bupati-malang-kunjungan-kerja-ke-pemprov-lampung#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233689</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lampung &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Pemerintah Provinsi Lampung, dalam rangka strategi hilirisasi dan industrialisasi komoditas unggulan daerah, pengembangan kawasan industri, konektivitas logistik, dukungan pelabuhan dan energi, serta strategi investasi daerah, Rabu (08/07/2026) tadi. Dalam kunjungan itu, rombongan diterima langsung Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, beserta jajaran Kepala Perangkat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Lampung</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Pemerintah Provinsi Lampung, dalam rangka strategi hilirisasi dan industrialisasi komoditas unggulan daerah, pengembangan kawasan industri, konektivitas logistik, dukungan pelabuhan dan energi, serta strategi investasi daerah, Rabu (08/07/2026) tadi. Dalam kunjungan itu, rombongan diterima langsung Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, beserta jajaran Kepala Perangkat Daerah Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas sambutan yang diberikan. “Kehormatan bagi kami, dapat diterima sebagai sesama pemerintah daerah yang memiliki semangat yang sama, yakni menghadirkan pembangunan yang semakin berkualitas dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Sanusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkannya, perubahan lanskap pembangunan daerah saat ini, menuntut pemerintah untuk tidak lagi sekadar mengandalkan potensi sumber daya alam. Melainkan, juga mampu mengelolanya menjadi nilai tambah melalui hilirisasi, pengembangan kawasan industri yang terencana, serta penciptaan iklim investasi yang semakin kompetitif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah yang di pandang berhasil dalam membangun fondasi pengembangan kawasan industri secara lebih komprehensif. “Pengembangan kawasan yang terintegrasi dengan pelabuhan, dukungan logistik, serta penguatan investasi menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi kami, khususnya dalam menyiapkan arah pembangunan ekonomi Kabupaten Malang pada masa mendatang,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Sanusi juga menjelaskan, bahwa Kabupaten Malang memiliki potensi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pariwisata, hingga industri pengolahan yang sangat besar. Bahkan saat ini, Kabupaten Malang memiliki PDRB sebesar Rp 150,23 triliun, dengan struktur ekonomi yang didominasi sektor industri pengolahan sebesar 33,67 persen, perdagangan 18,78 persen dan pertanian sebesar 13,81 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, tambahnya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Malang tahun 2025 mencapai 5,92 persen atau menempati peringkat kedua tertinggi di Jawa Timur. “Capaian tersebut, pastinya perlu didukung pula melalui pengembangan kawasan industri yang terintegrasi dengan jaringan logistik, penyediaan utilitas dasar, kemudahan perizinan, serta promosi investasi yang terarah. Dimana pembelajaran dari Pemerintah Provinsi Lampung diharapkan dapat memperkuat strategi penyiapan kawasan investasi yang benar-benar siap dikembangkan,” ujar Bupati Malang</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembelajaran ini, ungkapnya, nantinya juga menjadi penting karena Kabupaten Malang saat ini tengah menyiapkan berbagai proyek strategis melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), maupun kerja sama investasi. Seperti, Tol Malang-Kepanjen, RSUD Kanjuruhan, Alun-alun Kepanjen, Pasar Lawang, Bromo Vulcania Park, Skytrain, hingga Masjid Negara/Raya Kepanjen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Oleh karena itu, focus utama yang ingin kami pelajari adalah bagaimana membangun ekosistem investasi yang tidak hanya menyediakan lahan, tetapi juga memastikan kesiapan tata ruang, utilitas, konektivitas logistik dan kepastian investasi sehingga proyek-proyek strategis Kabupaten Malang dapat menjadi investment ready project,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di Provinsi Lampung kepada rombongan Pemerintah Kabupaten Malang. “Mudah-mudahan pertemuan kita dapat menjadi sarana komunikasi yang strategis dan positif antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Pemerintah Kabupaten Malang. Semoga, seluruh rangkaian kegiatan nantinya dapat berjalan lancar, mampu memberikan manfaat dan dapat mencapai tujuan sebagaimana yang diharapkan,” kata Wagub Lampung</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait fokus kunjungan Pemerintah Kabupaten Malang, tambahnya, dapat disampaikan bahwa Provinsi Lampung memiliki fokus utama yang mencakup sektor agrikultur dan energi, dengan pengembangan infrastruktur pengolahan komoditas unggulan seperti kopi, singkong dan kelapa sawit, serta pembangunan pabrik bioetanol. “Provinsi Lampung menargetkan transformasi ekonomi ini melalui beberapa langkah strategis dan komitmen nyata meliputi pengembangan kawasan industri baru dan prioritas bioetanol nasional,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Momen kunjungan itu, dilanjutkan dengan dialog dan diskusi yang dipandu oleh Wakil Gubernur Lampung sebagai wadah penyampaian aspirasi sekaligus sinkronisasi program pembangunan. Pelaksanaan, diakhiri dengan sesi penyerahan cenderamata dan diakhiri dengan foto bersama. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/strategi-investasi-daerah-bupati-malang-kunjungan-kerja-ke-pemprov-lampung/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233689</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bahas Kerja Sama Sister City, Pemkab Jember Terima Kunjungan Delegasi Kota Jinhua</title>
		<link>https://memontum.com/bahas-kerja-sama-sister-city-pemkab-jember-terima-kunjungan-delegasi-kota-jinhua</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[delegasi]]></category>
		<category><![CDATA[jinhua]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[sister]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232850</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember menerima kunjungan resmi Delegasi Kota Jinhua, Provinsi Zhejiang, Republik Rakyat Tiongkok, bersama Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya, Selasa (02/06/2026) tadi. Pelaksanaan yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, itu dalam rangka penjajakan kerja sama Sister City. Dari pelaksanaan itu, tentunya menjadi langkah awal dalam membangun hubungan kemitraan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember menerima kunjungan resmi Delegasi Kota Jinhua, Provinsi Zhejiang, Republik Rakyat Tiongkok, bersama Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya, Selasa (02/06/2026) tadi. Pelaksanaan yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, itu dalam rangka penjajakan kerja sama Sister City.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari pelaksanaan itu, tentunya menjadi langkah awal dalam membangun hubungan kemitraan antara Kabupaten Jember dan Kota Jinhua, yang diharapkan mampu membuka peluang kerja sama strategis di berbagai sektor. Diantaranya, seperti mulai dari investasi, perdagangan, pendidikan, kesehatan, pariwisata, kebudayaan hingga pengembangan sumber daya manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekedar diketahui, Kabupaten Jember sendiri menjadi salah satu dari lima daerah di Jawa Timur, yang dikunjungi Delegasi Kota Jinhua dalam agenda kunjungan mereka. Selain Kabupaten Jember, delegasi juga melakukan kunjungan ke Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Madiun dan Sidoarjo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara kehadiran Jember dalam rangkaian kunjungan tersebut, menunjukkan semakin besarnya perhatian dan ketertarikan mitra internasional terhadap potensi daerah di kawasan Tapal Kuda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan bahwa ketertarikan Kota Jinhua untuk menjalin kerja sama dengan Kabupaten Jember, merupakan sebuah peluang besar yang harus dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Jember. Hari ini Jember tidak hanya mendapat perhatian di tingkat nasional, tetapi juga mulai dilirik oleh mitra internasional. Pertemuan ini menjadi tahapan awal menuju kerja sama Sister City yang akan terus kami tindak lanjuti,” kata Bupati Jember.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam momen pertemuan itu, kedua belah pihak membahas sejumlah peluang kolaborasi yang dapat diwujudkan pada masa mendatang. Tentunya, selain kerja sama antar daerah melalui skema Sister City, terdapat peluang pengembangan kerja sama di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta pertukaran pengalaman dan teknologi yang mendukung pembangunan daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Kabupaten Jember juga memaparkan berbagai potensi unggulan yang dimiliki daerah, termasuk sektor pertanian, perkebunan, perdagangan dan pariwisata yang dapat dikembangkan bersama mitra dari Jinhua. Selain investasi, pembahasan juga mengarah pada potensi peningkatan perdagangan antara kedua daerah. Produk unggulan Kabupaten Jember, khususnya kopi, dinilai memiliki peluang untuk dipasarkan lebih luas ke pasar internasional, termasuk Tiongkok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Fawait-sapaan Bupati Jember juga menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen menciptakan iklim investasi yang aman, nyaman dan memberikan kepastian bagi para investor. Bahkan, setiap kerja sama yang dibangun harus memberikan manfaat yang seimbang bagi seluruh pihak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama dan investasi. Yang terpenting adalah kerja sama tersebut memberikan manfaat bersama, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat Jember,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Surabaya, Ye Su, menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya komunikasi dan penjajakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Jember dan Pemerintah Kota Jinhua. Menurutnya, hubungan Indonesia dan Tiongkok selama ini telah terjalin dengan baik dan didukung oleh kerja sama antar pemerintah maupun hubungan antar masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hari ini menjadi momen yang penting bagi Tiongkok dan Kabupaten Jember. Saya sangat senang melihat kedua pihak dapat berkumpul dan menjajaki peluang kerja sama yang bermanfaat. Dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama di tingkat daerah memiliki peran yang semakin penting dalam mendukung hubungan bilateral kedua negara,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya meyakini penjajakan kerja sama Sister City antara Kabupaten Jember dan Kota Jinhua dapat menjadi awal yang baik untuk memperkuat hubungan kedua wilayah, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi hubungan Indonesia dan Tiongkok secara lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya berharap masyarakat Kota Jinhua dan Kabupaten Jember dapat bekerja sama membangun jembatan pertukaran budaya, kerja sama ekonomi dan industri antara kedua wilayah. Hal ini akan memberikan momentum baru bagi perkembangan hubungan bilateral Indonesia dan Tiongkok di masa mendatang,” tambahnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232850</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dongkrak Kunjungan Pariwisata, Pemkab Jember Wujudkan Satu Tiket Terintegrasi Pantai Watu Ulo dan Papuma</title>
		<link>https://memontum.com/dongkrak-kunjungan-pariwisata-pemkab-jember-wujudkan-satu-tiket-terintegrasi-pantai-watu-ulo-dan-papuma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dongkrak]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[papuma,]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[terintegrasi]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232758</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember meluncurkan inovasi Satu Tiket Terintegrasi Pantai Watu Ulo dan Tanjung Papuma. Langkah ini, sebuah strategi baru untuk mengoptimalkan potensi sektor pariwisata, khususnya di kawasan pesisir selatan. Kebijakan baru ini, dirancang untuk menyederhanakan birokrasi perjalanan wisata, sekaligus memberikan nilai efisiensi tinggi bagi para pelancong yang berkunjung ke Jember. Penggabungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember meluncurkan inovasi Satu Tiket Terintegrasi Pantai Watu Ulo dan Tanjung Papuma. Langkah ini, sebuah strategi baru untuk mengoptimalkan potensi sektor pariwisata, khususnya di kawasan pesisir selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan baru ini, dirancang untuk menyederhanakan birokrasi perjalanan wisata, sekaligus memberikan nilai efisiensi tinggi bagi para pelancong yang berkunjung ke Jember. Penggabungan akses ini, terbukti sukses menjadi daya pikat baru yang meningkatkan daya saing pariwisata daerah di tingkat regional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui satu kali proses pembayaran di pintu gerbang utama, wisatawan kini diberikan kebebasan penuh untuk mengeksplorasi keunikan tebing karang Watu Ulo, sekaligus menikmati hamparan pasir putih ikonik di Tanjung Papuma tanpa perlu mengantre kembali. Penerapan sistem tiket tunggal ini, juga menjadi momentum saat memasuki masa libur panjang. Dimana, pergerakan wisatawan antar kabupaten mengalami grafik kenaikan yang tajam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan tarif yang sangat terjangkau, yakni sekitar Rp 12.500, paket wisata lintas destinasi ini langsung menjadi pilihan utama bagi segmen pelancong keluarga maupun komunitas pencinta alam. Konsep integrasi ini, mendapat respons positif karena berhasil mengeliminasi keluhan klasik wisatawan terkait adanya biaya ganda (double charging) saat berpindah lokasi wisata yang lokasinya bersebelahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan ini, juga menjadi bukti nyata sinergi pengelolaan antara pemerintah daerah dan pihak pengelola kehutanan selaku pemangku kawasan Tanjung Papuma. Keindahan lanskap alam yang disuguhkan oleh kedua pantai ini pun tampak semakin hidup menjelang senja. Riuh wisatawan dari berbagai daerah berpadu dengan suara deburan ombak khas laut selatan dan hembusan angin pantai. Hamparan pasir putih, gugusan batu karang, serta cahaya matahari terbenam menciptakan panorama eksotis yang kerap disebut tak kalah dengan destinasi wisata kelas dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan implementasi kebijakan ini, dikonfirmasi langsung otoritas pemerintah tingkat kecamatan, yang mengawal wilayah administratif destinasi tersebut. Pihak birokrasi menilai, bahwa terobosan administratif seperti inilah yang dibutuhkan untuk merangsang pertumbuhan sektor hiburan dan pelesiran pasca pandemi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Camat Ambulu, Fahrul Ansori, menyebut kebijakan ini sebagai langkah inovatif Pemkab Jember dalam mengembangkan sektor pariwisata. Menurutnya, integrasi tiket tidak hanya meningkatkan kenyamanan pengunjung, tetapi juga berdampak signifikan terhadap lonjakan jumlah wisatawan yang melintasi jalur selatan Jember.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Lonjakan wisatawan membawa dampak langsung bagi ekonomi warga. Pendapatan masyarakat meningkat signifikan, terutama saat musim liburan,” ujarnya, Kamis (28/05/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fahrul Ansori menambahkan, ke depan pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal kelancaran fasilitas penunjang di area pantai. Dirinya juga berharap, promosi wisata terpadu ini terus diperkuat agar kawasan pantai selatan Jember semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat regional tetapi juga nasional, sehingga menjadi motor penggerak utama dalam kalender pariwisata tahunan Kabupaten Jember. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232758</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Tranformasi Digital, Bupati Malang Terima Kunjungan Green Blue Consortium dari Republik Korea</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-tranformasi-digital-bupati-malang-terima-kunjungan-green-blue-consortium-dari-republik-korea</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[consortium]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[republik]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[tranformasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232311</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menerima kunjungan delegasi Green Blue Consortium dari Republik Korea di Peringgitan Pendopo Kabupaten Malang, Senin (11/05/2026) tadi. Pertemuan kunjungan ini, menyambut inisiasi kerja sama pengembangan teknologi masa depan melalui proyek demonstrasi sistem monitoring dan pengendalian terintegrasi berbasis KNPU. Gelaran ini, tentunya mempertegas bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang semakin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menerima kunjungan delegasi Green Blue Consortium dari Republik Korea di Peringgitan Pendopo Kabupaten Malang, Senin (11/05/2026) tadi. Pertemuan kunjungan ini, menyambut inisiasi kerja sama pengembangan teknologi masa depan melalui proyek demonstrasi sistem monitoring dan pengendalian terintegrasi berbasis KNPU.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gelaran ini, tentunya mempertegas bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang semakin memperkuat langkah menuju transformasi digital. Hadir dalam pertemuan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar,&nbsp; Kepala OPD dan delegasi Green Blue Consortium Republik Korea, serta Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Green Blue Consortium, karena telah memilih Kabupaten Malang sebagai lokasi strategis proyek internasional. Dirinya menegaskan, bahwa kolaborasi ini merupakan momentum penting untuk mempererat kerja sama antar institusi dan mempercepat adopsi teknologi cerdas di wilayah Kabupaten Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Proyek ini, lanjutnya, akan memperkenalkan berbagai inovasi mutakhir, termasuk Artificial Intelligence (AI), sistem Digital Twin, serta teknologi Intelligent Traffic Management. Bupati Sanusi meyakini, bahwa implementasi teknologi ini akan membawa perubahan signifikan pada tata kelola pemerintahan, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat keamanan masyarakat, serta menciptakan sistem mobilitas yang lebih efektif dan efisien.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami meyakini, bahwa inovasi tersebut dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan efisiensi operasional, kualitas pelayanan, serta mendukung kebijakan berbasis data melalui informasi yang akurat dan real time,&#8221; kata Bupati Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proyek yang juga melibatkan sinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Kementerian Lingkungan Hidup (LH) ini, diharapkan dapat menyelaraskan Kabupaten Malang dengan agenda besar pengembangan Smart City Indonesia menuju 2045. Bupati Malang juga menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah terkait, untuk memberikan dukungan penuh dan melakukan koordinasi yang efektif guna memastikan keberhasilan program ini, mulai dari tahap pemaparan teknis hingga kunjungan lapangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kerja sama ini diharapkan mampu menjadi landasan bagi kemitraan yang kuat, produktif dan berkelanjutan antara Indonesia dan Korea Selatan di masa depan,&#8221; imbuhnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232311</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Alun-Alun Merdeka Jadi Magnet Wisata Lebaran, Disporapar Catat Kunjungan Wisatawan Meningkat</title>
		<link>https://memontum.com/alun-alun-merdeka-jadi-magnet-wisata-lebaran-disporapar-catat-kunjungan-wisatawan-meningkat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[magnet]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231389</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Alun-Alun Merdeka Kota Malang kembali menjadi pusat keramaian wisata selama libur Lebaran 2026. Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, mencatat adanya peningkatan kunjungan wisatawan yang berdampak langsung pada ramainya destinasi wisata serta naiknya okupansi perhotelan. Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, mengatakan pergerakan wisatawan menuju Kota Malang selama momen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Alun-Alun Merdeka Kota Malang kembali menjadi pusat keramaian wisata selama libur Lebaran 2026. Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, mencatat adanya peningkatan kunjungan wisatawan yang berdampak langsung pada ramainya destinasi wisata serta naiknya okupansi perhotelan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, mengatakan pergerakan wisatawan menuju Kota Malang selama momen Lebaran terlihat cukup signifikan berdasarkan pemantauan di lapangan. Meski begitu, data pasti jumlah kunjungan wisatawan masih dalam proses rekapitulasi dan akan diumumkan pada awal April 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita lihat nanti angka pastinya di bulan April. Yang jelas, ada peningkatan kunjungan dan terlihat keramaian di beberapa titik destinasi wisata,” kata Baihaqi, Selasa (31/03/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, Alun-Alun Merdeka menjadi salah satu lokasi yang paling dipadati pengunjung selama libur Lebaran. Ruang terbuka publik di pusat Kota Malang tersebut kembali menjadi magnet wisata keluarga, baik warga lokal maupun wisatawan luar daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">“Alun-Alun Merdeka kembali menjadi magnet wisata keluarga. Hampir setiap hari terlihat ramai pengunjung yang datang untuk berwisata dan berkumpul bersama keluarga,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain Alun-Alun Merdeka, sejumlah destinasi wisata tematik dan kawasan heritage juga mengalami lonjakan kunjungan, di antaranya Hawai Waterpark serta kawasan Kayutangan Heritage yang tetap menjadi tujuan favorit wisatawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, lonjakan wisatawan tersebut turut berdampak pada sektor perhotelan. Berdasarkan laporan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), tingkat okupansi hotel di Kota Malang selama libur Lebaran mengalami peningkatan signifikan. Kondisi itu dinilai memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, terutama pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Okupansi penginapan meningkat. Ini tentu berdampak pada realisasi PAD Kota Malang, khususnya dari pajak hotel dan restoran,” imbuh Baihaqi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231389</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebijakan Tiket Terintegrasi Dongkrak Kunjungan Wisatawan di Watu Ulo dan Papuma Jember</title>
		<link>https://memontum.com/kebijakan-tiket-terintegrasi-dongkrak-kunjungan-wisatawan-di-watu-ulo-dan-papuma-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dongkrak]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[papuma,]]></category>
		<category><![CDATA[terintegrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231225</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kepemudaan, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) mencatatkan pencapaian positif dalam sektor pariwisata pada momen libur Lebaran tahun 2026. Inovasi kebijakan berupa penerapan tiket terintegrasi antara dua destinasi unggulan, Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma, terbukti efektif menarik minat wisatawan dalam skala besar. Kebijakan ini, tidak hanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kepemudaan, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) mencatatkan pencapaian positif dalam sektor pariwisata pada momen libur Lebaran tahun 2026. Inovasi kebijakan berupa penerapan tiket terintegrasi antara dua destinasi unggulan, Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma, terbukti efektif menarik minat wisatawan dalam skala besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan ini, tidak hanya menawarkan efisiensi biaya bagi pengunjung, tetapi juga memperkuat posisi Jember sebagai destinasi wisata bahari utama di Jawa Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Disporabudpar Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, menjelaskan bahwa skema satu tiket seharga Rp 12.500 memberikan akses ganda bagi wisatawan untuk mengeksplorasi eksotisme pasir putih Papuma sekaligus keunikan geologi Watu Ulo. &#8220;Langkah strategis ini diambil, untuk mengoptimalkan potensi kedua pantai yang letaknya berdampingan namun selama ini sering dikelola secara terpisah. Dengan adanya integrasi ini, wisatawan merasa mendapatkan nilai lebih (value for money) yang mendorong mereka untuk menghabiskan waktu lebih lama di kawasan tersebut,&#8221; jelasnya, Selasa (24/03/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data yang dihimpun melalui dashboard laporan real time, menunjukkan tren kenaikan yang sangat signifikan. Pada 21 Maret 2026, jumlah pengunjung tercatat sebanyak 1.079 orang. Namun, hanya dalam waktu 2 hari, angka tersebut melonjak drastis.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Pada 22 Maret, kunjungan menyentuh angka 3.742 orang dan puncaknya pada 23 Maret kemarin, lebih dari 6.121 wisatawan memadati area pantai. Bobby menegaskan, bahwa lonjakan ini merupakan hasil dari kesiapan infrastruktur dan promosi yang dilakukan secara masif jauh-jauh hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain dari sisi aksesibilitas, Pemkab Jember juga memberikan perhatian serius pada kenyamanan wisatawan di sektor kuliner. Fenomena &#8216;harga nuthuk&#8217; atau harga yang tidak wajar seringkali menjadi momok di tempat wisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mengantisipasi hal ini, Disporabudpar berkolaborasi dengan UMKM setempat untuk menetapkan standar harga transparan. Paket ekonomis mulai dari Rp 40 ribu perorang hingga paket keluarga Rp180 ribu untuk empat orang kini tersedia, memberikan kepastian bagi pelancong agar dapat menikmati hidangan laut tanpa rasa khawatir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menyambut akhir pekan yang bertepatan dengan masa libur sekolah, atmosfer pariwisata di Jember diprediksi akan semakin meriah dengan adanya Festival Pegon pada 28 Maret mendatang. Acara budaya yang melibatkan arak-arakan kereta sapi (Pegon) dari Balai Desa Sumberrejo menuju Watu Ulo ini diharapkan menjadi magnet tambahan bagi wisatawan mancanegara maupun domestik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bobby mengapresiasi seluruh petugas gabungan yang memastikan keamanan di lapangan, sembari mengimbau wisatawan untuk selalu waspada terhadap kondisi alam demi keselamatan bersama. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231225</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungan Naik hingga 30 Persen, Matos Bersiap Sambut Lonjakan Pengunjung Jelang Lebaran</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungan-naik-hingga-30-persen-matos-bersiap-sambut-lonjakan-pengunjung-jelang-lebaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[lonjakan]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung,]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230987</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pusat perbelanjaan Malang Town Square (Matos) mulai dipadati pengunjung menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Peningkatan kunjungan sendiri, disebut telah berlangsung sejak memasuki pertengahan Bulan Ramadan. Mal Director Matos, Fifi Trisjanti, mengatakan bahwa tingkat kunjungan saat ini mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan bulan sebelumnya. &#8220;Kalau dibandingkan bulan sebelumnya, kenaikannya sekitar 25 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pusat perbelanjaan Malang Town Square (Matos) mulai dipadati pengunjung menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Peningkatan kunjungan sendiri, disebut telah berlangsung sejak memasuki pertengahan Bulan Ramadan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mal Director Matos, Fifi Trisjanti, mengatakan bahwa tingkat kunjungan saat ini mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan bulan sebelumnya. &#8220;Kalau dibandingkan bulan sebelumnya, kenaikannya sekitar 25 sampai 30 persen. Bahkan, hari-hari biasa sekarang hampir sama ramainya dengan akhir pekan,&#8221; ujar Fifi-sapaannya, Sabtu (14/03/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, jika dibandingkan secara apple to apple dengan periode Ramadan tahun lalu, kenaikan jumlah pengunjung berada di kisaran 15 persen. Menurutnya, pola kunjungan masyarakat selama Ramadan memang cenderung sama setiap tahun. Pada dua pekan pertama biasanya relatif sepi, lalu meningkat tajam menjelang Lebaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Biasanya dua minggu pertama Ramadan, itu sepi. Setelah itu langsung hajar terus sampai penuh,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi tenant, produk yang paling banyak diburu pengunjung adalah makanan serta produk fesyen. Kedua kategori tersebut menjadi primadona menjelang Lebaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yang paling banyak dicari itu makanan dan pakaian. Makanan ramai sekali, fesyen juga luar biasa,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mengakomodasi lonjakan pengunjung, Matos juga menyiapkan penyesuaian jam operasional pada momen hari besar. Jika pada hari biasa pusat perbelanjaan tutup pukul 21.30 WIB, maka pada akhir pekan atau hari besar dapat diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB. Bahkan, nantinya pada pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri Mal akan tetap beroperasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pas Lebaran tetap buka, karena biasanya itu jadi momen orang makan-makan dan berkumpul di mal. Mal itu tidak ada agamanya, mau Natal, Idul Fitri, atau hari raya Hindu tetap buka karena itu saat ramai-ramainya,&#8221; imbuh Fifi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230987</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sekda Budiar dan Kadisparbud Malang Terima Kunjungan Pengecekan Sambut Libur Lebaran Wamenpar RI</title>
		<link>https://memontum.com/sekda-budiar-dan-kadisparbud-malang-terima-kunjungan-pengecekan-sambut-libur-lebaran-wamenpar-ri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[budiar]]></category>
		<category><![CDATA[kadisparbud]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengecekan]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[wamenpar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230900</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Republik Indonesia, Ni Luh Enik Ermawati, melakukan kunjungan ke wilayah Kabupaten Malang, Rabu (11/03/2026) tadi. Kedatangan Ni Luh Puspa-sapaan Wamenpar itu, disambut hangat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, di Bandara Abduracman Saleh, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Republik Indonesia, Ni Luh Enik Ermawati, melakukan kunjungan ke wilayah Kabupaten Malang, Rabu (11/03/2026) tadi. Kedatangan Ni Luh Puspa-sapaan Wamenpar itu, disambut hangat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, di Bandara Abduracman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disampaikan Ni Luh Puspa, bahwa kunjungan ke Kabupaten Malang adalah dalam rangka persiapan menyambut libur Lebaran Tahun 2026. &#8220;Saya mengecek kesiapan sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Malang. Seperti Gunung Bromo dan beberapa destinasi wisata lainnya. Tujuannya, agar dalam masa libur Lebaran mendatang dapat berjalan dengan aman, nyaman dan menyenangkan bagi para wisatawan. Mudah-mudahan dengan pengecekkan ini, bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Malang,&#8221; kata Ni Luh Puspa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wamenpar menegaskan, bahwa pihaknya akan meninjau kembali dan mendapat masukkan dari Sekda Kabupaten Malang dan Kadisparbud, terkait Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Malang, yang saling optimis ingin dapat menambah sejumlah penerbangan ke Malang melalui Bandara Abduracman Saleh Pakis. Karenanya, pihaknya tentu akan mensupport penuh akan hal tersebut. Karenanya, rencana itt akan didiskusikan secara detail.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">‘’Mudah-mudahan rencana ini bisa berjalan. Sehingga, kunjungan ke Malang ini bisa lebih meningkat lagi. Tidak hanya dari Jakarta ke Malang, melainkan juga dari destinasi lain. Tadi harapannya, agar ada penerbangan dari Jogjakarta dan lainnya. Sehingga, bisa menambah jumlah rute penerbangan di Kabupaten Malang,” jelas Wamen Ni Luh Puspa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Sekda Budiar menyebut bahwa dirinya mewakili Bupati Malang, HM Sanusi dan Pemerintah Kabupaten Malang, menyampaikan selamat datang kepada Ni Luh Puspa. Kunjungan salah satu sosok di Kabinet Merah Putih itu, untuk mendampingi Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, guna mengembangkan pariwisata Indonesia, khususnya di Kabupaten Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekda Budiar menyebut, bahwa Wamenpar Ni Luh Puspa membawa perspektif segar untuk mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan dan berkualitas. Hal ini terlihat, bahwa Kementerian mensupport kegiatan di wilayah Kabupaten Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Seperti pelatihan Pokdarwis, dukungan promosi wisata, hingga keberadaan Koperasi Desa Merah Putih. Tadi Beliau sepertinya mengetahui potensi wisata Malang Timur, yakni Gunung Bromo. Wamenpar juga baru memahami bahwa di Kabupaten Malang juga memiliki sejumlah pantai dan tertarik untuk berkunjung, salah satunya ke Pantai Balekambang,” kata Sekda Budiar. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230900</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Terima Kunjungan Kapolresta Malang di Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-terima-kunjungan-kapolresta-malang-di-monumen-dan-museum-tragedi-kanjuruhan-di-gate-13</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[kapolresta]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Monumen]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230583</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menerima kedatangan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, dalam pertemuan bersama Forkopimda Kabupaten Malang serta perwakilan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan, guna membahas kelanjutan rencana peresmian Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Pintu (Gate) 13 Stadion Kanjuruhan Kota Kepanjen, Sabtu (28/02/2026) tadi. Dalam momen itu, Bupati Sanusi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menerima kedatangan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, dalam pertemuan bersama Forkopimda Kabupaten Malang serta perwakilan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan, guna membahas kelanjutan rencana peresmian Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Pintu (Gate) 13 Stadion Kanjuruhan Kota Kepanjen, Sabtu (28/02/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam momen itu, Bupati Sanusi berharap secara khusus untuk Museum Tragedi Kanjuruhan, nantinya diharapkan dapat memberi manfaat yang besar kepada masyarakat umum, terutama juga keluarga korban. &#8220;Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya Bupati Malang bersyukur atas dukungan dari keluarga korban mulai sejak terselenggaranya renovasi Stadion Kanjuruhan hingga dihadirkannya Museum dan Monumen Tragedi Kanjuruhan. Di area Gate 13 ini, khusus untuk museum dan sekaligus bisa tempat untuk berdoa bagi keluarga korban. Namun karena di area ini tidak boleh ada aktivitas jual beli, maka kami sediakan tempat untuk usaha buat keluarga korban di food court,” kata Bupati Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara dalam kesempatan yang sama, Bupati Malang bersama Kombes Pol Putu Kholis dan Kapolres Malang serta sejumlah keluarga korban yang hadir, juga meninjau lokasi food court yang akan menjadi tempat salah satu unit usaha UMKM bagi keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph"></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img data-recalc-dims="1" fetchpriority="high" decoding="async" width="600" height="452" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/02/Bupati-Malang-Terima-Kunjungan-Kapolresta-Malang-di-Monumen-dan-Museum-Tragedi-Kanjuruhan-di-Gate-13-2.jpg?resize=600%2C452&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-230585" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/02/Bupati-Malang-Terima-Kunjungan-Kapolresta-Malang-di-Monumen-dan-Museum-Tragedi-Kanjuruhan-di-Gate-13-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/02/Bupati-Malang-Terima-Kunjungan-Kapolresta-Malang-di-Monumen-dan-Museum-Tragedi-Kanjuruhan-di-Gate-13-2.jpg?resize=300%2C226&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /><figcaption class="wp-element-caption">CEK: Kapolresta Malang Kota bersama Bupati Malang di lokasi Gate 13. (pemkab for memontum)</figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph">Perlu diketahui, Kombes Pol Putu Kholis sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolres Malang. Di kesempatan itu, dirinya menyampaikan bahwa Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13, sesuai proposal yang disusun Yayasan Keadilan Tragedi Kanjuruhan, yang sedianya bakal segera diisi dengan beragam jenis barang milik korban, lengkap dengan identitas korbannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Termasuk, foto dari para korban yang akan didisplay di salah satu tembok bagian dalam museum. Tujuannya, agar dapat menjadi tempat pengingat tragedi sepak bola dan diharapkan tidak sampai terulang kembali ke depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diakuinya, pertemuan hari ini merupakan lanjutan dari pertemuan dirinya dan Bupati Malang bersama keluarga korban, yaitu sekitar 1 tahun 9 bulan yang lalu, tepatnya pada tanggal 28 Mei 2024 di Aula Mapolres Malang. Saat itu, masih belum ada kesepakatan, terkait bagaimana nantinya museum tersebut, baik pada pengelolaannya maupun pengisian barang bersejarah yang nantinya bakal ditempatkan pada museum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Waktu pertemuan itu, ada kesepakatan, nantinya akan ada monumen dan museum saat dilakukan renovasi. Tujuannya, adalah keluarga korban saat melakukan doa ada tempat. Supaya keluarga korban punya simbol sendiri, yaitu monumen dan museum yang ada di Gate 13. Pada pertemuan itu, sudah ada kesiapan keluarga korban, akan mengisi museum dengan foto-foto korban dan barang-barang milik korban yang ada di lokasi kejadian,&#8221; ujar Kombes Pol Putu Kholis. <strong>(pro/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230583</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
